Program Wuling Siaga Banjir Sumatera Siap Bantu Pelanggan Terdampak

Terkait bencana banjir di wilayah Sumatera pada akhir bulan November lalu, Wuling menyuguhkan program layanan purna jual Wuling Siaga Banjir Sumatra. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Wuling, dalam memberikan layanan bebas risau, serta memastikan mobilitas pelanggan tetap terjaga di tengah kondisi darurat. Melalui adanya dukungan perbaikan kendaraan secara aman dan terukur, di dealer resmi Wuling.

Bencana banjir dengan intensitas tinggi pada akhir bulan November 2025, tercatat berdampak pada sejumlah pelanggan Wuling di wilayah Sumatera. Berdasarkan informasi jaringan purna jual Wuling, beberapa kendaraan pelanggan telah dilaporkan mengalami kerusakan, dan membutuhkan penanganan secara khusus. Kondisi inilah yang mendorong Wuling untuk segera menghadirkan program tanggap bencana. Guna memastikan pelanggan mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat.

“Kami memahami bahwa banjir yang terjadi memberikan dampak besar bagi masyarakat, termasuk pelanggan Wuling. Melalui Wuling Siaga Banjir Sumatra, kami ingin memastikan pelanggan mendapatkan solusi perbaikan yang cepat, nyaman, dan dapat diandalkan,” ujar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.

Subsidi Suku Cadang dan Biaya Jasa

Program Wuling Siaga Banjir Sumatera menyediakan berbagai layanan khusus bagi pelanggan yang kendaraannya terdampak banjir. Wuling menyediakan towing gratis dari lokasi terdampak menuju dealer resmi terdekat, untuk memastikan kendaraan mendapat penanganan awal yang tepat.

Pelanggan juga memperoleh subsidi suku cadang sebesar 30 persen atau maksimal Rp 4 juta. Berlaku untuk komponen yang rusak akibat banjir, dan tidak termasuk dalam perlindungan asuransi. Wuling bersama jaringan dealer juga memberikan subsidi biaya jasa sebesar sepuluh persen, sebagai bentuk dukungan tambahan.

Seluruh proses perbaikan dalam program ini, dapat dilakukan pada jaringan dealer resmi yang ditunjuk. Mulai dari Wuling Arista Medan SM Raja, Wuling Arista Medan Cemara, Wuling Arista Medan Adam Malik, Wuling Arista Pekanbaru, dan Wuling Maju Padang. Program ini berlaku bagi kendaraan yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir, dan bukan disebabkan oleh kesalahan penggunaan. Setiap pelanggan dapat memanfaatkan program ini satu kali selama periode berlangsung, sejak 24 November hingga 24 Desember 2025.

Hadirnya program Wuling Siaga Banjir Sumatra ini, Wuling menegaskan adanya komitmen layanan purna jual yang responsif dan terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Wuling Siaga Banjir Sumatra, pelanggan dapat menghubungi Wuling Customer Assistance di 0800 100 5050 atau mendatangi dealer resmi Wuling terdekat.

Chery Family Care Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Sumatera 

Chery Family Care sebagai moto global kepedulian terhadap pelanggan melalui PT Chery Sales Indonesia (CSI) bergerak cepat dengan menghadirkan program khusus “Chery Flood Care” menuju Pulau Sumatera.

Diketahui, intensitas hujan tinggi telah memicu banjir besar di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Musibah ini juga menyebabkan kerugian materiil yang masif.

Alhasil program ini langsung dijalankan dan difokuskan untuk membantu para konsumen yang memerlukan perbaikan kendaraan akibat banjir dan longsor.

“Kami turut prihatin atas kondisi terkini di berbagai wilayah Indonesia. Chery Flood Care merupakan bagian dari komitmen Chery serta upaya untuk mengedepankan layanan yang fokus kepada pelanggan dalam situasi apapun,” tutur Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia.

Program Chery Flood Care dimulai dari 1 Desember – 30 Januari 2026. Chery menyiapkan beberapa layanan prioritas yang dirancang untuk memberikan peace of mind bagi konsumen di wilayah terdampak.

Towing Gratis

Layanan paling krusial ini berlaku untuk seluruh pemilik mobil Chery yang kendaraannya terdampak banjir atau longsor di wilayah Sumatera, sehingga proses evakuasi kendaraan dapat dilakukan lebih cepat dan aman.

Dengan towing gratis ini, pemilik kendaraan tak perlu khawatir soal biaya awal evakuasi yang biasanya cukup mahal di kondisi bencana.

Diskon Suku Cadang

Tidak berhenti pada bantuan darurat, Chery juga menghadirkan keringanan biaya perbaikan.

Melalui Chery Flood Care, konsumen mendapatkan:

Diskon 50 persen untuk seluruh suku cadang (maksimal potongan Rp 5.000.000)

Diskon 10 persen untuk biaya jasa perbaikan. Insentif ini diharapkan menjadi langkah efektif untuk mempercepat pemulihan kendaraan, sehingga mobilitas konsumen bisa segera kembali normal setelah bencana.

