Sistem TetraDrive, Penunjang Kapabilitas Toyota Fortuner 4×4

Nyaris dua dekade, pasar Indonesia diisi oleh salah satu produk Sport Utility Vehicle kebanggaan PT Toyota-Astra Motor (TAM), yakni Fortuner. Mobil ini secara konsisten selalu menjadi pilihan oleh konsumen SUV di Tanah Air. Apalagi kalau bukan karena desain, performa, dan durabilitasnya.

Sebagai model top-of-the-line dari Toyota Fortuner saat ini ialah varian 2.8 GR Sport 4×4 TSS, dengan fitur T Intouch. Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 TSS merupakan kendaraan all-rounder yang sanggup memberikan tingkat kenyamanan tinggi di jalan perkotaan, namun juga dapat diandalkan di medan off-road.

Untuk varian tersebut, di balik kap depannya terdapat mesin diesel empat silinder 1GD-FTV berkapasitas 2.8 liter, dan disertai perangkat VNT Intercooler. Perpaduan tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 201 hp pada 3.000 sampai 4.000 rpm. Hebatnya lagi, torsi maksimal mencapai 500 Nm, yang tersedia pada rentang 1.600 hingga 2.000 rpm. Transmisi otomatis 6-speed Sport Sequential Switchmatic, bertugas untuk menyalurkan output mesin menuju roda.

Traksi Optimal di Berbagai Kondisi Jalan

Stiker TetraDrive pada bodi samping, menekankan pada kemampuan off-road yang lebih mumpuni. Sebab SUV ini dilengkapi dengan sistem penggerak 4×4, yang memberikan traksi optimal di berbagai kondisi jalan, termasuk medan off-road yang menantang.

Dengan sistem ini memungkinkan distribusi tenaga secara merata ke keempat roda, sehingga meningkatkan kemampuan mobil dalam menaklukkan tanjakan terjal, medan berlumpur atau jalan berbatu.

TetraDrive merupakan sistem 4×4 berjenis part-time. Jadi pengguna bisa memilih sistem 4×2 untuk penggunaan jalan raya atau medan aspal yang mulus, dengan memilih mode 2H. Saat menghadapi permukaan jalan licin, seperti melaju di jalan hambatan saat hujan deras, atau di permukaan gravel, pengemudi bisa langsung memilih mode 4H. Hanya dengan memutar knob yang ada di fascia panel tengah.

Bantuan Downhill Assist Control

Jika ingin melahap medan off-road yang cukup menantang, pengemudi dapat langsung memilih mode 4L. Namun, harus dalam berhenti terlebih dahulu. Guna mengoptimalkan traksi di kondisi medan buruk, tersedia fitur Downhill Assist Control (DAC) dan Differential Lock. Sistem ini sangat ideal bagi pengguna yang sering berpetualang di luar jalan raya, atau di medan buruk sekalipun.

Sistem penggerak TetraDrive memang dirancang oleh Toyota, untuk memberikan kapabilitas yang optimal bagi pemilik Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 TSS. Sehingga SUV ini mampu dibawa ke berbagai kondisi jalan, sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan penggunanya.

Toyota Fortuner Gen 1

Toyota Fortuner, Dari Masa ke Masa

Toyota Fortuner, tidak bisa dipungkiri merupakan salah satu SUV paling sukses di Indonesia. Sejak kemunculannya pada 2004, sepertinya mobil ini sulit untuk ditolak oleh pasar. Tidak cuma di Indonesia, tapi di berbagai belahan dunia.

Kehadirannya mengisi segmen antara Land Cruiser dan RAV4 yang terlalu jauh. 

Fortuner sendiri kini sudah hadir dalam dua generasi. Generasi pertama Toyota Fortuner, seperti dikatakan tadi, hadir tahun 2004 menggunakan platform Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV), yang juga dipakai oleh Hilux dan Kijang Innova.

Platform ini berbentuk ladder frame, dikenal tangguh dan tidak sulit dibuat (diproduksi). Serta dirancang untuk mobil berpenggerak roda belakang dan 4WD bermesin membujur. Format ini adalah resep jitu untuk melahirkan kendaraan tangguh di berbagai medan. Tidak heran Toyota terus mempertahankan penggunaan platform IMV.

