Suzuki Fronx Pikat Pengunjung Wanita di GIIAS 2025

Optimisme PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memboyong Suzuki Fronx ke Tanah Air telah terbukti. Suzuki Fronx jadi bintang utama di booth Suzuki dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Desain bodi Fronx yang bergaya coupe nan atraktif dengan postur yang compact berhasil memikat para pengunjung GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang. Tak hanya diminati oleh para pengunjung pria, tampilan Fronx yang trendy justru lebih banyak diminati konsumen wanita dari berbagai kalangan usia. Berdasarkan data internal Suzuki, 35-40 persen pembeli Fronx berasal dari kalangan wanita.

Tentunya yang menjadi daya tarik dari Suzuki Fronx bukan hanya kemasan desain. Sebagian besar para konsumen justru kepincut membeli Suzuki Fronx lantaran telah dilengkapi fitur bantu keselamatan berkendara terpadu ADAS Suzuki Safety Support. Pasalnya, teknologi ADAS biasanya ditemukan di mobil kelas premium. Hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen Suzuki dalam menghadirkan produk kendaraan dengan kualitas keselamatan dan keamanan berkendara yang terjamin.

Tak heran jika penjualan Suzuki Fronx sukses mencapai lebih dari 4.000 pemesanan (SPK) sejak resmi diluncurkan di GIIAS 2025. Bahkan sepanjang perhelatan GIIAS 2025, Fronx sukses mendominasi surat pemesanan kendaraan (SPK) Suzuki dengan total 35%.

Dengan popularitas yang cukup tinggi, maka Suzuki Fronx berhasil meraih penghargaan prestisius di GIIAS 2025 sebagai Favorite Passenger Car Crossover. Pesona yang ditampilkan model terbaru Mazda CX-2 Autoexe dan Citroen C3 Sport tak mampu menandingi Suzuki Fronx.

Booth Atraktif dan Terfavorit

Prestasi yang dicapai Suzuki Fronx selama event GIIAS 2025 tak terlepas dari dukungan display booth Suzuki Indomesia yang atraktif dan menarik.

Kombinasi desain booth dan pengalaman interaktif serta pesona Fronx membuat booth Suzuki jadi area yang paling ramai disambangi para penggunjung GIIAS 2025. Tak pelak, booth Suzuki pun berhasil meraih predikat Favorite Booth di kategori 1.600–2.500 meter persegi.

Apa yang membuat booth Suzuki Indonesia seolah tak pernah sepi dari para pengunjung GIIAS 2025?

Yang menarik dari booth Suzuki Indonesia yakni layout display mobil yang menarik. Suzuki Indonesia tak hanya memajang unit display Fronx secara berjajar ala showroom.

Desain booth model bersusun membuat unit Fronx dapat dipajang pada lantai atas booth. Para pengunjung dapat melihat unit display Suzuki Fromx dari berbagai sudut pandang.

Dengan dipajang di atas, pengunjung dapat melihat lekuk desain Suzuki Fronx secara lebih utuh dengan visualisasi mengesankan. Hal sepeti ini jarang ditemui dalam pameran otomotif di Indonesia.

Hal lain yang menarik dan out of the box dari booth Suzuki Indonesia yakni unit display Fronx dalam wujud Cut Version. Ya, bodi Suzuki Fronx yang terbelah membuat para pengunjung dapat melihat lebih jelas luar dan dalam. Tak hanya bisa melihat detail interior. Taoi juga konstruksi sasis, ruang mesin hingga sejumlah komponen utama lain yang ada pada Suzuki Fronx. Visualisasi yang menarik dari display Cut Version ini menjadi sarana edukasi kepada masyarakat perihal teknologi dan rancang bangun dari Suzuki Fronx.

Ternyata banyak dari para pengunjung booth Suzuki Indonesia terutama anak-anak yang penasaran dengan display Cut Version dari Suzuki Fronx.

Tak cukup hanya melihat unit display yang dipamerkan, pengunjung dapat merasakan sensasi berkendara dengan Suzuki Fronx di area test drive. Bagi peserta test drive yang beruntung akan.mendapat hadiah undian berupa logam mulia seberat 5 serta 10 gram.

Dengan pencapaian yang diraih Suzuki Indonesia khususnya Fronx di GIIAS 2025, membuktikan jika Suzuki Fronx memiliki peluang besar untuk meraih sukses di pasar otomotif Tanah Air.

Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid Bakal Diproduksi di Indonesia?

Daihatsu Rocky e-SMART Hybrid (Rocky Hybrid) yang tampil di GIIAS 2025 berhasil jadi magnet baru dan bintang di booth Daihatsu. Model mobil terbaru ini dibekali teknologi hybrid yang menarik perhatian banyak pengunjung.

Tak hanya penasaran ingin melihat unit yang dipamerkan secara lebih dekat. Pengunjung yang Ingin ikut sesi test drive untuk menjajal sensasi berkendara Daihatsu Rocky Hybrid selama event GIIAS 2025 pun antreannya cukup panjang setiap harinya.

Meski data pemesanan nasional saat ini masih dalam tahap rekapitulasi, pihak Daihatsu Indonesia mengungkapkan bahwa jumlah pemesanan Rocky Hybrid selama GIIAS 2025 di ICE BSD menunjukkan respons awal yang positif dari masyarakat.

Dari total 580 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang diperoleh Daihatsu selama GIIAS 2025, sebanyak 147 unit adalah pemesanan untuk Rocky Hybrid. Debut perdana Rocky Hybrid di GIIAS 2025 langsung menyedot perhatian para pengunjung dan juga calon konsumen.

Ini baru seri awal dari rangkaian GIIAS 2025. Masih ada 4 kota berikutnya dalam rangkaian GIIAS 2025 The Series, yakni Surabaya, Semarang, Bandung dan Makassar. Jadi tak tertutup kemungkinan jumlah pemesanan Rocky Hybrid masih akan terus bertambah.

Selama pameran GIIAS 2025, Daihatsu Rocky Hybrid ditawarkan dengan harga khusus  senilai Rp 293,9 juta. Para konsumen yang berminat melakukan pemesanan cukup membayar booking fee sebesar Rp 2 juta untuk mengamankan antrean.

Sebagai catatan, harga jual Daihatsu Rocky bermesin bensin non hybrid mulai dari Rp 212,4 juta – Rp289,8 juta, OTR Jakarta. Label harga Rocky Hybrid hanya selisih tipis dari varian tertinggi Rocky versi non-hybrid.

Untuk saat ini Daihatsu hanya mengalokasikan stok awal sebanyak 150 unit Rocky Hybrid untuk sepanjang tahun 2025. Hal tersebut dikarenakan unit kendaraan masih diimpor dari Jepang alias berstatus CBU.

Oleh sebab itu para konsumen pemesan diharap untuk bersabar. Pengiriman dilakukan secara bertahap, dengan estimasi konsumen baru akan menerima unit paling cepat pada akhir tahun 2025.

Konsumsi BBM Ekonomis

Rocky Hybrid menggunakan mesin bensin tiga silinder Atkinson Cycle berkapasitas 1.200 cc berkode WA-VEX. Output tenaganya 80 HP dengan torsi puncak 105 Nm.

Teknologi e-SMART Hybrid yang dibekalkan Daihatsu pada Rocky terbilang unik. Mesin bensin yang diusung justru hanya berperan sebagai generator pembangkit daya listrik dan tak terhubung ke roda. Yang berfungsi sebagai penggerak yakni motor listrik 78 kW (104,6 HP) dengan torsi 170 Nm. Motor listrik ini akan menggerakkan roda depan.

Energi listrik yang dihasilkan mesin akan disimpan di baterai lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh. Karena pengisian daya listrik bersumber dari kinerja mesin, maka tak perlu repot mencari SPKLU untuk mengisi daya baterai.

Konsumsi BBM mobil hybrid ini pun sangat irit yakni mencapai 28 km per liter berdasarkan standar WLTC hingga 34,5 km/liter (standar JC08). Selain irit BBM, emisi gas buang yang dihasilkan relatif lebih rendah.

Kemungkinan Produksi Lokal

Saat ini pihak Daihatsu tengah melakukan studi pasar untuk melihat seberapa besar peminatan masyarakat Indonesia terhadap Rocky Hybrid. Tentunya cukup banyak hal yang dipertimbangkan, terutama kalkulasi bisnis sebelum melangkah lebih jauh untuk memproduksi Rocky Hybrid secara lokal di Indonesia.

Bila permintaan pasar terus meningkat dan mencapai hitungan angka yang sesuai dengan kalkulasi, maka langkah produksi lokal dapat menjadi pertimbangan bagi Daihatsu. Pasalnya, untuk memproduksi satu model kendaraan baru membutuhkan investasi cukup besar pada jalur proses produksi.

Daihatsu Rocky versi non-hybrid saat ini diproduksi lokal di Pabrik Karawang Assembly Plant 1. Bila nantinya Daihatsu Rocky Hybrid bakal diproduksi di Indonesia, maka distribusi unit pesanan konsumen akan lebih cepat. Selain itu, harga jual pun bisa lebih kompetitif.

Destinator Mendongkrak Optimisme Mitsubishi di GIIAS 2025

Gempita pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten telah usai. Selama penyelenggaraan GIIAS 2025 yang berlangsung pada 23 Juli-3 Agustus 2025, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meraih pencapaian yang sangat gemilang.

