Kawasaki Indonesia Luncurkan Skutik Pertamanya, Brusky 125!

Event akbar Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 yang berlangsung di JiExpo Kemayoran, Jakarta sudah dimulai sejak 11 Juni 2026. Event tahunan PRJ yang kondang dengan sebutan Jakarta Fair merupakan rangkaian acara dalam menyambut HUT Kota Jakarta.

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) turut hadir dengan beraneka ragam produk unggulan, termasuk tiga model terbaru yang resmi diluncurkan, yaitu Modenas Brusky 125, KLX150 XPL, dan Teryx H2.

Berlokasi di area Open Space No.2, booth Kawasaki menampilkan beragam produk dari segmen sport, retro, trail, ATV, hingga side-by-side vehicle yang dapat dinikmati langsung oleh para pengunjung selama penyelenggaraan Jakarta Fair 2026.

“Kami sangat antusias dapat kembali hadir di Jakarta Fair 2026 dan memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan tiga produk terbaru kami kepada masyarakat Indonesia. Melalui peluncuran Brusky 125, KLX150 XPL, dan Teryx H2, Kawasaki ingin menghadirkan pilihan produk yang semakin beragam, mulai dari kebutuhan mobilitas harian, petualangan off-road, hingga kendaraan untuk rekreasi dengan performa tinggi,” ujar Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion Kawasaki Motor Indonesia.

Modenas Brusky 125

Produk terbaru Kawasaki yang menjadi pusat perhatian pengunjung Jakarta Fair adalah skuter matik (skutik) Modenas Brusky 125.

Skutik pertama yang resmi dipasarkan PT.Kawasaki Motor Indonesia ini menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang mengutamakan kepraktisan, efisiensi, dan kenyamanan berkendara sehari-hari.

Mengusung konsep “Color Your Lifestyle”, Skutik hasil kerjasama antara Kawasaki dan Modenas ini dikemas dengan desain modern dan sporty yang mencerminkan karakter pengendara masa kini. Gaya desain bodi Advanced Styling dengan lekukan yang aerodinamis dan sexy tak sekadar estetika semata, tapi bertujuan untuk meningkatkan gaya aerodinamika.

Kesan modern dan canggih terlihat pada sistem pencahayaan. Lampu depan Brilliant Dual LED Headlights lengkap dengan Daytime Running Light (DRL) dan lampu belakang LED memastikan visibilitas berkendara yang maksimal di berbagai kondisi jalan. Bahkan terdapat fitur lampu hazard sebagai penanda situasi darurat.

Desain yang stylish makin terlihat menarik berkat velg alloy 14 inci berbalut ban tubeless ukuran 80/90-14M/C 40P (depan) dan 90/90-14M/C 46P (belakang).

Beragam fitur fungsional yang praktis guna mendukung kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan di akhir pekan jadi poin plus pada Modenas Brusky 125.

Di balik jok bermaterial premium anti-slip dengan double-stitched, terdapat bagasi berkapasitas 14 liter yang mampu memuat berbagai barang esensial dengan aman. Untuk membuka jok pun sangat praktis berkat tombol pembuka jok (Seat Opener) yang terintegrasi di dekat kunci kontak.

Pengendara tak perlu khawatir kehabisan daya ponsel di perjalanan berkat hadirnya USB Power Socket yang ditempatkan di dekat Twin Pocket atau kompartemen penyimpanan ganda di bagian depan.

Kenyamanan berkendara semakin optimal berkat posisi setang yang lebar, pijakan kaki anti-slip yang luas, serta pegangan belakang (Safety Grip Frame) yang ergonomis untuk pembonceng.

Sektor performa mengandalkan mesin 4-tak silinder tunggal 125cc SOHC berpendingin udara dengan sistem Fuel Injection. Mesin ini telah memenuhi standar emisi Euro 4 serta bersertifikasi Energy Efficient Vehicle (EEV).

Output tenaga maksimum 9,3 hp pada 7500 rpm dan torsi puncak 10 Nm pada 6000 rpm cocok untuk pengendaraan harian. Dengan tangk bahan bakar berkapasitas 5.1 liter, skutik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 180 km dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Untuk pengendaraan harian dalam kota tentunya akan lebih ekonomis.

Penyaluran daya lebih halus melalui transmisi otomatis dengan V-Belt. Menstarter pun bisa pakai tombol Electric Starter maupun Kick Starter.

Faktor penunjang keselamatan dan stabilitas berkendara menjadi prioritas utama pada skutik Modenas Brusky 125. Rem depan pakai cakram 220 mm dengan kaliper 2-piston. Sedangkan rem belakang menggunakan sistem tromol. Suspensi depan pakai garpu teleskopik, sedangkan di belakang pakai monoshock.

