VinFast VF 7 Meluncur, Makin Perkuat Ekspansi VinFast Indonesia

VinFast Indonesia resmi meluncurkan mobil listrik VF 7 di GIIAS 2025. VinFast VF 7 yang saat ini sudah mulai dipasarkan di Indonesia tersedia dalam dua varian yakni VF 7 Eco dan VF 7 Plus. Hadirnya model terbaru VF 7 kian melengkapi lini model VinFast yang sudah beredar lebih dulu, yakni VF 3, VF 34, VF 5, dan VF 6.

Partisipasi brand otomotif asal Vietnam ini dalam event GIIAS 2025 sekaligus menandai VinFast yang resmi bergabung sebagai anggota baru di GAIKINDO. Hal tersebut sekaligus menunjukkan komitmen VinFast untuk lebih serius berekspansi di pasar otomotif Indonesia.

“Bulan ini, Vinfast resmi bergabung dengan GAIKINDO. Jadi, memperkuat posisi kami di industri otomotif Indonesia,” kata CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto.

Pilihan Gaya Berbeda

VF7 dirancang oleh studio Torino Design dari Italia dalam bahasa desain khas yakni Asymmetric Aerospace. Desain tampilan eksterior dan interior VF7 yang bernuansa futuristik dikatakan menjadi cerminan gaya hidup modern dan kebebasan berekspresi.

Sesuai dengan visi mobilitas transportasi perkotaan masa depan, mobil listrik VinFast VF7 memadukan kenyamanan berkendara, teknologi modern, dan fungsionalitas.

Kemasan eksterior pada kedua varian hadir dalam lima pilihan warna eyecatching yang mencerminkan gaya klasik serta modern. Opsi warna Infinity Blanc, Crimson Red, Jet Black, Zenith Gray, dan Urban Mint bakal bikin tatapan mata tertuju pada VinFast VF 7.

Di bagian interior, varian Eco hadir dengan nuansa warna monokrom yang simple dan kalem namun tetap terlihat elegan. Pada varian Plus, interior dikemas dalam padu padan nuansa two-tone yang menguatkan kesan personal serta kemewahan.

VF 7 memiliki panjang 4.545 mm dengan jarak sumbu roda 2.840 mm, dan ground clearance 190 mm. Kabinnya cukup lapang dan mampu memuat lima penumpang dewasa. Kapasitas bagasinya pun cukup besar yakni hingga 1.576 liter dalam posisi kursi belakang terlipat.

Performa Dan Fitur Berkendara

Masing-masing varian VF7 memiliki spek performa yang berbeda sesuai kebutuhan para konsumen.

VF 7 Eco dibekali motor elektrik tunggal penggerak roda depan (FWD) dengan output 130 kW (174 hp) dan torsi 250 Nm.

Berbekal baterai berkapasitas 59,6 kWh jarak tempuh maksimum diklaim mencapai 430 km (standar NEDC).

Jika menginginkan performa extra, maka pilihannya adalah VF 7 Plus yang dibekali motor elektrik ganda berpenggerak AWD. Output tenaga maksimum mencapai 260 kW (349 hp) dengan torsi puncak 500 Nm.

Baterai yang dibopong VF 7 Plus pun lebih besar yakni 70,8 kWh dengan jarak tempuh 471 km (standar NEDC).

Kedua varian memiliki 18 mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan empat tingkat pengereman regeneratif.

Perihal sektor keamanan dsn keselamatan berkendara, VF 7 memiliki konstruksi rangka yang kokoh dan proteksi baterai berstandar IP67. Penunjang keselamatan berkendara pada VF 7 pun sangat lengkap, meliputi 7 airbag, sistem pengereman ABS, kontrol stabilitas elektronik, hill start assist, dan sejumlah fitur lainnya.

Jika ingin paket fitur berkendara yang paling lengkap, varian VF 7 Plus dilengkapi 17 fitur ADAS. Mulai dari Highway Assist, Traffic Jam Assist, Automatic Lane Changing, Emergency Breaking, Driver Monitoring System, hingga 360 Surround View Monitor yang memberikan rasa aman menyeluruh di segala kondisi jalan.

Harga Promo GIIAS 2025

VinFast VF 7 Plus dibanderol dengan harga Rp 599 juta, sedangkan VF 7 Eco harganya Rp 499 juta. Namun selama GIIAS 2025, ada promo harga khusus untuk pemesanan early bird yang terbatas bagi 200 pembeli pertama. Jika beruntung, cukup dengan Rp 568 juta para konsumen bisa memboyong VinFast VF 7 Plus. Sedangkan VF 7 Eco harganya menjadi Rp 468 juta. Potongan harganya cukup lumayan.