Brand otomotif berlogo tiga berlian tersebut berhasil membukukan 4.110 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) melampaui target yang ditetapkan. Kesuksesan tersebut di antaranya berkat kontribusi dari model SUV terbaru, Mitsubishi Destinator.

SUV keluarga kelas premium ini menyumbang lebih dari 1.900 SPK atau setara 47 persen dari total penjualan MMKSI selama pameran GIIAS 2025 berlangsung. Capaian tersebut menjadi kado terbaik dalam perayaan 55 tahun kiprah Mitsubishi Motors di Indonesia.

Destinator Jadi Idola Sesi Test Drive

Tak hanya tampil dengan kemasan desain yang memikat. Teknologi yang diusung oleh Destinator menjadi simbol kuat dari komitmen MMKSI dalam menghadirkan solusi mobilitas sesuai ekspektasi para konsumen di Tanah Air.

Untuk memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung, MMKSI menyediakan enam unit test drive yang bisa langsung dicoba selama event GIIAS 2025, terdiri dari empat unit Destinator, satu unit Xforce, dan satu unit Pajero Sport.

Antrean pengunjung yang ingin ikut sesi test drive setiap harinya seolah tak pernah sepi. Jumlah peserta test drive selama 12 hari penyelenggaraan GIIAS 2025 tercatat hampir mencapai 2.000 orang. Destinator jadi model mobil Mitsubishi yang paling diminati para pengunjung di area test drive. Antusiasme pengunjung yang tinggi membuat Mitsubishi berhasil meraih penghargaan “The Most Driven Cars” kategori kendaraan berbahan bakar konvensional (ICE) di GIIAS 2025.

Beraneka Pilihan Varian

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, Mitsubishi Destinator hadir dalam tiga pilihan varian. Varian terendah yakni GLS dibanderol mulai dari Rp 385 juta. Naik satu level yakni Exceed harganya Rp 405 juta. Varian teratas yakni Ultimate dibanderol seharga Rp 465 juta.

Bagi konsumen yang masih belum cukup dengan varian Ultimate, tersedia paket Premium dengan tambahan Rp 30 juta dari harga varian Ultimate.

Para konsumen yang memilih paket Premium akan mendapatkan tiga item tambahan berupa jok pengemudi dengan pengaturan elektrik, electric tailgate, serta sistem audio premium dari Yamaha.

Mitsubishi Destinator yang merupakan SUV 7-seater diposisikan untuk mengisi celah pasar antara Pajero Sport dan Xpander. MMKSI menyatakan jika Destinator tak akan saling senggol dengan Xforce yang mengisi segmen pasar compact SUV 5-seater. Bahkan dikatakan jika Mitsubishi Destinator menjadi pelopor lahirnya segmen pasar baru di Indonesia yakni Medium SUV 7-seater.

Kesuksesan penjualan Destinator menjadi pendongkrak semangat dan optimisme Mitsubishi di pasar otomotif Indonesia.

Saat ini Mitsubishi meraih porsi pangsa pasar sebesar 8,5%. Dengan kehadiran Destinator, MMKSI berharap porsi pangsa pasar dapat meningkat mendekati level 10%.

MMKSI menargetkan Destinator mampu terjual sebanyak 10.000 unit di tahun fiskal 2025, terhitung sejak Agustus 2025 hingga Maret 2026. Jika dihitung selama satu periode penuh selama 12 bulan hingga Agustus 2026, penjualan Mitsubishi Destinator ditargetkan mencapai 15 ribu sampai 17 ribu unit.

Hitungan tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia. Karena model Destinator ini juga bakal diekspor ke sejumlah negara, MMKSI pun menargetkan penjualan Mitsubishi Destinator hingga tahun 2026 mendatang bisa menembus angka 50 ribu unit. Perihal berapa besar kuota untuk pasar ekspor, MMKSI menyatakan porsinya akan bergantung permintaan serta kebutuhan pasar di masing- masing negara tujuan.

“MMKSI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga memberdayakan setiap langkah konsumen dalam menjalani perjalanan hidup mereka. Sebagai mitra tepercaya, MMKSI akan terus berinovasi dan berkembang bersama masyarakat Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” urai Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI dalam keterangan persnya.

Jumlah Pengunjung GIIAS 2025 Naik, Namun Transaksi Menurun

Jumlah pengunjung GIIAS 2025 naik, angkanya tembus 485.569 orang. Lalu bagaimana dengan penjualan mobilnya, apakah turut naik?

Rizwan Alamsjah,Ketua III Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS 2025 menyatakan bahwa perhelatan GIIAS tahun ini sukses memecahkan rekor jumlah pengunjung melampaui capaian GIIAS tahun sebelumnya.

“Antusiasme pengunjung GIIAS 2025 sangat luar biasa, pengunjung terlihat memenuhi seluruh area pameran pada GIIAS tahun ini, mulai dari Hall 1 hingga Hall 11,” ujar Rizwan dalam keterangannya, dikutip Senin (4/8/2025).

Jumlah Pengunjung Naik

Event GIIAS 2025 dimeriahkan lebih dari 60 merek otomotif global, meliputi 40 merek kendaraan penumpang, 4 merek kendaraan komersial, 17 merek sepeda motor, serta 4 perusahaan karoseri.

Sejumlah merek mobil ternama seperti Honda, Toyota, Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi hingga Hyundai jadi favorit pengunjung GIIAS 2025. Sejumlah merek asal China yang turut meramaikan GIIAS 2025, di antaranya BYD, AION, Aletra, BAIC, Wuling, Jaecoo, Chery dan Geely berhasil menyedot perhatian pengunjung.

Pada event GIIAS tahun ini jumlah pengunjung tercatat mencapai sebanyak 485.569 orang. Melampaui capaian pengunjung pada GIIAS 2024 yang sebanyak 475.084 orang. Kenaikan jumlah pengunjung yang cukup signifikan

Pencapaian tersebut ditunjang adanya 54 model kendaraan terbaru yang menyedot perhatian publik di Tanah Air. Mulai dari launching khusus pasar Indonesia, Asian premiere, hingga debut World premiere.

Selain sederet model kendaraan yang jadi magnet pemikat para pengunjung, program test drive juga jadi alasan bagi para calon konsumen untuk datang ke GIIAS 2025.

Kesempatan untuk bisa merasakan sensasi berkendara dari berbagai model kendaraan terbaru memang sangat dinantikan oleh pengunjung. Selama perhelatan GIIAS 2025 animo masyarakat yang ikut sesi test drive sangat tinggi. Tercatat hampir 20.000 trip test drive. Hal ini jadi bukti tingginya animo masyarkat.

Jumlah Transaksi Menurun?

Meskipun capaian jumlah pengunjung GIIAS 2025 mengalami peningkatan, namun pihak GAIKINDO mengungkapkan bahwa capaian jumlah transaksi tahun ini berpotensi mengalami penurunan. Hal tersebut berkaitan dengan adanya sejumlah faktor. Selain kondisi perekonomian di Indonesia saat ini sedang kurang kondusif, ditambah lagi masyarakat saat ini tengah menahan diri terutama beli kendaraan baru. Hal tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi.

“Setiap tahun, setelah pameran berakhir, GAIKINDO menerima laporan capaian dari para peserta GIIAS. Ada yang menunjukkan fluktuasi transaksi yang meningkat maupun menurun. Yang kami harapkan tentunya catatan capaian di GIIAS 2025 setara dengan capaian tahun sebelumnya,” papar Yohannes Nangoi.

Meskipun rekap capaian transaksi dari para peserta GIIAS 2025 saat ini belum masuk sepenuhnya, namun diprediksi transaksi pembelian kendaraan selama pameran GIIAS 2025 turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Prediksi tersebut berdasarkan data penjualan kendaraan sepanjang semester I/2025. Total penjualan mobil secara wholesales (dari pabrik ke dealer) tercatat 374.740 unit. Turun 8,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 410.020 unit.

Sementara itu, penjualan mobil secara ritel pun turun dari 432.453 unit di periode yang sama pada tahun 2024 menjadi 390.467 unit. Prosentase penurunannya mencapai 9,7%.

Sejauh ini, GAIKINDO masih terus menghitung berapa jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang dihasilkan dari pameran GIIAS 2025. Pada event GIIAS tahun lalu tercatat jumlah transaksi mencapai 34.000 mobil dengan nominal sekira Rp 18 triliun. Tentunya pihak penyelenggara dan GAIKINDO berharap selisih capaian transaksi pada event GIIAS 2025 setidaknya tak bergeser terlampau jauh dari capaian pada event GIIAS tahun 2024.

All-New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE, Siap Bersaing!

Generasi terbaru SUV Nissan X-Trail resmi diluncurkan di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Nama yang disematkan cukup panjang, All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) nampaknya optimis jika Nissan X-Trail generasi terbaru mampu bersaing di pasar SUV Tanah Air.

Tak hanya mengalami perubahan gaya desain. SUV andalan Nissan ini sudah mulai bertransformasi ke era elektrifikasi. Seperti apa evolusi teknologi yang kini diusung oleh Nissan X-Trail?

Transformasi Era Elektrifikasi

All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE merupakan wujud dari visi global Nissan untuk mulai bertransformasi menuju era teknologi elektrifikasi dan kendaraan yang rendah emisi gas buang.

