Fitur Aletra L8 EV Bikin Pengunjung Motomobi Karnaval 2026 Terpikat

Kehadiran Aletra L8 EV di ajang Motomobi Karnaval 2026 yang berlangsung di QBig BSD City sukses mencuri perhatian para pengunjung.

Tak sedikit yang penasaran dengan ragam fitur yang ditawarkan MPV listrik ini, terutama karena dirancang khusus sesuai karakter dan kebutuhan konsumen Indonesia.

Aletra L8 EV tak hanya cocok untuk mobilitas dalam kota, tetapi juga siap diajak perjalanan jarak jauh berkat kombinasi kenyamanan kabin, fitur berkendara, serta efisiensi daya yang dimilikinya.

Kabin Nyaman Family Friendly

Dari sisi interior, Aletra L8 EV tampil sebagai kendaraan yang sangat family friendly. Kabinnya mampu menampung hingga 7 atau 8 penumpang, dengan pilihan konfigurasi Captain Seat 7-seater dan Standard 8-seater. Ruang kabin yang luas membuat setiap penumpang tetap nyaman, bahkan saat perjalanan panjang.

Pengemudi dimanjakan dengan kursi depan yang dilengkapi fitur 6-way electric adjustment, serta pengaturan setir tilt & telescopic untuk mendapatkan posisi berkendara ideal. Setir flat bottom dengan Electric Power Assisted Steering juga memberikan kemudahan saat bermanuver, tanpa membuat tangan cepat lelah.

Kesan mewah semakin terasa berkat penggunaan material jok premium yang ergonomis, lengkap dengan bantalan penopang di sisi kanan dan kiri. Ditambah lagi, kehadiran panoramic roof yang membentang hingga baris belakang menciptakan suasana kabin yang lega dan modern.

Untuk kenyamanan suhu, Aletra L8 EV dibekali AC dual zone dengan sistem double blower yang memastikan sirkulasi udara merata hingga ke baris ketiga. Tak hanya itu, kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga berkat filter PM 2.5 yang mampu menyaring debu dan polusi dari luar.

Fitur hiburan juga menjadi daya tarik utama. Layar sentuh 12,4 inci beresolusi tinggi sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara nirkabel. Pengguna dapat dengan mudah mengakses navigasi seperti Google Maps atau menikmati musik selama perjalanan. Sistem audio 7 speaker turut menghadirkan kualitas suara yang jernih dan menyenangkan.

Untuk mendukung kebutuhan digital, tersedia wireless charger 50W serta port USB di setiap baris kursi. Selain itu, ruang penyimpanan di dalam kabin juga sangat melimpah, mulai dari cup holder, konsol tengah, hingga kompartemen tambahan yang membuat perjalanan semakin praktis.

Fitur Penunjang Berkendara

Dari sisi kenyamanan berkendara, Aletra L8 EV dilengkapi sistem Active Comfort Suspension yang mampu meredam guncangan dengan baik di berbagai kondisi jalan. Fitur cruise control juga membantu pengemudi menjaga kecepatan stabil saat melaju di jalan tol.

Fitur keselamatan pun tergolong lengkap, mulai dari kamera 360 derajat dengan blind spot monitoring, hingga sistem keselamatan aktif seperti ABS, EBD, BA, TCS, VSC, HAC, TPMS, serta 4 airbags dan ISOFIX untuk kursi anak.

Performa dan Jarak Jelajah

Untuk performa, Aletra L8 EV mengandalkan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga 120 kW (161 hp) dan torsi 240 Nm. Kecepatan maksimum mencapai 160 km/jam, cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.

Tersedia dua pilihan baterai, yakni 50,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 415 km, serta 64,7 kWh yang mampu mencapai 540 km (CLTC). Jarak ini tergolong kompetitif di segmen MPV listrik.

