Review Mobil Bekas: Mercedes-Benz A-Class W169

Di pertengahan tahun 2004, Mercedes-Benz A-Class generasi kedua diperkenalkan di atas kapal pesiar yang sedang berada di perairan Yunani. Mobil dengan kode bodi W169 itu dijadwalkan mulai dijual pada September 2024. Untuk pertama kalinya, A-Class ada dua varian bodi, yakni tiga pintu dan lima pintu. Uniknya, jarak wheelbase serupa, yakni 2.568 mm.

Desain awal dari W169 ini masih menganut konsep yang mirip dengan W168. Mesin dan transmisi berada di balik kap depannya, dengan posisi kemiringan 59 derajat. Jika terjadi benturan frontal, maka mesin dan transmisi akan jatuh ke bawah, bukan menghujam firewall. Karena ruang mesin yang pendek, maka Mercedes-Benz bisa memaksimalkan dimensi kabin.

Transmisi CVT yang baru dikembangkan

Ketika diluncurkan, W169 punya enam pilihan mesin. Tiga mesin bensin dan tiga mesin diesel. Untuk pasar Indonesia dan yang kebetulan kami jumpai ini ialah A 150 bermesin bensin 1.5 liter 95 hp. Mesin ini dipadukan dengan transmisi CVT yang baru dikembangkan. Mercedes-Benz menamakannya AUTOTRONIC, dan dapat digandengkan dengan semua mesin yang ada pada W169.

Walaupun versi bodi lima pintu memiliki dasar teknis yang serupa dengan bodi tiga pintu, tapi tampilan bodinya memiliki sedikit perbedaan. Sebagai pelengkap, kaca belakang W169 kini berukuran lebih besar dari W168. Sehingga memperlihatkan aspek lapang pada interiornya. Pada saat yang sama, memungkinkan pengemudi memiliki visibilitas yang optimal.

Ada tiga pilihan trim

W169 dengan trim Classic, menggunakan velg besi 15 inci dengan dop. Untuk trim Elegance, memakai velg alloy 7-hole 15 inci. Sedangkan trim Avantgarde, disematkan velg alloy 5-spoke 16 inci. Di luar ketiga tadi, konsumen juga punya opsi velg berdiameter 17 inci maupun 18 inci. Khusus pada trim Elegance dan Avantgarde, terdapat lis bodi berbahan karet.

Seolah mirip dengan A-Class generasi sebelumnya, mobil ini sebenarnya punya dimensi yang lebih besar. Sebab bodinya lebih panjang 232 mm dan lebih lebar 45 mm. Penambahan ukuran ini tentu berujung pada kabin yang lebih luas.

Dalam mengembangkan W169, para desainer melengkapi interior dengan material yang premium, agar senada dengan segmen Mercedes-Benz lainnya. Joknya dirancang agar menghasilkan posisi duduk yang ergonomis. Lingkar setir menggunakan multi-button sebagai kontrol berbagai fitur.

Kepraktisan maksimal

Kapasitas ruang bagasi juga meningkat 15 persen dari generasi sebelumnya, yakni menjadi 435 liter. Jok belakang yang dapat dilipat, memungkinkan ruang barang bawaan menjadi 1.370 liter. Jadi A-Class W169 menawarkan kepraktisan maksimal bagi penggunanya.

Sekitar 540 ribu unit Mercedes-Benz A-Class W169 yang diproduksi. A 150 menjadi varian bermesin bensin yang paling laris di generasi tersebut. Dengan catatan, W169 ada yang versi pre-facelift (2004-2008) dan versi facelift (2008-2012).

Mercedes-Benz A 32K, Dijamin Bukan Rekayasa Foto

Wujud yang Anda lihat di sini, bukan hasil rekayasa foto. Tapi Mercedes-Benz A-Class ini terlihat tidak rasional. Mobil berukuran ringkas, tapi menggunakan mesin mobil sport. Sepertinya orang Jerman memang suka memodifikasi kendaraan dengan gaya ‘out-of-the-box’. Salah satunya ialah Mercedes-Benz A 32K AMG ini.

Saat debutnya di tahun 2001, Mercedes-Benz A-Class diciptakan sebagai produk entry-level. Ukurannya lebih kecil dari produk Mercedes-Benz pada umumnya, bobotnya dibuat ringan guna menghasilkan efisiensi bahan bakar yang baik. Varian tertinggi dari A-Class dengan kode bodi W168 ini ialah A 170 yang mesinnya bertenaga 95 hp.

Penampilan menipu

Mercedes-Benz A 32K AMG lahir karena ada seorang kolektor mobil yang berkocek tebal. Ia menginginkan sebuah mobil super yang ‘tak terlihat’ oleh mata awam. Akhirnya diputuskan untuk berbasis Mercedes-Benz A-Class, namun harus menggunakan perabotan berperforma tinggi buatan AMG.

Perusahaan yang ‘ketiban’ tanggung jawab untuk membuat mobil pesanan khusus ini ialah HWA. Perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1967 tersebut sudah sering menggarap aneka produk Mercedes-Benz yang tergolong istimewa. Selain itu, HWA juga punya sejarah hubungan baik bersama AMG. Sebagai buktinya ialah mobil balap CLK DTM dan supercar CLK GTR.

Nyaris menggunakan mesin V8

Ide awalnya adalah mau menjejalkan mesin AMG V8 bertenaga 500 hp pada bodi A-Class. Namun rencana tersebut harus diurungkan, setelah diketahui ruang mesin W168 tidak akan mampu dimuati mesin V8. Solusinya, pasang mesin V6 milik SLK 32 AMG dan diposisikan secara longitudinal. Supaya bisa mengimbangi output mesin itu, maka chassis, suspensi, dan sistem pengereman ikut kena oprekan.

Penampilan fisiknya tidak terlalu memperlihatkan kalau mobil ini punya output 370 hp dan torsi 450 Nm. HWA juga memberi sentuhan sporty pada interior A 32K, dengan material kulit yang berkualitas tinggi, termasuk untuk membalut jok AMG.

Selanjutnya, kabin mobil ini disertai dengan speedometer 300 km/jam pada panel instrumen, sabuk pengaman lima titik, dan lingkar setir buatan AMG. Performanya luar biasa, akselerasi 0-100 km/jam hanya 5 detik, dan top speed mencapai 250 km/jam.