Tim Mitsubishi Ralliart Sukses Raih Kemenangan di AXCR 2025

Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan bahwa Tim Mitsubishi Ralliart telah meraih juara pertama di Asia Cross Country Rally (AXCR) 2025. Tim ini berkompetisi dengan Mitsubishi Triton (spesifikasi T1, atau kendaraan cross-country yang dimodifikasi), menempuh total jarak 2.316,32 km, termasuk 1.002,95 km Special Stages (SS), dari 8 Agustus hingga 16 Agustus, di Thailand.

Di klasemen keseluruhan, Chayapon Yotha mengamankan posisi pertama dengan total waktu 16 jam, 15 menit, dan 12 detik. Lalu Katsuhiko Taguchi finish di posisi kelima, dan Kazuto Koide berada di posisi ke-22. Tim ini juga meraih Penghargaan Tim (Team Award), yang diberikan kepada tim dengan tiga atau lebih finisher, berdasarkan waktu gabungan dua kendaraan teratas mereka. Gelar ini diperoleh untuk kedua kalinya, dan yang pertama dalam dua tahun terakhir.

Leg Pertama Terdapat SS Terpanjang Dalam AXCR 2025

AXCR tahun ini dimulai dengan start seremonial di Walking Street, sebuah tempat wisata terkenal di Pattaya, Thailand. Reli resmi dimulai dengan Leg 1, menempuh jarak sekitar 360 km ke arah Timur Laut dari Pattaya, ke Prachin Buri di Thailand Timur. Leg ini menampilkan SS terpanjang dalam AXCR 2025, membentang sepanjang 199,13 km.

Leg 2 membawa para peserta sekitar 500 km ke Utara, dari Prachin Buri ke Khao Yai. SS mencakup perpaduan medan berbatu dan bagian high-speed yang membelah area Perkebunan. Sehingga menonjolkan beragam lanskap yang menjadi ciri khas AXCR. Leg 3 tetap di area Khao Yai, di mana lintasan yang sudah menantang, menjadi semakin sulit akibat badai sore. Sehingga membuat jalan menjadi berlumpur, dan menyebabkan medan semakin menantang.

Leg 4 dan 6, yang awalnya direncanakan berjarak 50 km dari perbatasan Kamboja, dibatalkan karena masalah keselamatan. Namun, Leg 5 berjalan sesuai jadwal, kembali ke Prachin Buri untuk SS di dekat kota. Meskipun rutenya mengikuti jalur yang sama dengan SS1, kondisi lintasan telah memburuk secara signifikan, akibat gerusan roda kendaraan yang cukup dalam, saat pada Leg 1. Ditambah lagi ada pohon tumbang akibat hujan yang terus-menerus. Bahkan tim-tim unggulan pun terjebak di lumpur, menjadikannya salah satu hari paling melelahkan dalam reli ini.

Jalur Sempit di Area Perkebunan

Pada Leg 7, reli kembali ke Pattaya, menelusuri kembali sebagian rute SS1 dan SS5. Tahap ini menampilkan jalur sempit yang melewati perkebunan, jalan berlubang, dan penyeberangan sungai. Pada hari terakhir, Leg 8, berakhir di Dermaga Bali Hai di Pattaya.

Chayapon Yotha, memulai dari posisi ke-12. Tetapi dengan cepat naik peringkat, dengan catatan waktu yang kuat di Leg 1. Ia mengakhiri hari pertama di posisi kedua. Berkat navigasi yang presisi oleh co-driver Peerapong Sombutwong, dan konsistensi mengemudi sambil meminimalkan beban mekanis, ia memimpin keseluruhan di Leg 3. Meskipun sempat terjebak di lumpur yang dalam di Leg 5, ia mempertahankan kecepatan yang agresif dan mencatat waktu SS tercepat kedua di Leg 7.

Katsuhiko Taguchi memulai dari posisi kelima dan tetap menjadi salah satu yang terdepan di tahap awal. Namun, di Leg 3, medan yang berat merusak suspensi depan dan membuatnya turun ke posisi ke-10 secara keseluruhan. Di Leg 5, di mana banyak kendaraan berjuang di lumpur yang dalam, ia menyalip 18 pesaing dan mencatat waktu SS tercepat. Sehingga bangkit kembali ke posisi keenam secara keseluruhan. Meskipun terjadi kerusakan pada underguard dan suspensi belakang di lintasan Leg 7, kegigihannya dalam mengemudi membuatnya meraih posisi kelima secara keseluruhan.

Rem Blong

Kazuto Koide, yang berkompetisi di tahun keduanya sebagai pengemudi korporat, menghadapi beberapa kendala di awal. Pada hari pertama, visibilitas yang buruk menyebabkan tabrakan dengan kendaraan yang tiba-tiba berhenti. Apesnya lagi, pada Leg 5, ia mengalami masalah berat pada rem belakang. Meskipun demikian, ia tetap membantu rekan satu timnya yang mengalami masalah mekanis di Leg 3 dan 8, memenuhi perannya sebagai kendaraan pendukung. Ia memperbaiki hasil tahun lalu, finis di posisi ke-22 secara keseluruhan.

“Kemenangan adalah prioritas utama kami tahun ini. Saya sangat senang kami berhasil meraihnya, sambil menunjukkan kekuatan dan keberanian Mitsubishi. Menjelang tahun depan, kami akan terus menyempurnakan kendaraan ini, untuk lebih meningkatkan daya saing kami,” tutup Hiroshi Masuoka, Direktur Tim Mitsubishi Ralliart.

Destinator Mendongkrak Optimisme Mitsubishi di GIIAS 2025

Gempita pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten telah usai. Selama penyelenggaraan GIIAS 2025 yang berlangsung pada 23 Juli-3 Agustus 2025, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meraih pencapaian yang sangat gemilang.

Brand otomotif berlogo tiga berlian tersebut berhasil membukukan 4.110 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) melampaui target yang ditetapkan. Kesuksesan tersebut di antaranya berkat kontribusi dari model SUV terbaru, Mitsubishi Destinator.

SUV keluarga kelas premium ini menyumbang lebih dari 1.900 SPK atau setara 47 persen dari total penjualan MMKSI selama pameran GIIAS 2025 berlangsung. Capaian tersebut menjadi kado terbaik dalam perayaan 55 tahun kiprah Mitsubishi Motors di Indonesia.

Destinator Jadi Idola Sesi Test Drive

Tak hanya tampil dengan kemasan desain yang memikat. Teknologi yang diusung oleh Destinator menjadi simbol kuat dari komitmen MMKSI dalam menghadirkan solusi mobilitas sesuai ekspektasi para konsumen di Tanah Air.

Untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung, MMKSI menyediakan enam unit test drive yang bisa langsung dicoba selama event GIIAS 2025, terdiri dari empat unit Destinator, satu unit Xforce, dan satu unit Pajero Sport.

Antrean pengunjung yang ingin ikut sesi test drive setiap harinya seolah tak pernah sepi. Jumlah peserta test drive selama 12 hari penyelenggaraan GIIAS 2025 tercatat hampir mencapai 2.000 orang. Destinator jadi model mobil Mitsubishi yang paling diminati para pengunjung di area test drive. Antusiasme pengunjung yang tinggi membuat Mitsubishi berhasil meraih penghargaan “The Most Driven Cars” kategori kendaraan berbahan bakar konvensional (ICE) di GIIAS 2025.

Beraneka Pilihan Varian

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, Mitsubishi Destinator hadir dalam tiga pilihan varian. Varian terendah yakni GLS dibanderol mulai dari Rp 385 juta. Naik satu level yakni Exceed harganya Rp 405 juta. Varian teratas yakni Ultimate dibanderol seharga Rp 465 juta.

Bagi konsumen yang masih belum cukup dengan varian Ultimate, tersedia paket Premium dengan tambahan Rp 30 juta dari harga varian Ultimate.

Para konsumen yang memilih paket Premium akan mendapatkan tiga item tambahan berupa jok pengemudi dengan pengaturan elektrik, electric tailgate, serta sistem audio premium dari Yamaha.

Mitsubishi Destinator yang merupakan SUV 7-seater diposisikan untuk mengisi celah pasar antara Pajero Sport dan Xpander. MMKSI menyatakan jika Destinator tak akan saling senggol dengan Xforce yang mengisi segmen pasar compact SUV 5-seater. Bahkan dikatakan jika Mitsubishi Destinator menjadi pelopor lahirnya segmen pasar baru di Indonesia yakni Medium SUV 7-seater.

Kesuksesan penjualan Destinator menjadi pendongkrak semangat dan optimisme Mitsubishi di pasar otomotif Indonesia.

Saat ini Mitsubishi meraih porsi pangsa pasar sebesar 8,5%. Dengan kehadiran Destinator, MMKSI berharap porsi pangsa pasar dapat meningkat mendekati level 10%.

MMKSI menargetkan Destinator mampu terjual sebanyak 10.000 unit di tahun fiskal 2025, terhitung sejak Agustus 2025 hingga Maret 2026. Jika dihitung selama satu periode penuh selama 12 bulan hingga Agustus 2026, penjualan Mitsubishi Destinator ditargetkan mencapai 15 ribu sampai 17 ribu unit.

Hitungan tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia. Karena model Destinator ini juga bakal diekspor ke sejumlah negara, MMKSI pun menargetkan penjualan Mitsubishi Destinator hingga tahun 2026 mendatang bisa menembus angka 50 ribu unit. Perihal berapa besar kuota untuk pasar ekspor, MMKSI menyatakan porsinya akan bergantung permintaan serta kebutuhan pasar di masing- masing negara tujuan.

“MMKSI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga memberdayakan setiap langkah konsumen dalam menjalani perjalanan hidup mereka. Sebagai mitra tepercaya, MMKSI akan terus berinovasi dan berkembang bersama masyarakat Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” urai Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI dalam keterangan persnya.

Mitsubishi Destinator Tembus Lebih Dari 2.000 SPK

Sejak resmi dipasarkan di Indonesia pada 23 Juli 2025 lalu, Mitsubishi Destinator telah membukukan 2.000 SPK secara nasional dari World Premiere lalu. Selama sepekan perhelatan GIIAS 2025, angka SPK kembali bertambah sekitar 500 an unit yang diprediksi akan mencapai 1.000 unit.

Dari seluruh varian yang ditawarkan yakni GLS, Exceed, dan Ultimate, konsumen di GIIAS 2025 justru paling banyak meminati spek tertinggi yakni Ultimate. Porsinya dikatakan mencapai 50% dari total SPK, sisanya terbagi antara varian Exeed dan GLS.

Premium Family SUV, untuk kendaraan pengganti selain mobil lain konsumen. Daya beli masyarakat masih baik untuk Destinator.

Yoshio Igarashi, Director Of Sales and Marketing MMKSI mengatakan saat ini permintaan konsumen terhadap Destinator mayoritas berasal dari kawasan di seputar Jabodetabek. Grafik demografi peminat Destinator didominasi segmen konsumen dengan taraf income di atas rata-rata atau level AB. Kemudian terdapat pula konsumen dari kalangan keluarga yang mau upgrade kendaraan dan beradomisili di Jakarta.

Para konsumen tertarik pada Destinator karena sebagian besar adalah penggemar Premium Family SUV. Meskipun tak sedikit pula yang menjadikan Destinator sebagai kendaraan pengganti atau cadangan selain mobil utama yang telah dimiliki konsumen.

MMKSI optimis jika peminat Destinator tak hanya di seputar Jakarta, tapi juga di sejumlah kota lainnya di Indonesia. Dalam beberapa waktu mendatang akan mulai terlihat respon pasar dan jumlah peminat Destinator dari kota lain.

Destinator Hybrid Kapan Muncul?

Perihal trend mesin berteknologi hybrid, muncul pertanyaan apakah Destinator juga akan tersedia dalam versi hybrid seperti Xpander dan XForce hybrid yang sudah lebih dulu beredar di Thailand.

Berkaitan hal tersebut, MMKSI menyatakan untuk saat ini akan lebih fokus melakukan perluasan cakupan segmen konsumen. Destinator saar ini masih baru beredar dan lebih ditujukan sebagai Family SUV dengan konsumsi BBM yang efisien. Setelah pangsa pasar Destinator terbentuk, MMKSI akan mempertimbangkan untuk menghadirkan model Destinator versi hybrid ke Indonesia.

Pasar Domestik dan Ekspor?

Saat ini produksi Destinator lebih ditujukan guna memenuhi permintaan pasar domestik dalam negeri di Indonesia. Dari total target produksi sebanyak 70 ribu unit, sebanyak 10 ribu unit produksi awal dialokasikan untuk pasar Indonesia.

Perihal ekspor, Destinator yang diproduksi di Indonesia tentunya juga akan diekspor ke sejumlah negara dan kawasan, terutama regional Asia Tenggara. Perihal berapa besar kuotanya, tentu akan berdasarkan permintaan serta kebutuhan pasar di masing- masing negara tujuan.

Tak jauh beda dengan model Xpander dan XForce hasil produksi lokal Indonesia yang saat ini juga telah masuk pasar ekspor.

