GWM Raih 350 SPK di IIMS 2026, ORA 07 Jadi Mobil Patroli Polri

Inchcape GWM Indonesia mengumumkan pencapaiannya selama penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Tercatat hampir 350 surat pemesanan kendaraan (SPK) yang diperoleh selama pameran IIMS 2026. Capaian tersebut tiga kali lipat dibandingkan di IIMS 2025. Walau tak banyak, namun menjadi sinyal positif penerimaan pasar Indonesia terhadap produk dari merek Great Wall Motor (GWM).

CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, mengatakan, angka tersebut jadi indikator peningkatan minat konsumen Indonesia terhadap lini produk GWM yang terdiri dari Tank, Haval, dan Ora.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap seluruh lini produk GWM di IIMS 2026,” kata Bagus dalam keterangan resmi, Jumat (20/2).

Selama IIMS 2026, model SUV Tank 300 Diesel memberi kontribusi terbesar capaian penjualan, dengan varian 4×4 menyumbang 22 persen dan varian 4×2 sebesar 11 persen.

Model yang baru diluncurkan di IIMS 2026, yakni Tank 500 Diesel peminatnya ternyata cukup banyak. Varian 4×2 memberi andil kontribusi 22 persen. Sedangkan varian 4×4 menyumbang 20 persen.

Capaian tersebut mengantarkan Tank 500 Diesel meraih penghargaan “Best Big SUV” di IIMS 2026. Pihak Inchape GWM Indonesia mengatakan terhitung sejak peluncurannya di IIMS 2026 hingga saat ini Tank 500 Diesel telah membukukan hampir 600 pemesanan.

Sementara itu, mobil listrik ORA 03 turut menunjukkan prospek yang positif dengan kontribusi 18 persen dari total pemesanan kendaraan GWM selama IIMS 2026.

Capaian tersebut memacu optimisme GWM untuk menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

GWM Ora Jadi Mobil Patroli Polisi

Terlepas dari capaian selama perhelatan IIMS 2026, ternyata mobil listrik dari GWM ORA telah digunakan sebagai mobil patroli oleh Polri. Namun yang digunakan bukan model ORA 03 yang telah dipasarkan di Indonesia, tapi ORA 07.

Sepintas tampilan depan GWM ORA 03 dan ORA 07 hampir mirip. Namun saat dilihat dari samping dan belakang, GWM ORA 07 lebih mirip dengan sedan.

Thio Adynata, Senior PR Manager Inchcape Indonesia, mengatakan, pihaknya bangga GWM ORA 07 digunakan untuk mendukung operasional Polri. Hal ini membuktikan mobil listrik GWM ORA dipercaya sebagai andalan dalam menunjang tugas kepolisian.

Pengadaan unit tersebut bersifat khusus dan terbatas, yakni sebanyak 20 unit ORA 07 yang digunakan pihak Polri untuk mobil dinas patroli.

Saat ini GWM tetap fokus pada pemasaran mobil listrik ORA 03. Mobil listrik berbody ringkas ini diperkenalkan sejak tahun lalu dan respon konsumen cukup positif.

GWM ORA 07 Kapan Dipasarkan Di Tanah Air?

Tampilan eksterior GWM ORA 07 memiliki desain khas lini mobil listrik ORA. Siluetnya bodi agak membulat dengan sentuhan aksen bernuansa retro modern dipadukan elemen futuristis.

Penggunaan atribut kepolisian menjadi ciri khas yang membedakan dari versi umum dan mobil patroli biasa. Aura tampilan GWM ORA 07 pun jadi terlihat makin gagah.

Dari segi dimensi, mobil listrik ini posturnya cukup bongsor dibanding model sekelasnya. Ruang kabinnya pun cukup lapang. Terlihat dari panjang bodinya yang mencapai 4.871 mm, dengan lebar 1.862 mm, tinggi 1.500 mm, dan jarak sumbu roda 2.870 mm.

Kemasan kabin GWM ORA 07 menampilkan nuansa minimalis dengan dominasi warna putih yang memberi kesan bersih, simple dan mewah. Layout panel inteior nampak praktis dan sederhana namun fungsional.

Pada bagian tengah dasbor, terpasang head unit berorientasi horisontal berukuran 12,3 inci. Layar ini menjadi pusat kendali sistem hiburan dan berbagai pengaturan fitur kendaraan.

Pada konsol tengah pun masih ada sejumlah tombol fisik untuk mengakses berbagai fitur. Hal ini tentunya sangat user friendly bagi para pengendara yang tak mau ribet colak colek layar utama untuk aktifasi fitur. Tidak semua pengaturan fitur harus dilakukan melalui layar sentuh, sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga.