Teknologi e-POWER yang diusung X-Trail memadukan mesin bensin dengan motor listrik. Mesin bensin 3-silinder 1.5-liter variable compression turbo yang ada di balik kap mesin tak terhubung ke roda, tapi bertugas sebagai generator yang akan mengisi daya baterai berdaya 1,8 kWh.

Fungsi mesin sebagai penggerak roda digantikan oleh motor listrik yang akan menggerakkan roda secara langsung. Nissan mengaplikasikan sistem penggerak empat roda elektrik/all wheel drive (AWD) e-4ORCE yang inovatif.

Sistem penggerak AWD elektrik e-4ORCE terdiri dari dua motor listrik. Satu unit motor listrik beroutput 200 HP dan torsi 330 Nm terhubung ke roda depan. Satu unit lainnya terhubung ke poros roda belakang dengan output 133 HP dan torsi 195 Nm.

Motor listrik e-4ORCE juga mengatur output tenaga dan kinerja pengereman secara independen di setiap roda. Keseimbangan antara output tenaga dan kontrol traksi roda serta pengereman pun jadi lebih sempurna.

Perpaduan teknologi penggerak motor listrik canggih e-POWER dengan e-4ORCE
menghasilkan sensasi performa yang lebih responsif dan bertenaga seperti mobil listrik. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 7,2 detik. Hebatnya lagi, pengenudi tak perlu mengisi daya baterai eksternal.

Sistem yang digunakan Nissan pada X-Trail berbeda dari kendaraan listrik konvensional yang harus diisi ulang dayanya melalui charger eksternal.

Teknologi e-POWER memberi kemudahan karena baterai secara otomatis diisi oleh mesin bensin saat berkendara. Pengemudi bisa merasakan akselerasi instant, halus, dan senyap seperti mobil listrik, namun konsumsi BBM tetap irit dan efisien.

Teknologi yang digunakan pada X-Trail hampir mirip dengan teknologi yang diusung mobil listrik jenis Extended Range EV (EREV). Jarak jelajah berkendara bisa melampaui mobil listrik konvensional maupun SUV bermesin motor bakar baik bensin atau diesel.

Kenikmatan Berkendara Paripurna

The All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE juga menawarkan sensasi fun to drive. Tersedia 5 mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, yakni Auto, Sport, Eco, Offroad, dan Snow. Walau di Indonesia tak punya musim salju, namun mode Snow dapat digunakan saat sedang melintasi jalan yang licin dan berlumpur.

“The All New Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE bukan hanya sekadar SUV dengan tampilan sporty, tetapi juga kendaraan dengan teknologi penggerak listrik dan AWD yang revolusioner. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik yang cerdas, serta sistem penggerak empat roda elektrik yang presisi, mobil ini menjanjikan pengalaman berkendara yang menyenangkan, aman, dan hemat bahan bakar,” papar Bima Aristantyo, Head of Sales and Product Planning NMDI.

Nissan X-Trail e-Power with e-4ORCE masih diimpor dari Jeoang secara completely built up (CBU), namun sudah dapat dipesan via pre-booking. Khusus di GIIAS 2025 untuk 500 konsumen pertama, Nissan X-Trail e-Power ditawarkan dengan harga pre-booking senilai Rp 795 juta.

Nah, pilih SUV bermesin konvensional, SUV EV…. atau Nissan X-Trail e-Power?

Hino Connect Driver Lebih Efisien, Aman, dan Terkoneksi

Pada ajang GIIAS 2025 PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan inovasi digital terbaru, Hino Connect Driver.

Aplikasi telematika pintar ini dirancang khusus untuk pengemudi kendaraan Hino sebagai pengembangan tahap lanjut dari aplikasi Hino Connect yang telah ada sejak tahun 2020.

Aplikasi telematika terpadu Hino Connect telah menjadi standar sistem telematika OEM (Original Equipment Manufacturer) yang tertanam langsung untuk seluruh kendaraan Hino. Lebih dari 120.000 unit kendaraan Hino menggunakan sistem ini. Mulai dari truk Hino 300 Series, 500 Series, maupun bus.

Sistem aplikasi untuk kendaraan sudah ada, namun pengemudi sebagai ujung tombak operasional armada, belum memiliki akses langsung ke data performa mereka sendiri. Hal inilah yang mendorong lahirnya aplikasi Hino Connect Driver.

Dengan adanya aplikasi Hino Connect dan Hino Connect Driver, keduanya menjadi solusi nyata dari semangat Total Support dan wujud komitmen Hino dalam membantu pelanggan dalam mengelola armadanya dengan lebih efisien, aman, dan produktif.

“Kami percaya bahwa pengemudi bukan sekadar pelaksana, tapi mitra penting dalam bisnis transportasi pelanggan. Hino Connect Driver adalah wujud nyata dari upaya kami mendekatkan teknologi kepada pengemudi agar mereka bisa memahami, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerjanya” ujar Takashi Muto, President Director HMSI.

Hino Connect Driver

Hino Connect Driver merupakan aplikasi ponsel berbasis android yang memberikan akses langsung kepada para pengemudi terhadap data telematika kendaraan yang mereka operasikan.

Aplikasi yang user-friendly memudahkan pengoperasian oleh para pengemudi dari berbagai latar belakang. Selain itu, aplikasi ponsel ini tak harus pakai perangkat gawai berspesifikasi tinggi.

Melalui aplikasi ini, pengemudi dapat melihat scorecard yang merekam perilaku mengemudi seperti akselerasi mendadak, pengereman, atau kecepatan berkendara. Selain itu pengemudi mendapat pengingat jadwal servis berkala berdasarkan jarak tempuh kendaraan.

Selama ini, akses data telematika hanya tersedia di ruang monitoring atau kontrol operasional armada. Aplikasi Hino Connect Driver menjembatani kesenjangan tersebut, dan menjadi alat komunikasi dua arah antara pengemudi dan manajemen armada.

Dengan adanya aplikasi Hino Connect Driver, pengemudi cukup menggunakan ponsel untuk dapat melakukan evaluasi performa harian secara mandiri, sehingga peningkatkan kualitas dan keselamatan berkendara dapat dilakukan lebjh cepat. Selain itu, tersedia fitur scan QR code untuk mengaitkan diri dengan unit kendaraan secara langsung.

Sebagai bagian dari peningkatan keamanan dan akurasi, aplikasi ini juga menggunakan fitur pengenalan wajah (face recognition).

Peluncuran Hino Connect Driver di GIIAS 2025 ini merupakan bagian dari misi besar Hino untuk “Bersama Menuju Masa Depan”, selaras dengan tema booth Hino tahun ini. HMSI berkomitmen terus menghadirkan inovasi digital dan layanan after sales unggulan guna mendukung kelancaran dan pertumbuhan bisnis pelanggan. Selain itu Peluncuran aplikasi ini juga melengkapi ekosistem layanan digital Hino yang sudah ada seperti Myhino dan Hino Connect.

“Dengan aplikasi ini, pelanggan dapat menurunkan biaya operasional seperti konsumsi bahan bakar dan maintenance. Di saat yang sama, pengemudi merasa lebih dihargai karena punya kontrol terhadap performa mereka”, pungkas Muto

Astra Financial dan OLXmobbi Sebar Program Menarik di GIIAS

Astra Financial berkolaborasi dengan OLXmobbi dengan membawa program layanan tukar tambah (trade-in) dan pembelian mobil bekas lewat ekosistem finansial terintegrasi.

Berkat sinergi ini, pengunjung GIIAS dapat menukar mobil lamanya dengan mobil baru lengkap dengan layanan pembiayaan, asuransi, dan kemudahan transaksi digital. Layanan ini tersedia di lokasi pameran hingga 3 Agustus mendatang.

Untuk edukasi lengkapnya, Astra Financial pun menyelenggarakan Astra Financial Talk yang mengusung tema”Tukar Mobil Lama, Langsung Bawa Pulang yang Baru di GIIAS 2025” pada Rabu (29/7) lalu di Main Booth Astra Financial, ICE BSD, Tangerang Selatan.

Mobil Bekas Semakin Diminati

Saat ini, mobil bekas terus diminati masyarakat Indonesia. Baik pembeli mobil pertama maupun yang ingin upgrade mobil lamanya. Semua ini terjadi karena kualitas kendaraan yang terjaga, harga yang menarik, serta ketersediaan sistem pembiayaan yang jelas.

Sebagai platinum sponsor GIIAS, Astra Financial membawa konsep One Stop Financial Solution melalui 9 unit bisnis terintegrasi, ACC, TAF, FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, Bank Saqu, SEVA, dan Moxa. Semua unit ini siap melayani pembiayaan, perlindungan kendaraan dan jiwa, serta solusi digital payment bagi pengunjung di berbagai area pameran.

Kemudahan Trade-In

OLXmobbi sebagai Official Trade-In Partner GIIAS 2025 memberikan kemudahan bagi pengunjung yang ingin menukar mobil lama dengan mobil baru atau mobil bekas pilihan.

“Biasanya orang bingung mobil lamanya mau dikemanakan saat ingin ganti ke mobil baru. Sekarang, cukup datang ke booth OLXmobbi, lakukan inspeksi gratis sekitar 45 menit, dan setelah deal, uang bisa langsung ditransfer dalam waktu 60 menit,” jelas Agung Iskandar, COO & Director OLXmobbi.

Selain proses yang cepat dan aman, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo cashback hingga Rp6,8 juta dalam bentuk saldo Bank Saqu.

