CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness, Cuma 15 Unit!

Honda menghadirkan superbike yang sulit disebut sekadar motor. CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness 30th Anniversary Replica diproduksi hanya 15 unit.

Edisi khusus ini dibuat untuk merayakan 30 tahun perjalanan John McGuinness di Isle of Man TT. Honda UK mengemasnya dengan livery yang terinspirasi motor McGuinness pada debut TT 1996.

Harganya mencapai £37.730 atau sekitar Rp906 juta berdasarkan materi yang dirilis Honda. Penjualannya juga dilakukan secara terbatas melalui sistem undangan.

Lebih menarik lagi, pembeli mendapatkan pengalaman eksklusif bersama sang legenda. Paket tersebut mencakup kesempatan melakukan satu putaran di sirkuit TT bersama McGuinness.

Livery Merah-Hijau Punya Cerita

Tampilan Fireblade SP edisi khusus ini bukan sekadar permainan warna. Honda mengambil inspirasi dari Honda RS250 yang digunakan McGuinness saat memulai karier TT pada 1996.

Warna merah dipadukan dengan nomor balap hijau khas periode tersebut. Hasilnya memberikan tampilan yang langsung mengingatkan pada perjalanan panjang McGuinness di Isle of Man.

Setiap unit juga mendapatkan plaque bernomor khusus pada bagian headstock. Artinya, masing-masing dari 15 motor memiliki identitas produksinya sendiri.

Honda turut memberikan sejumlah aksesori khusus. Di antaranya tall screen, seat cowl, HRC oil filler cap, serta cover mesin dan kopling GB Racing.

Motor ini menggunakan ban Metzeler. Ban bawaan pabrik juga diberikan sebagai cadangan untuk pemilik.

Mesin 999,9 cc dengan DNA MotoGP

Di balik tampilannya, Fireblade SP tetap membawa mesin empat silinder segaris 999,9 cc. Mesin ini memiliki bore 81 mm dan stroke 48,5 mm. Konfigurasinya mengambil inspirasi kuat dari mesin Honda RC213V MotoGP.

Rasio kompresinya mencapai 13,6:1. Teknologi internalnya juga menunjukkan pendekatan yang sangat berorientasi performa.

Connecting rod berbahan titanium membantu memangkas bobot hingga 50 persen dibanding material baja. Pistonnya menggunakan forged aluminum untuk menunjang kemampuan putaran tinggi.

Sistem throttle-by-wire menggunakan konfigurasi dua motor. Teknologi tersebut membantu menghasilkan respons throttle yang lebih linear dan mudah dikontrol.

Sementara itu, sistem quick shifter memungkinkan perpindahan gigi cepat tanpa menggunakan kopling. Karakter tersebut sangat cocok untuk penggunaan di lintasan.

Öhlins dan Brembo Jadi Paket Standar

Fireblade SP menggunakan suspensi elektronik Öhlins NPX generasi ketiga. Sistem tersebut dirancang meningkatkan stabilitas sekaligus mempertajam respons roda depan.

Di belakangnya terdapat Öhlins TTX36 dengan teknologi elektronik. Pengaturan suspensi dapat disesuaikan melalui sistem Objective Based Tuning interface.

Sektor pengereman mengandalkan kaliper Brembo Stylema R empat piston. Kaliper tersebut menjepit cakram depan berdiameter 330 mm.

Honda juga membekali motor dengan Bosch six-axis IMU. Sistem ini membantu mengatur berbagai fitur elektronik berdasarkan kondisi motor saat berkendara.

Honda Selectable Torque Control menawarkan lima level power dan 10 level torque. Tersedia pula pengaturan engine braking dan wheelie control.

Bukan Cuma Motor, Tapi Pengalaman Seumur Hidup

Nilai terbesar Fireblade edisi John McGuinness bukan hanya pada spesifikasinya. Pemilik akan mendapatkan helm KYT replika McGuinness yang ditandatangani. Pengalaman serah terima pun dilakukan melalui acara khusus di Isle of Man.

Honda CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness Cuma diproduksi 15 Unit, Harga banderolnya sekitar Rp906 Juta

Pemilik memiliki kesempatan menambah 37,75 mil pertama pada odometer dengan mengikuti McGuinness mengelilingi lintasan TT. Inilah yang membuat CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness 30th Anniversary Replica terasa lebih berkelas.

Honda tidak sekadar menjual superbike dengan livery khusus. Mereka menjual sebuah bagian dari sejarah Isle of Man TT.

Dengan produksi hanya 15 unit, motor ini jelas lebih dekat dengan barang koleksi. Dan bagi penggemar McGuinness maupun Fireblade, kesempatan memilikinya hampir pasti tidak datang dua kali.

