Toyota Camry 2.5 V AT Kini Lebih Fresh dan Mutakhir 

Menyusul upgrade dan penyegaran pada sedan Toyota Camry Hybrid EV, kini giliran varian bermesin bensin non-hybrid.

Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi meluncurkan Camry 2.5 V AT terbaru di Tanah Air. Cukup banyak sentuhan ubahan yang disematkan pada sedan kelas premium ini. Tak hanya pada aspek eksterior maupun interior, fitur yang dibekalkan pun diupgrade dengan versi yang lebih modern.

“Toyota me-upgrade desain dan fitur-fitur new Camry 2.5 V AT untuk meningkatkan image dan prestige-nya, sekaligus memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk merasakan kualitas berkendara yang sama dengan varian hybrid sebagai flagship model,” kata Jap Ernando Demily, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/10).

Tampilan Lebih Elegan

Tampilan eksterior sedan Toyota Camry 2.5 V AT mengalami sentuhan penyegaran pada area depan dengan gaya Hammer Head Design. Bumper depan kini nampak lebih besar dan condong ke depan. Lubang intake pada bumper depan nampak melebar dihiasi sekat trapezoidal. Lekukan pada bumper depan tak hanya untuk menambah nilai estetika, tapi juga meningkatkan gaya aerodinamika.

Desain baru plus sirip diffuser berfungsi mengoptimalkan aliran udara di buritan.

Lampu depan LED desainnya kini meruncing dengan sorotan tajam ala sedan Lexus LS 500. Blok lampu belakang LED pun kini tampil dengan gaya baru. Tak sekadar kian terlihat modern, sorotan lampu yang lebih terang meningkatkan visibilitas berkendara.

Bumper belakang pun ada sedikit ubahan sehingga terjadi penambahan overhang.

Kabin Makin Mewah

Area interior Camry terbaru ini dirancang dengan pendekatan driver-centric cockpit yang ergonomis. Dashboard terlihat elegan dengan lekukan sexy.

Di balik kemudi kini dilengkapi panel instrumen Combination Meter Full TFT 12.3-inci dengan tambahan fitur Head Up Display(HUD) untuk menampilkan informasi berkendara termasuk status fitur Toyota Safety Sense (TSS).

Setir dilengkapi tuas paddle shift yang kian memudahkan perpindahan gigi transmisi. Pads setir juga dilengkapi sejumlah tombol kendali fitur berkendara.

Sistem infotaintment kini dilengkapi fitur konektivitas T Intouch dengan fungsi In-Car Wi-Fi Hotspot yang dapat dikendalikan melalui aplikasi mToyota. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan berbasis internet lebih cepat.

Layout pada konsol tengah tak janya dirancang lebih ergonomis tapi juga praktis. Penataan baru mencakup wireless charger, driving mode, electric parking brake, ruang penyimpanan, dan cup holder.

Panoramic roof kini menggantikan sunroof untuk memberikan pencahayaan kabin yang lebih luas. Tampilan interior pun makin jadi mewah.

Yang tak terlihat pada kabin namun punya fungsi vital yakni airbag. Camry kini dibekali airbag dengan konfigurasi Dual Front SRS, Front Side, Curtain, Driver Knee, dan Rear Side. Keselematan penumpang pun makin terjamin.

Kian Nikmat Dikendarai

Kenyamanan saat berkendara terutama pada penumpang belakang jadi perhatian utama. Sistem suspensi pada Camry kini diupgrade. Suspensi belakang dari Double Wishbone kini berubah menjadi Multi Link. Sistem ini lebih adaptif terhadap kondisi permukaan jalan. Handling dan stabilitas berkendara pun makin meningkat.

Soal performa, Toyota Camry 2.5 V AT dibekali mesin bensin 4-silinder 2.5-liter berkode A25A-FKS. Output tenaga puncak sebesar 202 hp dicapai pada 6.600 rpm. Sedangkan torsi puncak sebesar 248 Nm bermain di 5.000 rpm. Sistem penggerak roda depan dipadukan dengan transmisi automatic 8-speed. Tersedia tiga mode berkendara yang dapat dipilih yakni Normal, Eco, dan Sport.

Sistem penunjang keselamatan berkendara terpadu Toyota Safety Sense(TSS) 3.0 kian meningkatkan rasa aman saat berkendara.

Sejumlah fitur cangggih dibekalkan pada sistem TSS 3.0. Mulai dari fitur Pre-Collision System (PCS) yang mampu mendeteksi sepeda motor dan kendaraan dari samping, serta mengurangi akselerasi secara otomatis pada kecepatan rendah.

Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) jadi salah satu fitur unggulan pada sedan Camry terbaru ini. Sistem akan mendeteksi kondisi jalan menggunakan sensor radar dan secara otomatis menyesuaikan laju kecepatan saat radar mendeteksi terdapat dua kendaraan di depan ketika hendak melewati tikungan.

Fitur lainnya seperti Lane Departure Alert (LDA), Lane Tracing Assist (LTA), dan Automatic High Beam (AHB) juga diupgrade.

