GAC Tunjukkan Komitmen Kendaraan Otonom Tingkat 4

Guangzhou Automobile Group (GAC), kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor mobilitas masa depan dalam ajang Auto Shanghai 2025. Melalui rangkaian inovasi yang dihadirkan, GAC mengumumkan komitmen penuh, terhadap keselamatan dan kesiapan kendaraan otonom (tanpa pengemudi) Tingkat 4, berupa GAC L4. Seluruh terobosan ini menjadi bagian dari upaya GAC memperluas ekosistem mobilitas yang semakin cerdas, terhubung, dan berkelanjutan.

GAC mengusung pendekatan baru dalam mendefinisikan kendaraan, bukan hanya alat transportasi, tetapi juga sebagai rumah cerdas yang dapat bergerak. Pada kuartal keempat tahun ini, GAC menargetkan peluncuran dua tonggak penting. Yang pertama ialah kendaraan pertama di Cina dengan kemampuan mengemudi otomatis bersyarat (Tingkat 3). Yang kedua adalah kendaraan otonom Tingkat 4 pertama di dunia yang dipasang langsung dari pabrik dan siap diproduksi massal.

Melalui kolaborasi erat dengan perusahaan teknologi transportasi Didi, GAC semakin memperkuat posisinya sebagai pionir global dalam menghadirkan teknologi kendaraan tanpa sopir, yang siap dioperasikan di berbagai belahan dunia.

Komitmen Terhadap Keselamatan dan Teknologi Otonom

GAC juga secara terbuka menegaskan komitmen penuh terhadap keselamatan kendaraan otonom Tingkat 4. Sebuah langkah penting yang belum banyak diambil oleh pelaku industri global. GAC menunjukkan bahwa teknologi tanpa pengemudi bukan hanya soal inovasi, tapi juga tanggung jawab. Uji coba kendaraan ini dijadwalkan berlangsung secara terbuka di Guangzhou dan Beijing mulai tahun depan.

“Bagi kami di AION Indonesia, ini bukan sekadar pencapaian global, tetapi juga peluang besar untuk membawa standar kendaraan listrik dan otonom ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk di Indonesia. Kami melihat ini sebagai terobosan penting yang bisa mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kendaraan masa depan,” kata Andry Ciu, CEO AION Indonesia.

GAC secara konsisten menunjukkan arah yang jelas dalam pengembangan inovasi dan teknologi kendaraan masa depan. Tidak hanya menghadirkan desain dan teknologi yang mutakhir, GAC juga menunjukkan komitmen nyata terhadap aspek keselamatan. Hal ini dicerminkan melalui seluruh lini produknya, termasuk kendaraan otonom Tingkat 4.

teknologi dan keselamatan terbaru dari Geely

Inovasi Teknologi dan Keselamatan Terbaru Geely Diperkenalkan di Shanghai Auto Show 2025

Inovasi teknologi dan keselamatan terbaru dari Geely diperkenalkan di Shanghai Auto Show 2025. Hal itu tentunya menjadikan brand asal Cina tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata di kancah global.

Dalam kesempatan tersebut, Geely memperkenalkan Galaxy Cruiser, SUV canggih berteknologi tinggi, serta meluncurkan Geely Golden Short Blade Battery dan mendirikan Geely Global Safety Center, pusat keselamatan otomotif yang diklaim terbesar di dunia.

Galaxy Cruiser, adalah sebuah SUV prototipe berteknologi “full-domain AI” pertama di dunia yang mampu beradaptasi secara otomatis antara mode listrik murni, hibrida, dan jarak jauh, serta menyesuaikan diri dengan berbagai medan secara real-time.

Bisa Jalan Seperti Kepiting

SUV ini dilengkapi sistem penggerak empat roda cerdas berbasis AI, yang memungkinkan performa mumpuni baik di jalan perkotaan maupun medan off-road.

Didesain dengan lima pilar keselamatan utama. Teknologi tersebut diklaim tanpa kehilangan kontrol, tanpa risiko terbakar, tanpa kehilangan koneksi, tanpa tabrakan, dan tidak mudah tenggelam.

Galaxy Cruiser juga memiliki fitur inovatif seperti crab walking, belok di tempat, berkendara dengan ban kempis, hingga autonomous drifting.

Baterai yang digunakan, Golden Short Blade Battery, dilapisi material tahan peluru untuk mencegah kebakaran atau ledakan, bahkan mampu mengapung di air hingga dua jam.

Tak hanya itu saja, melalui integrasi unit bisnis baterainya, Geely membentuk grup industri baterai baru bernama JiYaoTongXing. Grup inj berfokus pada peningkatan keselamatan, kepadatan energi, dan kecepatan pengisian daya.

Di saat bersamaan, Geely membuka paten pengujian benturan bagian bawah baterai. Guna mendukung pengembangan standar keselamatan industri kendaraan listrik.

Kolaborasi untuk Industri yang Lebih Aman

teknologi dan keselamatan terbaru dari Geely

Inovasi teknologi dan keselamatan terbaru dari Geely diperkenalkan di Shanghai Auto Show 2025. Sejalan dengan hal tersebut, Geely juga meresmikan Geely Global Safety Center. Berupa pusat riset dan pengujian keselamatan otomotif tercanggih, yang terbuka bagi seluruh pelaku industri.

Dengan fasilitas uji canggih dan infrastruktur lengkap, Geely mendorong kolaborasi lintas industri dalam meningkatkan keselamatan kendaraan masa depan.

Melalui tema “AI untuk Semua, Keselamatan untuk Semua”, Geely menegaskan visinya dalam menciptakan mobilitas yang lebih cerdas, aman, dan ramah lingkungan.

Kombinasi teknologi AI dan inovasi keselamatan menjadikan Geely sebagai pelopor dalam transformasi mobilitas global.

GAC PICKUP 01 Mau Jadi Pengusik Cybertruck

Ajang Auto Shanghai 2025 jadi momen tepat bagi pabrikan kendaraan, terutama asal Cina, untuk menampilkan konsep maupun produk mutakhir mereka. GAC Group tak ingin melewatkan kesempatan ini, dengan memperkenalkan kendaraan konsep masa depan yang canggih, GAC PICKUP 01.

Seperti yang diketahui, bahwa selama beberapa tahun terakhir, brand otomotif asal Cina kebanyakan berfokus pada produk kendaraan listrik (EV) berukuran ringkas, Multi Purpose Vehicle (MPV), maupun Sport Utility Vehicle (SUV). Mobil konsep GAC PICKUP 01 ini tentu langsung menjadi warna baru.