Dua Generasi

Generasi pertama yang mulai dijual di Thailand pada awal 2005, dibekali dua pilihan mesin bensin dan dua diesel. Semuanya diberikan opsi penggerak 4WD atau gerak belakang (RWD).

Sementara di Indonesia, Fortuner bensin dibekali mesin 2TR-FE berkapasitas 2,7 liter yang dikenal lumayan mumpuni juga. Versi dieselnya, di Indonesia dipasarkan dengan mesin turbo diesel 2KD-FTV yang punya torsi badak. Karena performa dan konsumsi BBM yang irit, varian ini jadi yang paling populer di Indonesia. Sementara di Thailand dan beberapa negara lain, Fortuner diesel memiliki opsi mesin 1KD dengan kapasitas 3,0 liter.

Sekitar tahun 2012, Toyota melakukan facelift yang cukup signifikan. Perubahan desain secara minor dibarengi dengan penggunaan teknologi baru di Fortuner diesel. Mesin 2KD dibekali dengan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) yang mendongkrak tenaga menjadi lebih dari 140 hp dan torsi yang menyentuh 340-an Nm. VNT ini jadi bagian penting yang tidak terpisahkan hingga Fortuner terbaru.

Perubahan Signifikan

Toyota Fortuner 2016

Generasi kedua Fortuner hadir di Indonesia tahun 2016 dengan perubahan total, meski platform-nya tetap IMV dengan peningkatan. Selain itu, mesin baru hadir menggerakkan mobil ini, terutama untuk varian diesel. Tidak lagi mengusung mesin 2KD 2,5 liter empat silinder, tapi diganti 2GD turbodiesel berkapasitas 2,4 liter dengan konfigurasi 4-silinder.

Meski kapasitasnya turun, tapi tenaganya terdongkrak jadi 150 hp dengan torsi 400 Nm. Penggeraknya tetap ada dua opsi 4WD dan RWD.

Fortuner diesel hadir dalam varian G, VRZ, sedangkan versi bensin disebut SRZ. Beberapa bulan kemudian hadir versi TRD Sportivo.

Pada generasi ini, Toyota mulai fokus memberikan diferensiasi diantara pengguna platform IMV, terutama di sektor desain luar dan dalam.

Fortuner dibekali bentuk eksterior yang disebut Keen Look. Terlihat lebih modern dan gagah, layaknya sebuah SUV.

Toyota Fortuner TRD Sportivo

Interiornya juga dibenahi. Tidak lagi sama antara Fortuner, Hilux dan Innova. Masing-masing beda dan fokus dengan fungsinya.

Fortuner sebagai mobil keluarga yang siap off road, diberikan interior yang lebih berkelas. Dashboard modern dengan layar multimedia, jok kulit, setir dengan berbagai tombol pengaturan dan sebagainya. 

Kemudian mulai akhir 2020, Fortuner mengalami facelift. Varian TRD Sportivo dihapus, berganti nama jadi Fortuner GR Sport di pertengahan 2021.

Yang menarik adalah, tahun 2022, Fortuner mengalami perubahan mesin. Versi diesel yang digerakkan oleh mesin 2GD 2,4 liter diganti mesin 1GD berkapasitas 2,8 liter.

Facelift Legender

Torota Fortuner GR Sport

Tahun 2024, Fortuner kembali mengalami sentuhan perubahan ringan. Kali ini, mengusung paras Fortuner Legender yang hanya beredar di Thailand, khususnya untuk versi GR Sport..

Yang menarik, di masa ini Toyota memberikan paket teknologi fitur berkendara Toyota safety Sense (TSS), sehingga inilah pertama kalinya Fortuner punya ADAS yang menyeluruh.

Mesin New Toyota Fortuner 1GD.

Fortuner berpenggerak 4×4 hadir di dua varian yaitu GR Sport dan VRZ yang bermesin 2,8 liter bensin. Varian bensin hanya memiliki opsi gerak roda belakang. Sementara, khusus GR Sport, hanya tersedia dalam gerak 4WD tersebut.

Namun untuk konsumen yang tidak perlu GR Sport 4×4, Toyota Astra Motor menjual VRZ TSS dan SRZ yang diberikan aksesoris GR.

Kemajuan Fitur

Interior Fortuner 2024

Fortuner generasi kedua ini juga bukan hanya berubah secara desain maupun teknis. Fitur keselamatan meningkat signifikan, terutama sejak facelift terakhir tahun lalu.

