Crossover EV Geely EX5 Debut Perdana ASEAN di Thailand

Pameran mobil di Thailand jadi momen yang pas bagi Geely untuk memperkenalkan crossover EV terbarunya yakni EX5. Kemunculannya sekaligus jadi debut perdana di kawasan ASEAN. 

Sebagian rancang bangun dan desain Geely EX5 diadopsi dari Volvo EX30 dan mobil listrik yang dibuat oleh brand lain yang ada dibawah naungan Geely Group. Mobil ini sepertinya akan mengincar pasar SUV listrik ringkas, melawan BYD Atto3. 

 

Platform Terpadu GEA

Rancang bangun yang digunakan Geely EX5 yakni platform terpadu bernama Global Intelligent Electric Architecture (GEA). Inovasi teknologi terbaru ini nantinya akan digunakan pada mobil listrik Geely lainnya.

 

Pada platform GEA, konstruksi rangka bodi terintegrasi dengan blok baterai yang juga berfungsi sebagai sasis. Teknologi yang disebut Cell-to-Body (CTB) diklaim mengirit bobot.

Sebagai sistem penggerak, GEA memanfaatkan konstruksi motor elektrik yang terintegrasi dengan sistem pengendali komputer. Sistem ini oleh Geely disebut 11-in-1 Intelligent Electric Drive.

 

Untuk kenyamanan, selain dilengkapi sistem ADAS (Advance Driving System Assistance) Level 2, EX5 dilengkapi sistem operasi terpadu yang disebut FLYME Auto. Tak hanya memanfaatkan sistem kendali komputer terpadu, FLYME Auto juga dilengkapi fitur perintah suara. 

Bisa Menempuh 425 KM

Interior Geely EX5

 

Geely EX5 dibekali satu unit motor elektrik penggerak roda depan (FWD) berdaya 160 kW (214 hp) dengan torsi puncak 320 Nm.

Rival terdekatnya yakni BYD Atto 3 punya output daya 210 hp dengan torsi 310 Nm.

Untuk sumber daya listrik, memanfaatkan baterai Aegis Short Blade berbahan Lithium-Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 60,2 kWh. Geely EX5 diklaim mampu menempuh jarak hingga 425 km. 

Ada dua varian Geely EX5 yang ditawarkan di Thailand yakni Pro dan Max. Geely EX5 Max dengan konten fitur paling lengkap (full-spec) dibanderol mulai dari 949.000 Baht Thailand (Rp 441 jutaan).

Untuk versi Pro dibanderol mulai dari 859.000 Baht Thailand (Rp 399 jutaan). Selisih harganya dengan varian Max cukup tipis juga, hanya sekira Rp 42 jutaan.

Nah, jadi apakah tahun depan Geely EX5 bakal meramaikan pasar mobil listrik di Indonesia? Kita tunggu saja…

 

 

Geely Geome Xingyuan, Tampil Dengan Warna Ala Es Krim

Ini adalah mobil listrik Xingyuan yang baru saja diperkenalkan oleh Geome, satu dari beberapa sub-brand milik Geely Group. Hatchback ini menyasar pangsa pasar entry level di Negeri Cina yang dianggap masih berpotensi. 

Harus diakui jika brand mobil listrik China sangat jeli dan cermat dalam mengolah desain. Demikian pula tampilan Xingyuan EV yang imut dan bergaya muda.

Geome Xingyuan buatan Geely untuk pangsa pasar bawah.

Tampilan depan yang minimalis tak jauh beda dari mobil listrik Tiongkok lainnya. Malah mirip dengan Wuling Binguo. Lampu depan LED dan lampu siang hari (DRL) model melengkung nampak tak membosankan untuk dilihat. Lampu belakang bundarnya juga bergaya retro.

Lekuk bodi bagian samping pun cukup klimis dan tak banyak pernik. Bahkan handle pintunya yang tersembunyi sangat kekinian.

Piihan warna eksterior yang ditawarkan Xingyuan EV pun sangat trendy. Mulai dari Basil Green, Berry Powder, Mousse Silver, Truffle Grey, Milk White, Sea Salt Blue, dan Vanilla Beige. Mirip jenis rasa es krim.

Tidak perlu heran. Untuk menghasilkan racikan warna unik tersebut, Geome bermitra dengan perusahaan es krim asal AS, Häagen-Dazs.

Interior Tak Murahan

Meskipun tak dijelaskan secara detail, namun kemasan interior mobil listrik yang satu ini tak terkesan murahan.

Di tengah dashboard terpampang layar digital infotainment berukuran cukup lebar. Sedangkan satu buah layar kecil berfungsi sebagai panel instrumen berkendara. Desain jok, panel door trim dan setirnya pun cukup keren.

Tak perlu terlalu berharap banyak pada fitur yang tersedia. Dengan harga mulai dari 80.000 yuan atau setara Rp 170 jutaan, interiornya sudah sangat bagus. Terlebih lagi terdapat dua buah wireless charging pad untuk ponsel. Jarang ada yang seperti ini di pasaran.

Performa Memuaskan?

Karena ini adalah mobil listrik, maka jarak jelajah maksimum ditentukan seberapa besar kapasitas daya baterainya.

EV Geome Xingyuan

Model termurah Geome Xingyuan dibekali motor elektrik penggerak beroutput 58 kW (78 hp). Top speed mentok di 125 km/jam. Untuk versi yang lebih bertenaga dibekali motor elektrik 85 kW (114 hp). Kecepatan maksimumnya mencapai 135 km/jam. 

Untuk baterai menggunakan jenis Lithium Iron Phospate (LFP) lansiran CATL. Versi berdaya 30,12 kWh jarak jelajahnya bisa mencapai 310 km. Jika ingin lebih jauh jangkauannya, tersedia versi 40,16 kWh yang bisa mencapai jarak 410 km.