Changan Deepal S07, SUV 600 Jutaan Dengan Teknologi Pintar

Changan Deepal S07, SUV Listrik Rp600 Jutaan yang Bawa Rasa Mewah hingga Teknologi Pintar

Segmen SUV listrik premium di Indonesia semakin ramai. Namun, keluarga modern kini tidak hanya mencari mobil dengan baterai besar dan jarak tempuh panjang. Produk seperti Changan Deepal S07 jadi incaran untuk mereka yang butuh nilai lebih.

Ruang kabin, kenyamanan, teknologi, keselamatan, hingga sensasi berkendara ikut menjadi pertimbangan. Di tengah kebutuhan tersebut, Changan Deepal S07 hadir dengan pendekatan yang cukup lengkap.

SUV listrik ini bermain di kisaran harga Rp600 jutaan. Posisinya menarik karena mencoba membawa nuansa kendaraan premium tanpa meninggalkan kepraktisan untuk keluarga, sama seperti keunggulan yang Changan Deepal S07 tawarkan di segmen SUV listrik Tanah Air.

Konsep Luxury Yacht menjadi salah satu benang merah Deepal S07. Kabinnya dirancang luas dengan atmosfer modern, seolah membawa kenyamanan ruang lounge ke dalam perjalanan. Tidak lupa, desain dari Changan Deepal S07 juga menunjukkan standar premium.

Kabin Menjadi Ruang Keluarga Bergerak

Masuk ke dalam Deepal S07, perhatian langsung tertuju pada konsol tengah bergaya floating dengan ventilasi udara tersembunyi yang khas pada Changan Deepal S07 untuk segmen luxury electric SUV.

Nuansa tersebut diperkuat pilihan interior Shadow Black dan Heatwave Orange. Pencahayaan 64 warna dan sistem audio premium 14 speaker kemudian membuat suasana kabin terasa lebih personal pada Changan Deepal S07.

Jok kulit premium tersedia dengan pengaturan elektrik dan memori untuk pengemudi serta penumpang depan, fitur yang memperlihatkan kenyamanan khas Changan pada Deepal S07.

Panoramic sunroof seluas 1,9 m² memberikan kesan lapang. Electric sunshade turut tersedia untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk, persis sesuai standar mobil Eropa di kelas Changan Deepal S07.

Kenyamanan keluarga juga didukung kaca depan dengan teknologi peredam suara. Wireless fast charging 40W dan panel kontrol AC sentuh di baris belakang melengkapi kebutuhan perjalanan harian dengan Deepal S07 dari Changan.

Dengan kata lain, Deepal S07 tidak sekadar menyediakan tempat duduk. Kabinnya dirancang menjadi ruang yang menemani keluarga selama perjalanan, sesuatu yang menjadi nilai jual utama Changan Deepal S07 di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Tampilan Sporty dengan Sentuhan Teknologi

Dari luar, karakter Deepal S07 bergerak ke arah tech-sporty. Segala keunggulan desain Changan Deepal S07 tercermin dari setiap detail bodi hingga lampu modernnya.

Proporsi wide-bodied membuat SUV ini terlihat berisi dan percaya diri. Pintu tanpa bingkai atau frameless doors berpadu dengan flush pop-out door handles. Seluruh kesan ini semakin mewah jika kita bandingkan di kelas Changan Deepal S07.

Powered tailgate, spion elektrik, serta pelek 20-inci dengan ban premium menjadi pelengkap sempurna pada SUV listrik Changan Deepal S07 ini.

Di balik desainnya, Deepal S07 menggunakan konfigurasi Rear-Wheel Drive (RWD). Pengaturan ini memberikan karakter berkendara yang berbeda sekaligus menjaga keseimbangan antara performa dan kenyamanan. Inilah daya pikat dari SUV Changan Deepal S07.

Akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 7,9 detik, membuat pengalaman berkendara Changan Deepal S07 kian istimewa di kelasnya.

Jarak Tempuh Panjang, Teknologi Tidak Ketinggalan

Untuk kebutuhan perjalanan lebih jauh, Deepal S07 menawarkan jarak tempuh hingga 560 km berdasarkan NEDC. Jelas, Changan Deepal S07 memberi solusi bersaing di kelas SUV listrik jarak jauh Tanah Air.

