Deretan mobil Suzuki di IIMS 2025

Hampir 1.700 Unit Mobil Suzuki Terjual di IIMS 2025

Satu lagi Agen Pemegang Merek (APM) otomotif mengumumkan pencapaiannya selama IIMS 2025 lalu. Kali ini bagian mobil Suzuki yang sukses mencetak penjualan hampir 1.700 unit. Ingat, hampir. Karena mereka tidak menyatakan angka pastinya.

Namun diklaim bahwa ‘hampir 1.700 unit’ itu merupakan peningkatan sebesar 41 persen dibanding IIMS 2024. Mengutip siaran pers Suzuki, “Model andalan yaitu New XL7 Hybrid merupakan bintang utama dengan kontribusi 43 persen dari total penjualan mobil Suzuki sepanjang pameran.” 

Performa XL7 di IIMS bahkan menyalip Suzuki Carry yang mencetak 23 persen. Padahal, Carry adalah yang selama ini menjadi tulang punggung Suzuki di Indonesia. Kemudian SUV baru mereka, Grand Vitara meraih 11 persen dari total penjualan di IIMS 2025.

Show Stopper

Selama berlangsungnya IIMS 2025 Februari lalu, Suzuki menyuguhkan hal yang berbeda. Mereka menyiapkan ‘wahana’ untuk calon konsumen mencoba Suzuki Jimny. Karena cukup ekstrim dan lokasinya strategis, jadi menarik perhatian.

Wahana yang disebut Jimny Adventure Experience meraih penghargaan Best Outdoor Activity di IIMS 2025. Lintasannya didesain khusus untuk memahami kemampuan Suzuki Jimny 5-pintu.

Atraksi mobil SUzuki Jimny di IIMS

“Kesuksesan Suzuki di IIMS 2025 mencerminkan kerja keras kami untuk selalu memberikan solusi ideal bagi pelanggan. Lonjakan penjualan, penghargaan prestisius, serta respons positif dari pengunjung jadi bukti bahwa Suzuki semakin dipercaya sebagai merek otomotif pilihan masyarakat Indonesia,” kata Randy Murdoko, Dept. Head of 4W Sales PT SIS.

Selain itu, program test drive berhadiah juga sukses menarik calon konsumen. Tercatat 3.000 test drive Suzuki berlangsung selama 11 hari pameran. Hadiahnya berupa satu unit Suzuki GSX-R 150, emas 10 gram dan 5 gram. Pemenangnya diumumkan menjelan IIMS selesai yaitu tanggal 23 Februari lalu.

Mobil Suzuki XL7 jadi yang paling laris di IIMS 2025

“Keberhasilan Suzuki di IIMS 2025 mencerminkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap merek kami. Lonjakan hasil penjualan, penghargaan bergengsi, serta respons positif dari pengunjung semakin memperkuat posisi mobil Suzuki di industri otomotif nasional. Kami akan terus menghadirkan kendaraan menarik dan pengalaman berkendara terbaik bagi pelanggan,” tutup Randy.

Daftar harga Suzuki XL7 dan Jimny 5-pintu bisa dilihat di bawah ini

Suzuki XL7

  • New XL7 Hybrid BETA MT – Rp 290.300.000
  • New XL7 Hybrid BETA AT – Rp 301.350.000
  • New XL7 Hybrid ALPHA MT – Rp 300.400.000
  • New XL7 Hybrid ALPHA AT – Rp 311.450.000
  • New XL7 Hybrid ALPHA MT TWO TONE – Rp 302.400.000
  • New XL7 Hybrid ALPHA AT TWO TONE – Rp 313.500.000

Suzuki Jimny 5-doors

  • JIMNY 5 DOORS MT (Single Tone) – Rp 471.100.000
  • JIMNY 5 DOORS AT (Single Tone) – Rp 484.800.000
  • JIMNY 5 DOORS MT (Two Tone) – Rp 474.100.000
  • JIMNY 5 DOORS AT (Two Tone) – Rp 487.800.000
  • JIMNY 5 DOORS AT (White Rhino) – Rp 498.900.000

Booking Membludak, Pemesanan Suzuki Jimny Nomade Ditunda 

Seperti yang kami duga, kehadiran Suzuki Jimny Nomade memang telah ditunggu para konsumen di Jepang. Jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) untuk Suzuki Jimny versi 5-pintu ini bahkan langsung membludak. Hanya dalam 4 hari, jumlah pemesanan yang masuk tembus lebih dari 50.000 unit. Luar biasa!

Sebagai catatan, Jimny Nomade ini masih diproduksi oleh pabrik Maruti Suzuki di Gurugram, India. Lini produksi Jimny 5-pintu diprioritaskan untuk pasar domestik India.

Selain Jepang, Jimny 5-pintu juga diekspor ke kawasan Afrika Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia Tenggara termasuk ke Indonesia. Kuota ekspor untuk pangsa pasar di Jepang dibatasi hanya 1.200 unit perbulan. Dengan jumlah pesanan yang tembus 50.000 unit, daftar tunggu para konsumen bisa lebih dari tiga tahun. Oleh sebab itu pihak Suzuki di Jepang terpaksa menghentikan sementara pendaftaran pemesanan Jimny Nomade.

Tak cuma menyetop sementara pendaftaran pemesanan, Suzuki pun terpaksa harus membatalkan seluruh jadwal event pameran dan promosi Jimny Nomade di Jepang.

Pada laman resminya, pihak Suzuki pun melayangkan permintaan maaf kepada seluruh konsumen di Jepang:

“Kami memohon maaf kepada seluruh konsumen atas penghentian sementara pemesanan untuk Jimny Nomade. Kami berterima kasih atas apresiasi dan minat yang besar terhadap produk kami. Jumlah pemesanan Jimny Nomade yang kami terima melebihi kapasitas produksi kami. Oleh sebab itu, pendaftaran pemesanan ditunda untuk sementara waktu. Kami memohon maaf sedalam-dalamnya atas adanya ketidaknyamanan ini,”

Situasi yang terjadi memang berdampak bagi kedua belah pihak, baik pabrikan maupun konsumen. Untuk pemesanan yang telah masuk lebih dulu tetap akan diproses dan segera dipenuhi. Hanya saja waktunya tak bisa ditentukan. Unit pesanan perdana Jimny Nomade diperkirakan mendarat di Jepang pada 3 April 2025 mendatang.

Sukses besar bagi Suzuki Jimny Nomade di Jepang, walau konsumen harus rela inden dan menunggu cukup lama.