Garis Tegas dan Permukaan Berotot

GAC PICKUP 01 menegaskan keunggulan sebuah kendaraan pickup, melalui filosofi OmniTerrain Pickup. Dengan mengintegrasikan desain sebuah mobil penumpang, teknologi super modern, serta standar kualitas yang sangat tinggi. PICKUP 01 ini merepresentasikan rencana strategis GAC untuk ‘nyemplung’ ke segmen pickup.

GAC PICKUP 01 seolah mendobrak pakem sebuah pickup konvensional, dengan menerapkan bahasa desain kuat. Menggabungkan garis tegas dan permukaan bodi yang berotot, sehingga menghasilkan keseimbangan antara aspek kekuatan serta unsur modern. GAC mengklaim bahwa PICKUP 01 ini nantinya mampu menyuguhkan torsi sebesar 12 ribu Nm di keempat rodanya.

Pakai Platform GAIA

Ditambah lagi dengan adanya chassis pintar yang mampu memindai permukaan jalan seribu kali per detik, untuk mendeteksi kondisi jalan yang dilalui. Sehingga ketinggian bodi mobil tetap optimal, meskipun sedang melibas medan buruk. Platform GAIA (GAC Adaptive Intelligent Architecture) mampu mengatur kinerja suspensi dan performa output, sehingga dapat menyesuaikan dengan kondisi jalan perkotaan, off-road, termasuk beban yang dibawa.

GAC PICKUP 01 juga mengusung fitur X-SouL Safety Shield, yang menggabungkan sistem ADAS dan konfigurasi posisi duduk penumpang. Sehingga mobil ini juga dapat menjadi sebuah ‘ruang keluarga yang berjalan’.

Mobil konsep modern ini menjadi bagian dari 135 Development Strategy dari GAC Commercial Vehicle, dan akan mendukung transformasi industri. Berangkat dari kendaraan serbaguna, menjadi kendaraan pintar yang premium. GAC sedang berakselerasi untuk menembus pasar Australia, Arab Saudi, dan Chile. Model ini juga semakin memperkuat brand Cina untuk bersaing secara kompetitif di pasar global.

Sudah Siapkah Indonesia Menyambut AION UT?

Sebelum bertolak menuju markas GAC di Guangzhou, Cina, kami punya pertanyaan di dalam benak. Kira-kira model apa yang segera dibawa untuk pasar Tanah Air. Nampaknya ada satu model yang berpotensi bakal dipasarkan di Indonesia, yakni AION UT. Sebenarnya mobil listrik (EV) ini telah diperkenalkan pada bulan November 2024, dan mulai diproduksi sejak bulan Februari 2025 silam.

EV berdimensi ringkas ini tergolong memiliki banderol yang cukup terjangkau. Rentang harganya mulai dari sedikit di bawah 70 ribu Yuan hingga sedikit di atas 100 ribu Yuan. GAC sendiri menawarkan AION UT dalam beberapa pilihan trim level dan jarak tempuh, yaitu varian 330 km dan varian 420 km.

19 Unit Lampu LED 

AION UT memiliki dimensi panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.750 mm. Pada varian entry level hingga menengah, menggunakan velg berukuran 16 inci. Sedangkan velg 17 inci dijejalkan pada varian atas. Terdapat panoramic roof di semua varian AION UT. Lampu depan yang berbentuk huruf D, dilengkapi dengan fitur daytime running lights yang terdiri dari 19 unit lampu LED. Untuk lampu belakangnya, terlihat seperti huruf C.

AION UT didukung oleh motor listrik 100 kW di bagian depan, yang dikombinasikan dengan battery pack berkapasitas 34.9 kWh atau 44.3 kWh, tergantung varian yang dipilih. Pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen, diklaim memakan waktu sekitar 24 menit. Untuk top speed, AION UT mampu mencapai 150 km/jam.

Tersedia Pilihan Warna Atraktif

Kokpit AION UT diramaikan oleh layar tengah berukuran 14,6 inci dan panel instrumen LCD 8,8 inci. Voice assistant berbasis AI juga disematkan. Untuk varian teratas memiliki fungsi ADAS level 2 dan ambient lighting. Untuk fitur standar lainnya berupa Wi-Fi, OTA update, pilihan dari dua hingga enam speaker, dan remote control untuk ponsel pengguna.

Guna menarik minat konsumen berjiwa muda, GAC memberikan sederet pilihan warna yang atraktif. Mulai dari merah, hijau, ungu, beige, putih, dan silver. GAC memang berencana untuk tidak hanya memasarkan AION UT di pasar domestik saja, namun untuk pasar internasional juga. Salah satu negara yang amat berpotensi, tentu saja Indonesia. Sudah siap?

XPENG Mau Ngebut Dalam Ekspansi Global

XPENG dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, ingin berakselerasi dalam ekspansi di pasar global. Sebab, hingga akhir tahun 2024 saja, XPENG telah merambah ke lebih dari 30 negara. Bahkan menjadi brand yang cukup menonjol di wilayah Eropa. Selain itu, XPENG memiliki volume ekspor yang tergolong besar.

Untuk mendukung konsumen yang tersebar di berbagai negara, maka XPENG melakukan investasi besar-besaran dalam aspek infrastruktur stasiun pengisian kendaraam listrik. Tak kurang dari 2.110 ultra-fast charging station dibangun oleh XPENG, serta bermitra dengan banyak pihak, salah satunya bersama Volkswagen. Saat ini, jaringan stasiun pengisian tersebut juga sudah berada di Singapura, Malaysia, Thailand, dan 27 negara Eropa.

Rambah Pasar Global

XPENG yakin bahwa untuk merambah pasar global, diperlukan inovasi sistematis yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing negara. Sebagai contoh adalah XPENG Kunpeng Super Electric System, yang mampu memberikan jarak tempuh dengan menggunakan motor listrik saja, sejauh 430 km. Jika sistem penggeraknya bekerja secara kombinasi, maka akan menjadi 1.400 km. Teknologi ini bakal dipersiapkan secara produksi masal pada kuartal keempat tahun 2025 ini.

Menjadi salah satu produk ujung tombak bagi XPENG, ialah X9 yang memiliki 496 keunggulan dan peningkatan komponen teknis baru sebesar 35 persen. XPENG X9 mengadopsi Turing AI Smart Driving sebagai fitur standar. Tak ketinggalan, pemilik XPENG X9 dapat menikmati teknologi tersebut dalam menghasilkan kenyamanan berkendara. Salah satunya ketika kemudahan manuver parkir secara autonomous dan bebas intervensi.

