Mitsubishi Motors Thailand Luncurkan Edisi Khusus Xpander dan Xpander Cross HEV Play

Kesuksesan model MPV Xpander di Negeri Gajah Putih membuat Mitsubishi Motors Thailand kian optimis. Model edisi khusus untuk Xpander dan Xpander Cross HEV Play pun diluncurkan untuk bisa memikat lebih banyak konsumen.

Diluncurkan pada Rabu (12/3), Mitsubishi Xpander HEV Play dan Xpander Cross HEV Play hanya beredar di pasar domestik Thailand.

Keduanya merupakan cerminan identitas keluarga generasi baru yang modern dengan gaya hidup aktif serta dinamis.

Dalam keterangan persnya, Ryoichi Inaba, Presiden Mitsubishi Motors mengatakan  bahwa Mitsubishi Xpander HEV Play dan Mitsubishi Xpander Cross HEV Play adalah model spesial. Kehadiran kedua model spesial ini diharapkan semakin memperkuat posisi Xpander di segmen MPV 7-seater.

Xpander dan Xpander Cross HEV Play 

Mitsubishi Xpander HEV Play tampil dengan body kit berdesain unik yang dihiasi aksen garnish berwarna hitam. Mitsubishi menyebutnya sebagai “aksen sport premium”.

Pada bagian depan tersemat bumper extension model baru, lubang intake lebih besar, plus sirip splitter. Masih ditambah lagi dengan grille Dynamic Shield berkelir hitam dan mika lampu depan yang digelapkan. Tampilan wajah Xpander HEV pun jadi makin terlihat sporty.

Di bagian buritan, tersemat sirip diffuser berwarna hitam dan sirip spoiler minimalis. Gaya tampilan pun jadi makin eyecatching dengan paket pelek alloy berwarna hitam.

Jika ingin versi yang lebih gagah dan kekar, pilihan alternatifnya adalah Xpander Cross Play. Paket body kit yang dibekalkan identik dengan Xpander HEV Play. Hanya saja postur Xpander Cross ya g lebih jangkung membuat gaya tampilan terlihat macho.

Opsi warna eksterior yang tersedia untuk Xpander HEV Play yakni White Diamond dan Graphite Gray. Opsi warna eksterior untuk Xpander Cross HEV Play ada tambahan warna Green Bronze.

Mesin Masih Sama 

Xpander dan Xpander Cross HEV Play Edition hanya sebatas mendapat sentuhan upgrade pada tampilan eksterior. Isi dibalik kap mesin masih sama seperti versi regulernya. Mesin 1,6 liter (bukan 1,5 liter seperti yang ada di Indonesia) digabungkan dengan motor listrik. Mesin tersebut juga dipasangkan pada Xforce Hybrid yang diperkenalkan hari ini 

Tak ada perubahan spek performa pada mesin bensin 1.6-liter yang dibekali motor elektrik hybrid. Output tenaganya tetap 114 hp. Lebih bertenaga dibanding Xoander non-hybrid yang hanya bertenaga 103 hp. Transmisi yang dibekalkan pun tetap versi automatic eCVT.

Para konsumen di Thailand sudah bisa memesan kedua mobil ini. Label harga kedua model tersebut sama yakni 981.000 baht atau setara Rp 477 jutaan. Apakah model sejenis juga bakal hadir di Indonesia?

 

 

 

Mitsubishi Xforce hybrid

Mitsubishi Xforce Hybrid 2025 Mulai Dipasarkan di Thailand

Mitsubishi Motors resmi memperlihatkan Mitsubishi Xforce HEV, alias Xforce hybrid 2025 di pasar domestik Thailand.

Mobil ini akan diproduksi oleh Mitusbishi Motors Thailand di pabrik mereka di daerah Laem Chabang, dan sudah mulai membuka masa pre-booking. Xforce HEV akan melakukan debut publiknya di acara Bangkok International Motor Show yang akan berlangsung mulai 24 Maret ini.

