Mitsubishi Triton Raider Ala Premcar Siap Libas Medan Australia

Pasar pickup di Australia dikenal sebagai salah satu yang paling kompetitif di dunia. Untuk menjawab tantangan tersebut, Mitsubishi Motors menghadirkan versi ekstrem dari double cabin andalannya melalui Mitsubishi Triton Raider 2026—hasil kolaborasi dengan Premcar.

Model ini bukan sekadar Triton biasa. Raider merupakan interpretasi ulang yang difokuskan untuk kemampuan off-road maksimal, dengan pendekatan engineering khas motorsport yang sudah teruji di kondisi ekstrem Australia.

DNA Rally untuk Jalanan Nyata

Pengembangan Triton Raider berbasis varian Triton GSR 4×4 dual cab, namun dengan revisi signifikan pada sektor sasis dan suspensi. Premcar mengadopsi inspirasi dari ajang ekstrem seperti Rally Dakar dan Asia Cross Country Rally untuk menghasilkan setup yang lebih tangguh.

Proses pengembangan tidak main-main. Tim Premcar melakukan pengujian hingga 40.000 km, lalu dilanjutkan dengan validasi sejauh 7.000 km di berbagai medan berat mulai dari Victoria, South Australia, hingga Northern Territory.

Hasilnya adalah peningkatan signifikan pada kemampuan handling, stabilitas, dan daya jelajah di medan sulit.

Fokus utama pengembangan Triton Raider ada pada sektor kaki-kaki. Suspensi depan dan belakang dirombak total untuk meningkatkan travel dan daya redam.

Ground clearance meningkat dengan tambahan tinggi suspensi sekitar 25 mm di depan dan 15 mm di belakang. Sementara itu, lebar pijakan roda juga bertambah 20 mm untuk meningkatkan stabilitas.

Velg 18 inci ROH “Assault” berwarna Brushed Bronze dipadukan dengan ban all-terrain Bridgestone Dueller A/T 002 ukuran 285/60, memastikan traksi optimal di berbagai permukaan.

Tak ketinggalan, bagian kolong dilengkapi pelindung ekstra untuk mesin, gardan, dan transmisi—memberikan rasa aman saat melibas jalur berbatu maupun berlumpur.

Desain Eksterior Lebih Gagah dan Fungsional

Secara visual, Triton Raider tampil lebih agresif dengan sentuhan khas off-road. Bumper depan mendapat aksen baru dengan skid plate merah, sementara side protection bar hadir untuk melindungi bodi dari benturan batu.

Di bagian belakang, sports bar dengan aksen merah serta decal “Sandstorm” memperkuat identitasnya sebagai kendaraan petualang. Pilihan warna seperti White Diamond hingga Graphite Grey semakin mempertegas karakter tangguh dan modern.

Masuk ke kabin, nuansa premium tetap dipertahankan. Jok berlapis kulit hitam dengan jahitan oranye memberikan kesan sporty sekaligus elegan.

Detail seperti emblem Raider di headrest dan konsol tengah menjadi pembeda eksklusif dari varian standar.

Performa Mesin Tetap Andal

Di balik kap mesin, Triton Raider tetap mengandalkan mesin 2.4L twin-turbo diesel yang sudah terbukti. Tenaga sebesar 201 hp dan torsi 470 Nm disalurkan melalui transmisi otomatis 6-percepatan dengan sistem Super Select 4WD-II.

Kombinasi ini memastikan performa tetap optimal, baik di jalan raya maupun medan off-road ekstrem.

Meski harga resmi belum diumumkan, Triton Raider diprediksi akan bersaing langsung dengan model seperti Ford Ranger Tremor dan Nissan Navara Pro-4X Warrior.

Dengan racikan khusus dari Premcar, Triton Raider berpotensi menjadi salah satu pickup paling kompetitif di pasar Australia.

Kehadiran Mitsubishi Triton Raider 2026 menunjukkan bagaimana kolaborasi dengan spesialis engineering dapat mengangkat kapabilitas kendaraan ke level berikutnya. Bukan hanya tampil lebih gagah, tetapi juga benar-benar siap menghadapi kondisi ekstrem dunia nyata.

Pertanyaannya sekarang, apakah versi “Raider” ini akan hadir di Indonesia? Jika iya, segmen double cabin Tanah Air bakal semakin panas.

Misteri Sosok New Mitsubishi Colt Akhirnya Terkuak!