Meskipun digunakan sebagai mobil patroli polisi, namun sistem tata audio dengan 11 speaker sebagai kelengkapan standar tetap dibekalkan. Hal ini tentunya jadi nilai tambah.

Oh ya, fitur berkendaranya pun cukup lengkap. Mulai dari fitur 360 ° Surrounding camera, intelligent forward-facing camera dan sejumlah fitur ADAS termasuk Adaptive Cruise Control with intelligent cornering (Intelligent ACC).

Perihal performa dari rival Tesla Model 3 ini, kami mengacu pada spek GMW ORA 07 yang beredar di Thailand. Ada tiga varian yang ditawarkan di Negeri Gajah Putih yakni Long Range, Long Range Ultra dan Performace.

Varian Long Range dibekali motor listrik tunggal penggerak roda depan (FWD) berdaya 150 kW (204 PS/201 hp) dengan torsi puncak 340 Nm. Dengan baterai jenis ternary lithium 83.499 kWh, jarak jelajahnya mampu mencapai 640 kilometer dalam satu kali pengisian daya (siklus uji NEDC). Top speed mencapai angka 170 km/jam. Varian ini cukup gesit dan jarak jelajahnya lumayan jauh, sehingga cocok untuk mobil patroli.

Satu level di atasnya yakni Long Range Ultra menawarkan spek performa yang sama dengan Long Range. Namun fiturnya lebih lengkap dan kemasan interior lebih mewah.

Sesuai labelnya yakni Performance sebagai varian teratas, berorientasi pada performa yang menggairahkan.

Motor listrik ganda berpenggerak 4WD yang diusung memiliki total output hingga 309 kW (408 PS/ 405hp) dengan torsi puncak yang buas yakni 680 Nm!. Tarikan akselerasi lebih responsif walau top speed dikunci di angka 180 km/jam.

Baterai yang dibekalkan sama seperti varian Long Range, yakni Ternary lithium 83.499 kWh. Hanya saja daya jelajah sedikit lebih pendek, yakni sekitar 550 km dalam sekali pengisian. Meski demikian, jarak jelajahnya masih cukup ekonomis dan efektif untuk penggunaan harian dalam kota maupun perjalanan antar kota.

Apakah Inchape GWM Indonesia akan segera memasarkan mobil listrik GWM ORA 07 di Indonesia? Speknya lumayan juga…

 

Inchcape Indonesia Mulai Produksi Mobil Listrik ORA 03

Inchcape GWM Indonesia secara resmi memulai produksi ORA 03 di fasilitas manufaktur Inchcape, pada 24 November 2025. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri otomotif serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Inchcape, GWM, dan Pemerintah Indonesia. Yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting, dalam ekosistem kendaraan listrik global.

“Produksi lokal perdana ORA 03 di Indonesia adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendukung transformasi industri otomotif nasional. Inchcape GWM Indonesia hadir untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk dengan standar global, layanan terbaik, dan pengalaman yang sesuai harapan,” kata Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia.

ORA 03 telah mencapai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 40 persen. Sehingga menunjukkan komitmen kuat terhadap agenda lokalisasi pemerintah, dan memperkuat rantai pasok nasional.

Proses perakitan dilakukan sesuai standar global GWM. Selain proses perakitan yang komprehensif, fasilitas ini dilengkapi teknologi pengujian kualitas canggih, untuk memastikan setiap unit memenuhi standar keselamatan dan performa internasional.

“Fasilitas perakitan kami dirancang untuk memenuhi standar global yang ditetapkan GWM, guna memastikan setiap kendaraan ORA mematuhi tolok ukur keselamatan dan performa internasional,” tutur Ingbert Grombach, CEO Assembly Inchcape Indonesia.

ORA 03 menawarkan fitur-fitur unggulan yang menjadikannya pilihan terbaik di kelasnya. Interior premium dengan material soft touch dan memliki tiga pilihan warna, yaitu: Green dengan Grey, Beige dengan Brown, dan Black. Velg alloy 18 inci untuk tampilan sporty dan dinamis. Panoramic sunroof membuat nuansa kabin terasa lebih lapang. Mode e-Pedal untuk berkendara lebih halus dan efisien. Power Back Door untuk akses bagasi yang praktis.

Saat ini, ORA 03 ditawarkan dengan harga Rp 369 juta (OTR Jakarta). Hadirnya ORA 03, diharapkan menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan desain khas, teknologi pintar, dan kenyamanan optimal.

Ora 03 ‘Freshdom’, Art Car Pertama GWM Indonesia. 