Tim Mitsubishi Ralliart Siap Pacu Tiga Triton di AXCR 2025

Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan bahwa Tim Mitsubishi Ralliart, dengan dukungan teknis dari prinsipal, akan menggunakan tiga unit pikap Mitsubishi Triton dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2025 mendatang. Event AXCR ini akan berlangsung di Thailand, mulai tanggal 8 hingga 16 Agustus.

Dalam beberapa tahun terakhir, AXCR telah berlangsung selama enam hari dengan jarak tempuh sekitar 2.000 km. Kini, setelah memasuki gelaran ke-30, reli ini diperluas menjadi kompetisi delapan hari dengan jarak tempuh sekitar 2.500 km, sehingga menjadikannya ajang yang lebih menantang. Tim Mitsubishi Ralliart bermaksud untuk merebut kembali gelar juara umum untuk pertama kalinya, dalam tiga tahun terakhir.

Penyempurnaan Chassis

Unit Mitsubishi Triton yang digunakan nanti akan mendapat peningkatan ketahanan mesin dan penyempurnaan chassis. Tim Mitsubishi Ralliart dimiliki oleh Tant Sport (Thailand) dan dipimpin oleh Hiroshi Masuoka, seorang direktur tim dari Mitsubishi Motors. Teknisi Mitsubishi Motors akan mengembangkan mobil reli dan mendampingi tim untuk memberikan dukungan teknis selama kompetisi AXCR 2025 berlangsung.

Jajaran driver dan co-driver akan tetap menampilkan Chayapon Yotha (Thailand) dan Peerapong Sombutwong (Thailand), yang meraih kemenangan keseluruhan di AXCR 2022. Bersama dengan dua pasangan dari Jepang, Katsuhiko Taguchi dan Takahiro Yasui, yang sempat menempati posisi kelima di AXCR 2024 silam. Tak ketinggalan pasangan Kazuto Koide dan Eiji Chiba, yang memulai debut mereka pada tahun lalu.

Chayapon Yotha dan Katsuhiko Taguchi akan bersaing untuk meraih kemenangan keseluruhan dengan kendaraan yang ditingkatkan dari spesifikasi tahun lalu. Sedangkan Kazuo Koide, akan bersaing dalam unit yang dilengkapi dengan transmisi otomatis yang dioptimalkan untuk kompetisi. Selain melakukan validasi teknologi performa tinggi untuk model produksi mendatang, ia akan memainkan peran penting dalam mendukung anggota tim lainnya.

Potensi Luar Biasa

“Ini menandai reli ketiga kami dengan Triton baru. Mobil ini telah menunjukkan potensinya yang luar biasa dalam berbagai situasi. Termasuk performa akselerasi di lintasan kecepatan tinggi, pengendalian di lintasan teknis, dan performa off-road di medan yang sangat berat,” kata Hiroshi Masuoka, Direktur Tim Mitsubishi Ralliart.

Awal Juni lalu, Tim Mitsubishi Ralliart melakukan uji ketahanan beban tinggi. Kondisi ini yang mensimulasikan kondisi reli sesungguhnya, di lintasan off-road di sekitar Taman Nasional Khao Yai, Thailand. Suspensi dan komponen chassis lainnya telah disempurnakan, sambil memeriksa ketahanan mesin maupun bodi.

Ultah Ke-55 di Indonesia, Mitsubishi Sediakan Promo Menarik 

Tahun 2025 menjadi tahun ke-55 Mitsubishi Motors meramaikan khazanah otomotif Indonesia. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku APM Mitsubishi, merayakan tonggak pencapaian ini, dengan menawarkan berbagai macam promo menarik. Tentunya selama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Di pameran ini, MMKSI belum memiliki produk baru yang diluncurkan ke pasar Indonesia. Oleh karenanya, Mitsubishi masih menampilkan Xpander, Xpander Cross, Xforce, Pajero Sport, dan Triton. Pengunjung juga bisa melakukan test drive dengan lima unit mobil yang disiapkan. Terdapat berbagai aktivitas menarik dalam booth seperti tampilan inovatif yang memungkinkan pengunjung untuk mengeksplorasi teknologi terbaru Mitsubishi Motors. 

Bagi pengunjung yang tertarik meminang Mitsubishi, terdapat berbagai macam promo menarik. Mulai dari program DP ringan, bunga ringan, program cashback, gratis kaca film, gratis paket perawatan SMART, dan banyak lainnya, tergantung jenis mobil yang dipilih.

Ajang IIMS 2025 ini juga digunakan MMKSI untuk mengumumkan kolaborasi dengan ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Yang mana MMKSI akan memberikan satu unit mobil Mitsubishi, sebagai grand prize pemenang Indonesian Idol. Menariknya mobil ini disebut sebagai produk terbaru, yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Kami jadi penasaran dengan mobil tersebut…

“Melalui event ini, Mitsubishi menegaskan komitmen dalam memberdayakan setiap perjalanan. Dengan memastikan setiap pemilik Mitsubishi Motors menulis cerita mereka, dengan penuh percaya diri,” tutup Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI.

Mitsubishi Triton

Mitsubishi Motors Koreksi Perkiraan Keuntungan, Coba Tambal Kelemahan

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merevisi perkiraan kondisi keuangan mereka untuk tahun fiskal yang akan berakhir Maret 2025 ini.

Dalam rilis resminya yang tertanggal 3 Februari 2025 , terlihat bahwa mereka menurunkan ekspektasi keuntungan secara drastis, menjadi tinggal 35 miliar yen (sekitar 3,7 triliun). Sebelumnya, pada Mei 2024, MMC memperkirakan keuntungan hingga 144 miliar yen atau sekitar 15,4 triliun.

MMC tidak mengatakan secara jelas apa penyebabnya, namun mengutip Nikkei Asia, penurunan perolehan profit ini disebabkan beberapa hal. Pertama adalah penjualan secara wholesales yang lesu. Kemudian peningkatan biaya marketing di Amerika Serikat serta ongkos supplier yang meningkat karena inflasi.

Mitsubishi Motors merasa kuat dalam hal teknologi PHEV

Selain profit, Mitsubishi juga menurunkan target penjualan global. Dari 895.000 menjadi 848.000 unit. Meski demikian, target tersebut masih lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang 815.000 mobil.

Penyesuaian target tersebut dipicu oleh penurunan penjualan di beberapa pasar utama seperti Asia Tenggara. Khususnya, Thailand dan Indonesia yang jadi lahan jualan utama pabrikan Tiga Berlian ini.

Meskipun di Indonesia penjualan meningkat tipis, namun Mitsubishi Thailand kesulitan untuk meningkatkan penjualan.

