Azul, VW Kombi yang Nyaris Hangus Saat Kebakaran Los Angeles

Awal tahun 2025, kebakaran besar melanda kawasan perbukitan Los Angeles (LA), California, Amerika Serikat. Api menghanguskan rumah, pepohonan, dan harapan banyak orang. Namun, di antara abu dan puing-puing itu, sebuah VW Kombi berwarna biru cerah berdiri tegak. VW Kombi itu bernama Azul, dan fotonya yang viral di seluruh dunia. Momen ini kemudian mengubah cara banyak orang memandang harapan, ketangguhan, dan kebersamaan.

Bagi pemiliknya, seniman asal LA bernama Megan K. Weinraub, Azul adalah sahabat perjalanan dan ruang ekspresinya. Ia membeli mobil itu dari rekannya, Preston Martin, untuk membawa papan-papan seni yang ia buat. Pada hari kebakaran, Megan hanya bisa menyaksikan dari jauh garis api melintas mendekati lokasi Azul. Baik Megan maupun Preston yakin VW itu telah musnah.

Namun dua hari kemudian, dunia dikejutkan oleh foto dari Associated Press yang menunjukkan bahwa Azul berdiri di tengah reruntuhan dengan kondisi masih utuh. Cat birunya memudar tetapi tetap bersinar di antara puing-puing gelap. Hal ini menjadi pengingat bahwa harapan bisa bertahan bahkan saat segalanya runtuh. Seolah Volkswagen melalui Azul ingin menunjukkan bahwa aspek ketangguhan, memang bagian dari DNA yang melekat pada setiap VW Kombi.

Azul Dipulihkan Secara Menyeluruh

Ketika kisah Azul mendunia, Volkswagen Group of America menghubungi Megan. Mereka menawarkan bantuan untuk memulihkan Azul sepenuhnya, sebagai penghormatan terhadap apa yang Azul wakili bagi begitu banyak orang. Namun ketika Azul tiba di fasilitas restorasi Volkswagen, kondisinya jauh lebih parah dari yang terlihat di foto. Cat terbakar hingga menyentuh logam, kaca pecah akibat panas, panel bodi melengkung, hingga banyak komponen mekanis dan kelistrikan yang rusak akibat suhu ekstrem, serta paparan asap.

Tim teknisi Volkswagen yakni Farlan dan Gunnar, menghadapi dua tantangan sekaligus. Yang pertama ialah tantangan teknis karena usia Azul sudah hampir 50 tahun. Sehingga membuat komponen sangat sulit dicari. Yang kedua ialah tantangan emosional, karena mereka ingin memulihkan Azul tanpa menghilangkan identitasnya. Restorasi pun meliputi pengelupasan cat hingga dasar logam, rekonstruksi panel-panel yang bengkok, pencampuran ulang warna biru khas Azul, penggantian sistem pengereman, kelistrikan, hingga komponen interior yang meleleh.

Hasilnya Melampaui Ekspektasi 

“Rasanya luar biasa. Kami sangat senang bisa mengembalikan Azul kepada Megan dan juga kepada masyarakat luas, dalam kondisi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Kami sadar, begitu banyak orang kehilangan rumah, tempat, dan kenangan berharga mereka. Jadi, kami semua bersatu, berdiri di sekitar Azul, dan menghormati apa yang ia wakili bagi kita semua,” kata Farlan & Gunnar.

“Azul terlihat benar-benar baru, dan dia sangat bersinar. Hasilnya jauh melampaui ekspektasi saya. Saya belajar bahwa selalu ada kebaikan di sisi lain. Saya bersemangat memulai babak baru kisah hidup saya bersama Azul,” sambut Megan Krystle Weinraub.

“Kisah ini sebenarnya bukan cuma tentang kami. Ini tentang orang-orang yang bersatu untuk membawa harapan. Kita harus selalu mencari sisi positif, bahkan di tengah hal-hal yang negatif. Layaknya kisah Azul, bahkan di tengah abu dan puing, kita harus berani mencari ‘VW Bus biru’ dalam hidup,” imbuh Preston Martin, sahabat Megan sekaligus pemilik pertama Azul.

75 Tahun VW di Amerika, Dari Anti Jerman Hingga Elektrifikasi

Tahun ini merupakan momen penting bagi Volkswagen (VW). Genap 75 tahun VW berkiprah di pasar otomotif Amerika Serikat. Tak hanya sekadar sebuah merk mobil. VW telah jadi bagian dari budaya populer serta kehidupan masyarakat Amerika Serikat selama tiga perempat abad.

