Subaru Forester US Spec

Subaru Forester Hybrid Disiapkan Dengan Bantuan Toyota

Subaru Forester generasi terkini diperkenalkan untuk pasar Amerika Serikat terlebih dahulu. Di negara itu, crossover tersebut diberikan mesin FB25 (2,5 liter) boxer empat silinder dan hanya satu opsi itu. Tapi ternyata, ada varian lain yang sedang disiapkan dan bisa menjadi andalan baru pabrikan Jepang tersebut: Subaru Forester Hybrid. 

Mengutip media Automotive News, Forester hybrid, diperkirakan mulai hadir semester kedua 2025. Mesinnya tetap boxer meski kapasitasnya belum diketahui. Sistem hibrida yang dipakai, akan memiliki logo Toyota Hybrid System (THS). Termasuk baterainya.

Ini bukan pertama kali Forester hadir dalam format hybrid. Di Eropa, mobil ini hadir di generasi sebelumnya. Lalu Subaru Crosstrek juga ada varian hybrid, yang elektrifikasinya serupa Toyota Prius. Selain itu, campur tangan Toyota juga bisa terjadi karena raksasa otomtif ini punya saham dan perjanjian kerjasama jangka panjang dengan Subaru.

Lalu, konsumsi bahan bakar akan lebih efisien? Pasti. Tapi diperkirakan tidak akan berubah banyak karena masih mengusung platform yang sama (Subaru Global Platform) dengan generasi yang digantikan.

All New Subaru Forester Hybrid diperkirakan akan masuk showroom di Amerika Serikat dulu, mulai musim semi 2025. Pasar global termasuk Jepang akan menyusul setelahnya. Perkiraan ini berdasarkan keterangan Subaru Amerika yang mengatakan Forester bensin akan mulai dijual musim semi 2024 nanti. Jadi, kita tunggu saja. Mudah-mudahan di Indonesia juga masuk.

All New Impreza RS

All New Subaru Impreza Diperkenalkan Tanpa Opsi Transmisi Manual

All New Subaru Impreza diperkenalkan di Los Angeles Auto Show 2022 hari ini (18/11). Tidak ada lagi Impreza sedan, hanya hatchback. Lebih sedih lagi, tidak ada opsi transmisi manual karena hanya tersedia CVT. Hal baru yang menarik adalah, kembalinya varian Impreza 2.5 RS untuk pasar Amerika Serikat. Tipe ini dihilangkan sejak 2005 lalu, di negara itu.

Berbasis Subaru Crosstrek/XV, All New Subaru Impreza diklaim memiliki tingkat kekakuan rangka 10 persen lebih baik dari sebelumnya. Kedinamisan berkendara didukung power steering elektrik dual-pinion. Tentunya, tersedia juga sistem Symetrical All-wheel Drive yang kinerjanya ditingkatkan.

AWD baru ini dikatakan lebih responsif dari sebelumnya sehingga mampu memberikan rasa percaya diri saat melibas tikungan atau bermanuver.

Di balik moncongnya terpasang mesin Boxer khas Subaru. Kapasitas 2,0 liter dengan konfigurasi empat silinder. Itu versi Subaru Impreza Sport. Tenaganya 152 hp, torsi puncak 197 Nm. RS dibekali dengan kapasitas lebih besar, 2,5 liter bertenaga 182 hp. Torsinya 241 Nm.

Khusus RS, karena diposisikan sebagai varian paling tinggi, punya banyak fitur yang menjanjikan. Suspensi diracik lebih kokoh, pelek 18 inci dengan kelir gelap. Impreza Sport juga berukuran sama, namun warnanya lebih cerah. Sistem multimedia dibekali speaker Harman Kardon, pedal dari bahan alumunium dan jok berbahan kain warna hitam.

Bicara multimedia, Anda tidak akan melewatkan layar monitor yang dipasang vertikal di tengah dashboard. Ini benda yang paling mencolok di kabin. Ukurannya 11,6 inci. Dan ini tersedia di semua lini Impreza baru. Sudah bisa koneksi Apple CarPlay and Android Auto nirkabel.

Selain itu, sistem AC juga lebih pintar karena mampu fokus meniupkan udara dingin ke kursi yang ada penumpang. Hasilnya, kinerja AC lebih efektif, beban mesin berkurang dan mobil lebih irit.

Fitur standar lainnya, Subaru membekali Impreza baru dengan Starlink Safety, Eyesight Driver Assist Technology yang memakai software baru yang lebih presisi dan responsif.

All New Subaru Impreza akan dijual labih dulu di pasar Amerika Serikat bulan Maret 2023. Negara lain akan menyusul setelahnya. Dan mungkin saja akan ada versi transmisi manual dan WRX. Harganya? Belum ada.