Leapmotor B10 dan C10 Dapat Garansi Baterai Seumur Hidup!

Kekhawatiran soal baterai menjadi salah satu pertimbangan konsumen saat membeli mobil listrik. Leapmotor mencoba menjawab persoalan tersebut melalui program Lifetime Battery Warranty untuk B10 dan C10 di Indonesia. Tak hanya itu, garansi baterai Leapmotor B10 dan C10 juga merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan perlindungan lebih bagi pelanggan.

PT Indomobil National Distributor, selaku Agen Pemegang Merek (APM) Leapmotor, menghadirkan perlindungan baterai tegangan tinggi selama masa kepemilikan pemilik pertama. Program ini diumumkan di Jakarta pada Selasa, (15/9), sekaligus memperkenalkan garansi baterai Leapmotor B10 dan C10 secara resmi kepada publik.

Bagi konsumen, baterai bukan sekadar sumber tenaga. Komponen ini menjadi jantung kendaraan listrik yang menentukan performa, efisiensi, hingga kenyamanan berkendara.

Karena itu, kehadiran garansi seumur hidup menjadi bagian penting dari pengalaman kepemilikan. Terlebih bagi calon pengguna mobil listrik yang masih mempertimbangkan ketahanan baterai dalam pemakaian jangka panjang.

Garansi Baterai Leapmotor B10 dan C10 Berlaku untuk Pemilik Pertama

Lifetime Battery Warranty berlaku khusus bagi pemilik pertama Leapmotor B10 dan C10 di Indonesia. Perlindungan ini mencakup baterai tegangan tinggi sesuai ketentuan garansi Leapmotor dan mempertegas manfaat dari garansi baterai Leapmotor B10 dan C10 untuk konsumen.

Namun, istilah seumur hidup dalam program ini bukan berarti seluruh kerusakan baterai ditanggung tanpa batas. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pemilik kendaraan agar garansi baterai Leapmotor B10 dan C10 tetap berlaku.

Konsumen wajib melakukan perawatan berkala sesuai jadwal di bengkel resmi Leapmotor. Penggunaan suku cadang asli serta kepatuhan terhadap ketentuan pemakaian kendaraan juga menjadi bagian dari persyaratan program.

Selain itu, kendaraan harus digunakan dengan jarak tempuh maksimal 30.000 kilometer per tahun. Batas ini menjadi salah satu ketentuan penting agar manfaat Lifetime Battery Warranty tetap berlaku.

“Di Leapmotor, kami percaya bahwa pengalaman memiliki kendaraan listrik tidak berhenti saat konsumen menerima kendaraan, tetapi terus berlanjut sepanjang masa kepemilikannya,” ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Menurutnya, program ini dihadirkan untuk memberikan rasa tenang sekaligus nilai lebih bagi pelanggan dalam menikmati kendaraan listrik Leapmotor.

Tidak Menanggung Penurunan Kapasitas Alami

Hal yang perlu diperhatikan, garansi ini tidak mencakup penurunan kapasitas baterai yang terjadi secara alami akibat usia dan penggunaan normal kendaraan.

Perlindungan juga tidak berlaku untuk kerusakan akibat kecelakaan, kebakaran, korosi, serta penggunaan kendaraan dalam kompetisi atau balap.

Kendaraan yang dioperasikan sebagai mobil rental turut berada di luar cakupan program. Begitu pula kondisi lain yang tidak sesuai dengan ketentuan penggunaan dan perawatan Leapmotor.

Setiap pengajuan klaim akan melalui pemeriksaan teknis di bengkel resmi. Proses diagnosis dilakukan berdasarkan prosedur pabrikan untuk memastikan penyebab kerusakan sebelum penanganan dan perbaikan.

“Bagi banyak konsumen, baterai merupakan salah satu pertimbangan utama dalam memiliki kendaraan listrik,” kata Samual Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia.

Melalui program ini, Leapmotor memperkuat layanan purna jual B10 dan C10. Garansi baterai menjadi salah satu dukungan untuk membangun rasa percaya diri konsumen dalam menggunakan mobil listrik.