 

Suzuki Jimny Nomade 5-Door Melenggang Dari India Ke Jepang

Suzuki akhirnya resmi memboyong Jimny versi 5-pintu ke Jepang dan dipasarkan dengan label Jimny Nomade.

Para pecinta Jimny di Jepang sempat iri saat muncul versi 5-pintunya di India. Hanya butuh waktu hingga mobil yang dirakit di Gurugram, India oleh Maruti Suzuki ini kuota produksinya mencukupi untuk ekspor.

Tampilan depan dan belakang Nomade tak beda dengan Jimny Sierra 3-pintu yang ada di Jepang. Hanya beda di grille lima pilar yang berlabur warna kelabu Gun Metallic berikut bingkai grillenya.

Untuk Nomade spek-JDM opsi warna lebih beragam, termasuk warna baru Sizzling Red Metallic dan Celestial Blue Pearl Metallic.

Jimny Nomade 5-pintu panjang bodinya 3.890 mm, sekira 340 mm lebih panjang dari Jimny Sierra 3-pintu. Otomatis jarak antar sumbu roda (wheelbase) pun lebih melar yakni 2.590 mm. Tak hanya menghasilkan kabin belakang yang lebih lapang, ruang kargo pun volumenya jauh lebih besar.

Jarak overhang buritan tak berbeda dari Jimny Sierra. Jarak ground clearance pun sama yakni 210 mm. Demikian pula sudut masuk (approach angle) dan sudut keluar (departure angle) Jimny long body ini tak beda dengan Jimny short body yakni 36° dan 47°. Karena wheelbase lebih panjang namun tanpa perubahan ground clearance, sudut rintangan kolong (ramp angle) pun menjadi hanya 25°. Lebih kecil sekira 3° dibandingkan Jimny Sierra.

Mesin 1.5-liter K15B yang dibekalkan sama seperti Sierra, seperti yang juga digunakan pada Ertiga non-hybrid. Outputnya 103 hp dengan torsi puncak 134 Nm. Opsi transmisi tersedia manual 5-speed dan automatic 4-speed. Sistem penggeraknya pun tak beda dengan Jimny Sierra yakni 4WD (four-wheel drive). Aktivasi penggerak 4×4 mekanis via tuas pada Nomade pun sama dengan Sierra.

Fitur keselamatan berkendara standar pada Nomade selengkap Jimny Sierra spek JDM. Mulai dari 6 airbag, cruise control, Stability Control, Hill Hold Control, hingga Hill Descent Control tak ada perbedaan.

Made In India

Karena saat ini masih diproduksi di India, Suzuki Jimny Nomade baru akan tersedia di Jepang sekira April 2025 mendatang.

Label harganya ¥2.651.000 (Rp 280 jutaan), lebih mahal sekira ¥566.500 (Rp 60 jutaan) dari Jimny Sierra 3-pintu reguler.

 

 

Jeep JJ Project, usaha untuk menyaingi Jimny

Jeep JJ: Maunya Menyaingi Suzuki Jimny, Terganjal Karena Ban

Kehandalan Suzuki Jimny tentu bukan rahasia lagi. Harganya tidak mahal pula (dulu) dan hampir semua orang bisa punya. Mobil yang sederhana, mudah diurus, bisa offroad adalah dasar pengembangan sebuah Jimny. Hal ini juga yang mendasari Jeep, saat mereka mengembangkan proyek yang disebut Jeep JJ Project di era 1990-an.

Belum pernah dengar? Sama. Kami juga tidak begitu ‘ngeh’ sebelum membuka situs Jalopnik. JJ Project adalah inisiasi Jeep untuk menghadirkan off roader entry level yang bisa masuk di pangsa pasar negara dunia ketiga. Plus ramah untuk pengguna pemula di Amerika.

Bob Sheaves, mantan engineer Jeep menuliskan di forum Allpar, bahwa JJ dirancang sebagai mobil yang terjangkau, mampu melibas segala medan. Makanya, saat pengembangan, sangat ditekankan untuk menggunakan komponen yang sudah ada. Tidak perlu bikin baru dan proses produksinya disederhanakan.

Apa Yang Ada

Gambar paten Jeep JJ 1998

Mesin 2,5 liter empat silinder dan transmisi 5-speed manual memakai punya Dodge Omni, lengkap dengan transfercase yang sudah ada di gudangnya Jeep. Dengan penggerak ini, JJ wajib bisa off road dan lulus uji lapangan di lahan Rubicon Trail. Tempat Jeep biasa menguji kemampuan produknya.

Soal bentuk, mengutip Jalopnik, diserahkan pada Bob Nixon yang keluar dengan desain body convertibel (atapnya bisa dilepas), dimensi ringkas dan hanya ada dua pintu. Di depan, grill seven slot khas sudah pasti dipasang dan juga lampu utama yang kotak. Mirip Wrangler JL.

Dimensinya sesuai permintaan, ringkas. Panjangnya 3,3 meter dengan wheelbase 2,2 meter. Namun mobil ini punya lebar 1,6 meter.

Kemudian, proses produksinya benar-benar disederhanakan. Menurut Sheaves, mobil ini dibagi dalam 13 modul yang masing-masing dirakit oleh para suplier. Kemudian datang ke pabrik Jeep untuk dijadikan satu. Bahkan saking ingin irit, diusahakan supaya proses assembly final tidak banyak memakai listrik!

Sekali lagi, supaya murah, variannya tidak banyak. Hanya ada satu, malah. Bahkan fitur opsional juga ditekan seminim mungkin. Bob Sheaves ingat betul bahwa AC pun tidak ada dalam daftar fitur. Bawaan maupun opsional.

Dibatalkan Begitu Saja

Jeep JJ

Proyek Jeep JJ kemudian dimatikan begitu saja, setelah para engineer merasa mobil ini tidak punya kemampuan sebuah Jeep tulen.

Penyebabnya adalah, JJ gagal dalam pengujian medan terjal di Rubicon Trail. Bob Sheaves, salah satu pembela Jeep JJ mengutarakan, “JJ tidak dapat melintasi Rubicon Trail sepenuhnya tanpa tali penarik di satu bagian yang curam. Mobil itu tidak memiliki ban dengan radius beban statis yang tepat untuk melewati satu tantangan teknis tertentu.”

Dilanjutkan oleh Sheaves, itulah satu-satunya kegagalan dalam pengujian. Evan Boberg (engineer suspensi) dan dirinya tidak setuju pada poin ini. “Karena saya merasa ini  adalah Jeep sejati, sama seperti MB (CJ-2A) asli. MB standar yang dimiliki teman saya (juga) tidak dapat melintasi jalur Rubicon tanpa bantuan,” belanya.