Jawaban dari misteri potongan gambar sosok New Mitsubishi Colt akhirnya tersibak. Mitsubishi Motors Europe B.V., menampilkan wujud asli hatchback berukuran mungil dari Mitsubishi tersebut secara daring pada 9 Juni 2023 lalu. Hmm…sebentar, ini bukanlah Mitsubishi Colt yang melegenda di Indonesia ya…

Mobil yang sedianya dipasarkan di kawasan Eropa ini merupakan saudara seplatform dari Renault Clio generasi kelima. Meskipun demikian, pada Colt terbaru ini Mitsubishi tetap menorehkan desain khas. Khususnya dari hatcback Colt Plus yang terakhir kali mengalami facelift pada 2017 lalu.

Colt Modis dan Sporty

Tak heran jika siluet body mobil sepintas menyerupai saudara jauhnya yakni Renault Clio. Pasalnya, Colt terbaru memanfaatkan basis platform yang sama yakni CMF-B dari Renault-Nissan-Mitsubishi Alliance. Namun sebagai pembeda, wajah baru Colt dikemas dengan karakter desain Dynamic Shield khas milik Mitsubishi.

Tampilan depan terlihat garang dengan headlamp LED berbentuk ramping plus lampu DRL LED berbentuk hutuf-L. Pada bagian belakang terlihat kekar dan gagah berkat desain lampu belakang dan bumper yang mencuplik gaya desain Mitsubishi ASX.

Untuk area interior, kabin all-new Colt dikemas dengan gaya modern. Tak kalah keren dari Renault Clio. Fitur infotaintment dilayani oleh layar sentuh digital berukuran 7-inci atau 9,3-inci, tergantung pada varian. Pengemudi dapat mengakses fitur bantu berkendara Multi-Sense system melalui layar pada dashboard. Dengan sistem terpadu ini pengemudi dapat mengakses pengaturan mode berkendara : My Sense, Sport dan Eco. Pengaturan setting respon kemudi juga dapat diakses melalui fitur Multi-Sense. Canggih bukan?

Seperti halnya model mobil Mitsubishi terkini, fitur konektifitas ponsel nirkabel seperti Android Auto maupun Apple CarPlay juga menjadi kelengkapan standar pada Colt. Smartphone-link Display Audio (SDA) yang mengintegrasikan antara ponsel dengan sistem infotaintment menjadi fitur utama yang dibekalkan pada Colt.

Fitur pengisian daya ponsel nirkabel bakal menjadi fitur opsional pada Colt. Panel instrumen di balik kemudi pun dilengkapi dengan layar digital berukuran 7-inci (standar) dan 10-inci (opsional).

Fitur Berkendara Modern

Fitur bantu berkendara merupakan sistem terpadu yang saat ini menjadi bagian tak terpisahkan dari mobil modern.

Selain mengandalkan sensor pendeteksi, kamera merupakan salah satu bagian dari penunjang kinerja sistem bantu berkendara. Fitur canggih seperti traffic sign recognition, lane departure warning, cruise control bakal diaematkan pada Colt. Varian trim teratas nantinya bakal dilengkapi fitur blind spot warning, rear cross traffic alert, park assist, dan sistem kamera 360°.

Opsi Mesin Bensin dan Hybrid

Mengingat pasar otomotif Eropa saat ini menerapkan kebijakan standar emisi yang ketat, maka opsi mesin yang dibekalkan pada Colt pun menyesuaikan.

Varian HEV (Hybrid EV) yang hemat energi dan rendah emisi akan dibekali mesin 3-silinder 1.6-liter plus modul hybrid berupa dua motor elektrik. Satu unit berfungsi sebagai alternator-starter dan satu lagi berfungsi sebagai motor penggerak. Transmisi CVT multi-mode akan menyalurkan output daya total 141 hp. Energi listrik bersumber dari baterai berdaya 1.2 kWh.

Untuk varian peminum bensin murni akan tersedia versi bermesin 3-silinder 1.0-liter bertenaga 66 hp, dan varian turbocharged beroutput 90 hp.

Perihal berapa harga jual mobil ini belum diumumkan secara resmi oleh pihak Mitsubishi. Namun menurut rencana, Colt akan mulai diproduksi di Bursa, Turki pada bulan September mendatang. Akhirnya compact hatchback Colt bakal kembali melenggang di pasar Eropa setelah absen selama hampir 9 tahun. Bagaimana dengan pasar Indonesia? Semoga saja…

 

Pilih Daihatsu GranMax atau Suzuki New Carry?