Dukungan DC Fast Charging juga membuat pengisian energi lebih praktis ketika mobil digunakan dengan intensitas tinggi—Changan Deepal S07 memang didesain untuk mobilitas tinggi masa kini.

Di balik pengalaman digitalnya terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 8155. Layar utama Sunflower Screen berukuran 15,6 inci menjadi pusat interaksi di dalam kabin SUV listrik ini.

Sementara itu, AR-HUD 55 inci memberikan informasi berkendara tanpa membuat pengemudi terlalu sering mengalihkan pandangan, sesuai standar high-end yang ditawarkan.

Fitur lain seperti in-cabin monitoring system dan audio empat zona melengkapi pendekatan teknologi pintarnya, memastikan semua keunggulan Changan Deepal S07 benar-benar terasa di setiap perjalanan keluarga.

Keselamatan Jadi Lapisan Perlindungan

Deepal S07 juga membawa 19 fitur ADAS untuk membantu pengemudi menghadapi berbagai situasi perjalanan. Hal itu menjadi nilai tambah Changan Deepal S07 untuk pasar domestik maupun global.

Sistem panoramic recording 360° dan tampilan sasis transparan 540° membantu memperluas visibilitas di sekitar kendaraan. Seluruh fitur advanced ini dapat ditemukan di SUV Changan Deepal S07.

Perlindungan baterai mengandalkan Golden Shield Battery. Dari sisi keselamatan kendaraan, Deepal S07 juga telah meraih rating 5-Star Euro NCAP—sebuah pencapaian membanggakan untuk model Deepal S07 mereka.

Menurut CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, konsumen SUV listrik kini semakin mempertimbangkan pengalaman berkendara secara menyeluruh, apalagi dengan hadirnya SUV seperti Changan Deepal S07 yang inovatif.

Karena itu, Deepal S07 mencoba mempertemukan desain premium, teknologi pintar, performa, dan kenyamanan dalam satu paket unggulan khas Changan Deepal S07 generasi terbaru.

Kehadiran Deepal S07 di Indonesia juga mendapat dukungan kemitraan dengan Indomobil Group. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah terbaik untuk memperluas layanan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

BYD bersiap meluncurkan Seal 08 dan Great Tang

Pabrikan otomotif BYD bakal memamerkan ragam inovasi teknologi termutakhir mereka di kota Shenzhen, China pada 5 Maret 2026. Pada event akbar ini dikabarkan ada model mobil terbaru yang dilincurkan. Berdasarkan bocoran yang telah beredar, model terbaru yang akan disingkap selubungnya adalah sedan SEAL 08 dan SUV mewah Great Tang.

Keduanya dikabarkan telah menggunakan platform rancang bangun voltase tinggi dan dibekali baterai Blade generasi terbaru yang selaras dengan sistem pengecasan daya ultra cepat Megawatt flash-charging BYD. Seperti apa sosok kedua mobil unggulan terbaru BYD ini?

BYD SEAL 08

Lesunya minat beli pasar dalam negeri RRC menyebabkan turunnya angka penjualan BYD dalam enam bulan terakhir. Meskipun demikian, pabrikan berslogan “Beyond Your Dream” ini justru berharap minat konsumen akan kembali bergairah dengan hadirnya model mobil terbaru yang dibekali inovasi teknologi mutakhir.

Pada penghujung Desember 2025 lalu BYD sebenarnya telah memberi bocoran tentang lini model terbaru Ocean 8 Series, yakni sedan SEAL 08 dan SUV SEALION 08.

Kepada para pelanggan setia BYD dalam acara Ocean Day diumumkan jika keduanya akan resmi diluncurkan paling cepat pada kwartal pertama tahun 2026. Bahkan pada awal Februari 2026 lalu BYD ‘membocorkan’ foto SEAL 08 yang berselimut kamuflase tengah melakukan sesi uji ketahanan cuaca menerabas badai salju di trek hamparan es.

Pada Selasa (3/3) waktu setempat, situs lokal Carnewschina mengunggah gambar promosi dan cuplikan resmi yang dirilis BYD perusahaan menjelang acara peluncuran.

Dari foto yang diunggah, tampilan SEAL 08 telah mengadopsi bahasa desain terbaru Ocean Aesthetic 2.0 dari BYD. Terlihat dari profil bagian depan yang rendah, lampu LED ramping, dan lampu DRL yang melengkung.