Tambal Kelemahan

Mitsubishi Motors perkuat posisi di Amerika Utara

“Ada masanya penjualan mobil di Thailand mencapai satu juta unit per tahun,” kata Takao Kato, CEO Mitsubishi Motors, dikutip dari Nikkei Asia. “Tapi sejak pandemi COVID-19, (kondisi pasar) belum juga pulih. Malah pada tahun fiskal 2023 dan 2024 makin turun, karena tingginya hutang rumah tangga.”

Kondisi tersebut, menurut Kato diperparah dengan nilai tukar mata uang Thailand yang menurun dan memberikan dampak negatif terhadap keuntungan.

Mitsubishi bahkan sampai harus melakukan restrukturisasi di kawasan ini, dan menawarkan program pensiun dini untuk 300 karyawannya.

Meski begitu, Takao Kato optimis. “Kekuatan kami ada di kendaraan plug-in hybrid, kehadiran yang kuat di Asia Pasific dan lini produk yang kendaraan pikap. Kami sedang fokus untuk memanfaatkan hal ini,” ujar Kato.

Ia juga mengatakan akan memperkuat hal-hal yang melemahkan MItsubishi. “Kami mencari tahu dukungan seperti apa yang bisa kami dapat dari pangsa pasar Amerika Utara dan mengembangkan (teknologi) auto-intelligence. Di kedua hal itu, kami tidak begitu kuat,” tutup Kato.

Sumber: Nikkei Asia via Motor1

Mitsubishi Sumedang

Mitsubishi Sekarang Punya Dealer di Sumedang

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) memperluas jaringannya di Indonesia. Kini mereka memperluas cengkramannya di wilayah Jawa Barat. Diresmikan pada 2 Desember 2024 lalu.

Berkolaborasi bersama Srikandi Diamond Motors, Mitsubishi kini punya dealer resmi di kota Sumedang. Tempat ini merupakan diler resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi Motors pertama di Kota/Kabupaten Sumedang.

Ini merupakan diler kendaraan penumpang Mitsubishi Motors ke-180 dari total 305 diler Mitsubishi di Indonesia. Sekaligus diler ke-19 di Provinsi Jawa Barat. Mitsubishi Sumedang juga memiliki kemampuan Sales, Service, Spare Part (3S).

Area bengkel mitsubishi sumedang

Mengutip keterangan resmi MMKSI, diler ini berlokasi di Jl. Raya Prabu Gajah Agung seluas 3.840 m 2 dan bangunan seluas 1.415 m 2. Memiliki area Showroom seluas 542 m 2 dan area bengkel seluas 244 m 2.

Dilengkapi dengan 1 stall Express Service, 3 stall umum, dan 1 stall untuk inspeksi yang dapat mendukung perawatan kendaraan Mitsubishi Motors, diler ini dapat menangani hingga 16 kendaraan per hari.

“Peresmian Diler Mitsubishi Motors Srikandi Diamond Motors Sumedang ini merupakan kelanjutan langkah Mitsubishi Motors untuk memperkuat jaringan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia. Terutama wilayah Jawa Barat,” kata Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI. “Dengan menambah diler resmi baru ini, aksesibilitas konsumen di Kota dan Kabupaten Sumedang, serta daerah sekitarnya untuk mencari diler Mitsubishi Motors akan menjadi lebih mudah dan nyaman.”

Mitsubishi Kejar Target di GJAW 2024

Tutup tahun hanya tinggal satu bulan lagi. PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memanfaatkan event Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 untuk menggenjot angka penjualan.

Pada event Jakarta Auto Show 2023 lalu MMKSI sukses membukukan penjualan sebanyak 600 unit kendaraan Mitsubishi selama pameran berlangsung.

Dalam event GJAW 2024 ini MMKSI optimis dan percaya diri bisa meraih hasil positif. Targetnya pun berlipat menjadi  1.000-1.500 unit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Ia mengatakan target penjualan di GJAW 2024 diharapkan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Dengan lokasi dan waktu yang berbeda kita optimis capaian angka penjualan dapat meningkat. Kami menargetkan dua kali lipat atau lebih dari penjualan tahun lalu. Jadi angkanya bisa 1.000 hingga 1.500 unit,” ungkap Irwan Kuncoro saat konfrensi pers di ajang GJAW 2024 di ICE BSD, Tangerang, Senin, 25 November 2024.

Lebih lanjut, event GJAW 2024 jadi ajang unjuk gigi seluruh lini produk kendaraan yang menjadi andalan Mitsubishi Motors.

SPK November

Sebagai catatan, selama periode November 2024 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang dibukukan telah mencapai 3.353 unit. Sebanyak 45 persen dari angka penjualan didominasi Xpander dan Xpander Cross.

Mitsubishi XForce diklaim memberikan kontribusi hingga 30 persen dari total SPK. Selebihnya ditopang model lain dari MMKSI termasuk Pajero Sport.

Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang periode Oktober 2024 Mitsubishi Motors mencatatkan penjualan wholesales sebanyak 5.486 unit. Turun sekira 5,8 persen bila dibandingkan September yang tercatat sebanyak 5.824 unit.

Sepanjang periode Januari-Oktober 2024, Mitsubishi berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 59.693 unit. Porsi pangsa pasar (market share) yang dikuasai Mitsubishi Motors mencapai 8,4 persen.

Beragam Promo Menarik

Beragam program penjualan yang menarik pun ditawarkan oleh Mitsubishi di GJAW 2024. Seperti untuk pembelian XForce, tersedia hadiah langsung berupa kaca film, kesempatan lucky dip dengan hadiah cashback hingga Rp 15 juta serta voucher belanja senilai jutaan rupiah.

Ada juga program Extended Warranty 1 tahun atau 20.000 km (mana yang tercapai lebih dulu).  Dan promo serta hadiah menarik lainnya.

Untuk pembelian Xpander dan Xpander Cross, ada gratis kaca film, tambahan asuransi, gratis paket SMART. Plus, lucky dip dengan hadiah cashback hingga Rp 10 juta. Untuk pembelian Pajero Sport dan model Mitsubishi lainnya juga tersedia berbagai program promo menarik.

Bagi konsumen yang membeli kendaraan secara angsuran, terdapat program pembiayaan dengan DP ringan, bunga rendah, dan lainnya.

Kalau mau mampir, Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 masih akan berlangsung hingga 1 Desember 2024. Tiketnya bisa dibeli melalui aplikasi Auto360 seharga Rp 40.000 untuk hari kerja dan Rp 70.000 untuk akhir pekan.

Selain itu, tiket on-the-spot juga tersedia dengan harga Rp 50.000 untuk weekdays, Rp 80.000 untuk weekends

Mitsubishi XForce Ultimate Diamond Sense Resmi Diluncurkan di GJAW 2024

Varian model compact SUV Mitsubishi XForce kini bertambah lagi satu, yakni Ultimate Diamond Sense (DS). Versi yang telah dilengkapi sistem bantu berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) Diamond Sense dari Mitsubishi ini diluncurkan di ICE BSD, Tangerang, Jumat (22/11/2024) dalam ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024.

