Mitsubishi Raih 3.212 SPK di GIIAS 2026, New Xforce HEV Banyak Peminat

Mitsubishi Motors menutup GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan positif. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berhasil mengumpulkan 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sepanjang pameran yang digelar di ICE BSD City, Tangerang ini.

Capaian ini bahkan melampaui target penjualan yang ditetapkan MMKSI untuk GIIAS tahun ini. Meski begitu, ada hal yang menarik, yakni semakin lengkapnya pilihan Mitsubishi Motors untuk konsumen Indonesia.

Mulai dari kendaraan keluarga hingga SUV dan teknologi elektrifikasi, portofolio Mitsubishi kini memasuki fase baru. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Mitsubishi New Xforce HEV, kendaraan elektrifikasi pertama Mitsubishi Motors di Indonesia.

Tidak hanya mencatat respons positif selama GIIAS, New Xforce berhasil membukukan lebih dari 1.000 unit penjualan secara nasional. Angka ini dicapai sejak SUV urban ini diperkenalkan pada 16 Juli hingga penutupan GIIAS pada 9 Agustus 2026 lalu.

New Xforce HEV Buka Babak Elektrifikasi

New Xforce HEV menjadi pusat perhatian Mitsubishi di GIIAS 2026. Mengusung konsep “Elevated Urban SUV”, model ini dirancang untuk kebutuhan konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan nyaman, praktis sekaligus efisien.

Teknologi HEV generasi kedua Mitsubishi Motors dengan konsep “Elevated by Electric” membuat karakter berkendara New Xforce HEV terasa berbeda. Motor listrik mengambil peran penting dalam menghasilkan respons yang lebih halus, senyap dan responsif, sementara sistem hybrid tetap menawarkan fleksibilitas penggunaan seperti kendaraan bermesin pembakaran internal.

Kemampuan tersebut juga diperlihatkan melalui Single Tank Challenge bersama pembalap Rifat Sungkar. Dalam pengujian tersebut, New Xforce HEV berhasil menempuh perjalanan lebih dari 1.000 kilometer dari Jakarta menuju Bali dalam satu tangki bahan bakar.

Bagi Mitsubishi, pencapaian itu menjadi pembuktian bahwa teknologi hybrid bukan sekadar tren, tetapi dapat memberikan manfaat nyata untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.

Destinator Tetap Jadi Andalan SUV Keluarga

Di sisi lain, Mitsubishi Destinator terus memperkuat posisinya sebagai SUV keluarga premium. Memasuki tahun kedua sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2025, model ini tetap menjadi bagian penting dari portofolio Mitsubishi di pasar domestik.

Destinator menawarkan kombinasi ruang kabin, kenyamanan, performa dan karakter SUV yang menjadi salah satu kekuatan Mitsubishi. Model ini juga diproduksi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus ekspor.

Kehadiran Destinator bersama New Xforce HEV menunjukkan strategi Mitsubishi yang tidak hanya mengandalkan satu jenis kendaraan. Konsumen diberikan pilihan berdasarkan kebutuhan, mulai dari SUV keluarga hingga SUV urban dengan teknologi hybrid.

Bukan Sekadar Mengejar SPK

Selama GIIAS 2026, MMKSI membawa 16 unit display dan enam kendaraan test drive. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat sekaligus merasakan langsung berbagai produk Mitsubishi.

Bagi MMKSI, GIIAS menjadi ruang penting untuk membangun interaksi dengan konsumen, komunitas dan media, bukan hanya mengejar transaksi.

Dengan 3.212 SPK, lebih dari 1.000 unit penjualan New Xforce sejak peluncuran, serta kehadiran teknologi HEV untuk pertama kalinya, GIIAS 2026 menjadi momentum penting bagi Mitsubishi Motors.

 

Mitsubishi Xforce hybrid

Mitsubishi Xforce Hybrid 2025 Mulai Dipasarkan di Thailand

Mitsubishi Motors resmi memperlihatkan Mitsubishi Xforce HEV, alias Xforce hybrid 2025 di pasar domestik Thailand.