Pada bagian atap pun terlihat unit LiDAR yang terpasang. Terindikasi mobil listrik ini akan dibekali sistem bantuan mengemudi canggih God’s Eye 5.0 (DiPilot 300).

Sedan SEAL 08 pun nampaknya akan tetap pakai spion konvensional dan handle pintu semi-tersembunyi. Beda dari mobil konsep Ocean-S yang menggunakan spion kamera.

Sedan SEAL 08 dibangun di atas arsitektur voltase tinggi 800V yang selaras dengan teknologi pengecasan daya ultra cepat Megawatt Flash Charging. Jadi nantinya SEAL 08 bisa memanfaatkan jaringan SPKLU beroutput 1.500 kW yang saat ini sedang dibangun di China.

BYD pun membekali SEAL 08 dengan baterai Blade generasi kedua (Blade 2.0). Baterai ini dikatakan pula cukup dicas selama 5 menit menggunakan Megawatt Flash Charging, daya baterai pun cukup untuk menempuh jarak hingga 400 kilometer!

Meskipun  tak disebutkan besaran daya baterainya, varian tertinggi diklaim mampu menawarkan daya jelajah lebih dari 1.000 kilometer menurut siklus pengujian CLTC.

Dari sisi spesifikasi teknis, hanya dikatakan jika SEAL 08 dilengkapi teknologi kemudi rear-wheel steering (kemudi roda belakang) untuk meningkatkan kemampuan manuver. Hal tersebut terkait panjang bodinya yang lebih dari 5 meter (5.040 mm).

Guna meningkatkan kualitas kenyamanan dan handling berkendara di berbagai kondisi jalan, SEAL 08 dilengkapi sistem kendali suspensi canggih DiSus-C.

BYD Great Tang

Model kedua yakni SUV BYD Great Tang juga dikabarkan bakal diluncurkan oleh pada saat yang bersamaan.

Hal tersebut diketahui melalui penampakan resmi Great Tang yang dibagikan oleh Lu Tian, General Manager Divisi Penjualan Jaringan BYD Dynasty, via media sosial. Dari gambar yang dirilis, SUV dari segmen D ini tampil dengan desain mewah dan modern serta postur besar yang kian menegaskan posisinya sebagai model SUV kelas utama.

Berdasarkan data resmi dari Ministry of Industry and Information Technology (MIIT), BYD Great Tang punya dimensi panjang antara 5.263 mm hingga 5.302 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.790-1.800 mm.

Sementara ukuran wheelbase atau jarak sumbu rodanya mencapai 3.130 mm, yang tentunya menjanjikan ruang kabin extra lapang untuk konfigurasi tujuh penumpang.

Sesuai namanya yang “Great” alias bongsor, postur bodi BYD Great Tang lebih besar dari  Hyundai Palisade (panjang 5.060 mm, wheelbase 2.970mm ). Nyaris seukuran dan cuma selisih tipis dari Mercedes-Benz GLS (panjang 5.215 mm, wheelbase 3135 mm).

Tinggi kendaraan bergantung pada pilihan jenis suspensi, yakni 1.790 mm untuk versi dengan suspensi udara dan 1.800 mm untuk varian bersuspensi konvensional. Seperti halnya SEAL 08, SUV Berpostur bongsor ini juga dilengkapi teknologi kemudi rear-wheel steering (kemudi roda belakang).

Tak hanya besar, mobil ini juga tergolong berat dengan bobot kosong di kisaran 2.640 kg sampai 2.970 kg, sedangkan bobot kotor mencapai 3.245 kg hingga 3.575 kg. Jelas ini kelas SUV luxury berbodi besar.

Maka tak heran jika kaki-kaki penopang BYD Great Tang menggunakan pilihan ukuran ban 265/45 R21, 255/50 R20, atau 275/45 R20 yang tergolong gambot.

Yang menarik, BYD Great Tang versi listrik murni (BEV) menggunakan platform BYD Super e Platform yang mengusung arsitektur tegangan tinggi 1.000 volt. Beda dari SEAL 08 yang masih 800 volt.

Dengan kemampuan menerima arus listrik hingga 1.000 ampere, BYD Great Tang memungkinkan pengecasan dengan SPKLU beroutput mencapai 1.000 kW. Hal tersebut mengindikasikan BYD Great Tang dapat melakukan pengisian daya baterai dalam waktu yang sangat cepat dengan jaringan SPKLU Megawatt Flash Charging terbaru BYD.