Dimond Sense adalah paket fitur bantu berkendara yang diterapkan pada mobil buatan Mitsubishi. Jadi, nama ini mungkin akan melekat juga di produk-produk lainnya.

Fitur ADAS Makin Lengkap

Seperti diketahui, Xforce sudah dilengkapi sejumlah fitur bantu berkendara. Seperti Active Stability Control, Yaw Control, Hill Start Assist, Blind Spot Warning. Ada juga Rear Cross Traffic Alert, Tire Pressure Monitoring System. Maka pada Xforce Ultimate DS, makin lengkap. 

Penambahan teknologi mono camera dan radar di depan, memungkinkan Mitsubishi Xforce Ultimate DS untuk punya adaptive cruise control, Automatic High Beam (AHB), Forward Collision Mitigation (FCM), Lead Car Departure Notification System (LCDN).

Alat bantu berkendara itu melengkapi Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Auto Headlight, Auto Rain Sensor, dan juga Rear Camera.

“Saya sangat senang bisa memperkenalkan inovasi-inovasi terbaru. Dimulai dengan produk terbaru kami yang dilengkapi teknologi Diamond Sense,” kata President Director Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita saat acara peluncuran di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 di ICE BSD Tangerang.

Mitsubishi XForce Ultimate Diamond Sense yang jadi varian tertinggi dipasarkan seharga Rp 422,9 juta. Sedangkan varian Ultimate dan Exceed masing-masing dibanderol dengan harga Rp 414,9 juta dan Rp 381,9 juta. Harga On The Road Jakarta.

Selama event GJAW 2024, pembelian Mitsubishi Xforce Ultimate DS akan mendapatkan bonus gratis aksesoris Dashcam. 

Akankah varian ini mendorong penjualan Xforce? Kami yakin bisa. Apalagi harganya cukup kompetitif. 

Mitsubishi DST Concept. Calon Xforce 7-seater

Mitsubishi DST Concept, Calon Xforce 7-seater Siap Diproduksi Tahun 2025

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) memperkenalkan mobil DST Concept di Philippines International Motor Show (PIMS) pada 24 Oktober kemarin. Sebuah konsep mobil SUV tiga baris, yang ditujukan untuk kawasan Asia. Tentunya, spekulasi soal Xforce 7-seater berkembang lgi kerena mukanya mirip.

Dan bukan cuma bahan studi, Mitsubishi DST Concept dipastikan akan dibuat versi produksinya. Kemungkinan besar akan hadri tahun 2025 mendatang. Meski begitu, MMC masih menutup rapat apa sebetulnya yang ada di balik kulit mobil ini.

Yang pasti, menurut pabrikan Tiga Berlian ini, DST Concept akan melengkapi jajaran SUV mereka di pasar ASEAN. Bergabung bersama Mitsubishi Xfroce, Pajero Sport dan Xpander Cross. Dan bukan menggantikan salah satunya.

Tegap

DST Concept akan masuk jalur produksi tahun 2025

Secara desain, bentuknya yang boxy, grill berdesain tebal, fender yang lebar, menunjukan karakter SUV yang tegas dan tegap. Sepertinya, kalau desain ini dipertahankan hingga masuk lini produksi, DST (atau apapun namanya nanti) akan bisa diterima dengan baik.

Sementara itu, MMC tidak menyebutkan seperti apa platform yang digunakan. Namun diketahui bahwa konstruksinya unibody. Kemungkinan mengambil basis yang sama seperti Xforce dan Xpander. Jadi, mungkin tidak salah kalau nanti akan ada yang menyebut ‘Xforce 7-seater.’

Yang pasti, DST Concept ini menganut penggerak roda depan, dengan beragam mode berkendara untuk segala cuaca.

Sementara interiornya, Mitsubishi DST Concept dikatakan memakai bahan lembut dengan panel dan layar digital. Setirnya menarik dengan model two-spoke begitu. Terlihat retro.

Kursi depan dilengkapi dengan meja lipat di sandaran, untuk mengakomodir kebutuhan penumpang baris kedua. Deret kedua ini juga diberikan pengaturan AC sendiri. Sementara baris ketiga tidak disebutkan seperti apa.

Mitsubishi Triton GLX-R, Pengisi Celah Antara Varian GLX dan GLS Di Pasar Australia 

Mitsubishi Motors menambahkan satu varian baru pickup Triton untuk pasar Australia yakni GLX-R.

Basisnya dari varian GLX yang merupakan pickup pekerja dengan spek dan fitur mendasar. Apa saja yang diupgrade sehingga membedakan varian GLX-R terbaru ini dari varian GLX?

Hitam Lebih Gagah 

Lampu depan pada varian GLX-R masih model Halogen dan belum LED. Grille pun masih polos hitam tanpa aksen garnish chrome Dynamic-Shield. Tampilan area depan GLX-R tak berbeda dari GLX.

Nuansa hitam tetap dipertahankan pada varian GLX-R karena bikin tampilan jadi terlihat lebih gagah. Pelek 18 inci yang dibekalkan juga masih standar dengan kelir hitam. Padu padan yang pas.

 

Fitur lain yang ditambahkan pada varian GLX-R adalah Tailgate Assist. Pada prinsipnya, fitur ini adalah batang penopang yang terpasang di sisi bagian dalam pintu bak pickup Triton. Buka-tutup pintu bak pickup pun jadi lebih mudah.

Kabin Bergaya Maskulin

Tak hanya pada eksterior, warna hitam juga terlihat pada kemasan interior. Panel interior berlapis kain warna hitam dihiasi jahitan benang warna silver yang terlihat kontras.

Panel layar infotaintment sudah pakai ukuran 9-inci, lebih besar dari varian GLX. Paket sistem keselamatan berkendara terpadu ADAS juga diimbuhkan.

Untuk pasar Aussie, seluruh varian model Mitsubishi Triton termasuk GLX-R dibekali spek mesin yang sama.

Mesin 2.4-liter turbodiesel yang diusung punya output tenaga 201 hp dengan torsi maksimum 470 Nm. Transmisinya automatic 6-speed.

Jika varian GLX dibekali versi “Easy Select 4WD”, varian GLX-R pakai versi “Super Select II 4WD” yang lebih canggih. Selevel varian GLS dan GSR yang lebih mahal.

Versi penggerak yang digunakan GLX-R dilengkapi differential lock tengah dan belakang. Selain itu juga terdapat fitur Drive Mode Terrain Control. 

