Mazda Boyong Mobil Baru di GIIAS 2026, Termasuk 6e Fastback

Sehari setelah peluncuran pabrik Mazda Indonesia di Citeureup, PT Eurokars Mazda Indonesia (EMI) langsung meluncurkan 3 mobil baru di ajang GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang pada hari Rabu (29/7) yang terdiri dari All New CX-5, New CX-30 yang sudah dirakit di Indonesia serta sedan listrik pertama Mazda di Indonesia yaitu Mazda 6e Fastback.
“Tahun ini merupakan momentum yang sangat penting bagi Mazda di Indonesia. Hanya dalam waktu dua hari, kami meresmikan Mazda Indonesia Plant dan menghadirkan tiga model terbaru di GIIAS 2026,” ujar Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia.

Simbol Tiga Fase Perjalanan Mazda

Tiga model baru Mazda bukan sekadar menjadi simbol tiga fase perjalanan Mazda di Indonesia yaitu memperkuat fondasi, menegaskan komitmen terhadap Indonesia, dan melangkah ke era elektrifikasi. Mengusung tema ‘Driving the Future, Crafted with Purpose’, perjalanan Mazda di Indonesia dari pembukaan Mazda Indonesia Training Centre hingga beroperasinya pabrik perakitan di Jawa Barat dan peluncuran tiga line-up baru, yang semuanya menunjukkan komitmen Mazda untuk terus tumbuh bersama Indonesia.

Mazda mengandalkan Mazda CX-5 generasi ketiga yang masih menjadi ikon global Mazda selama lebih dari 15 tahun. Model ini hadir dengan evolusi terbaru KODO Design, kabin yang lebih lapang dan intuitif. Namun tetap mempertahankan filosofi Jinba-Ittai, yang fokus pada rasa menyatu antara pengemudi dan mobil. Sehingga karakter fun-to-drive khas Mazda tetap dipertahankan.

Mazda CX-5 ditawarkan dalam dua varian, Sport Edition dan Kuro Edition, dengan banderol masing-masing Rp 599 juta dan Rp 689,9 juta (OTR Jakarta). Pilihan warnanya cukup beragam, termasuk Soul Red Crystal Metallic, Rhodium White Metallic, Machine Gray Metallic, hingga Aero Grey Metallic, dengan warna-warna premium dikenai biaya tambahan Rp 4 juta.

CX-30 Versi CKD Lebih Kompetitif

Dalam mempertegas komitmen terhadap indonesia, Mazda CX-30 hadir sebagai model Mazda pertama yang dirakit di Indonesia. SUV ringkas ini diproduksi dengan standar manufaktur global Mazda. Sehingga kualitas dan karakter berkendaranya diklaim tetap setara dengan produksi luar negeri. Namun dengan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen Indonesia.

The New Mazda CX-30 rakitan Indonesia dibanderol Rp 499 juta (OTR Jakarta), dengan pilihan warna seperti Soul Red Crystal Metallic, Machine Gray Metallic, Snowflake White Pearl Mica, Jet Black Mica, dan Platinum Quartz, di mana warna premium kembali dikenai tambahan Rp 4 juta. Bagi Mazda, CX-30 lokal ini menjadi tonggak penting setelah beroperasinya Mazda Indonesia Plant dan simbol komitmen jangka panjang mereka di tanah air.

Mazda Masuk Ranah Elektrifikasi

Di ranah elektrifikasi, Mazda 6e Fastback debut sebagai kendaraan listrik Mazda di Indonesia. Mobil ini membawa kombinasi desain emosional ala KODO: Soul of Motion, teknologi elektrifikasi modern, dan pengalaman berkendara yang tetap berorientasi pada manusia, lengkap dengan statusnya sebagai peraih gelar 2026 World Car Design of the Year. Mobil ini dibanderol Rp 850 juta (OTR Jakarta), dan untuk warna premium kembali dikenai tambahan Rp 4 juta.

Selama GIIAS 2026, Mazda menawarkan berbagai program mulai dari kesempatan memenangkan perjalanan ke Hiroshima bagi pembeli Mazda CX-60 dan CX-80. Sales deals hingga Rp 100 juta untuk model tertentu. Paket 5-Years MyMazda Warranty dan Upgraded 5-Years MyMazda Service (termasuk jasa dan suku cadang). Hingga Customized Mazda Key Shell, untuk setiap pembelian All-New Mazda CX-5. Selain itu, Mazda menawarkan program pembiayaan menarik seperti bunga 0 persen, gratis asuransi satu tahun, dan promo lainnya.

Mazda Indonesia Plant, Tonggak Sejarah Baru yang Berfokus Pada Produk Berkualitas

Mazda Indonesia Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini menjadi wujud nyata komitmen investasi jangka panjang Mazda, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap perkembangan industri otomotif nasional.

Berbeda dengan sebagian besar fasilitas perakitan kendaraan yang menggunakan lini produksi bersama, Mazda memilih
membangun dedicated assembly facility yang secara khusus dirancang untuk proses perakitan kendaraan Mazda. Seluruh fasilitas produksi, mesin, peralatan, serta dedicated test track, merupakan investasi baru yang dipersiapkan untuk memenuhi standar manufaktur global Mazda.

Jaga Konsistensi Kualitas

Mazda meyakini bahwa kualitas hanya dapat diwujudkan melalui fasilitas, proses, dan Sumber Daya Manusia yang dipersiapkan secara khusus. Oleh karena itu, Mazda Indonesia Plant dibangun sebagai fasilitas yang sepenuhnya didedikasikan untuk menjaga konsistensi kualitas di setiap tahapan produksi. Mulai dari penerimaan komponen, proses perakitan, hingga pemeriksaan akhir sebelum kendaraan dikirim kepada pelanggan.

