Geely E5 penanda Geely kembali ke Indonesia

Menelisik Spesifikasi Geely EX5 Yang Akan Diproduksi di Indonesia

Mobil listrik Geely EX5 baru saja diluncurkan di IIMS 2025. Untuk saat ini unitnya masih diimpor dari China. Namun dalam waktu dekat Geely EX5 bakal dirakit di Indonesia.

Geely Auto Indonesia bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Bekasi, Jawa Barat. Proses perakitan Geely EX5 secara lokal nantinya akan menggunakan skema CKD (completely knock-down).

Untuk persiapan proses produksi, saat ini tengah dilakukan pembangunan pabrik baru tahap kedua milik HIM di Bekasi.

Geely EX5 akan dirakit di Indonesia

Pabrik perakitan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal tiga tahun ini. Jadi para konsumen akan memperoleh model EX5 hasil rakitan lokal, bukan lagi impor CBU (completely built-up). Perihal kualitas produk, pihak Geely Auto Indonesia tetap menjaga standar baku mutu kendaraan yang diproduksi sama dengan model yang beredar di pasar global.

Kolaborasi ini sejalan dengan visi Geely untuk menghadirkan teknologi dan teknik manufaktur perakitan modern ke operasi lokal. Standar manufaktur serta rantai pasok produk Geely di Indonesia pun kualitasnya ditingkatkan.

Spesifikasi Geely EX5

Mobil listrik Geely EX5 merupakan model mobil listrik kedua dari Geely. Saat pertama kali diluncurkan pada Juni 2024 lalu, mobil listrik ini dipasarkan di China menggunakan label Galaxy EX5.

SUV bertenaga listrik ini konstruksinya menggunakan basis platform Geely Electric Architecture (GEA). Tak hanya dipasarkan di China, EX5 juga dipasarkan secara global ke kawasan Eropa, Australia, dan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Dengan panjang 4.615 mm, lebar 1.901 mm, dan tinggi 1.670 mm, Geely EX5 ukurannya terbilang compact dan tak terlampau besar. Wheelbase 2.750 mm, menjanjikan ruang kabin mobil lima penumpang ini terbilang cukup lapang.

Short Blade

Motor elektrik penggerak roda depan (FWD) yang diusungnya menghasilkan output daya sebesar 160 kW (214 hp). Torsi puncaknya yang mencapai 320 Nm pun cukup besar.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya butuh waktu 6,9 detik. EX5 dibekali baterai Aegis Short Blade berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP).

Geely EX5 yang dipasarkan di Indonesia hanya tersedia opsi baterai Geely Short Blade berdaya 60,22 kWh. Motor elektriknya sama dengan Thailand yakni outputnya 160 kW (214 hp) dengan torsi 320 Nm.

Ada dua varian type yang dipasarkan di Indonesia dengan jarak tempuh maksimum yang sedikit dibedakan.

Geely EX5 Max jarak jelajahnya mampu mencapai 490 km. Sedangkan EX5 Pro jarak jelajah maksimumnya mencapai 495 km. Cuma selisih tipis.

Mesin Geely EX5

Geely EX5 memiliki kemampuan pengisian daya cepat. Dengan fast charger DC 100 kW, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dikatakan hanya butuh waktu sekira 20 menit.

Geely Auto Indonesia menjamin baterai mobil listrik yang digunakan EX5 memiliki siklus daya tahan pemakaian hingga 1 juta km! Wow, cukup awet juga usia pakainya.

Soal fitur keselamatan berkendara, EX5 dilengkapi sistem ADAS Level 2 dengan 13 fungsi seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist. Disediakan juga Colission Mitigation Support depan dan belakang, Rear Cross Traffic Alert lengkap dengan rem otomatisnya.

Dilengkapi juga dengan Automatic Emergency Braking, Blind Spots Detection, Emergency Lane Keeping Assist, Traffic Sign Information, dan Doors Open Warning.

Harga Memikat

Geely EX5 hadir dalam dua varian, yakni EX5 Pro yang dibanderol seharga Rp 475 juta dan EX5 Max yang dipasarkan seharga Rp 515 juta, on the road (OTR) Jakarta. Dan ini adalah harga yang sudah ‘fix’. Bahkan setelah dirakit di Cikarang sekalipun. 