Bremo mengakuisisi perusahaan suspensi Ohlins Racing

Brembo Akuisisi Pabrikan Suspensi Ohlins

Dua nama besar di dunia otomotif, Brembo dan Ohlins akhirnya menyatu. Hal ini terwujud setelah Brembo mengatakan telah mengakuisisi Ohlins Racing, dari perusahaan induknya, Tenneco. Hal ini diumumkan pada 11 Oktober lalu, di situs resmi Ohlins Racing.

Meskipun demikian, proses akuisisi ini baru akan selesai pada awal 2025. Ini karena ada beberapa tahapan legal yang harus mereka lalui. Pastinya tidak gratis karena pembuat rem itu harus menggelontorkan dana hingga US $405 juta, atau sekitar Rp 6,3 trilyun. Nilai ini dikatakan jadi pengeluaran terbesar Brembo.

“Dengan akuisisi ini, kami melangkah maju dalam strategi untuk menyediakan solusi cerdas dan terpadu bagi pelanggan. Memanfaatkan sinergi di seluruh teknologi utama di bidang otomotif,” kata CEO Brembo Matteo Tiraboschi. Ia juga menambahkan bahwa Ohlins adalah “pasangan yang tepat” bagi perusahaannya. Wajar, kendaraan kencang biasanya ditunjang oleh dua merek ini

“Saat kami bergabung dengan Brembo, kami gembira dapat membuka peluang pertumbuhan baru dan memanfaatkan kekuatan serta aset masing-masing untuk mendorong inovasi dan memberikan nilai yang lebih besar kepada pelanggan dan karyawan kami,” kata Tom Wittenschlaeger, CEO Ohlins Racing.

Ohlins Racing, diperkirakan akan meraup pemasukan sebesar US $144 juta di akhir tahun ini. Perusahaan yang berbasis di Swedia tersebut mempekerjakan 500 karyawan yang disebar di kantor pusatnya di Upplands Vasby, Swedia dan di Thailand. Ohlins juga punya fasilitas R&D serta pegujian di Amerika Serikat, Thailand serta Swedia.

Sementara Brembo, mereka sedang berbunga-bunga karena kasnya berlimpah. Ini terjadi setelah mereka melepas saham di Pirelli senilai 280 juta Euro. Atau setara Rp 4,7 trilyun.

Sumber: Ohlins Racing

Kaliper Rem Brembo GP4-MS, Ampuh Di Trek Balap Maupun Jalan Raya

Bagi Anda para rider pengguna kaliper rem high-performance, Brembo melansir versi terbaru kaliper rem GP4-MS.

Brembo GP4-MS mengadopsi desain dan teknologi kaliper rem motor balap MotoGP dan WSBK. Hanya saja versi awal yang dipasarkan pertamakali pada 2019 lalu sedikit berbeda spesifikasi dan desain antara versi jalan raya umum dengan versi spek khusus balap. Dan kini Brembo GP4-MS tak hanya dapat digunakan di jalan raya, namun juga di trek balap.

Dilengkapi Stiker Indikator Panas Dan Sirip Pendingin

Kaliper rem Brembo GP4-MS terbuat dari blok billet aluminium yang dibubut utuh seperti halnya kaliper rem balap GP4-RR dan GP4-RX.

Berbeda dari model GP4-MS yang diluncurkan pada tahun 2019 lalu, versi tahun 2023 ini telah dilengkapi dengan sirip pendingin. Teknologi sirip pendingin pada kaliper rem monoblock ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengereman sekaligus mengurangi panas berlebih yang ditimbulkan oleh gesekan antara kampas rem dengan piringan cakram rem.

Selain itu, pada kaliper rem dilengkapi pula dengan stiker indikator panas. Para rider dapat dengan mengetahui temperatur kerja perangkat rem dengan mudah. Saat usai balapan, para rider maupun teknisi dapat mengetahui seberapa sering melakukan pengereman dan membandingkan dengan motor rekan satu tim balap.

Dengan mengetahui temperatur kerja kaliper rem, rider dengan mudah bisa menyesuaikan spesifikasi kampas rem yang akan digunakan sesuai dengan gaya mengerem para rider saat berkendara. Brembo GP4-MS dapat dipadukan dengan kampas rem Z04 yang khusus digunakan untuk balap.

Paket kit Brembo GP4-MS dipasarkan berikut mounting dudukan kaliper serta kampas rem high-performance yang dapat diaplikasikan pada penggunaan di jalan raya maupun trek balap. Perihal berapa harga jual paket kit tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.