Motul Dan HRC Ajak Komunitas Riding Bareng

PT Motul Indonesia Energy secara eksklusif mengundang empat pembalap Honda Racing Corporation (HRC) dari ajang MXGP dan WSBK pada Rabu, (29/11) di Jakarta.

Event “The Ultimate Ride: Motul & HRC Together in Indonesia” ini dihadiri langsung oleh Rubén Fernández dan Tim Gajser, pembalap MXGP, serta Iker Lecuona dan Xavi Vierge yang berkompetisi di WSBK.

Produsen oli ini juga melibatkan ratusan komunitas motor. Mereka diajak untuk riding bersama para pembalap HRC dari Thamrin 10 Parking lot menuju Senayan Park.

“The Ultimate Ride adalah event yang luar biasa. Ini pertama kalinya Motul mendatangkan 4 pembalap HRC di WorldSBK dan MXGP untuk Riding dan Meet & Greet bersama ratusan komunitas Honda di Jakarta,” ujar Luthfi Ilhami, Managing Director Motul Indonesia. Seraya menambahkan untuk tahun ini, pihaknya menargetkan pertumbuhan penjualan produk di atas 30 persen.

Komitmen Bersama Honda

Carlo Savoca – Chief Marketing Officer Motul APAC menjelaskan jika kolaborasi dengan Honda menjadi wadah mereka dalam menyempurnakan produk pelumasnya.

“Kami tetap berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan Honda dengan terus mendukung tim pabrikan HRC secara internasional. Selain itu, khusus untuk Inggris, Motul adalah mitra pelumas balap untuk tim Honda Superbike Inggris. Dan juga tim balap jalan raya internasional,” ucapnya.

Acara “The Ultimate Ride” ini juga didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ini karena dinilai dapat mendukung pertumbuhan industri motorsport di tanah air.

Jonathan Rea

Jonathan Rea Bela Yamaha Untuk WSBK 2024

Jonathan Rea bisa dipastikan salah satu pembalap motor paling sukses. Enam gelar juara dunia balapan World Super Bike (WSBK) ia kantongi bersama Kawasaki sejak 2015 hingga 2020. Namun sepertinya masa indah tersebut akan segera berakhir.

Dikabarkan oleh Yamaha Racing, Rea akan bergabung mulai musim balap WSBK 2024, menggantikan Toprak Razgatlioglu. Yang menarik, Toprak adalah pembalap yang menjegal kedigjayaan Rea dan meraih juara dunia WSBK tahun 2021, di sirkuit Mandalika, Lombok. Pembalap Turki tersebut akan hijrah ke BMW musim depan.

Rea pembalap kawasaki WSBK

“Gembira bisa menyambut Jonathan Rea ke keluarga Yamaha. Kami sama-sama punya motivasi untuk jadi juara. Dan seperti Rea, Yamaha juga juara dunia, dan kami berniat untuk mempertahankan hal itu,” ujar Eric De Seynes, President & CEO Yamaha Motor Europe.

Eric juga menegaskan, tim balapnya terus mengembangkan Yamaha R1 yang dipakai di balapan. “Untuk memastikan Jonathan mendapatkan yang ia perlukan untuk mencapai targetnya.”

Pembalap WSBK paling sukses

Untuk di ketahui, saat ini Jonathan berada di urutan ketiga klasemen sementara WSBK. Di depannya ada Toprak sementara puncak klasemen masih diduduki oleh Alvaro Bautista dengan motor Ducati.

Musim 2023 ini juga tidak terlalu cemerlang untuk Rea. Orang Irlandia ini hanya berhasil menang satu kali. Tapi dari 24 balapan yang sudah berjalan, sepuluh kali ia menjejak podium. Jadi prestasinya bersama Kawasaki Ninja ZX-10RR masih bisa dibilang cukup bagus.

Hingga sekarang, Rea mengantongi rekor 119 kemenangan, 256 posisi podium, 102 kali fastest lap serta 401 kali start.

Ducati V4 S Edisi balap

Rayakan Dua Gelar Juara Dunia 2022, Ducati Panigale V4 Dibuatkan Edisi Khusus

Ducati memang sedang berbunga-bunga tahun ini. Utamanya di bidang balapan. Dua gelar juara dunia disabet langsung di dua arena berbeda, MotoGP dan World Superbike Championship (WSBK). Untuk itu, cara terbaik untuk merayakan adalah membuat dua edisi khusus berbasis Ducati Panigale V4 S.

Keduanya dibalut livery Ducati Corse yang melambangkan di mana motor itu berlaga. Kalau kurang paham, untuk selebrasi MotoGP, ada nomor 63 seperti yang dipakai oleh rider kampiun, Pecco Bagnaia. Aslinya nama motornya adalah Ducati Desmosedici GP22. Sedangkan versi WSBK yang ditunggangi Álvaro Bautista, nomornya 19. Nama motornya Ducati V4 R.

Ducati Panigale V4 edisi MotoGP maupun WSBK masing-masing akan dibuat sebanyak 260 unit saja. Angka 260 itupun ada maknanya. Merepresentasikan 1926, tahun dimana Ducati berdiri.