Pengendara dapat memantau kondisi motor dengan mudah melalui panel instrumen yang mengkombinasikan speedometer analog dengan indikator bensin digital.

Modenas Brusky 125 telah lulus serangkaian uji ketahanan ekstrem yang ketat, mulai dari 20,000km Road Test, Dynometer Test, hingga uji ketahanan cuaca seperti Flood Test (uji banjir) dan Shower Test (uji pancuran air). Jadi soal kualitas tak perlu ragu lagi.

Kawasaki Brusky 125 dibanderol seharga Rp 26.500.000 (OTR Jakarta) dengan pilihan warna Glorious Black dan sudah dapat dipesan di jaringan dealer Kawasaki.

Suzuki Tebar Promo Menarik di Ajang Jakarta Fair 2026

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali meramaikan ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026 dengan membawa beragam lini sepeda motor unggulannya. Keikutsertaan Suzuki dalam pameran multiproduk terbesar di Indonesia yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan motor baru dengan program pembelian yang lebih menguntungkan.

Berlokasi di Hall A, Booth 36, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Suzuki menghadirkan area pamer yang lebih modern, atraktif, dan interaktif. Konsep booth terbaru tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung saat melihat langsung produk maupun berkonsultasi dengan tim penjualan.

Deretan Motor Suzuki Siap Menyapa Pengunjung

Pada gelaran Jakarta Fair 2026, Suzuki menampilkan berbagai model sepeda motor yang mewakili kebutuhan mobilitas masyarakat dari berbagai segmen.

Pengunjung dapat melihat langsung Suzuki V-Strom 250SX yang ditujukan bagi pecinta touring dan petualangan, Burgman Street 125EX yang menawarkan kenyamanan berkendara di perkotaan, hingga Access 125 yang dikenal praktis dan irit untuk penggunaan harian.

Selain itu, Suzuki juga menghadirkan Nex Crossover yang memiliki karakter tangguh untuk berbagai kondisi jalan, serta Satria F150 yang tetap menjadi pilihan penggemar motor sport ringan berperforma tinggi.

Kehadiran beragam model tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang tengah mencari kendaraan sesuai kebutuhan, baik untuk aktivitas harian, perjalanan jarak jauh, maupun kebutuhan mobilitas yang lebih dinamis.

Menurut Teuku Agha selaku 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Jakarta Fair 2026 menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk-produk unggulan Suzuki.

Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga penjualan Suzuki guna memperoleh informasi lengkap mengenai spesifikasi, fitur, hingga simulasi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan.

Program Pembelian Khusus Selama Jakarta Fair 2026

Tak hanya menghadirkan produk unggulan, Suzuki juga menyiapkan berbagai program penjualan menarik yang dapat dimanfaatkan selama pameran berlangsung.

Salah satu program yang cukup menarik adalah uang tanda jadi yang sangat ringan. Calon konsumen hanya perlu menyiapkan dana sebesar Rp500 ribu untuk memulai proses pembelian sepeda motor Suzuki.

Selain itu, tersedia pula program potongan tenor kredit hingga tiga kali yang membuat cicilan menjadi lebih ringan dan fleksibel.

Sebagai tambahan, setiap transaksi pembelian motor Suzuki selama Jakarta Fair 2026 juga berhak mendapatkan merchandise eksklusif yang telah disiapkan khusus bagi pengunjung pameran.

Melalui partisipasinya di Jakarta Fair 2026, Suzuki ingin semakin mendekatkan diri kepada konsumen sekaligus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sepeda motor yang mengedepankan kualitas, efisiensi bahan bakar, kenyamanan, serta performa yang dapat diandalkan.

Dengan pilihan produk yang beragam dan program pembelian yang menarik, booth Suzuki berpotensi menjadi salah satu destinasi favorit pengunjung yang sedang berburu kendaraan roda dua baru selama Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 Meluncur, Tampilan Makin Segar!

Kawasaki kembali menyegarkan lini motor supermoto andalannya dengan menghadirkan Kawasaki KLX150 SM SE+ Model Year 2027. Motor yang menyasar pengendara muda dan pecinta supermoto ringan ini hadir dengan pembaruan tampilan melalui pilihan warna serta grafis terbaru tanpa mengubah karakter dasar yang telah menjadi daya tariknya selama ini.

Mengusung konsep motor dual-purpose bergaya supermoto, KLX150 SM SE+ tetap menawarkan kombinasi desain agresif, posisi berkendara nyaman, dan kemampuan yang cocok digunakan untuk mobilitas harian, touring jarak menengah, hingga aktivitas rekreasi akhir pekan.