Selain paket alat bantu berkendara TSS 2.0 yang lengkap, diberikan juga tujuh airbag (varian tertentu), HIll Start Assist, Traction Control, Emergency Brake Signal, Downhill Start Assist Control, dan sebagainya.

Untuk konektivitas internet, Fortuner baru bahkan sudah dilengkapi T-Intouch lengkap dengan wifi di mobil, kemampuan memantau lokasi dan kondisi mobil.

Menarik? Pastinya. Kami yakin Fortuner adalah mobil yang awet untuk digunakan dan bersahabat bagi siapapun penggunanya.

ID42NER Touring Jarak Jauh di Akhir Tahun

Toyota Fortuner Club of Indonesia (ID42NER), menyelenggarakan touring akhir tahun 2024 ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, selama 20 hingga 31 Desember 2024. Sebagian peserta memulai perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, sebagai titik kumpul para peserta dari seluruh Indonesia.

Kegiatan touring overland ini diikuti oleh 35 anggota ID42NER beserta keluarga. Dengan total 117 orang, membawa 33 unit Toyota Fortuner berbagai varian. Termasuk unit keluaran terbaru New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4.

Sebelum touring bertema Tour De’ Labuan Bajo – Komodo Islands Overland ini dimulai, para peserta mengunjungi Auto 2000 Ahmad Yani Surabaya untuk mengecek kesiapan kendaraan. Untuk selanjutnya menempuh perjalanan panjang di wilayah Nusa Tenggara, dengan menumpang kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ke Labuan Bajo.

Setibanya di lokasi kegiatan, acara diisi dengan penanaman pohon mangrove di wilayah Lanal, Labuan Bajo. “Touring kali ini sangat spesial, karena kami juga menanam 100 pohon mangrove di kawasan Lanal, Labuan Bajo. Pohon ini mampu menyimpan karbon dalam jumlah besar, dan bisa melawan perubahan iklim,” jelas Djoko Wiyono, Presiden ID42NER.

Lewat perjalanan darat yang menantang sejauh 600 km, selanjutnya peserta touring mengunjungi Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Di sirkuit ini, para member ID42NER merasakan langsung melaju di aspal trek, bersama New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 dan Fortuner GR lainnya dalam kegiatan track day.

“ID42NER mendukung aktivitas motorsport Toyota, baik di skala nasional maupun global yang dimotori oleh TOYOTA GAZOO Racing (TGR). Kegiatan kami di sirkuit balap ini juga merupakan cara untuk menyebarkan keseruan dari produk GR kepada khalayak luas,” imbuh Djoko.

Hingga kini, ID42NER tersebar di 27 Chapter dengan total anggota sebanyak 3.100 member di seluruh Indonesia. ID42NER ingin selalu menjadikan kegiatan sosial sebagai agenda utama, sehingga memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

Toyota New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 Makin Mumpuni?

Kurang dari sepekan lalu PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan Toyota New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 di Indonesia. Kami bersama sejumlah media berkesempatan menjajal New Fortuner 4×4 GR 2.8 Sport melintasi trek off-road yang ada di kawasan Pagedangan, BSD City, Tangerang Selatan.

Tampilan Lebih Garang Dan Sporty

Toyota melakukan penyegaran tampilan eksterior. Lampu depan LED desainnya berubah. Grille, serta bemper depan dan belakang versi GR bikin wajah Fortuner kian garang. Selain itu, kaliper rem warna merah yang terlihat dari sela palang pelek alloy model baru bikin gaya tampilan Fortuner makin sporty.

Interior pun tak luput dari sentuhan. Plafon berkelir hitam nampak kontras dengan aksen jahitan benang warna merah pada panel pintu. Perpaduan material kulit dan suede plus aksen jahitan benang warna merah pada jok GR Sport bikin tampilan interior Fortuner jadi makin trendy.

Pada dashboard terpampang layar head unit 9-inch yang dilengkapi OS Android. Sejumlah fitur pada sistem infotaintment meliputi koneksi Bluetooth, NFC Checking, dan Voice Command. Fitur kamera parkir Digital Rear View Monitor with DVR ditampilkan pada layar head unit.

Penumpang bangku baris kedua juga dimanjakan dengan fitur Rear Seat Entertainment (RSE) berupa layar digital 11.6-inci yang bisa diakses secara terpisah.

