BYD bersiap meluncurkan Seal 08 dan Great Tang

Pabrikan otomotif BYD bakal memamerkan ragam inovasi teknologi termutakhir mereka di kota Shenzhen, China pada 5 Maret 2026. Pada event akbar ini dikabarkan ada model mobil terbaru yang dilincurkan. Berdasarkan bocoran yang telah beredar, model terbaru yang akan disingkap selubungnya adalah sedan SEAL 08 dan SUV mewah Great Tang.

Keduanya dikabarkan telah menggunakan platform rancang bangun voltase tinggi dan dibekali baterai Blade generasi terbaru yang selaras dengan sistem pengecasan daya ultra cepat Megawatt flash-charging BYD. Seperti apa sosok kedua mobil unggulan terbaru BYD ini?

BYD SEAL 08

Lesunya minat beli pasar dalam negeri RRC menyebabkan turunnya angka penjualan BYD dalam enam bulan terakhir. Meskipun demikian, pabrikan berslogan “Beyond Your Dream” ini justru berharap minat konsumen akan kembali bergairah dengan hadirnya model mobil terbaru yang dibekali inovasi teknologi mutakhir.

Pada penghujung Desember 2025 lalu BYD sebenarnya telah memberi bocoran tentang lini model terbaru Ocean 8 Series, yakni sedan SEAL 08 dan SUV SEALION 08.

Kepada para pelanggan setia BYD dalam acara Ocean Day diumumkan jika keduanya akan resmi diluncurkan paling cepat pada kwartal pertama tahun 2026. Bahkan pada awal Februari 2026 lalu BYD ‘membocorkan’ foto SEAL 08 yang berselimut kamuflase tengah melakukan sesi uji ketahanan cuaca menerabas badai salju di trek hamparan es.

Pada Selasa (3/3) waktu setempat, situs lokal Carnewschina mengunggah gambar promosi dan cuplikan resmi yang dirilis BYD perusahaan menjelang acara peluncuran.

Dari foto yang diunggah, tampilan SEAL 08 telah mengadopsi bahasa desain terbaru Ocean Aesthetic 2.0 dari BYD. Terlihat dari profil bagian depan yang rendah, lampu LED ramping, dan lampu DRL yang melengkung.

Pada bagian atap pun terlihat unit LiDAR yang terpasang. Terindikasi mobil listrik ini akan dibekali sistem bantuan mengemudi canggih God’s Eye 5.0 (DiPilot 300).

Sedan SEAL 08 pun nampaknya akan tetap pakai spion konvensional dan handle pintu semi-tersembunyi. Beda dari mobil konsep Ocean-S yang menggunakan spion kamera.

Sedan SEAL 08 dibangun di atas arsitektur voltase tinggi 800V yang selaras dengan teknologi pengecasan daya ultra cepat Megawatt Flash Charging. Jadi nantinya SEAL 08 bisa memanfaatkan jaringan SPKLU beroutput 1.500 kW yang saat ini sedang dibangun di China.

BYD pun membekali SEAL 08 dengan baterai Blade generasi kedua (Blade 2.0). Baterai ini dikatakan pula cukup dicas selama 5 menit menggunakan Megawatt Flash Charging, daya baterai pun cukup untuk menempuh jarak hingga 400 kilometer!

Meskipun  tak disebutkan besaran daya baterainya, varian tertinggi diklaim mampu menawarkan daya jelajah lebih dari 1.000 kilometer menurut siklus pengujian CLTC.

Dari sisi spesifikasi teknis, hanya dikatakan jika SEAL 08 dilengkapi teknologi kemudi rear-wheel steering (kemudi roda belakang) untuk meningkatkan kemampuan manuver. Hal tersebut terkait panjang bodinya yang lebih dari 5 meter (5.040 mm).

Guna meningkatkan kualitas kenyamanan dan handling berkendara di berbagai kondisi jalan, SEAL 08 dilengkapi sistem kendali suspensi canggih DiSus-C.

BYD Great Tang

Model kedua yakni SUV BYD Great Tang juga dikabarkan bakal diluncurkan oleh pada saat yang bersamaan.

Hal tersebut diketahui melalui penampakan resmi Great Tang yang dibagikan oleh Lu Tian, General Manager Divisi Penjualan Jaringan BYD Dynasty, via media sosial. Dari gambar yang dirilis, SUV dari segmen D ini tampil dengan desain mewah dan modern serta postur besar yang kian menegaskan posisinya sebagai model SUV kelas utama.

Berdasarkan data resmi dari Ministry of Industry and Information Technology (MIIT), BYD Great Tang punya dimensi panjang antara 5.263 mm hingga 5.302 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.790-1.800 mm.