Harga Kompetitif

Menariknya, harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni Rp468 juta untuk semua varian, baik 7-seater maupun 8-seater. Harga tersebut sudah termasuk wall charger untuk pengisian daya di rumah.

Sebagai nilai tambah, Aletra juga memberikan paket purna jual lengkap, mulai dari garansi baterai hingga 8 tahun, free maintenance 3 tahun, hingga layanan bantuan darurat.

Dengan fitur lengkap, kenyamanan maksimal, serta harga yang kompetitif, Aletra L8 EV menjadi salah satu pilihan menarik di segmen mobil listrik keluarga di Indonesia.

Toyota GR Yaris Incar Kaum Muda di Motomobi Karnaval 2026

Di antara deretan mobil yang ada dalam event Motomobi Karnaval 2026, tatapan mata para kawula muda tertuju pada Toyota GR Yaris.

Mungkin ini salah satu yang paling hot dan bikin gagal paham. Mobil yang dipasarkan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Toyota di Indonesia ini bukanlah city car hatchback ‘biasa’. Hatchback nan sexy ini dikembangkan oleh tim Toyota GAZOO Racing (TGR). DNA mobil rally dan sederet teknologi canggih yang disematkan membuat karakternya jadi sangat berbeda dari Yaris biasa.

Body kit ala mobil rally yang disematkan memang peningkat gaya aerodinamika sungguhan dan jadi ciri pembeda. Bumper depan dan belakang, side skirt, fender serta sayap spoiler besar di buritan bikin postur GR Yaris lebih kekar. Postur bodi GR Yaris pun lebih lebar dan lebih ceper. Desain pelek pun beda. Satu hal yang tak banyak terekspose, atapnya berbahan serat karbon.

Dengan opsi warna Platinum White Pearl MC, Precious Black, Precious Metal dan Emotional Red dijamin bikin mobil ini jadi pusat perhatian di jalanan.

Kabin Sporty

Interiornya dikemas dengan gaya sporty plus sentuhan kemewahan ala mobil Eropa. Jok sport model semi-bucket memeluk tubuh dengan pas dan nyaman. Walau posisi duduknya agak rendah, tapi bisa disetel. Visibilitas ke arah depan cukup leluasa berkat kaca depan yang agak lebar. Nah, ciri khas lain dari GR Yaris adalah desain setir model D-cut ala mobil sport. Sejumlah tombol fungsi berkendara ada pada setir.

Desain dashboard yang melengkung cukup unik. Layar sentuh 8 inci penampil fungsi multimedia dan fitur berkendara dilengkapi konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Tampilan layar instrumen digitalnya pun informatif dan dapat dilihat dengan jelas. Desain kokpit bagian depan memang dirancang untuk menunjang kenyamanan serta kenikmatan mengemudi. Cocok jadi mobil harian bagi para kawula muda aktif dan dinamis.

Mesin Menggelora

Aspek paling greget dari Toyota GR Yaris adalah mesin bensin 3-silinder 1.6L turbo G16GE-GTS. Upgrade piston set dan katup mesin serta sensor air intake jenis baru plus setting ulang nozzle sistem injeksi BBM bikin performa kian menggelora.

Dibandingkan versi pre-facelift, performa GR Yaris meningkat cukup signifikan. Output tenaga naik dari 258 hp jadi 301 hp. Torsinya pun melejit dari 360 Nm jadi 400 Nm. Bikin kaki ingin selalu menginjak pedal gas hingga rebah. Kami sangat suka turbo!

GR Yaris dilengkapi Drive Mode yang dapat dipilih sesuai karakter dan kebutuhan. Pilih mode Normal dan Eco untuk pengendaraan harian. Jika ingin karakter yang lebih agresif serta bisa merasakan totalitas performa, pindah ke mode Sport.

Untuk sistem penggerak GR-FOUR AWD, ada tiga mode berkendara dengan karakter yang berbeda. Normal untuk distribusi tenaga dan traksi berimbang pada penggunaan harian, Gravel untuk medan semi off-road, dan mode Track adalah yang paling agresif.