Seluruh layanan Chery Flood Care dapat diakses 24 jam, termasuk bantuan darurat dan konsultasi teknis melalui nomor bebas pulsa 0800-1-797979.

 

Program Servis Honda Bagi Yang Terkena Banjir Jabodetabek

Curah hujan pada level ekstrim berpeluang besar menimbulkan banjir. Terjadinya banjir pasti berdampak serius terhadap berbagai aspek kehidupan. Tak terkecuali pada kendaraan, sebagai penunjang kegiatan penggunanya sehari-hari.

Menanggapi kondisi terkait bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Jabodetabek, PT Honda Prospect Motor melalui jaringan dealernya menawarkan program khusus, untuk konsumen Honda yang mobilnya terdampak bencana banjir.

Program yang ditawarkan berupa potongan harga untuk semua suku cadang Honda, yang dilakukan penggantian di bengkel resmi Honda. Melalui program ini, konsumen yang mengalami dampak banjir, akan mendapatkan diskon 20 persen untuk seluruh suku cadang.

Selain itu, seluruh konsumen yang ikut serta pada program ini juga akan mendapatkan prioritas pengadaan suku cadang. Termasuk prioritas antrian, jika melakukan Booking Service H-1 melalui aplikasi Honda eCare.

“Program khusus ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban konsumen yang terdampak bencana banjir di area Jakarta dan sekitarnya. Dengan menyediakan keringanan biaya dan perbaikan yang lebih cepat dan mudah,” ujar Ansisca Dewi, Parts Manager PT Honda Prospect Motor.

Program ini berlaku untuk seluruh mobil Honda yang terdampak bencana banjir (hanya berlaku untuk mobil yang tidak ditanggung oleh asuransi), di seluruh dealer Honda wilayah Jabodetabek, mulai dari tanggal 14 Maret hingga 14 April 2025.

Seiring dengan diadakannya program ini, PT Honda Prospect Motor berupaya untuk membantu meringankan masalah, yang diakibatkan oleh bencana banjir. Sehingga kendaraan Honda milik konsumen, dapat kembali digunakan secara normal, untuk menunjang aktivitas keseharian.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Honda ini, konsumen dapat menghubungi layanan Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa). Dari hari Senin hingga Jumat, pada pukul 08.00 sampai 17.30 WIB.

Mobil Listrik Melintasi Genangan Air? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

Saat ini, mobil listrik (EV) mulai menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk perjalanan di dalam kota maupun antar kota. Beragam model dan pilihan mobil listrik menawarkan berbagai keunggulan. Mulai dari desain futuristik hingga teknologi canggih, yang memberikan fitur kenyamanan dan keselamatan berkendara. Namun, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dan potensi banjir di beberapa wilayah, pengguna EV perlu memahami sejumlah tips, terutama saat melintasi area dengan genangan air atau banjir.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mobil listrik Anda melewati genangan, atau bahkan sudah terlanjur terkena banjir:

  • Pastikan genangan tidak melebihi setengah tinggi ban. Sebelum melintasi genangan air, pastikan bahwa kedalaman genangan tidak lebih dari setengah tinggi ban kendaraan. Jika kedalamannya lebih tinggi, sebaiknya cari jalur alternatif yang lebih aman.
  • Kecepatan berkendara di bawah 10 km/jam. Pengendara disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan ketika melewati genangan air, guna menghindari kerusakan pada kendaraan, dan memastikan keselamatan diri serta pengendara lainnya.
  • Batas waktu berhenti tidak lebih dari 30 menit saat terjebak macet. Jika sudah melebihi waktu tersebut, pengemudi diminta untuk mengambil tindakan yang aman. Seperti mencari lokasi aman untuk berhenti atau melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

Apabila kendaraan terendam air akibat banjir, maka tindakan berikut harus segera dilakukan:

  • Jangan menyalakan mobil listrik Anda. Jika sudah terendam banjir, jangan mencoba untuk menyalakan EV yang telah terendam air. Biarkan kendaraan benar-benar kering terlebih dahulu. Setelah itu, kendaraan harus segera dibawa ke dealer resmi terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut dan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.
  • Lepaskan Parking Brake secara manual. Pastikan untuk melepaskan parking brake (rem parkir) secara manual, karena kendaraan yang terendam air tidak boleh dihidupkan sama sekali, jika belum benar-benar kering.

Harus Benar-Benar Kering

“Intinya, kendaraan harus dalam keadaan mati atau tidak dihidupkan saat proses evakuasi, terutama untuk EV. Hal ini sangat penting, apabila EV terendam banjir, maka risiko kerusakan pada sistem kelistrikan akan meningkat jika kendaraan dinyalakan. Oleh karena itu, pastikan mobil listrik tidak dihidupkan sama sekali, setelah terpapar air untuk menghindari kerusakan lebih lanjut,” jelas Januar Eka Sapta, Senior Manager After Sales PT Neta Auto Indonesia.

