Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition, Punya Aksesori Eksklusif!

Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition hadir dengan balutan putih dan abu-abu, aksen merah, serta aksesori khusus. Namun, tambahan harga 700 dolar AS tidak membawa peningkatan tenaga maupun teknologi. Sebagai catatan, edisi spesial ini merupakan Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition yang paling ditunggu pecinta motor sport tahun ini.

Suzuki kembali menyegarkan Hayabusa untuk model tahun 2027. Kali ini, pabrikan Jepang tersebut tidak mengutak-atik mesin atau sasis motor sport legendarisnya. Daya tarik utama justru datang dari pilihan warna dan detail kosmetik baru ypada Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition versi terbaru.

Di Amerika Serikat, Hayabusa 2027 ditawarkan dalam warna Glass Sparkle Black dan Metallic Reflective Blue. Suzuki juga menghadirkan Special Edition dengan kombinasi Pearl Brilliant White dan Metallic Oort Gray No.3, lengkap dengan aksen merah yang kontras. Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition tampil berbeda dengan varian warna dan aksesori eksklusif tersebut.

Pelek merah, grafis khusus, serta ujung knalpot berwarna hitam memperkuat penampilannya. Suzuki turut menyertakan solo seat cowl senada dengan bodi, yang menggantikan jok penumpang dan pegangan belakang sebagai bagian dari paket Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition ini.

Paket tersebut membuat Hayabusa terlihat lebih eksklusif tanpa mengubah karakter dasarnya. Namun, konsumen perlu mempertimbangkan apakah perbedaan visual pada Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition benar-benar sepadan dengan tambahan biaya yang diminta.

Tambahan Harga 700 Dolar AS, Apa yang Didapat?

Suzuki menetapkan harga awal Hayabusa 2027 standar sebesar 19.699 dolar AS di Amerika Serikat. Sementara itu, Special Edition dibanderol 20.399 dolar AS. Selisih harga tersebut karena perbedaan pada Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition yang menawarkan sentuhan eksklusif dibanding model standar.

Artinya, konsumen perlu menambah 700 dolar AS atau sekitar Rp11 jutaan, dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS. Harga tersebut belum termasuk biaya pengiriman dan pajak yang berlaku, terutama untuk Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition secara resmi yang dijual di Amerika Serikat.

Tambahan biaya itu tidak menghasilkan tenaga lebih besar, bobot lebih ringan, atau penyetelan mesin khusus. Pemilik membayar lebih untuk kombinasi warna, grafis, ujung knalpot hitam, dan penutup jok belakang eksklusif yang hanya ada untuk edisi ini.

Strategi ini bukan hal baru di industri sepeda motor. Edisi khusus ini kerap mengandalkan kelangkaan visual dan detail pembeda untuk menarik penggemar yang menginginkan tampilan berbeda dari versi standar.

Mesin 1.340 cc Tetap Menghasilkan 190 HP

Di balik pembaruan kosmetiknya, Hayabusa tetap mengandalkan mesin empat silinder segaris berkapasitas 1.340 cc. Mesin DOHC tersebut menghasilkan tenaga maksimum 190 hp atau sekitar 140 kW pada 9.700 rpm. Tidak ada perubahan pada sektor performa, bahkan untuk Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition sekalipun.

Torsi puncaknya mencapai 150 Nm pada 7.000 rpm. Karakter mesin ini dirancang untuk menghadirkan tenaga besar sekaligus akselerasi kuat di berbagai rentang putaran. Itu semua berlaku baik untuk varian standar maupun Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition tahun 2027 ini.

Suzuki mempertahankan sistem ride-by-wire dan teknologi Ram Air. Sementara itu, pengereman depan mengandalkan kaliper Brembo Stylema empat piston yang menjepit dua cakram berdiameter 320 mm, yang tetap konsisten diterapkan pada versi terbaru ini

Paket elektronik Suzuki Intelligent Ride System (S.I.R.S.) juga tetap tersedia. Fitur-fiturnya mencakup kontrol traksi sensitif sudut kemiringan, beberapa mode berkendara, launch control, pengaturan rem mesin, cruise control, dan quickshifter dua arah.

Bobot siap jalan tercatat 264 kg, sedangkan kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 20 liter pada spesifikasi Hayabusa generasi ini. Suzuki Hayabusa 2027 Special Edition juga mempertahankan spesifikasi tersebut tanpa perubahan berarti di sisi teknis.

Warisan Motor Legendaris Tetap Jadi Daya Tarik

Nama Hayabusa memiliki sejarah panjang sejak kemunculan GSX1300R pada 1999. Model generasi pertama dikenal luas karena performanya yang menempatkannya di antara sepeda motor produksi tercepat pada masanya, Kini warisan itu tetap diusung dengan ciri khas modern.

Kini, Suzuki mempertahankan identitas tersebut sambil menawarkan variasi tampilan untuk para penggemarnya. Hayabusa 2027 Special Edition menunjukkan bahwa daya tarik sebuah motor legendaris tidak selalu harus dibangun lewat tambahan performa, khususnya bagi pemiliknya.