Radius beban statis ban (radius dari tengah roda ke tanah, saat ban sudah diisi angin dan diberi beban) yang ia sebutkan kurang besar. Saat pengujian, Jeep memasangkan ban 29 inci. Kemudian dicoba menggunakan ban 31, tapi ternyata mentok di fender.

Seiring dengan pengembangan, biayanya makin bengkak dan mulai banyak proposal untuk JJ model lain. Bob Lutz, President Chrysler waktu itu yang menaungi Jeep, merasa proyek ini sudah terlalu melebar. Bukan lagi mobil murah yang bisa diterima semua orang.

Akhirnya diputuskan Jeep JJ masuk arsip saja. Kemudian sumber dayanya difokuskan untuk membangun Grand Cherokee.

 

Suzuki Jimny Horizon, Tanda Berakhir Peredaran Jimny di Jerman?

Ada kabar gembira bagi para penyuka Suzuki Jimny di Jerman. Sebuah model edisi terbatas baru saja diluncurkan, Jimny Horizon. Hanya saja, mobil ini sekaligus jadi penanda bakal berakhirnya peredaran Jimny bermesin bensin di negara tersebut. Karena basis yang digunakan adalah Jimny versi standar, merombak tampilan dan memasang aksesoris pun jadi lebih mudah.

Tampilan Bergaya Retro

Grille model kawat kasa dengan emblem tulisan Suzuki di bagian tengah mirip grille Suzuki Jimny ‘Jangkrik’. Bumper depan dan over fender tampil senada dengan warna hitam. Di bawah bumper depan terpasang skid plate warna aluminium yang serasi dengan side skirt di bawah dek pintu.

Agar kian kental dengan gaya retro, pada ruang roda terpasang mud flap penahan cipratan lumpur. Cover ban serep di belakang pun bertuliskan Suzuki plud logo huruf “S” yang khas. Tampilan ala retro pada eksterior Jimny Horizon kian lengkap dengan pelek stainless-steel model ‘kaleng’ yang dibalur warna hitam doff.

Untuk warna eksterior hanya ada satu pilihan yakni Medium Grey. Pada tepi bodi diimbuhi decal sticker berupa garis warna hitam. Pada pintu terpampang stiker hitam tulisan Jimny. Sebagai penanda edisi spesial, pada sisi atas fender depan kiri dan kanan terpasang emblem Horizon.

Sebagai aksesoris tambahan, di buritan terdapat hook gandengan trailer yang bisa dilepas. Jimny Horizon bisa membawa gandengan anhang jika ingin memuat kargo barang lebih banyak maupun perlengkapan camping.

Harga Terjangkau

Uniknya, hanya tersedia dua jok di kabin depan Jimny Horizon. Tak ada jok belakang. Karena lantai kabin belakang rata, maka volume kargo pun kian besar yakni 863 liter. Antara kabin depan dan belakang dibatasi jaring pengaman kargo. Nah, cocok bagi yang suka berpetualang.

Tak ada ubahan sama sekali pada isi di balik bonnet. Masih dengan mesin bensin empat silinder 1,5 liter bertenaga 101 hp dengan torsi 130 Nm. Transmisi hanya tersedia versi manual 6-speed, dengan sistem penggerak four wheel drive.

Karena regulasi emisi yang ketat, Suzuki Jimny di Eropa dan Inggris sejak tahun 2021 ‘terpaksa’ masuk kategori kendaraan niaga ringan. Maka tak heran jika Jimny versi Eropa sedikit beda dari negara lainnya. Tak perlu takut kehabisan, karena tersedia 900 unit Jimny Horizon. Namun, hanya ada di dealer Suzuki tertentu, itu pun cuma di Jerman.

Soal harga pun tak terlampau mahal, mulai dari €32.340 atau kisaran Rp 565,9 jutaan. Hanya beda tipis dari Jimny spek standar di Jerman yang dibanderol mulai dari €29.490 atau setara Rp 516 jutaan.

Perihal kapan bakal muncul Jimny versi EV, Suzuki saat ini masih terus melakukan tahap uji dan pengembangan. Mudah-mudahan sudah siap produksi sebelum tahun 2030.

 

Review Mobil Bekas: Suzuki Jimny JB43, Langka Dan Makin Mahal

Semua generasi Suzuki Jimny punya penggemarnya masing-masing. Beberapa tahun terakhir, Suzuki Jimny menjadi sorotan bagi banyak car enthusiast, terutama di Indonesia. Uniknya, Suzuki Jimny generasi ketiga dengan kode bodi JB43 ialah yang paling sedikit populasinya di Tanah Air.

Suzuki Jimny JB43 atau dikenal juga sebagai Jimny wide

Beruntung kami sukses ‘menangkap’ satu spesies langka yang ada di Indonesia, yakni Suzuki Jimny Wide alias Jimny generasi ketiga. Ya, sport utility vehicle (SUV) ringkas ini, bentuknya lebih modern dari dua generasi sebelum. Namun, tidak menghilangkan karakter aslinya.

Lahir 1998

Aspek kepraktisannya jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Pembaruan dilakukan oleh Suzuki untuk tetap bisa menaklukkan medan off-road.

Walaupun mulai dipasarkan pada tahun 1998, tapi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru mengimpor Jimny Wide JB43 pada tahun 2017.

Saat itu, harganya Rp 285 juta dan hanya berjumlah 88 unit saja. Oleh karenanya, SUV ini terjual habis untuk menjadi barang koleksi, bukan untuk kerja keras di medan off-road.

Di Indonesia hanya transmisi otomatis

Bodi Suzuki Jimny Wide lebih terkesan dinamis. Bentuk bodi yang disertai lengkungan, menghasilkan tampilan yang lebih modern. Desain lampu yang lebih besar, over fender lebar dengan side body moulding, serta roof rail, menjadi beberapa ciri khas SUV fungsional yang disematkan.

Dimensi tergolong ringkas, dengan panjang 3.675 mm, lebar 1.600 mm, tinggi sekitar 1.700 mm. Wheelbase-nya 2.250 mm.

Mesin yang digunakan Suzuki Jimny Wide JB43 ialah M13A 1.3 liter DOHC bertenaga 83 hp dan torsi 110 Nm.

Penggerak tersebut dipadu dengan transmisi otomatis 4-speed. Transmisi manual 5-speed memang ada, tapi tidak tersedia untuk Indonesia. Aktivasi mode 4WD dapat dilakukan cukup dengan menekan tombol. Terdapat tiga pilihan mode sistem penggerak roda, yaitu 2WD, 4WD dan 4WD-L.