Lebih Cepat Isi Daya Baterai Daripada Ponsel

X9 diciptakan dengan menggunakan arsitektur 800V high-voltage, memiliki kapabilitas ultra-fast charging. Daya berasal dari baterai 5C Superfast Charging AI, sehingga jarak tempuh 1 km berasal dari pengisian selama 1 detik. Pengisian baterai dari posisi nyaris kosong menuju 80 persen, hanya memakan waktu 12 menit saja. Lebih cepat daripada mengisi baterai ponsel…

XPENG X9 juga memperkenalkan kabin interior yang inovatif, sebut saja penggunaan jok zero-gravity. Pada aspek keselamatan berkendara, X9 menjadi satu-satunya MPV yang memiliki skor paling tinggi dalam tiga tahap uji benturan. Dengan adanya 14 fitur keselamatan mutakhir. Untuk baterainya sendiri memiliki ketahanan fisik yang tinggi. Tekanan yang setara dengan ‘berondongan’ 10 peluru tajam, terbukti tidak mampu menembus lapisan luar baterainya. Untuk pasar Eropa, XPENG X9 bakal diluncurkan pada semester kedua tahun 2025, disusul dengan sejumlah negara lain di dunia.

Honda Ciptakan Catnip Car Seats yang Ramah Kucing

Honda telah memperkenalkan teknologi baru, yang membuat rasa berkendara lebih menyenangkan, terutama bagi pengendara yang menyukai kucing sebagai rekan di perjalanan. Honda menciptakan opsi jok yang unik, yakni Catnip Car Seats. Seperti yang banyak diketahui, mengajak kucing untuk berpergian naik mobil. Terutama saat haru mengunjungi dokter hewan.

Kerepotan dengan kucing, apalagi jika saat ingin dimasukan ke pet cargo, maka Anda berpeluang untuk mendapat cakaran dari si meong. Belum lagi suara berisik yang dikeluarkan, saat perjalanan berlangsung.

Agar perjalananan bersama kucing terasa lebih nyaman, Honda menciptakan inovasi baru. Busa jok yang telah mengandung material catnip, bakal membuat kucing tertarik untuk naik ke atas jok, dan betah selama perjalanan. Catnip Car Seats diciptakan untuk terasa empuk dan lembut, sehingga kucing tidak rewel, sejak awal perjalanan hingga tiba di tujuan.

“Honda selalu berusaha agar setiap produk kendaraannya menjadi ramah hewan peliharaan. Inovasi terbaru kami memungkinkan pengguna kendaraan dapat membawa kucing kesayangannya. Dengan Catnip Car Seats, maka tidak ada lagi drama bersama kucing, selama di perjalanan,” kata Annie Mal, Head of Pet Products Honda.

Opsi jok inovatif ini sudah bisa dipesan sejak awal bulan April 2025. Dapat diterapkan pada interior berlapiskan kain, maupun yang menggunakan material kulit asli. Opsi ini tersedia di semua model, mulai dari Jazz hingga CR-V. Selain itu, berkat desain yang terintegrasi, maka jok tersebut tetap nyaman digunakan bagi penumpang, layaknya jok standar. Selain adanya Catnip Car Seat, Honda juga menciptakan Pet Co-Pilot Front Seat dan Pet-Activated Wireless System (PAW-S).

Babak Baru Kolaborasi Ducati dan Lamborghini

Ducati Panigale V4 Lamborghini menjadi motor yang lahir dari kolaborasi produsen motor legendaris dan produsen supercar asal Italia. Wajar saja, karena kedua pabrikan tersebut berasal dari negara yang sama. Perkenalan hasil kolaborasi ini diperlihatkan dalam acara The Art of Unexpected, di Teatro Alcione, Milan, selama Milan Design Week.

Ducati Panigale V4 Lamborghini tentu akan menjadi impian bagi para antusias otomotif, meskipun baru melihatnya secara sekilas. Resep utamanya ialah performa, teknologi, dan bentuknya yang mencengangkan. Hal ini pernah terjadi pula lewat Ducati Streetfighter V4 Lamborghini dan Diavel 1260 Lamborghini.

Cukup 630 Unit Saja

Dalam menciptakan V4 Lamborghini, Ducati Centro Stile menggarap bersama tim Lamborghini, untuk mendesain livery dan sederet detil unik, yang terinspirasi dari Lamborghini Revuelto. Yang akhirnya berhasil melahirkan Ducati Panigale V4 Lamborghini, sebanyak 630 unit saja. Velg forged alumunium dibuat secara khusus untuk motor ini, dan desainnya serupa dengan velg Lamborghini Revuelto. Sedangkan bagian buritan dan sayapnya ‘dioprek’ oleh desainer Ducati, untuk menyesuaikan dengan bentuk bodi supercar Revuelto.

Panigale V4 Lamborghini memiliki livery bodi yang memiliki warna hitam, layaknya panel serat karbon. Lalu sejumlah detilnya memiliki aksen warna Verde Scandal, Grigio Telesto, dan Grigio Acheso. Bahkan joknya terinspirasi dari gaya interior milik Lamborghini Revuelto.

Satu Kampung

Ducati Panigale V4 Lamborghini mengambil inspirasi dari supercar Revuelto, bukan hanya aspek performa ekstrem maupun eksklusivitasnya saja, namun juga terkait elemen tampilan fisiknya. Mulai dari velg, livery, hingga komponen yang bermaterial serat karbon. Seiring dengan hal tersebut, program Lamborghini Ad Personam juga diterapkan pada Revuelto. Dengan adanya livery berwarna Grigio Telesto dan Nero Noctis.

Kolaborasi ini membuka babak ketiga dari kerjasama antara Ducati dan Lamborghini. Kedua brand ini selalu menyuguhkan aspek eksklusivitas, teknologi canggih, dan tentunya rasa berkendara yang mengagumkan. Baik Ducati maupun Lamborghini, berasal dari kawasan Emilia. Daerah tersebut menjadi tempat banyak lahirnya para ahli dan pengrajin industri otomotif Italia, yang menggarap kendaraan roda dua dan roda empat dengan penuh hasrat.

Prabowo mau TKDN lebih realistis

Prabowo Mau TKDN Lebih Realistis, Angin Surga Buat Kendaraan Listrik?

Prabowo mau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih realistis dalam menghadapi situasi ekonomi global yang masih ‘panas’. Dalam hal ini, Presiden RI ke-8 itu menginginkan aturan TKDN bisa menyesuaikan situasi ekonomi saat ini.

Dilansir dari laman presidenri, Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya agar regulasi mengenai TKDN harus dibuat dengan fleksibel dan realistis guna menjaga daya saing industri Tanah Air di pasar global.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam sesi dialog pada acara Sarasehan Ekonomi yang digelar di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.

