Haval Jolion Ultra HEV, Bintang Baru GWM di IIMS 2025

Sebagai bukti komitmen Great Wall Motor Indonesia (GWM) dalam menjawab kebutuhan konsumen Indonesia akan kendaraan NEV yang terjangkau, Haval Jolion Ultra HEV diperkenalkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Seperti yang telah diketahui, Haval Jolion HEV sendiri telah memiliki performa hybrid dan tingkat efisiensi yang baik. Maka kini Haval Jolion Ultra HEV mendapat tambahan fitur teknologi keselamatan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang terlengkap di kelasnya.

Menjawab permintaan konsumen

“Partisipasi perdana kami di IIMS 2025 merupakan momen luar biasa di awal tahun 2025. Inchcape bersama dengan GWM Indonesia mendengarkan pendapat konsumen Indonesia, agar bisa memberikan kendaraan NEV yang tepat,” kata Khoo Shao Tze, President Director Inchcape Indonesia.

Menjawab permintaan konsumen Indonesia, Haval Jolion Ultra HEV kini hadir dengan fitur teknologi ADAS komprehensif dan terlengkap di kelasnya. Dengan 20 fitur ADAS Intelligent Drive Level 2, Haval Jolion Ultra menawarkan pengalaman berkendara yang lebih pintar, dan responsif.

Empat fitur eksklusif

Terdapat juga empat fitur eksklusif di kelasnya yang semakin meningkatkan kenyamanan dan keselamatan. Di antaranya ada Intelligent Cruise Assist (ICA) yang secara pintar menyesuaikan kecepatan, dengan kendaraan di depan sekaligus menjaga posisi di jalur. Smart Turning secara otomatis mengatur akselerasi, saat melewati tikungan agar tetap stabil.

Lane Center Keeping (LCK) membantu kendaraan tetap berada di tengah jalur, termasuk di jalan menikung. Sedangkan Smart Evade membantu menghindari kendaraan besar, dengan menyesuaikan posisi jika jarak terlalu dekat.

Fitur-fitur lainnya seperti Forward Collision Warning (FCW) dan Automated Emergency Braking (AEB) berfungsi untuk mencegah tabrakan dengan pejalan kaki maupun pesepeda. Keselamatan semakin terjaga, berkat AEB-Junction Assist yang melindungi saat melintasi persimpangan. Rear Cross Traffic Alert & Braking dan Rear Collision Warning juga meningkatkan keselamatan saat bermanuver mundur.

Haval Jolion Ultra juga menghadirkan pengalaman berkendara lebih nyaman di jalan tol berkat fitur ADAS. Traffic Jam Assist yang fungsional saat di tengah kemacetan, serta Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), dan Lane Change Assist (LCA), memastikan perjalanan lebih tenang dan praktis.

Untuk Blind Spot Detection (BSD) dan Windscreen Heads-Up Display (HUD), membantu pengendara untuk tetap fokus ketika di perjalanan. Teknologi 360 View System pada 12,3” Multi-Touch Infotainment Screen, memudahkan pengemudi saat manuver di alanan sempit, maupun ketika parkir.

Harga spesial buat 100 konsumen pertama

“Dengan berbagai fitur ADAS yang lengkap dan teknologi premium, Haval Jolion Ultra HEV menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan,” imbuh Constantinus Herlijoso, Director Planning, Product Development, Logistic, and Aftersales of GWM Indonesia

GWM Indonesia menawarkan Haval Jolion Ultra di harga Rp 418 juta. Dengan promo harga spesial di Rp 405 juta, hanya untuk 100 pembeli pertama saja.

Review: Haval Jolion Hybrid 2024

Gempuran kendaraan asal China yang masuk ke pasar otomotif Tanah Air memang terasa masif. Tidak hanya produk bermesin konvensional (Internal Combustion Engine atau ICE) saja, namun yang berteknologi hybrid maupun bermotor listrik juga saling berebut kue pasar. Great Wall Motors (GWM) merasa pasar Indonesia masih punya peluang untuk memasarkan beberapa produk mereka. Salah satunya ialah Haval Jolion, yang melangsungkan debutnya di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 silam. 

