GTV II: VW Kodok Spesial Bikinan EMPI di Masa Kini

Penggemar Volkswagen (VW) klasik pasti tidak asing dengan brand aksesori buatan EMPI. Ya, selama puluhan tahun komponen EMPI dan EMPI GTV telah menjadi pilihan di banyak negara. Sosok penting di balik brand EMPI ini ialah Joe Vittone. Pria ini bisa dianggap sebagai pionir dari langkah yang banyak dilakukan oleh pemilik VW klasik di dunia. Fokusnya ialah mobil berbobot ringan, tapi memiliki output yang besar.

Oke, awal cerita lahirnya EMPI bermula pada tahun 1954, saat Joe Vittone dan mitranya, Holt Haughey membuka dealer VW, Economotors. Dealer ini berlokasi di Riverside, dan menjadi salah satu dealer VW di negara bagian California. Tak lama kemudian, Economotors menjadi salah satu dealer VW yang paling sukses di Amerika Serikat.

Solusi lebih rasional

Namun, Joe Vittone menyadari bahwa ada potensi masalah dengan desain kepala silinder mesin VW. Biasanya bos klep (valve guide) mudah sekali aus dan instruksi dari prinsipal VW adalah langsung mengganti kepala silindernya dengan yang baru. Ia memutuskan untuk membuat bos klep versinya sendiri, sehingga para pengguna VW yang mengalami masalah pada mesin mobilnya, kini memiliki solusi yang lebih rasional.

Berangkat dari penjualan bos klep tersebut, dealer Economotors memiliki pemasukan yang luar biasa. Oleh karenanya, Joe Vittone langsung membentuk perusahaan baru yang khusus menjual komponen aftermarket dan komponen performa tinggi untuk kendaraan VW, dengan nama European Motor Parts Inc (EMPI).

VW Beetle yang tadinya memiliki output hanya 60 hp, maka bisa mencapai 85 hp dengan memasang beragam komponen performa tinggi buatan EMPI. Guna mengimbangi performa mesin yang bertambah, tersedia sokbreker, stabilisator suspensi depan, kompensator sudut camber suspensi belakang, termasuk velg dan ban.

Lahir EMPI GTV

Melesat ke tahun 1966, Economotors menawarkan VW Beetle 1300 dengan komponen EMPI, namun tetap memiliki garansi penuh dari VW. Unit tersebut dinamakan EMPI GTV, serta tersedia dalam empat tingkatan spesifikasi. Mulai dari MkI, MkII, MkIII, hingga MkIV. Setiap GTV racikan EMPI ini menjadi unit yang spesial dan legendaris.

Oleh karenanya, kini EMPI pun tergugah untuk menciptakan kembali VW ‘Kodok’ GTV, dengan nama GTV II. Victor Gonzalez, teknisi EMPI dan penggemar VW, bersama Larry Hole dan Tyler Kitchen. Tim EMPI memasang komponen suspensi, sistem penggerak, sistem pengereman, sistem kemudi, hingga perkabelan sesuai standar pabrik.

Founder brand JayCee dan pembalap drag race, Jack Sacchette, merakit mesin baru berkapasitas 1914 cc dengan paket EMPI Long Block. Mesin ini menggunakan blok magnesium alloy EMPI AS/41, kepala silinder EMPI Stage 1, sepasang karburator 44HPMX, tak ketinggalan sistem knalpot stainless steel EMPI sideflow. Semua racikan ini bisa menghasilkan output sebesar 130 hp.

Urusan penyalur daya diserahkan ke Lino Iniguez dari Rancho Transaxle di Fullerton, California. Ia membuat transmisi manual Pro-Street 4-speed, dengan casing alumunium EMPI dan as roda berspesifikasi balap.

Chip Foose pun ikut nimbrung

Untuk suspensi depan dan belakang, semuanya menggunakan komponen EMPI, termasuk sokbreker Bilstein B6 untuk pengalaman berkendara yang responsif. Sistem pengereman didukung komponen EMPI bolt-on disc brake kit dan big bore master cylinder. Bahkan Chip Foose ikut memberi ‘sentuhan’ pada velg EMPI BRM, yang dibalut juga dengan ban Yokohama AVID Ascend GT.