“TKDN sudahlah niatnya baik, nasionalisme. Saya kalau saudara—mungkin sudah kenal saya lama, mungkin dari saya ini paling nasionalis. Kalau istilahnya dulu, kalau mungkin jantung saya dibuka yang keluar Merah Putih, mungkin,” tutur Presiden.

“Tapi kita harus realistis, TKDN dipaksakan, ini akhirnya kita kalah kompetitif. Saya sangat setuju, TKDN fleksibel saja, mungkin diganti dengan insentif,” lanjut Presiden Prabowo.

Kepala Negara menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan, terutama para menteri, untuk mengubah kebijakan TKDN agar lebih realistis dan tidak membebani industri dalam negeri. Presiden Prabowo menjelaskan bahwa TKDN bukan hanya soal regulasi semata, tetapi juga menyangkut aspek yang lebih luas.

“Tolong diubah itu, TKDN dibikin yang realistis saja. Masalah kemampuan dalam negeri, konten dalam negeri itu adalah masalah luas, itu masalah pendidikan, iptek, sains. Jadi itu masalah, nggak bisa kita dengan cara bikin regulasi TKDN naik,” tegasnya.

Aturan TKDN di Kendaraan Listrik

Prabowo mau TKDN lebih realistis

Prabowo mau TKDN lebih realistis dalam menghadapi situasi ekonomi global saat ini dan ke depannya. Di sektor otomotif khususnya kendaraan listrik, ada aturannya.

Pemerintah Indonesia telah merevisi ketentuan TKDN pada produksi kendaraan listrik. Revisi aturan tersebut dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 yang mengubah Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Dalam peraturan ini, syarat penggunaan TKDN pada kendaraan listrik diturunkan dari tahun sebelumnya, dengan ketentuan khusus untuk roda dua dan roda empat. Berikut penjelasan singkatnya:

TKDN Kendaraan Roda Dua:

  • 2019-2023: 40% TKDN minimum.
  • 2027-2029: 60% TKDN minimum.
  • 2030 dan seterusnya: 80% TKDN minimum.

TKDN Kendaraan Roda Empat:

  • 2019-2021: 35% TKDN minimum.
  • 2022-2026: 40% TKDN minimum.
  • 2027-2029: 60% TKDN komponen lokal.
  • 2030 dan seterusnya: 80% TKDN minimum.

Revisi ini bertujuan memberikan waktu kepada industri komponen lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Selain itu, tujuan ini juga untuk menarik investasi asing dan mempercepat pengembangan ekosistem mobil listrik di Indonesia.

Seru-seruan Bareng Adora Jakarta Lebaran Fair 2025!

Indomobil Group melalui PT Indomobil E-motor Internasional, menghadirkan Adora di Jakarta Lebaran Fair 2025, yang berlangsung pada 19 Maret hingga 6 April 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Adora menghadirkan pengalaman interaktif bagi para pengunjung, yang ingin mengenal lebih dekat skuter listrik ini. Termasuk melalui uji coba langsung di area test ride ekstrem.

Salah satu daya tarik utama booth Adora adalah area test ride. Sebab memungkinkan pengunjung merasakan langsung performa skuter listrik ini di berbagai kondisi jalan. Area ini mencakup tantangan tanjakan curam untuk menguji fitur Hill Start Assist serta Traction Control System. Selain itu, area ini juga mensimulasikan ketahanan baterai IP67, yang memastikan perlindungan terhadap debu serta kemampuan bertahan dalam genangan air.

Simulasi ini membuktikan bahwa Adora dapat diandalkan untuk berbagai kondisi lingkungan, baik berdebu maupun basah. Bagi pengunjung yang ingin mencoba pengalaman berkendara yang lebih santai, tersedia juga test ride reguler di lintasan standar. Sebagai bagian dari ekosistem kendaraan listrik nasional, Adora juga telah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,25 persen.

“Kami ingin mengajak lebih banyak masyarakat untuk merasakan langsung keunggulan Adora. Melalui area test ride ekstrem dan berbagai aktivitas di booth, pengunjung bisa melihat bagaimana Adora menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, efisien, dan tetap penuh gaya. Kami juga ingin memberikan solusi mobilitas yang hemat biaya dan efisien, sehingga lebih banyak orang dapat beralih ke kendaraan listrik,” jelas Willianto Husada, selaku Presiden Direktur PT Indomobil Emotor Internasional.

“Karena sudah memenuhi standar TKDN, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang inovatif. Serta berkontribusi pada pertumbuhan industri otomotif dalam negeri. Partisipasi kami di Jakarta Lebaran Fair 2025 ini adalah bagian dari upaya tersebut,” imbuh Gerry Kertowidjojo, yang menjabat sebagai Direktur PT Indomobil Emotor Internasional.

Haka Auto Sabet Penghargaan Bergengsi di BYD Dealer Conference

BYD Haka Auto, sebagai grup dealer resmi kendaraan listrik BYD di Indonesia, mencatatkan prestasi membanggakan. Dengan sekaligus meraih enam penghargaan prestisius, di ajang BYD Asia Pacific 2025 Dealer Conference di Shenzhen, China, pada 23 Maret 2025 silam.

Keenam penghargaan tersebut meliputi: Excellent Customer Service Award, Excellent Channel Development Award, Outstanding After-sales Service Award, Top Sales Award, Outstanding Marketing Award, dan Sales Champion Award.

Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi BYD Haka Auto dalam banyak aspek. Yaitu memberikan layanan terbaik, membangun jaringan yang kuat, inovasi di bidang pemasaran dan penjualan, serta layanan purna jual. Keberhasilan ini juga mencerminkan kepercayaan pelanggan dan mitra terhadap kualitas produk serta layanan BYD di Indonesia.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan konsumen setia Haka Auto. Hal ini memotivasi kami untuk terus berkembang, memberikan layanan terbaik,” kata Aswan Amiruddin, General Manager Marketing & Aftersales Haka Auto.

“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi kami di Haka Auto untuk terus meningkatkan standar layanan demi kepuasan pelanggan. Kami siap untuk melangkah maju dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih, lebih hijau, dan lebih inovatif,” imbuhnya.

Sebagai wujud komitmen untuk terus dan secara berkelanjutan dalam memberikan layanan prima, BYD Haka Auto menghadirkan program Mudik Nyaman Bersama BYD. Yang dilaksanakan serentak di seluruh bengkel resmi Haka Auto di Indonesia mulai 5 Maret hingga 30 April 2025.

Program Mudik Nyaman Bersama BYD menyediakan layanan check-up gratis, dan persiapan kendaraan jelang mudik, untuk memastikan keandalan kendaraan listrik BYD selama perjalanan mudik.