Sementara ukuran wheelbase atau jarak sumbu rodanya mencapai 3.130 mm, yang tentunya menjanjikan ruang kabin extra lapang untuk konfigurasi tujuh penumpang.

Sesuai namanya yang “Great” alias bongsor, postur bodi BYD Great Tang lebih besar dari  Hyundai Palisade (panjang 5.060 mm, wheelbase 2.970mm ). Nyaris seukuran dan cuma selisih tipis dari Mercedes-Benz GLS (panjang 5.215 mm, wheelbase 3135 mm).

Tinggi kendaraan bergantung pada pilihan jenis suspensi, yakni 1.790 mm untuk versi dengan suspensi udara dan 1.800 mm untuk varian bersuspensi konvensional. Seperti halnya SEAL 08, SUV Berpostur bongsor ini juga dilengkapi teknologi kemudi rear-wheel steering (kemudi roda belakang).

Tak hanya besar, mobil ini juga tergolong berat dengan bobot kosong di kisaran 2.640 kg sampai 2.970 kg, sedangkan bobot kotor mencapai 3.245 kg hingga 3.575 kg. Jelas ini kelas SUV luxury berbodi besar.

Maka tak heran jika kaki-kaki penopang BYD Great Tang menggunakan pilihan ukuran ban 265/45 R21, 255/50 R20, atau 275/45 R20 yang tergolong gambot.

Yang menarik, BYD Great Tang versi listrik murni (BEV) menggunakan platform BYD Super e Platform yang mengusung arsitektur tegangan tinggi 1.000 volt. Beda dari SEAL 08 yang masih 800 volt.

Dengan kemampuan menerima arus listrik hingga 1.000 ampere, BYD Great Tang memungkinkan pengecasan dengan SPKLU beroutput mencapai 1.000 kW. Hal tersebut mengindikasikan BYD Great Tang dapat melakukan pengisian daya baterai dalam waktu yang sangat cepat dengan jaringan SPKLU Megawatt Flash Charging terbaru BYD.

Meskipun spek teknisnya belum diumbar secara detail, kecepatan maksimum diklaim mampu mencapai 250 km/jam. Output daya motor listrik yang dibekalkan tentunya cukup besar dengan torsi yang melimpah.

Makin jelas target pasar yang dibidik BYD Great Tang adalah segmen konsumen kelas menengah atas penyuka SUV mewah.

BYD nampaknya fokus memproyeksikan Great Tang untuk melibas high-end large SUV pasar domestik China seperti Zeekr 9X, XPeng GX, Nio ES8, dan Li Auto L9.

 

Toyota Crown Estate SUV Siap Mengaspal di AS Pekan Depan

Sebuah kabar datang dari Toyota. Varian keempat dari Crown yakni versi station wagon atau Estate bakal segera diluncurkan. Persis seperti yang telah kami prediksi sebelumnya.

Sementara, model yang di Jepang akan berlabel Crown Estate ini justru rencananya lebih dahulu tampil perdana pada 14 November mendatang di Amerika Serikat. Toyota nampaknya mencoba mencuri start menjelang perhelatan LA Auto Show 2023 untuk menggebrak perhatian publik dunia.

Sebelumnya, raksasa otomotif ini sudah mengumumkan akan mulai menjual Toyota Crown Sedan minggu ini di pasar domestik Jepang. 

Tapi patut diketahui, label nama yang akan digunakan untuk pasar kawasan Amerika Utara sedikit berbeda dengan di Jepang yakni “Crown Estate SUV”. Bukan hanya Crown Estate. Pemilihan nama untuk pasar domestik Jepang itu agar tak membingungkan para konsumen dengan model Crown Sport SUV yang telah lebih dulu diluncurkan.

Wagon Rasa SUV?

Jika variant station wagon dari Crown di Jepang merupakan model keempat, di negaranya Joe Biden, ini merupakan model kedua. Yang telah lebih dulu diluncurkan di AS hanya disebut sebagai Crown. Bentuknya sedan tapi jangkung. Agak aneh memang. Namun untuk varian Crown ini di AS dikatakan sebagai “all-wheel-drive hybrid electric mid-size SUV”. Dan bentuknya lebih mudah dipahami.  

Prototype Jadi Versi Produksi

Lampu belakang LED yang melintang selebar bodi, pintu bagasi dan juga bentuk bemper belakang nampak tak jauh berbeda dari prototype Toyota Crown Estate kuning di atas, yang dimunculkan 2022 lalu.

Emblem yang tersemat di bodi belakang mengindikasikan bahwa untuk spek Kanada dan AS selain ada sistem hybrid, juga punya penggerak AWD. Penggeraknya kemungkinan mesin bensin 2.5-liter non turbo atau 2.4-liter turbo bakal ditandemkan dengan sepasang motor elektrik hybrid.