Meskipun spek teknisnya belum diumbar secara detail, kecepatan maksimum diklaim mampu mencapai 250 km/jam. Output daya motor listrik yang dibekalkan tentunya cukup besar dengan torsi yang melimpah.

Makin jelas target pasar yang dibidik BYD Great Tang adalah segmen konsumen kelas menengah atas penyuka SUV mewah.

BYD nampaknya fokus memproyeksikan Great Tang untuk melibas high-end large SUV pasar domestik China seperti Zeekr 9X, XPeng GX, Nio ES8, dan Li Auto L9.

 

Changan Deepal SO7, Pilihan Eksekutif Muda Yang Percaya Diri!

Motomobinews bersama sejumlah awak media berkesempatan untuk merasakan sensasi mobil listrik Changan Deepal SO7. SUV premium bertenaga listrik baterai yang dipasarkan di Tanah Air oleh Changan Indonesia, salah satu brand yang bernaung di bawah payung Indomobil Group.

Dalam event media test drive bertajuk ‘Born to Outstand, Drive with Confidence’ yang dihelat pada 28-29 Januari 2026 tersebut, kami berkendara dari Jakarta menuju Garut via Bandung. Jarak yang ditempuh sekira 280 km.

Kegiatan ini menjadi pembuktian kualitas Changan Deepal SO7 melintasi beragam kondisi jalan. Mulai dari kemacetan ibu kota, jalan tol hingga trek semi off-road kawasan pegunungan. Kondisi hujan deras sekaligus jadi sarana pengujian beraneka fitur bantu keselamatan berkendara yang ada pada SUV bertenaga listrik baterai ini.

Ingin tahu seperti apa keseruan perjalanan kami bersama Changan Deepal SO7?

Kemewahan Ala Italia

Label nama Deepal sepintas terdengar bernuansa India, padahal ini aslinya adalah produk brand asal China. Pengembangan SUV EV ini dimulai pada tahun 2022 di studio Deepal di Turin, Italia dan diproduksi pada Mei 2023 dengan label Deepal S7.

Rancang bangunnya berbasis platform EPA1 yang didesain khusus untuk kendaraan listrik murni (BEV) dan kendaraan listrik jarak jauh (EREV).

Setahun berlalu, Deepal S7 mendapat penyegaran perdana pada Juli 2024. Ada sejumlah ubahan, terutama penggunaan sistem software Qiankun ADS dari Huawei. Nah, label nama pun ganti menjadi Deepal S07 sebagai antisipasi agar tak rancu dengan Audi S7 saat masuk pasar Eropa.

Deepal S07 tampil dengan bahasa desain Tech Sporty. Terlihat dari penggunaan kaca pintu frameless dan handle pintu elektrik yang tersembunyi. Siluet bodi aerodinamis dengan sematan lampu depan plus DRL model Starleaf dan lampu belakang LED Star Flame kian menguatkan aura futuristik pada eksterior.

Posturnya agak besar dengan panjang 4.750 mm, lebar 1.930 mm, dan tinggi 1.625 mm. Ukuran wheelbase-nya yang 2.900 mm

terbilang cukup panjang, sehingga sasisnya mampu memuat baterai berukuran besar. Tak hanya itu, ruang kabin pun jadi terasa lebih lapang dan lebih leluasa dibanding mobil sekelasnya.

Kabin benuansa Luxury Yacht pada mobil listrik ini memadukan aura kemewahan dan tampilan hightech. Saat mobil posisi ON, layar sentuh Sunflower Screen 15,6 inci dengan chipset Qualcomm 8155 menyambut penumpang. Uniknya, layar dapat bergerak 15 derajat menghadap ke pengemudi atau penumpang. Deepal SO7 jadi satu-satunya di kelasnya yang pakai layar jenis ini.

Untuk setelan kursi penumpang  hingga suhu AC dilakukan via layar sentuh One-Button Control. Pengoperasiannya cukup praktis.

Informasi berkendara juga ditampilkan via Augmented Reality Head-Up Display (AR-HUD). Proyeksi info navigasi langsung terlihat pengemudi tanpa mengganggu konsentrasi berkendara. Pada mobil ini, ada tombol fisik, termasuk tombol Cruise Control jadi satu dengan tuas transmisi

Mobil ini dilengkapi koneksi internet 4G serta 40W Wireless Fast Charging yang sangat memanjakan para pengguna ponsel pintar. Ditambah lagi sistem audio premium dengan 14 speaker nan syahdu, perjalanan pun jadi makin menyenangkan.