Rasa suspensi lebih baik

Kebetulan unit yang kami pakai ialah buatan tahun 2011 dan versi Inggris yang dipasarkan oleh importir umum.

Ada sedikit perbedaan fitur dengan unit yang dibawa oleh PT SIS. Sebut saja panel instrumen dashboard, setir, headunit audio, handel pintu dalam, material jok, bumper, kap mesin, hingga velg.

Dashboard Jimny wide versi importir umum beda dengan jualan Suzuki Indomobil.

Rasa berkendara Suzuki Jimny Wide memang jauh lebih baik dari Jimny generasi pertama dan kedua. Memang terasa rigid, namun bukan keras ‘gronjalan’. Kami sama sekali tidak komplain dengan performa suspensinya.

Konsol tengah jimny jb43

Suspensi depan dan belakang menggunakan 3-link rigid axle dengan per keong, sehingga ground clearance mencapai kisaran 190 mm. Kombinasi tersebut mampu menghasilkan approach angle 34 derajat, departure angle 46 derajat, serta ramp break over angle 31 derajat.

Harga bekas lebih mahal

Untuk berpindah mode dari 2WD ke 4WD atau sebaliknya, dapat dilakukan saat melaju tidak lebih dari 20 km/jam. Sedangkan akses menuju atau dari 4WD-L, harus dilakukan dengan kondisi mobil berhenti dan transmisi pada posisi netral (N).

Untuk sebuah Suzuki Jimny yang populasinya sedikit di Indonesia, wajar kalau saat ini harganya jadi mahal.

Tahun 2017 harganya Rp 285 jutaan, sekarang jangan kaget kalau sudah melewati Rp 350 juta. Apalagi kalau unit versi importir umum dengan spesifikasi unik, harganya pasti lebih ‘gelap’. Suzuki Jimny memang selalu bikin heran…

Suzuki India Capai Jumlah Produksi 30 Juta Unit

Suzuki Motor Corporation berhasil meraih akumulasi angka produksi 30 juta unit kendaraan di India, pada akhir bulan Maret 2024 silam. Dengan hasil capaian Suzuki tersebut, membuat India menjadi negara kedua setelah Jepang yang menorehkan prestasi itu.

Sekaligus menjadi negara basis produksi Suzuki tercepat untuk mencapai angka 30 juta unit kendaraan. Hanya dalam waktu 40 tahun dan 4 bulan, sejak pabrik Suzuki di India mulai beroperasi pada bulan Desember 1983. Pabrik Suzuki di Jepang saja baru bisa memperoleh akumulasi angka produksi 30 juta unit selama 55 tahun dan 2 bulan.

Produksi kendaraan roda empat Suzuki di India yang bermula pada bulan Desember 1983, ditandai oleh pembuatan Maruti 800, sebagai model pertama yang dibuat oleh Maruti Udyog. Perusahaan ini merupakan cikal bakal dari Maruti Suzuki. Saat ini, produksi kendaraan berlangsung di fasilitas Gurgaon dan Manesar milik Maturi Suzuki. Termasuk di Gujarat, milik Suzuki Motor Gujarat.

Dengan ketiga fasilitas tersebut, tidak kurang dari 16 model yang diproduksi di India. Sebut saja WagonR, Swift, Baleno, hingga sport utility vehicle (SUV) Brezza dan Fronx. Fasilitas Suzuki di India memiliki kapasitas produksi sebesar 2,25 juta unit per tahun. Hal ini guna mendukung rencana mencapai angka produksi tahunan sebesar 4 juta unit, pada tahun 2030 nanti. Termasuk persiapan dibukanya fasilitas baru di Kharkhoda pada tahun 2025 dan di Gujarat pada 2028.

Sejumlah rencana Suzuki tersebut, tentu juga akan berpengaruh terhadap perkembangan industri otomotif di sejumlah negara lain, termasuk di Indonesia. Sebagai catatan, selama beberapa tahun terakhir, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ‘gemar’ mengimpor beberapa model dari India. Sebut saja Ignis, S-Presso, dan yang baru-baru ini adalah Jimny 5-Door.

BUAJI 2024, Bukti Hubungan Erat Antar Penyuka Suzuki Jimny

Ibadah di bulan suci Ramadan tentu senantiasa dinantikan. Momen ini juga seringkali dimanfaatkan untuk memupuk tali silaturahim. Hubungan baik tersebut tidak hanya berlaku di keluarga inti saja, namun juga banyak dilakukan bersama ‘keluarga sehobi’. Hal ini dibuktikan oleh Jimny Ind dalam menggelar acara Buka Bersama Jimny (BUAJI) 2024, pada 23 Maret 2024, di Temenasi Resto, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Sejak puluhan tahun silam, Suzuki Jimny dikenal sebagai kendaraan tangguh, sekaligus mudah untuk dirawat. Bahkan kendaraan ini juga banyak digunakan untuk melahap medan buruk. Wajar saja, jika penggemar Suzuki Jimny dan beragam variannya, masih digemari oleh banyak kalangan. Mereka yang menyukainya pun terdiri dari lintas generasi.

Tahun lalu, Jimny Ind juga sempat mengadakan acara yang serupa, namun dengan nama Ngabuburit Jimny atau NGAJI. Diawali dengan konvoi bersama dari titik kumpul di Rest Area km. 7 tol Jakarta -Serpong, menuju lokasi acara. Tercatat ada 36 unit Suzuki Jimny yang datang dan ada sekitar 70 peserta meramaikan acara BUAJI ini.

Setibanya di Temenasi Resto, acara diisi dengan diskusi dan saling tukar informasi seputar Suzuki Jimny. Yang menjadi pembicara dalam diskusi BUAJI kali ini, salah satunya ialah Julian Johan atau yang akrab disapa Jeje. Wajar saja, karena sosok antusias reli dan offroad ini juga pemilik Suzuki Jimny dan sudah dimodifikasi secara ‘proper’.  

Hingga akhir acara, setiap peserta BUAJI 2024 terlihat riang gembira. Selain buka puasa bersama, tentu tersedia aneka hidangan lezat dan tentunya banyak hadiah doorprize yang dibagikan kepada peserta. Selepas BUAJI 2024 ini, pasti akan ada acara Jimny Ind lainnya di masa datang. Nantikan saja…

Suzuki Jimny XL 5-Door: SUV Harian Yang Bisa Diajak Berlumpur Ria

Genap satu bulan berlalu sejak Suzuki Jimny XL 5-Door diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 5 Februari 2024 lalu di JIExpo Kemayoran, Jakarta. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimis Jimny XL bakal sesukses pendahulunya yakni Jimny versi 3-pintu.