Terkait layanan purna jual, konsumen VinFast mendapatkan garansi kendaraan selama 10 tahun atau 200.000 km, dan pengisian daya gratis di seluruh stasiun V-GREEN hingga 1 Maret 2028. Berbagai insentif seperti cash back, paket aksesori, dan pembiayaan dengan cicilan 0% melalui bank mitra kian memudahkan konsumen dalam memiliki mobil listrik VinFast.

Pemesanan VF 7 kini sudah dapat dilakukan melalui jaringan dealer VinFast maupun langsung di booth selama acara GIIAS 2025 berlangsung.

Perluas Cakupan Layanan Konsumen

VinFast Indonesia saat ini sedang mulai memperluas jaringan dealer dan layanan melalui kemitraan baru. Sejauh ini sebanyak 20 mitra dealer baru siap memperkuat eksistensi brand VinFast di Tanah Air.

Dalam waktu dekat akan ada 38 jaringan dealer baru yang turut memperkuat strategi perluasan cakupan layanan penjualan dan purna jual VinFast di Indonesia. Diharapkan pada akhir tahun ini VinFast akan mencapai target sebanyak 100 lokasi dealer yang tersebar di seluruh Indonesia.

Vinfast Bersama Didiet Maulana, Budaya Nusantara Tertuang ke Ranah Otomotif

Vinfast Indonesia melakukan langkah unik dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat Indonesia. Aktivitas ini direpresentasikan melalui kolaborasi lintas budaya, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Empat busana khas usher Vinfast tampil dengan sentuhan budaya Indonesia, yang dikemas dalam desain tradisional Vietnam. Busana ini merupakan hasil rancangan Didiet Maulana, seorang desainer kondang.

“Kalau hanya fokus di bisnis saja, tetapi tidak mengangkat budaya Indonesia, saya rasa itu kurang lengkap. Oleh karenanya, kolaborasi ini lahir dari komitmen secara bisnis maupun kultural,” jelas Kariyanto Hardjosoemarto, CEO Vinfast Indonesia.

Kostum Usher Vinfast

“Kita mulai dari hal yang sederhana. Kalau dilihat dari GIIAS tahun lalu, kita mengangkat ciri khas Vietnam pada baju usher. Tetapi kenapa tidak sekaligus mengangkat budaya Nusantara saja,” imbuhnya.

Langkah ini diwujudkan dengan menggandeng Didiet Maulana. Sosok ini dikenal sebagai desainer yang setia mengusung warisan tekstil Nusantara. Didiet diberi tantangan untuk memasukkan filosofi budaya Indonesia ke dalam desain ao dai. Atau busana tradisional Vietnam yang menjadi dasar bentuk kostum usher Vinfast.

“Beberapa bulan kami riset tentang busana tradisional Vietnam, ao dai. Bentuknya cantik dan elegan. Tapi yang paling unik adalah motif yang kami sesuaikan dengan arahan Vinfast. Yaitu menggabungkan budaya dengan teknik ikat, yang sudah kami kembangkan belasan tahun,” jelas Didiet.

Filosofi Bunga Teratai

Ia menjelaskan inspirasi yang digunakan dalam membuat busana tersebut adalah bunga teratai. Motif bunga teratai, simbol nasional Vietnam, yang menjadi elemen utama kemudian dikombinasikan dengan teknik tenun ikat khas Indonesia.

Teratai itu juga punya filosofi sendiri. Menurutnya teratai dapat tumbuh indah meski dari air keruh. Hal ini selaras dengan semangat Vinfast yang membawa perubahan.

“Saya tersentuh karena Vinfast ingin memasukkan nuansa budaya Indonesia ke dalam Vinfast. Ini belum pernah dilakukan sebelumnya, dan saya merasa tertantang untuk memberikan sesuatu yang baru,” tambah Didiet Maulana.

Punya Semangat Yang Sama

Busana hasil kolaborasi ini dikenakan oleh para usher Vinfast selama pameran GIIAS 2025. Mereka akan mendampingi jajaran mobil listrik unggulan Vinfast yang dipamerkan. Perpaduan teknologi masa depan dengan warisan budaya, menjadi daya tarik tersendiri di booth Vinfast tahun ini.