Meski demikian, calon pembeli tetap perlu memahami seluruh syarat dan ketentuan garansi sebelum memutuskan kepemilikan. Sebab, perlindungan jangka panjang akan terasa manfaatnya ketika didukung perawatan yang disiplin dan penggunaan sesuai standar pabrikan. Dengan demikian, konsumen akan mendapatkan perlindungan maksimal dari garansi baterai Leapmotor B10 dan C10 yang ditawarkan.

LEPAS Perkuat Layanan Purna Jual dan Dealer di Indonesia

Persaingan di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia kini tidak lagi hanya ditentukan oleh desain, performa, atau kecanggihan teknologi. Bagi banyak konsumen, kualitas layanan setelah pembelian justru menjadi salah satu faktor utama sebelum memutuskan membawa pulang sebuah mobil listrik maupun plug-in hybrid (PHEV).

Melihat perubahan tersebut, LEPAS memperkenalkan konsep Consumer Ownership Journey, sebuah pendekatan yang dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan secara menyeluruh. Mulai dari proses pembelian, layanan purna jual, hingga perluasan jaringan dealer, semuanya disiapkan untuk memastikan pelanggan mendapatkan rasa aman dan nyaman selama menggunakan kendaraan LEPAS.

Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, menjelaskan bahwa kebutuhan konsumen saat ini telah berkembang. Menurutnya, pelanggan tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga ingin mengetahui bagaimana sebuah merek akan mendampingi mereka sepanjang masa kepemilikan kendaraan.

Karena itu, LEPAS menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih komprehensif melalui semangat “Drive Your Elegance”, dengan menggabungkan proses pembelian yang memberikan nilai tambah, layanan purna jual LEPAS CARE, serta jaringan dealer yang terus diperluas di berbagai wilayah Indonesia.

Program Pembelian Menarik Selama GIIAS 2026

Sebagai bagian dari kehadirannya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, LEPAS juga menawarkan sejumlah program pembelian eksklusif bagi calon konsumen.

Setiap pengunjung yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di booth LEPAS selama pameran berkesempatan mengikuti Lucky Draw dengan hadiah kartu uang elektronik (e-Toll) senilai hingga Rp12 juta. Program ini berlaku untuk transaksi dengan minimum booking fee sebesar Rp5 juta, sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan yang memilih produk LEPAS selama ajang berlangsung.

Salah satu kekuatan utama yang ditawarkan LEPAS adalah paket layanan purna jual LEPAS CARE. Program ini dirancang agar pemilik kendaraan listrik maupun PHEV dapat menikmati pengalaman berkendara tanpa dibayangi kekhawatiran mengenai biaya perawatan maupun perlindungan kendaraan.

Untuk LEPAS L8 PHEV yang dipasarkan dengan harga Rp589 juta, konsumen memperoleh garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km, garansi baterai, motor listrik, dan controller hingga 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi mesin mencapai 10 tahun atau 1 juta kilometer bagi pemilik pertama.

Selain itu tersedia gratis servis berkala selama empat tahun atau 60.000 km, layanan Pickup & Delivery Service di area tertentu selama dua tahun, serta Road Assistance selama tiga tahun dengan cakupan hingga 50 kilometer.

Sementara itu, LEPAS E4 EV yang dibanderol Rp339 juta selama GIIAS 2026 juga memperoleh perlindungan berupa garansi kendaraan enam tahun, garansi komponen kelistrikan delapan tahun, serta layanan bantuan darurat di jalan selama tiga tahun.

Dealer Terus Bertambah

Tak hanya memperkuat layanan purna jual, LEPAS juga terus mengembangkan jaringan dealernya di Indonesia. Seluruh dealer mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts) dengan dukungan teknisi tersertifikasi, ketersediaan suku cadang, serta standar pelayanan yang mengedepankan kenyamanan pelanggan.

Ekspansi jaringan dealer kini terus dilakukan di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali. Langkah ini menjadi bagian dari strategi LEPAS untuk memastikan konsumen dapat mengakses layanan penjualan maupun purna jual dengan lebih mudah tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.

Melalui strategi Consumer Ownership Journey, LEPAS ingin membangun hubungan jangka panjang dengan konsumennya. Tidak hanya menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang modern, merek ini juga berupaya memberikan pengalaman kepemilikan yang nyaman, praktis, dan memberikan rasa percaya diri sejak hari pertama hingga bertahun-tahun setelah kendaraan digunakan.