Mobil Hybrid Dominasi Penjualan Toyota di IIMS 2026

Perhelatan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada 5-15 Februari lalu menjadi stimulus pendongkrak angka penjualan bagi sejumlah pabrikan otomotif.

Hal tersebut dirasakan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) yang mencatatkan total 2.793 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran IIMS 2026. Meningkatnya minat pasar Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan berdampak pada penjualan lini kendaraan elektrifikasi Toyota. Dari seluruh capaian penjualan selama IIMS 2026, jenis kendaraan elektrifikasi menyumbang hingga 42,6 persen. Segmen MPV pun mendominasi penjualan kendaraan Toyota.

Mobil Hybrid Laris Manis

Kijang Innova Zenix Hybrid EV, masih jadi model terlaris dengan 615 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).  Sebagai pendatang baru, Veloz Hybrid EV pun sukses memikat para konsumen dengan total pesanan 381 unit. Kehadiran varian hybrid pada Veloz terbukti efektif dalam mempopulerkan teknologi elektrifikasi ke kalangan konsumen yang jauh lebih luas di Tanah Air. Hal tersebut terlihat dari minat konsumen yang tinggi terhadap low MPV ini. Dalam waktu tiga bulan sejak World Premiere, Veloz Hybrid EV terjual sebanyak 5.000 unit.

Vice President Director Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, mengungkapkan apresiasinya terhadap respon pasar yang tetap dinamis walau tengah dalam kondisi ekonomi yang cukup sulit dan menantang saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pelanggan setia Toyota dan seluruh pengunjung IIMS 2026. Di tengah pasar yang cenderung stagnan, masyarakat masih memilih Toyota sebagai solusi mobilitas yang diandalkan. Terlihat dari sambutan yang luar biasa positif terhadap solusi elektrifikasi terbaru Toyota yang disiapkan untuk lebih banyak kalangan. Dengan pesanan lebih dari 5.000 unit hanya 3 bulan setelah world premiere, Veloz Hybrid EV kembali memperlihatkan popularitasnya dengan raihan 381 SPK di Iims 2026,” terang Henry.

Meskipun lini hybrid tengah jadi primadona, kendaraan bermesin konvensional pun tetap tak kehilangan pangsa pasarnya. Tiga model non-hybrid masuk lima besar mobil terlaris, yakni Kijang Innova (309 SPK), Avanza (306 SPK), dan Calya (259 SPK). Capaian tersebut menunjukkan pasar Indonesia masih imbang, antara kebutuhan terhadap mobil keluarga yang praktis dan terjangkau dengan mobil berteknologi elektrifikasi.

Optimisme Toyota di Tahun 2026

Selain meraih sukses di capaian penjualan, Toyota juga memperoleh dua penghargaan bergengsi di IIMS 2026, yakni kategori Best Low MPV untuk Veloz Hybrid EV dan Best Hatchback untuk GR Corolla.

Kedua anugerah penghargaan tersebut jadi penanda bahwa nilai Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang menjadi pilar utama Toyota tetap relevan dengan karakter para konsumen lintas segmen maupun generasi.

Ketiga pilar tersebut sejalan dengan strategi multi-jalur (multi-pathway) yang dijalankan Toyota guna menghadapi tantangan pasar otomotif domestik, regional maupun global. Oleh sebab itu, Toyota berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan solusi mobilitas yang lengkap dalam memenuhi beragam kebutuhan masyarakat Indonesia serta turut berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan pengurangan emisi nasional.

Sebagai catatan, kesuksesan Veloz Hybrid EV tak terlepas dari sejumlah sorotan sebagian kalangan masyarakat serta para pemerhati otomotif. Label harga Veloz Hybrid yang di kisaran Rp 299-390 jutaan head-to head dengan berbagai mobil listrik murni (Battery EV) maupun hybrid asal China yang tengah naik daun.

Dari segi value for money, produk mobil dari brand asal China menawarkan ragam teknologi dan fitur keselamatan aktif yang lebih lengkap, tampilan lebih mewah serta performa dan baterai lebih besar pada rentang harga Rp 300 juta hingga Rp 400 jutaan yang setara dengan Veloz Hybrid EV.

Namun demikian, Toyota tetap percaya diri serta optimis bahwa brand awareness dan citra produk Toyota sudah melekat kuat di kalangan masyarakat Tanah Air.  Ditambah lagi dengan kekuatan jaringan purnajual yang luas dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia serta nilai jual kembali yang stabil menjadi keunggulan dan daya tawar kuat untuk menghadapi kompetitor.

Geely Starray EM-i Resmi Meluncur di Indonesia

Geely Auto Indonesia kembali memperkuat posisinya di segmen kendaraan elektrifikasi dengan meluncurkan Geely Starray EM-i, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dibanderol Rp499 juta (OTR Jakarta).

Setelah sukses melalui masa pre-booking pada Agustus lalu, Starray EM-i kini resmi diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur Purwakarta sejak September 2025.

PHEV Pertama Berbasis Platform NEV

Menurut Evin Ye, Vice President of Geely Auto International Corporation, Starray EM-i merupakan model PHEV pertama Geely berbasis platform NEV (New Energy Vehicle) yang dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman berkendara modern, efisien, dan dinamis.

Setelah debut globalnya di Australia, SUV ini menjadi bagian dari ekspansi Geely ke lebih dari 20 pasar di Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, dan Afrika, menjadikannya tonggak penting dalam strategi global merek asal Tiongkok ini.

Performa Tinggi dan Efisiensi Maksimal

Ditenagai oleh mesin bensin 1.5 liter berpadu motor listrik 160 kW dan baterai 18,4 kWh, Geely Starray EM-i dibekali sistem 1DHT Automatic yang mendukung tiga mode berkendara, Pure, Hybrid, dan Power. SUV ini mampu mencapai efisiensi bahan bakar setara 83 km/liter, jarak tempuh listrik murni hingga 105 km, serta jangkauan total lebih dari 1.000 km dalam satu kali pengisian bensin dan daya.

Dengan efisiensi termal mesin mencapai 46,5%, Starray EM-i menawarkan kombinasi ideal antara tenaga, efisiensi, dan kenyamanan, menjadikannya SUV hybrid terbaik untuk pengguna perkotaan dan perjalanan jarak jauh di Indonesia.

Teknologi EM-i Super Hybrid

Menurut Dylan Ding, Chief Product Officer Geely Automobile Research Institute, sistem EM-i Super Hybrid dikembangkan dengan fokus pada efisiensi energi, performa tinggi, dan kenyamanan berkendara.

Teknologi ini memungkinkan transisi tenaga yang mulus antara mesin bensin dan motor listrik, menghasilkan pengalaman berkendara yang halus, responsif, dan hemat energi.

Dengan kombinasi teknologi elektrifikasi global dan produksi lokal berkualitas tinggi, Geely Starray EM-i siap menjadi pilihan utama di segmen mobil listrik hybrid Indonesia yang kian kompetitif.