Sebagai catatan, performa GR Yaris baru bisa optimal jika minum bensin dengan oktan tinggi seperti Pertamax Turbo.

Soal keselamatan berkendara, GR Yaris dibekali sistem ADAS terpadu Toyota Safety Sense (TSS) yang bikin hati tenang. Fiturnya lengkap, mulai dari Pre-Collision System, Lane Departure Alert, Adaptive Cruise Control dan masih banyak lagi.

Toyota New GR Yaris hadir dalam dua opsi transmisi. Label harganya pun beda. Versi bertransmisi 6-speed Intelligent Manual Transmission (6iMT), harganya mulai dari Rp 1,15 miliar. Cocok bagi penyuka injak tiga pedal dengan respon performa yang reaktif.

Bagi penyuka dua pedal, siapkan dana Rp 1,98 miliar untuk versi 8-speed GAZOO Racing Direct Automatic Transmission.

Ini bukan citycar hatchback biasa. Ini Gazoo Racing bro!

Aletra L8 Tarik Perhatian Pengunjung Motomobi Karnaval 2026

Aletra jadi salah satu brand pendatang baru yang memeriahkan event otomotif Motomobi Karnaval 2026 yang digelar pekan lalu di Qbig, BSD City, Tangerang.

Kehadiran mobil listrik L8 EV yang diboyong Aletra menjadi pertanda keseriusan untuk bisa bersaing di pasar kendaraan listrik Tanah Air. Keikutsertaan Aletra bertujuan agar masyarakat dan para konsumen bisa melihat lebih dekat seperti apa sosok mobil listrik Aletra L8 EV secara langsung.

Nah, ternyata pengunjung Qbig banyak yang belum mengetahui jika ini bukan mobil lansiran brand asal Tiongkok, tapi brand asal Indonesia. Produknya pun sudah dirakit secara lokal di Indonesia. Komponen yang digunakan pun sudah menenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen. Lalu bagaimana dengan kualitasnya, apakah setara dengan produk impor?

Rakitan Lokal Berstandar Global

Untuk mempercepat distribusi unit pesanan para konsumen, Aletra menjalin kemitraan strategis dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) guna melakukan perakitan lokal MPV listrik Aletra L8 EV. Ini adalah model pertama Aletra yang lahir dari pabrik di Purwakarta, Jawa Barat tersebut. Perakitan dilakukan secara Completely Knocked Down (CKD).

Proses produksi Aletra di Purwakarta terdiri dari empat tahapan utama yang terintegrasi. Pengawasan kualitas pun dilakukan dengan cermat dan ketat sesuai standar global.

Tahap pertama dimulai di Trimming Station (T1–T7). Di sinilah pemasangan komponen interior, eksterior, hingga komponen motor listrik penggerak berlangsung.

Setelah itu, unit kendaraan akan berlanjut ke Chassis Station (C1–C6). Fase ini merupakan bagian paling krusial, karena melibatkan pemasangan komponen underbody, meliputi rear axle, sistem rem, roda, motor listrik penggerak berikut baterai short blade berkapasitas 64,74 kWh yang menjadi sumber tenaga utama.

Setelah perakitan komponen bawah sasis rampung, mobil pun memasuki tahap Final Station (F1–F9). Proses pemasangan dan penyetelan komponen akhir hingga proses penggarapan detail kendaraan berlangsung di tempat ini.

Spek Sesuai Kondisi Indonesia

Setelah seluruh proses perakitan komponen selesai, unit kendaraan akan masuk ke Final Assembly Inspection. Para teknisi khusus akan melakukan penyetingan, penyesuaian fungsi, serta pemeriksaan kualitas secara cermat dan menyeluruh pada kendaraan sebelum dinyatakan layak keluar dari lini produksi.

