Mitsubishi Raih Angka Produksi Satu Juta Unit di Indonesia

Jelang tutup tahun 2024, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) sukses mencapai total produksi kumulatif satu juta unit kendaraan. Untuk menandai keuksesan tersebut, maka seremoni diadakan pada 20 Desember 2024, di Kawasan Industri GIIC, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seremoni ini dihadiri oleh Faisol Riza (Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia), Yasushi Masaki (Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia). Turut hadir Takao Kato (President & Chief Executive Officer Mitsubishi Motors), termasuk para pemasok, dan perusahaan mitra lainnya.

Pusat produksi MMKI ini merupakan perusahaan manufaktur bersama, yang didirikan oleh Mitsubishi Motors, Mitsubishi Corporation, dan mitra lokal PT Krama Yudha. Pabrik ini mulai berproduksi pada April 2017, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 160 ribu unit. Pada tahun fiskal 2019, kapasitas produksi tersebut ditingkatkan menjadi 220 ribu unit. Kendaraan yang diproduksi MMKI, kini telah diekspor ke sekitar 50 negara.

“Berkat dukungan dari berbagai pihak, maka pusat produksi di Indonesia telah menjadi pilar utama bisnis perusahaan kami. Fasilitas ini memiliki peran penting sebagai lokasi produksi utama ASEAN,” ungkap Takao Kato.

“Pencapaian produksi satu juta unit ini merupakan bukti penerimaan yang baik terhadap produk-produk MMKI di pasar domestik dan ekspor. MMKI selalu berkomitmen untuk menyediakan kendaraan berkualitas tinggi dan andal, untuk memenuhi harapan serta permintaan pelanggan,” tambah Minoru Saito, Presiden Direktur MMKI.

Seiring dengan kualitas produksi MMKI, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), juga terus berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, dengan menawarkan produk dan layanan berkualitas.

Momen bersejarah ini juga bertepatan dengan perjalanan 55 tahun Mitsubishi Motors di Indonesia pada tahun depan. “Mencapai tonggak sejarah satu juta kendaraan dan merayakan 55 tahun di Indonesia lebih dari sekadar angka. Pencapaian ini merupakan ikatan kuat yang telah kami bangun dengan Indonesia selama bertahun-tahun,” sambut Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI.

Mitsubishi Xpander HEV

Menanti Kehadiran Mitsubishi Xpander HEV

Mitsubishi Motor Corporation (MMC) pernah membeberkan rencana mengenai produk baru yang akan diluncurkan hingga tahun fiskal 2023, khusus untuk wilayah Asia Tenggara atau ASEAN. Terungkap ada setidaknya 11 mobil baru yang bakal dirilis oleh Mitsubishi. Bahkan 6 di antaranya adalah mobil-mobil bermesin listrik. Sedangkan 5 mobil lainnya ialah sebatas penyegaran saja. Nah, produk yang direncanakan mengusung tenaga listrik, salah satunya ialah Mitsubishi Xpander HEV.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) sendiri terus melakukan studi dan persiapan terkait rencana kehadiran Mitsubishi Xpander dengan teknologi mesin hybrid ini. MMC pun menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi basis produksi mobil tersebut. Xpander HEV bukan hanya produk yang menampilkan aspek teknologi hybrid saja, namun menjadi keputusan penting untuk mendukung elektrifikasi kendaraan di Tanah Air.

Ada 39 negara ekspor

Jika nantinya Mitsubishi memutuskan untuk membuat Xpander HEV, maka model ini juga akan diekspor ke sejumlah negara dan bukan saja wilayah ASEAN saja. Sebab diproyeksikan ada 39 negara yang menjadi target ekspor. Rencana produksi mobil listrik dan langkah ekspor tentu membuat MMC harus menyiapkan suntikan dana investasi yang serius.

Terkait teknologi HEV atau Hybrid Electric Vehicle yang akan disematkan pada Mitsubishi Xpander nanti, MMC belum mengungkapkan detilnya. Namun, terdapat dua kemungkinan. Yang pertama, sistem hybrid yang menggabungkan kinerja mesin pembakaran internal dan motor listrik secara bersama. Sehingga performa yang dihasilkan tetap optimal, namun menyuguhkan efisiensi bahan bakar.

Bisa saja hadir di tahun 2023 ini

Kemungkinan kedua ialah teknologi hybrid yang mesin peminum BBM-nya berperan seperti generator dan hanya untuk mengisi daya baterai saja. Sedangkan motor listriknya bertugas menggerakkan roda. Teknologi ini akan menghadirkan sensasi berkendara selayaknya mobil listrik alias BEV (Battery Electric Vehicle).

Bisa saja Xpander HEV hadir di tahun 2023 ini, atau di tahun berikutnya. Karena Mitsubishi ingin menghadirkan mobil ini sesuai dengan studi dan rencana yang matang. Meskipun tetap memperhatikan kebutuhan konsumen Indonesia dan sejumlah negara lain yang memerlukan kendaraan hybrid sebagai sarana mobilitas ramah lingkungan. Kami, termasuk Anda juga, tentunya masih harus bersabar.