Meski begitu, warna baru untuk pasar Amerika Serikat ini belum otomatis akan tersedia di Indonesia. Konsumen Tanah Air tentu perlu menunggu informasi resmi mengenai pilihan warna, spesifikasi, dan harga lokal sebelum mempertimbangkan pembelian motor ini untuk pasar dalam negeri.

 

Kawasaki Ninja 650 2027, Suspensi Upside-Down dan Rem Radial!

Kawasaki Ninja 650 2027 mendapat pembaruan teknis yang menyasar sektor kaki-kaki dan pengereman. Sportbike kelas menengah ini kini menggunakan suspensi depan upside-down Showa serta kaliper rem radial empat piston. Dengan hadirnya Kawasaki Ninja 650 2027, para pecinta motor sport mendapat opsi teknologi yang lebih modern di kelasnya.

Kawasaki tidak sekadar mengganti warna untuk menyambut model tahun 2027. Ninja 650 mendapat pembenahan di bagian yang langsung memengaruhi karakter berkendara, yakni suspensi depan, rem, dan sistem informasi pengendara. Selain itu, Kawasaki Ninja 650 2027 kini lebih fokus menghadirkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Pembaruan tersebut membuat motor sport bermesin 649 cc ini tampil lebih serius menghadapi tikungan. Menariknya, Kawasaki tetap mempertahankan karakter ramah pengendara yang selama ini menjadi daya tarik Ninja 650.

Suspensi Showa dan Rem Lebih Sporty

Perubahan paling mencolok hadir melalui suspensi depan Showa SFF-BP upside-down berdiameter 37 mm. Komponen ini menggantikan garpu teleskopik konvensional berdiameter 41 mm pada model sebelumnya.

Teknologi SFF-BP merupakan singkatan dari Separate Function Front Fork – Big Piston. Menurut Kawasaki, penggunaan piston lebih besar membantu mengurangi tekanan redaman sehingga respons suspensi terasa lebih terkontrol.

Pabrikan juga mengklaim konfigurasi baru tersebut meningkatkan kestabilan ketika motor memasuki tikungan. Saat pengereman, bagian depan diharapkan terasa lebih mantap dan memberikan kepercayaan diri lebih besar kepada pengendara.

Suspensi belakang turut mendapat penyesuaian melalui penggunaan pegas dengan tingkat kekakuan lebih tinggi. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan karakter antara bagian depan dan belakang tanpa menghilangkan kenyamanan berkendara.

Sektor pengereman juga mengalami peningkatan. Ninja 650 2027 kini memakai kaliper radial empat piston yang menggantikan kaliper aksial dua piston pada model sebelumnya. Tak hanya itu, Kawasaki Ninja 650 2027 juga menjanjikan pengalaman berkendara yang semakin aman dengan pembaruan ini.

Kombinasi tersebut dirancang menghasilkan respons tuas rem lebih baik dan pengereman yang mudah dikontrol. Meski begitu, peningkatan performa aktual tetap perlu dibuktikan melalui pengujian di jalan.

Panel TFT Kini Mendukung Navigasi

Penyegaran berikutnya terdapat pada panel instrumen TFT berwarna berukuran 4,3 inci. Layarnya mendapatkan tata letak baru agar informasi penting lebih mudah dibaca.

Konektivitas smartphone melalui aplikasi Kawasaki Rideology juga diperluas. Pengendara kini dapat memanfaatkan fungsi navigasi dan perintah suara, dengan ketersediaan fitur tertentu bergantung pada pasar dan ketentuan aplikasinya.

Di luar pembaruan tersebut, Ninja 650 tetap mengandalkan rangka teralis baja yang ringan dan ergonomi relatif tegak. Tinggi joknya mencapai 785 mm, sehingga mendukung posisi duduk yang lebih mudah dijangkau berbagai postur pengendara.

Mesin 649 cc Tetap Dipertahankan

Jantung mekanisnya masih berupa mesin dua silinder sejajar berkapasitas 649 cc. Tenaga maksimum mencapai 68 PS atau sekitar 50 kW pada 8.000 rpm, dengan torsi 64 Nm pada 6.700 rpm.

Perangkat elektroniknya mencakup Kawasaki Traction Control (KTRC) dengan dua pilihan mode. Sementara itu, Kawasaki Quick Shifter tersedia sebagai aksesori untuk membantu perpindahan gigi naik tanpa menggunakan kopling.

Untuk pasar Inggris, Ninja 650 2027 dijadwalkan tersedia mulai Desember mendatang dengan harga £7.499 atau setara dengan Rp 181 juta, sama seperti model sebelumnya. Dengan segala kelebihan Kawasaki Ninja 650 2027 ini, harga yang ditawarkan dinilai cukup kompetitif di kelasnya.

Pembaruan ini memperlihatkan arah pengembangan Kawasaki yang cukup menarik. Ninja 650 tidak perlu menambah tenaga untuk menawarkan pengalaman berkendara lebih sporty. Melalui peningkatan suspensi, rem, dan teknologi kokpit, Kawasaki mencoba membuat performanya lebih matang tanpa kehilangan karakter yang mudah dinikmati. Jadi, Kawasaki Ninja 650 2027 akan menjadi salah satu motor yang paling dinantikan para pecinta motor sport tahun ini.

Suzuki GSX-8TT 2027 Tampil Merah Emas, Auranya Klasik Banget!

