TGRI Pertahankan Gelar Nasional Rally dan Sprint Rally 2026

Dunia motorsport kembali menjadi panggung pembuktian bagi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI). Tim balap Toyota tersebut sukses mempertahankan dua gelar nasional sekaligus. Keberhasilan ini menegaskan dominasi mereka di TGRI Rally 2026.

Ryan Nirwan bersama navigator Adi Indiarto memastikan gelar Juara Nasional Sprint Rally 2026 setelah memenangi Seri ke-4 di Taman Tematik KEK Industropolis Batang.

Hasil tersebut membuat TGRI kembali menyandingkan gelar Juara Nasional Rally dan Sprint Rally selama dua musim beruntun. Prestasi serupa sebelumnya mereka raih pada musim 2025.

Menariknya, gelar Sprint Rally 2026 berhasil dikunci ketika kompetisi masih menyisakan satu seri. Keunggulan poin Ryan dan Adi di puncak klasemen membuat posisi mereka tidak lagi terkejar dan mengukuhkan status mereka dalam sejarah TGRI Rally 2026.

Perjalanan Menuju Juara di Batang

Kemenangan Ryan dan Adi di Batang tidak datang dengan mudah. Lintasan di kawasan industri KEK Industropolis menyajikan karakter yang variatif sehingga konsistensi menjadi salah satu kunci penting.

Pada Special Stage (SS) 1, duo TGRI langsung menunjukkan kecepatannya. Ryan dan Adi mencatat waktu 04:28.3, sekaligus menjadi yang tercepat pada sesi tersebut.

Keunggulan mereka mencapai 1,8 detik atas kompetitor terdekat. Namun, persaingan kemudian semakin rapat pada SS2.

Ryan dan Adi mencatat waktu 04:33.2 dan harus puas berada di posisi kedua. Selisih dengan pesaing utama pun menyusut menjadi 1,1 detik.

Situasi tersebut membuat pertarungan belum sepenuhnya aman bagi TGRI. Tim kemudian memanfaatkan jeda satu hari untuk kembali menjaga performa GR Yaris Rally2 dan menghadapi tekanan dari para rival di TGRI Rally 2026.

Strategi itu berbuah manis pada hari berikutnya.

Memasuki SS3, Ryan dan Adi kembali menekan. Mereka mencatat waktu tercepat 04:10.6 dan tidak hanya merebut posisi terdepan, tetapi juga memperlebar jarak menjadi 6 detik dari peringkat kedua.

Momentum tersebut berlanjut ke SS4. Duo TGRI mencatat waktu 04:15.4 dan mempertahankan posisi teratas hingga garis finis.

Jika seluruh catatan waktu digabungkan, Ryan Nirwan dan Adi Indiarto membukukan total waktu 17:25.5. Mereka pun keluar sebagai juara overall Kejurnas Sprint Rally 2026 Seri ke-4.

Hasil tersebut sekaligus mengunci gelar nasional Sprint Rally 2026 bagi TGRI, meskipun satu seri masih tersisa. Dengan begitu, TGRI Rally 2026 menjadi momen penting dalam perjalanan mereka.

GR Yaris Rally2 Jadi Ujung Tombak

Performa Ryan dan Adi tidak terlepas dari GR Yaris Rally2 yang berada dalam kondisi peak performance. Mobil tersebut menjadi ujung tombak TGRI menghadapi karakter lintasan yang menuntut kecepatan sekaligus konsistensi.

Sebelum mengunci gelar Sprint Rally, Ryan dan Adi juga telah memastikan Juara Nasional Rally 2026 pada bulan sebelumnya.

Artinya, TGRI kembali membawa pulang dua mahkota utama rally nasional selama dua musim berturut-turut.

Ryan mengapresiasi dukungan Toyota-Astra Motor serta seluruh tim yang terus menjaga semangat continuous improvement. Ia berharap TGRI dapat menutup musim dengan hasil terbaik pada Sprint Rally Seri ke-5.

Momentum Toyota di Panggung Global

Prestasi TGRI di Indonesia berjalan beriringan dengan pencapaian Toyota di kompetisi internasional.

TOYOTA GAZOO Racing World Rally Team bersama GR Yaris Rally1 berhasil mengamankan gelar Juara Dunia Konstruktor FIA World Rally Championship (WRC) 2026.

Pada ajang FIA World Endurance Championship (WEC) 2026, TOYOTA RACING juga mencatat kemenangan dramatis di 6 Hours of Fuji.

TR010 HYBRID #8 yang dikendarai Sébastien Buemi, Brendon Hartley, dan Ryō Hirakawa sempat berada di posisi keenam ketika balapan menyisakan kurang dari satu jam.