Dengan mengikuti sejumlah tips di atas, pengalaman berkendara tidak hanya lebih aman dan nyaman, namun juga siap menghadapi segala situasi jalanan, dan kondisi cuaca. Jangan lupa juga untuk mencari informasi lebih lengkap, terkait daerah terdampak banjir sebelum Anda berkendara.

Langkah Mengatasi Kendaraan Bermotor Pasca Banjir

Hujan pada tingkat ekstrim bahkan mendatangkan banjir dengan tingkat kedalaman yang serius. Adanya banjir tentu juga dapat melanda kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor. Terlebih lagi dalam tidak sempat dievakuasi.

Kendaraan bermotor akhirnya membutuhkan penanganan yang lebih intensif pasca banjir, agar dapat kembali berfungsi normal. Tak dipungkiri, salah satu musuh kendaraan bermotor adalah banjir. Karena itu, pengguna kendaraan bermotor harus mengetahui dengan baik, bagaimana menangani kendaraan yang terdampak banjir.

Berikut ini cara mengatasi mobil pasca terendam banjir :

Putuskan Sumber Kelistrikan

Saat ini, sebagian besar menggunakan mesin yang dirancang serba elektronis. Ini berarti hampir sebagian besar komponen dalam mobil berhubungan dengan kelistrikan. Karena itu, jangan memaksakan untuk menghidupkan kendaraan yang terendam banjir. Langkah paling aman adalah melepaskan sumber kelistrikan dengan memutus hubungan arus dari aki agar tidak terjadi korsleting yang menimbulkan kerusakan permanen pada berbagai komponen yang terhubung dengan listrik.

Dorong Kendaraan ke Tempat Aman

Jika memungkinkan, pindahkan kendaraan ke tempat yang aman dengan cara didorong. Jangan menghidupkan mesin karena ini akan memperburuk kondisinya. Sebelum mengambil tindakan lanjutan dengan membersihkan, segera hubungi layanan bengkel untuk memeriksa kondisi kendaraan.

Jangan Gunakan Rem Parkir

Saat mobil mulai terendam banjir dan tidak sempat atau tidak mungkin dipindahkan, segera non-aktifkan rem parkirnya. Tujuannya agar kampas rem tidak lengket karena pengaruh air dan kotoran yang masuk ke sela-sela komponen rem. Agar mobil tak bergerak, ganjal ban mobil dengan batu atau potongan balok agar tetap aman. Hal lain yang disarankan adalah memasukkan persneling ke gigi satu (untuk transmisi manual) atau P (untuk transmisi otomatis) agar rodanya terkunci.

Keringkan Mesin

Setelah dipindahkan, langkah selanjutnya adalah mengeringkan komponen mesin dengan melepaskan kabel yang masih terhubung. Tujuan melepas kabel agar pembersihan mobil lebih aman dan lebih leluasa tanpa merusak sirkuit kelistrikannya.

Periksa dengan seksama kemudian mulai bersihkan dan keringkan komponen penting seperti busi, saluran dan saringan angin, hingga dinamo starter. Untuk kendaraan yang menggunakan sistem electronic control unit (ECU) sebaiknya segera menghubungi bengkel untuk penanganannya. ECU sangat sensitif, karena itu, perbaikannya membutuhkan penanganan khusus dari bengkel.

Pengecekan Fluida atau Cairan

Segera periksa oli mesin dan mengurasnya dengan udara bertekanan dari kompresor, sehingga melepaskan semua kotoran dan genangan air yang masih ada di bagian mesin. Lakukan juga pengecekan terhadap cairan lain yang sangat berbahaya jika tercampur dengan air. Hal ini untuk menghindari cairan tersebut yang tercampur air masuk ke komponen yang tidak semestinya seperti mesin atau lainnya

Kuras Tangki Bahan Bakar

Tangki bahan bakar kendaraan yang terendam banjir perlu di kuras, karena bisa jadi bensin sudah tercampur dengan air saat tergenang. Tangki perlu dikuras juga agar menghindari korosi akibat reaksi kimia karena zat-zat asam yang terkandung dalam air hujan.

Selain itu, bensin yang sudah tercampur dengan air, juga akan mengganggu sistem pembakaran dalam ruang mesin, sehingga pembakaran tidak akan optimal dan bakal mempengaruhi penurunan kinerja mesin.

Bersihkan Interior

Seluruh bagian interior mobil  perlu diperiksa. Bersihkan semuanya dengan air bersih agar kotoran dari sisa banjir tidak menempel pada bahan jok atau komponen lain yang bisa menimbulkan aroma tak sedap. Bahkan menimbulkan jamur dan karat yang membuat pemandangan mobil tak sedap.