Susah, senang hingga skandal emisi tidak menggoyang VW untuk terus memenuhi jalanan di negara itu. Mengenang napak tilas sejarah hadirnya VW di negara itu, foto dan video dokumentasi akan dipublikasikan secara luas ke seantero AS. Catatan dokumentasi tersebut menggambarkan evolusi industri otomotif dan kiprah VW di Amerika Serikat selama 75 tahun.

Mulai dari sepasang VW Beetle yang pertamakali masuk ke AS di tahun 1949. Hingga mobil listrik VW ID. Buzz model tahun 2024 yang menjadi versi futuristik dari model ikonik VW Bus.

Serangkaian acara perayaan pun akan dihelat oleh Volkswagen of USA sepanjang tahun 2024 ini. Termasuk kembalinya VW di liga utama American Football yakni Super Bowl setelah hiatus cukup lama.

Dua Unit VW Beetle

Perjalanan sejarah Volkswagen di Negeri Paman Sam dimulai pada tahun 1949. Ben Pon, pengusaha asal Belanda memboyong sepasang VW Beetle dan diperkenalkan untuk pertamakalinya kepada publik AS di kota New York. Setahun kemudian menyusul VW Microbus.

Pada saat itu untuk memasarkan mobil VW di Amerika Serikat yang terbiasa dengan mobil bermesin besar dan rasa nasionalisme cukup tinggi sangatlah sulit. Terlebih lagi sebagian besar rakyat AS masih memiliki sentimen negatif terhadap segala hal berbau Jerman. Dampak dari Perang Dunia II.

Usaha gigih dan pantang menyerah terus dilakukan. Volkswagen of America sebagai APM VW di AS pun resmi berdiri di tahun 1955. Namun butuh waktu beberapa tahun lagi bagi VW untuk dapat diterima oleh para konsumen. Iklan ikonik VW Beetle bertema “Think Small” yang muncul pada tahun 1959 mulai merubah paradigma masyarakat AS.

Ubah Pola Pikir

Kehadiran VW Beetle/Bug (Type 1) dan Bus (Type 2) di pasar otomotif setempat akhirnya berhasil mengubah pola pikir para konsumen. Meskipun ber-cc kecil, namun VW adalah mobil harian keluarga yang ideal. Keduanya pun berhasil terjual 100.000 unit di AS pada era ’60an. Angka penjualan dan popularitas VW pun terus meningkat.

Di tahun 1966 VW Squareback/Variant dan Notchback (Type 3) mulai masuk ke pasar AS. Memasuki era tahun ’70an, pilihan model mobil yang ditawarkan oleh VW pun bertambah. Dasher (Passat), Jetta, Scirocco, dan Rabbit (Golf Mk I) jadi pilihan dengan harga “merakyat” bagi kalangan konsumen kelas menengah bawah.

Agar harga jual lebih terjangkau dan mempercepat jalur distribusi, VW pun membangun pabrik perakitan di Westmoreland, Pennsylvania yang mulai beroperasi pada tahun 1978.

Sebanyak 1,1 juta unit Rabbit (Golf Mk I) dan GTI terlahir dari tempat ini. Keduanya menjadi best seller dan merajai pasar hatchback di AS pada era ’70an – ’80an. Tahun 1988, pabrik VW Westmoreland ditutup. Manufaktur perakitan kendaraan pun direlokasi ke pabrik baru di Auburn Hills, Michigan yang beroperasi mulai tahun 1991.

Era Baru VW Di Amerika Serikat

Tahun 1998 merupakan momen penting bagi Volkswagen. VW New Beetle debut perdana di AS. Tak hanya berhasil memikat hati para konsumen, VW New Beetle jadi dewa penyelamat VW di pasar otomotif AS.

Untuk dapat memenuhi permintaan pasar, perlu dilakukan penambahan kapasitas dan lini produksi. Pada tahun 2008 VW membangun pabrik manufaktur dan perakitan baru di Chattanooga, Tennessee. Pabrik ini resmi beroperasi mulai tahun 2011 dengan unit produksi perdana VW Passat sedan.

Fasilitas manufaktur terpadu seluas 18 Ha ini memiliki kapasitas produksi 150.000 unit mobil per tahun. Mobil listrik VW ID.4 mulai diproduksi di tempat ini pada tahun 2022.

Bagian terpenting dari perayaan akbar ini masih dirahasiakan. Namun sejumlah info yang beredar mengarah pada debut perdana sedan listrik VW ID.7 di AS yang diprediksi bakal berlangsung sekira pertengahan tahun ini.