Konektivitas T Intouch

Ada hal baru yang disematkan pada model New Fortuner (kecuali varian G) yakni In-Car Wifi Hotspot via fitur T Intouch. Tak hanya teknologi konektivitas yang menghubungkan pengemudi, kendaraan, dan layanan melalui jaringan internet.

Teknologi ini menawarkan fitur Remote Immobilizer yang dapat diakses melalui aplikasi mToyota. Pemilik kendaraan bisa menonaktifkan mobil dari jarak jauh saat terjadi pencurian.

Selain itu, fitur In-Car Connectivity yang dilengkapi dengan Connected Head Unit dan Connected Rear Seat Entertainment (RSE) memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk tetap terhubung.

Fitur lain yang disediakan oleh Toyota yakni layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang dapat diakses melalui tombol khusus di head unit. WiFi Hotspot berbasis jaringan broadband 4G/LTE juga tersedia gratis bagi para pemilik New Fortuner untuk jangka waktu tiga bulan pertama.

Performa Menggiurkan

SUV berbodi bongsor ini dibekali mesin diesel 2.755 cc VNT Intercooler berkode 1GD-FTV. Tenaga puncak sebesar 201 hp yang bermain di putaran mesin menengah yakni kisaran 3.000-4.000 rpm tak banyak berubah dari versi terdahulu.

Torsi maksimumnya yang sebesar 500 Nm bermain di putaran bawah yakni kisaran 1.600-2.800 rpm. Menggiurkan bukan?

Penyaluran performa mesin ke poros roda via transmisi otomatis 6-speed Sport Sequential Switchmatic. 

Beringas Melibas Trek Off-road

Karena kami menjajal New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 di trek off-road, maka kami pun mengganti mode penggerak dari 2WD ke 4WD. Cukup operasikan knob putar di dekat setting AC, untuk memindah dari mode 2H ke 4H atau ke 4L.

Tinggal putar saja tuasnya, maka mode penggerak roda dapat berganti meskipun mobil dalam keadaan berjalan. Namun untuk yang 4L harus berhenti terlebih dahulu.

Dengan paket GR Performance, kualitas berkendara Fortuner ala GR ini pun jelas beda dari Fortuner biasa. Salah satu fitur penunjang pengendaraan yang dibekalkan adalah aplikasi Monotube Suspension Tuned by GR yang berfungsi untuk jalan aspal maupun trek off-road.

Bodi mobil tidak limbung saat melintasi jalan berlumpur dan berbatu. Dengan Monotube Suspension hasil racikan Gazoo Racing (GR), suspensi pun mampu meredam guncangan saat mobil melaju kencang.

LSD Bikin Gagah Beraksi

Tinggi bodi yang di angka 1.835 mm dan jarak ground clearance 220 mm membuat New Fortuner jadi lebih mudah melibas sejumlah rintangan di trek off-road yang kami coba.

Aksi di trek off-road pun kian ‘trengginas’ berkat perangkat Rear Differential Lock (R/D Lock). New Fortuner dapat dengan mudah melintasi trek miring meski dalam posisi satu ban belakang terangkat. Selain itu, masing-masing roda belakang memiliki putaran 100 persen sehingga roda tak kehilangan traksi.

Fitur yang tak kalah penting yakni Downhill Assist Control yang terintegrasi dengan kinerja sistem rem. Fitur ini menjaga agar mobil tidak merosot dan ‘nyelonong’ tak terkendali saat melewati turunan terjal.

Lengkap Dengan TSS

Sistem rem bekerja secara otomatis melakukan pengereman berkala saat melintasi turunan terjal. Pengemudi tetap bisa fokus mengendalikan arah kemudi.

Soal fitur, Toyota New Fortuner dilengkapi dengan teknologi bantu berkendara terpadu Toyota Safety Sense (TSS). Mulai dari Pre-Collision System (PCS), Lane Departure Alert (LDA), dan Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), hingga Rear Cross Traffic Alert (RCTA).

Berkat fitur yang canggih dan lengkap, pengemudi dan penumpang dijamin merasa lebih aman dan nyaman saat berkendara dengan New Fortuner 2.8 GR Sport 4×4.

Untuk penyuka versi 2WD, New Fortuner 2.8 GR Sport A/T dibanderol Rp 650 juta. Sedangkan bagi para penyuka off-road, New Fortuner 2.8 GR Sport 4WD A/T dibanderol seharga Rp 720,8 juta.