Didiet Maulana melanjutkan bahwa dunia fashion dan otomotif memiliki semangat yang sama Keduanya harus adaptif, inovatif, dan mengutamakan kenyamanan.

Dengan kostum usher yang menggabungkan nilai dua negara, menurutnya Vinfast tidak hanya memamerkan mobil listrik masa depan, tapi juga menghormati dan merayakan identitas lokal tempat mereka bertumbuh.

“Dunia fashion dan otomotif itu selalu sama prinsipnya, yang penting nyaman dahulu. Kalau sudah nyaman, pasti jadi sayang. Saya yakin Vinfast juga akan begitu ke masyarakat Indonesia,” tutup Didiet.

VinFast Siapkan Model Terbaru Sambut Ajang GIIAS 2025

Sambut GIIAS 2025, rencananya VinFast akan memboyong seluruh lini kendaraan listriknya, mulai dari VF 3 (mini SUV), VF 5 (SUV segmen A), VF 6 (SUV segmen B), hingga VF e34 (SUV segmen C). Tak hanya itu, akan ada debut perdana model baru yang disiapkan untuk pasar Indonesia dengan setir kanan. Hmm…penasaran juga.

Lima model kendaraan yang komprehensif dan beragam ini akan tampil di Booth bertajuk “VinFast Arena” di Hall 2, GIIAS 2025. Luasnya 2.290 m² lengkap dengan area indoor dan outdoor. Booth utama VinFast ini memiliki format dua lantai dengan luas 1.030 m². Tentu para pengunjung akan menjelajahi desain futuristik, teknologi canggih lengkap dengan solusi pengisian daya hijau dan pintar.

Yang menarik, di Hall 11 akan menampilkan dua area tertutup yang dirancang untuk pengalaman langsung dan interaksi aktif. Area VinFast Cube, terisi satu unit kendaraan yang telah dimodifikasi secara khusus dan VinFast Arena Outdoor untuk area test drive semua lini produk VinFast hingga produk terbarunya.

Oya, seluruh model ini didukung oleh kebijakan penjualan dan layanan purnajual yang sangat menarik. Sebut saja, pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN, jaminan buy-back hingga 90%, serta fasilitas pembiayaan kendaraan dengan bunga nol persen.

VinFast juga menjamin kenyamanan lewat kerja sama dengan Otoklix dan BOS untuk menyiapkan aftersales resmi yang luas di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 500 titik layanan pada tahun ini.

Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, mengatakan, “Kami bangga dapat kembali hadir di GIIAS 2025 dengan pencapaian penting: memperkenalkan model baru khusus untuk pasar Indonesia. Sejak GIIAS 2024, VinFast telah menunjukkan kemajuan pesat dan membangun fondasi yang kuat di Indonesia. Ajang ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung transformasi hijau melalui portofolio produk yang lengkap dan ekosistem yang menyeluruh, serta tekad kami untuk memberikan pengalaman dan produk terbaik kepada pelanggan.”

 

 

VinFast Resmi Pasarkan EV Mungil VF 3

VinFast resmi memasarkan mobil listrik dengan harga terjangkau. Inilah Vinfast VF 3, yang baru saja diperkenalkan di Vietnam.

Dengan mobil ini, mereka membidik konsumen yang baru pertamakali ingin memiliki mobil.

Dari segi dimensi, VF 3 terbilang mungil dengan panjang 3,1 m dan lebar 1,6 m. Tingginya yang 1,6 m dan jarak antar sumbu roda (wheelbase) yang berukuran 2 m mengindikasikan kabin yang cukup lapang. Jarak pijakan (ground clearance) sekira 19 cm. Sedikit lebih tinggi dari Wuling Air EV.

Wajahnya terlihat minimalis dengan lampu depan model kotak. Ada empat pilihan warna standar single-tone plus lima pilihan warna opsional two-tone yang ditawarkan.

Tersedia pula opsi warna custom. Tentu saja opsi yang ini dikenakan biaya extra sebesar 15 juta Vietnam Dong atau sekitar Rp 9,5 jutaan. Cukup wajar.

Pelek 16-inci yang dibekalkan pun nampak menarik dan bergaya retro-modern. Jelas sudah jika segmen konsumen yang disasar adalah kalangan usia muda perkotaan.

Interior Minimalis

Detail interior mobil ini sayangnya tak diungkap secara gamblang oleh pihak pabrikan. Meski begitu, VinFast cukup cerdas dalam mengemas interior VF 3.

