Suzuki Fronx Bakal Dirakit di Indonesia? 

Ada hal yang menggelitik rasa penasaran kami saat berkendara di seputar kawasan Bundaran HI, Jakarta siang lalu. Terpampang sebuah billboard Suzuki berukuran besar yang menampilkan siluet rangka mobil. Apakah ini calon model mobil terbaru Suzuki yang akan segera launching di Indonesia?

Pada perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 lalu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sempat memamerkan sebuah rangka sasis mobil berplatform Heartect. Nah, saat itu sempat beredar prediksi bahwa rangka tersebut adalah sasis mobil Suzuki Fronx yang sudah lebih dulu dipasarkan di Jepang, India serta sejumlah negara.

Info yang kami peroleh dari sejumlah rekan jurnalis, billboard tersebut tak hanya ada dalam kota Jakarta. Tapi juga terpampang di beberapa titik sepanjang rute mudik seperti Tol Jakarta-Cikampek dan juga jalur Trans jawa.

Kalimat “What’s Marvelous for You” yang terpampang cukup membuat kami penasaran.

Harold Donnel, 4W Marketing Director PT SIS, pun sempat mengkonfirmasi kemunculan teaser siluet rangka ini saat acara bukber Suzuki beberapa waktu lalu

“Siluet tersebut merupakan salah satu petunjuk bakal hadir produk terbaru dari Suzuki,” jelas Harold beberapa waktu lalu.

Dari informasi yang kami himpun, mobil yang diduga sebagai Suzuki Fronx tersebut kemungkinan besar akan mulai membuka keran pemesanan pada April atau Mei 2025 mendatang.

Kabarnya juga, untuk tanda jadi (DP) booking pemesanan saat ini masih belum dapat dipastikan berapa nominalnya. Diperkirakan bakal ada beberapa pilihan varian tipe model.

Perihal harga jualnya pun saat ini masih samar, namun diperkirakan bakal sebanding dengan harga Suzuki Baleno. Kurang lebih di kisaran Rp 280 jutaan.

Rakitan Indonesia 

Penggunaan platform Heartect pada struktur sasis memberikan beberapa keuntungan. Salah satunya adalah bobot kendaraan yang lebih ringan namun tetap kokoh. Dengan bobotnya yang ringan, performa mesin jadi lebih optimal. Konsumsi bahan bakar pun tetap efisien.

Sebagai catatan, Suzuki Fronx memiliki dimensi (PxLxT) 3.995 mm x 1.765 mm x 1.550 mm. Hampir identik dengan Baleno Hatchback yang berukuran (PxLxT) 3.990 mm x 1.745 mm x 1.485 mm. Jarak antar sumbu roda (wheelbase) Baleno Hatchback dan Fronx sama yakni 2.520 mm.

Bila disandingkan dengan Suzuki Baleno, bodi Suzuki Fronx nampak sedikit lebih besar. Tampilan depannya mirip dengan Grand Vitara. Terlihat dari model lampu depan dan grille yang didominasi warna hitam. Bagian samping dan buritan sedikit mirip dengan Baleno Hatchback.

Nah, ternyata mobil yang diduga Suzuki Fronx ini dikabarkan bakal diproduksi secara lokal (CKD – Completely Knocked Down) di fasilitas perakitan PT SIS. Dengan perakitan secara lokal, maka tentu saja akan meningkatkan ketersediaan unitnya di pasar Indonesia. Selain itu, harga jual juga bisa lebih kompetitif dan terjangkau.

Versi Hybrid? 

Dari segi spek, ada dua varian mesin yang bakal digunakan. Versi K15B untuk varian non-hybrid dan K15C untuk varian hybrid.

Kedua varian mesin tersebut sama-sama berkapasitas 1.500 cc. Sama seperti versi yang dipasarkan di Jepang, kawasan Timur Tengah dan Meksiko. Versi yang beredar di India menggunakan mesin yang lebih kecil yakni 1.000 cc dan 1.200 cc.

Mesin K15B yang digunakan pada varian non-hybrid dipastikan akan memberikan performa yang optimal dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Varian hybridnya diharapkan menawarkan konsumsi BBM yang efisien serta kenikmatan berkendara seperti model mobil hybrid Suzuki yang telah dipasarkan di Indonesia.

Mesin K15C yang digunakan pula oleh Grand Vitara dan XL7 Hybrid sudah mengusung teknologi Dual Jet khas Suzuki untuk memaksimalkan performa serta efisiensi BBM. Mesin ini pun sudah dibekali teknologi mild-hybrid SHVS. Di sejumlah negara, untuk tipe tertinggi juga sudah dibekali teknologi ADAS Suzuki Safety Support.

Perihal fitur berkendara, diperkirakan bakal mengikuti trend kendaraan elektrifikasi yang sudah dimiliki oleh Suzuki, seperti Grand Vitara Hybrid, Ertiga Cruise, dan XL7 Hybrid.

Nah, penasaran ingin melihat langsung seperti apa wujud mobil misteri dari Suzuki ini? Kami juga. Jadi, tunggu saja selanjutnya setelah lebaran ini

Suzuki XL7 Hybrid Muncul Bulan Depan?

Bermain di segmen hybrid bukan hal baru bagi Suzuki, baik di pasar internasional maupun di pasar Indonesia. Khusus untuk di pasar otomotif Tanah Air, Suzuki telah menggarap pasar kendaraan hybrid melalui kehadiran Ertiga Diesel Hybrid di tahun 2017 dan All New Ertiga Hybrid di tahun 2022. Guna melengkapi lini produknya di Indonesia, hadir gambar teaser kendaraan baru di akun Instagram @suzuki_id milik PT Suzuki Indomobil Sales. Besar kemungkinan merupakan sosok XL7 Hybrid.

Jika memang XL7 Hybrid menjadi produk baru Suzuki pada tanggal 15 Juni 2023 nanti, maka tidak menutup kemungkinan mobil ini mengacu pada unit XL6 Hybrid yang lebih dahulu diperkenalkan di pasar India. Wajar saja, sebab sejumlah produk Suzuki yang beredar di Indonesia pun tidak berbeda dengan lini produk di India.

Rasanya, teknologi yang bakal diusung pada Suzuki XL7 Hybrid pun sudah familiar bagi kami. Sebut saja mesin K series 1.5 liter dengan Integrated Starter Generator, dipadu bersama baterai Lead acid dan Lithium-ion. Jika masih memakai sistem Smart Hybrid (mild hybrid), maka teknologi tersebut sama dengan All New Ertiga Hybrid.

Namun, jika sudah menerapkan teknologi Progressive Smart Hybrid, maka mesinnya mendapat ‘asupan’ sistem DualJet. Bahkan, All New XL6 Hybrid untuk pasar India telah menggunakan transmisi otomatis 6-speed, bukan 4-speed lagi. Asyiknya, sudah ada fitur Paddle shifter juga. Semoga saja teknologi Progressive Smart Hybrid dan transmisi otomatis 6-speed tersebut hadir di XL7 Hybrid nanti.

Untuk interiornya, kemungkinan Suzuki masih memberikan aksen warna hitam pada kabin XL7 Hybrid. Hal tersebut menjadi karakter yang membedakan dengan Ertiga yang menggunakan aksen interior warna coklat atau krem. Jika terkait banderolnya, maka kami menduga bisa melebih angka Rp 300 juta. Harap bersabar ya…