Kei-car Daihatsu

Kei-car Daihatsu Mau Tampil Atraktif di Tokyo Auto Salon 2023

Selama puluhan tahun, Daihatsu dikenal sebagai produsen mobil-mobil berukuran mini. Kalau urusan Kei-car, Daihatsu memang jagoan. Pokoknya kendaraan roda empat berukuran kompak, sepertinya sulit dipisahkan dari Daihatsu. Bahkan tahun ini, mereka sengaja menyiapkan sejumlah mobil andalannya untuk ikut serta dalam event Tokyo Auto Salon 2023.

Daihatsu Copen Clubsport

 

Yang pertama ialah Copen Roadster yang dimodifikasi menjadi Copen Clubsport. Mobil roadster ini diciptakan untuk memperingati 20 tahun produksi Copen. Secara sekilas, Copen Clubsport terlihat seperti mobil sport yang siap dipakai balapan. Anggap saja seperti sebuah Mazda MX-5 track-spec yang berukuran lebih kecil.

Daihatsu Copen spesial ini memiliki lampu depan model retro, grille membulat, side skirt berdesain sporty, diffuser belakang, roll bar, dan ujung knalpot beraksen merah. Velgnya menggunakan Volks Racing TE37 berwarna gelap. Tak ketinggalan ada tow strap yang menyembul dari bumper depan. Daihatsu melengkapi interior Copen Clubsport dengan sepasang jok bucket.

Hijet Jumbo

Mobil berikutnya ialah Hijet Jumbo Extend, Kei-truck dimaksudkan sebagai support car. Karena bodinya kini memiliki kabin, dan berbeda dengan versi aslinya. Kabin Hijet Jumbo Extend ini dapat digunakan sebagai bengkel berjalan maupun untuk camping. Kei-truck ini menggunakan velg Volk Racing TE37 yang juga digunakan pada Copen Clubsport.

Daihatsu Atrai

Daihatsu Atrai Wildranger merupakan Kei-car yang terlihat macho dengan ban all-terrain dan panel bed liner pada sekeliling bodi bagian bawah. Uniknya lagi, pada bagian atap mobil ini ada satu unit perahu!

Daihatsu Tanto

Kei-car Daihatsu selanjutnya ialah Tanto Custom, yang memiliki penampilan layaknya city car. Desain yang sporty hadir berkat adanya grille berukuran besar, cat warna merah dan hitam, dan lampu LED yang banyak.

Sedangkan Daihatsu Tanto Funcross mempunyai penampilan yang berlawanan dari Tanto Custom, dengan memiliki sejumlah komponen bergaya off-road. Ban pacul berukuran besar, bagian depan yang gagah dengan panel anti benturan di area bawah. Bahkan roof rail-nya merepresentasikan penggunaan untuk aktivitas outdoor.

Semua Kebagian

Untuk Daihatsu Move Canbus, Taft, dan Hijet pickup juga bakal mendapat paket aksesoris yang unik, khusus pada pameran Tokyo Auto Salon di tanggal 13 Januari hingga 15 Januari nanti. Daihatsu merencanakan bakal memberi sentukan istimewa pada fascia depan, velg, dan beberapa bagian bodi lainnya.

Pilih Modifikasi Suzuki Jimny Gaya Ceper Atau Off-Road?

Suzuki Jimny selalu menjadi basis yang sempurna untuk berbagai jenis modifikasi. Ini berkat gayanya yang sederhana, rasa retro yang kental, dan karakternya yang tangguh.

Nah, salah satu yang berhasil melakukan modifikasi Suzuki Jimny adalah ESB Custom. Tuner asal Osaka, Jepang ini menawarkan berbagai aksesori Jimny, yang dikelompokkan dalam dua paket kit berbeda yakni LST versi ceper dan LST-Up versi off-road.

Konsep Sama, Gaya Berbeda

Perangkat kit yang ditawarkan ESB seperti add-on gril yang memberikan raut marah. Ditambah velg CLS TC01 berwarna putih berukuran 16-inci, fender lebar dengan aksen baut, spoiler ekor bebek dan knalpot lurus.

Meskipun bergaya sama, perbedaan terpenting adalah ground clearance dan suspensinya.

Versi LST menampilkan aksen bodi ceper dengan suspensi yang diturunkan sebanyak 40-90 mm. Sedangkan LST-Up mendapatkan settingan kit body-lift setinggi 76 mm.

Selain itu, keempat rodanya memakai fitment ban yang berbeda. Model LST mengandalkan ban Nankang soft compound dengan ukuran 195/50R16. Jimny LST-Up disematkan ban Maxxis 245/70R16 yang lebih cocok untuk diajak menjelajah hutan belantara.

Fokus berbeda dari kedua Jimny modifikasi ini juga terlihat dari bodykit mereka. Untuk versi LST dilengkapi dengan bumper yang lebih besar dan sporty yang terhubung ke spakbor lebar.

Di sisi lain, model LST-Up menampilkan bumper off-road yang lebih ramping, memperlihatkan sebagian besar suspensi dan ban, dikombinasikan dengan spatbor bergaya cut-out. Settingan ini dipilih agar ban berdiameter besar dapat bergerak mulus tanpa menyentuh body. Juga berguna untuk meningkatkan sudut off-road.

Terakhir, LST juga makin sporty dengan side skirt. Sedangkan LST-Up mendapat tambahan grille dan skidplate pelindung yang terpasang pada dudukan rangka bumper.

Tetap Andalkan Mesin Standar

Meski bergaya, modifikasi Jimny ini sama sekali tidak tersentuh tangan ESB dan masih tetap mengusung mesin standarnya. Untuk pasar Jepang, Jimny ini tersedia dengan mesin 1.5-liter berkapasitas 658 cc 3-silinder turbocharged 63 HP atau mesin 1.5-liter 4-silinder natural aspirated dengan output 101 HP.

Jika Anda ingin meningkatkan Suzuki Jimny Anda menggunakan pro kit dari ESB, Anda dapat langsung mengunjungi situs web resminya. Total biaya untuk konversi LST versi ceper mencapai ¥ 596.000 atau setara dengan Rp 70 juta sebelum pajak. Versi off-road LST-Up sekitar ¥ 392.000 atau Rp 43 jutaan sebelum pajak.

Gaya LST-Up memang menjadi pilihan yang jelas bagi Anda yang doyan adventure dan off-road sesuai habitat asli sang Jimny. Namun, banyak pula para pecinta Jimny ceper di seluruh pelosok dunia tentunya. Nah, jadi gaya mana yang akan dipilih untuk Jimny Anda?