“Dulu, jual beli mobil bekas sering kali seperti beli kucing dalam karung. Sekarang, dengan kolaborasi Astra Financial dan OLXmobbi, proses menjadi jauh lebih aman, transparan, dan sistematis,” pungkas Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO.

“Kolaborasi semacam ini melengkapi GIIAS sebagai ajang pameran otomotif yang tidak hanya memamerkan kendaraan, namun juga membangun ekosistem layanan yang saling terintegrasi,” tutur Kukuh.

Astra Financial dan OLXmobbi pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum GIIAS 2025 sebagai langkah cerdas dalam memiliki kendaraan baik melalui skema tukar tambah maupun pembelian mobil bekas yang kini jauh lebih mudah dan aman.

“Hadirnya layanan trade-in oleh OLXmobbi dan solusi keuangan dari Astra Financial di GIIAS menjawab kebutuhan akan proses yang praktis, aman, dan terpercaya,” ungkap Tan Chian Hok, Project Director Astra Financial GIIAS 2025.

 

Beli Mobil Baru Suzuki Berikut Paket Aksesorisnya di GIIAS 2025

Pameran otomotif tak hanya dimanfaatkan oleh para pengunjung untuk membeli mobil baru. Banyak pula yang memanfaatkan promo dan paket bundling aksesoris agar mobil baru mereka tampilannya lebih keren.

Fenomena ini pun dimanfaatkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di GIIAS 2025 dengan menawarkan aneka ragam produk aksesoris kendaraan resmi Suzuki Genuine Accessories (SGA).

Terkait dengan trend Suzuki Fronx yang kini tengah banyak dilirik konsumen di Tanah Air, paket aksesoris resminya ternyata sudah tersedia dalam daftar Suzuki Genuine Accessories (SGA). Apa saja paketnya?

Percantik Tampilan Fronx

Untuk paket aksesoris Fronx, Suzuki fokus pada peningkatan gaya estetika maupun fungsional sektor eksterior.

Tampilan wajah dan buritan Fronx makin sporty dengan tambahan Front and Rear Underbody Spoiler bernuansa Gun Metal.

Bodi bagian samping pun tak tersedia Body Side Moulding with Garnish Insert. Paket ini bukan sekadar aksesoris, tapi juga memberi perlindungan pada bodi bagian samping dari potensi lecet akibat goresan. Untuk area kaca kabin, tersedia aksesoris Visor Set yang akan melindungi kaca samping dari terik panas matahari.

Tampilan makin gaya ala mobil rally dengan imbuhan Mud Flap Rigid yang melindungi area seputar ruang roda dari hempasan serpihan batu kerikil dan cipratan lumpur.

Untuk area interior, Suzuki menyediakan paket Protective Door Sill Guard yang terpasang di dek pintu. Area pijakan tetap mulus, dan bebas lecet dari goresan alas kaki. Kebersihan lantai kabin pun makin terjaga dengan tambahan Mat Set Floor. Untuk melindungi lantai dek bagasi agar aman saat membawa barang berukuran besar atau bobotnya agak berat tersedia Luggage Mat Tray.

Berikut daftar harga paket aksesoris Suzuki Fronx:

Mat Set Floor Rp 375.000
Luggage Mat Tray Rp 518.000
Protective Door Sill Guard Rp 602.000
Underbody Spoiler (Front) Rp 570.000
Underbody Spoiler (Rear) Rp 680.000
Mud Flap Rigid Rp 170.000
Visor Set Rp. 410.000
Body Side Moulding (with Garnish Insert) Rp 793.500

Promo Menarik

Selain aneka paket aksesoris Suzuki Fronx, selama pameran otomotif GIIAS 2025 juga ada beragam paket promo menarik serta kemudahan yang diberikan pada pelanggan selama pameran berlangsung.

Untuk setiap pembelian unit mobil baru, ada insentif cashback pembelian berupa uang elektronik dengan nominal berbeda untuk setiap unit tertentu.

Setiap transaksi pembelian unit Suzuki Fronx, New XL7, dan All New Ertiga berhak atas uang elektronik senilai Rp 1 juta.

Sementara khusus S-Presso dan Grand Vitara nilai benefit meningkat menjadi Rp 2 juta. Demikian pula untuk pembeli New Carry, tersedia hadiah cashback berupa uang elektronik senilai Rp 5 juta.

Bagi konsumen yang bertransaksi untuk berbagai produk Suzuki Collection selama GIIAS 2025 akan memperoleh diskon hingga 25 persen, tidak termasuk busi dan filter oli.

Untuk transaksi minimal Rp 500.000, para konsumen juga berkesempatan membawa pulang souvenir eksklusif serta diskon tambahan 15 persen untuk setiap pembelian merchandise resmi Suzuki.

Penawaran menarik ini bersifat eksklusif sepanjang penyelenggaraan pameran GIIAS 2025 dan dapat sekaligus dikombinasikan dengan program penjualan reguler.

Suzuki juga memberi kemudahan untuk proses pembelian dengan melakukan pemesanan via aplikasi MySuzuki. Berlaku untuk pemesanan suku cadang mobil dan motor, aksesoris, oli, dan laneka produk lainnya dengan jaminan keaslian produk. Dengan aplikasi MySuzuki, transaksi jadi lebih cepat, praktis, aman dan nyaman.

Para konsumen setia Suzuki yang ingin membeli mobil Suzuki terbaru namun dana yang dimiliki terbatas, tak perlu khawatir.

Suzuki memiliki program Trade In (tukar tambah) via layanan Auto Value. Pelanggan dapat mengkonversi mobil Suzuki yang mereka miliki dengan nilai valuasi kompetitif dan harga yang pantas. Bahkan terbuka peluang Extra Cashback hingga jutaan rupiah. Metode tersebut memudahkan para pelanggan Suzuki untuk upgrade kendaraan di GIIAS 2025.

Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet Memadukan Kemewahan dan Performa

Mercedes-AMG CLE 53 resmi diperkenalkan di GIIAS 2025. Mobil mewah dua pintu ini menarik perhatian pengunjung berkantong tebal.

Mercedes-Benz memiliki sejarah panjang dalam menghadirkan Best Customer Experience, di segala lini sejak tahun 1970 pada pasar otomotif Tanah Air. Baik dari segi produk yang terus berinovasi, layanan penjualan yang terbaik, hingga layanan purna jual yang lengkap dan terintegrasi.

Selain itu, bersamaan dengan event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Mercedes-Benz memperkenalkan Mercedes-AMG CLE 53 4MATIC+ Cabriolet.

Mobil atap terbuka ini dirancang dengan perpaduan kemewahan, inovasi teknologi dan performa tinggi. Ketiga aspek tersebut dihadirkan untuk para antusias otomotif yang menginginkan sensasi berkendara dinamis dengan kenyamanan premium.

Velg Y-spoke

Kesan agresif direpresentasikan melalui lampu Digital Light dan kap mesin berventilasi. Velg AMG 20 inci Y-spoke dan kaliper rem merah mempertegas karakter sporty. Berpadu dengan grille radiator khas AMG yang gagah. Bagian belakang tampil tegas berkat diffuser, wide body shell, dan lip spoiler. Sedangkan desain knalpot twin two round, menjadi ciri khas AMG yang tak terlewatkan.

Masuk ke dalam kabin, nuansa sporty dan mewah terasa lewat trim AMG CARBON-FIBRE dan setir AMG Performance berlapis material kulit Nappa. Kursi AMG generasi terbaru hadir, lengkap dengan sabuk pengaman dan jahitan berwarna merah khas AMG.

Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet juga dibekali fitur AIRSCARF, yang mengalirkan udara hangat saat kap dibuka, serta sistem AIRCAP yang mengurangi terpaan angin. Atapnya sendiri bisa dibuka dalam 20 detik, bahkan saat mobil melaju hingga 60 km/jam. Urusan audio didukung oleh Burmester 3D surround sound dengan Dolby Atmos, yang memastikan kualitas suara tetap optimal dalam berbagai kondisi.

“Kami sangat antusias pada ajang GIIAS tahun ini dengan membawa teknologi dan inovasi terkini dari Mercedes-Benz, melalui peluncuran The All-New Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet. Mercedes-Benz menghadirkan total 13 kendaraan unggulan yang mencakup model legendaris G-Class, lini performa Mercedes-AMG, hingga kendaraan listrik dari jajaran EQ,” papar Donald Rachmat, Chief Executive Officer, PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia.

Akselerasi 0-100 Cukup 4,2 Detik

Mercedes-AMG CLE 53 4MATIC+ Cabriolet menggunakan mesin enam silinder 3.0 liter dengan teknologi mild hybrid. Mesin racikan AMG tersebut mampu menghasilkan output 449 hp dan torsi puncak 560 Nm. Transmisinya menggunakan AMG Speedshift TCT 9G, dengan perpindahan gigi yang cepat dan responsif. Memungkinkan adanya akselerasi dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam tempo 4,2 detik.

Kenyamanan dan stabilitas didukung oleh suspensi AMG Ride Control dan rear axle steering hingga 2,5 derajat. Semuanya terintegrasi dengan sistem penggerak AMG 4MATIC+. Mercedes-AMG CLE 53 Cabriolet juga memiliki AMG Dynamic Plus, lengkap dengan mode Race, fitur Race Start, dan Drift Mode. Dengan sistem AMG Performance 4MATIC+, mobil ini tetap stabil di berbagai kondisi, bahkan saat melaju hingga 270 km/jam. Total investasi yang harus dikeluarkan ialah Rp. 2,9 milyar (off the road).

