Chevrolet Spark EUV Jadi Kado 100 Tahun GM Di Brazil

Tahun ini General Motors (GM) merayakan 100 tahun keberadaan mereka di Brazil. Brand asal Amerika Serikat ini hadir di Negeri Samba sejak 26 Januari 1925. Selama seabad, GM sudah memproduksi lebih dari 20 juta unit kendaraan Chevrolet sebagai brand pertama yang jadi cikal bakal dari GM.

Dalam acara perayaan yang dibuka oleh Presdir GM Amerika Selatan, Santiago Chamorro diluncurkan pula mobil listrik Chevrolet Spark EUV.

Nostalgia Spark EV

Jika punya mitra produksi, mengapa harus repot bikin sendiri? Rebadged jauh lebih ekonomis dan cepat. Hal ini terjadi pada Chevy Spark EUV. EUV merupakan akronim dari Electric Utility Vehicle alias mobil listrik dengan fungsi serbaguna.

Dimanfaatkanlah kemitraan produksi yang ada di RRC yakni SAIC-GM-Wuling. SUV EV Baojun Yep Plus yang diproduksi di RRC pun diadopsi sebagai basis model, kemudian diboyong ke Brazil pakai emblem Chevrolet.

Nama Spark dipilih bukan sekadar punya brand image kuat. Tapi karena Chevrolet pernah punya mobil listrik Spark EV yang diproduksi pada tahun 2013. Produksinya dihentikan pada tahun 2017 dan digantikan oleh Chevy Bolt.

Saat ini GM hanya mengungkap sedikit info seputar spesifikasi mobil listrik untuk pasar domestik Brazil ini. Jadi untuk sementara acuannya adalah spek Baojun Yep Plus.

Baojun Yep Plus panjang bodinya 3.996 mm dengan jarak antar sumbu roda (wheelbase) 2.560 mm. Seukuran Suzuki Jimny 5-pintu.

Di negara asalnya, Baojun Yep Plus tersedia versi tiga dan lima pintu. Bahkan sempat muncul konsep berwujud pickup.

Spesifikasi Bikin Penasaran

Karena spek Spark EUV belum diungkap dan bikin penasaran, maka kemungkinan besar tak melenceng dari mobil aslinya.

Layout interior Baojun Yep Plus cukup modern dan tak banyak pernik. Khas SUV yang lebih mengandalkan fungsionalitas.

Pada dashboard terpampang sepasang layar digital 10.2-inci untuk panel instrumen dan sistem infotainment. Terbilang sedang dan tak terlalu kecil ukurannya.

Sistem infotaintment dan advanced driver assistance systems (ADAS) pada Baojun Yep Plus dipasok oleh perusahaan teknologi DJI yang kondang sebagai produsen drone.

Baojun Yep Plus dibekali satu motor elektrik penggerak roda belakang (RWD) berdaya 75 kW (101 hp). Berbekal baterai 41.9 kWh di sasisnya, jarak jelajah maksimumnya 401 km berdasarkan standar CLTC yang berlaku di RRC.

Jika pakai standar uji versi lainnya seperti WLTP atau EPA, jarak jelajahnya mungkin kurang dari itu. Baojun Yep Plus versi Filipina baterainya lebih kecil, hanya 28.10 kWh dengan jarak jelajah 303 km.

Brazil wilayahnya sangat luas. Perjalanan antar kota pun banyak yang harus melintasi daerah pedalaman terpencil. Kendaraan jenis SUV memang paling cocok di sini.

Chevrolet Spark EUV bukan satu-satunya yang ditampilkan pada perayaan seabad GM di Brazil. Ada tiga model lainnya yang berlabel 100th Anniversary Special Series yakni Onix, Tracker (Trax), dan pickup Chevy S10, semuanya cuma ada di Brazil.

Masih belum jelas apakah nantinya Chevy Spark EUV bakal diproduksi di Brazil serta varian bodi apa yang bakal dipasarkan.

Yang paling jelas, nampaknya versi 5-pintu seperti model yang diluncurkan 26 Januari 2025 lalu. Modelnya mirip Land Rover Defender dalam bentuk lebih mungil. Cukup keren dan enak dilihat. Rencananya mobil ini bakal mulai dipasarkan menjelang akhir tahun 2025.