Kami akhirnya bisa mencicipi seperti apa kemampuan Jimny XL. Bersama sejumlah awak media lainnya kami dibawa ke Desa Pelangi, di kawasan Sentul, Bogor.

Telah tersedia trek mini off-road sepanjang 1,4 km. Mulai dari jalur cross country, tanjakan dan turunan serta kubangan lumpur menanti untuk kami cicipi bersama Jimny XL. Nah.. ini dia!

Kami tak akan mengulas soal desain, kemasan atau fitur pemanis yang ada pada mobil ini. Ini adalah mobil SUV harian yang bisa diajak bersenang-senang dan berpetualang. Jadi, hanya seputar itulah yang akan kami ulas.

Volume Kargo Besar, Daya Angkut Minim

Dengan jarak wheelbase 340 mm, baris bangku kedua Jimny XL sedikit lebih lapang dari versi 3-pintunya. Di atas kertas, volume kargo Jimny XL 85 liter dan bisa mekar jadi 211 liter dalam posisi bangku terlipat. Volume yang lumayan besar untuk memuat barang bawaan.

Akan tetapi yang mungkin kurang diperhatikan adalah kemampuan daya angkutnya. Suzuki Jimny XL memiliki kemampuan tarik maksimum hingga 1,3 ton. Cukup kuat untuk menarik gandengan berisi sebuah sepeda motor. Namun dengan bobot kosong 1.200 kg dan bobot kotor 1.545 kg, maka daya angkutnya praktis hanya sekira 345 kg.

Jika satu orang penumpang dewasa memiliki bobot rata-rata sekira 70 kg, dengan empat orang penumpang maka daya angkutnya hanya tersisa sekira 65 kg. Untuk mengimbanginya, tersedia beragam jenis dan merek suspensi aftermarket yang beredar di pasaran.

Ditolong Torsi

Pada sektor performa, Jimny XL dibekali mesin bensin 4-silinder 1.5-liter berkode K15B yang sama dengan Jimny versi 3-pintu.

Output tenaga sebesar 103 hp yang dikail pada 6.000 rpm terbilang masih sedikit underpower. Setidaknya tertolong oleh torsi sebesar 130 Nm yang bermain di 4.000 rpm.

Akselerasi di jalan raya nyaris tak ada bedanya dengan versi 3-pintu, baik transmisi manual maupun automatic. Hanya saja, karena saat ini kemampuan off-roadnya yang ingin kami olah, kami tak terlalu lama menjajal di jalan raya. Mungkin nanti pada lain kesempatan.

Radius belok maksimumnya yang sebanyak 4,25 putaran kemudi masih terbilang wajar untuk sebuah SUV. Hanya saja butuh sedikit ancang-ancang jika harus putar balik. Panjang bodi Jimny XL pun tak menyulitkan saat parkir. Jarak pandang pun cukup leluasa dengan kacanya yang lebar dan atap kabin yang terbilang tinggi.

Off-road Ria

Jimny XL menggunakan sistem pengerak roda belakang yang dapat dipindah ke penggerak 4×4 All-grip. Saat mulai memasuki trek off-road, kami perlu menarik agak keras tuas untuk oper dari 2H ke posisi gigi 4L (4WD gigi rendah).

Suzuki Jimny XL 5-Door off road

Sejak lahir Jimny XL tidak dilengkapi differential lock. Jadi kami harus menjaga putaran mesin saat merayap di trek off-road pada gigi rendah agar tak kehilangan torsi puncak.

Banyak yang berpendapat bahwa versi transmisi manual lebih minim risiko kehilangan torsi puncak. Namun versi automatic jauh lebih mudah untuk menjaga momen torsi dan tenaga melalui pijakan pedal gas. Semua bergantung pada selera dan kebiasan pengemudi.

Saat melintasi jalan menurun, Suzuki Jimny XL 5-Door ternyata dilengkapi hill-descent control versi sederhana. Mobil akan merayap pada kecepatan 5 km/jam. Rem otomatis membantu agar mobil tak nyelonong.

Suzuki Jimny XL 5-Door

Di lintasan dengan sudut kemiringan 35°, Suzuki Jimny XL 5-Door masih bisa merayap dengan cukup baik. Demikian pula saat diajak menerabas kubangan air berlumpur. Kami sangat menikmati keseruan beroff-road ria. Jarak ground clearancenya yang 210 mm terbilang cukup aman untuk menerabas jalan yang tergenang air. Namun untuk diajak berendam di kubangan lumpur yang agak dalam, mungkin Jimny XL perlu ditambahi lift kit agar lebih pede.

Mobil ini terbukti jadi pusat perhatian selama event IIMS lalu. Namun label harganya yang Rp 465 juta (manual) dan Rp 478 juta (automatic) terbilang relatif mahal. Jimny XL masih diimpor dari India. Jadi dapat dimaklumi jika harga jualnya sulit melawan compact SUV dari brand lain yang sudah diproduksi di Indonesia.

Suzuki Jimny 5-door Resmi Dijual di Indonesia, Ini Harganya

Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan dan menjual Suzuki Jimny 5-door, atau Jimny lima pintu, di Indonesia. Mobil ini Diperlihatkan di ajang IIMS 2024 yang berlangsung 15-25 Februari 2024 di Jakarta. Harga Jimny 5-door ini cukup menarik. 

Jimny lima pintu mengusung perubahan body yang signifikan, terutama dalam hal dimensi. Meski paras tidak berubah, tapi tambahan sepasang pintu belakang meningkatkan kepraktisan secara drastis. Ditambah ruang bagasi yang juga sekarang lebih luas. Kami bisa bilang, Jimny 5-door lebih ramah terhadap mobilitas keluarga.

Harga Jimny 5-door

Panjang Jimny ‘keluarga’ ini sekarang 3.965 mm. Lebar sama seperti versi tiga pintu yaitu 1.645 mm. Tinggi juga identik, 1.720 mm. Wheelbase memanjang menjadi 2.590 mm. Kapasitas bagasi 211 liter dengan jok tegak.

Di balik kap mesinnya juga tidak ada yang berubah. Tetap mengandalkan mesin K15B bertenaga 102 ps dengan torsi 130 Nm. Yang menarik, mobil ini juga dipasarkan dalam versi transmisi manual 5-speed. Seperti versi pendek. Tentunya dengan sistem gerak 4WD.