Suzuki GSX-8TT 2027 mendapat penyegaran warna Candy Daring Red yang memadukan merah, hitam, dan emas. Sentuhan baru ini memperkuat karakter retro racer, sementara mesin 776 cc dan teknologi modernnya tetap dipertahankan.

Bukan mesin atau performa yang menjadi sorotan, melainkan kombinasi warna yang menghidupkan kembali aura motor sport akhir 1970-an. Secara khusus, Suzuki GSX-8TT 2027 tampil semakin menonjol dengan identitas barunya.

Warna anyar Candy Daring Red membalut tangki bahan bakar, bagian belakang bodi, serta fairing kecil di sekitar lampu depan. Grafis hitam dan emas mempertegas garis desain, sementara pelek berkelir emas menjadi aksen yang langsung mencuri perhatian, serta menampilkan ciri khas Suzuki GSX-8TT 2027 secara jelas.

Menurut Suzuki, inspirasi desain GSX-8TT merujuk pada GS1000S lansiran 1979. Model legendaris tersebut membawa nuansa motor sport berfairing yang kini diterjemahkan ulang melalui pendekatan desain neo-retro.

Pembaruan warna ini juga memperlihatkan strategi Suzuki dalam mengolah warisan desainnya. Alih-alih menghadirkan motor klasik dengan teknologi lawas, pabrikan Jepang tersebut menggabungkan penampilan tempo dulu dengan perangkat modern.

Mesin 776 cc Tetap Jadi Andalan

Di balik penampilan klasiknya, Suzuki GSX-8TT 2027 tetap mengandalkan mesin dua silinder sejajar berkapasitas 776 cc, berpendingin cairan dengan konfigurasi DOHC.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 82,9 PS pada 8.500 rpm dan torsi 78 Nm pada 6.800 rpm untuk spesifikasi Eropa. Konfigurasi poros engkol 270 derajat turut membentuk karakter penyaluran tenaga yang menjadi ciri khas mesin ini.

Transmisi enam percepatan dipadukan dengan bi-directional quickshifter. Fitur ini memungkinkan perpindahan gigi naik maupun turun tanpa mengoperasikan tuas kopling dalam kondisi berkendara yang sesuai.

Perangkat elektroniknya mencakup ride-by-wire, tiga pilihan mode tenaga, serta kontrol traksi yang dapat disesuaikan. Pengendara juga mendapat panel instrumen TFT berwarna berukuran lima inci.

Kombinasi tersebut membuat GSX-8TT tidak sekadar mengandalkan penampilan. Karakter klasiknya berjalan beriringan dengan teknologi yang mendukung pengalaman berkendara modern. Dengan kata lain, Suzuki GSX-8TT 2027 memberikan keseimbangan pada gaya dan performa masa kini.

Sasis Modern dengan Sentuhan Retro

Pada bagian kaki-kaki, GSX-8TT menggunakan suspensi depan upside-down dan monoshock belakang. Sistem pengereman depan memakai dua cakram dengan kaliper radial empat piston, sedangkan ABS mendukung pengereman yang lebih terkontrol.

Bobot siap jalannya mencapai 203 kg, dengan tinggi jok 810 mm dan jarak sumbu roda 1.465 mm. Tangki berkapasitas 16,5 liter mendukung kebutuhan berkendara harian maupun perjalanan jarak menengah.

Suzuki mencantumkan konsumsi bahan bakar acuan 23,8 km/liter berdasarkan siklus WMTC. Angka aktual tentu dapat berbeda sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara.

Untuk pasar Inggris, GSX-8TT 2027 berwarna Candy Daring Red dipasarkan dengan harga rekomendasi £8.999 atau sekitar Rp 217 juta. Suzuki GSX-8TT 2027 menjadi pilihan menarik di segmen motor retro-modern berkat penyegaran terbaru ini. Warna baru ini sekaligus melengkapi pilihan unit dengan baluran warna Glass Sparkle Black.

Pembaruan tersebut menegaskan bahwa daya tarik motor retro modern tidak selalu membutuhkan perubahan mekanis besar. Terkadang, kombinasi warna yang tepat sudah cukup untuk menyegarkan karakter sebuah motor, sekaligus menjaga warisan desain klasik tetap relevan di era sekarang, terutama bagi Suzuki GSX-8TT 2027 yang ingin tetap menjadi ikon di kelasnya.

CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness, Cuma 15 Unit!

Honda menghadirkan superbike yang sulit disebut sekadar motor. CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness 30th Anniversary Replica diproduksi hanya 15 unit.

Edisi khusus ini dibuat untuk merayakan 30 tahun perjalanan John McGuinness di Isle of Man TT. Honda UK mengemasnya dengan livery yang terinspirasi motor McGuinness pada debut TT 1996.

Harganya mencapai £37.730 atau sekitar Rp906 juta berdasarkan materi yang dirilis Honda. Penjualannya juga dilakukan secara terbatas melalui sistem undangan.

Lebih menarik lagi, pembeli mendapatkan pengalaman eksklusif bersama sang legenda. Paket tersebut mencakup kesempatan melakukan satu putaran di sirkuit TT bersama McGuinness.