Selain penampilan GWM Tank yang memukau booth GWM Indonesia, kembalinya Ora 03 di ajang GIIAS 2024 makin menambah rasa penasaran pengunjung. Apalagi ditambah tampilan unik hasil kolaborasi dengan seniman visual ternama Indonesia, Popomangun, yang membuat Ora 03 ini resmi menjadi ‘art car’ pertama untuk GWM Indonesia.

“Kami sangat bangga menampilkan kembali Ora 03 di GIIAS 2024. Kini dengan tampilan modifikasi dan sentuhan kolaborasi seniman visual ternama tanah air, Popomangun. Kolaborasi ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat Indonesia terhadap Ora 03 dan menjadikan Ora 03 sebagai kendaraan yang ditunggu oleh masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang mengapresiasi estetika serta fungsionalitas” ujar Constantinus Herlijoso, General Manager GWM Indonesia.

Ora 03 memiliki tampilan eksterior retro futuristik. Yang menawarkan kemewahan fitur-fitur modern lewat panoramic sunroof dan desain interior berwarna cerah dan lembut.

Desain Ora 03 berbentuk telur (Egg) ini mengandung makna mendalam pada setiap hurufnya. “Eternal” merepresentasikan keindahan struktur yang abadi bagi pengendara. “Gentle” mencerminkan ketenangan dan kenyamanan berkendara, dan “Glorious” menggambarkan keindahan hidup yang membawa emosi positif bagi pengendara.

Popomangun

Popomangun sendiri merupekan seorang seniman dan menelusuri konsep desain yang merepresentasikan karakteristik Ora 03. Yang banyak didominasi oleh bentuk-bentuk bulat dan seamless. Desainnya yang berani, dipadukan dengan desain warna cerah dan universal. Memancarkan semangat muda dan energik, yang mampu memikat siapa saja. Dan menjadi pilihan ideal bagi pria dan wanita yang menginkan kendaraan yang stylish dan fun.

Ora 03 Art car

“Dari sini, saya terinspirasi untuk menggabungkan tema Freshdom—perpaduan antara ‘fresh’ dan ‘freedom’. Warna-warna yang colorful yang saya padukan di art car ini mencerminkan kesegaran, serta konsep kebebasan yang memungkinkan mobil ini digunakan oleh pria maupun wanita tanpa rasa malu dan merdeka untuk memakainya,” ujar Popomangun.

Dengan menampilkan Ora 03 pada ajang GIIAS 2024, GWM berharap dapat menarik minat pasar Indonesia. Serta memperkuat posisinya sebagai pilihan utama di segmen kendaraan listrik, menawarkan gaya, kenyamanan, dan performa yang tak tertandingi.

 

Great Wall motors

Ini Kenapa Great Wall Motors Meyakinkan Meski ‘Tugasnya’ Masih Banyak

Kunjungan kami ke markas pusat Great Wall Motors di Baoding, Cina menyisakan rasa optimis kalau merek ini harusnya bisa diterima dan berkembang di Indonesia. Meskipun pasti tidak mudah.

Salah satu yang cukup membuat kami kagum adalah proses desain dan rekayasa mobil-mobil yang ada di bawah bendera GWM.

DEsainer GWM,

Perlu waktu 2 tahun untuk mendesain sebuah produk GWM. Mulai dari sketsa, mock up, hingga barang jadi. Semuanya harus selaras antara engineering dan design. Hal ini diungkap oleh Andrew Dyson, VP of Design GWM.

Menurut mantan designer VW, BMW dan Porsche ini, “Seorang designer tidak mungkin membuat mobil sesuai dengan keinginannya karena engineer juga punya target yang harus dicapai. Pada akhirnya, sebuah mobil adalah kompromi antara desainer dan engineer,” ujarnya. Dan kami bisa bilang, tentunya akuntan juga punya andil.

Desainer dan engineer GWM

Sebagai contoh, pada mobil listrik Ora 03, Dyson mendesain Mobil ini dengan filosofi E.G.G (Eternal, Gentle, Glorious). Alias telur. Kalau Anda tahu, telur adalah sesuatu yang sebetulnya kuat. Kekuatan cangkangnya 120 kali lebih kuat dari bobotnya. Itu yang coba diterapkan pada kendaraan Ora.

Wajar dan Harus

Tapi masalahnya, saat terjadi kecelakaan, kalau terlalu keras dan penumpang perlu pertolongan bagaimana? Di sini engineer yang menentukan beberapa bagian yang harus bisa mengakomodir regu penolong saat terjadi kecelakaan.