Proses perakitan tidak hanya menyatukan komponen, tetapi melibatkan penyesuaian teknis pada hasil riset tim R&D lokal. Seluruh unit mobil listrik Aletra L8 EV yang keluar dari lini produksi pabrik Purwakarta telah dikalibrasi sesuai kondisi dan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Salah satu fitur unik yang disematkan pada Aletra L8 EV spek Indonesia adalah aktivasi mode netral untuk parkir paralel melalui kombinasi pedal rem dan tombol rem parkir elektrik. Sistem suspensi Active Comfort Suspension juga mendapatkan kalibrasi dan pengaturan khusus agar mampu meredam guncangan lebih optimal di jalanan yang tidak rata atau rusak maupun speed bump.

Jelas bahwa unit L8 EV rakitan Purwakarta ini dikembangkan secara spesifik dengan kondisi lingkungan serta kebiasaan pengemudi di Tanah Air.

JKIND Meriahkan Motomobi Karnaval 2026, Bawa Semua Brand Andalan

Selain partisipasi dari deretan brand otomotif terkemuka, Motomobi Karnaval 2026 juga dimeriahkan oleh kehadiran JKIND, selaku distributor dari sejumlah brand kaca film otomotif. Semua diawali dari bisnis keluarga sejak tahun 1980. Yang kemudian menjadi perusahaan resmi bernama PT Jaya Kreasi Indonesia, pada tahun 2000.

Saat ini, JKIND menjadi perusahaan yang memiliki pengalaman selama lebih dari 40 tahun, dan didukung oleh lebih dari 100 dealer resmi, guna layanan penjualan serta purnajual. Deretan brand yang saat ini ditangani oleh JKIND yaitu Llumar, CPF1, Sunmaster, Uniglobe, dan Duratect.

Tak hanya menampilkan sejumlah produk andalannya di gelaran Motomobi Karnaval 2026, JKIND juga melangsungkan aplikasi kaca film CPF1 pada proyek terbaru dari Motomobi, yakni Daihatsu Ayla V6. Pengunjung acara dapat melihat secara langsung proses pengaplikasian hingga finishing.

Citroën C3 Aircross Pancarkan Semangat ‘Comfort in Every Journey’ di Motomobi Karnaval 2026

Di Motomobi Karnaval 2026, Citroën masih mengandalkan C3 Aircross SUV untuk menjawab kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia. Citroën menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekedar kenyamanan berkendara. Citroën C3 Aircross SUV dengan konfigurasi tempat duduk tiga baris, dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang memerlukan kendaraan keluarga.

Citroën C3 Aircross SUV hadir dengan berbagai penyegaran fitur, seperti LED projector pada lampu depan, outside retractable mirror, serta kunci flip yang praktis. Dari sisi interior, mobil ini dilengkapi dengan power window di seluruh jendela, AC digital, serta konsol tengah besar dengan dual quick charge USB port dan ventilasi AC untuk penumpang baris kedua.

Di atas kertas, output dan torsi yang dihasilkan mesin turbo New C3 Aircross SUV cukup mengesankan. Mesin terasa sangat responsif bahkan di RPM rendah, sehingga membuat C3 Aircross SUV memiliki akselerasi in-gear yang bagus.
Soal kinerja mesin, hasil dari uji coba akselerasi 0-100 km/jam mencatatkan waktu 12 detik. Cukup baik untuk sebuah kendaraan keluarga yang bermesin tida silinder.

Selain itu, mesinnya juga memberikan performa jelajah sangat nyaman, khususnya untuk perjalanan jarak jauh. Citroën mengklaim konsumsi rata-rata bahan bakarnya adalah 17,5 km/liter. Namun, fokus utama mobil ini adalah kualitas pengendaraan yang nyaman, terutama di permukaan jalan yang buruk. Itu semua berkat suspensinya yang berkualitas.