Rivalnya di segmen SUV EV cukup banyak, yakni MG ZS EV, Citroen E-C3, Hyundai Kona Electric, dan Chery Omoda E5.

Bagi konsumen yang melakukan pembelian Geely EX5 di ajang IIMS 2025, ada promo harga khusus.

Geely EX5 Pro harganya didiskon menjadi Rp 465 juta dan EX5 Max menjadi Rp 505 juta (OTR Jakarta). Dengan demikian, harga Geely EX5 lebih murah Rp 10 juta. Promo ini hanya berlaku untuk transaksi pembelian selama IIMS 2025 yang berlangsung hingga 23 Februari. Tawaran yang cukup menarik.

Geely E5 penanda Geely kembali ke Indonesia

Harga Geely EX5 Resmi Diumumkan di IIMS 2025

Tak hanya memamerkan mobil listrik EX5 dalam event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Geely Auto Indonesia pun resmi mengumumkan harga jual SUV EV premium ini. Kabar yang memang sudah dinantikan para konsumen dan juga awak media.

Kehadiran Geely EX5 di pasar otomotif Indonesia adalah bentuk komitmen jangka panjang Geely. Indonesia adalah salah satu pasar otomotif yang berkembang pesat, terutama dalam adopsi kendaraan listrik, dan Geely melihat potensi besar ini,” papar Victor Gao, CEO Geely Auto Indonesia.

Promo Menarik Selama IIMS

Geely EX5 yang dipasarkan di Indonesia terdiri dari dua varian, EX5 Pro dan EX5 Max. Label harga untuk Geely EX5 Pro mulai dari Rp 475 juta. EX5 Max dibanderol mulai dari Rp 515 juta (on-the-road Jakarta).

Geely Auto Indonesia memberi jaminan garansi kendaraan dan baterai hingga delapan tahun atau 180.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu.

Untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman saat berkendara, tersedia layanan darurat Emergency Roadside Assistance (ERA) yang berlaku selama lima tahun (sesuai validitas masa garansi kendaraan).

Selain itu setiap pembelian unit Mobil listrik Geely EX5 Pro maupun Max akan mendapat bonus extra yang bisa dipilih yakni wall charger 7kW atau paket aksesori OEM eksklusif.

Ada kabar gembira bagi konsumen yang melakukan pembelian di ajang IIMS 2025. Geely memberi harga khusus yakni diskon sebesar Rp 10 juta. Dengan demikian harga Geely EX5 Pro menjadi Rp 465 juta dan EX5 Max jadi Rp 505 juta.

Selain itu konsumen akan mendapat sejumlah bonus tambahan.

BYD sealion 7 Indonesia

Ada Luxury front seat dengan fitur pemiijat yang dapat diatur otomatis, serta sandaran kaki di kursi penumpang.

Konsumen dapat memilih opsi warna eksterior eksklusif dan juga opsi interior warna putih tanpa biaya tambahan.

Kuota internet 2GB perbulan yang berlaku selama dua tahun, dan akses bebas ke beberapa aplikasi selama 5 tahun. Tak hanya itu, konsumen juga mendapatkan portable charger secara gratis. Pengisian daya baterai pun jadi lebih mudah dan praktis.

Geely E5 penanda Geely kembali ke Indonesia

Kenapa Geely Mau Balik Lagi Ke Indonesia?

Geely Auto, raksasa otomotif China resmi beroperasi kembali di Indonesia. Diumumkan kemarin (22/01) di Pullman Central Park Jakarta, mereka menganggap ini adalah saat yang tepat untuk ada (lagi) di pasar otomotif Indonesia.

Victor Gao, CEO Geely Indonesia mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang penting untuk mereka. Terutama demi mewujudkan visi Geely di pasar global. “Indonesia memegang peran penting dalam mewujudkan visi global Geely untuk mendorong mobilitas cerdas yang berkelanjutan,” tegasnya.

