All-New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE, Siap Bersaing!

Generasi terbaru SUV Nissan X-Trail resmi diluncurkan di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Nama yang disematkan cukup panjang, All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) nampaknya optimis jika Nissan X-Trail generasi terbaru mampu bersaing di pasar SUV Tanah Air.

Tak hanya mengalami perubahan gaya desain. SUV andalan Nissan ini sudah mulai bertransformasi ke era elektrifikasi. Seperti apa evolusi teknologi yang kini diusung oleh Nissan X-Trail?

Transformasi Era Elektrifikasi

All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE merupakan wujud dari visi global Nissan untuk mulai bertransformasi menuju era teknologi elektrifikasi dan kendaraan yang rendah emisi gas buang.

Teknologi e-POWER yang diusung X-Trail memadukan mesin bensin dengan motor listrik. Mesin bensin 3-silinder 1.5-liter variable compression turbo yang ada di balik kap mesin tak terhubung ke roda, tapi bertugas sebagai generator yang akan mengisi daya baterai berdaya 1,8 kWh.

Fungsi mesin sebagai penggerak roda digantikan oleh motor listrik yang akan menggerakkan roda secara langsung. Nissan mengaplikasikan sistem penggerak empat roda elektrik/all wheel drive (AWD) e-4ORCE yang inovatif.

Sistem penggerak AWD elektrik e-4ORCE terdiri dari dua motor listrik. Satu unit motor listrik beroutput 200 HP dan torsi 330 Nm terhubung ke roda depan. Satu unit lainnya terhubung ke poros roda belakang dengan output 133 HP dan torsi 195 Nm.

Motor listrik e-4ORCE juga mengatur output tenaga dan kinerja pengereman secara independen di setiap roda. Keseimbangan antara output tenaga dan kontrol traksi roda serta pengereman pun jadi lebih sempurna.

Perpaduan teknologi penggerak motor listrik canggih e-POWER dengan e-4ORCE
menghasilkan sensasi performa yang lebih responsif dan bertenaga seperti mobil listrik. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 7,2 detik. Hebatnya lagi, pengenudi tak perlu mengisi daya baterai eksternal.

Sistem yang digunakan Nissan pada X-Trail berbeda dari kendaraan listrik konvensional yang harus diisi ulang dayanya melalui charger eksternal.

Teknologi e-POWER memberi kemudahan karena baterai secara otomatis diisi oleh mesin bensin saat berkendara. Pengemudi bisa merasakan akselerasi instant, halus, dan senyap seperti mobil listrik, namun konsumsi BBM tetap irit dan efisien.

Teknologi yang digunakan pada X-Trail hampir mirip dengan teknologi yang diusung mobil listrik jenis Extended Range EV (EREV). Jarak jelajah berkendara bisa melampaui mobil listrik konvensional maupun SUV bermesin motor bakar baik bensin atau diesel.

Kenikmatan Berkendara Paripurna

The All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE juga menawarkan sensasi fun to drive. Tersedia 5 mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, yakni Auto, Sport, Eco, Offroad, dan Snow. Walau di Indonesia tak punya musim salju, namun mode Snow dapat digunakan saat sedang melintasi jalan yang licin dan berlumpur.

“The All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE bukan hanya sekadar SUV dengan tampilan sporty, tetapi juga kendaraan dengan teknologi penggerak listrik dan AWD yang revolusioner. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik yang cerdas, serta sistem penggerak empat roda elektrik yang presisi, mobil ini menjanjikan pengalaman berkendara yang menyenangkan, aman, dan hemat bahan bakar,” papar Bima Aristantyo, Head of Sales and Product Planning NMDI.

Nissan X-Trail e-Power with e-4ORCE masih diimpor dari Jeoang secara completely built up (CBU), namun sudah dapat dipesan via pre-booking. Khusus di GIIAS 2025 untuk 500 konsumen pertama, Nissan X-Trail e-Power ditawarkan dengan harga pre-booking senilai Rp 795 juta.

Nah, pilih SUV bermesin konvensional, SUV EV…. atau Nissan X-Trail e-Power?

Nissan di GJAW 2024

Nissan di GJAW 2024: Ada Magnite dan Terra Untuk Adventure

Nissan turut hadir di gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week 2024 (GJAW 2024) dengan menampilkan deretan produk elektrifikasinya. Tidak ada yang baru memang, tapi tetap menarik.

Menempati lokasi di Hall 10, Nissan menampilkan tiga produk elektrifikasi. Menurut keterangan resminya, kehadiran mobil-mobil ini untuk mendekatkan pengunjung dengan teknologi Nissan yang mendunia. Terlihat ada EV Nissan LEAF serta lini produk e-Power yang terdiri dari Nissan Kicks e-Power dan The All-New Nissan Serena e-power.

Modifikasi Terra

Nissan di gjaw 2024 bawa nissan tera modifikasi

Tidak hanya itu, mereka juga menampilkan kendaraan bermesin konvensional seperti Nissan Terra yang terlihat keren dengan modifikasi maskulin ala urban adventure. Suspensi ditinggikan, ban off road hingga body kit membuat mobil terlihat gagah dan siap mengarungi banjir.