“Program ini sejalan dengan penghargaan Outstanding After-sales Service Award yang kami raih. Kami ingin memastikan setiap pelanggan merasa aman dan nyaman. Tidak hanya dalam penggunaan sehari-hari, tetapi juga dalam momen spesial seperti mudik,” tutup Aswan.

Penjualan Ritel Daihatsu Capai 23 Ribu Unit Hingga Februari 2025

Hingga Februari 2025, penjualan ritel Daihatsu mencapai sebanyak 23.806 unit. Pada saat yang sama, pasar otomotif nasional selama dua bulanan ini catatkan raihan sekitar 133 ribu unit, sehingga market share penjualan ritel Daihatsu ialah sebesar 17,8 persen.

Hingga bulan Februari 2025 ini penjualan mobil Daihatsu didukung oleh tiga model. Mulai dari LCGC MPV Sigra yang menjadi kontributor utama penjualan Daihatsu. Dengan penjualan sebanyak 7.368 unit.  Atau berkontribusi sebesar 31 persen. Disusul mobil komersil Gran Max Pick Up sebanyak 6.547 unit, atau sebesar 28 persen. Serta Terios sejumlah 2.681 unit, atau sekitar 11 persen.

“Kami bersyukur Daihatsu tetap catatkan kinerja positif hingga Februari. Kami berkomitmen untuk memberikan penawaran dan layanan terbaik kepada pelanggan. Khususnya mengambil momentum menjelang Lebaran,” kata Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation.

Selama periode menyambut Lebaran, Daihatsu juga tidak lupa berikan beragam promo. Mulai dari program penjualan yang menarik, yakni membeli mobil Daihatsu dalam program DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri) pada 1 Februari – 30 April 2025. Pada masa ini Anda berkesempatan mendapat hadiah umroh untuk sembilan orang pemenang yang beruntung.

Daihatsu juga berikan program servis khusus yang dapat dinikmati pelanggan, dengan servis mobil lebih awal. Agar perjalanan mudik atau libur Lebaran dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih aman dan nyaman, ada Promo Service THR (Tebar Hemat Ramadhan). Ini berlaku mulai 1 – 20 Maret 2025.

Tak hanya bagi pemilik mobil baru saja. Mereka juga memanjakan pelanggan yang baru memiliki mobil bekas Daihatsu. Mereka yang ingin merawat kendaraannya agar kondisi tetap prima, dapat memanfaatkan promo spesial yang disebut SEHATI (Second Hand Activation).

Untuk informasi, tiga mobil Daihatsu terlaris tersebut dijual dengan harga (terendah, OTR Jakarta) seperti yang tertera di bawah ini. 

Daihatsu Sigra Rp 141.700.000

Daihatsu Gran Max (PU) Rp 163.550.000 

Daihatsu Terios Rp 248.050.000

Mobil Lubricants Hadirkan Promo Jelang Mudik Lebaran

Hari Raya Idul Fitri 1446 H tinggal beberapa pekan lagi. Pemilik kendaraan roda empat (R4) banyak yang sudah mulai bersiap untuk mudik ke kampung halaman. Mobil Lubricants, melalui PT Exxon Mobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) menggelar program promo berhadiah yang berlangsung mulai 25 Februari hingga 31 Mei 2025.

Tersedia beragam hadiah menarik untuk setiap pembelian produk pelumas Mobil1 dan Mobil Super All-in-One Protection (Mobil Super AIOP), di Mobil Car Care atau bengkel rekanan Mobil bertanda khusus. Anda bisa membawa pulang tote bag, bantal leher, hingga sunshield pelindung kaca mobil.

Selain mendapatkan hadiah langsung, konsumen pun berkesempatan mengikuti program undian. Hadiah utamanya cukup menggiurkan, yakni Logam Mulia seberat 50 gram, Paket Liburan Domestik Keluarga, dan ponsel Samsung Galaxy S25. Tersedia pula hadiah berupa Logam Mulia seberat 5 gram, bagi puluhan pelanggan yang mengganti pelumas mobilnya dengan produk Mobil1 atau Mobil Super AIOP.

“Program yang diluncurkan jelang Ramadan 1446H ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengguna mobil, akan pentingnya merawat kendaraan. Terutama dalam mempersiapkan kendaraannya untuk kegiatan sehari-hari dan perjalanan mudik lebaran nanti,” papar Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia.

Ingin ikut undian promo Mobil Lubricants? Cukup beli produk Mobil1 atau Mobil Super AIOP, di Mobil Car Care atau bengkel rekanan Mobil bertanda khusus. Scan kode QR pada poster yang terdapat di Mobil Car Care, atau klik tautan yang ada di situs resminya, cloud.konsumen.mobil.co.id/promosi2025

Anda cukup mengisi data diri dan masukkan kode unik, yang ada di balik tutup botol kemasan produk pelumas Mobil. Jangan lupa cantumkan kode bengkel yang tertera di poster.

Apakah Anda bakal jadi salah satu pelanggan yang beruntung?

Melihat Proses Produksi Kendaraan di Pabrik Baru Daihatsu

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus berkontribusi pada industri otomotif di Indonesia sejak 1978, melalui pendirian pabrik. Hingga saat ini, ADM telah memproduksi kendaraan lebih dari delapan juta unit. Baik untuk pasar otomotif domestik maupun global, dengan destinasi hingga lebih dari 60 negara.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif domestik dan global, ADM meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) pada 27 Februari 2025. Pabrik ADM yang keenam ini, berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, Jawa Barat, dengan luas lebih dari 26 hektar.

Pembangunan pabrik baru KAP 2 juga merupakan wujud komitmen investasi keberlanjutan Daihatsu di masa depan. Dengan menghadirkan teknologi manufaktur proses produksi mobil yang lebih modern, ramah lingkungan, serta memiliki produktivitas tinggi.

Kapasitas Produksi 140 Ribu Per Tahun

Pabrik baru ini memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 140 ribu unit per tahun, dengan tiga fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Ketiganya saling terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini, dengan menerapkan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact).

Selain memiliki teknologi terkini, pabrik baru KAP 2 juga mendukung program pengurangan emisi karbon (carbon neutral), yang diwujudkan dengan adanya panel surya sebesar 3 Mega Watt. Sumber daya listrik selalu terbarukan, proses produksi dapat lebih optimal, serta utilisasi peningkatan teknologi robotik. 

Secara tahapan pembuatan mobil, Daihatsu mengawalinya dari Press Shop. Dimulai dari lempengen besi yang dicetak dengan mesin cetak ribuan ton, untuk membuat setiap bagian dari potongan bodi mobil. Selanjutnya, pabrik baru KAP 2 pada fasilitas Body. Setiap potongan bagian mobil disatukan menjadi satu bagian utuh, dengan menggunakan teknologi robotik terkini, dengan utilisasi hingga 98 persen.