Mitsubishi Xforce HEV ini merupakan model Mitsubishi ketiga yang menggunakan penggerak hybrid di pasar Thailand. Seperti diketahui, dua yang lainnya adalah Xpander dan Xpander Cross.

Mitsubishi Xforce HEV

Menurut keterangan Mitsubishi, penggerak hybrid yang dipakai ini merupakan turunan dari sistem PHEV yang diklaim efisien, bertenaga. Selain itu, mobilnya tetap dibekali Active Yaw Control dan peranti bantu berkendara lainnya, yang membuat berkendara jadi lebih aman dan menyenangkan.

Meski begitu, Mitsubishi mengatakan bahwa sistem hybrid yang dipakai oleh Xforce adalah pengembangan lebih lanjut dari yang ada di keluarga Mitsubishi Xpander.

Ada Yang Baru

Sistem penggerak Xforce Hybrid

Mobil ini punya transaxle yang lebih kuat dan transmisi yang kinerjanya lebih efisien. Untuk Xforce HEV, Mitsubishi memberikan kemampuan baru berupa fungsi untuk memutus hubungan antara penggerak listrik dengan as roda, saat diperlukan. Contohnya, waktu mobil dikendarai di kecepatan tinggi, tapi input pedal gas minimal. Atau dengan kata lain, Anda sedang menjelajah dengan kecepatan konstan.

Dengan begitu, bisa mengurangi resistensi penggerak yang tidak perlu. Dan menghasilkan pengendaraan yang lebih irit BBM karena beban kerja sistem gerak berkurang.

Itu perbedaan yang paling signifikan di Mitsubishi Xforce HEV, dibanding Xpander Hybrid. Selebihnya, SUV ini dibekali mesin 1,6 liter MIVEC (bukan 1,5 liter seperti versi biasa).

Jantung mekanis ini memiliki beberapa hal menarik yang membuat mobilnya terdengar mahal, dan wajar kalau sulit untuk dijual di Indonesia. Pertama, dirancang untuk punya thermal efficiency yang terbaik supaya kinerjanya maksimal tapi tidak boros BBM.

Lalu ada waterpump elektrik, yang tidaka lagi perlu v-belt untuk menggerakkannya. Ini, untuk kelas mobil-mobil macam Xpander, Xforce, Honda HR-V, adalah barang baru yang tidak murah.

Anyway, total tenaga yang bisa dihasilkan oleh Mitsubishi Xforce HEV ini adalah 85 kW atau setara 113,9 hp. Dijanjikan punya power delivery yang responsif dan kuat, tapi tetap halus.

Perbedaan Kasat Mata

Secara sepintas, bentuk body tidak ada yang berubah dibanding Xforce yang ada di Indonesia.

Namun kalau diperhatikan lagi, Xforce hybrid ini dibekali lampu belakang dengan warna ‘smoke’, bukan merah. Di bagian kakinya, terpasang pelek baru berukuran 18 inci yang lebih kelihatan modern.

Di kabin juga sepintas tidak ada bedanya. Namun tuas transmisinya terlihat lebih lebar. Selebihnya tidak terlalu signifikan bedanya.  Fitur bantu berkendara pun seperti yang dipakai oleh Xforce DS di Indonesia. 

“Secara global, HEV semakin diminati sebagai opsi utama kendaraan elektrifikasi yang tidak memerlukan infrastruktur pengisian daya,” kata Takao Kato, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors.

“Melihat tren ini, Mitsubishi Motors bangga menambahkan model Xforce HEV ke jajaran produk kami di Thailand. Yang merupakan salah satu pasar terpenting kami. Bersama dengan seri Xpander HEV, kami berkomitmen untuk mendorong elektrifikasi di pasar Thailand sekaligus menjajaki kemungkinan peluncuran di negara-negara lain di masa mendatang.”

Semoga saja bisa masuk ke Indonesia.

