Mercedes-AMG E53 Hybrid 4Matic+ Bukan PHEV Sembarangan

Mercedes-AMG E53 Hybrid 4Matic+ resmi diperkenalkan di Jerman. Mobil mewah berteknologi plug-in hybrid (PHEV) ini hadir dalam versi sedan dan estate (station wagon). Kalau Anda tidak tahu apa itu Mercedes-AMG dan produknya, jawabannya satu: Ini mobil kencang!

Gaya tampilan eksterior E53 Hybrid 4Matic+ sedikit dibedakan dari E-Class W214 versi ‘biasa’ maupun AMG-Line. Lihat saja foto di bawah ini. 

Yang tidak terlihat adalah, fender depan pun lebih lebar 11 mm. Pas dengan velg alloy 19-inci. Tersedia opsi upgrade dengan velg alloy 20-inci atau velg forged 21-inci.

Jika ingin tampilan yang ‘tak standar’, tersedia paket opsional AMG Exterior Night Package (I & II) bernuansa black chrome. Atau AMG Carbon Exterior Package bagi yang menyukai aksen serat karbon.

Kemasan interior versi standar dilengkapi jok sport AMG dengan setelan elektrik. Perpaduan balutan kulit Artico nan mewah dengan bahan microfiber dihiasi aksen jahitan benang warna merah. Tersedia pula paket opsional jok balap AMG.

Setir  tampil dengan balutan kulit Nappa nan lembut. Dan ada banyak hal mewah di interior yang terlalu panjang kalu disebutkan satu per satu.  Yang jelas, infotainment dan tampilan pada panel indikator menggunakan sistem yang spesifik untuk model AMG dan hybrid. Tersedia pula paket opsional sistem MBUX Supercreen.

Performa Menggiurkan

Sistem plug-in hybridnya memadukan mesin 6-silinder turbo berkapasitas 3.0-liter bertenaga 443 hp dengan sebuah motor elektrik berdaya 120 kW atau setara 160 hp. Kombinasi PHEV ini menghasilkan tenaga sebesar 577 hp dengan torsi maksimum 750 Nm.

Transmisi 9-speed AMG Speedshift TCT 9G dan sistem penggerak all-wheel drive 4Matic+ menjadi penerus daya ke seluruh roda.

AMG juga menyiapkan paket opsional AMG Dynamic Plus Package. Tenaga terdongkrak menjadi 603 hp saat mode Race Start diaktifkan. Outputnya setara E63 S bermesin V8! Kecepatan dibatasi 280 km/jam untuk versi sedan dan 275 km/jam untuk versi estate.

Aksi sprint 0-100 km/jam untuk versi sedan hanya butuh waktu 3,8 detik. Sedangkan untuk versi estate catatan waktunya 3,9 detik. Selisih 0,6 detik lebih lambat dari E63 S yang bermesin V8.

Baterai 21.22 kWh memberikan jarak jelajah mode EV di kisaran 90-101 km (berdasarkan standar uji WLTP). Dengan kecepatan maksimum dibatasi 140 km/jam.

Untuk isi ulang baterai, tersedia paket opsional fast charger DC berdaya 60 kW. Cukup 20 menit untuk mengisi ulang daya dari 10 – 80 persen.

Tak perlu menunggu lama, Mercedes-AMG E53 Hybrid 4Matic+ akan segera dipasarkan di Eropa.  Untuk kawasan Amerika Utara hanya tersedia versi sedan yang tersedia akhir tahun ini. Bagaimana dengan di Indonesia? Biasanya tidak perlu lama. 

 

Mercedes-AMG SL43, Percaya Diri Meski Hanya Empat Silinder

Jika Mercedes-Benz memberi sentuhan pada SL roadster untuk mengusung emblem AMG, pasti tidak akan main-main. Uniknya, langkah Mercedes-Benz kali ini ialah menawarkan pengalaman berkendara sebuah roadster premium dengan harga yang (mungkin) terjangkau. Hasilnya ialah Mercedes-AMG SL43 yang hadir di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

Ada hal yang mungkin mengundang pro dan kontra, tapi Mercedes-Benz menjamin bahwa keputusan tersebut tidak mengurangi kenikmatan mengendarai mobil roadster. Mercedes-AMG SL43 mengusung mesin empat silinder M139 2.0 liter yang bertenaga 381 hp dan punya torsi puncak 480 Nm.

Memang SL43 ini masih ‘tekor’ 100 hp dari SL55, setidaknya mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam tempo 4,8 detik saja. Top speed juga tergolong memukau, yakni 274 km/jam. Mercedes-AMG SL43 didaulat sebagai roadster ‘entry-level’ dari pabrikan asal kota Stuttgart ini dan satu-satunya SL yang berpenggerak roda belakang.  