Strategi saat periode Safety Car kemudian mengubah jalannya perlombaan. Toyota berhasil melesat ke posisi pertama ketika balapan kembali dimulai dengan sekitar 20 menit tersisa.

Di hadapan 72.326 penonton, kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-10 Toyota di Fuji Speedway sekaligus memperlebar keunggulan Toyota di klasemen konstruktor WEC 2026 menjadi 23 poin.

Dari lintasan rally nasional hingga endurance racing dunia, motorsport menjadi laboratorium Toyota untuk menguji teknologi, strategi, dan daya tahan. Bagi TGRI, dua gelar nasional beruntun menjadi bagian dari perjalanan tersebut sekaligus bekal menuju tantangan musim berikutnya. Akhirnya, TGRI Rally 2026 menjadi ajang yang semakin mengukuhkan posisi mereka di dunia rally nasional.

TGRI Panen Kemenangan di Dua Ajang Balap Nasional

Dua akhir pekan beruntun menjadi momentum positif bagi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI). Tim balap Toyota tersebut sukses mengamankan kemenangan dari dua disiplin berbeda, yakni sprint rally dan slalom, dalam rangkaian Kejurnas 2026.

Hasil tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi TGRI dalam mengembangkan performa mobil serta kemampuan pembalap dan engineer di lintasan kompetisi.

GR Yaris Rally2 Tampil Maksimal

Kemenangan pertama datang dari divisi Rally & Sprint Rally TGRI melalui duet Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto. Keduanya menjadi yang tercepat pada Kejurnas Sprint Rally 2026 Seri ke-3 di Sirkuit Horse Racing Ki Ageng Astro Joyo, Pasuruan, Jawa Timur, 29–30 Agustus 2026.

Menggunakan GR Yaris Rally2, Ryan dan Adi harus menaklukkan lintasan perkebunan sepanjang 5,2 km dengan karakter full gravel. Kondisi berdebu dan permukaan yang menantang membuat kemampuan mobil, pembalap, navigator, serta strategi tim benar-benar diuji.

TGRI langsung tampil agresif sejak hari pertama. Catatan waktu yang dibukukan mencapai 4 menit 42,7 detik pada SS1 dan 4 menit 36,5 detik pada SS2.

Memasuki hari kedua, performanya justru semakin tajam. GR Yaris Rally2 mencatat waktu 4 menit 37,8 detik di SS3 dan 4 menit 31,3 detik pada SS4.

Dengan total waktu 18 menit 28,3 detik, TGRI finis di posisi pertama sekaligus unggul 6,4 detik dari pesaing terdekat.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Ryan dan Adi untuk mengejar gelar Juara Nasional Sprint Rally 2026. Terlebih, keduanya sebelumnya telah mengunci gelar Juara Nasional Rally 2026 pada awal Agustus.

Agya GR Sport Kuasai Lintasan Slalom

Sepekan kemudian, giliran divisi Slalom TGRI yang mencuri perhatian. Mengandalkan Toyota Agya GR Sport, Anjasara Wahyu, Adrianza Yunial, A.M. Naufal Safwan, dan Alinka Hardianti tampil kompetitif pada MLDSPOT Autokhana Kejurnas Slalom 2026 Seri ke-3 di Lapangan Rampal, Malang.

Lintasan yang kembali digunakan setelah terakhir menjadi arena balap pada 2018 tersebut menghadirkan persaingan ketat perebutan poin nasional.

Anjasara sukses meraih Podium Pertama Kelas A2. TGRI juga mengamankan Podium Pertama Team Tandem melalui duet Anjasara dan Adrianza.

Sementara itu, trio Adrianza, Anjasara, dan Naufal membawa TGRI meraih posisi kedua Kejurnas Team A. Hasil lainnya datang dari Team F yang berhasil direbut TGRI, sedangkan Alinka menempati posisi kedua Kejurnas Wanita.

Dari hasil tersebut, TGRI kini memimpin klasemen sementara Team A dengan 65 poin dan Team Tandem dengan 70 poin.

Dua Seri Jadi Penentu

Rangkaian kemenangan ini membuat persaingan menuju akhir musim 2026 semakin menarik. Bagi TGRI, dua seri tersisa bukan sekadar kesempatan menambah trofi, tetapi juga pembuktian konsistensi pengembangan mobil balap dan kemampuan tim.

Ryan Nirwan pun optimistis GR Yaris Rally2 mampu kembali memberikan hasil terbaik. Di sisi lain, performa Agya GR Sport menjadi bukti bahwa pengembangan mobil untuk kompetisi juga dapat diterapkan pada model entry level Toyota.