Torota Fortuner GR Sport

Toyota Fortuner GR-Sport Sepertinya Patut Dipilih

Toyota Fortuner terbaru resmi diluncurkan hari ini (06/09/2024). Salah satu varian New Toyota Fortuner yang menarik adalah tipe GR-Sport. Varian ini merupakan bagian dari jajaran mobil yang disebut sebagai GR Performance.

Kenapa masuk GR Performance? Alasannya, karena ada campur tangan Gazoo Racing untuk meracik performa. Bukan hanya sekedar dipasangi aksesoris GR. Dalam hal ini, ada peningkatan performa suspensi dan sistem pengereman.

Mesin New Toyota Fortuner 1GD.

Menurut keterangan Toyota, suspensi Toyota Fortuner GR-S sekarang didukung oleh sokbreker monotube yang dibuat oleh KYB. Kemudian, peningkatan juga diberikan untuk sistem rem. Diklaim, performa pengereman sekarang lebih mumpuni untuk menahan laju mobil bermesin turbo diesel empat silinder 2,8 liter ini.

Bicara mesin, tidak ada yang beda dengan deretan new Fortuner bermesin 1GD yang lain. Tetap bertenaga 201 hp dan punya torsi 500 Nm.

Kelengkapannya termasuk sistem bantu berkendara Toyota Safety Sense (TSS), sistem telematika T-Intouch dan sudah ada wifi bawaan yang bekerjasama dengan provider komunikasi Telkomsel. 

Tentu Anda penasaran dengan harga dari New Toyota Fortuner yang baru diluncurkan. Kami merangkum semua harga varian SUV terbaru Toyota ini.

Type G 2.4 4×2
– G 2.4 M/T: Rp 573,7 juta
– G 2.4 A/T: Rp 591,3 juta

Type SRZ 2.7 4×2
– 2.7 SRZ Rp 614 juta
– ⁠2.7 SRZ GR Parts Aeropackage Rp 623,3 juta

Type VRZ 2.8 4×2
– 2.8 VRZ Rp 640,5 juta
– ⁠2.8 VRZ TSS Rp 652,7 juta
– ⁠2.8 VRZ TSS GR Parts Aeropackage Rp 663,2 juta

Type 2.8 4×4
– 2.8 VRZ 4×4 Rp 742,8 juta
– ⁠2.8 GR-Sport 4×4 Rp 761,7 juta

New Toyota Fortuner 2024 Resmi Diluncurkan

Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan New Toyota Fortuner 2024 hari ini (06/09/2024). Perubahannya sebagian besar bersifat kosmetis, tapi ada satu perubahan signifikan yang kami suka. 

Fortuner 2024 hadir dalam sembilan varian dengan mengandalkan mesin empat silinder turbo diesel 2,8 liter atau mesin bensin 2,7 liter. Banyak? Memang. Deretannya bisa Anda lihat di paling bawah. 

Yang paling menarik adalah varian Toyota Fortuner 2.8 GR-S berpenggerak Tetra Drive (4WD).  Meski mesinnya sama seperti sebelumnya yaitu 2,8 liter, tapi kaki-kakinya diperbaiki supaya bisa menjejak lebih meyakinkan. 

Di bagian eksterior, Fortuner dibekali grille baru yang melebar ke bawah. Terlihat lebih sederhana, tapi sekaligus lebih galak. Menariknya, antara varian 4×4 GR-S dengan yang di bawahnya (VRZ, VRS, dan G), punya lampu yang berbeda. 

Versi VRZ cs diberikan lampu yang sama seperti sebelumnya dengan single proyektor dan DRL yang melebar. Sementara GR-S punya dua proyektor dengan DRL model kuku macan. 

Mengikuti grille, bumper depan dan belakang juga diberikan perubahan. Tapi, lampu belakang masih sama seperti sebelumnya. Modelnya masih dapat diterima oleh konsumen.

Pelek 18 inci jadi andalan untuk semua lini. Namun khusus GR-S, desainnya berbeda. 

Fitur Lebih Komplit

Bagian interiornya juga sedikit berubah. Layar monitor 9-inci tersedia di hampir semua varian. Dan sudah dilengkapi T-Intouch. 