Belum Ada Hilal Kapan Mitsubishi Xpander Hybrid Datang

Mitsubishi Xpander menanti perubahan besar untuk di Indonesia. Masalahnya, perubahan itu tidak bisa dipastikan kapan akan datang. Ya, Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI) belum bisa memastikan kapan mereka bisa menjual Xpander Hybrid.

Mobil ini cukup diantisipasi karena akan jadi terobosan sesungguhnya di pasar low MPV (Xpander, Avanza/Xenia/Veloz, Mobilio/BR-V). Terutama karena akan jadi yang pertama di kelasnya yang pakai teknologi elektrifikasi hybrid.

Xpander Cross Hybrid

Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI mengatakan, “Ada beberapa kebijakan di Thailand yang menguntungkan untuk mobil hybrid. (Jadi harganya) kompetitif dengan mobil konvensional.” Hal ini yang membuat Mitsubishi memprioritaskan Xpander (dan Xpander Cross) HEV untuk lebih dulu dipasarkan di negara itu.

Kurita juga menambahkan pihaknya masih memantau kemajuan pasar mobil hybrid di Indonesia. “Kami belum bisa memastikan kapan. Tapi secara teknis, lini bisnis dan teknologi, kami siap,” tegasnya.

Kemampuan Xpander HEV

Seperti diketahui, Xpander dan Xpander Cross HEV sudah diperkenalkan di Thailand beberapa bulan lalu. Harganya sekitar (setara) Rp 430 jutaan di negara tersebut.

Dibekali mesin 1,6 liter MIVEC bertenaga 95 hp dan torsi sebesar 134 Nm. Motor listriknya memiliki kemampuan 113 hp dengan momen puntir 255 Nm.

Seperti mobil hybrid umumnya, Mitsubishi Xpander hybrid memiliki kemampuan untuk melakukan pengereman regeneratif untuk bantuan mengisi ulang baterai. Efisiensi bahan bakar dihasilkan melalui kinerja sistem secara otomatis, karena mampu beralih ke mode berkendara optimal. Sesuai kondisi berkendara dan sisa daya baterai.

Tingkat efisiensi pembakaran diklaim lebih tinggi. Ini karena untuk pertama kalinya Mitusbishi Motors menggunakan pompa air (water pump) elektris mesin buatannya.

Gunanya, menjaga dan mempercepat pencapaian suhu mesin optimal. Hal tersebut diklaim mampu meningkatkan penghematan bahan bakar mesin sekitar 10 persen.

Mitsubishi Outlander Sport (RVR)

Outlander Sport EV Disiapkan, Pengujian Mitsubishi Xpander HEV Sedang Berjalan?

Pabrikan Mitsubishi sepertinya sedang kejar target untuk mengeluarkan mobil baru dengan teknologi elektrifikasi. Salah satu yang menarik adalah SUV seukuran Outlander Sport, yang berpenggerak listrik sepenuhnya. Meskipun bukan murni bikinan sendiri, tapi ini dinilai sebgai langkah yang signifikan.

SUV ini akan berbagi basis dengan mobil listrik Renault Renault Megane E-Tech. Hal tersebut dimungkinkan karena Mitsubishi yang sahamnya dikuasai Nissan, adalah bagian dari aliansi Renault-Nissan. dikutip dari media Drive, pembuatannya akan dilakukan di pabrik mereka di Perancis. Diperkirakan, EV ini akan mulai dipasarkan tahun 2025 mendatang.

Yang belum diketahui adalah, apakah Outlander Sport EV ini akan memiliki desain sendiri, atau sekedar ganti logo dari Renault ke Mitsubishi. Praktek rebadge ini juga sudah berjalan. Dimana Renault Captur SUV ganti logo jadi Mitsubishi ASX untuk pasar Eropa. Di kelas hatchback, Renault Clio diganti nama jadi Mitsubishi Colt.