Meskipun kemampuan off-roadnya lebih mumpuni dari GLX, tapi suspensi GLX-R speknya “standard duty” yang redamannya lebih empuk dan nyaman. Sama seperti pada varian GLS dan GSR.

Sedangkan suspensi varian GLX masih pakai spek “heavy duty” sesuai dengan peruntukannya sebagai pickup pekerja yang membawa beban muatan lebih berat.

Harga per unitnya mulai dari AU$ 56,740 (Rp 597 jutaan). Sekira AU$ 3.450 (Rp 36 jutaan) lebih mahal dari varian GLX. Namun dibandingkan dengan varian GLS, selisihnya cuma sekira AU$ 2.350 (Rp 25 jutaan).

Inikah Calon Mitsubishi XForce Versi 7-Seater?

Mitsubishi Xforce 7-seater? Spekulasinya begitu saat Mitsubishi Motors membagikan teaser yang baru saja diunggah di jagad maya bikin media otomotif dunia penasaran.

Sosok mobil konsep yang berwujud SUV 7-seater tersebut sedianya akan debut perdana di Philippine International Motor Show (PIMS) pada 24 Oktober 2024 mendatang. Pabrikan otomotif asal Jepang tersebut masih tutup mulut soal detailnya.

Teaser mobil baru Mitsubishi. Inikah Xforce 7-seater?

Sejumlah prediksi pun muncul berkaitan dengan dua foto yang menampilkan sedikit bagian dari bodi mobil konsep tersebut.

Nama resmi mobil konsep ini pun tak disebutkan. Namun ada sedikit petunjuk yang mengarah pada nama “DST Concept”.

Pada foto pertama yang menampilkan potongan sisi bagian depan ada sejumlah elemen yang mungkin bisa jadi petunjuk.

Grille bernuansa chrome terlihat bergaya Dynamic Shield ala pickup All-New Triton, Xpander Cross dan XForce. Desain lampu di tepi bemper depan pun demikian. Kap mesin pun terlihat cukup keren dengan lubang intake memanjang di bagian tepi.

Beralih pada foto kedua yang menampilkan siluet bodi belakang dari bagian ujung samping. Lekukan pinggulnya mirip Pajero Sport. Apakah ini adalah calon generasi terbaru Pajero Sport? Unit prototype SUV mirip Pajero Sport sempat kepergok sedang uji jalan di Eropa.

Tentu saja selubung kamuflase membungkus sekujur bodi mobil tersebut. Hanya saja, bagian buritan mobil yang ada pada teaser overhangnya pendek. Sedangkan prototype calon generasi baru Pajero Sport yang dikatakan nantinya bakal pakai basis platform pickup Triton punya overhang buntut lebih panjang.

Jika ini adalah versi baru dari Mitsubishi Pajero, ukurannya yang relatif kecil dengan kap mesin pendek agak kurang pas. Pajero adalah SUV sekelas Toyota Fortuner yang berukuran besar.

Andalan di ASEAN

Jika dilihat dari lokasi debut perdananya yakni di Filipina, prediksi pun menguat jika Mitsubishi DST Concept adalah calon SUV 7-seater yang diprioritaskan untuk pasar ASEAN.

Jadi, hanya ada dua kemungkinan yakni MItsubishi Xforce 7-seater. Atau malah generasi baru dari Xpander Cross. Kedua mobil tersebut menjadi tulang punggung penjualan Mitsubishi Motors di pasar otomotif kawasan ASEAN.

Tak sabar ingin segera melihat wujud asli mobil ini seutuhnya saat resmi tampil di Philippine International Motor Show (PIMS) pada 24-27 Oktober 2024 mendatang.

Usaha Gaet Lebih Banyak Konsumen, Mitsubishi Motors Jalankan Program Refferal

Program penjualan yang tidak biasa, diterbitkan oleh Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), pemegang merek kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi.

Mereka mengumumkan program bernama “Spreading The Xcitement of Adventure”, yang dikatakan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen setia Mitsubishi di Indonesia. Ini bukan program diskon atau layanan purna jual, tapi lebih bersifat program referall (mereferensikan produk Mitsubishi oleh konsumen ke calon konsumen lainnya).

Menurut keterangan MMKSI, program ini sudah berlangsung dari 8 Agustus hingga 30 Desember 2024. Bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada konsumen yang berhasil merekomendasikan merekomendasikan kendaraan Mitsubishi kepada kerabat atau kolega mereka.

Contohnya, kalau Anda merekomendasikan Mitsubishi Xforce, itu sudah satu langkah untuk mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.500.000. Setelah pembeli rekomendasi Anda mengaktifkan garansi kendaraan melalui aplikasi Mitsubishi Motors ID (MMID), maka Anda berhak atas hadiah tersebut.

Jangan lupa, untuk bisa merekomendasikan, Anda juga harus konsumen Mitsubishi Pajero Sport, Xpander dan Xpander Cross. Yang dibeli, di dealer resmi seputar Jabodetabek dan Banten. MMKSI juga akan melakukan langkah-langkah untuk melakukan verifikasi dan validasi.

Mitsubishi Motors Mitsubishi Xpander Cross

Program yang unik dan jarang terjadi di industri otomotif. Selain program Spreading The Xcitement of Adventure, Anda bisa menemukan berbagai promo yang berlaku di sisa bulan September ini. Bisa dicek langsung di website MMKSI.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas apresiasi dan dukungan semua konsumen setia Mitsubishi Motors di Indonesia, kata Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

“Karakter konsumen Indonesia yang ramah, kental dengan sifat kekeluargaan dan senang berbagi, kami yakin konsumen yang puas dan loyal terhadap produk dan layanan Mitsubishi Motors, akan merekomendasikan produk dan layanan Mitsubishi Motors,” tutup Irwan.

Prototype Mitsubishi Pajero generasi keempat

Mitsubishi Pajero Sport Generasi Keempat Mulai Uji Jalan, Debut 2026?

Penampakan prototype dengan siluet Mitsubishi Pajero Sport muncul di media online Spanyol. Sepintas, kami pikir Eropa baru akan memasarkan Pajero Sport yang sudah ada di Indonesia. Tapi setelah diperhatikan ada yang sangat janggal.

Pertama, grill depannya pakai punya Mitsubishi Triton terbaru. Kedua, coba perhatikan jarak dari roda ke spakbor belakang. Terlalu tinggi dan bannya terlihat melebar melewati garis fender.

Hasil penelusuran kami, ini adalah prototype Mitsubishi All New Pajero Sport generasi keempat. Pabrikan Jepang tersebut sepertinya sedang menguji chassis baru, yang disamarkan menggunakan body Pajero Sport yang ada sekarang. Itu kenapa proporsinya terlihat janggal.