Di kabin, dashboard tidak berubah. Yang berbeda adalah head unit dengan layar ukuran 9-inci. Sudah bisa Apple Carplay wireless. Tapi Android Auto masih tetap memerlukan sambungan kabel. Tidak lupa, fitur keselamatan lebih lengkap dengan enam airbag. Di Jimny pendek hanya tiga.

Harganya juga menarik harga resminya tidak ada yang mencapai Rp 500 juta. Sudah bisa dipesan sekarang di dealer Suzuki. Daftarnya ada di bawah.

Harga Suzuki Jimny 5-door 2024

MT Rp 462.000.000
AT Rp 475.600.000
MT two tone Rp 465.000.000
AT two tone Rp 478.600.000

Suzuki Caravan Tour Berkeliling Jelang IIMS 2024

Sambut ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengadakan “Suzuki Caravan Tour” selama dua hari, 12-13 Februari 2024.

Siap keliling Jakarta

Caravan Tour akan berkeliling sejak jam 8 pagi hingga 8 malam di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

Mobil karavan bertema petualangan-futuristik ala Suzuki ini siap memberikan giveaway berupa tiket masuk, tiket parkir, hingga merchandise orisinal Suzuki yang bisa ditukarkan selama IIMS 2024 berlangsung.

Dukungan terhadap IIMS 2024

Harold Donnel, 4W Marketing Director PT SIS, menjelaskan bahwa kegiatan Suzuki Caravan Tour ini merupakan bentuk dukungan Suzuki terhadap pameran IIMS 2024.

“Sebelum memulai keseruan Suzuki di IIMS 2024, kami lebih dulu menyapa masyarakat dengan kegiatan Suzuki Caravan Tour yang akan berkeliling kota Jakarta selama dua hari penuh,” ucap Harold.

Aktivitas seru Suzuki di IIMS

Rute yang ditempuhnya meliputi area Sudirman, Thamrin, dan Gatot Subroto. Anda juga bisa melakukan pemesanan tiket test drive, tiket masuk pameran gratis, tiket parkir gratis, hingga merchandise eksklusif dari Suzuki Indonesia yang dapat ditukarkan di booth Suzuki pada saat pameran berlangsung.

Tahun ini, Suzuki akan memboyong berbagai lini produk unggulannya untuk memanjakan para pengunjung dan konsumen setia. Tidak sampai disitu saja, kehadiran Suzuki juga menyiapkan beragam kegiatan seru seperti interactive games, penampilan dari musisi Indonesia, adventure experience khusus untuk SUV legendaris Suzuki, doorprize menarik, dan promo spesial IIMS 2024.

Camping Riang Gembira Jimny Camp Vol. 2

Ada ucapan terkenal dari ilmuwan Albert Einstein. “Lihatlah alam secara seksama, maka kamu akan mengerti segala hal dengan lebih baik”. Di era saat kini, semua aktivitas berlangsung cepat dan instan. Terkadang setiap individu lupa manfaat berinteraksi dengan alam. Sebab, dipercaya bahwa menghabiskan beberapa menit saja berada di alam terbuka, akan memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan fisik seseorang. Camping adalah salah satu bentuk aktivitas di alam terbuka.

Camping bersama yang kedua

Seperti yang sudah beberapa kali dilakukan oleh sejumlah penggemar dan pengguna Suzuki Jimny ini. Jimny Ind untuk kedua kalinya menggelar acara camping bersama, yakni Jimny Camp Vol. 2, yang diadakan pada 3-4 Februari 2024 silam. Kali ini, Jimny Camp berlokasi di Land.Euh Camp, Tapos, Bogor, Jawa Barat.

Meski persiapannya tergolong singkat dan rentang waktu pendaftarannya juga cepat, terbukti antusiasme penggemar Suzuki Jimny untuk mengikuti Jimny Camp Vol. 2 ini tetap oke. Tak kurang dari 25 unit Suzuki Jimny dari berbagai generasi pun ambil bagian. Sedangkan peserta acara mencapai 45 orang.

Rute perjalanan tidak terlalu berat

Di hari pertama, seluruh kendaraan peserta berkumpul dari Rest Area Sentul 35A di tol Jagorawi. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju tempat Land.Euh Camp di Tapos. Jimny Ind sengaja memilih rute perjalanan yang tidak terlalu berat. Hal ini mengingat ada juga peserta camping yang menggunakan Suzuki Katana dengan sistem penggarak 4×2.

Sebelum tiba di lokasi camping, seluruh peserta disuguhi oleh pemandangan alam yang ‘menyegarkan’, mulai dari padang rumput yang tinggi hingga hutan pohon jati. Land.Euh Camp sebagai lokasi camping, memilik area yang cukup ideal untuk menampung sekitar 30 unit mobil. Selain itu, area camping ini juga tidak terlalu jauh dari pintu keluar tol Ciawi, dan memiliki fasilitas yang lengkap.

Ditemani api unggun

Tiba di Land.Euh Camp, seluruh peserta segera membangun tendanya masing-masing. Cuaca yang sejuk ditambah turun hujan gerimis, tidak mengurangi semangat semua peserta untuk membangun tenda. Di malam harinya, rangkaian acara dimulai dari makan malam bersama, termasuk sharing session dari para peserta dan para antusias Suzuki Jimny. Tentu saja, camping seru pasti tidak lupa ditemani api unggun.

Keesokan harinya, para peserta memulai hari dengan menikmati udara pagi sambil menyantap sarapan. Cuaca yang cerah dimanfaatkan oleh seluruh peserta untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan akan Suzuki Jimny. Siang hari, para peserta bersiap dan berkumpul untuk saling berpamitan.

Lagi-lagi, Jimny Ind memberikan pengalaman camping seru bagi para penikmat mobil Suzuki Jimny. Jika saja nanti diadakan Jimny Camp Vol.3, rasanya kami ingin ikut. Ya, pasti bersama Suzuki Jimny Champion…

Suzuki Jimny di Gran Turismo 7

Suzuki Jimny Kini Tersedia di Gran Turismo 7

Kabar gembira bagi para penyuka balapan di game console PlayStation5. Ada mobil kejutan yang ditambahkan dalam daftar update terbaru game Gran Turismo 7. Bukan mobil sport eksotis atau supercar, tapi Suzuki Jimny!

Dari sederet generasi Jimny, tim kreator game Gran Turismo di Polyphony Digital memilih Suzuki Jimny model tahun 2018 spek JDM yang di Jepang disebut Sierra. SUV mungil ini aslinya dibekali mesin 3-silinder turbo 658cc bertenaga 63 hp. 