Hiburan penumpang belakang didukung oleh kehadiran layar monitor ukuran 11,6 inci. Monitor ini sekarang bisa dikendalikan terpisah dari head unit depan. Mirip seperti yang digunakan oleh Innova Zenix. 

Dan yang lebih penting, Fortuner sekarang sudah menggunakan Toyota Safety Sense (TSS). Isinya mulai dari Lane Keeping Alert hingga Adaptive Cruise Control. 

Toyota Fortuner 2024 versi Thailand

Toyota Fortuner 2024 Diperkenalkan Minggu Ini

Toyota Astra Motor mengkonfirmasi kehadiran Toyota Fortuner 2024 yang akan meluncur dalam waktu dekat. Sangat dekat. Fortuner versi penyegaran akan hadir 6 September ini di Jakarta.

Meski mereka hanya mengeluarkan gambar siluet, tapi sepertinya mobil ini akan mirip dengan Fortuner yang sudah diedarkan di Thailand. Yang belum ketahuan adalah spesifikasi dan kelengkapannya. Kami berharap mobil ini akan masuk jajaran Toyota dengan teknologi elektrifikasi. 

Mengacu pada Toyota Fortuner 2024 di Thailand, perubahan paling kentara ada di wajahnya. Bemper dan grill terlihat lebih simple dibanding sebelumnya. Tapi membuat SUV ini terlihat makin tegas dan galak. Bemper belakang juga baru, meski desain lampunya tetap sama.

improvement untuk Toyota Fortuner 2024

Sementara di bagian interior sepengamatan kami tidak berubah banyak. Tatanan dashboard, layar multimedia maupun desain setir masih sama. Mungkin ada peningkatan pada kualitas trim, tapi ini masih harus dipastikan lagi.

Selebihnya, Fortuner di Thailand memiliki tiga varian yaitu Leader, Legender dan paling mahal GR Sport. Sebagai pembanding, di Indonesia saat ini punya varian lebih banyak. Ada GR Sport bermesin 2,7 liter bensin, GR Sport 2,8 liter turbo diesel dengan penggerak 4×4 dan 4×2.

Masih ada juga versi 2,8 VRZ yang cukup sulit ditemukan di jalanan (rare). Sementara untuk varian bawah ada Fortuner G bermesin 2,4 liter dengan transmisi otomatis atau manual.

Toyota Tunda Kiriman Unit? Ada Keanehan di Mesin Diesel

Produsen kendaraan asal Jepang, Toyota, lagi-lagi diterpa masalah. Kini yang menjadi sorotan ialah Toyota Industries Corporation (TICO). Perusahaan ini ditunjuk oleh Toyota Motor Corporation (TMC) untuk mengembangkan mesin diesel untuk sejumlah kendaraan Toyota. Baik untuk model yang dipasarkan di Jepang, maupun untuk pasar ekspor.

Hari ini (29/01/2023), sebuah temuan disampaikan oleh komite yang dipimpin oleh Hiroshi Inoue, kepada Toyota Industries Corporation. Temuan tersebut ialah terkait hasil pengetesan output dari tiga jenis mesin diesel yang dibuat oleh TICO, untuk keperluan sertifikasi. Saat dilakukan pengetesan, output diukur oleh sistem manajemen mesin (ECU) dengan software ‘khusus’. Sehingga hasilnya terlihat ‘oke’…

Setidaknya ada sepuluh model kendaraan global yang terdampak kasus ini, enam di antaranya pun dipasarkan di Jepang. Untuk langkah awal, TICO menghentikan pengiriman sejumlah unit mesin yang terdampak untuk sementara waktu. Toyota pun melakukan penundaan pengiriman unit kendaraan bermesin diesel buatan TICO tersebut.

Tiga jenis mesin diesel buatan TICO yang terdampak kasus ini ialah unit 1GD, 2GD, dan F33A. Sedangkan deretan kendaraan yang menggunakan ketiga mesin buatan TICO tersebut amat beragam. Mulai dari kendaraan niaga, truk ringan, MPV, hingga SUV. Lebih lanjut, tak kalah mengejutkan ialah Toyota Fortuner bermesin 1GD yang dipasarkan di Indonesia pun masuk ke dalam daftar.