Perdana di GIIAS, Xpeng Bawa Hadirkan Inovasi Otomotif untuk Masa Depan Indonesia

Melalui debut perdananya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Xpeng memperkenalkan visi dan inovasi mobilitas cerdas untuk pasar otomotif Indonesia. Melalui Erajaya Active Lifestyle, sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia, Xpeng menghadirkan rangkaian kendaraan listrik cerdas dan teknologi masa depan. Mulai dari sistem mengemudi berbasis AI hingga mobil terbang, sebagai bagian dari visi membentuk masa depan mobilitas yang lebih cerdas, terhubung, dan berkelanjutan.

Bersama tema Empowering the Future, Xpeng menandai debutnya di GIIAS 2025 dengan peluncuran dua model unggulan. Sport Utility Vehicle (SUV) G6 Pro, sekaligus debutnya di kawasan Asia. Tak ketinggalan serah terima unit Multi Purpose Vehicle (MPV) X9 versi CKD (rakitan lokal) pertama kepada pelanggan. Kedua kendaraan ini dilengkapi teknologi khas Xpeng, termasuk sistem bantuan mengemudi XNGP ADAS, AI Turing chip, Supercharging, serta AI Smart Cockpit.

Sudah 800 Ribu Beredar di Pasar Global

Lebih dari 800 ribu unit kendaraan terkirim secara global, hingga pertengahan Juli 2025. Membuat Xpeng mempertegas langkahnya ke pasar Indonesia. Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan kawasan Asia Tenggara. Peluncuran global dan regional lini G6 Pro serta X9 di Indonesia, merupakan langkah strategis Xpeng, yang menunjukkan kepercayaan terhadap potensi pasar Indonesia.

“Erajaya Active Lifestyle menyambut langkah ini dengan kesiapan membangun ekosistem. Mulai dari lokalisasi dan perakitan, penguatan jaringan distribusi, hingga layanan purna jual. Untuk memastikan Xpeng bertumbuh secara berkelanjutan dan relevan, dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.

Langkah Nyata Menyongsong Masa Depan

“Xpeng dengan bangga menandai tonggak bersejarah dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi pertama kami di luar Tiongkok. Ini bukan sekadar ekspansi, tetapi langkah nyata menuju masa depan mobilitas yang didukung oleh kecerdasan buatan atau AI. Sejak peluncuran bersama Erajaya Active Lifestyle, kami telah melihat momen luar biasa dari pasar Indonesia. Sebab sejalan dengan semangat kami terhadap inovasi,” jelas James Wu, Vice President Xpeng.

Pada GIIAS 2025, Xpeng memperkenalkan G6 Pro, sebuah model global dengan versi setir kanan yang diluncurkan di Indonesia. Hebatnya, hanya berselang satu minggu setelah versi setir kiri diperkenalkan di Eropa.

Tak ketinggalan dengan penyerahan unit X9 rakitan lokal pertama. Sebagai bentuk komitmen Xpeng, untuk menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas dan aman bagi pasar Indonesia.

Kehadiran Volvo Menjadi Warna Tersendiri di GIIAS 2025

Di antara sederetan brand otomotif asal Jepang dan Tiongkok, penampilan Volvo sebagai brand asal Eropa di GIIAS 2025 menjadi warna tersendiri.

Kali ini Volvo Car Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) brand Volvo di Indonesia menempati area pamer Hall 1C di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Jajaran kendaraan berteknologi elektrifikasi, termasuk model mobil listrik (EV) dan Plug-in Hybrid (PHEV) sukses menyita perhatian pengunjung.

“Partisipasi kami di GIIAS bukan hanya menampilkan deretan kendaraan elektrifikasi terbaru, tetapi juga mencerminkan arah strategis Volvo Cars dalam menghadirkan mobilitas premium yang lebih inklusif, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern,” ujar Yoshiki Terawaki, President Director Volvo Car Indonesia.

Meskipun kondisi perekonomian nasional saat ini sedang kurang baik bagi sebagian kalangan konsumen, namun mobil Volvo tak pernah kekurangan peminat. Oleh sebab itu, Volvo memboyong lima model mobil yang sesuai dengan minat serta kebutuhan para konsumen di Indonesia. Label harga yang ditawarkan Volvo pun cukup kompetitif dan bersaing ketat dengan produk brand lain yang setara.

Trend Teknologi Elektrifikasi

Volvo Car Indonesia menampilkan lima model elektrifikasi unggulan di GIIAS 2025 yang merepresentasikan perpaduan desain Skandinavia, inovasi teknologi modern, dan komitmen terhadap keberlanjutan masa depan kendaraan elektrifikasi yang ramah lingkungan.

Di kelas compact SUV EV ada model mobil listrik Volvo EX30 Recharge Pure Electric. SUV bertenaga listrik baterai ini menjadi pilihan sempurna bagi yang menginginkan kendaraan listrik pertama yang cerdas dan bergaya. Desain semi futuristik dan dimensi bodi yang compact sangat cocok sebagai penunjang aktifitas di kawasan perkotaan.

Volvo EX30 Recharge Pure Electric hadir dalam dua varian: Plus (Rp 930.000.000) dan Ultra (Rp 1.100.000.000).

Satu level di atasnya ada model Volvo EX40 Recharge Pure Electric yang dibanderol seharga Rp 1.288.000.000. SUV EV kelas compact ini menawarkan fleksibilitas SUV perkotaan dan performa mumpuni yang siap mendukung mobilitas aktif.

Bagi penyuka desain sport dan gaya yang tampil beda, tersedia crossover coupe EV Volvo EC40 Recharge Pure Electric yang dibanderol Rp 1.288.000.000. Siluet bodi bergaya coupe yang aerodinamis, ramping dan sexy dipadukan dengan interior mewah berbahan ramah lingkungan. EC40 menjadi wujud komitmen Volvo terhadap gaya hidup ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Bagi konsumen yang masih menyukai aroma BBM namun tetap mengutamakan emisi gas buang rendah, tersedia model Volvo XC60 Recharge Plug-in Hybrid.

Perpaduan antara mesin bensin dan motor elektrik hybrid menghasilkan efisiensi BBM tanpa mengorbankan performa. Volvo XC60 Recharge Plug-in Hybrid dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 1.590.000.000.

Bagi para penyuka SUV kelas premium bergaya eksekutif, tersedia model Volvo XC90 Recharge Plug-in Hybrid. Flagship SUV berteknologi hybrid dengan kapasitas tujuh penumpang ini memadukan nuansa kemewahan kelas atas dengan teknologi berkendara modern.

Berbagai teknologi penunjang keselamatan dan keamanan berkendara dibekalkan, termasuk teknologi pengendaraan semi otonom. SUV yang memberi ketentraman, kenyamanan serta kenikmatan berkendara paripurna di setiap perjalanan. Volvo XC90 Recharge Plug-in Hybrid dipasarkan dengan harga Rp 2.400.000.000.

Sebagai bagian dari rencana pemasaran menyeluruh di Indonesia, Volvo Cars telah meluncurkan sejumlah inisiatif strategis sepanjang tahun 2025. Mulai dari kampanye digital interaktif, hingga kemitraan dengan berbagai komunitas gaya hidup serta otomotif jadi cara efektif Volvo Cars dalam mengedukasi produk dan teknologi yang dimiliki oleh Volvo.

Dalam upaya membangun koneksi yang lebih emosional dengan konsumen melalui pendekatan yang inspiratif dan progresif di pasar otomotif Indonesia, pesepakbola ternama Indonesia, Marc Klok didapuk sebagai Brand Ambassador Volvo Car Indonesia. Tak hanya berkampanye melalui teknologi dan desain, tetapi Volvo Cars juga melakukan pendekatan kepada konsumen melalui representasi nilai dan gaya hidup. Sebagai atlet profesional berprestasi, Marc Klok mewakili visi yang dikedepankan oleh Volvo Cars.

Para calon konsumen pun dapat merasakan secara langsung sensasi berkendara serta kemampuan teknologi mobil Volvo melalui program test drive eksklusif.

Mini JCW 66 Collection, Model Khusus Merayakan Ultah ke-66 Mini

Mini Indonesia mengikuti ajang GIIAS 2025 dengan meluncurkan mobil edisi terbatas Mini JCW 66 Collection. Model ini hadir untuk merayakan kelahiran Mini pada tahun 1959. Ditawarkan dalam dua varian mesin yaitu listrik dan ICE, menariknya desain mobil ini terinspirasi dari Indonesia.

“Indonesia telah menjadi panggung yang luar biasa untuk Mini. Negara yang penuh kreativitas, ekspresi, dan individualitas yang berani,” sambut Peter ‘Sunny’ Medalla, President Director BMW Group Indonesia.

Terinspirasi Bendera Indonesia

Mini JCW 66 Collection ditawarkan di dua model yaitu Mini JCW dengan mesin bensin dan Mini JCW E mesin listrik. Keduanya ditawarkan dengan pilihan warna berbeda. Warna ini terinspirasi dari bendera Indonesia. Chili Red dengan atap putih untuk model Mini JCW. Nanuq White dengan atap multi tone merah dan hitam, khusus untuk model JCW E.

