Kia Carens Membawa Standar Baru MPV, Lega dan Berkarakter!

MPV di Indonesia punya hubungan panjang dengan keluarga. Salah satu pilihan populer adalah Kia Carens. Mobil ini menjadi ruang bergerak untuk mengantar anak, membawa orang tua, hingga menemani perjalanan liburan.

Selama bertahun-tahun, ukuran kabin dan jumlah kursi menjadi bahasa utama sebuah MPV. Semakin banyak yang bisa dibawa, semakin mudah mobil tersebut diterima keluarga. Namun, standar itu perlahan bergeser.

Perubahan tersebut menjadi perhatian Kia ketika mengembangkan The all-new Carens. MPV ini mencoba menggabungkan fungsi keluarga dengan karakter yang lebih kuat.

Ketika MPV Tak Lagi Sekadar Soal Kapasitas

Menurut Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia, kebutuhan dasar MPV memang tidak berubah.

Mobil keluarga tetap harus nyaman dan fleksibel. Namun, konsumen kini juga menginginkan kendaraan dengan desain yang sesuai selera dan mampu memberikan rasa percaya diri.

“Fungsi dan desain memang seharusnya berjalan bersama,” ujarnya.

Pandangan ini menggambarkan perubahan sederhana tetapi penting. MPV tidak lagi hanya menjadi kendaraan yang dipilih karena kebutuhan keluarga. Mobil tersebut juga harus menjadi sesuatu yang ingin dimiliki.

Kia mencoba menerjemahkan perubahan itu melalui Carens terbaru yang diperkenalkan di IIMS 2026 lalu.

Ruang Tetap Jadi DNA Utama Carens

Meski membawa wajah yang lebih berkarakter, Carens tidak meninggalkan tugas utamanya sebagai kendaraan keluarga.

Mobil ini memiliki panjang 4.550 mm dengan wheelbase 2.780 mm. Kabinnya menyediakan tiga baris tempat duduk dengan pilihan konfigurasi enam dan tujuh penumpang.

Untuk konsumen yang mengejar kenyamanan lebih personal, tersedia pilihan captain seats di baris kedua.

Akses menuju baris belakang juga dibuat lebih praktis melalui Electric One-Touch Tumble Seat. Sirkulasi udara turut menjangkau penumpang di bagian belakang.

Dengan begitu, ruang bukan sekadar angka dalam brosur. Ia dirancang untuk mengikuti dinamika keluarga yang sering kali lebih kompleks daripada sekadar jumlah penumpang.

Wajah Lebih Berani, Teknologi Makin Lengkap

Kia kemudian memberikan sentuhan yang membuat Carens memiliki identitas lebih kuat.

Bagian depan mengusung Digital Tiger Face dengan Diamond Finish Decor. Karakter tersebut dipadukan dengan Star Map LED Connected Tail Lamps dan pelek R17 Crystal Cut Dual Tone.

Masuk ke kabin, pendekatan modern terasa melalui Immersive Dual Panoramic Display dan BOSE 8-Speaker Premium Sound System.

Sunroof turut memperkuat suasana kabin, sementara fitur keselamatan seperti ADAS, Surround View Monitor, dan enam airbags memberikan dukungan dalam perjalanan.

Artinya, Kia tidak hanya memperbesar ruang, namun juga mencoba memperkaya pengalaman di dalam ruang tersebut.

Menariknya, evolusi Carens tidak berhenti pada desain dan fitur.

Platformnya disebut dapat dikembangkan untuk mendukung mesin konvensional maupun tenaga listrik. Arah tersebut mulai diperlihatkan melalui Carens EV Concept di GIIAS Jakarta 2026.

Sumber tenaga bisa berubah. Teknologi bisa semakin pintar. Namun, kebutuhan keluarga terhadap ruang dan fleksibilitas tetap menjadi fondasinya.

 

Kia Carens 2022

Kia Carens Mudah Digunakan Untuk Perkotaan

Kia Carens fokus untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

MPV Kia Carens memang telah resmi diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 dengan menawarkan dua pilihan mesin, yakni 1.4 liter Turbo dan 1.5 liter N/A. Selepas ajang pameran GIIAS tersebut, akhirnya kini kami menjajal langsung kedua varian Kia Carens tersebut. Meski rute yang dipilih memang tidak terlampau jauh jaraknya, namun tetap mampu mewakili kondisi rute penggunaan dari Multi Purpose Vehicle (MPV) ini.