Yang sulit diprediksi adalah, kenapa pakai grill Triton terbaru? Ini yang belum diketahui. Mungkin untuk menutupi bagian kolong yang sulit di-cover oleh grille dan bemper standar Pajero Sport. Atau, memang di balik grill ada sesuatu yang baru.

Sudah Waktunya

Mitsubishi Pajero sport generasi mendatang.

Mitsubishi Pajero Sport yang beredar sekarang adalah generasi ketiga yang pertama kali hadir tahun 2016 lalu di Indonesia. Kalau melihat kebiasaan pabrikan Jepang, masa produksi sebuah model biasanya sepuluh tahun, dengan beberapa kali facelift diantaranya.

Soal facelift, sudah dilakukan dua kali oleh SUV pesaing Toyota Fortuner ini. Karena itu, kalau boleh memperkirakan, sepertinya 2026 kita akan melihat generasi keempat andalan Mitsubishi ini. Namun spesifikasi teknis dan sejenisnya, masih harus bersabar.

Kemunculan prototype ini juga searah dengan visi Mitsubishi Motors Corporation yang akan mengeluarkan delapan mobil baru hingga 2030.

Sumber: Motor.es 

Mitsubishi Triton

Mengenal Deretan Varian Mitsubishi Triton 2024, Siapa Tahu Mau Usaha

Bicara kendaraan double cabin, biasanya kalau bukan peruntukan fleet (tambang, perkebunan, angkutan niaga dan sejenisnya), diborong oleh para penggemar off road. Pemainnya juga tidak banyak. Toyota Hilux, Nissan Navara, Isuzu D-Max dan yang baru saja mengalami penyegaran, Mitsubishi Triton 2024. 

Ini adalah Triton generasi keenam yang sebetulnya sudah meluncur sejak Juli 2023 lalu. Karena generasi baru, pastinya semua berubah. Baik secara visual maupun teknikal. Hadir dalam enam varian, di bawah ini hal yang jadi pembeda setiap tipe.

Mesin Sama, Tenaga Beda

Mesin triton 2024

Mesinnya menggunakan 4N16 berkapasitas 2,4 liter. Beda dengan milik Pajero Sport 2024 yang pakai 4N15 (2,5 liter). Tenaganya mencapai  181,4 hp pada varian Exceed dan Ultimate yang merupakan dua tipe tertinggi di keluarga Triton. 

Varian di bawahnya (HDX, GLS, GLX), juga menggunakan mesin yang sama, namun tenaganya berada di angka 148 hp. 

Spesifikasi Beragam

Format kabin Triton terbagi menjadi single cabin dan double cabin. Pastinya, Double cabin jadi yang lebih lengkap. Tapi pembedanya bukan cuma bentuk, ada beberapa hal yang menarik. Dan kalau membaca lembar spesifikasi, cukup ‘njelimet’. 

Varian Triton Ultimate 4×4 pastinya mendapatkan segala kemudahan. Termasuk di sektor penggerak. Selain mesin paling bertenaga, varian tertinggi ini satu-satunya yang dibekali transmisi otomatis 6-speed. Lengkap dengan sistem gerak Super Select 4WD-II. 

Di bawahnya ada Exceed 4×4 bertransmisi manual enam percepatan. Tipe ini juga sudah dilengkapi Super Select 4WD-II. 

Diposisikan di bawah Exceed adalah GLS 4×4. Transmisinya seperti Exceed, tapi mesin 4N16 di-tune hanya menghasilkan 148 hp. Selain itu, terdapat perbedaan pada sistem gerak empat roda. Varian GLS memakai Easy Select 4WD, yang pengoperasiannya menggunakan kenop putar. 

Kemudian varian yang paling bawah di tipe double cabin Triton 2024, HDX. Mesinnya seperti GLS, dipasangkan dengan transmisi 5-speed (lima percepatan).  Sistem gerak empat rodanya juga Easy Select, tapi pengoperasiannya menggunakan tuas. 

Single Cab

HDX memang varian paling ‘basic’ di deretan varian double cabin. Tapi bagi mereka yang perlu, ada HDX juga yang berformat single cab. Alias pikap biasa. Namun spesifikasinya sama persis seperti versi kabin ganda. Mulai dari mesin sampai gerak 4WD. 

Terakhir, ada varian GLX single cab. Mesinnya tetap 4N16 bertenaga 148 hp, tapi punya transmisi 6-speed manual yang akan menyalurkan daya ke roda belakang. Ya, ini satu-satunya tipe 2WD di jajaran Triton baru. 

Daftar Harga Mitsubishi Triton 2024

Ultimate 4×4 AT: Rp 525,600,000

Exceed 4×4 MT: Rp 491,850,000

GLS 4×4 MT: Rp 447,900,000

HDX 4×4 MT: Rp 426,650,000

HDX 4×4 Single Cab MT 4×4: Rp 377,150,000

GLX Single Cab MT 4×2: Rp 301,350,000

 

 

 

Mitsubishi Triton Black Edition Hadir di Thailand, Apa Bedanya?

Salah satu yang terlaris di Thailand adalah Mitsubishi Triton. Agar meraup minat konsumen lebih banyak, Mitsubishi Thailand pun meluncurkan edisi spesial pickup Triton Black Edition.

Dari sekian banyak edisi spesial, mungkin label “Black Edition” terbilang paling sering muncul. Namun warna hitam memang telah terbukti bikin tampilan jadi kian gagah. Selain itu, hitam adalah salah satu warna terpopuler sekaligus diminati konsumen.

Black Edition biasanya muncul menjelang pergantian model. Namun tidak dengan yang satu ini, karena Mitsubishi Triton masih sangat fresh dan belum lama diluncurkan.

Mitsubishi Thailand menggunakan basis varian Ultra bertansmisi automatic dengan penggerak RWD. Sejumlah sentuhan diimbuhkan pada Triton Black Edition sebagai pembeda dari Triton Ultra.

Banyak Hitamnya

Pada grille Dynamic Shield dan bumper depan dilabur warna Gloss Black. Warna hitam kemilau juga merambah pada spion, handle pintu kabin dan pintu bak pickup. Pelek alloy 18-inci yang dibekalkan pun dilabur warna hitam. Aksen warna smoke titanium disematkan pada bumper belakang dan side step agar kemasan eksterior tidak membosankan.

Pada area interior pun dihiasi nuansa gelap. Jok berkelir hitam kontras dengan paduan aksen jahitan benang warna putih. Untuk plafon tetap standar.

Tak Semua Berubah

Tak ada yang berubah pada layar head-unit fitur infotaintment di dashboardnya yang berukuran 9-inci. Demikian pula sistem bantu berkendara ADAS (advanced driver assistance systems) yang dibekalkan.

