
Triumph Luncurkan Duo Enduro Untuk Pasar Eropa dan AS
Setelah sederet foto pemanasannya muncul sepekan lalu, Triumph pun memperkenalkan dua sepeda motor enduro terbaru mereka, All-new TF 250-E dan TF 450-E. Keduanya merupakan model untuk tahun 2026.
Duo crosser yang beraksi dengan kedua sepeda motor enduro teranyar Triumph ini bukan sembarang crosser. Iván Cervantes adalah crosser asal Spanyol yang meraih lima kali gelar Juara Dunia Balap Enduro. Sedangkan Paul Edmonson merupakan crosser kawakan asal Inggris pemegang gelar World Enduro Champion sebanyak empat kali.
Jelas sudah jika Triumph mempersiapkan kedua motor ini untuk kompetisi balap enduro, bukan versi jalan raya. Dan benar saja, kedua crosser akan menggunakannya untuk kejuaraan balap enduro di AS dan Kanada. Tapi tenang, ada versi road legal yang bisa dipakai di jalan raya.
Triumph all-new TF 250-E dan TF 450-E menggunakan sasis aluminium berbobot ringan namun kokoh. Dibandingkan dengan model motocross yang dilansir Triumph sebelumnya, tinggi posisi duduk Enduro TF-E yang di angka 989 mm cuma selisih 10 mm lebih rendah. Jok dilapisi bahan anti slip agar posisi duduk crosser lebih mantap.
Desain tangki berbentuk kubah mampu memuat sekira 8,3 liter bensin. Kapasitasnya tak banyak agar bobot motor jadi ringan, tapi cukup untuk satu sesi balap.
Lampu depan dan lampu rem sudah LED. Tapi versi AS yang diperagakan ini bukan spek jalan raya, jadi tak dilengkapi lampu sein dan juga spion. Bagi yang ingin membawanya ke jalan raya nampaknya harus menambahkan lampu sein dan spion agar tidak ditilang di jalan. Untuk versi Inggris bebas melenggang di jalan raya umum.
Agar handling lebih mantap dan nyaman, setang pakai versi Pro Taper ACF Carbon Core. Posisi dudukan setang bisa disetel.
Untuk suspensi, garpu adjustable KYB coil-spring 48mm di depan dikombinasikan dengan monoshock adjustable KYB pada swing arm belakang. Suspensi depan dan belakang sudah spek balap enduro, jadi dijamin kokoh dan tahan banting.
Pelek jari-jari DirtStar nan kokoh namun ringan dibalut ban Michelin Enduro 2 berukuran 90/90-21 (depan) dan 140/90-18 (belakang). Speknya beda dengan yang digunakan pada Triumph TF 250-X dan TF 450-RC Edition.
Sistem pengereman kedua motor enduro ini memadukan kaliper dan kampas rem spek kompetisi lansiran Brembo dengan cakram rem lansiran Galfer.
Triumph TF 250-E dan TF 450-E dilengkapi cakram depan 260 mm dengan kaliper rem piston ganda 24 mm. Sedangkan di belakang pakai cakram 220 mm dengan kaliper rem piston tunggal 26 mm.
Mesin Racikan Enduro
Mesin 250 cc dan 450 cc yang digunakan berbasis dari model motocross Triumph TF 250-X dan TF 450-RC Edition. Tapi untuk kebutuhan balap enduro, maka jeroan mesin pun diracik ulang. Balap enduro lebih mengutamakan daya tahan mesin serta performa mesin yang stabil.
Katup mesin berbahan titanium lansiran Del West dijamin awet dan tak mudah bengkok atau patah meskipun mesin disiksa pada rpm tinggi untuk waktu lama. Agar kinerja ruang bakar mesin lebih cepat mencapai rpm tinggi, piston set pakai versi forged aluminium lansiran König yang ringan namun kokoh dan tahan suhu tinggi.
Untuk sistem injeksi pasokan BBM dan pengabutan campuran udara-bensin ke ruang bakar, Triump memasang throttle body lansiran Dell’Orto EFI berventuri 44mm dengan spek khusus.
Chip dan software ECU pengatur kinerja mesin menggunakan Athena Engine Management System versi terbaru. Crosser dapat memilih satu dari dua setting mesin kurva mesin yang tersedia, “aggressive performance” dan “smoother”. Perubahan setting dapat dilakukan via aplikasi ponsel.
Hasilnya, Triumph TF 250-E memiliki output tenaga 41,7 hp dengan torsi puncak 27,8 Nm. Sedangkan mesin silinder tunggal, 4-katup DOHC 450 cc yang diusung Triumph TF 450-E bertenaga 57,8 hp dengan torsi puncak 49,2 Nm.
Kompresi mesin pun dibedakan. Untuk vwrsi motocross yakni Triumph TF 450-RC Edition rasio kompresinya 13.1:1, sedangkan TF 450-E untuk balap enduro rasio kompresi dibuat sedikit lebih rendah yakni 12.8:1.
Perpindahan gigi untuk spek enduro pakai transmisi manual 6-speed dengan quick-shifter. Versi motocross pakai versi 5-speed. Agar tak kehilangan traksi roda saat bermanuver melibas tikungan, kedua motor enduro ini dilengkapi kontrol traksi.
Bagi para konsumen di Eropa khususnya Inggris harap bersabar. Karena unitnya baru tersedia pada Juni 2025 mendatang.
Untuk versi Inggris sudah road-legal, bisa dipakai di jalan raya. Sedangkan versi AS untuk balap enduro dan tak bisa dipakai bebas di jalan raya.
Triumph Enduro TF 250-E di Inggris dibanderol seharga £9.795 (Rp 210 jutaan). Sedangkan harga TF 450-E mulai dari £10.395 (Rp 223 jutaan)
Versi balap enduro yang beredar di AS, dibanderol seharga $9,795 (Rp 162,2 jutaan) untuk TF 250-E dan $10.795 (Rp 178,7 jutaan) untuk TF 450-E. Jauh lebih murah dari harga di Inggris.