Mobil ini akan diproduksi oleh Mitusbishi Motors Thailand di pabrik mereka di daerah Laem Chabang, dan sudah mulai membuka masa pre-booking. Xforce HEV akan melakukan debut publiknya di acara Bangkok International Motor Show yang akan berlangsung mulai 24 Maret ini.

Mitsubishi Xforce HEV ini merupakan model Mitsubishi ketiga yang menggunakan penggerak hybrid di pasar Thailand. Seperti diketahui, dua yang lainnya adalah Xpander dan Xpander Cross.

Mitsubishi Xforce HEV

Menurut keterangan Mitsubishi, penggerak hybrid yang dipakai ini merupakan turunan dari sistem PHEV yang diklaim efisien, bertenaga. Selain itu, mobilnya tetap dibekali Active Yaw Control dan peranti bantu berkendara lainnya, yang membuat berkendara jadi lebih aman dan menyenangkan.

Meski begitu, Mitsubishi mengatakan bahwa sistem hybrid yang dipakai oleh Xforce adalah pengembangan lebih lanjut dari yang ada di keluarga Mitsubishi Xpander.

Ada Yang Baru

Sistem penggerak Xforce Hybrid

Mobil ini punya transaxle yang lebih kuat dan transmisi yang kinerjanya lebih efisien. Untuk Xforce HEV, Mitsubishi memberikan kemampuan baru berupa fungsi untuk memutus hubungan antara penggerak listrik dengan as roda, saat diperlukan. Contohnya, waktu mobil dikendarai di kecepatan tinggi, tapi input pedal gas minimal. Atau dengan kata lain, Anda sedang menjelajah dengan kecepatan konstan.

Dengan begitu, bisa mengurangi resistensi penggerak yang tidak perlu. Dan menghasilkan pengendaraan yang lebih irit BBM karena beban kerja sistem gerak berkurang.

Itu perbedaan yang paling signifikan di Mitsubishi Xforce HEV, dibanding Xpander Hybrid. Selebihnya, SUV ini dibekali mesin 1,6 liter MIVEC (bukan 1,5 liter seperti versi biasa).

Jantung mekanis ini memiliki beberapa hal menarik yang membuat mobilnya terdengar mahal, dan wajar kalau sulit untuk dijual di Indonesia. Pertama, dirancang untuk punya thermal efficiency yang terbaik supaya kinerjanya maksimal tapi tidak boros BBM.

Lalu ada waterpump elektrik, yang tidaka lagi perlu v-belt untuk menggerakkannya. Ini, untuk kelas mobil-mobil macam Xpander, Xforce, Honda HR-V, adalah barang baru yang tidak murah.

Anyway, total tenaga yang bisa dihasilkan oleh Mitsubishi Xforce HEV ini adalah 85 kW atau setara 113,9 hp. Dijanjikan punya power delivery yang responsif dan kuat, tapi tetap halus.

Perbedaan Kasat Mata

Secara sepintas, bentuk body tidak ada yang berubah dibanding Xforce yang ada di Indonesia.

Namun kalau diperhatikan lagi, Xforce hybrid ini dibekali lampu belakang dengan warna ‘smoke’, bukan merah. Di bagian kakinya, terpasang pelek baru berukuran 18 inci yang lebih kelihatan modern.

Di kabin juga sepintas tidak ada bedanya. Namun tuas transmisinya terlihat lebih lebar. Selebihnya tidak terlalu signifikan bedanya.  Fitur bantu berkendara pun seperti yang dipakai oleh Xforce DS di Indonesia. 

“Secara global, HEV semakin diminati sebagai opsi utama kendaraan elektrifikasi yang tidak memerlukan infrastruktur pengisian daya,” kata Takao Kato, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors.

“Melihat tren ini, Mitsubishi Motors bangga menambahkan model Xforce HEV ke jajaran produk kami di Thailand. Yang merupakan salah satu pasar terpenting kami. Bersama dengan seri Xpander HEV, kami berkomitmen untuk mendorong elektrifikasi di pasar Thailand sekaligus menjajaki kemungkinan peluncuran di negara-negara lain di masa mendatang.”

Semoga saja bisa masuk ke Indonesia.