Tekan Emisi Karbon Hingga 1.400 Ton Per Tahun

Pada saat yang sama, pembuatan mesin mobil juga dilakukan di Casting Shop. Blok mesin dibuat dari alumunium cair yang dicetak dengan mesin berteknologi tinggi, dengan tingkat presisi tinggi. Setelah itu, blok mesin yang sudah jadi dan telah dilakukan tes kualitas, dibawa menuju Engine Shop untuk dirakit.

Pada fasilitas Painting Shop di pabrik KAP 2, bodi mobil dilakukan proses pengecatan dengan menyelupkan cairan cat dasar untuk membuat besi tahan karat. Dengan bantuan teknologi robotik, pengecatan cat luar kembali dilakukan, untuk menghasilkan bodi mobil agar mengkilap sempurna.

Proses pengecatan di KAP 2 ini dilakukan dengan lebih modern dan ramah lingkungan, karena dapat menghilangkan polusi terhadap penggunaan air, dan mampu mengurangi emisi karbon hingga lebih dari 1.400 ton per tahun.

Tidak Pakai Dinding

Setelah pengecatan, bodi mobil dengan mesin siap disatukan menjadi mobil utuh di Assembly Shop. Uniknya, fasilitas Assembly KAP 2 didesain tanpa dinding. Supaya menghasilkan sirkulasi udara lebih baik, sebagai ventilasi alami dan berkontribusi mengurangi emisi CO2.

Proses produksi kendaraan di KAP 2 juga memiliki desain konveyor dengan fleksibilitas tinggi, sehingga mampu memproduksi beragam jenis kendaraan di masa depan. Terakhir, mobil utuh yang sudah jadi, menempuh berbagai macam pengujian melalui Quality Shop. Seperti drum test untuk uji pengereman, dan water leaking test. 

Pabrik Daihatsu telah mengimplementasikan panel surya dengan total kapasitas sebesar 12,5 Mega Watt. Dalam arti lain, mampu mengurangi lebih dari 17 ribu Ton emisi CO2 per tahun. Atau setara dengan memberikan listrik bersih, untuk kebutuhan rumah tangga sebanyak lebih dari 1,5 juta rumah.

Daihatsu Indonesia Dirikan Pabrik Baru Yang Ramah Lingkungan

Hari ini (27/02/2025), PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meresmikan pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat.

Sebagai pabrik ADM yang keenam. Fasilitas baru dengan luas lebih dari 26 hektar ini, dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar otomotif domestik dan global.

Bukti Komitmen Investasi Keberlanjutan

Selain menjadi basis produksi untuk grup Daihatsu di luar Jepang, pembangunan pabrik baru KAP 2 juga merupakan bukti komitmen investasi keberlanjutan Daihatsu. Dengan menghadirkan teknologi manufaktur proses produksi mobil yang lebih modern, ramah lingkungan, serta memiliki tingkat produktivitas tinggi.

Pembukaan pabrik baru Daihatsu KAP 2 ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, serta dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasushi Masaki. Turut hadir Masahiro Inoue (President of Daihatsu Motor Co., Ltd.), Gidion Hasan (Direktur PT Astra International Tbk), Shigeru Harada (Senior Executive Officer of Toyota Tsusho Corporation), Yasushi Kyoda (Presiden Direktur ADM), Erlan Krisnaring Cahyono (Wakil Presiden Direktur ADM). Termasuk perwakilan supplier, distributor, serta mitra strategis.

Menggunakan Teknologi Terkini

“Kami berharap ADM dapat terus mengembangkan model sesuai tren otomotif terkini. Memperkuat partisipasi industri, dengan melibatkan rantai pasok lokal, agar dapat memperbesar tingkat penggunaan komponen dalam negeri,” kata Agus Gumiwang Kartasasmita.

Pabrik baru KAP 2 ini memiliki tiga fasilitas utama, yaitu Body (Bodi), Painting (Pengecatan), dan Assembling (Perakitan). Ketiga fasilitas tersebut saling terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini.

Melalui penerapan konsep inovatif E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact), maka proses produksi memiliki produktivitas tinggi dan ramah lingkungan. Sebab ada penggunaan energi terbarukan, optimalisasi produksiyang menekan emisi karbon hingga 20 persen, serta tempat kerja yang lebih nyaman.

Pabrik baru KAP 2 didesain dengan konsep tanpa dinding. Untuk menghasilkan sirkulasi udara lebih baik, memberikan efisiensi penggunaan tenaga listrik lebih optimal, bahkan utilisasi peningkatan teknologi robotik.

Sebagai sumber daya listrik terbarukan, pabrik ini menggunakan panel surya sebesar 3 Mega Watt. Saat ini, pabrik KAP 2 masih memproduksi Daihatsu Ayla dan Toyota Agya. Direncanakan akan ada model lain yang akan diproduksi di fasilitas ini.

Dengan nilai investasi sekitar Rp 2,9 triliun, pabrik Karawang Assembly Plant 2 memiliki kapasitas produksi hingga 140.000 unit per tahun. Pabrik ADM juga mampu memproduksi kendaraan hingga lebih dari 530 ribu unit per tahun, untuk pasar domestik dan global.

Kemampuan produksi didukung oleh lebih dari 1.700 supplier, termasuk 700 UMKM, serta tingkat lokalisasi yang mencapai lebih dari 80 persen.

“Kami selalu berusaha untuk terus berinovasi dalam teknologi manufaktur yang lebih produktif dan efisien, ramah lingkungan, sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar otomotif yang terus berkembang,” ungkap Yasushi Kyoda, President Director PT Astra Daihatsu Motor.

“Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerjasama yang berkelanjutan dengan Indonesia,” tutupnya.

IIMS 2025, Momen Dorong Gairah Otomotif Tanah Air

Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 merupakan bukti nyata dari Dyandra Promosindo untuk mendongkrak kembali gairah industri otomotif. Oleh karenanya, banyak sekali promo-promo yang dihadirkan untuk bisa dinikmati oleh pengunjung IIMS 2025.

Boleh jadi, IIMS 2025 menjadi ajang yang tepat bagi masyarakat untuk mendapatkan produk kendaraan impiannya. Selain banyak produk baru, berbagai brand juga memberikan banyak promo menarik yang bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Terlebih jika ingin membeli kendaraan untuk mudik lebaran. Mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan.