Desain eksterior Haval Jolion memiliki gaya yang dinamis, tapi masih ada aksen tegas di bodinya. Fascia mobil ini dengan grill yang unik, desainnya tergolong berbeda dengan mobil sekelasnya. Jadi, sebenarnya Haval Jolion pasti mudah dikenali dari bagian depannya. Apalagi desain lampu depannya juga punya desain futuristik.

Kontur tegas

Bodi sampingnya punya kontur yang tegas, disertai garis melengkung yang menampilkan kesan dinamis. Menuju ke buritan, lampu belakangnya punya desain yang spesial. Sayangnya, kami kurang ‘sreg’ dengan emblem GWM yang agak terlalu besar pada pintu bagasi. Di bagian bawah bumper belakang, ada aksen sporty yang punya beberapa diffuser. Velg 18 incinya dibalut dengan ban 225/55 R18.

Lanjut masuk ke interiornya, langsung saja disambut oleh bahan kulit sintetis yang membalut sekujur joknya. Desain kursinya memiliki kontur yang baik, namun perlu beberapa waktu untuk menyesuaikan posisi mengemudi yang tepat, supaya saat melakukan perjalanan tetap terasa nyaman.

Melihat ke bagian atap, terdapat panoramic roof yang membentang dari bagian depan sampai ke belakang. Di bagian depan, kursi pengemudi sudah memiliki pengaturan elektrik, sedangkan kursi penumpang depan masih model pengaturan manual. Haval Jolion punya layar sentuh multimedia 10,25 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem hiburan ini juga mendukung pengaturan dual zone AC. Selain itu, ada juga beberapa port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik.

Rasa berkendara yang halus

Haval Jolion hadir dengan mesin bensin berkapasitas 1.5 liter dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan output sebesar 187 hp dan torsi maksimal 375 Nm. Menariknya, ada penggunaan transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission) yang memberikan rasa berkendara lebih halus.

Memang, untuk urusan pengereman perlu beradaptasi selama beberapa saat. Jika diinjak terlalu dalam, maka bakal mengejutkan. Tapi kalau pedalnya diinjak ‘menggantung’, seperti kurang menggigit. Meliuk di lalu-lintas padat atau di area parkiran yang kurang lapang, bukan masalah bagi SUV ini, sebab radius putarnya tergolong kecil.

Harga kompetitif

Haval Jolion sudah dilengkapi dengan fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System). Mencakup berbagai teknologi seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Automatic Emergency Braking. Proses parkir mundur juga menjadi mudah, karena ada kamera belakang dan sensor parkir. Kapasitas bagasi tidak bisa dikatakan lapang, karena kapasitasnya ‘hanya’ 390 liter.

Terkait harganya, memang tergolong kompetitif. Ketika diluncurkan pertama kali, harganya dipatok Rp 448 jutaan. Namun, beberapa bulan kemudian malah turun jadi Rp 405 jutaan. Ternyata karena sudah dirakit secara lokal di Wanaherang, Jawa Barat. Apakah mobil ini layak dibeli? Jawabannya memang layak menjadi salah satu pilihan. Apalagi jika Anda sedang mencari SUV hybrid dengan fitur lengkap.

Haval Jolion akan jadi bintang GIIAS 2024

GWM Resmi Produksi Haval Jolion Hybrid di Wanaherang

GWM Indonesia akhirnya meresmikan jalur produksi produk mereka di fasilitas perakitan Inchcape, Wanaherang, Bogor pada 13 September 2024. Peresmian tersebut juga menandai dimulainya perakitan lokal Haval Jolion Hybrid (HEV).

Haval Jolion Hybrid diperkenalkan ke hadapan publik Indonesia pada bulan Juli lalu. SUV hybrid seharga Rp 448.888.000 (OTR Jakarta) ini diklaim, sukses mencuri perhatian pasar otomotif nasional.

