Yamaha MX King150 Prima Pramac Meluncur, Hanya 2000 Unit!

Launching di PRJ 2026, Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hanya Ada 2000 Unit!

Memanfaatkan momen event Jakarta Fair di JIExpo Kemayoran, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan model spesial MX King 150 berlivery tim balap Yamaha Prima Pramac MotoGP. Edisi spesial ini diharapkan dapat memikat para fans tim balap Yamaha MotoGP di Tanah Air.

Karakter istimewa MX King 150 sebagai Raja Jalanan “King of Street” makin kuat dengan livery Prima Pramac yang digunakan pada motor balap besutan Toprak Razgatlıoğlu.

Karakter dan DNA balap yang kental pada MX King 150 ditambah livery spesial Prima Pramac MotoGP bikin berkendara makin percaya diri dan tampil beda.

Seperti halnya MX King 150 Special Livery Yamaha 70th Anniversary, tak ada ubahan desain asli MX King 150 pada edisi spesial Prima Pramac Edition. Hanya sematan livery edisi khusus yang menjadi daya pikat.

Tiga lampu yang terdiri dari dua low beam dan satu high beam LED di bagian depan tak mengalami perubahan. Demikian pula fitur lampu hazard yang dapat digunakan ketika pengendara mengalami situasi darurat di jalan. Sama seperti MX King 150 reguler.

Velg cast wheel (CW) 17 inci berbalut ban tubeless 90/80-17 (depan) dan 120/70-17 (belakang) menunjang kelincahan aksi manuver saat berkendara. Sistem rem cakram di kedua roda atau double disc brake meningkatkan daya pengereman.

Sektor performa pun tak mengalami ubahan, masih dengan mesin silinder tunggal 150 cc SOHC 4 katup, fuell injection berpendingin cairan. Berkat teknologi Forged Piston dan DiASil Cylinder, komponen mesin lebih kuat, ringan, serta memiliki daya tahan lebih baik.

Transmisi manual 5-speed dengan kopling basah plat majemuk mengolah output tenaga maksimum 15,1 hp pada 8.500 rpm dan torsi puncak 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

”Di tahun 2026 ini MX King 150 hadir sebagai produk spesial dengan penyematan beberapa livery khusus. Pada awal tahun kami memperkenalkan MX King 150 Special Livery Yamaha 70th Anniversary sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 Yamaha. Lalu yang terbaru adalah edisi terbatas MX King 150 Prima Pramac livery diperkenalkan untuk memuaskan kebutuhan penikmat balap dan penggemar bebek sport Yamaha. Kami memang kerap merilis motor-motor unggulan livery Yamaha MotoGP untuk memanjakan konsumen. Kali ini diaplikasikan pada MX King 150 yang kualitasnya telah terbukti andal dari segi performa dan style. Hingga kini menjadi favorit pengendara yang tetap mengenalnya sebagai Raja Bebek yang melegenda,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Edition ini unitnya sudah dapat dipesan. Harganya Rp 29.900.000, on the road Jakarta. Hanya tersedia sebanyak 2.000 unit saja, jadi siapa cepat dia dapat.

MX King 150 juga tersedia dalam versi Special Livery Yamaha 70th Anniversary yang dipasarkan seharga Rp 29.200.000, on the road Jakarta. Selain itu, juga tersedia MX King 150 reguler dengan tiga pilihan warna yaitu Blue, Silver, Cyber City yang dibanderol seharga Rp 29.000.000, on the road Jakarta.

Yamaha Exiter 155 VVA (MX King 155 VVA)

Saat di Indonesia masih dengan MX King 150 yang telah beredar selama beberapa tahun, di Vietnam justru sudah launching generasi terbaru yang berlabel Yamaha Exiter 155 VVA.

Tak cuma tampil fresh dengan gaya yang lebih sporty, Yamaha Exciter 155 sudah pakai mesin baru 155cc berteknologi VVA (Variable Valve Actuation) seperti NMAX. Output tenaga dan torsi pun lebih besar yakni 17,7 hp dan 14,4 Nm. Transmisi manual 6-speed dilengkapi kopling multi plat plus fitur Assist & Slipper Clutch untuk oper gigi cepat.

Setelah kemunculan MX King 150 Prima Pramac di PRJ, apakah PT YIM akan segera memboyong MX King versi 155 cc VVA ke Tanah Air?

 

Suzuki Satria Pro dan Satria F150 Resmi Meluncur

Bagi penyuka motor bebek sport underbone di Tanah Air, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja meluncurkan dua model terbaru, yakni Satria Pro dan Satria F150. Bedanya apa sih antara kedua model ini?

Kemunculan versi terbaru Suzuki Satria dalam dua varian berbeda bukan tanpa alasan. Suzuki Satria Pro ditujukan bagi para rider muda yang ingin tampil beda dengan berbagai ubahan dan fitur-fitur baru. Bagi penyuka gaya sporty khas Satria “ayago” (ayam jago), pilihannya adalah Satria F150.

Presiden Direktur (Presdir) PT SIS, Minoru Amano mengatakan, Suzuki Satria punya sejarah panjang di Indonesia. Dia berharap, model terbarunya bisa memikat lebih banyak konsumen dari kalangan usia muda.

Terlihat jelas jika tampilan Satria Pro dan F150 memang dibuat berbeda. Yang paling jelas terlihat yakni bagian headlamp atau lampu utama. Jika lampu depan Satria F150 masih terlihat gaya khas ‘kepala belalang’, pada Satria Pro lampu depannyabebih besar dari F150 dan modelnya pin beda.