Kemudian terdapat livery 66 di fender depan dan pintu samping yang dipadukan dengan JCW Sport Stripe berwarna merah untuk model JCW E dan warna hitam untuk model Mini JCW. Kemudian kedua model ini mendapatkan emblem MINI66 pada fender depan, velg 18 inci tipe JCW Rally Spoke berwarna Frozen Midnight yang dilengkapi dengan fixed wheel cap dan JCW Sport Stripe dan emblem MINI66 di bumper belakang.

Bisa Pilih ICE atau EV

Khusus untuk model Mini JCW mendapatkan tambahan seperti front winglet, mirror cap dan side sill winglet JCW berwarna gloss black. Kemudian pada bagian belakang rear spoiler, rear winglet, rear diffuser dan carbon exhaust tip JCW. Kemudian pada interior masih sama seperti Mini JCW lainnya dengan dashboard mobil dilapisi dengan bahan kain dengan kombinasi warna hitam dan merah dengan pola chequered flag. Lalu terdapat setir dengan strap kain warna JCW serta jok semi bucket.

Sumber tenaga berasal dari mesin empat silinder 2.0 liter Mini TwinPower Turbo, yang mampu menghasilkan output 228 hp dan torsi 380 Nm. Dengan performa 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik untuk model Mini JCW.

Untuk model Mini JCW E yang mampu menghasilkan tenaga 258 hp dan torsi 350 Nm menuju roda depan. Performa 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 5,3 detik saja.

Total hanya ada 22 unit Mini JCW 66 Collection di dunia, dan Indonesia mendapatkan jatah sebanyak 16 unit saja. Untuk harganya, Mini JCW dibuka pada Rp 1,391 miliar, dan Mini JCW E harganya Rp 1,361 miliar. Kedua harga ini merupakan off the road, dan setiap pembelian unit Mini JCW 66 Collection akan mendapatkan plakat eksklusif. bertuliskan 1 of 22.

Jaecoo J5 EV Resmi Dipasarkan Mulai Dari Rp 350 Jutaan

Setelah menghadirkan J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS serta debut J7 SHS Discover, Jaecoo Indonesia kembali meluncurkan mobil listrik terbaru mereka, J5 EV, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Peluncuran J5 EV melengkapi rangkaian besar peluncuran Jaecoo di GIIAS 2025.

Kehadiran deretan mobil terbaru di GIIAS 2025 menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Jaecoo di Indonesia. Jaecoo berambisi untuk menghadirkan SUV yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh bagi para penjelajah modern.

Mobil listrik Jaecoo J5 EV sempat tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, namun saat itu masih prototipe. Basis desain yang digunakan adalah Jaecoo J5 versi bermesin bensin.

“Kehadiran J5 EV di GIIAS 2025 menjadi tonggak penting bagi Jaecoo, tidak hanya karena ini adalah langkah awal kami di segmen SUV listrik murni, tapi juga sebagai bagian dari pameran lini produk Jaecoo yang paling lengkap untuk pasar Indonesia sejauh ini,” buka Max Zhou, Country Director Jaecoo Indonesia, dalam keterangan resminya.

Postur bodi SUV bertenaga listrik baterai ini identik dengan varian bensinnya, dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm serta jarak wheelbase 2.620 mm.

Kemampuan melintasi medan off road ditunjang dengan sudut masuk 20 derajat dan sudut keluar 30 derajat. Trek dengan permukaan batu terjal maupun rintangan kubangan air dapat dilintasi dengan mudah.

Kenyamanan dan stabilitas berkendara di jalan raya maupun trek off road ditunjang dengan suspensi MacPherson strut (depan) dan sistem multi-link (belakang). Tak perlu ragu melintasi berbagai kondisi jalan, berkendara akan tetap terasa nyaman.

Oh ya, Jaecoo J5 EV yang dipasarkan di Indonesia bukan lagi versi setir kiri, tapi sudah versi setir kanan. Desain eksterior bergaya modern dan semi futuristik terlihat dari siluet bodi yang tegas dan aerodinamis.

Performa Mumpuni

Jaecoo J5 EV dibekali satu motor elektrik penggerak roda depan berdaya 67 kW (89,8 HP) dengan output maksimum mencapai 155 kW (207 HP) pada putaran 18.000 rpm. Torsi puncak mencapai 288 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam yang dicapai dalam waktu 7,7 detik terbilang lumayan cepat.

Pasokan daya listrik bersumber dari baterai berdaya 60,9 kWh. Pada kondisi pengisian daya penuh, jarak jelajah J5 EV mampu mencapai hingga 400 km (standar WLTC) atau 470 km (standar NEDC). Konsumsi daya listriknya di angka 16.6 kWh per 100 kilometer atau 6 kilometer per kWh. Cukup efisien.

Compact SUV EV ini sudah dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya cepat (fast charging). Dengan perangkat fast charger DC, pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya butuh waktu 27 menit. Cukup cepat dan efisien. Sangat cocok bagi pengguna di kawasan perkotaan yang butuh efisiensi waktu cukup tinggi.

Perihal fitur keselamatan berkendara, Jaecoo J5 EV tak hanya dilengkapi 6 airbag di sekeliling kabin. Terdapat pula 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang akan memastikan keamanan penumpang dalam setiap perjalanan.

Perakitan Secara Lokal

Saat ini Jaecoo Indonesia telah memulai perakitan Completely Knock Down (CKD) untuk model J7 SHS di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM). Dalam beberapa waktu mendatang lini model Jaecoo lainnya, termasuk J5 EV, J8 ARDIS dan J8 SHS ARDIS akan menyusul untuk dirakit secara lokal di Indonesia. Perakitan secara lokal tak hanya mempercepat dan kian memudahkan distribusi produk Jaecoo kepada konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Harga jual kendaraan pun jadi bisa lebih kompetitif.

Para konsumen dan pengunjung GIIAS 2025 saat ini sudah bisa melakukan pemesanan secara pre-booking. Jaecoo J5 EV tersedia dalam dua varian. Untuk varian Standard label harganya Rp 350 juta, sedangkan varian Premium dibanderol Rp 450 juta.

Citroën C3 Aircross Bergaya Alto Edition Tebar Inspirasi di GIIAS 2025

Citroën C3 Aircross memang bukan barang baru. Tapi momen Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dimanfaatkan oleh PT Indomobil National Distributor, untuk memperkenalkan unit dengan Facelift Package. Termasuk tampilan eksterior yang lebih fresh dengan Alto Edition Decal Set.

Sebagai bagian dari keluarga besar C3 Series, C3 Aircross Alto Edition ini diciptakan untuk menjawab berbagai kebutuhan. Dari mobilitas harian, hingga perjalanan akhir pekan bersama keluarga.

“Citroën selalu mengedepankan kenyamanan dan aksesibilitas dalam setiap inovasi produknya. C3 Aircross Alto menjadi wujud dari komitmen kami, untuk menghadirkan kendaraan yang lapang dan fleksibel. Namun tetap bergaya sehingga nyaman digunakan untuk berbagai kondisi,” tutur Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor.

Disematkan Facelift Package

Citroën C3 Aircross Alto mengadopsi berbagai penyempurnaan melalui Facelift Pack. Dengan menghadirkan tampilan eksterior yang lebih ekspresif, serta berbagai fitur yang terpasang di interior untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan, melalui teknologi terkini.

Interior dioptimalkan untuk kenyamanan pengendara dan penumpang, didukung dengan kehadiran new soft pad dashboard, new seat belt pad, dan ambient light untuk suasana kabin lebih hangat dan menyenangkan. Wireless charger memudahkan pengisian daya perangkat tanpa kabel, dan dash cam di spion tengah untuk pengalaman berkendara yang lebih tenang.

Eksterior Citroën C3 Aircross Alto Edition juga dilengkapi dengan fitur retractable mirror yang praktis. Tak ketinggalan lampu depan LED projector, guna memberikan pencahayaan lebih optimal. Pembaruan juga mencakup teknologi keselamatan berbasis ADAS, seperti Blind Spot Warning untuk mendeteksi kendaraan di area yang minim visibilitas.

Dapat Diandalkan di Segala Situasi

Dari sisi performa, tetap mengusung mesin tiga silinder 1.2 liter Turbo PureTech bertenaga 110 PS dan torsi 205 Nm. Dengan ground clearance setinggi 200 mm, maka mobil ini memiliki kapabilitas yang baik, ketika harus menghadapi berbagai kondisi jalan.

Konfigurasi tujuh penumpang, memberikan aspek fleksibel yang amat baik. Apalagi kursi baris ketiga yang bisa dilepas-pasang secara mudah. Kabin lapang serta suspensi Advanced Comfort khas Citroën, menghadirkan kenyamanan di setiap perjalanan.

“Penampilan baru, konfigurasi kabin yang fleksibel, performa mesin turbo yang bertenaga, serta fitur lengkap untuk kenyamanan dan keselamatan, membuat Citroën C3 Aircross Alto adalah kendaraan keluarga serbaguna yang dapat diandalkan di segala situasi,” imbuh Ferdinan Hendra, Sales & Marketing Division Head Citroën Indonesia.

Citroën C3 Aircross Alto dilengkapi dengan ban BF Goodrich berukuran 225/55 R18 dan velg Rotiform TMG 18 inci. Kehadiran modifikasi ini memperkuat citra Citroën sebagai brand yang tidak hanya stylish dan nyaman, tetapi juga siap untuk menjelajah berbagai medan.