Livery Merah-Hijau Punya Cerita

Tampilan Fireblade SP edisi khusus ini bukan sekadar permainan warna. Honda mengambil inspirasi dari Honda RS250 yang digunakan McGuinness saat memulai karier TT pada 1996.

Warna merah dipadukan dengan nomor balap hijau khas periode tersebut. Hasilnya memberikan tampilan yang langsung mengingatkan pada perjalanan panjang McGuinness di Isle of Man.

Setiap unit juga mendapatkan plaque bernomor khusus pada bagian headstock. Artinya, masing-masing dari 15 motor memiliki identitas produksinya sendiri.

Honda turut memberikan sejumlah aksesori khusus. Di antaranya tall screen, seat cowl, HRC oil filler cap, serta cover mesin dan kopling GB Racing.

Motor ini menggunakan ban Metzeler. Ban bawaan pabrik juga diberikan sebagai cadangan untuk pemilik.

Mesin 999,9 cc dengan DNA MotoGP

Di balik tampilannya, Fireblade SP tetap membawa mesin empat silinder segaris 999,9 cc. Mesin ini memiliki bore 81 mm dan stroke 48,5 mm. Konfigurasinya mengambil inspirasi kuat dari mesin Honda RC213V MotoGP.

Rasio kompresinya mencapai 13,6:1. Teknologi internalnya juga menunjukkan pendekatan yang sangat berorientasi performa.

Connecting rod berbahan titanium membantu memangkas bobot hingga 50 persen dibanding material baja. Pistonnya menggunakan forged aluminum untuk menunjang kemampuan putaran tinggi.

Sistem throttle-by-wire menggunakan konfigurasi dua motor. Teknologi tersebut membantu menghasilkan respons throttle yang lebih linear dan mudah dikontrol.

Sementara itu, sistem quick shifter memungkinkan perpindahan gigi cepat tanpa menggunakan kopling. Karakter tersebut sangat cocok untuk penggunaan di lintasan.

Öhlins dan Brembo Jadi Paket Standar

Fireblade SP menggunakan suspensi elektronik Öhlins NPX generasi ketiga. Sistem tersebut dirancang meningkatkan stabilitas sekaligus mempertajam respons roda depan.

Di belakangnya terdapat Öhlins TTX36 dengan teknologi elektronik. Pengaturan suspensi dapat disesuaikan melalui sistem Objective Based Tuning interface.

Sektor pengereman mengandalkan kaliper Brembo Stylema R empat piston. Kaliper tersebut menjepit cakram depan berdiameter 330 mm.

Honda juga membekali motor dengan Bosch six-axis IMU. Sistem ini membantu mengatur berbagai fitur elektronik berdasarkan kondisi motor saat berkendara.

Honda Selectable Torque Control menawarkan lima level power dan 10 level torque. Tersedia pula pengaturan engine braking dan wheelie control.

Bukan Cuma Motor, Tapi Pengalaman Seumur Hidup

Nilai terbesar Fireblade edisi John McGuinness bukan hanya pada spesifikasinya. Pemilik akan mendapatkan helm KYT replika McGuinness yang ditandatangani. Pengalaman serah terima pun dilakukan melalui acara khusus di Isle of Man.

Honda CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness Cuma diproduksi 15 Unit, Harga banderolnya sekitar Rp906 Juta

Pemilik memiliki kesempatan menambah 37,75 mil pertama pada odometer dengan mengikuti McGuinness mengelilingi lintasan TT. Inilah yang membuat CBR1000RR-R Fireblade SP John McGuinness 30th Anniversary Replica terasa lebih berkelas.

Honda tidak sekadar menjual superbike dengan livery khusus. Mereka menjual sebuah bagian dari sejarah Isle of Man TT.

Dengan produksi hanya 15 unit, motor ini jelas lebih dekat dengan barang koleksi. Dan bagi penggemar McGuinness maupun Fireblade, kesempatan memilikinya hampir pasti tidak datang dua kali.

Kawasaki Siapkan Harga Spesial Untuk Ninja ZX-6R Model 2026 

Launching model sepeda motor terbaru Kawasaki Ninja ZX-6R Model Year 2026 yang dilakukan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) pada Jumat (1/8/) berlangsung secara mendadak dan mengejutkan.

Kabar tersebut diperkuat oleh unggahan yang muncul di akun sosial media (Instagram) @kawasaki_indonesia. KMI akan mulai membuka pemesanan model teranyar moge supersport tersebut secara pre-order pada 2 Agustus 2025.

”Kawasaki Lovers, ada kabar penting nih! Hari Sabtu besok, 2 Agustus 2025, kami akan mengadakan Showroom Event spesial untuk Pre-Order Kawasaki Ninja ZX-6R Model Year 2026.”

Ini benar-benar kabar kejutan dan tanpa ada acara seremonial seperti biasanya. Para warganet, terutama pecinta Kawasaki Ninja di Indonesia tentunya jadi penasaran sekaligus bersemangat untuk bisa memiliki moge supersport terbaru tersebut.

Pemesanan via pre-order ini berlaku di seluruh jaringan dealer Kawasaki yang ada di Indonesia. Seperti disebutkan pada akun tersebut, promo harga spesial ini hanya berlaku satu hari saja, khusus di tanggal 2 Agustus 2025 dalam acara Kawasaki Showroom Event di Kawansakti, Bintaro.

