Mitsubishi Xforce Sudah Bisa Dipesan Konsumen Vietnam

Tak hanya dipasarkan di Indonesia, PT Mitsubishi Motor Kramayudha Indonesia (MMKI) juga memproduksi Mitsubishi Xforce untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Khususnya di kawasan ASEAN.

Hal tersebut diamini oleh petinggi PT MMKI bersamaan dengan acara penyerahan 50 unit Mitsubishi Xforce ke jaringan dealer yang berlangsung di Kota Deltamas, Bekasi.

“Mitsubishi Xforce rencananya akan diekspor ke Vietnam pada Februari 2024 mendatang. Perihal jumlahnya bergantung pada permintaan pasar di sana,” terang Minoru Saito, President PT MMKI.

Xforce Siap Berlaga Di Vietnam

Pernyataan Saito ternyata sealur dengan sejumlah pemberitaan yang beredar di media lokal Vietnam.

Sejumlah unit Mitsubishi Xforce telah mendarat di negara tersebut sejak sepekan lalu. Kemungkinan besar unit Mitsubishi Xforce tersebut adalah sample display yang akan disebar ke sejumlah jaringan dealer Mitsubishi di Vietnam.

Bahkan jaringan dealer Mitsubishi di Vietnam telah membuka program pemesanan Xforce sejak 1 September lalu hingga 30 November 2023.

Diprediksi label harganya berada di kisaran 650-750 juta VND. (1 Vietnam Dong = Rp 0,64). Kurang lebih sekira Rp 416 jutaan hingga Rp 480 jutaan. Harga off the road, belum termasuk pajak dan biaya lainnya.

Para konsumen yang melakukan inden akan memperoleh paket gratis biaya servis berkala selama 2 tahun atau 40.000 km (mana yang tercapai lebih dulu). Selain itu ada tambahan 1.000 poin pada akun aplikasi Mitsubishi Connect+ para konsumen.

Pengiriman unit Xforce ke Vietnam sedianya akan dilakukan PT MMKI pada Februari 2024 mendatang. Maka kemungkinan besar peluncuran resmi Xforce untuk pasar Vietnam berkisar antara akhir Desember mendatang hingga awal Januari tahun depan.

Sedangkan penyerahan unit Xforce pesanan para konsumen di negara tersebut akan dimulai menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024.

Persaingan Harga Yang Ketat

Mitsubishi Xforce nampaknya bakal menghadapi persaingan yang sengit di Vietnam. Pasalnya, varian tertinggi XForce yang kemungkinan dibanderol seharga 750 juta VND hanya selisih sangat tipis dari Mazda CX-5 yang dipasarkan mulai dari 749 juta VND.

Harga jualnya yang cukup kompetitif karena Mazda CX-5 sudah dirakit secara lokal di Vietnam. Selain itu terdapat insentif potongan 50 persen untuk biaya pendaftaran surat kendaraan (BPKB dan STNK).

Label harga varian tertinggi Xforce pun tak terpaut jauh dengan model SUV dari segmen di atasnya.

Contohnya seperti Subaru Forester yang label harganya setara Mazda CX-5 yakni mulai dari 749 juta VND.

Bahkan selisih harga pun tak terpaut jauh dari Hyundai Tucson yang dipasarkan mulai dari 769 juta VND atau sekitar Rp 492 jutaan.

Senjata Andalan Xforce

Seperti halnya Xpander, Mitsubishi Xforce menggunakan platform dan mesin 1.5-liter MIVEC yang sama.

Sejak mulai dipasarkan hingga saat ini Mitsubishi Xpander terbukti sukses di pasar Vietnam. Selain itu, mobil ini memang dirancang sebagai SUV yang mampu melintasi beragam kondisi jalan.

Ground clearancenya tertinggi di kelasnya yakni 222 mm. Xforce tak ragu menerabas genangan banjir. Trek off-road seperti jalan pedesaan maupun pegunungan yang banyak terdapat di Vietnam tak jadi kendala.

Selain itu, Xforce dibekali teknologi AYC (Active Yaw Control) seperti pada Xpander Cross. Bahkan mode berkendara Mud, Wet dan Gravel yang dimiliki Xforce jadi senjata andalan dan poin keunggulan yang tak dimiliki kompetitornya.

Maka tak heran jika Mitsubishi Xforce meraih beragam penghargaan. Salah satunya yakni predikat Emas untuk kategori Best Transportation Design dalam event VMARK 2023 Award di Vietnam pada 12 Oktober 2023 lalu.

Kesuksesan di Tanah Air menjadi barometer bagi daya jual Mitsubishi Xforce di negara lainnya. Tentunya Mitsubishi Motors optimis jika Xforce dapat meraih sukses di Vietnam.

Ekspor Omoda 5 Semester 1, Capai Lebih dari 70 Ribu Unit

Omoda 5 semakin mantap menunjukkan eksistensinya di pasar global, dengan meraih angka ekspor total 70.821 unit selama satu semester di tahun 2023. Pada bulan Juni saja, Sport Utility Vehicle (SUV) buatan Chery ini berhasil terjual sebanyak 14.047 unit untuk pasar global. Pencapaian ini sesuai dengan target penjualan ekspor hingga 200 ribu unit pada akhir tahun nanti.

“Pencapaian ini adalah bukti bahwa diterima oleh konsumen di seluruh dunia, karena desain eksteriornya futuristik, fitur berteknologi maju, dan standar keselamatan lengkap. Penerimaan yang sangat baik dari pasar global juga menggambarkan bagaimana konsumen kini semakin memahami pengalaman apa yang diinginkan dari sebuah kendaraan SUV premium,” kata Shawn Xu, President PT Chery Sales Indonesia.

Omoda 5 telah memasuki pasar di sepuluh negara dan secara bertahap membangun pondasi strategis di peta otomotif global. Pada akhir Juni dan awal Juli, SUV ini melakukan serangkaian aktivasi brand dan produk di Eropa, Asia Tenggara, serta Australia.

Di Spanyol, batch pertama ksudah tiba, menandai langkah pertamanya untuk memasuki pasar Uni Eropa. Sedangkan di Australia, Omoda 5 mensponsori ajang olahraga Gold Coast Marathon. Di Indonesia, Omoda 5 akan memperkenalkan tipe barunya dalam waktu dekat dan mendukung beberapa aktivitas bersama konsumen Indonesia.

Omoda 5 telah membuat penilaian yang akurat dalam tren energi terbarukan. Chery pun berencana untuk memperkenalkan model EV yang dijadwalkan untuk dirilis secara global pada kuartal keempat tahun ini. Seluruh langkah strategis Omoda 5 merupakan cara Chery untuk menunjukkan kepiawaiannya sebagai pelopor otomotif teknologi masa depan.