Desain Agresif Plus Warna Baru

Secara keseluruhan, desain Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 masih mempertahankan identitas khas keluarga KLX yang gagah dan sporty. Bodinya ramping dengan posisi riding tegak yang mendukung kenyamanan saat digunakan di berbagai kondisi jalan.

Sejumlah fitur premium yang menjadi ciri khas varian SE+ tetap dipertahankan, seperti fat handlebar, hand cover, skid plate, serta frame cover yang semakin memperkuat aura petualang sekaligus memberikan perlindungan tambahan saat berkendara.

Tangki bahan bakar berkapasitas 6,9 liter juga masih menjadi andalan. Selain memiliki desain ergonomis yang memudahkan pengendalian motor, tangki kini tampil lebih segar berkat livery dan kombinasi warna terbaru.

Untuk model tahun 2027, Kawasaki menghadirkan empat pilihan warna menarik, yakni Bright White, Neon Green/Ebony, Ebony, dan Battle Gray.

Kaki-Kaki Khas Supermoto

Salah satu daya tarik utama KLX150 SM SE+ terletak pada sektor kaki-kakinya yang dirancang untuk memberikan handling lincah sekaligus stabil.

Di bagian depan terpasang suspensi inverted fork berdiameter 35 mm dengan tabung berwarna emas (Gold) yang memberikan kesan premium. Suspensi ini memiliki travel mencapai 175 mm sehingga mampu meredam berbagai kondisi permukaan jalan dengan baik.

Sementara itu, bagian belakang menggunakan sistem suspensi Uni Trak dengan travel 192 mm yang sudah dilengkapi pengaturan preload. Fitur ini memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter suspensi sesuai kebutuhan, baik saat berkendara sendiri maupun membawa beban tambahan.

Karakter supermoto semakin kuat berkat penggunaan pelek jari-jari berukuran 17 inci dengan finishing Gold. Pelek tersebut dipadukan dengan ban depan ukuran 100/80-17 dan ban belakang 120/70-17 yang memberikan keseimbangan antara traksi dan kelincahan bermanuver.

Untuk sistem pengereman, Kawasaki membekali motor ini dengan cakram depan berdiameter 300 mm yang dipadukan kaliper dua piston. Sementara roda belakang menggunakan cakram 220 mm dengan kaliper piston tunggal. Kombinasi tersebut memberikan kontrol pengereman yang lebih optimal saat digunakan di jalan perkotaan maupun saat berkendara agresif.

Mesin 144 cc Tetap Andal

Pada sektor dapur pacu, Kawasaki tidak melakukan perubahan signifikan. KLX150 SM SE+ 2027 masih mengandalkan mesin satu silinder 4-tak SOHC berkapasitas 144 cc berpendingin udara yang dipadukan dengan karburator Keihin NCV24.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 11,5 hp pada 8.000 rpm dan torsi puncak 11,3 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan yang dikombinasikan dengan kopling basah multi-plate.

Karakter mesin yang responsif pada putaran bawah hingga menengah membuat motor ini tetap nyaman digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan santai di akhir pekan.

Dengan berbagai penyegaran yang ditawarkan, Kawasaki KLX150 SM SE+ 2027 tetap menjadi salah satu pilihan menarik di segmen supermoto ringan Indonesia.

Motor ini dipasarkan dengan harga Rp 41,5 juta OTR Jakarta dan siap menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan motor bergaya supermoto dengan tampilan sporty, kaki-kaki kokoh, serta karakter berkendara yang menyenangkan.

Komuter Dalam Kota, Sportsbike Atau Skuter 250 cc?

Terdengar seperti pertanyaan yang jelas jawabannya. Tapi pasar sepeda motor di Indonesia kelas seperempat liter kian meriah. Dominasi sportsbike di pasar R2 kelas 250 cc selama 1 dekade mulai meluntur dengan hadirnya skuter 250 cc sejak 5 tahun terakhir. Pamor skuter 250 cc pun kian menguat pasca pandemi COVID-19 yakni sekira setahun terakhir.

Meskipun kapasitas mesinnya sama, namun keduanya adalah spesies yang sangat berbeda. Baik skuter maupun sportsbike 250 cc memiliki penggemar masing-masing, yang cukup fanatik.  Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki keduanya.

Pilih Yang Murah Atau Yang Mahal?

Di tataran sportsbike yang saat ini beredar di Indonesia, tersedia beragam pilihan baik merk maupun model. Mulai dari brand besar penguasa pasar R2 Tanah Air hingga brand impor dengan populasi yang dapat dihitung jumlahnya.