Seperti layaknya produk Mercedes-AMG lainnya, SL43 juga mendapat sederet kelengkapan yang ada di SL55 maupun SL63. Mulai dari chassis racikan AMG, opsi suspensi adaptif Ride Control, termasuk sistem pengereman komposit. Tak ketinggalan transmisi otomatis 9-speed.

Mercedes-Benz telah lama tidak meluncurkan SL dengan mesin empat silinder, setelah kehadiran 190 SL di era 1950an. Bisa jadi dengan diperkenalkannya SL43 ini, semakin banyak calon konsumen Mercedes-Benz yang dapat memiliki sebuah roadster dengan harga kompetitif. Banderolnya ialah Rp 3,2 milyar (off-the-road).

Mercedes-EQS SUV, Dimensi Baru Mobil Listrik Premium

Kehadiran Mercedes-EQS menjadi momen penting bagi Mercedes-Benz dan mengguncang segmen kendaraan listrik global. Dengan mengambil ciri khas S-Class, Mercedes-Benz mengubah sebuah sedan premium menjadi mobil untuk masa depan. Masih mengiringi sosok EQS, Mercedes-Benz kini menghadirkan EQS SUV.

Langkah pabrikan asal Jerman tersebut memang tidak mengherankan, sebab sudah ada lini kendaraan listrik lain yang dipasarkan. Sebut saja, EQA, EQB, dan EQC. Jika produk Sport Utility Vehicle (SUV) lansiran Mercedes-Benz identik dengan aspek kemewahan, maka EQS SUV membawa brand tersebut menuju tingkat lebih tinggi.

Mercedes-EQS SUV menggunakan basis dari EQS dan meleburnya menjadi sosok SUV yang tampan. Namun, EQS SUV masih menyisakan sedikit aksen sporty, meskipun bagian depannya amat mirip dengan EQS versi sedan. Bagian belakangnya tentu dilengkapi dengan pintu kargo berdesain hatchback untuk memberikan akses menuju ruang bagasi berkapasitas 565 liter.

Mercedes-EQS SUV memiliki desain yang sederhana namun elegan. Bodi bongsornya memiliki panjang 5.125 mm, sehingga penumpang pun mendapatkan ruang kabin yang lega. Mercedes-Benz memang memberi opsi untuk jok baris ketiga, tapi pilihan tersebut tentu dapat disesuaikan dengan spesifikasi di masing-masing pasar.  

Di balik lantai EQS SUV, terdapat baterai berkapasitas 108.4 kWh untuk mendukung sepasang motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 265 kW (360 hp) dan torsi 800 Nm. Walaupun output tersebut tergolong besar, penggunanya tetap dapat mengendarai EQS SUV ini secara nyaman. Layaknya setiap produk Mercedes-Benz… Harganya ialah Rp. 3,59 milyar (off the road)

Mercedes Jip Indonesia Long Touring_1

Mercedes Jip Indonesia Long Touring 2022, Eksplor Kaki Gunung Rinjani

Mercedes Jip Indonesia (MJI) Long Touring 2022 akhirnya tuntas pada 18 Desember 2022 silam. Sejak 9 Desember 2022 komunitas ini melakukan petualang ke tiga pulau (Sumbawa, Lombok dan Bali). Tema touring ‘Exploring Hidden Gems 2022’ dipilih untuk mengenalkan destinasi wisata dan atraksi budaya lokal yang jarang terekspos, agar lebih dikenal secara luas oleh dunia.

Event yang disokong oleh Pertamina dan Pertamina Gas Negara (PGN) ini pun meninggalkan kesan tersendiri bagi seluruh peserta. Setelah mengeksplor Lombok bagian tengah, perjalanan dilanjutkan menuju Sumbawa. Menempuh tiga jam jalan darat dan dua jam berlayar di laut, akhirnya rombongan tiba di Kabupaten Sumbawa Besar.

Peserta pun dibebaskan untuk mencari kegiatan offroad ringan atau ingin menyeberang ke Pulau Moyo yang terkenal dengan Air Terjun Mata Jitu yang eksotis. Esok harinya mereka menuju kaki Gunung Rinjani di Sembalun, Lombok, untuk bermalam.

“Rute jalan tanjakan, berliku serta turunan curam, serasi dengan mobil yang digunakan. Ditambah keindahan alam Gunung Rinjani membuat perjalanan panjang ini jadi menyenangkan,” kata Cok Nana, selaku Presiden Mercedes Jip Indonesia.

