Review: Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT

Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kecil di pasar otomotif Indonesia, memang tidak banyak pemainnya. Hingga kini, terhitung ada Nissan Magnite dan Toyota Raize (ditambah Daihatsu Rocky tentunya). Kalau mau ‘dimelarkan’ sedikit, Anda bisa memasukkan Honda WR-V dan Kia Sonet juga. Namun, nampaknya Toyota Raize yang berhasil menjadi pilihan teratas dalam segmen tersebut. Kami pun langsung saja membesut Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT.

Di Jepang, Toyota Raize sudah dipasarkan sejak tahun 2019. Meskipun menggunakan platform serupa dengan Daihatsu Rocky, tapi tetap ada perbedaan tersendiri. Untuk pasar Indonesia, Toyota Raize masuk pertama kali pada tahun 2021. Untuk mengakomodir selera konsumen, Toyota menghadirkan dua varian mesin, yaitu 1.0 liter dengan turbocharger dan 1.2 liter tanpa turbocharger.

Tersemat Aero Kit

Toyota membawa Raize untuk menyasar konsumen yang berjiwa muda, atau keluarga muda yang memerlukan kendaraan SUV praktis di perkotaan. Kesan modern terlihat pada tampilan eksterior, sebut saja Illuminating Headlamp with DRL & Sequential Turn Lamp. Khusus varian 1.0 Turbo GR Sport, terdapat Aero Kit yang tersebar pada sekujur bodi.

Komponen tersebut disematkan pada bumper depan, belakang, dan side skirt. Di bagian depan, terpasang GR Front Grille dengan GR Emblem. GR Side Visor dipasang untuk mereduksi sinar matahari secara langsung. Sedangkan Black Outer Mirror menambah aspek gagah SUV kecil ini. Secara eksklusif, varian 1.0 Turbo GR Sport menggunakan velg 17 inci, yang dibalut ban 205/60 R17.

Kami paham kenapa Toyota memasarkan Raize sebagai kendaraan yang cocok bagi keluarga muda. Salah satu alasannya tentu ialah dimensi. Toyota Raize memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.635 mm. Sedangkan wheelbase pada 2.525 mm, serta ground clearance 200 mm. Ini yang membuat penggunanya merasa ‘pede’, buat diajak berkendara di berbagai kondisi jalan.

Interior mumpuni

Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Toyota Raize memiliki interior dan bagasi yang mumpuni. Pada unit yang kami coba, terdapat Front Soft Pad Armrest untuk menambah kenyamanan saat mengemudi. Panel instrumen didukung TFT MID berukuran 7 inci, sedangkan head unit interaktifnya berukuran 9 inci.

Pada varian 1.0 Turbo GR Sport, tampilan interior tentu bernuansa sporty. Mulai dari GR Push Start Stop Button, Exclusive GR Steering Wheel, GR Floor Mat, Fabric & Leather Combination Seat with GR Headrest, Adaptable Auto A/C, Perceptive Auto Headlight, hingga Paddle Shift. Urusan kepraktisan, Toyota Raize memiliki kapasitas bagasi maksimal hingga 369 liter.

Toyota mengaplikasikan berbagai fitur keselamatan pada Raize. Seperti Anti-lock Braking System, Vehicle Stability Control, Alarm dan Immobilizer, Rear Parking Camera, serta Rear Parking Sensor. Kebetulan unit yang kami ulas kali ini, tidak menggunakan kelengkapan Toyota Safety Sense (TSS). Jadi tidak ada fitur Lane Departure Warning & Prevention, Pedal Misoperation Control, Pre-Collision Warning & Braking, Adaptive Cruise Control, Front Departure Alert, dan Rear Cross Traffic Alert.

Racikan spesial meminimalisir getaran

Nah, urusan mesin tentu menjadi hal yang menarik. Sebab di balik kap depan ada mesin bensin tiga silinder DOHC VVTi 1.0 liter turbocharger, bertenaga 97 hp. Mesin berkode 1KR-VET ini memiliki torsi 140 Nm, yang berlangsung linear dari putaran mesin 2.400 hingga 4.000 rpm. Ada dua pilihan transmisi, yaitu manual 5-speed dan CVT.

Lazimnya, karakter mesin tiga silinder ialah memiliki getaran. Hal ini terjadi karena ada kekosongan langkah pembakaran. Namun, pada mesin ini terasa begitu minim getarannya. Kami usut, ternyata ada racikan spesial pada komponen engine mounting dan engine balancer. Saat melaju, jika pedal gas langsung diinjak dalam, ada sedikit sekali momen turbo lag. Namun, setelah putaran 2.000 rpm, mesin langsung merespons dengan cepat, seiring dengan adanya boost dari turbocharger.

Mesin berkapasitas kecil dengan langkah piston yang panjang, dipadu dengan turbocharger, maka tujuannya tak lain ialah efisiensi bahan bakar, tanpa harus kompromi dengan performa. Efek positif lain untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang baik, tentu dengan penggunaan transmisi CVT. Melaju konstan di kecepatan 100 km/jam, putaran mesin tidak sampai 2.400 rpm. Sedap bukan?