Jok berbahan fabric tampil serasi dengan nuansa warna panel pintu dan dashboard. Pada bagian tengah dashboard terpampang sebuah layar digital 10-inci.

Tak hanya berfungsi sebagai display sistem infotaintment dan kontrol sejumlah fungsi fitur berkendara. Layar head unit juga berfungsi sebagai instrument seperti speedometer dan indikator daya baterai.

Setir palang dua menambah kesan sporty dan mengimbangi dashboard yang polos.

Dari gambar, kabin sepertinya cukup lapang untuk empat penumpang dewasa. Ingin membawa barang yang cukup banyak tapi tak muat? Tenang… cukup lipat rebah jok belakang, kapasitas muat kargo pun mekar jadi 285 liter.

Performa Dalam Kota

Motor elektrik penggerak tunggal di poros roda belakang berdaya 32 kW (43 hp) dengan torsi maksimum 110 Nm. Maklum, ini mobil harian dalam kota. Untuk bisa mencapai kecepatan 50 km/jam butuh 5,3 detik.

Meskipun begitu, baterai lithium-ion 18.64 kWh diklaim cukup untuk berkendara hingga 210 km (berdasarkan siklus NEDC). Dengan perangkat fast charger, pengisian ulang daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya butuh 36 menit. 

Harga Merakyat

Soal harga jual, VinFast VF 3 dipasarkan mulai 240 juta hingga 322 juta Vietnam Dong. Kurang lebih sekira Rp 150 – 200 jutaan. Itu harga mobilnya saja belum termasuk baterai.

Ternyata untuk baterai diberlakukan tiga opsi berlangganan yang dapat dipilih sesuai kemampuan finansial konsumen.

Opsi termurah dikenakan biaya 900 ribu Vietnam Dong atau sekitar Rp 560 ribuan untuk pengendaraan kurang dari 1.500 km per bulan. Opsi berlangganan paling mahal biayanya 2 juta Vietnam Dong atau sekitar Rp 1,2 jutaan untuk pengendaraan lebih dari 2.500 km per bulan.

Yang menarik, VinFast telah mendaftarkan model VF 3 di indonesia pada tahun 2023 lalu. Hanya saja belum diketahui kapan bakal masuk. 

 

Baterai mobil vinfast

Khawatir Baterai Mobil Listrik? Ini Solusi Pabrikan Vietnam, VinFast

VinFast, pabrikan Vietnam yang berkenalan dengan pasar Indonesia di IIMS 2024, mengumumkan soal sistem berlangganan baterai mobil listrik VinFast. Atau Battery Subscription kalau kata anak Jaksel.

Penyewaan baterai mereka, diklaim terbukti berhasil di Vietnam. Sistem sewa ini menawarkan solusi yang menarik bagi pengendara di Indonesia, khususnya yang sedang melirik kendaraan listrik pertamanya. Jadi saat Anda beli mobil, baterai yang merupakan komponen paling mahal, tidak dihitung.

Ini langkah cerdas yang akan menguntungkan VinFast dan konsumennya. Dengan menawarkan pilihan untuk membeli mobil disertai dengan atau tanpa baterai, produsen kendaraan listrik Vietnam ini membuka pilihan mobil listrik dengan harga yang lebih variatif untuk setiap modelnya.

Pabrik VinFast di Hai Phong

“Oleh karena itu, VinFast hadir menawarkan kebijakan penyewaan baterai berbasis langganan atau battery subscription. Sebuah potensi baru yang dapat memisahkan komponen battery pack dari harga pembelian mobil. Dengan penawaran ini, VinFast berkomitmen untuk mengatasi kekhawatiran yang paling mengganggu pemilik kendaraan listrik yakni degradasi baterai,” ujar Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia.

Keuntungan lainnya adalah, Anda tidak perlu memikirkan kondisi kesehatan baterainya. Salah satu skema yang ditawarkan adalah, kalau baterai mobil kesehatannya turun hingga tingkat 70 persen, maka VinFast akan mengganti. Gratis pula.

“Hal ini menghilangkan kekhawatiran dan potensi biaya tinggi untuk mengganti sendiri baterai yang rusak, pengeluaran yang signifikan pada kepemilikan kendaraan listrik tradisional,” tambah Huy. Selain itu, selama berlangganan, VinFast akan menanggung biaya perawatan baterai.

Ekonomi Sirkular

Lalu, apa yang terjadi dengan baterai yang sudah tidak digunakan atau masa langganannya habis? VinFast berupaya memastikan penerapan model ekonomi sirkular. Caranya, baterai harus diperoleh secara bertanggung jawab dari perusahaan baterai terkemuka. Dengan kemampuan daur ulang hingga 95 persen.