Tambahan fitur baru seperti Driving Monitor System, Digital Video Recorder, serta Emergency Tire Inflator turut meningkatkan jaminan keselamatan saat berkendara.

Toyota memberikan rasa aman, nyaman dan tenteram kepada para konsumen melalui program T-CARE.

Program ini memberikan bebas biaya jasa dan suku cadang sebanyak 7 kali servis (dari servis berkala ke-1 hingga ke-7, maksimal 3 tahun / 60.000 km) serta Extended Warranty 1 tahun/20.000 km jika rutin servis berkala.

“Kami berusaha mempertahankan posisi Toyota Camry sebagai market leader di segmen Premium Sedan dengan menghadirkan berbagai pilihan, termasuk model gasoline bagi pelanggan. New Camry 2.5 V AT memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik saat bermobilitas,” terang Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.

Berikut daftar harga Toyota Camry 2.5 V AT:

Camry 2.5 V AT (Non Premium Color): Rp 853.300.000

Camry 2.5 V AT (Premium Color): Rp 856.400.000.

(Harga on the road Jakarta)

All New Toyota Camry 2024 singapura

All New Toyota Camry Mulai Dijual di Singapura, Indonesia Kapan?

Toyota Camry generasi sembilan yang debut bulan November 2023 di Amerika Serikat, akhirnya mendarat di wilayah ASEAN. Singapura menjadi negara pertama di kawasan yang menjual sedan pesaing Honda Accord ini, mulai akhir Agustus kemarin.

Di Singapura, Toyota Camry dijual dengan harga SGD 246.888 atau setara Rp 2,9 milyar. Tidak perlu kaget dengan harganya karena di negara itu mobil harganya selangit. Dan tentunya tidak bisa dijadikan patokan harga untuk negara lain. Karena negara pulau itu punya kebijakan soal kepemilikan mobil. Makanya mahal.

Camry di Singapura dijual dalam satu varian bernama Elegance. Spesifikasinya mirip dengan yang ada di pasar Amerika Serikat yaitu bermesin empat silinder 2,5 liter hybrid dengan tenaga total (mesin dan generator listrik) 231 hp. Transmisi eCVT menyalurkan daya ke roda depan (FWD).

Toyota setempat mengklaim konsumsi BBM Camry sebesar 19,6 km/liter. Sementara emisi CO2 yang dihasilkan hanya 115 g/km. Artinya, kalau melihat aturan kendali polusi di sana yang disebut Vehicular Emissions Scheme (VES), Camry termasuk dalam kategori mobil A2. Pembelinya berhak mendapatkan potongan harga hingga SGD 15.000. Sekitar Rp 178 jutaan.

Kelengkapan Standar

Interior Toyota Camry ASEAN

Kelengkapan standar, selain kabin yang mewah adalah lampu depan, buritan hingga foglight sudah LED, pelek 18 inci. Di kabin, ada dashboard dengan layar infotainment 12,3 inci, instrument cluster juga berukuran serupa, audio system buatan JBL dengan sembilan speaker, jok elektrik. Tidak ketinggalan ada Heads Up Display (HUD) untuk membantu pengemudi.

Di belakang, penumpang punya otoritas penuh untuk mengatur posisi kursinya melalui control panel di arm rest. Dari panel ini juga bisa diatur tingkat suhu AC, tirai belakang, hingga setting audio.

Untuk fitur bantu berkendara, tidak perlu ragu karena ini Camry. Paket lengkap TSS sudah jadi bawaan.

Kapan masuk Indonesia? Tunggu saja. Toyota Astra Motor sedang mempersiapkan Toyota Fortuner baru dalam waktu dekat ini. Camry mungkin setelah itu.

Yang pasti, di tanah air, Camry dijual dengan harga Rp 809,8 juta untuk versi bensin (Camry V). Sedangkan Camry hybrid Rp 945,4 juta (OTR Jakarta).

Sumber: Autobuzz

Honda Accord vs toyota camry

Ini Yang Ditawarkan Honda Accord RS e:HEV dan Toyota Camry Hybrid

Honda Prospect Motor baru saja mengumumkan dimulainya penjualan Honda Accord generasi kesebelas kemarin (07/12) di Jakarta. Hadir dengan teknologi e:HEV (hybrid) dan trim RS yang sporty. Tentunya ini menggelitik kami untuk membandingkannya, dengan sang rival abadi, Toyota Camry yang juga punya varian hybrid.

Kedua mobil ini berada di segmen yang sama dengan harga yang terpaut tipis. Honda Accord RS e:HEV dihargai Rp 959.900.000 sedangkan Toyota Camry Hybrid dijual senilai Rp 937.400.000. Keduanya harga OTR wilayah Jakarta.

Dengan harga tersebut kami tidak akan menilai mana yang lebih baik dibeli, tapi mencoba mengungkap apa yang ditawarkan. Selebihnya silahkan Anda nilai sendiri.

Desain

Honda Accord mulai bergeser sejak generasi sepuluh lalu dalam hal desain. Bentuknya mulai terlihat menyasar pasar lebih luas dengan rupa yang lebih sporty. Hal serupa dilakukan juga oleh Toyota untuk Camry.