Kawasaki ZX-6R

Kawasaki ZX-6R adalah moge supersport yang dibekali mesin 4-silinder berkapasitas 636 cc DOHC, berpendingin radiator. Sistem pasokan udara Ram Air bikin aliran udara ke mesin makin leluasa untuk menghasilkan proses pengabutan yang kian sempurna.

Output tenaga maksimum sebesar 129 hp dicapai pada putaran mesin 13.000 rpm. Sedangkan torsi puncak sebesar 69 Nm bermain di putaran 11.000 rpm.

Kawasaki Ninja ZX-6R 2026 tampil dengan warna khas Lime Green dengan desain grafis livery yang lebih atraktif dan dinamis.

Gaya tampilan bodi pun kini lebih ramping dan agresif bagaikan Ninja ZX-10R. Cowl depan yang lebih ramping serta siluet bodi yang kian aerodinamis bikin tampilan ZX-6R bagai motor balap Superbike dan MotoGP. Lampu depan LED pun kini tampil dengan desain yang lebih compact.

Rangka pressed-aluminium yang compact dan berbobot ringan ditopang suspensi depan SFF-BP 41 mm dan lengan ayun belakang yang dipadukan dengan suspensi Bottom-Link Uni-Trak adjustable. Handling bermanuver pun jadi makin yahud dan presisi. Kestabilan berkendara pun makin optimal.

Pengereman menggunakan cakram ganda ukuran 310 mm yang dicengkeram kaliper rem monobloc dengan 4-piston di roda depan. Sedangkan pada roda belakang dibekali cakram rem tunggal ukuran 210 mm dengan kaliper rem 2-piston.

Ban depan berukuran 120/70ZR17M/C (58W) dan ban berukuran 180/55ZR17M/C (73W) di belakang sangat pas untuk beraksi di jalan raya. Riding jadi terasa menyenangkan.

Harga Spesial

Bagaimana cara dan apa saja syarat untuk dapat melakukan pre-order motor ini?

Kawasaki menawarkan harga spesial menjadi Rp 325 juta bagi para pelanggan yang melakukan pre-order Ninja ZX-6R 2026. Promo ini hanya berlaku satu hari khusus pada 2 Agustus 2025. Program ini memberi kesempatan kepada konsumen setia Kawasaki untuk menjadi yang pertama merasakan sensasi berkendara Kawasaki Ninja ZX-6R 2026 sejak peluncuran resminya.

Tidak hanya itu, Kawasaki juga menawarkan promo cicilan 0% untuk pembelian model Kawasaki Ninja ZX-25R ABS SE 2024 warna Candy Persimmon Red selama acara tersebut. Pada acara Kawasaki Showroom Event yang berlangsung 2 Agustus 2025 yang digelar oleh seluruh dealer Kawasaki se Indonesia akan ada berbagai acara hiburan menarik dan aktivitas interaktif yang dapat diikuti oleh pengunjung.

Dalam unggahannya, KMI mengajak para warganet terutama fans Kawasaki yang ingin lebih update untuk mengikuti laman sosial media resmi Kawasaki Indonesia.

”Kawasaki Lovers pasti pada penasaran kan sama harganya? Yuk follow akun Instagram & TikTok Kawasaki Indonesia biar ga ketinggalan update harganya. Jangan lupa buat langsung merapat ke official dealer Kawasaki hari Sabtu besok. We’ll see you in the next update, Kawasaki Lovers,.”

 

Sportbike Kawasaki Tanpa Asap, Bisa Buat Harian

Tahun 2023 merupakan kejutan dan gebrakan baru dari Kawasaki yang mulai merambah pasar sepeda motor listrik. Banyak yang terkesima sekaligus penasaran saat brand asal Jepang ini meluncurkan Ninja e-1 dan Z e-1. Bisa dikatakan hadirnya dua model sportbike terbaru ini sebagai tanda perubahan besar Kawasaki menuju era mobilitas elektrifikasi.

Sangat jelas, Kawasaki tengah melakukan langkah strategis. Permintaan pasar terhadap motor listrik meningkat cukup pesat, terutama di Eropa dan Inggris serta kawasan Asia Tenggara. Rasa penasaran kami pun terjawab saat PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) gelar sesi test ride Ninja dan Z e-1 (6/5/2024). Keduanya merupakan sepeda motor listrik model sport pertama dari brand Jepang yang dipasarkan di Indonesia.

Ninja Penghisap Elektron

Dalam hal desain, Kawasaki mengambil basis dari model Ninja 400 dan naked bike Z400. Keduanya merupakan model entry-level yang tampilannya ala moge. Jadi dapat dipastikan, sportbike Kawasaki Ninja e-1 dan Z e-1 punya daya pikat yang jadi modal untuk menggaet para calon konsumen.

Sepeda motor listrik ini lebih ditujukan bagi level pemula. Sebagai sistem penggerak menggunakan motor elektrik brushless. Output tenaganya 6 kW (sekitar 6,7 hp) dengan torsi puncak sebesar 29 Nm. Jika saklar fitur E-boost pada setang kanan diaktifkan, output maksimum akan meningkat jadi 9 kW (12 hp). Top speed mampu mencapai 99 km/jam.