Wadah perkenalan teknologi otomotif terkini

“Pameran IIMS dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan teknologi otomotif terbaru. Seperti kita ketahui bersama bahwa industri otomotif adalah industri padat karya yang memiliki banyak industri pendukungnya. Oleh sebab itu, kami sebagai industri kreatif, akan berusaha maksimal untuk selalu memberikan gairah industri otomotif Tanah Air,” kata Rudi MF, Project Manager Dyandra Promosindo.

Selanjutnya, di sela meriahnya pameran IIMS 2025, digelar acara bertajuk Dialog Industri Otomotif Nasional, yang digagas oleh Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS). Dialog industri otomotif nasional kali ini menghadirkan empat pembicara dari Toyota, BYD, dan Hyundai. Serta menghadirkan pengamat ekonomi senior, Josua Pardede.

Dialog Industri Otomotif Nasional ini membahas isu-isu terkini terkait kebijakan baru pemerintah mengenai perpajakan dan tarif kendaraan bermotor yang mulai diberlakukan sejak awal tahun 2025. Seperti diketahui, pasar kendaraan bermotor dewasa ini tengah menghadapi berbagai tantangan sebagai akibat dari melemahnya daya beli masyarakat.

Segmen BEV tumbuh 153 persen

Namun, di tengah menurunnya pasar kendaraan bermotor, segmen kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) menunjukkan pertumbuhan fenomenal sebesar 153 persen, dengan angka penjualan yang meningkat dari 17 ribu unit pada 2023 menjadi 43 ribu unit pada 2024. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memberikan insentif untuk kendaraan listrik BEV produksi lokal.

Sementara itu, penjualan kendaraan hybrid juga mengalami kenaikan sebesar 8 persen. Untuk memperluas pasar kendaraan listrik berbasis teknologi hybrid, pemerintah memutuskan untuk memberikan insentif berupa diskon 3 persen PPnBM-DTP untuk kendaraan hybrid produksi lokal pada tahun ini, yang diharapkan dapat mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.

Beli Truk Isuzu Pakai Uang Koin? Tidak Masalah

Jika konsumen datang ke dealer untuk membeli kendaraan baru, itu hal biasa. Baru-baru ini, dealer TMS Isuzu Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dikejutkan dengan kehadiran konsumen yang ingin membeli satu unit truk secara tunai. Lalu apa uniknya? Konsumen tersebut menggunakan uang koin hasil tabungannya, berkat usaha makanan yang sudah dikumpulkan selama lima tahun.

Hal ini membuktikan, bahwa Isuzu berhasil mendapatkan kepercayaan konsumen sebagai pilihan solusi mobilitas untuk mendukung usaha. Konsumen Isuzu, Isah, datang ke Dealer Isuzu dengan membawa beberapa karung dan galon, yang berisikan uang koin dengan berbagai pecahan untuk membeli satu unit Isuzu ELF NMR.

Usaha jualan gorengan

“Rencana ingin membuat usaha kami menjadi lebih besar dan naik kelas. Selama lima tahun kemarin kami usaha pentol dan goreng-gorengan. Setelah uang ini terkumpul, niat kami sudah mantap untuk membeli truk Isuzu,” jelas Isah.

“Kami pilih Isuzu karena dari segi pelayanan, apalagi kekuatan unitnya. Alhamdulillah, kami bisa beli secara tunai,” tambahnya. Dealer TMS Isuzu Palangkaraya dan sangat berterima kasih atas niat serta upaya yang dilakukan oleh Isah.

Dua hari satu malam

“Kami menyambut Bapak Isah dengan penuh sukacita. Seluruh karyawan dealer TMS Isuzu Palangkaraya, bekerja selama dua hari satu malam untuk menghitung seluruh uang koin, yang dibawa untuk pembelian Isuzu ELF NMR,” kata Ariful Askar, Kepala Cabang TMS Isuzu Palangkaraya.

Setelah proses penghitungan, tercatat nilai yang diserahkan pada dealer TMS Isuzu Palangkaraya ialah Rp 150 juta, untuk sebagai uang muka. “Kami bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik dalam membantu konsumen kami mendapatkan kendaraan yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Motivasi untuk penuhi kebutuhan konsumen

Kepercayaan penuh yang diberikan oleh konsumen, tentu menjadi penyemangat buat PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Serta menghadirkan produk-produk, yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Terlebih Isuzu sudah hadir di Indonesia lebih dari 50 tahun, dan akan terus bersama membangun bangsa.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Isah. Kepercayaan yang diberikan selama ini tentu memacu kami untuk memberikan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, pelayanan lebih baik, serta dukungan layanan purna jual yang tepat,” pungkas Rian Erlangga, Division Head of Business Strategy IAMI.

Peremian charging station hyundai

Pengguna EV Bisa ‘Ngecas’ Pakai Program Berlangganan Hyundai

Untuk mempermudah penggunaan charging station untuk kendaraan listrik (EV), per tanggal 3 Februari 2025, PT Hyundai Motors Indonesia memperluas akses EV charging station, melalui program berlangganan. Bukan hanya bagi pemilik EV Hyundai, tapi juga bagi pemilik EV dari brand lainnya.

Pengguna dapat mengakses aplikasi myHyundai untuk menikmati layanan di lebih dari 296 charging stations. Seperti yang telah diketahui, Hyundai bersama mitranya memiliki dengan 538 titik charging station, baik slow maupun ultra fast charger.

Pembaharuan program berlangganan

PT Hyundai Motors Indonesia juga meluncurkan pembaharuan dari program EV Charging Subscription. Kini dapat dinikmati oleh pemilik EV Hyundai dan pemilik EV dari merek lainnya. Program berlangganan ini memiliki tiga varian paket, yang mencakup layanan public charging dan emergency mobile charging. Bahkan metode pembayarannya dibuat lebih praktis dan ekonomis.

Perluasan ini menjadi respons atas tingginya minat pelanggan akan program EV Charging Subscription, yang sejak diluncurkan pada November 2024 silam. Konsumen yang berlangganan bisa mengisi daya kendaraan di ratusan charging station Hyundai, dengan harga hingga 47 persen lebih rendah.

“Program EV Charging Subscription menjadi wujud komitmen Hyundai untuk terus memajukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kami pun antusias bisa mengembangkan program EV Charging Subscription agar tak hanya memanjakan pengguna EV Hyundai, tetapi juga bisa dinikmati semua pemilik EV di Indonesia,” kata Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia.

Meningkatkan adopsi EV

Lewat inisiatif ini, Hyundai memungkinkan setiap pengguna EV bisa merasakan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin aman, nyaman, dan menyenangkan dengan harga yang terjangkau.