Bentuk kedua mobil ini sarat dengan lekukan tajam. Accord dengan muka yang tegak, lampu depan yang tipis mengapit grill terlihat tegas seperti menyatakan kemampuannya. Sementara Camry mengkombinasikan muka khas Toyota dengan grill lebar dan lekukan body yang lebih dinamis.

Jujur, keduanya sukses mengkombinasikan kesan sedan mahal dengan aura sporty. Meski menurut kami bentuk Toyota ini terlihat lebih kompleks dan terkesan mengedepankan ‘ini sedan modern’.

Secara dimensi, Accord memiliki panjang 4.962 mm sementara Camry 4.885 mm. Hal serupa berlaku untuk urusan wheelbase meski bedanya hanya 5 mm (Accord 2.830 mm vs Camry 2.825 mm). Sementara, lebar sedan Toyota tersebut adalah 1.840 mm, kalah lebar dari Accord yang 1.862 mm. Camry juga lebih ceper 4 mm (1.445 vs 1.449 mm).

Artinya, Accord akan punya ruang yang sedikit lebih lega, meski bedanya terlalu tipis untuk Anda sadari.

Fitur & Kenyamanan

Toyota Camry pernah menggebrak dengan sistem konektivitas T intouch. Sebuah sistem yang memungkinkan pemiliknya mengetahui berbagai hal soal mobil. Mulai dari posisi, pembatas jarak tempuh (geofencing), speed & idle alert, pengingat servis hingga koneksi untuk meminta bantuan Toyota saat keadaan darurat.

Honda Accord RS e:HEV menggebrak dengan teknologi yang lebih canggih: Honda Connect. Sistem yang memungkinkan Anda lebih leluasa mengoperasikan dan mengetahui kondisi kendaraan. Contohnya, Anda bisa menyalakan mesin dan AC melalui handphone. Melihat kemampuan ini, telematika Toyota sepertinya harus segera dibenahi.

Bentuk dashboard keduanya seperti mengikuti tema desain eksterior. Accord dibekali dashboard yang minimalis dan rata minim lekukan. Camry, sekali lagi terlihat kompleks dan modern. Meski begitu, keduanya memiliki nilai ergonomis yang tinggi karena mudah dijangkau dan dipahami.

Harus diakui, kedua sedan ini dibekali interior yang kualitasnya mumpuni. Meski di Honda kami menemukan beberapa kekurangan seperti di area penempatan subwoofer yang kurang rapi. Jok dan trim semua diberikan bahan dengan kualitas yang sepadan dengan harga jual.

Layar monitor untuk multimedia tidak ada yang mengejutkan di kedua mobil ini. Accord menggebrak dengan layar multimedia yang sudah built-in dengan Google dan koneksi internet. Tentunya, ada biaya langganan untuk mengaktifkannya. Sebagai pengolah suara, Honda menyerahkannya pada Bose. Yang menarik, ada Heads Up Display (HUD berukuran 11,5 inci di Accord. Isinya lengkap pula, bisa menampilkan navigasi. Ini yang pertama di kelasnya.

Toyota Camry membalas dengan monitor model floating berukuran 9-inci, yang punya kemampuan NFC. Ditambah kemudahan pengendalian fitur multimedia, AC dan mengoperasikan tirai jendela dari armrest belakang. Untuk sistem audio, JBL jadi andalan di mobil ini.

Baik Camry maupun Accord sudah dibekali dengan sunroof. Bedanya, Accord diberikan panoramic sunroof yang membentang dari depan ke belakang. Selebihnya, fitur bantu berkendara seperti cruise control adaptif sudah jadi standar di keduanya. Begitu juga dengan ABS, EBD, lane keeping assist dan sebagainya.

Performa

Mesin empat silinder jadi pilihan Camry dan Accord untuk jadi penggerak utama. Camry dibekali penggerak dari keluarga mesin Dynamic Force, A25A-FXS, berkapasitas 2,5 liter. Dipasangkan dengan Toyota Hybrid System (THS) jadi penggerak listriknya. Toyota tidak mengungkap berapa total tenaga yang dihasilkan, tapi beberapa sumber kami mengatakan berada di kisaran 208 hp.

Ini beda tipis dengan punya Accord yang menghasilkan daya total 207 hp. Didapat dari mesin bensin empat silinder berkapasitas 2,0 liter. Dipadukan dengan motor listrik membentuk sistem penggerak hybrid Honda yang disebut e:HEV.

Kesimpulan

Kedua mobil ini seperti benar-benar beradu di pasaran dengan harga yang tidak terpaut jauh. Yang mungkin bisa jadi pertimbangan, desain Camry sudah ada sejak 2018 dan mengalami facelift tahun 2021 lalu.

Honda Accord RS hadir dengan desain yang benar-benar fresh dan punya kelebihan di bagian infotainment serta telematika Honda Connect. Selain itu, ini adalah Accord pertama yang diberikan penggerak hybrid.

Sementara Camry, sudah lebih ‘berpengalaman’ karena varian hybrid sudah ada sejak Camry generasi XV50 yang muncul di 2011 lalu.