Setelah kasus yang melibatkan hasil pengujian sejumlah kendaraan Daihatsu, pada beberapa waktu silam, kini Toyota harus menghadapi masalah baru. Terkait dengan temuan kejanggalan mesin diesel buatan TICO ini, TMC akan segera menyiapkan solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kami pun tak sabar untuk mendengar kabar terbarunya…

Toyota Fortuner 2.8 2023 untuk pasar Thailand

Sistem Mild Hybrid Disiapkan Untuk Toyota Fortuner

Toyota menerbitkan video baru di kanal Youtube, yang membahas cara kerja sistem kelistrikan 48 volt untuk penggerak mild hybrid. Penggerak hibrida ringan ini akan terpasang di beberapa off roader dengan ladder frame seperti Toyota Fortuner, Hilux dan Land Cruiser Prado baru. Ya, semuanya bermesin 1GD-FTV.

Jangan berharap ini akan Toyota Fortuner mild hybrid bulan depan. Rumornya, Toyota memang sedang mengembangkan Hilux dan Fortuner baru berbasis TNGA-F, seperti yang dipakai oleh Prado.

TOyota Prado 2024

Berdasarkan video tersebut, sistem mild hybrid-nya tidak berbeda dengan bikinan pabrikan lain seperti Suzuki. Ada generator elektrik untuk membantu starter saat stop and go serta memberikan tambahan daya saat akselerasi. Komponen lainnya ada DC-DC conterter dan baterai.

Diklaim, dengan sistem ini bunyi starter akan lebih senyap. Selain itu, motor generator akan mampu menyediakan torsi tambahan yang akan membuat akselerasi lebih halus. Dibekali juga dengan kemampuan regenerasi energi listrik melalui proses deselerasi dan pengereman.

Toyota Hilux GR

Tapi, apakah Toyota Fortuner dengan mild hybrid, atau Hilux bisa dibawa off road. Pabrikan Jepang ini mengklaim sistemnya sangat aman untuk dibawa offroad. Bahkan diceburkan ke genangan sedalam 700 mm pun diklaim masih bisa.

Hal tersebut dicapai berkat beberapa hal. Pertama, posisi motor generator yang tinggi di kap mesin. Generator ini digerakan oleh belt karet dengan bahan yang lebih kuat agar tidak selip saat terendam air. Hal lainnya adalah, converter DC-DC dan baterai yang diletakan sedemikian rupa di kabin.

Kalau Anda bertanya kenapa tidak hybrid sekalian, jawabannya ya itu tadi. Sistem full hybrid yang lebih kompleks akan lebih sulit untuk dibuat tahan off road. Meski bukan tidak mungkin. Contohnya, beberapa mobil off road Toyota di Amerika sudah ada yang full hybrid.

Selain itu, untuk membuat full hybrid, biaya pengembangannya akan lebih mahal. Tapi kita tunggu saja, siapa tahu memang akan ada Toyota Fortuner hybrid

Toyota Fortuner 2.8 2023 untuk pasar Thailand

Toyota Fortuner 2.8 Dapat Peningkatan

Toyota Fortuner 2.8 mendapatkan peningkatan untuk pasar Thailand. Dari luar dipastikan tidak kelihatan karena yang berubah ada di balik kulitnya. Plus harganya juga naik.

SUV ini diberikan peningkatan di sektor performa. Seperti diketahui, Toyota Fortuner 2.8 menggunakan mesin tubro diesel 1GD-FTV dengan kapasitas 2,8 liter. Tenaga awalnya adalah 201 hp dengan torsi puncak 500 Nm.

Mesin 1GD mendapatkan perubahan tenaga.

Engineer Toyota lalu meningkatkan tenaga 1GD-FTV sehingga sekarang mempu menghasilkan 221 hp dengan momen puntir 550 Nm pada 1.600 hingga 2.800 rpm. Namun tidak disebutkan di bagian mana yang diubah untuk mendapatkan besaran tenaga itu. Dengan demikian, spesifikasi ini menyamai Toyota Hilux GR Sport yang sudah beredar di Australia.

Mesin yang juga dipakai oleh Toyota Prado terbaru ini tetap dipasangkan dengan transmisi 6-speed otomatis, lengkap dengan fasilitas paddle shifter di balik kemudi. Tidak lupa sistem gerak 4WD. 

Selain itu, penambahan fasilitas hanya pada head unit sembilan inci yang sekarang mampu memutarkan Apple Carplay dan Android Auto secara wireless. Selebihnya tidak berubah. Jok tetap diberikan lapisan kulit sintetis dengan bordiran GR di sandaran.