Pada GIIAS 2025, Citroën C3 Aircross Alto Edition dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 249,9 juta (OTR Jakarta), dengan opsi tambahan paket aksesoris hingga Rp 19,9 juta. Sedangkan paket ban dan alloy wheels dari BF GoodRich, dibanderol sebesar Rp 41,2 juta.

Teknologi ADAS Suzuki Fronx Jadi Solusi Untuk Berkendara Pintar

Diantara sederet booth peserta GIIAS 2025, booth Suzuki jadi salah satu yang paling ramai disambangi pengunjung. Yang bikin penasaran para pengunjung adalah sosok compact SUV Suzuki Fronx yang tengah dipamerkan.

Tak sekadar terpikat pada gaya tampilan yang eyecatching dan unik. Para calon konsumen justru tertarik pada fitur serta teknologi berkendara yang dibekalkan.

Selain itu, para konsumen baru paham jika Fronx sudah diproduksi di Indonesia. Desain dan fitur yang ada pada mobil ini pun sudah disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

Varian SGX Paling Diminati

Semula target Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hanya 2.400 unit sesuai kapasitas produksi yang tersedia untuk Fronx di pabrik PT Suzuki Indomobil Motors (SIM) di Cikarang, Jawa Barat. Namun ternyata Suzuki Fronx berhasil membukukan jumlah pemesanan lebih dari 4.000 SPK. Tak hanya melampaui target angka penjualan, tapi juga target rencana produksi.

Tak pelak, Suzuki Fronx pun menjadi produk utama PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang berhasil mendongkrak penjualan di ajang otomotif tahunan GIIAS kali ini.

Suzuki Fronx tersedia dalam 6 varian tipe, yakni, GL MT, GL AT, GX MT, GX AT, SGX AT dan SGX Two-tone AT dengan label harga mulai dari Rp 259 juta hingga Rp 321,9 juta. Yang menarik, varian paling laris justru SGX dan SGX Two-tone. Padahal secara logika, konsumen umumnya akan memilih varian termurah atau level menengah. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, yang paling dilirik konsumen justru dua varian SGX yang label harganya terbilang lebih tinggi di antara varian tipe GL dan GX.

Saat ditanya mengapa para konsumen lebih memilih varian teratas, ternyata yang jadi alasan utama adalah sudah dilengkapi fitur ADAS paling lengkap. Bahkan tak sedikit dari para pengunjung GIIAS 2025 yang rela antre agar bisa ikut sesi test drive untuk membuktikan sejauh mana peran teknologi ADAS yang dibekalkan pada Fronx.

ADAS Solusi Berkendara SUV Modern

Salah satu daya tarik utama dari Suzuki Fronx adalah teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sistem bantu berkendara terpadu pada Fronx ini disebut Suzuki Safety Support (SSS). Teknologi ini hanya disematkan pada varian SGX dan GX, sedangkan varian GL belum dilengkapi SSS.

Suzuki Safety Support (SSS) yang ada pada Suzuki Fronx pada varian tertinggi yakni SGX fiturnya paling lengkap. Kamera serta 12 sensor pendeteksi termasuk millimeter wave radar pada bagian depan serta sensor gelombang milimeter di belakang berperan pada kinerja sistem terpadu Suzuki Safety Support (SSS). Perangkat sensor canggih tersebut dirancang untuk mendeteksi posisi dan keberadaan pengendara motor, pejalan kaki, mobil dan pesepeda. Masing-masing fitur yang terdapat pada sistem Suzuki Safety Support memiliki peran dan fungsi berbeda.

Sederet fitur yang ada pada sistem SSS yaitu: Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II (DSBS II), Lane Departure Warning, Lane Departure Prevention, Vehicle Swaying Warning, Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert, High Beam Assist, 360 View Camera, Head-Up Display, Parking Sensor, Electronic Stability Program dan Hill Hold Control.

Tak sekadar bertanya pada para tenaga penjual yang ada di booth Suzuki maupun membaca ulasan media. Para konsumen penasaran ingin mencoba Suzuki Fronx secara langsung. Nah, Suzuki menyediakan sesi test drive di area outdoor ICE BSD.

Saat melakukan sesi test drive, para calon konsumen pun membuktikan sendiri fitur yang terdapat pada sistem SSS. Mereka pun makin yakin jika teknologi ADAS yang dibekalkan pada Suzuki Fronx merupakan solusi teknologi berkendara pintar di era SUV modern. Tak sekadar menunjang pengendaraan menjadi lebih aman, tapi juga meningkatkan kenyamanan di berbagai situasi dan kondisi berkendara.

Suzuki Fronx saat ini menjadi mobil Suzuki pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan sistem ADAS terpadu Suzuki Safety Support (SSS). Setelah pengaplikasian pada Fronx, tidak tertutup kemungkinan jika nantinya teknologi ADAS SSS ini juga akan diaplikasikan pada model mobil Suzuki lainnya, seperti Ertiga dan XL7.

Berikut adalah daftar harga Suzuki Fronx, OTR (On The Road) DKI Jakarta:

Suzuki Fronx GL – MT: Rp 259.000.000
Suzuki Fronx GL – AT: Rp 271.000.000
Suzuki Fronx GX – MT: Rp 276.000.000
Suzuki Fronx GX – AT: Rp 293.900.000
Suzuki Fronx SGX – AT: Rp 319.900.000
Suzuki Fronx SGX Two-tone – AT: Rp 321.900.000

Trapo Indonesia Gandeng Revy Vamella di GIIAS 2025

Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Trapo Indonesia kembali hadir meramaikan pameran ini sekaligus mendekatkan produk mereka ke para konsumen di Tanah Air.

Hadir di Hall 11 F4 serta E12 & E12A, Trapo Indonesia membawa beraneka ragam produk solusi perawatan serta perlindungan menyeluruh pada kendaraan bermotor dalam satu kampanye besar bertajuk “One Stop Automotive”.

Kehadiran di GIIAS 2025 menjadi simbol komitmen Trapo Indonesia untuk lebih dekat dengan pelanggan dan menghadirkan pengalaman otomotif yang lengkap baik dari sisi produk, layanan, hingga edukasi.

Solusi Proteksi Kendaraan

Di GIIAS 2025, Trapo menggandeng Revy Vamella, pedrifter wanita berprestasi Tanah Air untuk memperkenalkan dua inovasi baru yakni Trapo PPF Films dan Trapo Tint Films.

Trapo PPF Films dirancang khusus untuk melindungi cat mobil dari goresan, lecet atau baret ringan, oksidasi, dan paparan sinar UV secara maksimal.

Lapisan film pelindung bodi kendaraan ini menggunakan material TPU 200 micron berkualitas tinggi dengan adhesive perekat buatan Amerika Serikat yang memberikan daya rekat optimal tanpa merusak cat asli kendaraan.

Lapisan film pelindung bodi ini memiliki kemampuan self-healing, anti-yellowing, dan super hydrophobic coating, sehingga tampilan bodi mobil tetap tampak baru dan permukaan cat awet tahan lebih lama.

Sementara itu, produk lapisan kaca film Trapo Tint Films dikembangkan guna memenuhi kebutuhan fungsional sekaligus estetika kendaraan.

Trapo Tint Films tersedia dalam berbagai varian light, medium, hingga dark tint. Para pengguna dapat menyesuaikan dengan gaya dan kebutuhan kenyamanan masing-masing, tanpa mengorbankan aspek keselamatan berkendara.

Dengan teknologi perlindungan sinar UV hingga 99% serta penolakan inframerah (IR) hingga 98%, suhu kabin tetap sejuk tanpa mengorbankan visibilitas. Lapisan perekat pada kaca film ini juga anti-gelembung dan tidak meninggalkan residu

Setiap pemasangan PPF dan Tint Films di showroom resmi Trapo di Ruko Intercon Plaza, Jakarta Barat dan PIK 2, Tangerang, Trapo memberi jaminan garansi hingga 10 tahun.

Sales Manager Trapo Indonesia, Windy Andiansyah menjelaskan bahwa produk mereka memiliki kualifikasi terbaik untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan pada mobil konsumen.

“PPF dan Tint Films bukan hanya soal penampilan, tapi soal perlindungan jangka panjang. Kami melihat tren otomotif ke depan mengarah pada kesadaran akan pentingnya merawat tampilan luar kendaraan sejak baru. Karena itu, Trapo menghadirkan solusi yang tidak hanya mempercantik, tapi juga mempertahankan nilai mobil dari waktu ke waktu,” kata Wyndi di ICE, BSD, Tangerang.

Aneka Promo Bonus Menarik

Selama perhelatan GIIAS 2025, tersedia beraneka promo menarik yang tentu saja sayang untuk dilewatkan. Pengunjung bisa menikmati diskon hingga 15% untuk setiap pembelian berbagai produk unggulan Trapo. Selain itu, transaksi pelanggan yang memenuhi syarat dan ketentuan mendapat tambahan bonus Double GarudaMiles.

Promo ini menjadi bentuk apresiasi Trapo kepada para pelanggan yang menginginkan kenyamanan sekaligus keuntungan dalam satu pengalaman belanja.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengunjung GIIAS 2025, Trapo memberikan karpet mobil ECO III fullset secara gratis untuk setiap pembelian TRAPO PPF Films semua tipe dan untuk semua jenis mobil. Promo eksklusif ini hanya berlaku di booth TRAPO Hall 11-F4.

Nah, tawaran yang menarik bukan?