Pilihan mobil SUV dalam game Gran Turismo jumlahnya memang sangat sedikit. Mobil SUV yang dipilih merupakan model yang sangat populer atau memiliki kriteria yabg istimewa. Seperti pada edisi Gran Turismo 2 di era PlayStation 1 terdapat Suzuki Escudo Pikes Peak. Ini adalah mobil rally fenomenal pada eranya.

Pemilihan model Suzuki Jimny berdasarkan banyaknya penggemar Kei Car. Untuk sekadar bermain dengan santai. Selain itu, Jimny Sierra digemari kaum muda di Jepang. 

Opsi Modifikasi Tampilan

Seperti halnya dunia nyata, pada game Gran Turismo 7 terdapat opsi modifikasi. Tentu saja tak sebanyak versi sungguhannya.

Gamers dapat upgrade Suzuki Jimny Sierra mereka sesuai selera. Mulai dari beragam model grille, bemper off-road, hingga side steps. Pilihan warna eksterior yang ditawarkan pun sama seperti di brosur.

Nah, dari semua paket upgrade yang tersedia, para penyuka Gran Turismo sangat gemar gonta-ganti model velg dan ban. Di game Gran Turismo 7 tersedia beraneka opsi velg mulai dari ukuran 15 inci hingga 20 inci. Pilihan ukuran dan jenis ban pun beragam.

Setup Mobil 

Satu hal lagi yang paling sering dilakukan para gamers penyuka Gran Turismo adalah setup dan fine tuning mobil sesuai selera. Mulai dari performa mesin, suspensi, rem, rasio gigi transmisi dan masih banyak lagi. Hanya setelan santai atau racikan balap semua bisa dilakukan.

Meskipun untuk Jimny tak tersedia opsi engine swap alias ganti mesin, namun tersedia opsi komponen untuk upgrade performa.

Dari spek standard dengan output tenaga yang hanya 63 hp, tenaganya dapat dikatrol hingga menjadi 158 hp. Masih belum cukup? Sabar… tak lama lagi bakal ada versi update tambahan. Pada sesi World Circuits akan tersedia kompetisi khusus Suzuki Jimny yakni “Jimny Cup”. Nah, keren kan….

 

Suzuki Swift

Tidak Akan Ada Suzuki Swift Atau Jimny Pakai Lambang Toyota

Praktek ganti logo (rebadging) Mobil Toyota dan Suzuki sudah lama dilakukan. Tujuannya untuk saling bantu meningkatkan penjualan dan mencapai target produksi. Anda pasti pernah dengar Suzuki Baleno jadi Toyota Starlet di Afrika Selatan atau Innova Zenix jadi Suzuki Invicto di India. Tapi ada dua mobil yang tidak akan berganti logo: Suzuki Jimny dan Swift.

Menguti media Autocar India, sumber mereka di Maruti Suzuki mengatakan Toyota sudah menyatakan minat untuk rebadge Jimny. Namun hal tersebut ditolak. Alasannya tegas Suzuki Jimny dan Swift adalah jati diri mereka. Lalu, kenapa Toyota berniat rebadge mobil ini?

Untuk Jimny, Toyota perlu SUV tangguh berpenggerak empat roda yang diposisikan di bawah Fortuner. Tentunya ini akan jadi segmen yang menggiurkan. Apalagi Fortuner sekarang harganya sudah makin menggila. Untuk Suzuki pun, sebetulnya ini kesempatan emas. Maruti Suzuki akan kebagian order produksi berlimpah.

Seperti diketahui, minat Jimny di beberapa negara kini sudah mulai melandai. Di India, Maruti hanya mampu menjual 15 ribuan unit dari Januari hingga November. Bahkan bulan lalu, hanya terjual 1.020 unit saja. Meski begitu, hal tersebut tidak menggoyahkan pendirian Suzuki. “Ini seperti meminta Land Cruiser diberikan logo Suzuki. Model yang jadi jatidiri tidak pantas untuk dibagi. Dan kami (Suzuki dan Toyota) menyadari hal itu,” ujar sumber di dalam Maruti Suzuki.

Swift Menggoda

Untuk Suzuki Swift, dasar pemikirannya juga jualan. Hatchback ini sukses jadi salah satu produk paling laris yang dijual oleh Maruti Suzuki. Rata-rata tidak kurang dari 17.100 unit terjual setiap bulan sepanjang 2023 ini.

Tidak akan ada suzuki swift pakai lambang toyota

Selain itu, produk rebadge dari Suzuki seperti Toyota Glanza (Baleno) dan Rumion yang berbasis Suzuki Ertiga, bisa diterima dengan baik di pasar India. Kalau ditotal, dua produk ini menyumbangkan 25 persen volume penjualan setiap bulannya. Kalau Swift bisa dijual sebagai Toyota, diperkirakan akan menyumbangkan tambahan 25 persen lagi. Namun sekali lagi, Swift sangat berharga untuk Suzuki.

Saat ini, kerjasama dua merek tersebut terbukti menghasilkan keuntungan untuk kedua belah pihak. Bahkan, keduanya sudah sepakat Maruti akan merakit EV untuk Toyota, berbasis Suzuki eVX.

Sumber: Autocar India

Daihatsu pesaing Suzuki Jimny

Daihatsu Siapkan Pesaing Sekelas Suzuki Jimny

Kesuksesan Suzuki Jimny di pasar Jepang maupun global sepertinya memicu Daihatsu untuk menyiapkan pesaingnya. Hal ini cukup mengejutkan karena Jimny adalah offroader tulen yang berbasis ladder frame. Sementara Daihatsu tidak punya platform seperti itu.

Media Jepang, Bestcar mengemukakan hal tersebut dan mengatakan ini bukan pertama kalinya Daihatsu mencoba menghadang Suzuki. Anda tentu masih ingat Suzuki Hustler yang disaingi oleh Daihatsu Taft.

Khusus untuk mobil sekelas Jimny nanti, Daihatsu tidak akan membuat platform baru memang. Tapi mereka sudah punya DNGA yang dipakai berbagai produk. Dari berbagai Daihatsu Kei Car di Jepang, Daihatsu Rocky hingga Xenia. Termasuk Taft dan Toyota Yaris Cross.

Dan inilah yang akan dimanfaatkan. Jadi, jangan berharap nanti ada Daihatsu dengan gerak empat roda yang bisa dengan mudah menerjang medan off road berat. Mungkin untuk medan yang lebih ringan. Intinya, mobil ini akan bisa digunakan di perkotaan ataupun jalanan rusak.

