Porsche 911 Carrera S 2025 Mulai Dijual Tanpa Transmisi Manual

Porsche 911 (992.2) Carrera S model tahun 2025 resmi diperkenalkan, di Amerika Serikat. Memang agak terlambat, pasalnya 911 generasi 992.2 sudah launching sejak Mei tahun 2024 lalu.

Porsche 911 (992.2) Carrera S posisinya berada diatas Carrera standar dan Carrera T, dan selevel dibawah varian Carrera GTS generasi terbaru berteknologi T-Hybrid.

Upgrade Tampilan

Dari segi tampilan eksterior, sepintas nyaris tak ada perbedaan dengan Carrera T. Meski kini Carrera S dilengkapi dengan headlamp LED Matrix.

Kemasan interior Porsche 911 Carrera S terbaru ini pun lebih mewah dari dua varian dibawahnya. Jok, headrest, setir hingga bagian atas dashboard berlapis kulit NuBuck.

Baik versi Coupe maupun Cabriolet dilengkapi jok belakang ekstra. Khusus versi Coupe, jok belakang tambahan bisa dilepas.

Porsche juga menawarkan program Exclusive Manufaktur. Tersedia paket interior berlapis full kulit dengan 48 kombinasi warna.

Tenaga Naik

Mesin boxer 6-silinder 3.0-liter twin-turbo yang dibekalkan tak berubah. Sama seperti Carrera standar tanpa imbuhan huruf “S”. Hanya beda output performanya saja.

Untuk tahun 2025, Porsche 911 Carrera S mengalami sedikit peningkatan performa sebesar 30 hp.

Meskipun hanya naik ‘sedikit’, tapi untuk mencapainya bukan hal sepele. Mulai dari perangkat turbo hingga sistem pendingin udara yang masuk ke turbonya diupgrade.

Agar aliran gas buang kian lancar, Carrera S dilengkapi Sport Exhaust System dengan muffler tip warna silver.

Output tenaga pun terdongkrak dari 443 hp menjadi 473 hp. Torsi puncak tetap 529 Nm. Hasilnya, akselerasi 0-100 km/jam hanya butuh 3,1 detik. Sekira 0,2 detik lebih gesit dari Carrera S versi sebelumnya. Top speed tembus 307 km/jam. Hal ini bisa tercapai jika dilengkapi paket Sport Chrono.

Porsche 911 Carrera S kini hanya tersedia opsi transmisi automatic kopling ganda (PDK) 8-speed. Transmisi manual 7-speed tak lagi tersedia. Jika ingin transmisi manual, pilihannya Carrera T

Upgrade Paket Fitur

Rem pun turut diupgrade. Carrera S kini dibekali penahan laju dari Carrera GTS versi terdahulu. Cakram depan berukuran 408 mm, belakangnya 380 mm.

Pelek pun kini pakai ukuran 20-inci (depan) dan 21-inci (belakang). Sistem suspensi diupgrade dengan peredam hidrolik versi terbaru. Penyaluran daya ke roda makin berimbang berkat paket Porsche Torque Vectoring Plus.

Jika kurang puas dengan standar, tersedia paket opsional. Mulai dari upgrade rem dengan Porsche Ceramic Composite Brakes (PCCB) hingga PASM Sport Suspension.

Konsumen juga bisa menambahkan fitur rear-axle steering system yang akan meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi dan kemampuan bermanuver pada kecepatan relatif rendah. Kinematika gardan depan dan rasio kemudi pun turut ditingkatkan.

Harganya? Porsche 911 (992.2) Carrera S versi Coupe kini dibanderol mulai dari $146.400 (Rp 2,37 miliaran). Sedangkan versi Cabriolet label harganya mulai dari $159.600 (Rp 2,59 miliaran). Harga off-the road, belum termasuk biaya lainnya.

 

 

 

Porsche 911 Dakar

Deretan Mobil Baru Porsche Indonesia di GIIAS 2023

Porsche Indonesia hadir kembali dalam perhelatan akbar GIIAS 2023 dengan membawa dua line up teranyarnya. Peluncuran perdana Porsche Cayenne baru berlangsung pada 10 Augustus 2023, oleh Hannes Ruoff, Chief Executive Officer, Porsche Asia Pacific, dan Alexander Riedel, General Manager, Porsche Indonesia.

Yang tidak kalah menarik adalah, Porsche 911 Dakar siap aksi juga dipamerkan untuk pertama kalinya di negara ini. 911 Dakar dibuat sangat eksklusif dan dibatasi hanya 2500 unit di seluruh dunia.

“Bersamaan dengan ulang tahun Porsche yang ke 75 dan ulang tahun ke-60 ikon abadi kami, 911, kami sangat bersemangat untuk membawa jajaran model yang mengesankan ini ke GIIAS 2023,” kata Hanner Ruoff, CEO Porsche Asia Pacific.

Porsche Dakar

Porsche Dakar 2023

“Bintang pertama pertunjukan kami, Porsche 911 Dakar, adalah perpaduan sempurna dari tradisi dan teknologi Porsche, menghormati warisan balap mobil kami yang sukses namun penuh inovasi. Menunjukan bahwa hampir tidak ada batasan bagi konsep Porsche 911,” lanjut Ruoff.

Porsche 911 Dakar yang sepenuhnya baru adalah perwujudan sempurna dari filosofi ini. Inilah kehadiran pertama kali 911 jangkung tersebut di GIIAS 2023. Terinspirasi oleh Porsche 953, 911 yang dimodifikasi khusus untuk balap off-road. 953 menghasilkan kemenangan pertamanya di Reli Paris-Dakar 1984. 911 Dakar adalah kombinasi mahir dari performa menjelajah kemana saja, tangguh dan penampilan unik berkat ground clearance tinggi.