Untuk memastikan pengelolaan baterai yang bertanggung jawab, VinFast menggunakan model penyewaan baterai untuk mengganti baterai dan menggunakan kembali baterai yang sudah ada sebagai unit penyimpanan energi.

VinFast telah menjalin kemitraan global dengan Li-Cycle, sebuah perusahaan terkemuka asal Kanada untuk daur ulang baterai. Mereka juga mengumumkan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Marubeni Corporation, konglomerat perdagangan dan investasi besar Jepang.

Marubeni diharapkan dapat memanfaatkan teknologi eksklusif dari mitra strategisnya untuk mendaur ulang baterai kendaraan listrik VinFast. Mengubahnya menjadi Battery Energy Storage System (BESS) yang terjangkau dan mudah diproduksi. Tanpa memerlukan pembongkaran, pemrosesan dan pengemasan ulang baterai.

Tentunya ini ide hebat yang patut dicoba. Tapi mohon diperhatikan, pasar Indonesia banyak yang bilang mirip dengan negara ini atau itu. Tapi percayalah, pasar di sini beda.

Vinfast Indonesia

VinFast Hadir di Indonesia, Bangun Pabrik Senilai US $200 Juta

VinFast mungkin nama yang cukup muda di industri otomotif. Merek ini berasal Vietnam, dan merambah berbagai penjuru dunia, termasuk Amerika Serikat, Kanada dan benua Eropa. Kini, dipastikan VinFast hadir di Indonesia. Memanfaatkan IIMS 2024 sebagai lahan untuk perkenalan ke publik.

Kami pernah membahas soal VinFast beberapa waktu lalu. Produk mereka cepat diterima di negara asalnya, sebagai merek yang menjual mobli untuk berbagai segmen. Bahkan segmen premium juga diseriusi, berbekal platform yang berbagi dengan BMW.

Untuk Indonesia, mereka akan masuk dengan kendaraan listrik. Belum disebutkan yang mana, tapi, “VinFast dengan bangga meluncurkan produknya secara resmi di pasar Indonesia pada IIMS 2024 mendatang. Kami bertujuan menawarkan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan kepada pelanggan dan berkomitmen menemani mereka sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan listrik. Kami berharap dapat menginspirasi pasar untuk mengeksplorasi potensi tak terbatas dari masa depan mobilitas yang modern dan berkelanjutan,” ujar Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia.

Lebih menarik lagi, VinFast sebelumnya mengumumkan investasi dalam pembangunan pabrik perakitan di Indonesia. Tidak tanggung, dengan nilai investasi US $200 juta, kapasitas produksinya hingga 50.000 kendaraan listrik, pertahun. Optimisme? Mungkin. Yang pasti, pabrik di Indonesia tidak hanya memproduksi kendaraan untuk pasar domestik, tapi juga akan memperkuat rantai pasokan dan daya saing VinFast secara global. Alias untuk ekspor.

Deretan Mobil LIstrik

Vinfast VF 9 
Photo: Wikipedia

Secara global, VinFast memiliki beberapa produk EV yang cukup menarik. Tahun 2022 lalu, mereka memperkenalkan VF 8, atau dikenal juga dengan nama VF e35. Di balik kulitnya, tergantung varian, terpasang motor listrik tunggal menggerakkan roda depan (FWD), atau sepasang motor listrik (AWD). Tenaganya mulai dari 201 hp, 348 hp dan 402 hp. Dua yang terakhir itu berlaku untuk VF8 AWD. Baterainya antara 82 atau 87,7 kWh. Memberikan jarak tempuh antara 399 km hingga 470 km.

Diperkenalkan di tahun yang sama, produk terbaru mereka yang kedua adalah Vinfast VF 9 yang memiliki tiga baris kursi. Hadir dalam format AWD, motor listriknya menghasilkan 402 hp. Dengan baterai 106 kWh, diklaim memberikan jarak tempuh hingga 482 km.

Kedua mobil ini didesain oleh rumah desain Pininfarina, di Italia. Tentunya bukan nama yang asing karena mereka adalah desainer yang diandalkan oleh Ferrari. Di luar itu, Vinfast punya pilihan model yang lebih kecil seperti VF5, VF6, VF 7 atau VF e34. Mana yang akan diperkenalkan di Indonesia, masih belum diketahui. Kita tunggu saja di IIMS 2024.