Meskipun berlabel Black Edition, namun Mitsubishi Triton edisi kelam ini tersedia dalam pilihan warna eksterior Graphite Grey dan White Diamond. Jadi, imbuhan label “Black” pada Triton edisi spesial ini sejatinya sebagai penanda kemasan aksesorisnya bernuansa hitam. Bukan warna bodinya.

Mesin 2.4-liter turbodiesel yang dibopong tetap standar, dengan output tenaga 181 hp dan torsi maksimum 430 Nm. Triton Black Edition ini hanya tersedia versi bertranmisi automatic 6-speed dengan penggerak rear-wheel drive (RWD).

Bagi para penyuka off-road yang ingin nuansa warna hitam dengan penggerak four-wheel drive, tersedia varian Triton Athlete. 

Mitsubishi Triton Black Edition dijual dengan harga mulai dari 1,027 juta Baht Thailand atau sekitar Rp 466,4 jutaan. 

 

Mitsubishi Tampilkan Pickup Triton Generasi Terbaru Di GIIAS 2024

Setelah kami melihat langsung di Jepang, hari ini (17/7/2024) pickup Mitsubishi All New Triton 2024 akhirnya resmi tampil perdana di Indonesia, melalui pameran otomotif GIIAS di ICE BSD, Tangerang.

Ini adalah pickup Mitsubishi Triton generasi keenam yang dipasarkan di Indonesia. Jadi bukan desain saja yang berbeda dari sebelumnya. All New Triton sudah menggunakan platform terbaru.

Konstruksi sasis ladder frame baru yang kini digunakan pada All New Triton 2024 dikatakan memiliki penampang sasis 65 persen lebih besar dari generasi sebelumnya. Jadi tak heran jika dimensi All New Triton kini lebih besar.

Mitsubishi Triton 2024 meluncur di GIIAS

“Mitsubishi All New Triton merupakan produk legendaris yang telah teruji keandalannya dalam mendukung aktivitas pelanggan. All New Triton hadir dengan slogan Turn ON the Beast Mode,” sambut Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI.

Berubah Drastis

Yang paling terlihat adalah tampilan eksterior yang tak lagi bergaya ala Pajero Sport. Hampir keseluruhan desain Triton kini berubah. Bagian depan sudah mengadopsi bahasa desain terbaru Dynamic Shield.

Terlihat jelas pada area grille dan lampu depan serta bumper yang bikin wajah Triton terlihat maskulin.

All New Triton 2024 dibekali mesin baru berkode 4N16 dengna konfigurasi 4-silinder turbo diesel 2.400 cc.

Mesin turbo diesel terbaru ini punya output tenaga maksimum 181,4 hp. Meskipun tak terlalu besar, tapi torsi maksimumnya yang 430 Nm sangat pas untuk sebuah pickup serbaguna. Sistem berkendara pun sudah dilengkapi tujuh opsi Drive Mode. Konsumsi BBM pastinya diklaim jauh lebih efisien. 

Di kabin, fiturnya cukup lengkap. Mulai dari layar head unit 8-inci, tatakan Wireless Charger, instrument cluster dengan format layar 7 inci color LCD multi-information display. Bahkan tersedia sistem pendingin udara Dual Zone Climate Control.

Mitsubishi All New Triton 2024 tersedia dalam lima pilihan warna. Yakni White Diamond, White Solid, Graphite Gray Metallic, Blade Silver Metallic dan Jet Black Mica.

Ingin tahu ada varian apa saja dan berapa harganya? Ini dia daftar lengkapnya:

  • Double Cabin Ultimate 4×4 AT Rp 525.600.000
  • Double Cabin Exceed 4×4 M/T Rp 491.850.000
  • Double Cabin GLS 4×4 M/T Rp 447.900.000
  • Double Cabin HDX 4×4 M/T Rp 426.650.000
  • Single Cabin HDX 4×4 M/T Rp 377.150.000
  • Single Cabin GLX 4×2 M/T Rp 301.350.000
Delica concept

Delapan Mobil Baru Mitsubishi Hingga 2030, Ada Pajero Sport?

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan deretan mobil baru mereka akan segera hadir. Tapi harap dicatat, yang dimaksud ‘segera’ adalah bertahap dari 2026 hingga akhir dekade ini.

Dikutip dari media Australia Drive, rencana MMC hingga 2030 nanti, ada beberapa mobil yang signifikan yang akan dikeluarkan terutama untuk pasar Australia. Gambar di atas adalah versi lebih lengkap dari teaser deretan produk Mitsubishi yang akan beredar di Amerika Serikat, pada periode yang sama. MMC US mengumumkan gambar tersebut saat mengungkap rencana ‘come back’ mereka pertengahan Mei 2024 lalu.

Dan bicara pasar Australia, biasanya ada kesamaan dengan market di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Deretan mobil baru Mitsubishi yang akan meluncur hingga 20230 nanti.

Mitsubishi yang akan hadir di pasar Australia

Ada Pajero Baru?

Meski masih berisfat spekulatif, tapi media tersebut memperkirakan mitsubishi mempersiapkan mobil baru seperti ada Pajero Sport, Delica, Triton terkencang dan sebagainya. Penggeraknya akan beragam mulai dari ICE, Hybrid, PHEV hingga EV murni.

Menelisik gambar di atas, yang tengah itu sepertinya Mitsubishi Pajero Sport generasi terbaru, yang rumornya memang sedang digodok oleh MMC. Kami juga tidak menutup kemungkinan ini adalah Mitsubishi Pajero (bukan Sport) yang lahir kembali. Mitsubishi perlu SUV itu untuk mengimbangi laju Toyota Land Cruiser di pasar global.

Di belakangnya, kemungkinan besar MPV Delica generasi terbaru yang dibangun berdasarkan konsep D:X. Wujudnya sempat kami lihat di Tokyo Mobility Show 2023.

Mitsubishi D:X Concept di TMS 2023

Mitsubishi D:X Concept, calon pengganti Delica

Kemudian mobil kedua di sisi kanan paling depan, diperkirakan Mitsubishi Triton versi Ralliart. Double cabin ini akan menjadi pesaing pikap sekelas Ford Ranger Raptor atau GR Hilux.

Di belakang Triton, terlihat mobil compact yang sepertinya akan lebih kecil dari Mitsubishi Xforce. Bicara Xforce, tiga SUV di sisi kiri gambar salah satunya kemungkinan versi Xforce yang ditingkatkan untuk pasar global. Termasuk Australia.

Ini tentunya berita bagus, demi keberagaman merek di pasar otomotif dunia. Belakangan ini pabrikan Jepang seperti sedang ‘istirahat’, yang membuat merek Cina makin dominan. Kami akan segera mengabari jika ada update lagi.