Fitur keselamatan termasuk ISOFIX untuk pemasangan kursi balita, 3-point seatbelt pada baris kedua, 6 airbags, Reverse Parking Camera, dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Harga New Citroën C3 Aircross SUV mulai dari Rp 296,9 juta (OTR Jakarta).

Jeep Rayakan 4×4 Day Melalui Reign, Mejeng di Motomobi Karnaval 2026

Setiap tanggal 4 April, para pecinta otomotif di Amerika Serikat merayakan 4×4 Day. Sebuah momen yang identik dengan semangat kebebasan, eksplorasi, dan kemampuan kendaraan 4×4 dalam menaklukkan berbagai medan. Perayaan ini telah menjadi simbol gaya hidup khas Jeep, sekaligus momentum bagi para penggunanya untuk merayakan DNA off-road yang ikonik.

Mengusung semangat tersebut, Jeep Indonesia secara khusus memilih tanggal 4 April sebagai momen peluncuran Jeep Wrangler dan Gladiator Model Year 2026 di Indonesia. Perkenalan unit tersebut juga bertepatan dengan gelaran Motomobi Karnaval 2026 di QBig BSD. Pemilihan tanggal ini menjadi bentuk perayaan global 4×4 Day, sekaligus menegaskan posisi Jeep sebagai ikon kendaraan 4×4 sejati yang telah menjadi bagian dari sejarah otomotif dunia.

Penyegaran Detail Produk

Pada Model Year 2026, Jeep menghadirkan sejumlah pembaruan yang semakin memperkuat karakter produknya. Sejumlah penyempurnaan detail juga hadir pada Model Year 2026. Antara lain pembaruan pada desain kap mesin menjadi dual vented hood dengan pola ventilasi yang lebih fungsional. Serta peningkatan pada sistem engsel pintu yang kini dilengkapi mekanisme pin lock, dan kemudahan pelepasan pintu (easy-to-remove door). Deretan fitur tersebut, semakin mendukung fleksibilitas penggunaan kendaraan di berbagai kebutuhan.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran warna terbaru, Reign. Warna ungu ikonik ini dikenal sebagai salah satu warna khas Jeep yang hanya dihadirkan dalam periode terbatas (limited time offer). Sehingga memperkuat kesan eksklusif bagi para pemiliknya. Kehadiran Reign tidak hanya memberikan tampilan yang lebih berani dan ekspresif, tetapi juga mempertegas karakter Wrangler dan Gladiator.

“Melalui kehadiran Wrangler dan Gladiator Model Year 2026, kami ingin menghadirkan sesuatu yang lebih relevan dan eksklusif bagi konsumen Jeep di Indonesia. Ini bukan hanya tentang kendaraan, tetapi juga bagaimana pelanggan dapat mengekspresikan karakter mereka melalui pilihan yang semakin personal,” kata Ario Soerjo, Chief Operating Officer Jeep Indonesia.

Lebih Personal

“Warna Reign menjadi salah satu elemen yang memperkuat diferensiasi tersebut. Sekaligus memberikan pilihan yang lebih standout bagi para pecinta Jeep di Tanah Air,” imbuhnya.

Jeep Wrangler dan Gladiator Model Year 2026 juga hadir dalam rangkaian limited edition. Secara global, Jeep memperkenalkan program Twelve for Twelve, yang menghadirkan total 12 edisi spesial sepanjang tahun sebagai bagian dari strategi menghadirkan pilihan kendaraan yang lebih personal dan beragam di berbagai pasar.

Untuk pasar Indonesia, beberapa edisi terbatas yang telah terkonfirmasi antara lain mencakup varian Whitecap dan 85th Anniversary Edition. Kehadiran edisi tersebut memberikan opsi yang lebih luas bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter unik dan berbeda.

“Ke depan, Jeep juga tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan pilihan warna ikonik lainnya sebagai bagian dari strategi menghadirkan produk yang semakin dinamis dan personal bagi para pecinta Jeep di Indonesia,” tutup Ario Soerjo.