Mazda Indonesia Plant juga menjadi langkah awal dalam pengembangan kapabilitas manufaktur Mazda di Indonesia. Ke depan, fasilitas ini dipersiapkan untuk mendukung perakitan lebih banyak model Mazda, meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap, meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperluas penyerapan tenaga kerja, serta membuka peluang pengembangan aktivitas manufaktur dan ekspor, sesuai dengan perkembangan pasar di masa mendatang.

CX-30 Jadi Model Pertama

Fasilitas ini dibangun dengan empat tujuan utama. Yang pertama ialah mempertegas komitmen investasi jangka panjang Mazda di Indonesia. Kemudian menghadirkan dedicated assembly facility yang menerapkan standar kualitas global Mazda.

Lalu, mengembangkan kapabilitas manufaktur nasional, melalui penguatan
Sumber Daya Manusia dan peningkatan TKDN. Selanjutnya ialah menjadi fondasi bagi pengembangan model Mazda berikutnya, serta mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia.

Mazda Indonesia Plant yang berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, ini mulai beroperasi pada 29 Juli 2026. Dengan luas area sebesar 6,2 hektar, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi mencapai 5.700 unit per tahun. Dengan model yang dirakit saat ini ialah Mazda CX-30.

Terapkan Standar Global

Menurut Mazda, kualitas bukan sekadar hasil akhir dari proses produksi. Kualitas merupakan budaya yang dibangun melalui
setiap orang, setiap proses, dan setiap kendaraan yang diproduksi. Karena itu,
People dan Quality menjadi dua fondasi utama dalam operasional Mazda Indonesia Plant.

Seluruh Operator, Inspector, Engineer, dan Supervisor merupakan Sumber Daya Manusia yang direkrut secara khusus, untuk operasional Mazda Indonesia Plant. Serta menjalani pelatihan berstandar global dengan pendampingan langsung dari tenaga ahli Mazda Jepang.

Selain memahami proses kerja, seluruh personel juga dibekali filosofi Monozukuri, yaitu seni menciptakan sesuatu dengan ketelitian dan dedikasi. Serta semangat Takumi Craftsmanship, yang menempatkan keterampilan manusia sebagai inti dari proses manufaktur.

Tidak Ada Kompromi Kualitas

Mazda meyakini bahwa teknologi mampu menciptakan konsistensi, namun manusialah yang menjaga kualitas. Oleh karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kendaraan diproduksi sesuai dengan standar global Mazda. Pendekatan tersebut membentuk zero defect mindset.

Seluruh proses perakitan di Mazda Indonesia Plant dirancang untuk memastikan kendaraan yang diproduksi di Indonesia menghadirkan kualitas, performa, serta karakter berkendara yang selaras dengan filosofi Jinba-Ittai.

Bagi Mazda, kualitas akan selalu menjadi prioritas utama. Peningkatan volume produksi akan mengikuti perkembangan pasar, namun kualitas tidak dapat dikompromikan. Setiap kendaraan yang diproduksi di Mazda Indonesia Plant harus memenuhi standar kualitas global Mazda sebelum diterima oleh pelanggan.

Mazda CX-30

Dua SUV Mazda Siap Tampil di GIIAS 2024

Eurokars Motor Indonesia (EMI) mengumumkan kegiatan yang akan mereka adakan di GIIAS 2024 18-28 Juli nanti di ICE BSD. sepasang bintang pameran yang akan mereka hadirkan adalah  SUV Mazda CX-3 terbaru dan CX-30.

CX-3 tersebut adalah versi terbaru yang sudah diperkenalkan pada bulan Februari lalu. Sementara CX-30, terakhir disegarkan pada 2023 lalu.

CX-3 tersedia dalam dua varian yaitu 1.5 Sport dan 2.0 Pro. Sesuai namanya, varian tersebut dibekali mesin yang berbeda. Yang satu 2.0 liter, lainnya 1,5 liter. “Mazda CX-3, yang tidak hanya menawarkan performa superior dan efisiensi bahan bakar yang tinggi, tetapi juga dilengkapi dengan fitur-fitur keselamatan canggih – memimpin di kelasnya,” ujar Pramita Sari, Marketing & Communications General Manager PT EMI.

Mazda CX-3 2024

Kemudian CX-30, yang diposisikan sebagai pengisi pangsa pasar antara CX-3 dan CX-5, memiliki mesin SKYACTIV G 2.0 In-line 4-cylinder DOHC 16 Valve 2.0 liter, Mazda CX-30 menghasilkan tenaga hingga 155 HP dan torsi maksimum 200 Nm. “Nikmati pengalaman berkendara yang menyenangkan, dengan desain kendaraan yang memanjakan mata, bersama Medium SUV kami, Mazda CX-30. Mazda CX-30 adalah pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan gaya dan kenyamanan terbaik,” tambah Pramita.

Selain kedua SUV ini, kami juga memperkirakan ada mobil baru Mazda yang akan debut. Sepertinya versi peningkatan dari SUV Mazda CX-60 yang berstatus flagship SUV di jajaran Mazda di Indonesia.

Program Pendukung

Selain produk, EMI juga menyertakan program layanan purna jual. Ada 5-years MyMazda Warranty, disediakan untuk setiap pembelian unit Mazda dengan VIN tahun 2024, termasuk Mazda CX-30.

Program ini mencakup garansi lima tahun atau 150.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu. Tidak lupa layanan 3 Years MyMazda Service yang memberikan jaminan servis selama tiga tahun atau 60.000 km.

“Mari bergabung dengan kami di GIIAS 2024 untuk merasakan pengalaman berkendara unik ala Jinba Ittai bersama Mazda,” kata Pramita. Booth Mazda ada di Hall 7A, ICE BSD.