Melalui modifikasi tersebut Nissan berniat menunjukkan kalau Terra dapat menjelma menjadi kendaraan yang tidak hanya menawarkan kenyamanan dan kemewahan, tetapi juga kekuatan dan ketangguhan dalam menjalani berbagai petualangan urban.

Mobil lainnya yang terlihat mencolok adalah Nissan Magnite yang juga mengalami perubahan. Modifikasi ini menyiapkan Magnite yang berukuran ringkas untuk mengarungi jalanan off road ringan.  Menurut kami, Magnite ini jadi mirip mobil Rally.

“Seluruh modifikasi ini dirancang untuk mempertahankan kenyamanan dan keterjangkauan tanpa mengorbankan kelincahan serta kenyamanan berkendara yang menjadi ciri khas dari Nissan Magnite,” begitu bunyi pernyataan resmi Nissan Indonesia.

Kental Budaya Jepang

Sementara itu, booth Nissan yang terletak di Hall 10 ICE BSD menghadirkan nuansa budaya Jepang. Unsur budayanya cukup kental dengan menggabungkan elemen desain tradisional dan modern.

Perpaduan budaya dan dunia otomotif ini dikatakan memberikan pengalaman yang unik dan menarik bagi para pengunjung. Sebagai bagian dari identitas Nissan yang berasal dari Jepang.

Kalau Anda berminat mengunjungi Nissan di GJAW 2024, acaranya akan berlangsung sampai 1 Desember ini. 

Nissan Terra 2023

Nissan Terra 2023 Siap Debut di Indonesia, Apa Yang Baru?

Jajaran SUV Nissan akan ketambahan produk baru dalam beberapa bulan ke depan. Nissan Indonesia akan segera mengumumkan kehadiran Nissan Terra 2023 berpenggerak 4×4 (4WD) kepada publik. Kami diberikan kesempatan untuk melihat langsung seperti apa SUV yang merupakan saingan Mitsubishi Pajero Sport ini.

New Nissan Terra

Tapi perlu diingat, penyegaran Nissan Terra 2023 lelbih bersifat facelift dan peningkatan fitur. Perubahan jelas terlihat di area muka berkat pemakaian grille yang melebar ke bawah serta bemper dan bentuk rumah foglam baru. Desain lampu depan juga diperbaharui dari bentuk dan teknologinya. Versi terbaru menggunakan empat pencahayaan LED. Dua untuk lampu dekat, sisanya lampu jauh.

Sementara dari samping, siluetnya masih mempertahankan yang lama. Atap lurus, fender lebar dengan garis desain yang minim sudut. Terlihat dinamis memang. Tapi sudah terlihat harus segera diperbaharui. Pelek yang digunakan juga baru dengan bentuk yang lebih tegas.

Nissan terra baru

Belakangnya juga terlihat ada perubahan. Lampu bentuk baru dengan pendaran LED plus, satu hal agak kurang pas menurut kami, garnish chrome di pintu bagasi. Spoiler bagasi masih serupa dengan sebelumnya.

Interior Berubah Banyak

Kabin Nissan Terra 2023 terlihat disegarkan dengan signifikan. Dashboard dibuat lebih sederhana dengan lapisan padded berwarna burgundy yang tampak mewah. Meski kami kalau boleh memilih, diwarnai hitam saja.

Dashboard Nissan Terra

Bentuk ventilasi AC tengah terlihat lebih tipis dan modern. Area monitor dibuat lebih luas dibanding sebelumnya. Dibawahnya, pengendali AC juga lebih terlihat mewah dan modern dengan jumlah kenop putar yang hanya dua. Sisanya tombol fisik dipadukan layar digital untuk informasi penggunaan AC.

Tiga baris kursi masih terbungkus dengan bahan kain, tidak ada balutan kulit di area ini. Sesuatu yang mungkin bagi sebagian orang akan terasa kurang. Tapi sebagai mobil yang mampu melibas medan offroad, ini sah-sah saja. Jok baris kedua bisa terlipat otomatis melalui tombol di depan, untuk memudahkan akses keluar masuk baris tiga. Jujur, ruang kabin Terra terasa luas. Baris ketiga juga bisa diandalkan untuk orang dewasa.

Mesin Masih Sama

Penggerak Nissan Terra baru ini masih sama seperti sebelumnya. Menggunakan mesin YD25DDTi empat silinder dengan kapasitas 2,5 liter. Daya maksimum mencapai 188 hp, dengan torsi 450 Nm. Untuk sementara, Nissan Indonesia hanya memperkenalkan versi Terra 4×4 dengan transmisi otomatis 7-speed.

Mesin Terra

Pengoperasian gerak 4WD ini juga bisa dilakukan saat mobil bergerak. Istilahnya Shift on the fly melalui tombol di dashboard. Makanya Anda tidak akan melihat tuas 4WD.

Sayang, waktu dan lokasi tidak memungkinkan kami untuk menjajal SUV bongsor ini. Harga resmi pun belum dibuka. Namun Nissan menyebutkan harganya berkisar antara Rp 725 juta hingga 745 jutaan. Nanti setelah peluncuran resmi, kami akan ulas lagi.