Suzuki Satria Pro mengusung gaya agresif khas motor balap dengan bodi lebih kekar dengan siluet garis bodi tegas. Penyematan winglet kecil yang menyatu dengan bodi meningkatkan aerodinamika saat melaju.

Satria Pro juga punya tempat penyimpanan tambahan di area dashboard untuk menyimpan ponsel. Kemudian perbedaan eksterior lainnya terdapat di pilihan warna.

Keduanya juga berbeda dalam urusan fitur atau teknologi. Khusus untuk Satria Pro, layar digitalnya mampu menampilkan info navigasi, notifikasi pesan, hingga peringatan cuaca secara real time via koneksi Bluetooth dan aplikasi ponsel Suzuki Ride Connect.

Soket pengisian daya ponsel dan sistem pengereman antilock braking system (ABS) berkanal ganda, serta fitur keyless ignition jadi kelengkapan standar. Nah, fitur keyless ignition memungkinkan pengendara menyalakan mesin hanya dengan membawa smart key.

Satria Pro tampil dengan warna eksklusif Candy Mat Bordeaux Red/Titan Black. Sedangkan F150 tersedia pilihan corak livery: Pearl Bright Ivory/Metallic MatFibroin Gray atau Metallic Medium Blue/ Metallic MatFibroin Gray.

2W Sales & Marketing Department Head PT SIS Teuku Agha menyampaikan bahwa Suzuki Satria Pro dan Satria F150 memiliki 4 karakter utama, yakni akselerasi kuat, pengendalian lincah, desain ramping, dan kelengkapan fungsional. Empat karakter tersebut sesuai dengan ciri khas Suzuki Satria yang telah tersohor di kawasan Asia Tenggara, terutama di Indonesia.

Dalam hal postur, keduanya punya panjang 1.955 mm, lebar 675 mm, tinggi 980 mm dan jarak sumbu roda 1.280 mm. Sama plek, tak ada perbedaan.

Soal performa, Satria Pro dan Satria F150 dibekali mesin 4-tak silinder tunggal 147 cc DOHC, berpendingin radiator. Tenaga puncak 18 hp bermain di 10.000 rpm dan torsi sebesar 13,8 Nm dicapai di 8.500 rpm.

Kedua varian dibekali fitur Suzuki Clutch Assist System (SCAS). Teknologi canggih slipper clutch ini memungkinkan pelepasan sedikit cengkeraman plat kopling saat melakukan perpindahan gigi. Oper gigi transmisi pun jadi lebih cepat. Mesin juga dilengkapi Easy Start System untuk proses starter yang lebih mudah dan halus.

Soal harga, Suzuki Satrio Pro dibanderol Rp 34,9 juta. Sedangkan untuk Satria F150 Rp 31 juta. Keduanya berstatus on the road Jakarta. Wah, cuma beda Rp 3 jutaan! Jadi, pilih yang mana?

Yamaha Y16ZR Doxou Tech Art Hanya Tersedia 5.000 Unit

Genre motor sportbek (sport bebek) underbone merupakan favorit dan best seller di kawasan ASEAN terutama Indonesia, Thailand dan Malaysia. Motor bebek bercitarasa sportbike ini tak hanya menjadi motor harian, tapi juga pendongkrak pamor di tongkrongan kawula muda. Salah satu sportbek underbone bercitarasa sportbike yang laris di pasaran Indonesia adalah Yamaha MX King 155. Nah, saudara kembarnya di Malaysia diberi label Y16ZR.

Hong Leong Yamaha Motor Sdn Bhd selaku Agen Pemegang Merek (APM) Yamaha di Malaysia kembali memikat konsumen muda Negeri Jiran dengan menghadirkan model edisi khusus Y16ZR Doxou Tech Art.

Tak hanya tampilannya saja yang dikemas dengan gaya yang keren. Jumlahnya pun terbatas hanya 5.000 unit saja yang khusus dipasarkan di Malaysia. Dalam bahasa Jepang, Doxou memiliki arti kreativitas untuk menjadi  yang terdepan. Selaras dengan slogan brand berlogo garpu tala bukan?

Apa yang jadi keistimewaan dari kembaran MX King 155 ini?

Tidak ada ubahan sama sekali pada settingan mesin Yamaha Y16ZR edisi khusus ini, sama seperti varian standarnya. Mesin silinder tunggal 155 cc DOHC berpendingin radiator ini dilengkapi teknologi variable valve actuation (VVA).

Output tenaga tetap di angka 17.7 hp yang diraih pada putaran 9.500 rpm. Torsi maksimum pun tetap 14.4 Nm di 8.000 rpm.

Seperti halnya Y16ZR standar, penyaluran daya dan torsi menggunakan transmisi manual 6-speed dengan kopling berfitur assist & slipper clutch.

Nah, yang membedakan adalah kemasan tampilannya. Pada model Y16ZR Doxou Tech Art tampil dengan grafis berwarna biru dan ungu. Sepatbor depan dibuat berbeda dari Y16ZR versi standar.

Pembeda lainnya yakni velg CW 17-inci tapak lebar berkelir Cyan yang dibalut ban sport berukuran 90/80 (depan) dan 120/70 (belakang). Ukuran tuas kopling pun 10 mm lebih pendek dengan lekukan model R15.

Dengan label harga 11.818 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 39 jutaan, para konsumen Malaysia bakal berebut untuk memilikinya.

Setiap unit Y16ZR edisi Doxou Tech Art tak hanya dilengkapi emblem khusus bernomor seri. Konsumen pembelinya pun akan mendapat sertifikat khusus sebagai tanda otentifikasi. Nomor seri dengan angka cantik bakal jadi incaran tentunya…