Ducati V4 S MotoGP edition

Menambah eksklusifitas, baik Bagnaia maupun Bautista masing-masing membubuhkan tanda tangan di tangki, yang kemudian dilapis clear coating. Sepertinya pegal juga harus tanda tangan 260 motor. Tidak lupa, setiap motor kemudian mendapatkan nomor urut yang digrafir menggunakan laser di segitiga stang.

Yang Berbeda

Pembeda lainnya adalah jok tunggal. Tidak ada tempat untuk boncenger di Ducati Panigale V4 S ini. Ditambah lagi knalpot Akrapovich. Tentunya bukan yang dipakai di balapan, tapi Akrapovich yang memang street legal. Lengkap dengan heat shield-nya. Windshield berbahan plexiglass seperti yang dipakai di motor balap. Fender depan dan belakang serta cover alternator terbuat dari bahan carbon fiber. Pijakan kaki buatan Rizoma yang bisa disetel melengkapi edisi khusus ini. Warna pelek juga berbeda. Versi MotoGP hitam, WSBK semacam silver.  Itu yang terlihat langsung.

Di balik kulitnya, pembeda lain adalah kopling STM-EVO SBK dry clutch sembilan disc. Swing arm terbuat dari titanium sedangkan penutupnya dibentuk dari material carbon fiber. Mesinnya sepertinya tidak beda dari V4 S standar. Karena rilis yang kami terima tidak menyebutkan.

Ducati V4 S WSBK Edition

Setiap motor akan dikirimkan dalam kotak kemasan dengan grafis khusus. Juga akan dilengkapi dengan sertifikat keaslian, cover motor yang spesial untuk edisi ini dan sistem akuisisi data Ducati Data Analyzer. Setiap edisi khusus Panigale V4 juga akan hadir dengan aksesoris track duty. Siapa tahu mau memuaskan adrenalin di lintasan. Isinya ada carbon-fiber open clutch cover, license plate and mirror removal kits dan billet aluminium racing fuel cap.

Hyundai i30 N, Safety Car World SBK Yang Agresif

Ajang balap World Superbike (WorldSBK) 2022 kembali menyambangi sirkuit Internasional Mandalika Indonesia yang digelar pada 11-13 November untuk seri terakhir tahun ini. Hyundai Motor Company melalui Hyundai Motorsport turut menurunkan High-Performance Car-nya, Hyundai i30 N. sebagai safety car. Kolaborasi yang telah terjalin sejak 2019 ini pun menjadi pembuktian Hyundai N untuk terus tampil sebagai safety car di setiap musim.

Rancang bangun Hyundai i30 N mengacu pada tiga tema. Performance, emotion & statement dengan material yang lebih ringan, sehingga menghasilkan presisi handling yang lebih baik. Safety Car N ini dibekali mesin 2.0L berkonfigurasi 4 silinder dengan Turbo yang siap menghantarkan output 280 hp dengan torsi 392 Nm. Untuk menyalurkan tenaga, ditanamkan transmisi kopling ganda wet-type 8-speed yang dilengkapi dengan paddle shifter.

Eksterior i30 N terfokus untuk menghasilkan performa dinamis. Sedangkan bagian interiornya, cockpit mobil ini dilengkapi dengan kursi yang disebut N Light. Itu karena bobotnya yang ringan. Tidak ketinggalan, meski ini safety car, tapi fitur layar sentuh yang lebih besar seperti versi jalan raya tidak dilepas.

Dengan kolaborasi bersama WSBK, Hyundai semakin memperkuat komitmen globalnya terhadap industri otomotif, kerjasama ini juga menjadi kesempatan bagi Hyundai untuk memamerkan teknologi mutakhir dari Hyundai N, kepada para pecinta balap motor dan otomotif di seluruh dunia tentunya.

Hyundai i30 N WSBK safety car

Ikut Jajal i30 N di Sirkuit

Kami pun berkesempatan merasakan Sirkuit Mandalika untuk demo lap dengan safety car ini. Saat start, hot hatch ini langsung merenggut punggung dan leher kami di bangku belakang. Tendangan turbo membantu akselerasi mobil ini  mengeluarkan seluruh performanya tanpa adanya gejala lag saat shifting (pindah gigi).

Tenaganya luar biasa, sungguh cepat. Setiap tikungan dikunyah habis dengan tingkat presisi tinggi. Hentakan berkualitas dari sistem pengereman pun begitu halus namun menggigit aspal dengan sempurna.

Sedikit terasa berayun saat menikung dengan posisi duduk di kursi belakang. Cenderung oversteer namun dibantu dengan limpahan grip yang kuat dari suspensi depan sehingga kami pun duduk dengan (sedikit) santai sepanjang melibas jalur sirkuit yang terbasuh oleh teriknya matahari. Beberapa fitur yang disematkan untuk membantu pengendalian pada Hyundai N adalah, N Power Sense Axle, N Corner Carving Differential, dan rack-mounted power steering.

Selain itu, dengan ban stadnar balap, mobil terasa lengket dan menyatu dengan lintasan. Fitur pendukung lainnya seperti launch control, downforce enhancements, lap timer, G-Force meter, dan shift indicator semakin memperkaya kemampuannya. Daya gravitasi pun mengacu di angka 1,16 pada G-Force meter di layar saat menikung.