Dari brand asal Jepang, Kawasaki memiliki beragam pilihan model yang ditawarkan. Mulai dari Ninja 250Fi yang dijual di rentang Rp 66,5 jutaan hingga Rp 78,9 Jutaan. Naik kasta ke Ninja ZX-25R versi teranyar yang banderolnya Rp105 jutaan hingga Rp 129,9 jutaan. Pun demikian, dengan harganya yang terjangkau di kisaran Rp36 jutaan model Ninja 250 SL 2020 masih menjadi primadona.

Suzuki mencoba peruntungan di segmen sportbike 250 cc dengan Gixxer SF 250 yang harganya cukup terjangkau di kisaran Rp51 jutaan.

Honda kemudian mengepakkan sayapnya dengan CBR250RR. Yang label harganya di rentang Rp 62,85 juta hingga Rp 79,8 jutaan.

Yamaha pun semakin memperkuat dentingan garpu talanya dengan YZF25R. Banderolnya berkisar antara Rp 62,7 jutaan hingga Rp 70 jutaan. Namun yang satu, sepertinya sudah waktunya dibenahi. Terlalu lama tidak berubah.

Liga Skuter

Untuk liga skuter 250 cc, pilihannya pun cukup beragam dengan rentang harga yang sangat bervariasi pula.

Jika anda melirik brand asal Korea Selatan, terdapat Kymco Downtown 250i yang dipasarkan seharga Rp 68 jutaan yang bersaing dengan Sym GTS 250i asal Taiwan dengan label harga Rp 69,8 jutaan.

Yamaha XMax 250 yang mulai merangsek pasar skuter besar dibanderol sekitar Rp 63 jutaan. Honda Forza 250 menempel ketat meskipun label harganya Rp 83 jutaan terbilang jauh lebih mahal.

Benelli Zafferano mungkin jadi pilihan paling terjangkau di tataran skuter 250 cc dengan harga Rp47 jutaan.

Riding Santai Atau Ala Superman?

Jika anda sudah mampu untuk membeli sportsbike maupun skuter 250 cc yang label harganya sudah bukan bilangan belasan juta lagi, jangan pusing memikirkan konsumsi BBM.

Justru yang harus Anda perhatikan adalah penggunaannya. Hanya sekadar untuk senang-senang santai sunmori atau sebagai kendaraan harian dalam kota maupun antar kota jarak dekat?

Pasalnya, penggunaan skuter atau sportsbike yang Anda miliki akan berkaitan erat dengan posisi berkendara.

Untuk sekadar hobi atau sunmori, artinya hanya akan mengendarai skuter atau sportsbike anda sesekali, setidaknya 2-3 kali dalam sepekan. Posisi berkendara tentu tak jadi masalah. Apakah merunduk ala Superman dengan sportsbike selama 1-2 jam atau riding santai dengan kaki selonjor pada dek skuter 250 cc.

Beda lagi jika penggunaannya sebagai kendaraan harian. Posisi berkendara akan berpengaruh pada daya tahan fisik pengendara. Khususnya pada area lengan, bahu dan pinggang serta bokong.

Untuk penggunaan harian dalam kota atau antar kota jarak dekat, Anda kerap harus ‘survive’ di tengah kemacetan lalu lintas selama berjam-jam. Nah, skuter memiliki posisi duduk dan berkendara paling nyaman.

Meskipun body yang bongsor tetap agak menyulitkan untuk bermanuver saat menghadapi situasi lalu lintas padat yang stop and go. Namun dengan trasmisi matic, setidaknya tangan Anda tak keram maupun kebas akibat berjam-jam meremas tuas kopling dan rem dibanding sepeda motor bertransmisi manual.

Skuter memang makhluk yang khusus diciptakan untuk pengendaraan dalam kota. Posisi duduknya membuat tak akan lekas lelah dan pegal-pegal serta encok pinggang.

Beda nasib di kemacetan

Sportsbike? Seberapa tahan fisik Anda merunduk selama berjam-jam di tengah kemacetan?

Posisi berkendara pada sportsbike cenderung merunduk atau membungkuk. Ditambah dengan jemari anda meremas tuas kopling dan rem selama berjam-jam. Mungkin jika bisa, sportsbike anda akan otomatis belok kiri membawa Anda ke tukang urut.

Pinggang adalah titik pertama yang akan mengalami kelelahan. Lalu bokong dan seputar paha. Demikian pula dengan bahu dan lengan para pengguna sportsbike berfairing.

Body sportsbike cenderung lebih ramping dari skuter. Namun dengan sudut kemudi yang sempit dan terbatas, akan sedikit menyulitkan saat harus bermanuver di tengah kemacetan lalu lintas. Kecuali Anda sudah terbiasa dengan motor seperti ini, maka pilihannya ada di Anda. Kami pilih skuter saja.