Body dengan imbuhan body kit GR tidak disentuh. Demikian juga dengan rem, peredaman model monotube dan rem khas GR, masih sama. Versi Thailand memang agak berbeda dengan Indonesia. Contohnya dalam hal bentuk body kit, bemper depan dan belakang, serta ukuran pelek. Mereka pakai ukuran 20 inci, sedangkan versi Toyota Astra Motor dipasang 18 inci.

Sumber: Paultan

Mau Upgrade Kabin Toyota Fortuner? Lombardi Punya Paket Terbaru

Tren memodifikasi kabin mobil agar tampil lebih mewah, semakin banyak dilakukan oleh pengguna Medium Multi-Purpose Vehicle (MPV) maupun Full Size Sport Utility Vehicle (SUV). Ubahan yang dilakukan umumnya ialah upgrade fitur hiburan dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Lombardi Auto Indonesia melalui divisi Altera Auto Indonesia baru saja menyelesaikan modifikasi kabin Toyota Fortuner.

Altera sebagai brand baru memang fokus pada pengerjaan kendaraan selain lineup yang pernah digarap Lombardi, seperti di Toyota Fortuner, Innova Zenix, atau Innova Reborn. Toyota Fortuner dengan sentuhan Altera mengedepankan penyempurnan interior standar menjadi lebih nyaman, eksklusif, dan premium.

Aplikasi soft touch panel

“Kehadiran kabin mobil lebih nyaman tentu membuat suasana hati dalam beraktivitas jadi makin semangat. Passion pribadi ini jarang ditemukan pada ambience interior standar mobil baru manapun. Karena sifatnya personal, butuh sentuhan kustomisasi sejalan selera. Altera hadir mengakodasi hal ini semua,” kata Andrew Laksana, selaku Presiden Direktur Lombardi Auto Indonesia dan pemilik brand Altera.

Perubahan eksklusif di kabin Toyota Fortuner Altera mulai dari aplikasi soft touch panel. Termasuk penambahan sound-proofing yang tersebar di area plafon, lantai, bodi, dan firewall dari area dalam untuk meng-upgrade NVH (Noise, Vibration, and Harshness). Upgrade fitur di kabin baris pertama ialah penggantian busa sandaran di kursi pengemudi dan penumpang depan dengan desain baru yang lebih nyaman.

Sarat material mewah

Semua kursi dibalut dengan high grade microfiber leather yang halus, sedangkan perforated leather disematkan pada area punggung untuk mendapatkan sirkulasi udara lebih baik. Bahkan lingkar setir dibalut dengan kulit nappa Wollsdorf yang nyaman digenggam.

Konfigurasi tempat duduk baris kedua Fortuner Altera kini bertransformasi secara revolusioner. Tidak lagi memakai konfigurasi bench seat, namun berubah menjadi captain seat yang dibalut microfiber leather, agar penumpang merasa lebih nyaman selama di perjalanan.

Jok tengah model captain seat

“Untuk seat di baris kedua ini memang kita modifikasi secara khusus, agar lebih nyaman di punggung saat perjalanan jarak jauh. Termasuk dua buah bantal kepala lembut dibungkus ultrasuede berkualitas tinggi. Jok tengah captain seat ini juga tetap bisa diatur maju-mundurnya sehingga akses ke baris ketiga tetap aman,” jelas Andrew.

Cabin control dengan layar sentuh berukuran 5 inci hadir di baris kedua untuk memudahkan pengaturan ambient light hingga pengoperasian sistem multimedia. Termasuk tambahan dua buah cup holder yang terintegrasi pada konsol tengah ini. Langkah upgrade hiburan semakin terlihat berkat penggantian roof monitor standar yang sebelumnya 10 inci jadi berukuran 11,6 inci.

Support system audio premium plus sebuah subwoofer berukuran 10 inci turut disematkan pada Toyota Fortuner ini. Fitur penting lain bagi penumpang belakang disediakan fast wireless charging dan USB fast charging untuk mengisi ulang daya smartphone.

“Bagi pengguna Toyota Fortuner yang berminat untuk melakukan upgrade, maka biayanya cukup sebesar Rp 88 juta. Estimasi pengerjaan selama 2 minggu, dengan pilihan warna kabin hitam maupun beige,” tutup Andrew.