Perlu diingat, fitur E-boost hanya bisa digunakan temporer selama 15 detik. Lebih dari itu, berisiko membuat motor penggerak jadi panas akibat kelebihan beban arus listrik. Bahkan motor elektrik bisa terbakar.

Terdapat dua mode daya yakni Road dan Eco. Sedangkan mode Walk digunakan saat parkir. Pada mode Eco, laju berkendara sangat santai dan suara motor elektriknya pun senyap. Suara desing motor elektrik mulai terdengar saat melaju di atas 40 km/jam.

Mode daya Eco cocok untuk pengendaraan dalam kota, terutama saat berada di kemacetan lalu lintas yang merayap. Kecepatan maksimun dibatasi hanya 64 km/jam agar konsumsi daya listrik baterai lebih hemat dan efisien.

Bisa Menemani Jalan Kaki

Pada mode Road, kecepatan berkendara normal layaknya skuter elektrik (skutrik) maupun skuter matik (skutik) kelas 110-125 cc. Bisa tembus di kisaran 88 km/jam.

Khusus untuk mode Walk, Anda bisa maju dan mundur dengan kecepatan 1-3 km/jam alias merayap perlahan. Sangat membantu ketika masuk maupun keluar area parkir. Saat putaran gas ditutup, terasa gejala mirip engine brake. Hal ini menandakan sistem penyimpanan daya regeneratif ketika terjadi deselerasi sedang bekerja.

Pasokan daya listrik bersumber dari dua buah baterai Li-ion 50.4 V / 30 Ah yang terpasang pada tangki. Kedua baterai dapat dilepas dengan mudah, jadi bisa hanya menggunakan satu baterai. Dengan dua buah baterai, jarak tempuh mampu mencapai kisaran 65-70an km (Road). Untuk mode Eco tentu saja jaeak tempuh maksimumnya bisa lebih jauh.

Waktu pengisian ulang daya baterai hingga penuh dengan fast charger sekira 3,5 jam. Sedangkan pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen menggunakan fast charger, hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam. Cukup praktis dan perlu menunggu terlalu lama, sehingga cocok untuk penggunaan harian.

Motor Harian Dan Plesiran

Seperti apa sensasi naik sepeda motor listrik seharga Rp 140 jutaan ini? Itu adalah pertanyaan yang muncul saat pertama kali melihat Ninja e-1 dan Z e-1. Apakah rasanya sama seperti versi peminum bensin?

Ninja e-1 yang sepintas tampilannya mirip Ninja 250. Naked bike Z e-1 pun tak beda jauh dengan Z 250. Rangka keduanya pun model tralis baja, tapi telah disesuaikan untuk dudukan baterai dan motor elektrik penggerak.

Spek kaki-kaki pun mirip Ninja 250 FI maupun Z 250. Garpu depan teleskopik 41 mm. Suspensi belakang model monoshock Uni-trak dengan setelan preload. Setup suspensi khas sportbike pada kedua sepeda motor listrik ini diramu agar tetap stabil saat melaju maupun bermanuver pada kecepatan tinggi.

Peleknya pun modelnya mirip seperti versi bensinnya. Ban standar menggunakan lansiran IRC ukuran 100/80-17 (depan) dan 130/70-17 (belakang).

Dengan tinggi jok 785 mm, posisi riding masih cukup nyaman untuk ukuran orang Asia yang rata-rata posturnya 165-170 cm. Untuk para rider berpostur jangkung pun posisi kaki tak terlalu menekuk bagian lutut.

Posisi setang Ninja e-1 pun tak beda dari Ninja 250 FI, sehingga tubuh tak terlalu merunduk. Demikian halnya dengan naked bike Z e-1, posisi riding identik dengan Z 250. Posisi berkendara tak membuat tubuh lekas lelah, terutama area pinggang, lengan serta lutut.

Demikian pula bobotnya yang 150 kg, tak terlampau berat dan setara sportbike kelas 250 cc. Saat bermanuver melibas tikungan, rider tetap bisa mengendalikan dengan mudah. Kedua sepeda motor listrik terbaru Kawasaki ini memang cocok untuk riding harian dalam kota yang kerap bermacet ria. Bahkan Anda bisa plesiran senang-senang dengan sportbike tanpa asap ini.

Konsumen bisa membeli sportbike Kawasaki ini secara inden. Pasalnya stok unit yang tersedia terbatas. Harga Ninja maupun Z e-1 untuk masing-masing model Rp 149,9 juta, OTR Jakarta. Nah, mau pilih yang mana?

Yamaha YZF R125

Yamaha Upgrade YZF-R125 Dan YZF-R15 Untuk Pasar Jepang

Memiliki moge seperti Yamaha YZF-R7 dan YZF R1 adalah idaman para rider, terutama usia remaja dan pemula. Namun di sejumlah negara seperti Jepang terdapat jenjang SIM yang membatasi keinginan para pemula atau yang baru punya SIM untuk langsung bisa naik moge.

Pangsa pasar sportbike kelas pemula di Jepang pun prospeknya cukup menjanjikan. Oleh sebab itu, Yamaha meluncurkan versi terbaru dari YZF-R125 dan YZF-R15 dengan sejumlah upgrade pada konten fitur yang diusung.