Ferdi, mewakili Pertamina sekaligus peserta touring mengungkapkan bahwa dukungan kepada MJI karena Mercedes-Benz G-Class membutuhkan bahan bakar berkualitas. BBM Pertamina memiliki standar untuk mobil mobil komunitas MJI, yang sangat sadar dan teredukasi untuk menggunakan bahan bakar berkualitas dan tidak bersubsidi.

MJI Long Touring 2022 juga didukung oleh My Sooltan by Telkom, Ultima Art Paint Work, Beras Sumo, Titis Sampurna dan WMS Motorsport Bali.

Sekaligus Penyerahan Bantuan

Puas menikmati keindahan Pulau Sumbawa dan Lombok, MJI Long Touring 2022 diakhiri menginap di Pulau Gili Terawangan dengan acara diskusi santai antar peserta dan para sponsorship yang mendukung acara, untuk persiapan keesokan harinya menuju Bali.

Komunitas ini selalu menyempatkan menyambangi beberapa daerah yang dilewati melalui MJI Peduli. Sekaligus penyerahan bantuan kepada PAUD, Madrasyah Ibtidayah dan MTS Al Mujahidin Longserang Barat, Kecamatan Lingsar, Kabupaten, Lombok Barat.

Selain memberikan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar yang dilalui, para rombongan turing pun ikut mendukung kelangsungan ekonomi pelaku UMKM dengan membeli suvenir atau makanan khas di daerah tersebut.

“Meski lelah, namun saya sangat senang bisa mengikuti event kali ini. Apalagi melihat kebersamaan peserta yang saling mendukung ketika peserta lain memerlukan bantuan, walaupun panjang perjalanan tapi sungguh terbayarkan dengan keindahan alam Lombok dan Sumbawa yang jarang terekspos,” tutup Iqbal, salah satu peserta turing kali ini.

Mercedes-EQ Resmikan Dealer Perdana Di Jepang

Rencana ekspansi penjualan mobil listrik Mercedes-EQ ke kawasan Asia akhirnya terwujud. Mercedes-EQ resmi membuka dealer pertama mereka di kota Yokohama, yang berada di Prefektur Kanagawa, Jepang.

Acara peresmian dealer Mercedes-EQ Yokohama yang berlangsung pada 6 Desember 2022 lalu menjadi momen bersejarah bagi brand mobil listrik asal Jerman tersebut. Ya, ekspansi Mercedes-EQ ke pasar mobil listrik Negeri Sakura telah dimulai.

Mengapa di Yokohama dan bukan di kota besar lainnya seperti Osaka, Hamamatsu, Sendai atau Tokyo? Selain memiliki kultur otomotif yang kuat, Yokohama merupakan jantung industri otomotif Jepang. Merupakan pertimbangan yang sangat strategis…

Pada ruang pamer dealer dengan luas areal 1.221 meter persegi tersebut dari 7 slot kendaraan yang tersedia untuk sementara hanya menampilkan 5 unit kendaraan dengan tiga unit charger CHAdeMO. Sementara pada area bengkel tersedia slot untuk menangani 5 unit kendaraan.

Seluruh jajaran model mobil listrik Mercedes-EQ akan dipasarkan di Jepang, mulai dari EQC, EQV, EQA, EQB, EQS, EQS SUV, EQE, termasuk EQE SUV terbaru. Tak hanya sekadar melihat mobil yang dipamerkan, dealer pun menyediakan unit test drive bagi para calon konsumen yang akan dipandu oleh para spesialis.

Jika belum puas dengan unit test drive, Mercedes-EQ Yokohama juga memiliki program rental kendaraan MB RENT. Para konsumen dapat menyewa unit mobil listrik Mercedes EQ yang tersedia di dealer untuk jangka waktu tertentu. Dealer Mercedes-EQ Yokohama kini resmi menjadi bagian dari jaringan penjualan kendaraan Mercedes-Benz di Jepang yang terdiri dari 204 dealer resmi dan 167 service center.

Sebagai brand impor, mengiris kue penjualan mobil listrik di Jepang bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, Mercedes-EQ tak hanya bersaing melawan brand lokal Jepang yang selama ini telah mendominasi pasar. Para konsumen di Jepang pun memiliki fanatisme yang terbilang tinggi terhadap produk dalam negeri mereka.

Berdasarkan data dari Japan Automobile Importers Association (JAIA), penjualan mobil listrik impor di Jepang per November 2022, tercatat sebanyak 2.357 unit atau hanya 10 persen dari total penjualan mobil listrik di Jepang.