Daihatsu GranMax dan Suzuki New Carry saling berebut konsumen di segmen yang sama.

Daihatsu GranMax baru saja mendapat penyegaran dan pilihan mesin baru. Selama belasan tahun, mobil komersial tersebut banyak dipilih oleh para pelaku usaha dan bisnis di Tanah Air. Karakternya yang fungsional dan mudah dalam perawatan, membuat mobil ini bahkan diekspor juga ke beberapa negara.

Di Indonesia, rivalnya terdekatnya adalah Suzuki New Carry. Jadi, jika Daihatsu GranMax merupakan penerus dari Daihatsu Zebra dan Daihatsu Espass, maka Suzuki New Carry menjadi lanjutan dari Suzuki Carry Futura serta Suzuki Mega Carry. Baik Daihatsu GranMax atau Suzuki New Carry manjadi pilihan paling ideal bagi konsumen yang menginginkan kendaraan pickup dengan dimensi yang kompak dan mudah dalam perawatan.

Tenaga Mesin Sama

Masuk ke urusan mesin, Daihatsu GranMax khusus hadir pada varian mesin berkapasitas 1.5 liter yang menggunakan mesin baru 2NR-VE Dual VVT-i. Mesin ini memiliki tenaga hingga 95,6 hp pada 6.000 rpm dan torsi mencapai 134 Nm pada 4.400 rpm. Mesin baru GranMax ini menghadirkan konsumsi bahan bakar yang tetap efisien dan memiliki emisi yang lebih rendah.

Sedangkan, Suzuki New Carry menggunakan mesin K15B-C 1.5 liter yang juga memiliki 96,5 hp pada 5.600 rpm dan torsi 135 Nm pada 4.400 rpm. Kedua mobil ini memiliki output yang serupa, namun perbedaan torsi puncaknya hanya terpaut 1 Nm saja. Jadi memang Daihatsu GranMax atau Suzuki New Carry disiapkan untuk penggunaan yang mirip-mirip.

Dimensi

Masing-masing kendaraan tentu memiliki keunggulan, namun setidaknya pasti ada aspek yang menjadi jawaban dari kebutuhan konsumen light commercial vehicle. Unsur utama yang banyak jadi pertimbangan konsumen ialah dimensi. Suzuki melakukan peningkatan signifikan dibandingkan dengan Mega Carry. Karena panjang pickup ini memiliki angka yang serupa dengan Daihatsu GranMax, yakni 4.195 mm.

Jika dikombinasikan dengan tinggi dan lebarnya, maka New Carry lebih unggul dari GranMax. Suzuki Carry ditawarkan dengan dua opsi bak kargo yakni Flat Deck dan Wide Deck. Demikian pula dengan Daihatsu Gran Max yang punya pilihan bak model Standard maupun Three Way.

Dimensi Daihatsu Gran Max Pick Up 1.5

Tipe Standar                    : 4.195mm x 1.665mm x 1.850mm.

Tipe Three Way               : 4.195mm x 1.675mm x 1.890mm.

Dimensi bak Standar      : 2.350mm x 1.585mm x 300mm.

Dimensi bak Three Way : 2.350mm x 1.585mm x 360mm.

 

Dimensi Suzuki New Carry

Tipe Flat Deck                  : 4.195mm x 1.675mm x 1.870 mm.

Tipe Wide Deck               : 4.195mm x 1.765mm x 1.910 mm.

Dimensi bak Flat deck    : 2.505mm x 1.665mm x 360mm.

Dimensi bak Wide Deck : 2.505mm x 1.745mm x 425mm. 

Harga

Harga Gran Max Pick Up bermesin 1.5 liter  mulai dari Rp 156.200.000 untuk versi standar. Varian Gran Max Pick Up yang dilengkapi AC harganya Rp 163.300.000 .

Sedangkan harga Suzuki New Carry Pick Up dibanderol lebih mahal. Mulai dari Rp 161.600.000 hingga Rp 171.200.000 untuk tipe Wide Deck yang dilengkapi power steering. 

Setelah mengetahui ‘perbekalan’ masih-masing kendaraan niaga tersebut, tentu Anda punya pilihan tersendiri kan? Anda cukup memilih di antara keduanya, atau malah membeli keduanya sekaligus…