General Motors PHK Ratusan Pekerja

Arah angin berubah sangat cepat di Detroit, terutama di kubu General Motors (GM). Sejak akhir Februari 2023 lalu GM memangkas ratusan pekerja. Hal tersebut sangat mengejutkan dan anti klimaks. Pasalnya pada Januari lalu GM CEO Mary Barra dan CFO Paul Jacobson menyatakan kepada para investor bahwa GM tak berencana untuk melakukan pengurangan tenaga kerja.

Sebelumnya memang sempat tersiar kabar bahwa GM akan melakukan PHK besar-besaran yang akan menghemat anggaran sebesar $2 miliar atau setara Rp 30,65 trilyun untuk 2 tahun kedepan. Ada apa dengan keputusan GM yang begitu cepat berubah haluan?

Pengurangan jumlah tenaga kerja yang berlaku sejak 28 Februari 2023 berdampak pada jajaran eksekutif dan karyawan tetap. Tak dijelaskan secara rinci posisi dan divisi apa saja yang terdampak PHK. Namun berdasarkan sejumlah pemberitaan lokal di AS dan Detroit, diperkirakan jumlahnya lebih dari 500 pekerja.

Hingga akhir tahun 2022 lalu, GM mempekerjakan sebanyak 86.000 buruh dan 81.000 karyawan tetap di seluruh dunia. Pengurangan tenaga kerja tersebut tak sampai 1% dari keseluruhan jumlah pekerja di GM.

“Kami melakukan efisiensi di perusahaan kami agar dapat lebih kompetitif dan bisa memenangkan persaingan di industri otomotif. Efisiensi pada keseluruhan jajaran manajemen dan anggaran struktural yang kami lakukan tentu berdampak pada sebagian pekerja dan jajaran eksekutif kami di lingkup global,” imbuh David Barnas, selaku juru bicara General Motors.

Perihal efisiensi yang dilakukan oleh GM tersebut diamini oleh Arden Hoffman, GM Chief People Officer yang menyatakan bahwa GM tengah berupaya melakukan penghematan dan revitalisasi anggaran. Jumlahnya mencapai hingga $2 miliar untuk dua tahun ke depan.

Cara paling cepat tentunya dengan merestrukturisasi proses produksi dari hulu ke hilir, termasuk mengurangi jumlah pekerja. Efisiensi yang dilakukan tak hanya pada anggaran biaya operasional produksi. Anggaran gaji, upah dan tunjangan para pekerja menjadi bagian dari restrukturisasi yang dilakukan oleh GM.

Apakah kebijakan ‘dadakan’ yang diambil oleh GM berkaitan dengan merosotnya angka pendapatan yang dicapai di periode tahun 2022? Ditambah lagi dengan rencana investasi manufaktur baterai dan mobil listrik yang jumlahnya tidak sedikit.

Rencana investasi manufaktur yang sebagian bakal berlokasi di Michigan, AS nominalnya mencapai lebih dari $7 miliar. Sebagian proyek manufaktur yang direncanakan sejak tahun 2020 tersebut paling cepat akan direalisasikan pada tahun 2024.

Michael Andretti

Cadillac Dompleng Andretti Untuk Masuk Balap F1

Balap Formula One (F1) perlu tim baru untuk meramaikan setiap musimnya. Presiden FIA Mohammed Bin Solayem sampai menyatakan akan memudahkan proses pendaftaran siapa saja yang mau masuk ke balapan pemuncak ini. Salah satu yang paling santer dan ‘ngebet’ adalah Andretti Global yang akan membawa merek Cadillac.

Soal Andretti yang sangat serius masuk F1, tim ini dibangun oleh Michael Andretti, anak Mario Andretti, juara dunia balap F1 era 70-an. Saat ini, mereka adalah tim papan atas di balap Indy Car dan Australian Supercar Championship.

Tahun lalu, aplikasi mereka gagal karena beberapa hal yang bersifat administratif. Tahun ini, mereka coba lagi dengan menggandeng General Motors yang akan menaruh merek Cadillac di F1.

Andretti Indy car

Andretti Cadillac F1 Team, kemungkinan begitu namanya nanti, akan berbasis di Amerika Serikat, dengan kantor pendukung di Eropa. “Pengembangan Andretti Global dan jajaran tim balap di bawahnya terus berlangsung. Kami juga terus menelaah setiap kesempatan,” ujar Michael Andretti.