Setelah menelaah seluruh aspek yang ada pada Toyota Raize, kami akhirnya bisa memahami kenapa SUV kecil ini banyak digemari di Tanah Air. Uniknya, malah tipe GR Sport mendominasi angka penjualan sejak pertama kali diluncurkan. Untuk Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT non-TSS dengan aksen Single Tone ini, harganya ialah Rp 287,2 juta (on the road DKI Jakarta).

WRV Raize

Honda WR-V dan Toyota Raize Beradu di Segmen SUV Kompak

Salah satu rival terdekat Honda WR-V ialah Toyota Raize.

Setelah penantian beberapa bulan, Honda WR-V resmi meluncur di Indonesia pada 2 November 2022. Honda WR-V menjadi sosok baru di segmen SUV kompak sekaligus melakukan debut globalnya di Indonesia. PT Honda Prospect Motor (HPM) mengklaim bahwa Honda WR-V ini dikembangkan di Indonesia. Namun, ada kemungkinan besar bahwa produk ini nantinya dipasarkan juga di luar negeri.

Pada segmen SUV kompak ini, rival terdekatnya ialah Toyota Raize. Kontan saja kami menilai bahwa Sport Utility Vehicle (SUV) kompak ini siap menantang Toyota Raize. Apalagi untuk harga, terutama varian teratasnya, perbedaannya amat tipis. Lalu, kira-kira mana yang lebih unggul? Berikut ialah komparasi antara Honda WR-V dan Toyota Raize, mengacu dari sejumlah data di atas kertas.

Dimensi

Secara dimensi, ketiga mobil itu sebenarnya tak terlalu beda jauh. Sebab, mobil ini memang masuk dalam kategori SUV kompak. Honda WR-V punya dimensi panjang 4.060 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.608 mm. Jarak sumbu rodanya ialah 2.485 mm. Honda WR-V punya ground clearance 220 mm, masih lebih tinggi dibanding kompetitor terdekatnya. Sementara Toyota Raize 1.0 Turbo memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, tinggi 1.635 mm dengan jarak sumbu 2.525 mm. Sedangkan, Toyota Raize punya ground clearance 200 mm.

Spesifikasi

Jelas sekali bahwa Honda WR-V memiliki kapasitas mesin paling besar di kelasnya. Jika Toyota Raize memiliki pilihan mesin 1.0 liter turbocharger dan 1.2 liter non-turbocharger, Honda masih percaya diri dengan mesin 1.5 liter non-turbo milik Honda BR-V untuk dijejalkan pada WR-V.

Honda WR-V mengusung mesin bensin 4 silinder 1.5 liter i-VTEC DOHC, dengan tenaga maksimum 119 hp dan torsi puncak 145 Nm. Mesin tersebut digandengkan dengan transmisi CVT. Untuk Toyota Raize, terdapat dua pilihan mesin. Yang pertama ialah mesin bensin 3 silinder 1.0 liter VVT-i DOHC dan dilengkapi perangkat turbocharger. Tenaganya mencapai 97 hp dan torsi maksimal ialah 140 Nm. Yang kedua adalah mesin bensin 3 silinder 1.2 liter Dual VVT-i DOHC bertenaga 87 hp dan punya torsi 112,7 Nm.

Fitur

Kedua mobil di kelas SUV kompak ini menyuguhkan beragam fitur canggih. Fitur Advanced driver Assistance System (ADAS) memang menjadi andalan, namun fitur tersebut hanya tersedia di beberapa tipe saja.

Honda WR-V dibekali dengan Honda Sensing khusus tipe tertinggi WR-V tipe RS with Honda SENSING. Terdapat ada fitur Collision Mitigation Brake System (CMBS), Auto-High Beam, Lane Keeping Assist System, Lead Car Departure Notification System (LCDN), Road Departure Mitigation (RDM), dan Adaptive Cruise Control (ACC).

Selanjutnya, ada Walk-Away Auto Lock, Remote Engine Start, Honda LaneWatch, Smart Entry dan Auto Foldable Side Door Mirror with LED Turning Signal. Honda WR-V memiliki kamera belakang yang dapat menunjukkan tampilan atas, tampilan normal (130°), atau tampilan belakang lebar (180°) saat transmisi dalam posisi mundur. Ada pula Auto Headlight pada Honda WR-V RS with Honda SENSING.

Toyota Raize pun tak ingin ketinggalan. Mobil ini juga memiliki fitur ADAS berupa Toyota Safety Sense (TSS) untuk tipe tertentu. Sistem TSS itu terdiri dari fitur Pre-Collision System, Adaptive Cruise Control, Lane Departure Assist with Steering Control, Front Departure Alert, Rear Cross Traffic Allert dan Blind Spot Monitor, serta Pedal Missoperation Control. Kamera parkir belakang, Hill Start Assist, dan Vehicle Stability Control pun turut dihadirkan.

Harga

Di segmen SUV kompak, kedua mobil ini bersaing cukup ketat. Dari segi harga pun saling mendekati, terutama pada varian teratas. Buat Anda yang memiliki kocek sekitar Rp 300 jutaan, maka kami sengaja mengambil sampel varian teratas dari keduanya. Honda WR-V Tipe RS CVT with Honda SENSING adalah Rp 309,9 juta, sedangkan Toyota Raize 1.0T GR CVT TSS TWO TONE ialah Rp 305,1 juta.