Horwin Senmenti 0, Skutrik Terkencang Sejagad

Anda bosan dengan skuter elektrik yang saat ini beredar di pasaran? Mungkin skutrik Horwin Senmenti 0 ini akan sedikit menggugah minat Anda. Horwin yang merupakan perusahaan patungan Austria dan RRC. Mereka meluncurkan skutrik ini pada event EICMA di Milan. Tampilan eksteriornya merona dengan dominasi warna oranye yang awalnya kami kira adalah skutrik buatan KTM. Ternyata bukan.

Di balik desain futuristik yang diusung Senmenti 0 (Zero), terpasang motor listrik dengan sumber daya dari baterai berdaya 16,2 kWh berplatform 400V. Hanya butuh waktu 30 menit untuk mengisi ulang daya baterai. 

Daya jelajahnya diklaim mampu mencapai 300 km dengan kecepatan berkendara rata-rata 88 km/jam. Cukup jauh juga dan cocok digunakan untuk touring antar kota.

Output performa yang dimiliki skutrik ini justru yang membuat kami kaget. Ya, torsi maksimumnya menembus angka 600 Nm! Tekan tombol staternya lalu puntir grip gasnya, dan anda hanya butuh 2,8 detik untuk melesat hingga kecepatan 100 km/jam. Top speednya pun mampu menembus angka 200 km/jam. Tak heran jika Horwin Senmenti 0 disebut sebagai skutrik terkencang di dunia. Untuk saat ini.

Rider dapat memilih salah satu dari 3 mode berkendara yang tersedia sesuai kebutuhan yakni STANDARD, RAINY dan SPORT. Mode berkendara RAINY ditujukan pada pengendaraan di kondisi hujan atau saat melintasi aspal basah maupun licin. Caranya dengan memaksimalkan kinerja rem, ABS dan kontrol traksi. Sementara pada mode SPORT– sesuai namanya akan memaksimalkan output performa motor penggerak dan tentu saja kinerja kontrol traksi.

Satu fitur canggih yang terdapat pada Senmenti 0 adalah Sentry Mode. Fitur anti curanmor ini memanfaatkan sensor radar dan kamera untuk memantau kondisi sekeliling saat sedang terparkir. Pihak pabrikan bahkan membekalkan sebanyak 30 sensor untuk berbagai fungsi yang berbeda, termasuk sensor tekanan angin ban serta sensor radar pendeteksi yang fungsinya mirip dengan pencegah terjadinya benturan dengan obyek atau kendaraan lain di jalan raya.

Sayangnya, belum diungkap berapa harga jual dari Senmenti 0 yang dikabarkan baru akan resmi dipasarkan tahun 2023 mendatang. Namun jika anda berminat untuk melakukan pemesanan, atau penasaran ingin tau lebih banyak mengenai skutrik terkencang sejagad ini, Anda dapat langsung mengunjungi situs resminya yakni.

BMW CE04

BMW CE 04, Radikal Dan Futuristik, Harganya Menarik

BMW Motorrad Indonesia hadirkan motor listrik CE 04 yang radikal dan tampil beda. 

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah yang kini fokus dalam mengembangkan kendaraan listrik, BMW Motorrad Indonesia membawa kejutan baru dengan menghadirkan skuter listrik futuristik, BMW CE 04. Patut berbangga, karena BMW CE 04 ini hanya berada di Indonesia untuk pasar Asia Tenggara. Dan yang lebih menarik adalah unit satu ini sudah menjadi milik konsumen dan akan segera dikirim. Hmm…sungguh beruntung sekali.

Sekilas memang identik dengan model BMW CX 400 ataupun CX GT 400, hanya saja lebih panjang dan ramping dibagian belakang. Sesuai Namanya, CE 04 yang mengartikan C sebagai jajaran CX, skuter maxi BMW. Angka 04 sebagai tolok ukur jika skuter listrik ini memiliki kekuatan yang sama dengan versi CX 400.

Headlight depan dilengkapi LED dan Adaptive Headlight Pro. Yang nampak aneh sekaligus keren adalah kompartemen barangnya kini berada di bagian samping, plus ruang penyimpanan kecil di konsol depan. Aneh karena tidak biasa melihat konfigurasi begini. Tapi memang keren. Selain itu, pengendara disuguhi panel instrumen dengan layar TFT 10,25-inci yang terintegrasi peta navigasi dan konektivitas langsung melalui BMW Motorrad Connected apps.

Performa & Suspensi BMW CE 04

Skuter bongsor ini memiliki hantaran daya output sebesar 42 HP dengan torsi 62 Nm, dan siap berakselerasi dari titik nol hingga 50 km/jam dalam waktu 2,6 detik dan melaju di kecepatan maksimal 120 km/jam.

Motor listrik ini menggunakan baterai berkapasitas 60,6 Ah, dan saat kondisi penuh dapat menjelajah hingga 130kilometer dalam sekali pengisian daya selama 4 jam 20 menit. Namun jika pengisian baterai menggunakan fast charging dari kondisi kosong sampai penuh, hanya memerlukan waktu 1 jam 40 menit. Sementara pengisian daya dari 20 persen hingga 80 persen, hanya membutuhkan waktu 45 menit saja.

Bagian kakinya mengandalkan suspensi depan model teleskopik berdiameter 350mm, sementara itu sokbreker belakang terlihat sepenuhnya tertutup. Ban depan menggunakan Pirelli Diablo Rosso Scooter berukuran 120/70 R15 67H, sementara belakang berukuran 160/60 R15 56H. Sistem pengereman menggunakan cakram ganda di depan dan cakram tunggal di bagian belakang. Tak ketinggalan sistem ABS Pro, Automatic Stability Control (ASC), Dynamic Traction Control (DTC), serta mode berkendara dengan pilihan Eco, Rain, Road, dan Dynamic untuk menunjang kesempurnaan berkendara.

BMW CE 04 hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Light White untuk versi standar, sementara versi Avantgarde Style tersedia dalam warna Magellan Grey dengan paduan jok hitam-oranye. Motor listrik produksi Berlin ini siap ditebus dengan harga Rp 380 juta off the road. Anda tertarik?