Update Fitur Teknologi

Konten teknologi pada sepeda motor terus berkembang pesat. Pabrikan berlogo Garpu Tala ini pun melakukan update pada kedua model sportbike kelas pemula ini.

Dimulai dari headlamp LED yang kini memiliki fungsi ganda. Demikian pula dengan panel instrument LCD yang desain kini tampil ala YZF-R1.

Fitur berkendara pun mengalami upgrade. Teknologi mekanisme kopling dilengkapi fitur assist dan slipper clutch untuk mengurangi hentakan saat downshifting.

Handling berkendara pun jadi lebih pede dengan sistem kontrol traksi. Tak ragu lagi melibas jalan berkelok atau melintasi aspal basah.

Tak hanya agar tampil bak moge sport, kedua motor ‘junior’ ini dilengkapi suspensi ala sportbike kelas menengah. Garpu depan menggunakan model up-side down. Sedangkan swingarm aluminium di belakang ditopang oleh monoshock. Pelek 17-inci yang dibekalkan tampil dengan desain ala motor superbike.

Setting Ulang Performa

Meskipun hanya 125 cc dan 155 cc, menurut Yamaha, bukan berarti respon performanya tidak menggairahkan.

Mesin silinder tunggal berpendingin radiator yang diusung dilengkapi teknologi Variable Valve Actuation (VVA) untuk menghasilkan waktu pengapian yang presisi. Pasokan bahan bakar menggunakan sistem injeksi. Setting kurva performa diolah agar output tenaga dan torsi terasa greget mulai dari RPM rendah hingga atas.

Jika perpindahan gigi transmisi manual 6-speednya masih dirasa kurang responsif, tersedia fitur opsional quick-shifter.

Tak perlu menunggu terlalu lama, Yamaha YZF-R125 dan R15 2023 akan segera dipasarkan di Jepang mulai pertengahan Oktober mendatang.

Cukup rogoh kocek sebesar 517.000 Yen, atau sekitar Rp 53,6 jutaan untuk memboyong YZF-R125. Jika ingin YZF-R15, label harganya mulai dari 550.000 Yen atau kurang lebih sekitar Rp 57 jutaan. Selisih harga yang tipis.

 

Meriahnya Edisi Khusus 25 Tahun Suzuki Hayabusa

Cukup banyak sportbike berfairing yang, tak hanya legendaris, tapi juga fenomenal. Salah satunya adalah Suzuki Hayabusa yang terlahir sebagai model GSX1300R yang tampil perdana pada event Intermot di Jerman tahun 1998 silam.

Suzuki Hayabusa 25th anniversary warnanya meriah.

Nama “Hayabusa” yang dalam bahasa Jepang artinya Elang Pengelana sangat pas dengan wujudnya yang terlihat bagai burung elang sedang menukik.

Di usianya yang kini genap 25 tahun, populasi Hayabusa telah mencapai 300.000 unit. Sejak resmi dipasarkan pada tahun 1999 silam hingga saat ini, nama Hayabusa jauh lebih dikenal daripada GSX1300R.

Suzuki Hayabusa 25th Anniversary Edition

Untuk merayakan hari jadi yang ke 25 tahun, sebuah kado istimewa Suzuki Hayabusa 25th Anniversary Edition pun diluncurkan dan masuk dalam jajaran model tahun 2024.

Rem berwarna khusus untuk edisi 25 tahun Hayabusa.

Fairing dibalur dengan kombinasi warna Glass Blaze Orange dan Glass Sparkle Black. Kombinasi warna ini muncul pada Hayabusa generasi kedua di tahun 2008 dan begitu digemari konsumen saat itu.

Imbuhan grafis warna merah dan tulisan “Hayabusa” dalam huruf Kanji berwarna hitam khas GSX1300R tak lupa disematkan pada fairing.

Imbuhan warna gloss black terlihat pada bagian buritan. Dudukan cakram rem dan penyetel rantai dilabur warna emas. Motor edisi istimewa ini hanya berjok tunggal.

Karena ini adalah motor edisi istimewa, emblem penanda khusus “25th Anniversary” pun disematkan pada tangki dan muffler knalpot.

Update Fitur dan Teknologi

Untuk model tahun 2024, Hayabusa tetap dibekali mesin 4-silinder 1340 cc DOHC 4-katup per silinder berpendingin radiator.

Namun fitur dan teknologi elektronik yang dibekalkan pada GSX1300R generasi ketiga ini telah mengalami perkembangan pesat.

Transmisi manual 6-speed dipadukan dengan fitur pemindah gigi cepat Bi-directional Quick Shift. Penyaluran tenaga mesin lebih responsif berkat teknologi kopling SCAS.

Teknologi ride-by-wire throttle dan Suzuki Intelliget Ride System meningkatkan pengendalian muntahan tenaga mesinnya yang mencapai 173 hp.

Perihal harga jual dan kapan mulai dapat dipesan akan segera diumumkan oleh pihak pabrikan dalam waktu dekat.

“Hayabusa kini genap berusia 25 tahun dan menjadi salah satu produk terbaik Suzuki. Hayabusa tak akan pernah berhenti berevolusi. Semua dapat terwujud berkat dukungan dan kecintaan para konsumen.” papar Toshihiro Suzuki, Director & President Suzuki Motor Corporation.