Gao juga melihat, Indonesia dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, semakin besar dan permintaan pasar terhadap solusi mobilitas modern terus meningkat. “Geely yakin dapat menjadi bagian utama dalam transformasi industri otomotif di Indonesia,” ujarnya.

Victor Gao, CEO Geely Indonesia

Geely pertama masuk ke negara ini pada 2010 dengan produk seperti Geely Panda, Emgrand dan MK. Namun tidak begitu berhasil hingga akhirnya meninggalkan pasar tanah air pada 2015.

Meski begitu, kami pernah diajak berkunjung ke pusat perakitan dan pengembangan mereka di Tiongkok tahun 2012. Saat itu, terlihat jelas kalau mereka punya ambisi besar bukan hanya di pasar setempat, tapi di berbagai belahan dunia.

Tidak lama, Geely mulai mengakuisisi Volvo, membeli saham Mercedes-Benz, membuat merek baru seperti Zeekr dan Lynk & Co, hingga yang paling menghebohkan, pabrikan mobil nasional Malaysia, Proton pun mereka ambil alih.

Volvo EM90

Dengan kekuatan seperti sekarang, tidak heran kalau Geely punya rencana jangka panjang yang terlihat meyakinkan. Contohnya, penandatangan kerjasama dengan Handal Motor Indonesia (HMI) untuk perakitan lokal Geely EX5.

“Geely EX5 merupakan langkah awal dari komitmen kami dalam menghadirkan kendaraan yang menggabungkan teknologi canggih, dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan bagi konsumen Indonesia,” tambah Victor Gao.

Kemudian, tahun 2027, mereka mencanangkan untuk punya 100 dealer di Indonesia. Bukan perkara mudah punya dealer sebanyak itu dalam tempo dua tahun.

Jangka pendeknya, hingga akhir 2025 ini paling tidak ada 40 dealer Geely yang tersebar di Indonesia. EX5 sendiri akan hadir di IIMS 2025 dan sudah bisa dipesan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi kunjungi BYD dan Geely

Disambangi Menteri Investasi & Hilirisasi RI, BYD dan Geely Tegaskan Komitmennya

Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/Kepala BKPM Republik Indonesia, Rosan Roeslani berkunjung ke Tiongkok. Salah satu agendanya adalah mengunjungi dua raksasa otomotif negara itu, BYD dan Geely.

Seperti diketahui BYD sudah beroperasi penuh di Indonesia dan sukses mencetak penjualan yang cukup cemerlang. Sementara Geely direncanakan mulai beroperasi di Indonesia tahun 2025.

Roslan Roesani saat kunjungan ke kantor pusat Geely

Geely, saat dikunjungi oleh Rosan Roeslani 18 Desember lalu menyampaikan kemajuan dan rencana investasi terintegrasi di Indonesia. Termasuk upaya untuk mendukung pertumbuhan sektor kendaraan listrik di tanah air. Geely Holding Group menegaskan kembali komitmen mereka untuk terus membawa teknologi inovatif. Ini untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mendukung agenda keberlanjutan nasional.

Menteri Rosan Roeslani menegaskan pentingnya kolaborasi strategis, termasuk dengan Geely Holding Group, dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

BYD Perbesar Investasi

Sementara saat mengunjungi kantor pusat BYD di Shenzen dua hari sebelumnya (16/12), General Manager BYD Asia Pacific, Liu Xueliang mengungkapkan apresiasinya terhadap kunjungan dari pemerintah Indonesia, yang memberikan kesempatan bagi BYD untuk berdiskusi secara langsung mengenai pengembangan masa depan industri kendaraan listrik di Indonesia

Liu menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem mobil listrik. Karena itu, pabrik mereka akan segera beroperasi lebih cepat. Dari yang tadinya tahun 2026, menjadi akhir 2025. Yang lebih menarik, pabrik ini akan lebih besar dari rencana sebelumnya, dengan menyerap sekitar 18.000 pekerja, untuk berbagai sektor.

Untuk itu, Ruslan menyampaikan bahwa kementerian yang dipimpinnya, melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah memastikan koordinasi yang erat dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan industri.