Berbeda halnya untuk pasar domestik Jepang. Toyota Crown Estate spek JDM akan tersedia dalam versi plug-in hybrid (PHEV). Atau mungkin malah bakal tersedia pula variant dengan sistem fuel-cell hidrogen (FCEV) seperti Toyota Mirai dan Crown Sedan? Masih jadi tanda tanya besar. 

Interiornya Akan Seperti Apa?

Konfigurasi tempat duduk untuk kendaraan jenis ini umumnya adalah mampu memuat empat sampai lima penumpang. Sama seperti versi Crown lainnya. Bangku baris kedua dikatakan dapat dilipat hingga rata. Tentu saja untuk menghasilkan volume kargo yang lebih besar.

Untuk layout tampilan dashboard, kemungkinan bakal mengadopsi gaya Toyota Crown Crossover. Kokpit bergaya semi futuristik dengan sepasang layar digital 12.3-inci untuk fungsi panel instrument berkendara serta penampil fitur berkendara dan infotaintment.

Fitur berkendara dan sistem teknologi berbasis ADAS serta setting suspensi diperkirakan tak akan jauh berbeda dari variant Toyota Crown yang telah lebih dulu diluncurkan.

 

 

 

 

BMW iX2 tampak belakang

BMW X2 Generasi Kedua Diperkenalkan, Ada Kejutan Bernama iX2

Untuk pertama kalinya BMW memperkenalkan SUV coupe dengan penggerak listrik. Inilah BMW iX2, yang merupakan bagian dari keluarga X2 generasi kedua. BMW memperkenalkan compact SUV premium tersebut secara daring hari ini (11/10/2023).

iX2 diperkenalkan dalam satu varian yang disebut xDrive30. Ini menandakan kalau mobilnya punya dua motor listrik untuk masing-masing sumbu roda. Kombinasi tenaga yang dihasilkan menurut BMW adalah 313 hp atau setara 230 kW. Lengkap dengan fungsi boost temporer. Torsinya berada di angka 494 Nm. Sementara akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa selesai dalam 5,6 detik dengan kecepatan puncak 180 km/jam.

Generasi baru BMW X2

Baterainya memiliki kapasitas yang dapat digunakan sebesar 64,8 kWh. Berdasarkan pengujian WLTP, jarak tempuh SUV coupe ini dikatakan hingga 449 km. Sistem pengisian ulang baterai mampu mengakomodir fast charging hingga 130 kW, sementara pengisian AC (standar) bisa menerima hingga 11 kW. Dengan arus AC tersebut, untuk mencapai tingkat keterisian 100 persen memerlukan enam setengah jam. Tapi kalau pakai DC dengan kemampuan maksimalnya, untuk mencapai 80 persen hanya perlu 29 menit.

Yang menarik, seperti yang ada di BMW i5, mobil ini dibekali software “Max Performance Charging”. Peranti lunak ini memungkinkan proses pengisian ulang baterai berjalan secara efisien dengan memaksimalkan daya yang masuk ke baterai, sesuai kondisi.

Delivery Mulai Maret

BMW iX2 memiliki panjang 4.554 mm, lebar 1.845 mm dan tinggi 1.560 mm. Bobotnya dikatakan sedikit melewati dua ton (2.020 kg).

Kami bukan penggemar SUV coupe buatan siapapun. Tapi harus diakui, BMW X2 baik yang versi elektrik maupun ICE memiliki desain belakang yang keren. Lengkungan atap dipadukan dengan bentuk lampu belakang baru yang menyiku. Fasia depan dibekali kidney grill lebar diapit lampu khas BMW. Air dam depan tampak kurang proporsional karena ukurannya yang besar. Tapi itu masalah selera saja.

Interiornya dibekali berbagai hal baru. Untuk negara dengan empat musim, ada heater yang bukan cuma menghangatkan tapi memomb=pa udara dingin keluar dari kabin. Ini akan mengefisienkan proses penghangatan. Sistem GPS-nya berbasis cloud jadi, peta daerah yang diperlukan mudah tersedia di layar.

Sistem operasi infotainment menggunakan BMW OS 9 yang paling baru. Display berukuran 10,25 inci jadi fitur standar. Kalau kurang besar disediakan ukuran 10,7 inci sebagai fitur opsional. Hasil olah suara dikeluarkan melalui enam speaker yang tersebar di kabin. Lengkap dengan amplifier.

Interior BMW iX2 2024

Pabrik di Regensburg, Jerman akan segera memulai proses perakitan BMW iX2. Untuk pasar Eropa, direncanakan akan mulai delivery pada Maret 2024 mendatang. Pasar global menyusul setelahnya.