Bagi Toyota, lintasan balap memang menjadi salah satu laboratorium untuk menjalankan prinsip continuous improvement. Dari mobil rally berperforma tinggi hingga Agya GR Sport, pengalaman di kompetisi menjadi bagian dari proses menghadirkan karakter kendaraan yang semakin baik.

 

Toyota GR Yaris Rally2 Concept, Solusi Ekonomis Ikut WRC

Perhelatan event Tokyo Auto Salon 2023 di Makuhari Messe, Perfektur Chiba, Jepang mulai dibanjiri para pengunjung dari berbagai belahan dunia. Toyota adalah salah satu peserta yang paling atraktif dan memamerkan beragam mobil terbaru baik versi produksi, konsep maupun modifikasi. Salah satunya adalah Toyota GR Yaris Rally2 Concept.

Mobil rally ini berbasis dari hot hatch Toyota GR Yaris. Dengan jumlah produksi yang memadai, maka GR Yaris dapat dihomologasi untuk keperluan balap, termasuk rally.

Toyota GR Yaris yang dirombak sesuai regulasi balap Rally2 ini memang tak banyak berubah dari versi standarnya. Baik dari sektor body maupun mesin, karena mengikuti regulasi Rally2. Rally2 merupakan kelas balap rally WRC yang lebih ekonomis untuk dapat menjangkau lebih banyak pereli privatir. 

Mesin Turbo 1.6L Yang Greget

Dalam kondisi standar, mesin 3-silinder 1.6L turbo G16E-GTS untuk GR Yaris spek Eropa memiliki output tenaga maksimum 257 hp dengan torsi maksimum 360 Nm. Sementara untuk spek Jepang outputnya lebih besar. Tenaga maksimum 268 hp dan torsi maksimum 370 Nm. Performa mesin disalurkan ke poros roda via transmisi manual 6-speed.

Pada GR Yaris Rally2, mesin 3-silinder segaris 1.6-liter turbocharged versi standard dipadukan dengan transmisi manual 5-speed close ratio plus penggerak all-wheel drive dan perangkat limited-slip differential.

Piranti rem pun disesuailan dengan regulasi balap dan kondisi trek. Untuk trek gravel, cakram rem menggunakan ukuran 300 mm. Sedangkan untuk trek aspal ukuran cakram rem yang digunakan lebih besar yakni 355 mm. Sistem suspensi menggunakan MacPherson struts dengan peredam kejut adjustable.

Tampilan Spek Rally 

Tampilan bergaya mobil rally memang membuat body Toyota GR Yaris jadi kian kekar berotot dan garang.

Ubahan pada bagian depan meliputi fender yang lebih mekar dan kekar, kap mesin berventilasi, hingga saluran intake bumper depan berukuran lebih besar. Sementara ubahan lain pada body termasuk sayap spoiler belakang berukuran extra large, mud flap, serta velg spek rally.

Body berlabur warna hitam dihiasi beragam decal stiker layaknya sebuah mobil rally. Untuk area kokpit, terondol tanpa panel interior untuk mengurangi bobot kendaraan. Namun tentu saja dilengkapi roll cage pelindung kokpit, jok balap serta seat harness sesuai regulasi.

Perangkat komunikasi dan GPS menjadi kelengkapan standar pada mobil rally. Sementara untuk panel instrument telah menggunakan layar digital. Tuas persneling yang tingginya sejajar dengan setir dirancang untuk memudahkan perpindahan gigi.

Bikin Senyum Akio Toyoda

Dari segi dimensi, versi rally ini tak banyak perbedaan dari spek standarnya. Panjang body dari depan ke belakang masih 3.995 mm. Hanya lebar yang mulur 15 mm menjadi 1.820 mm. Ketinggian mobil dapat diatur bergantung pada setting suspensi. Termasuk ban cadangan dan roll cage, bobot kosong mobil ini terhitung 1.230 kg sesuai dengan standar regulasi FIA.

Yang membuat Toyota GR Yaris begitu istimewa adalah konstruksinya. Mobil ini dibangun dengan platform Toyota TNGA GA-B dari Yaris standar pada bagian depan yang dipadukan dengan platform GA-C dari Corolla di bagian belakang. Maka tak heran jika GR Yaris dapat dibekali dengan sistem penggerak all-wheel drive GR-FOUR.

Hatcback versi rally Toyota GR Yaris yang telah dihomologasi khusus ini bahkan berhasil membuat pereli legendaris Juha Kankunnen terkagum melihatnya. Akio Toyoda, CEO Toyota Motor Corporation pun tersenyum puas dengan hasil karya Toyota Gazoo Racing yang satu ini.