“Dengan tambahan investasi dan penguatan industri, kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi pada fasilitas pabrik BYD di Indonesia serta membuka peluang pengembangan teknologi seperti baterai untuk ragam kendaraan New Energy Vehicle termasuk EV dan PHEV,” kata Liu Xueliang.

Penambahan kapasitas tersebut, diharapkan menjadi kontribusi aktif BYD dalam memenuhi kebutuhan domestik Indonesia dan memperluas kesempatan ekspor.

Geely Galaxy E5

Geely Luncurkan Galaxy E5, Ini Kenapa Kompetitornya Wajib Waspada

Raksasa otomotif Geely memperkenalkan SUV Geely Galaxy E5 pada 3 Agustus lalu. Mobil ini cukup ditunggu oleh komunitas dan pengamat otomotif dunia karena banyak hal baru yang dibawa.

Geely Galaxy E5 disiapkan untuk merambah pasar global. Mobil ini berdiri di atas platform baru bernama GEA. Ini adalah platform turunan dari SEA yang digunakan juga oleh Volvo, Polestar dan Smart.

Pesaing BYD Atto 3 ini menggunakan baterai baru bernama Aegis Short Blade. Dikembangkan sendiri oleh Geely dan diklaim mampu menghasilkan kepadatan energi senilai 192 Wh/kg.

Geely Galaxy E5 dihadirkan dengan berbagai inovasi.

Baterai ini dijadikan satu dengan rangka GEA, sehingga menjadikannya sebagai bagian struktural. Dengan begitu, E5 diklaim memiliki distribusi bobot 50:50 dengan titik bobot yang bisa lebih rendah.

Yang tidak kalah mengejutkan adalah, harga Geely E5 saat diluncurkan di Tiongkok berkisar antara US $15.760 hingga US $20.800. Atau setara Rp 250 jutaan hingga Rp 335 jutaan.

Lebih Besar dan Ringan

Galaxy E5 diperkenalkan di China untuk masuk pasar global.

Dimensi Galaxy E5 termasuk wajar untuk sebuah compact SUV. Panjangnya 4.615 mm dengan lebar 1.901 mm. Wheelbase-nya sebesar 2.750 mm sedangkan tinggi 1.670 mm. Sedikit lebih besar dari Atto 3 yang ukurannya (p x l x t mm) 4.455 x 1.875 x 1.615 mm. Sedangkan Wheelbase Att0 3 lebih pendek 30 mm dibanding E5.

Meski ukurannya lebih besar, tapi Geely E5 memiliki bobot yang lebih ringan yaitu 1.615 kg. Sedangkan Atto 3 memiliki berat antara 1.680 kg hingga 1.750 kg. Tergantung variannya.

Motor penggeraknya bertenaga 214 hp dengan torsi 320 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim bisa selesai dalam 6,9 detik.

Geely E5 dipasarkan dalam dua varian baterai yaitu 49,52 kWh dengan jarak tempuh maksimum 440 km. Atau 60,22 kWh yang mampu menggerakkan mobil sejauh 530 km.

Inovasi

Interior Geely E5

Geely Galaxy E5 dibekali dengan kabin lega, plus sistem infotainment buatan Meizu seri Flyme. Selain itu, dibekali juga dengan HUD untuk pengemudi, lengkap dengan instrument cluster digital.

Varian tertinggi dibekali 16 speaker untuk menyalurkan audio. Termasuk yang diletakan di head rest. Sistem kendali infotainment buatan Flyme tersebut dikatakan sangat intuitif dan mudah diioperasikan. Seperti mengoperasikan smart phone.

Salah satu inovasi Geely yang patut diperhatikan adalah, handle pintu yang rata body (flush). Mereka mengklaim, mekanismenya sudah disempurnakan dan akan bisa dioperasikan dalam kondisi cuaca apapun. Lebih dari itu, Geely juga mengatakan akan membagikan paten handle pintu ini untuk industri otomotif dunia.

Nah, bicara otomotif dunia, Geely dikabarkan akan segera hadir di Indonesia. Bahkan saat ini, sedang aktif merekrut personel lokal. Kita tunggu saja, sepertinya Galaxy E5 ini juga akan dibawa.