Interior GTV II digarap oleh Sewfine Interior Products di Denver, Colorado. Jok Race-Trim low back menggunakan bahan custom dan bahan insert Spirit of Le Mans, termasuk pola jahitan yang mendetil.

Karena jok belakangnya dilepas, maka lantainya dilapis karpet berwarna oatmeal. Aksen serupa juga terlihat pada pelapis plafon dan bagian ragtop. Melengkapi interior GTV II, terdapat deretan instrumen buatan Smiths Gauges of Edenbridge, Inggris. Shift knob EMPI bergaya vintage dan setir kayu EMPI klasik.

EMPI Engineering merancang emblem dan dop velg yang unik. Agar semakin lengkap, Ryan Alexander dari Signpros Brea, California, membuat dan memasang striping khas GTV yang senada dengan warna interior. EMPI membuat 50 unit GTV II dan sepertinya hanya penggila VW dan brand EMPI yang beruntung dapat memilikinya.

Inilah Konsep Desain VW ID. Buzz Bergaya Ala Storm Trooper

Mobil bertenaga listrik saat ini mulai dilirik oleh para tuner, builder dan modifikator. Salah satunya adalah van VW ID. Buzz yang dimodifikasi oleh Prior Design.  Tuner asal Jerman yang memilih VW ID. Buzz karna memiliki aspek gaya semi futuristik yang hanya memerlukan sedikit sentuhan agar dapat tampil lebih keren.

Prior Design merupakan perusahaan spesialis yang bergerak dibidang desain otomotif dan distributor perangkat aerodinamika, body kit serta beragam parts aftermarket lainnya. Dengan kemampuan ini, tentu tak terlalu sulit untuk mengubah tampilan sebuah mobil, termasuk VW ID. Buzz.

VW ID. Buzz Storm Trooper Van

VW ID. Buzz by Prior Design

Tampilan desain dasar dari VW ID. Buzz merupakan versi modern dari mobil legendaris VW Bus atau di Indonesia populer dengan sebutan VW Kombi.

Gambaran Modifikasi Nanti

Konsep desain dan modifikasi yang ditampilkan oleh Prior Design berupa gambar rendering. Belum berwujud mobil sungguhan yang telah dimodifikasi. Namun demikian, konsep yang mereka tampilkan dapat menjadi gambaran akan seperti apa nantinya hasil modifikasi yang akan dilakukan.

modifikasi ID.Buzz

Konstruksi ID. Buzz terbagi menjadi dua bagian utama. Yang pertama adalah panel body beserta interior kabin. Bagian kedua yakni platform sasis terintegrasi yang terdiri dari baterai dan motor listrik penggerak. Dengan demikian, modifikasi yang dapat dilakukan tak sebanyak mobil konvensional.

Bagian mobil yang diubah adalah tampilan eksterior. Pada area depan Prior Design menyematkan ubahan pada bumper depan yang dilengkapi kisi-kisi udara berukuran lebar plus imbuhan sirip lip spoiler. Headlamp LED pun diubah dengan desain yang mirip seperti mata. Hasilnya, tampilan depan ID. Buzz pun kini terlihat bagaikan helm pasukan Storm Trooper dalam film Star Wars.

Pada body bagian samping tersemat side sill minimalis. Merambah ke area belakang, terdapat sirip diffuser pemecah angin di sepanjang bumper belakang bagian bawah. Sayap spoiler pada atap belakang pun tak lupa disematkan oleh Prior Design.

Sebagai penopang body, terpasang satu set velg monoblock center lock Aerodisc model ‘piring’ berkelir putih lansiran Rotiform yang senada dengan body yang bernuansa two-tone putih dan dark silver.

Meskipun hanya sebatas ubahan pada eksterior dan tak merambah area interior, namun apa yang ditorehkan oleh Prior Design pada VW ID. Buzz membuktikan bahwa mobil listrik juga dapat dimodifikasi. Sangat keren…