Verge TS Pro, Moge Listrik Pertama dengan Baterai All Solid-State

Ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas kembali menjadi panggung utama inovasi teknologi masa depan. Tak hanya produsen gadget dan otomotif roda empat, dunia roda dua listrik pun ikut unjuk gigi. Salah satu nama yang paling menyita perhatian tahun ini adalah Verge Motorcycles, startup asal Estonia yang datang membawa Verge TS Pro, moge listrik produksi massal pertama di dunia yang mengusung baterai all solid-state.

Jika selama ini teknologi baterai solid-state masih berkutat di tahap riset dan prototipe oleh raksasa seperti Toyota, BYD, atau CATL, Verge justru melompat lebih jauh. TS Pro bukan sekadar konsep pameran, melainkan motor listrik siap produksi dan dipasarkan, sebuah langkah berani yang langsung mengguncang jagat teknologi baterai global.

Motor Listrik Berbaterai Solid State

Verge Motorcycles memang dikenal dengan pendekatan desain eksentrik dan out of the box. Ciri khasnya terlihat jelas pada TS Pro lewat motor listrik hubless di roda belakang tanpa poros tengah yang menjadi elemen visual ikonik. Unit motor seberat 40 kg ini mampu memuntahkan tenaga 102 kW (137 hp) dengan torsi ekstrem 998 Nm, setara mobil supercar. Hasilnya, akselerasi 0–100 km/jam bisa diraih hanya dalam 3,5 detik, tanpa suara dan tanpa getaran.

Namun sorotan utama TS Pro bukan hanya performa, melainkan teknologi baterainya. Verge menggandeng Donut Lab, perusahaan teknologi asal Estonia, untuk mengembangkan baterai all solid-state dengan densitas energi mencapai 400 Wh/kg—nyaris dua kali lipat sel baterai 4680 milik Tesla. Baterai ini hadir dalam dua opsi kapasitas: 22 kWh dengan jarak tempuh hingga 349 km, serta 33,3 kWh yang sanggup melaju sejauh 595 km dalam sekali pengisian.

Keunggulan lain yang membuat teknologi ini terasa revolusioner adalah kemampuan pengisian dayanya. Menggunakan fast charger DC 200 kW (NACS), baterai TS Pro hanya membutuhkan kurang dari 10 menit untuk mengisi daya 0–50 persen. Ini bukan lagi sekadar cepat, melainkan mendefinisikan ulang standar charging kendaraan listrik.

Dari sisi durabilitas, baterai solid-state TS Pro diklaim mampu bekerja stabil pada suhu ekstrem, mulai dari -30°C hingga 100°C, dengan usia pakai mencapai 100.000 siklus pengisian—angka yang secara teori setara ratusan tahun pemakaian. Yang lebih mengejutkan, biaya produksinya disebut lebih murah dibanding baterai Li-ion maupun LFP konvensional.

Dengan banderol harga USD 29.900 atau sekitar Rp 500 jutaan, Verge TS Pro bukan hanya memamerkan masa depan, tapi benar-benar menawarkannya untuk dibeli. Jika klaim ini terbukti konsisten di dunia nyata, Verge tak hanya menjual moge listrik, namun membuka babak baru evolusi kendaraan berbasis baterai.

Verge Mika Hakkinen Signature Edition, E-Superbike Futuristis

Pensiun dari balap tak membuat mantan juara dunia Grand Prix Formula 1 tahun 1998 dan 1999, Mika Hakkinen lantas berhenti begitu saja dari dunia otomotif. Ia sejak beberapa tahun lalu bergabung dengan pabrikan sepeda motor listrik Verge Motorcycles.

Brand asal Finlandia ini produknya cukup populer di kalangan pecinta sepeda motor listrik. Salah satunya adalah TS Ultra yang dipamerkan pada event Consumer Electronic Show 2023 di Las Vegas, AS pada Januari 2023 lalu.

Desainnya yang revolusioner berhasil menyita perhatian tak hanya para pengunjung, namun juga media berbagai negara.

Superbike Elektrik Rancangan Mika Hakkinen

Keberadaan penbalap F1 berjuluk “Flying Finn” ini di Verge Motorcycles bukan sebagai selebriti yang hanya mengandalkan popularitas. Mika Hakkinen menjadi salah satu anggota dewan penasehat di Verge Motorcycles dan merupakan salah satu investor. Ia pun turut memberi masukan baik dalam hal desain maupun rancang bangun.

Produk teranyar yang baru saja diluncurkan oleh Verge Motorcycles yakni superbike elektrik Mika Hakkinen Signature Edition.

Sepeda motor listrik edisi terbatas ini rancang bangunnya berbasis dari Verge TS Pro. Hanya saja desain kemasannya merupakan buah karya dari Mika Hakkinen.

Tak hanya mengedepankan rancang bangun dan teknologi sepeda listrik modern berperforma tinggi.

Pada desain motor ini Verge dan Mika Hakkinen memadukan filosofi kecepatan, kepresisian rancang bangun dan lifestyle.

“Saya sangat menikmati penggarapan desain motor ini hingga ke bagian detailnya. Tak sekadar memadukan pilihan warna. Ini adalah superbike elektrik yang tak hanya memberi kenikmatan berkendara, tapi ini adalah bagian dari gaya hidup.” ungkap Mika Hakkinen dengan penuh antusias.

Rancang Bangun Dengan Material Terbaik

Dalam hal rancang bangun, Verge menggunakan material berkualitas terbaik. Salah satunya adalah panel fairing berbahan serat karbon yang dilabur ceramic coating. Panel body pun tak hanya kian kokoh, namun juga tahan gores.

Tak sekadar mengusung desain tampilan bergaya semi futuristik. Ergonomi berkendara pun sangat diperhatikan. Kemasan warna body yang memadukan nuansa Hitam, Abu-abu dan Silver mengingatkan pada balutan livery mobil balap McLaren-Mercedes Formula 1 besutan Mika Hakkinen.

Tak disebutkan berapa output daya motor generator listrik penggeraknya. Namun puntiran torsi maksimumnya digadang mencapai 1.000 Nm! Tak heran jika hanya butuh 3,5 detik untuk mencapai kecepatan 100 km/jam. Kecepatan maksimumnya pun diklaim menembus 200 km/jam.

Jarak jelajahnya cukup jauh yakni 350 kilometer. Waktu pengisian ulang daya baterai menggunakan fast charger pun sangat express… hanya butuh 35 menit!

Hanya 100 Unit Saja

Sepeda motor listrik Mika Hakkinen Signature Edition ini setiap unitnya dibanderol seharga €80,000, yang kurang lebih setara Rp 1,3 miliar. Pemesanan dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi Verge Motorcycles.

Dengan jumlah produksi yang hanya 100 unit, setiap unitnya memiliki nomor edisi khusus dan bubuhan tanda tangan dari Mika Hakkinen.

Para kolektor memorabilia F1 terutama fans dari Mika Hakkinen tak akan melewatkan kesempatan untuk dapat memilikinya.

Untuk saat ini jaringan penjualan Verge Motorcycles hanya terdapat di beberapa negara kawasan Eropa yakni Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Italia, Monaco, dan Spanyol. Dalam waktu dekat Verge Motorcycles akan segera membuka jaringan pemasaran di Amerika Serikat.