Haval Jolion hybrid diproduksi di Wanaherang

Produksi perdana Jolion Hybrid ini mendapatkan perhatian khusus dari petinggi GWM dan Inchcape global. “Kemitraan strategis global dengan GWM ini menjadi bukti mengapa Inchcape merupakan salah satu distributor global yang paling tepercaya bagi para mitra kendaraan kami,” tegas Ruslan Kinebas, CEO APAC, Inchcape Plc.

GWM juga mengutarakan kegembiraan atas dimulainya produksi Haval di Indonesia. “Sebagai pendukung kuat globalisasi, fokus kami selalu pada pengembangan jangka panjang pasar luar negeri,” kata Ryan Zhao, Regional Director for Indonesia, GWM ASEAN. Menurutnya, pendirian fasilitas produksi di pabrik Inchcape ini sejalan dengan strategi global GWM. “Pendekatan ini melibatkan penambahan pabrik KD (Knock Down) di pasar luar negeri utama di luar Tiongkok, yang memperkuat posisi GWM di industri otomotif global,” tambahnya.

GWM dan Inchcape resmikan produksi Haval Jolion Hybrid

Sementara Inchcape Indonesia yang diwakili President Director Khoo Shao Tze tidak ketinggalan optimis. “Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Inchcape. Langkah kami untuk mendirikan jalur perakitan lokal bagi GWM adalah bukti dari hal tersebut. Antusiasme luar biasa yang diterima GWM selama enam bulan terakhir semakin mempertegas keputusan ini”

Kapasitas Produksi

Menurut siaran persnya, lini produksi dan operasi logistik GWM di Inchcape Manufacturing Facility memiliki luas 20.277 meter persegi dari total luas fasilitas 411.392 meter persegi. production line GWM memiliki kapasitas produksi sekitar 7.000 unit per tahun, dikelola oleh kurang lebih 100 personel khusus di bidang Produksi, Manajemen Kualitas, Teknik, dan Logistik.

GWM Indonesia juga menegaskan kembali soal komitmen terhadap kualitas. Untuk memastikan hal tersebut, salah satunya adalah investasi sumber daya manusia yang dilakukan, dimana divisi Manajemen Mutu telah menjalani pelatihan bersertifikat dari Kantor Pusat GWM di Cina.

Ditambah lagi, Inchcape yang spesialis merek premium juga punya standar soal kualitas ini. “Sebagai pemimpin di segmen premium dan luxury, Inchcape menerapkan standar produksi tertinggi di seluruh fasilitas kami. Termasuk untuk GWM,” tegas Ingbert Grombach, Assembly CEO, Inchcape Automotive Indonesia.

Haval Jolion 2024

Haval Jolion HEV, Produk GWM Pertama Rakitan Indonesia

Beberapa waktu silam, Great Wall Motors (GWM) Indonesia memperlihatkan sosok Haval Jolion HEV. Tapi pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 menjadi peluncuran resmi dari Sport Utility Vehicle (SUV) hybrid tersebut.

GWM Haval Jolion HEV ditenagai oleh mesin bensin empat silinder 1.5 liter, tapi tanpa turbocharger. Ditambah sistem hybrid yang canggih. Haval Jolion HEV memiliki dimensi panjang 4.472 mm, lebar 1.841 mm, tinggi 1.619 mm, dan wheelbase 2.700 mm.

SUV hybrid ini dipasarkan di Tanah Air dengan harga yang cukup menggoda, yakni sedikit di bawah Rp 449 juta. Tersedia sejumlah pilihan warna yang atraktif. Mulai dari Hamilton White, HB Blue, Light Ayers Gray, Mars Red, Sun Black, HR Blue.

Asyiknya lagi, inilah produk GWM perdana yang keluar dari lini produksi Inchcape, group usaha bersama Indomobil, di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. GWM Indonesia memanfaatkan fasilitas pabrik Inchcape yang ada di Wanaherang.

Fasilitas ini tadinya kepunyaan Mercedes-Benz, yang merakit kendaraan penumpang dan komersial. Karena operasional kendaraan penumpang Mercedes-Benz di Indonesia dicomot oleh Inchcape, wajar jika fasilitas perakitannya pun ikut diakuisisi.