“Kami yakin akan cocok untuk jadi tim baru di balap F1 sekaligus manambah nilai untuk balapan, mitra-mitra kami dan para penggemar (F1),” tambah juara dunia IndyCar empat kali ini. Ia juga merasa kalau kemitraannya dengan GM/Cadillac membangkitkan rasa bangga.

GM dan Michael Andretti memang punya kenangan manis karena ia menang kejuaraan IndyCar dua kali menggunakan mesin Chevrolet tahun 1991, serta beberapa podium. “GM dan Andretti memiliki warisan kejayaan yang lahir dari dunia balap. Sekarang kami punya kesempatan untuk menyalurkan passion dan inovasi membanguna tim F1 Amerika Serikat.”

F1 2010

Mahalnya Ikut Balap F1

Saat ini, tim Andretti terus memenuhi persyaratan yang wajib dipenuhi. FIA memiliki standar yang ketat untuk bisa lolos dan berkompetisi di F1. Salah satunya adalah uang pendaftaran sekitar US $569.000. Ya, semahal itu.

Makanya tidak semua pabrikan mampu dan mau ikut balapan ini. Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan yang bisa ratusn juta dollar. Untungnya, soal yang terakhir itu FIA turun tangan dan membatasi setiap tim hanya boleh menghabiskan US $140 juta. Tetap saja gila angkanya.

Kalau semua persyaratan beres, Andretti Cadillac F1 Team kemungkinan bisa mulai berlaga tahun 2026. Saat itu, aturan baru soal teknis mesin yang bisa memangkas ongkos pengembangan mulai berlaku.

Sumber

Honda Prologue

Ini Dia Honda Prologue EV Produk Perdana Kolaborasi Honda-GM

Honda Prologue adalah mobil penting untuk Honda dan dunia otomotif. Kenapa? 

Honda Prologue diperkenalkan kepada dunia tadi malam (6/10/2022). SUV ini berpenggerak elektrik sepenuhnya dan jadi produk penting, bukan hanya untuk Honda tapi juga General Motors (GM).

Inilah produk perdana hasil kerjasama kedua pabrikan raksasa itu. Honda Prologue memanfaatkan platform modular untuk kendaraan listrik (EV) sekaligus menggunakan teknologi baterai Ultium buatan GM. Untuk saat ini, spesifikasi lengkap belum dibuka oleh Honda. Namun dikatakan mampu menyamai performa Chevrolet Blazer EV, yang juga pakai baterai Ultium.

Prologue akan diposisikan diatas Honda CR-V, dan sementara ini hanya akan tersedia untuk pasar Amerika Serikat.  Kalau melihat dimensinya, memang cocok untuk di negara itu. Panjangnya 4.877 mm dibarengi wheelbase 3.094 mm. Lebarnya 1.989 mm dan tinggi 1.643 mm. Sangat ‘Amerika’ sekali ukurannya.

Desain Honda Prologue

Penampilannya didesain oleh Honda Design Center di Los Angeles dengan mengikuti filosofi desain Neo Rugged, yang mengedepankan kesan gagah melalui bentuk yang rapi dan minim sudut tajam. Seperti bisa Anda lihat di gambar. Mukanya dipertegas oleh panel hitam yang biasanya jadi grill. Ingat ini EV jadi tidak perlu grill berlubang. Bagian samping terlihat mulus, sedangkan belakangnya, hmm..biasa saja. 

Interiornya terlihat lebih konservatif. Tidak ada layar besar membentang dari depan pengemudi hingga ke tengah dashboard. Instrument cluster berupa layar 11 inci untuk pengemudi, dipisah dengan layar multimedia untuk penumpang yang ukurannya 11,3 inci. Kenop pengaturan AC juga yang biasa dan mudah digunakan, bukan tombol soft touch. 

Detil kelengkapan Honda Prologue akan diinformasikan dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, Honda mengatakan mobil ini akan jadi batu lompatan sebelum melaksanakan penuh program carbon neutrality untuk semua produk maupun kegiatan Honda pada 2050. Di dalam program itu, terdapat 30 produk baru Honda yang semuanya berpenggerak listrik. 

Khusus untuk pasar Amerika Serikat, Prologue adalah bagian awal dari rencana e:Architecture yang digarap bersama GM. Setelah tahun 2026, rencananya kedua pabrikan ini akan meluncurkan mobil-mobil listrik yang memiliki harga terjangkau di kawasan tersebut. Yang suplai baterainya? Siapa lagi kalau bukan LG. 

Indra A