Untuk bodinya, kami memang sudah puas memperhatikannya di pameran GIIAS lalu. Posturnya memang berbeda dengan MPV yang banyak beredar di Indonesia. Bahkan ada sedikit karakter produk Sport Utility Vehicle (SUV), ya betul, sedikit saja… Memasuki kabin, Kia fokus untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

Ada fitur Ventilated Front Seats yang mampu menghembuskan angin segar pada kedua bangku depan Kia Carens, sehingga punggung pengemudi dan penumpang depan tetap terasa sejuk meski sedang melakukan perjalanan di hari yang panas. Sedangkan penumpang bagian kedua dimanjakan dengan adanya meja kecil yang berada pada bagian belakang kursi baris pertama. Penumpang di belakang juga mendapat hembusan udara sejuk a/c dari lubang ventilasi yang berada pada plafon.

Kabin terasa semakin lapang dengan adanya Sunroof, sehingga menjadikan mobil ini terasa nyaman dengan bentuknya yang terlihat cukup besar. Khusus pada varian 1.4 liter Turbo mendapat konfigurasi bangku 6-seater dengan captain seats pada baris kedua. Sedangkan konfigurasi bangku 7-seater untuk varian 1.5 liter N/A. Kekedapan kabin juga amat diperhatikan oleh Kia, apalagi lantunan suara musik dari sistem audio didukung dengan 8 unit speaker Bose.

Mencicipi Performa Carens Turbo

Oke, Kia Carens 1.4 Turbo menjadi unit pertama yang kami jajal di bilangan BSD City, Serpong. Performa mesin yang bertenaga 138 hp tergolong halus dan menyenangkan di putaran rendah hingga menengah. Kemampuan transmisi dual clutch 7-speed pun sigap, baik saat melaju di kecepatan rendah maupun saat MPV ini diajak buru-buru. Sehingga torsi maksimal 242 Nm yang membentang dari putaran 1.500 rpm hingga 3.200 rpm pun tidak mubazir.

Jika memilih mode berkendara Eco, maka rasa berkendaranya menjadi amat santun, karena reaksi pedal gas benar-benar dijaga. Ketika mode Normal dipilih, maka posisi ini menjadi netral. Jujur saja, kami menyukai mode berkendara Sport. Memang tidak membuat rasa berkendara Kia Carens layaknya sebuah mobil sport, namun respons pedal gas menjadi lebih ‘mengikuti’ kemauan kaki kanan.

Pengendaliannya cukup baik dan mudah untuk diajak bermanuver. Gejala body roll tetap terasa, namun masih dapat diterima untuk sebuah MPV berpenggerak roda depan. Performa suspensi dan peredamannya kami nilai cukup oke, baik ketika melintasi speedbump, polisi tidur, maupun jalanan bergelombang.

Selanjutnya giliran mencoba Kia Carens 1.5 liter N/A dan hal ini merupakan kesalahan terbesar yang kami lakukan hari itu. Semestinya varian ini yang dicoba terlebih dahulu, sebelum beranjak ke varian 1.4 liter Turbo… Untuk versi non-turbocharger ini menggunakan mesin yang bertenaga 113 hp dan memiliki torsi 144 Nm, kami hanya bisa bilang, masih dapat diterima oleh pengguna yang bukan petrolhead. Meski kami lebih suka versi Carens versi turbo tadi.

Sesuai penggunaan di perkotaan

Transmisinya menggunakan IVT dengan 8-step virtual gears dan membuat laju Kia Carens ini terasa amat halus. Respons mesinnya cukup baik, terutama saat tidak dibawa secara agresif. Satu pembeda lain ialah adanya dengan fitur Idling Start Stop (ISS) pada varian 1.5 liter N/A ini, sedangkan fitur ini tidak tersedia di varian 1.4 liter Turbo.

Kia Carens 1.5 liter N/A ditawarkan ke konsumen dengan harga Rp 389 juta, sedangkan varian Carens 1.4 liter Turbo dipasarkan dengan banderol Rp 449 juta. Konklusinya, Kia Carens memang menyediakan banyak fitur kenyamanan bagi penggunanya dan sesuai untuk digunakan pada aktivitas perkotaan. Sekali lagi, varian 1.4 liter Turbo dengan transmisi dual clutch mungkin menjadi pilihan kami dan Anda pasti paham alasannya. Sebab kami suka turbo… dan mobilnya memang enak.