“Kami harap, perluasan program ini dapat mendorong banyak orang, untuk menikmati mobilitas ramah lingkungan terdepan, dengan biaya yang hemat bersama Hyundai,” imbuh Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

Program EV Charging Subscription dapat diakses melalui aplikasi myHyundai, dengan jaringan charging station yang didukung oleh mitra Hyundai. Sebut saja Voltron, Casion, Buzz, dan Daya Green. Hyundai akan meneruskan ekspansi charging station di seluruh Indonesia, dengan memperluas kolaborasi dengan mitra operator lainnya.

Harga paket langganan yang tercantum akan mendapatkan penyesuaian pada biaya listrik dan biaya layanan lain sesuai peraturan pemerintah di lokasi tertentu.

Untuk menikmati pengalaman terbaik, pelanggan bisa mengaktifkan notifikasi dan tagihan bulanan secara otomatis (recurring payment) di aplikasi myHyundai. Metode pembayaran yang terintegrasi di aplikasi myHyundai, bisa melalui e-wallet, kartu debit, dan kartu kredit.

Pentingkah Target Penjualan vs Insentif Dalam Industri Otomotif?

Saat ini konsumen dari kalangan ekonomi kelas menengah di Indonesia mengalami penurunan. Hal tersebut menurut kacamata para pengamat dan produsen otomotif berdampak pada pencapaian target penjualan kendaraan bermotor. Pasalnya, kalangan ini adalah pangsa pasar terbesar pembeli kendaraan bermotor di Indonesia.

Dengan jumlah penduduk 283 juta jiwa, Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia. Penduduk dengan taraf ekonomi kelas menengah di tahun 2024 berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) mencapai 47,85 juta. Penurunannya signifikan dibanding tahun 2019 yang jumlahnya tercatat 57 juta.

Menurut para pakar otomotif, secara tidak langsung hal ini dianggap sebagai salah satu penyebab pencapaian penjualan kendaraan stagnan di kisaran 1 juta unit selama 2014-2023, bahkan drop pada 2024.

Urgentkah Tembus Jutaan Unit Pertahun?

Target penjualan kendaraan bermotor yang dicanangkan GAIKINDO di awal 2024 adalah 1,1 juta unit. Namun karena kondisi daya beli masyarakat ditengarai menurun drastis, target pun direvisi menjadi 850 ribu unit.

Sementara itu, target penjualan yang dicanangkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk tahun 2024 adalah 6,2-6,5 juta unit sepeda motor.

Populasi kendaraan bermotor di Indonesia pun tak kalah banyaknya. Per Agustus 2024 berdasarkan data Korlantas Polri, totalnya mencapai 164.136.793 unit. Jumlahnya pun terus meningkat setiap bulannya.

Populasi terbesar dengan porsi 83 persen adalah sepeda motor. Dari total jumlah kendaraan bermotor yang ada saat ini baik R2 maupun R4, 60 persen terkonsentrasi di pulau Jawa.

Seberapa urgentkah produsen otomotif di Tanah Air yang tergabung dalam GAIKINDO maupun AISI harus keukeuh berupaya menembus target penjualan jutaan unit?

Perlukah Industri Otomotif Mendapat Insentif?

Kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat Indonesia saat ini dianggap sedang tidak baik-baik saja. Seiring adanya tantangan yang dihadapi, muncul kebijakan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen. Ditambah lagi, opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) serta bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) pun sudah mulai diterapkan.

Para produsen kendaraan bermotor pun berharap ada kebijakan insentif tambahan agar penjualan di tahun 2025 tidak anjlok.

Dari sisi GAIKINDO, penjualan kendaraan bermotor di tahun 2025 dikhawatirkan akan anjlok dibawah 800 ribu unit jika tidak ada kebijakan insentif. Berkaca pada periode 2024, angka penjualan kendaraan hanya mencapai 865.723 unit. Turun sekira 13,9 persen dari periode tahun sebelumnya yang mencapai 1.005.802 unit.

Dengan skenario tambahan insentif, geliat pasar kendaraan bermotor bisa lebih luwes dengan estimasi penjualan 850-900 ribu unit di akhir periode tahun 2025.

Diskon Tiga Persen

Sebenarnya pemerintah telah merilis kebijakan insentif diskon sebesar tiga persen untuk bea pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil hybrid. Insentif PPN DTP untuk mobil listrik pun telah diberikan dengan besaran 10 persen ditanggung pemerintah.

Namun bagi pihak produsen, insentif tersebut dinilai masih belum memadai. Pasalnya, porsi pasar segmen kendaran hybrid terbilang kecil. Pada periode 2023, penjualan mobil hybrid hanya sebanyak 54.179 unit atau sekira 5,4 persen dari total penjualan kendaraan yang tercatat di GAIKINDO pada periode tersebut. Pada periode 2024 pun meskipun naik, hanya menempati porsi sekira 6,3 persen. Jadi sangat kecil sekali.

Sebagai alternatif, pihak produsen pun mengajukan sejumlah skenario insentif tambahan kepada pemerintah. Mulai dari insentif diskon PPnBM untuk mobil 4×2 rakitan lokal, diskon pajak untuk pembeli pertama, serta insentif untuk pabrikan yang melakukan lokalisasi dan kegiatan riset dan pengembangan (litbang).

Dapat dimaklumi, mobil berpenggerak 4×2 porsi kue pasarnya paling besar. Angka penjualan segmen 4×2 periode Januari-September 2024 mencapai 633.218 unit atau sekira 73 persen dari total penjualan kendaraan selama periode 2024. Jadi sudah jelas arahnya…

Perpanjangan tenor angsuran kredit kendaraan bermotor dari 3-5 tahun menjadi 7-8 tahun juga jadi alternatif untuk bisa menstimulus minat dan daya beli konsumen. Dengan skema ini, pendapatan minimum yang diperlukan untuk bisa mengambil kredit angsuran mobil lebih kecil sekira 19-25 persen dibandingkan tenor lima tahun.

Mesti Jalin Perjanjian FTA

Peningkatan ekspor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) nasional pun perlu ditingkatkan. Tentunya perlu upaya ekstra dari pemerintah untuk menjalin perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan beberapa negara.

Pemerintah, pihak industri dan juga DPR nampaknya perlu duduk bersama untuk membahas banyak hal berkaitan masa depan industri otomotif dan implikasi dari pertumbuhan pasar otomotif di Tanah Air.

Pihak produsen otomotif juga harus bisa lebih arif dan bijaksana. Konsumen jangan hanya menjadi santapan untuk mencapai ambisi target penjualan kendaraan yang masif agar profit bisnis bisa terus mengalir.

Industri otomotif memang penting, tapi seberapa penting bila dibandingkan dengan sektor penopang perekonomian yang lain?