Mobil Misterius di Karawang

Mitsubishi Xpander Cross 2023

Beberapa hari lalu, sumber kami mengatakan Mitsubishi sedang menguji mobil baru di wilayah Jawa Barat. Meski ia tidak mau menyebutkan mobilnya, tapi kami memperkirakan mereka sedang menguji Mitsubishi Xpander berpenggerak hybrid.

Hal ini kami simpulkan karena sejalan dengan rencana jangka menengah yang disampaikan Mitsubishi bulan maret 2023 lalu. Di dalamnya, jelas dikatakan Mitsubishi Xpander HEV (Hybrid Electric Vehicle) akan diperkenalkan 2024. Jujur, kami sangat menantikan kehadiran Xpander dengan elektrifikasi ini.

Kenapa? Karena Low MPV tersebut akan jadi ‘game changer’ lagi di kelasnya, meski spesifikasi dan harganya belum diketahui. Yang pasti, kompetitornya juga tidak akan tinggal diam. Persaingan di kelas MPV akan makin seru sepertinya, tahun depan.

Mitsubishi Xpander HEV

Menanti Kehadiran Mitsubishi Xpander HEV

Mitsubishi Motor Corporation (MMC) pernah membeberkan rencana mengenai produk baru yang akan diluncurkan hingga tahun fiskal 2023, khusus untuk wilayah Asia Tenggara atau ASEAN. Terungkap ada setidaknya 11 mobil baru yang bakal dirilis oleh Mitsubishi. Bahkan 6 di antaranya adalah mobil-mobil bermesin listrik. Sedangkan 5 mobil lainnya ialah sebatas penyegaran saja. Nah, produk yang direncanakan mengusung tenaga listrik, salah satunya ialah Mitsubishi Xpander HEV.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) sendiri terus melakukan studi dan persiapan terkait rencana kehadiran Mitsubishi Xpander dengan teknologi mesin hybrid ini. MMC pun menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi basis produksi mobil tersebut. Xpander HEV bukan hanya produk yang menampilkan aspek teknologi hybrid saja, namun menjadi keputusan penting untuk mendukung elektrifikasi kendaraan di Tanah Air.

Ada 39 negara ekspor

Jika nantinya Mitsubishi memutuskan untuk membuat Xpander HEV, maka model ini juga akan diekspor ke sejumlah negara dan bukan saja wilayah ASEAN saja. Sebab diproyeksikan ada 39 negara yang menjadi target ekspor. Rencana produksi mobil listrik dan langkah ekspor tentu membuat MMC harus menyiapkan suntikan dana investasi yang serius.

Terkait teknologi HEV atau Hybrid Electric Vehicle yang akan disematkan pada Mitsubishi Xpander nanti, MMC belum mengungkapkan detilnya. Namun, terdapat dua kemungkinan. Yang pertama, sistem hybrid yang menggabungkan kinerja mesin pembakaran internal dan motor listrik secara bersama. Sehingga performa yang dihasilkan tetap optimal, namun menyuguhkan efisiensi bahan bakar.

Bisa saja hadir di tahun 2023 ini

Kemungkinan kedua ialah teknologi hybrid yang mesin peminum BBM-nya berperan seperti generator dan hanya untuk mengisi daya baterai saja. Sedangkan motor listriknya bertugas menggerakkan roda. Teknologi ini akan menghadirkan sensasi berkendara selayaknya mobil listrik alias BEV (Battery Electric Vehicle).

Bisa saja Xpander HEV hadir di tahun 2023 ini, atau di tahun berikutnya. Karena Mitsubishi ingin menghadirkan mobil ini sesuai dengan studi dan rencana yang matang. Meskipun tetap memperhatikan kebutuhan konsumen Indonesia dan sejumlah negara lain yang memerlukan kendaraan hybrid sebagai sarana mobilitas ramah lingkungan. Kami, termasuk Anda juga, tentunya masih harus bersabar.