911 Dakar memiliki ground clearance 50 milimeter lebih tinggi dari 911 standar dan bisa ditinggikan lagi 30 milimeter berkat sistem angkat standarnya. Pada akhirnya, 911 Dakar adalah sebuah mobil sport yang juga memiliki jarak tanah dan sudut pendekatan yang mirip dengan SUV, sempurna untuk petualangan off-road.

Untuk masalah dapur pacunya Porsche 911 Dakar bermesin biturbo flat-six 3.0-liter yang menghasilkan tenaga 473,3 hp yang mampu melesatkan 911 Dakar hingga 100 km/jam dalam waktu hanya 3,4 detik melalui transmisi PDK 8-speed dan sistem penggerak All-Wheel Drive.

Dua Versi Cayenne

Porsche Cayenne 2023

“Bintang kedua di GIIAS adalah Cayenne baru. Ditingkatkan secara komprehensif, yang terus menjadi mobil sport 5-seater Porsche paling popular di pasar kami,” sebut Alexander Riedel, GM Porsche Indonesia.

“Dengan rangkaian peningkatan yang mengesankan, termasuk konsep tampilan dan kendali yang sangat terdigitalisasi, desain yang tajam, teknologi sasis baru dan fitur-fitur inovatif, kami yakin Cayenne baru akan menegaskan klaimnya sebagai pilihan paling sporty di segmen SUV.”

Porsche Cayenne

Porsche Cayenne baru memiliki tampilan luar yang ekspresif. Ujung depan dengan ubahan desain, dikombinasikan bagian fender yang lebih melengkung, kap mesin baru serta lampu depan Matrix atau HD-Matrix.

Lampu belakang dirancang tiga dimensi dan fascia belakang yang didesain ulang memberikan tampilan yang kami rasa lebih menarik dari sebelumnya. Akan ada tiga kelir baru yang akan mewarnai Cayenne 2023. Juga tiga pilihan pelek baru berukuran 20, 21, dan 22 inci.

Dibalik kap mesinnya, Cayenne kini hadir dengan mesin turbo 3.0-liter V6 yang menghasilkan tenaga 348 hp Dan torsi 500 Nm. Angka tersebut menunjukan meningkat 12,8 hp dan 50 Nm dibanding sebelumnya.

Opsi lainnya, mesin biturbo V8 4,0 liter. Yang ini turut dihadirkan untuk menggantikan mesin V6 sebelumnya di Cayenne S. Output yang dihasilkan 467 hp dan torsi 600 Nm yang artinya 33,5 hp dan 50 Nm lebih tinggi dibanding pendahulunya. Alhasil, hanya butuh waktu 4,7 detik untuk menuntaskan 0-100 km/jam. Dengan kecepatan maksimal 273 km/jam.

Fariz ‘Ogut’

Porsche Mission X Picu Spekulasi Kembalinya Porsche 906 Carrera 6

Konsep Porsche Mission X memicu impian tentang kembalinya sosok Porsche 906 Carrera 6. Meskipun mungkin hanya bersifat spekulatif, namun desain dan semangat Mission X membangkitkan imajinasi para fans akan kembalinya mobil balap ikonik ini.

Finish di Depan Ferrari

Menurut banyak orang, konsep Porsche Mission X coba menggabungkan sisi terbaik dari masa lalu Porsche. Dalam upaya membentuk masa depan dengan hadirnya kendaraan listrik. Ini yang membuat pengamat berpikir bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai bangkitnya sosok lama yang lebih modern.

Porsche 906 Carrera 6

Yup! Porsche 906 Carrera 6 harus kalah oleh Ford GT40 Mk II pada balapan 24 Jam Le Mans tahun 1966 silam. Meski begitu, mobil ini memiliki tempat tersendiri dalam sejarah. Dengan mesin 2.0 liter flat-six-nya, 906 Carrera 6 berhasil finish di posisi belakang mobil-mobil Ford. Namun tetap berada di depan barisan Ferrari yang sebelumnya dominan dengan mesin V12.

Meskipun tidak mungkin mengembalikan model 906 Carrera 6, namun konsep kembalinya nyawa ‘lama’ ini memiliki daya tarik tersendiri. Perpaduan elemen retro dan futuristik dalam wujud Mission X sukses memikat para fansnya untuk melihat interpretasi modern dari warisan balap Porsche.

Banyak yang bilang Porsche Mission X adalah kebangkaitan 906 Carrera 6.

Penerus Spiritual

Namun, penting untuk diingat bahwa konsep Mission X pada dasarnya sebagai penerus spiritual bagi 918 Spyder, yang menampilkan visi Porsche untuk masa depan performa mobil listrik.

Interior porsche Mission X

Sebagai mercusuar teknologi sejati untuk masa depannya, Mission X membuka jalan dalam memecahkan semua rekor. Hal ini menjadi indikasi bahwa akan ada kelanjutan 918 Spyder yang siap diluncurkan. Tentu akan melampaui performa mobil listrik hyper lainnya, salah satu rivalnya adalah Rimac Nevera.

Porsche mission X

Nah, kini Porsche akan menggunakan Mission X sebagai penerus spiritual bagi 918 Spyder, jika mobil ini memang diproduksi dalam jumlah terbatas. Dan nampaknya harapan untuk kemunculan kembali Porsche 906 hanyalah sebagai impian yang indah untuk dibayangkan…