Mitsubishi Destinator Tembus Lebih Dari 2.000 SPK

Sejak resmi dipasarkan di Indonesia pada 23 Juli 2025 lalu, Mitsubishi Destinator telah membukukan 2.000 SPK secara nasional dari World Premiere lalu. Selama sepekan perhelatan GIIAS 2025, angka SPK kembali bertambah sekitar 500 an unit yang diprediksi akan mencapai 1.000 unit.

Dari seluruh varian yang ditawarkan yakni GLS, Exceed, dan Ultimate, konsumen di GIIAS 2025 justru paling banyak meminati spek tertinggi yakni Ultimate. Porsinya dikatakan mencapai 50% dari total SPK, sisanya terbagi antara varian Exeed dan GLS.

Premium Family SUV, untuk kendaraan pengganti selain mobil lain konsumen. Daya beli masyarakat masih baik untuk Destinator.

Yoshio Igarashi, Director Of Sales and Marketing MMKSI mengatakan saat ini permintaan konsumen terhadap Destinator mayoritas berasal dari kawasan di seputar Jabodetabek. Grafik demografi peminat Destinator didominasi segmen konsumen dengan taraf income di atas rata-rata atau level AB. Kemudian terdapat pula konsumen dari kalangan keluarga yang mau upgrade kendaraan dan beradomisili di Jakarta.

Para konsumen tertarik pada Destinator karena sebagian besar adalah penggemar Premium Family SUV. Meskipun tak sedikit pula yang menjadikan Destinator sebagai kendaraan pengganti atau cadangan selain mobil utama yang telah dimiliki konsumen.

MMKSI optimis jika peminat Destinator tak hanya di seputar Jakarta, tapi juga di sejumlah kota lainnya di Indonesia. Dalam beberapa waktu mendatang akan mulai terlihat respon pasar dan jumlah peminat Destinator dari kota lain.

Destinator Hybrid Kapan Muncul?

Perihal trend mesin berteknologi hybrid, muncul pertanyaan apakah Destinator juga akan tersedia dalam versi hybrid seperti Xpander dan XForce hybrid yang sudah lebih dulu beredar di Thailand.

Berkaitan hal tersebut, MMKSI menyatakan untuk saat ini akan lebih fokus melakukan perluasan cakupan segmen konsumen. Destinator saar ini masih baru beredar dan lebih ditujukan sebagai Family SUV dengan konsumsi BBM yang efisien. Setelah pangsa pasar Destinator terbentuk, MMKSI akan mempertimbangkan untuk menghadirkan model Destinator versi hybrid ke Indonesia.

Pasar Domestik dan Ekspor?

Saat ini produksi Destinator lebih ditujukan guna memenuhi permintaan pasar domestik dalam negeri di Indonesia. Dari total target produksi sebanyak 70 ribu unit, sebanyak 10 ribu unit produksi awal dialokasikan untuk pasar Indonesia.

Perihal ekspor, Destinator yang diproduksi di Indonesia tentunya juga akan diekspor ke sejumlah negara dan kawasan, terutama regional Asia Tenggara. Perihal berapa besar kuotanya, tentu akan berdasarkan permintaan serta kebutuhan pasar di masing- masing negara tujuan.

Tak jauh beda dengan model Xpander dan XForce hasil produksi lokal Indonesia yang saat ini juga telah masuk pasar ekspor.

Kualitas Suzuki Fronx Terjamin dan Pengiriman Unit Lebih Cepat

Sejak resmi diluncurkan di Indonesia pada akhir Mei 2025 lalu, minat para konsumen terhadap Suzuki Fronx terus meningkat.

Bahkan animo pengunjung GIIAS 2025 terhadap compact SUV terbaru dari Suzuki ini seolah tak pernah surut. Hingga saat ini jumlah pemesanan kendaraan (SPK) Suzuki Fronx yang diterima PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah melampaui 4.000 unit.

Ada 6 varian tipe Suzuki Fronx yang dipasarkan di Indonesia yakni GL MT, GL AT, GX MT, GX AT, SGX AT dan SGX Two-Tone AT. Label harganya mulai dari Rp 259 juta -Rp 321,9 juta (OTR). Berdasarkan info dari tenaga penjual di sejumlah dealer dan di booth Suzuki, yang paling diminati justru varian teratas yakni SGX. Alasan para konsumen lantaran fitur lebih lengkap dan sudah dilengkapi sistem ADAS..

Hal senada diungkap oleh Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Donny Saputra. Dari total pemesanan, varian SGX menempati urutan pertama yang disusul varian GX dan GL.

“Distribusi Fronx 67 persen di SGX, 22 persen di GX dan 11 persen di GL. Untuk area Jabodetabek 32 persen, Jawa Tengah 13 persen, Sumatera 13 persen, Jawa Barat 10 persen, Jawa Timur 10 persen, dan Kalimantan 9 persen,” ungkap Donny.

Donny menambahkan jika minat konsumen terhadap Suzuki Fronx di luar dugaan. Bahkan jumlah pemesanan telah melebihi rencana produksi di pabrik Suzuki. Oleh sebab itu para konsumen harus menunggu sampai unit Suzuki Fronx pesanan mereka tersedia.

Suzuki menerapkan prosedur siapa yang memesan lebih dulu akan menerima unit kendaraan lebih cepat. Karena sudah diproduksi di Indonesia, maka waktu tunggu tak terlalu lama. Bahkan unit yang selesai diproduksi langsung dikirim ke konsumen. Alhasil stok di dealer pun kosong.

Produksi Indonesia

Suzuki Fronx yang dipasarkan di Indonesia sudah dirakit secara Completely Knock Down (CKD) di Cikarang, Jawa Barat. PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mendapat kepercayaan dari Suzuki Motor Corporation (SMC) Japan untuk memproduksi model Suzuki Fronx secara lokal di Indonesia. Nah, jadi bukan made in India seperti rumor yang beredar.

Fasilitas produksi Suzuki yang dioperasikan di Cikarang, Jawa Barat, telah memenuhi standar Global Suzuki. Standar baku mutu komponen dan proses produksi sesuai standar manufaktur Global Suzuki.

Pemanfaatan teknologi mutakhir pada proses produksi sejak tahap awal hingga akhir tak berbeda dengan negara lainnya.

Selain itu, setiap unit Fronx yang diproduksi di Indonesia menjalani sejumlah tahapan uji dan pengecekan. Mulai dari pengukuran persistensi bodi hingga tes emisi gas buang dilakukan sesuai standar baku mutu serta regulasi yang ditetapkan.

Bahkan, kehadiran Fronx turut menciptakan fasilitas dan proses baru, yaitu inspeksi fungsi sistem bantuan pengemudi canggih advanced driver assistance system (ADAS). Pengendalian mutu unit kendaraan yang dirpoduksi sesuai standar Global Suzuki. Jadi masyarakat tak perlu ragu maupun khawatir soal kualitas mobil Suzuki Fronx maupun model mobil Suzuki lainnya yang diproduksi di Indonesia.

Guna percepatan pemenuhan pesanan para konsumen, Suzuki Indonesia terus berupaya meningkatkan kemampuan produksi di dalam negeri. Dana investasi sebesar Rp 5 triliun pun digelontorkan. Tak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tapi juga untuk mengembangkan teknologi baru, termasuk persiapan menghadapi tren elektrifikasi yang terus berkembang.

Modernisasi peralatan dan fasilitas produksi terus dilakukan secara berkala agar proses produksi menjadi lebih efektif, efisien dan optimal. Dengan demikian, kemampuan produksi pun akan terus meningkat.

Beli Tunai Atau Angsuran Kredit?

Cukup banyak konsumen yang membeli mobil Suzuki Fronx secara tunai. Namun begitu, tak sedikit juga merasa lebih nyaman dengan skema angsuran kredit.

Setiap pembelian Suzuki Fronx selama GIIAS 2025, konsumen akan memperoleh bonus voucher belanja senilai Rp 1,5 juta.

Bagi yang membeli Suzuki Fronx secara angsuran kredit, cukup.membayar uang muka alias down payment (DP) sebesar 50 persen.

Selain itu, tersedia promo bunga 0 persen untuk pembelian secara angsuran kredit melalui lembaga pembiayaan Suzuki Finance Indonesia (SFI) dengan tenor angsuran selama 1 tahun (12 bulan). Nah, untuk bisa punya Suzuki Fronx makin mudah dan tak terasa berst bukan?

Berikut rincian tawaran menarik pembelian Suzuki Fronx dengan pembiayaan tenor 1 tahun (12 bulan).

Berikut daftar harga Suzuki Fronx:

GL MT Rp 259 juta

GL ATRp 271 juta

GX MTRp 276 juta

GX ATRp 293,9 juta

SGX AT Rp 319,9 juta

SGX Two-Tone AT Rp 321,9 juta

Model Harga DP Angsuran

Fronx GL MT Rp 259 juta Rp 144,6 juta Rp 10,795 juta

Fronx GX MT Rp 276 juta Rp 153,8 juta Rp 11,504 juta

Fronx GL AT Rp 271 juta Rp 151, 1 juta Rp 11,295 juta

Fronx GX AT Rp 293,9 juta Rp 163,5 juta Rp 12,245 juta

Fronx SGX AT Rp 319,9 juta Rp 177,4 juta Rp 13,329 juta

Fronx SGX AT 2 Tone Rp 321,9 juta Rp 178,5 juta Rp 13,412 juta

*DP sudah termasuk biaya administrasi dan asuransi.