Atau, saat Dyson cs mendesain atap sebuah mobil, ia juga harus mengakomodir target kekokohan yang harus tersedia. Contohnya, atap Ora 03 harus mampu menahan hingga tiga kali bobotnya sendiri. Ini juga berlaku untuk Tank dan yang lainnya. Di bagian ini, Paul Guo, Vehicle Safety Engineer GWM punya andil.

GWM memiliki satu konsep keselamatan yang disebut T Safety. Isinya mencakup perlindungan pejalan kaki, penumpang dan mobilnya. Menggunakan beragam teknologi keselamatan aktif ataupun pasif yang mereka punya. T Safety, diterapkan pada semua lini merek turunan mereka seperti Tank, Ora, Haval, Wey dan Poer.

Material

Material mobil GWM

Kekokohan body mobil-mobil GWM ini, meski tidak semua bentuknya mengundang gairah, tapi patut diapresiasi. Penggunaan material seperti baja ringan, baja tempa dan metal keras lainnya membentuk sebuah produk yang bisa diandalkan.

Tidak hanya itu, kami cukup terkejut melihat pemilihan material yang mengiringi Ora, Tank dan Haval. Dyson mengatakan ia punya tim yang siap untuk memilihkan material kabin yang sesuai dan punya kualitas.

Yang kami lihat, Ora memiliki kabin yang akan membuat kalangan muda suka. Sementara Tank, kami angkat topi dengan kualitas kabin dan fitur yang ada. Salah satu yang kami temukan cukup luar biasa adalah interior Tank 700 yang baru diperkenalkan bulan lalu. SUV 4WD ini menyuguhkan kemewahan yang melewati kualitas mobil Eropa.

Jadi, apakah produk mereka meyakinkan? Untuk proses pembuatannya, kami bisa bilang iya. Apalagi, GWM adalah satu-satunya (menurut mereka) yang punya fasilitas terowongan angin (wind tunnel) dengan kemampuan modifikasi cuaca. Untuk menguji daya tahan mobil, tentunya.

Prakteknya, tantangan mereka di pasar Indonesia masih besar. Great Wall Motors harus meyakinkan khalayak kalau produknya memang patut dimiliki.

Indonesia Siap Jadi Basis Produksi Kendaraan Great Wall Motor

Masuknya brand otomotif asal China, Great Wall Motor (GWM) di Tanah Air sejak pertengahan tahun ini semakin meramaikan persaingan pasar antar brand otomotif di Indonesia.

Keagenan dan pemasaran produk kendaraan Great Wall Motor di Indonesia dikelola oleh PT Inchcape Automotive Indonesia yang menjalin kerjasama dengan PT Indomobil.

Great Wall Motor (GWM) siap memamerkan produk mereka di event pameran Smart Transportation and Energy 2023. Pameran teknologi transportasi ini dihelat di JIEXPO Kemayoran, Jakarta dari tanggal 23-26 November 2023.

Dua produk kendaraan yang akan dipamerkan yakni GWM Tank 500 yang berteknologi hybrid dan mobil listrik baterai (BEV) GWM Ora 03.

SUV Tank 500 ditenagai mesin 2.0-liter turbo bermodul hybrid. Output tenaga sebesar 342 hp dan torsi maksimum sebesar 648 Nm disalurkan ke poros roda via transmisi automatic 9-speed.

Sistem penggerak 4WD dan transfer case Mlock 4WD generasi terbaru yang dibekalkan membuat GMW Tank 500 mampu melibas trek off-road.

Produksi Di Indonesia

Tak sekadar memasarkan produk saja, GWM bahkan berencana melakukan perakitan secara lokal di Indonesia.

Minggu lalu, Presiden Direktur PT Inchcape Automotive Indonesia, Khoo Shao Tze, menyampaikan bahwa perakitan unit kendaraan sedianya akan dimulai awal tahun 2024 di Wanaherang, Bogor. Fasilitas perakitan tersebut saat ini memproduksi mobil-mobil Mercedes-Benz.

Kenapa bisa dirakit di fasilitas Mercedes-Benz? Ini karena operasional pabrikan Jerman tersebut juga dikuasai oleh Inchcape. Jadi sah saja mereka memproduksi di situ.

Pihak GWM untuk saat ini masih belum mengumumkan secara resmi mobil apa yang bakal diproduksi di Indonesia. Namun diperkirakan GWM akan memprioritaskan untuk merakit Haval dan mobil off-road bermesin hybrid Tank 500 secara lokal di Bogor.

Untuk mobil listrik GWM Ora 03, nampaknya masih akan didatangkan dari Thailand secara utuh (CBU).

Makin penasaran mobil apa yang bakal diproduksi dan dipasarkan oleh Great Wall Motor nantinya bukan? Kita tunggu kabar selanjutnya…