Happy 25th Anniversary Suzuki Hayabusa…

 

CFMoto 450SR Coba Peruntungan Di Pasar Sportbike Malaysia

Celah pangsa pasar sportbike kawasan ASEAN untuk kelas 250 cc hingga 500 cc terbilang cukup potensial. Namun tak banyak model yang mengisi. Mungkin karena dianggap sebagai kelas ‘nanggung’ bagi sebagian besar pabrikan sepeda motor global. Akan tetapi tidak demikian bagi CFMoto 450SR.

Pabrikan asal RRC yang memiliki ikatan DNA dengan KTM ini mencoba merangsek ke pasar sportbike berfairing Malaysia dengan model 450SR. Filipina telah lebih dulu kebagian jatah 450SR 2023 pada kwartal ketiga tahun 2022 lalu.

Dengan cc-nya yang kurang beberapa tetes dari kelas 500 cc, CFMoto 450SR pun ‘masuk’ kategori sportbike level pemula. Apa kelebihan yang ditawarkan oleh sportbike yang satu ini?

Desain Bergaya Superbike

Dari segi kemasan tampilan, gaya yang diusung sportbike berfairing ini sangat bergaya Eropa. Garis body yang tegas dan tajam membuatnya terlihat sangat garang dan agresif.

Pada fairing bahkan tersemat winglet ala motor balap superbike maupun MotoGP. Headlampnya telah menggunakan LED dan dilengkapi dengan DRL untuk pengendaraan siang hari. Lampu belakang pun telah menggunakan LED. Lampu sein LED yang menyatu dengan spion pun terbilang cukup atraktif.

Panel instrument menggunakan layar digital TFT 5 inci multiwarna dengan tampilan yang dapat dikustomisasi. Pengaturan mode berkendara pun cukup dilakukan via tombol yang ada pada sisi kiri setang. Fitur yang dibekalkan CFMoto pada 450SR tak ubahnya sebuah moge supersport premium.

Knalpot model compact yanng diusungnya memiliki desain yang sangat bergaya superbike.

Velg alloy 5 spoke 17-inci berkelir hitam dibalut ban 110/70 R17 (depan) dan 150/60 R17 (belakang).

Performa Ala Sportbike 500 cc

Seperti yang telah kami utarakan sebelumnya, CFMoto cukup jeli dengan mengurangi volume mesin. Ya, hanya selisih 50 cc saja dari kelas 500 cc. Lantas performanya?

CFMoto 450SR dibekali mesin 2-silinder paralel berkapasitas 450 cc yang dihasilkan dari bore x stroke, 72mm x 55.2mm. Pasokan BBM menggunakan sistem injeksi elektronik. Sistem pendingin mesin menggunakan radiator.

Dari besaran cc-nya saja, CFMoto 450SR jelas lebih unggul dari kompetitor terdekatnya seperti Yamaha R3 maupun Kawasaki Ninja 400.

Berbeda dengan sportbike sekelas maupun di bawahnya yang rata-rata menggunakan bandul kruk-as bersudut 180°. CFMoto membekalkan kruk-as bersudut 270° pada 450SR layaknya mesin sportbike 500 cc ke atas.

Hasilnya, output tenaga sebesar 49,6 hp dicapai pada putaran 9.500 rpm. Sedangkan torsi maksimumnya yang mencapai 39 Nm dikail pada putaran 7.600 rpm. Top speednya mampu menembus angka 190 km/jam.

Transmisi manual 6-speed dipadukan dengan plat kopling majemuk berteknologi FCC slipper clutch untuk menghasilkan perpindahan gigi yang lebih responsif dan cepat.

Suspensi Dan Rem Ala Moge Premium

Teknologi material maupun desain frame pada 450SR tak ubahnya sportbike Eropa. Material chromium-molybdenum alloy steel yang ringan namun sangat kokoh membuat bobot frame tak sampai 11 kg! Wuih…sangat ringan. Bobot totalnya pun hanya 179 kg.

Untuk suspensi, 450SR dibekali garpu up-side down 37 mm pada bagian depan dengan jarak travel 120mm. Pada swing arm belakang dibekali preload-adjustable monoshock multilink.

Sistem remnya pun menggunakan lansiran Brembo, tak kalah mentereng dari sportbike kompetitornya. Sebuah kaliper rem Brembo M40 radial 4-piston mengapit cakram 320 mm pada roda depan. Sementara roda belakang dibekali cakram rem 220 mm yang dicengkeram kaliper rem piston tunggal. Sistem pengereman pun telah dilengkapi piranti ABS dua kanal Bosch 9.1 untuk rem depan dan belakang.

Untuk pasar Malaysia, CFMoto 450SR dibanderol seharga RM 28.888, atau setara Rp 98,6 jutaan. Lebih mahal dari harga di Filipina yang berada di kisaran Rp 79 jutaan.

Untuk pilihan warna, para konsumen dapat memilih kombinasi warna Nebula Black/Pearl White plus aksen Tosca Green atau versi Zircon Black/Velocity Grey dengan aksen warna merah.

Ini motornya menarik, kapan giliran Indonesia?