Kamera 360 derajat yang memantau seluruh sisi kendaraan serta 2 radar depan dan 4 radar belakang memudahkan pengemudi saat bermanuver di jalan yang sempit dan ramai.  Parkir di area terbatas pun mudah.

Layout kemasan interior pun tak banyak pernik dan minim tombol fisik. Kendali fungsi fitur berkendara sebagian besar diatur via layar utama. Mungkin agak sediikit bikin kikuk bagi pengemudi yang terbiasa pencet tombol fisik dan tak mau ribet colak colek layar touchscreen. Tapi inilah risiko dan dampak dari kecanggihan teknologi digital. Selalu ada plus dan minus.

Perihal kenyamanan kabin menjadi perhatian utama. Jok depan dan belakang cukup lebar, ergonomis dan empuk. Ruang kaki dan batas kepala dengan plafon pun lega meskipun atap belakang ala coupe-nya agak landai.

Kabin pun terasa senyap dan kedap berkat Double-Layer Sound Insulation Glass yang meredam kebisingan. Tak ketinggalan pada atap terpasang Panoramic Roof dengan Electric Sunshade yang bikin suasana makin romantis.

Berkendara Aman dan Nyaman

Performa motor listrik bertenaga 215 hp dengan torsi 320 Nm pada Deepal S07 terbukti responsif saat melintasi ruas Tol Cipularang yang treknya cukup panjang dan perlahan menanjak. Pada mode Sport, akselerasi 0-100 km/jam dicapai dalam waktu sekira 7,9 detik.

Berkat desain Golden Ratio Body dengan pusat gravitasi rendah,mobil tetap terasa stabil saat melaju kencang. Suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi multi-link di belakang turut mendukung saat bermanuver di beragam kondisi jalan.

Nah, soal sistem keselamatan berkendara terpadu Advanced Driver Assistance System (ADAS) konten fiturnya sangat lengkap. Fitur canggih Integrated Adaptive Cruise Control (IACC) dan Lane Keeping Assisst plus mode Comfort bikin perjalanan jadi lebih santai. Sistem menyesuaikan ritme kecepatan dengan kendaraan di depan, termasuk saat lalu lintas melambat hingga berhenti total.

Navigation Cruise Assist turut membantu menyesuaikan kecepatan saat menikung maupun peringatan perpindahan lajur di tol.

Kurva penyaluran tenaga yang smooth dan terkontrol pada mode Comfort cocok untuk penggunaan harian dalam kota. Performa instant mobil listrik ini terasa optimal pada mode Sport. Akselerasinya pun responsif.

Kami pun mencoba fitur Hill Descent Control (HDC) saat memasuki jalur curam di wilayah Kamojang menuju Garut. Traksi ke roda juga berimbang di trek tanjakan berkat Traction Control System, Braking Assist, dan Hill Hold Control.

Fitur canggih lainnya yang ada dalam ADAS Huawei Qiankun yakni Intelligent Parking Assist. Ada 160 skenario yang memudahkan ketika parkir dalam berbagai kondisi.

Sepanjang perjalanan, kendaraan listrik ini mampu menghadirkan rasa nyaman dan aman, sekaligus kemudahan berkat dukungan teknologi yang digunakan secara fungsional.

Baterai Aman dan Ekonomis

Sebagai sumber daya listrik, Deepal SO7 dibekali baterai lithium-iron phosphate (LFP) Golden Shield Battery berkapasitas 79.9 kWh. Daya jelajah maksimum bisa mencapai hingga 560 km (standar uji NEDC). Berkat fitur DC Fast Charging, pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya  perlu 35 menit.

Waktu pengisian daya yang cepat tentu jadi pertimbangan para konsumen yang butuh fleksibilitas tinggi. Konsumsi energinya pun cukup ekonomis. Perjalanan selama dua hari dengan jarak tempuh lebih dari 280 km, Konsumsi daya baterai dari 98% hanya tersisa 56%. Berarti konsumsi dayanya tak sampai separuh dari yang semestinya.

Golden Shield Battery merupakan baterai generasi terbaru berteknologi canggih hasil riset Changan Automobile. Berkat teknologi solid-state dengan High-Stability Standard Cell Cathode Coating dan manajemen berbasis AI, performa baterai lebih optimal.

Soal keamanan, baterai ini punya daya ketahanan tinggi dengan usia pakai hingga 600.000 km dan degradasi minimal dengan lebih dari 5.000 siklus pengisian. Baterai ini pun memiliki risiko overheat yang sangat minim dan dlindungi rangka Honeycomb Aluminium Shield yang kokoh dan kuat.

Rakitan Lokal dan VIN 2026

Changan Deepal SO7 sudah dirakit secara lokal (CKD) di pusat perakitan Indomobil Group di Purwakarta, Jawa Barat. Bahkan seluruh unit yang diserahkan ke konsumen merupakan produk anyar dengan Vehicle Identification Number (VIN) atau Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) tahun 2026. Hal ini tentu jadi nilai plus dibanding kompetitor yang masih menjual produk VIN tahun 2025.

Perjalanan media test drive ini membuktikan bahwa Changan Deepal S07 merupakan solusi mobilitas bebas emisi gas buang yang fleksibel. Tak hanya penggunaan harian di dalam kota, tetapi juga perjalanan antar kota. Keunggulan yang ditawarkan membuat SUV EV ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan kendaraan listrik yang relevan, sesuai kebutuhan gaya hidup modern.

Porsche Cayenne Electric: Teknologi Formula E di SUV Premium

Porsche kembali membuktikan keunggulan teknologi balapnya lewat Cayenne Electric, SUV listrik yang memadukan performa motorsport dan efisiensi tinggi.

Model ini mengadopsi teknologi dari Porsche 99X Electric, mobil yang membawa Porsche menjadi Juara Dunia Formula E di kategori Teams dan Manufacturers. Melalui Cayenne Electric, Porsche menegaskan bahwa inovasi mobilitas berkelanjutan lahir langsung dari lintasan balap.

Teknologi Balap untuk Produksi Massal

Cayenne Electric menjadi bukti nyata kecepatan transfer teknologi antara divisi motorsport dan produksi massal di pusat riset Weissach. Sistem pendinginan oli langsung, recuperation hingga 600 kW, serta kemampuan pengisian cepat hingga 400 kW merupakan hasil pengembangan yang sama digunakan pada Porsche 99X Electric di ajang Formula E.

Menurut Dr. Michael Steiner, Anggota Dewan Manajemen untuk Riset dan Pengembangan Porsche AG, Formula E berperan sebagai laboratorium pengembangan mobil listrik masa depan. “Cayenne Electric menunjukkan seberapa cepat teknologi dari lintasan balap dapat diterapkan pada mobil produksi,” ujarnya.

Salah satu inovasi paling penting adalah sistem pendinginan oli langsung. Teknologi ini memungkinkan cairan pendingin mengalir melalui stator di sepanjang konduktor tembaga, membuang panas langsung dari sumbernya. Hasilnya, efisiensi motor listrik mencapai 98 persen pada Cayenne Electric—angka mendekati efisiensi mobil balap Formula E. Keunggulan ini juga membuat desain motor lebih ringkas tanpa mengorbankan performa.

Recuperation 600 kW untuk Efisiensi Energi

Teknologi recuperation menjadi kunci lain peningkatan efisiensi. Cayenne Electric mampu memulihkan energi hingga 600 kW, setara dengan 99X Electric. Dalam penggunaan harian, sekitar 97 persen pengereman terjadi secara elektrik tanpa bantuan rem mekanis. Sistem canggih ini menghadirkan kombinasi sempurna antara efisiensi energi, kenyamanan, dan keselamatan.

Porsche juga menghadirkan kemampuan fast charging luar biasa cepat. Dengan daya pengisian hingga 400 kW, Cayenne Electric dapat menambah jarak tempuh lebih dari 300 kilometer hanya dalam 10 menit. Pengisian dari 10–80 persen SoC bahkan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 16 menit, dengan performa stabil di berbagai kondisi suhu.

Dengan Cayenne Electric, Porsche menegaskan bahwa masa depan kendaraan listrik tidak hanya soal efisiensi, namun juga tentang performa tinggi dan DNA motorsport sejati layaknya warisan langsung dari lintasan Formula E ke jalan raya.