Belum diketahui juga, apakah Daihatsu pesaing Suzuki Jimny tersebut nantinya hanya akan ada di Jepang, atau akan diekspor. Tapi melihat DNGA mampu dipasangkan mesin yang 1,5 liter empat silinder, kami optimis nanti akan ada di pasar global. Indonesia juga bukan tidak mungkin kebagian, mengingat sepertinya akan cocok di kondisi jalan di negara ini.

Untuk informasi, Toyota adalah pemegang saham mayoritas di Daihatsu. Pada 2019 lalu, mereka juga mengakuisisi 4,9 persen saham Suzuki. Menghasilkan produk kembar seperti Innova Zenix dengan Suzuki Invicto, Baleno jadi Toyota Starlet, Corolla jadi Suzuki Swace.

Modifikasi Suzuki Jimny by Damd

Modifikasi Suzuki Jimny Supaya Lebih Terlihat Retro

Suzuki Jimny generasi terbaru memang seperti ‘kanvas kosong’ untuk para modifikator. Damd, modifikator Jepang kembali memperlihatkan hasil karya modifikasi terbarunya. Suzuki Jimny mungil dengan kemampuan off road mumpuni diberikan aksesoris yang membuatnya tampil layaknya Mercedes-Benz G-Class mini.

Kit modifikasi Suzuki Jimny ini terdiri dari sepuluh item. Meliputi grill depan dengan slat horisontal. Lampu utama asli tetap dipertahankan dan diberi pelindung, tapi bemper diganti dengan bentuk yang lebih tegas. Memperkuat kesan off roader tangguh. Tidak lupa lampu kabut kunig kotak untuk menghadirkan nuansa retro.

MOdifikasi SUzuki Jimny

Kap mesin juga diubah dengan dome yang lebih jelas terlihat. di pojokannya terpasang lampu sein tambahan. Lengkap dengan pelindungnya. Di samping, ada spion besar yang kami rasa agak berlebihan. Imbuhan striping dan stiker onta yang entah apa maksudnya terpasang di pintu. Yang paling asik adalh penggunaan pelek ‘kaleng’ dengan ban off road dan mud guard.

Atapnya dipasangkan roof rack dengan aksen kayu yang lagi-lagi memberikan kesan retro-klasik. Bagian belakangnya tidak banyak perubahan. Hanya bemper yang mengotak menyelaraskan dengan bagian depan. Sementara interiornya tidak terlalu banyak disentuh. Tapi Damd menawarkan opsi warna trim yang cukup menarik. 

Di balik kap mesinnya tidak ada perubahan. Karena ini adalah spesifikasi Jepang, mesin standar berkapasitas 658 cc dengan konfigurasi 3-silinder. Tenaganya tetap 63 hp dengan torsi 96,2 Nm. Untuk pasar negara lain, seperti yang Anda tahu, mesinnya 4-silinder 1,5 liter. Ini mungkin bisa jadi inspirasi untuk modifikasi Suzuki Jimny Anda?

Suzuki Jimny

Suzuki Jimny 5-pintu Akan Ke Indonesia, Ini Yang Perlu Diketahui

Mobil baru dari Suzuki sepertinya akan segera beredar di Indonesia. Penelusuran kami di laman NJKB Samsat DKI menemukan kode 6N5VX. Ini adalah kode untuk Suzuki Jimny 5-pintu, yang sudah lebih dulu meluncur di India. 

Suzuki Jimny 5-door, sesuai namanya, memiliki sepasang pintu tambahan di belakang. Plus pintu bagasi. Kehadiran varian ini tidak menggantikan Jimny yang sudah ada, namun akan jadi pelengkap yang lebih praktis.

Jimny 5 pintu laris terpesan.

Tertulis di situs NJKB, ada dua Suzuki 6N5VX. Yang satu bertransmisi manual, satunya otomatis. Keduanya dibekali dengan penggerak 4×4. Tertera juga harga dasarnya adalah Rp 325 juta untuk versi manual, dan Rp 335 juta untuk AT. Ingat, ini harga dasar, bukan harga jual.

Kehadiran Jimny chassis panjang ini juga sudah terdeteksi sejak Mei 2023 lalu. Diungkap oleh Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales. Menurutnya, portofolio produk SUV Suzuki di Indonesia akan segera bertambah. Meski tidak menyebutkan apa mobilnya, tapi melihat jajaran produk yang ada di India dan global, Jimny ini kandidat paling kuat.

Secara bentuk muka hingga pilar B, serupa dengan versi tiga pintu. Yang pasti, ukurannya beda. Panjang Suzuki Jimny 5-pintu adalah 3.985 mm, lebar 1.645 mm, tinggi 1.720 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) kini jadi 2.590 mm, lebih panjang 340 mm. Untuk melibas jalan berat, salah satu modalnya adalah ground clearance 210 mm.

JImny chassis panjang

Interiornya juga tidak beda. Mulai dari dashboard hingga kursi. Namun jangan berharap ada baris ketiga. Bagian paling belakang jadi bagasi yang lebih luas dari yang sudah ada.

Secara teknis, penggeraknya adalah mesin empat silinder K15B berkapasitas 1,5 liter.Tenaganya 105 hp dengan torsi puncak 134 Nm.Seperti dikatakan tadi, sebagai penerus daya ada dua pilihan transmisi. 4-speed otomatis dan manual 5-speed. Sistem gerak empat rodanya tetap AllGrip, yang dioperasikan manual, dengan pilihan 2WD, 4WD High dan 4WD Low.

Suzuki Jimny Rhino Edition, Hanya Ada 30 Unit Di Malaysia!

Para pecinta compact SUV Suzuki Jimny di negeri jiran Malaysia mendapat kabar gembira sekaligus kabar pilu. Naza Eastern Motors selaku Agen Pemegang Merek (APM) brand Suzuki di Malaysia baru saja meluncurkan model edisi terbatas Suzuki Jimny Rhino Edition. Sebuah kabar gembira yang mengejutkan tentunya bagi para kolektor Jimny.

Namun yang membuat hati menjerit yakni jumlahnya yang benar-benar terbatas, hanya ada sebanyak 30 unit saja di Malaysia! Alamat bakal beradu cepat untuk dapat memilikinya.

Label harga per unitnya 174,900 Ringgit Malaysia (on-the-road), belum termasuk biaya asuransi. Kurang lebih sekitar Rp 566,99 jutaan bila dirupiahkan. Nah, apa sih yang membuat Suzuki Jimny Rhino Edition begitu istimewa?

Rhino Edition Tampil Beda

Sebagai model edisi khusus, terdapat sejumlah sentuhan khusus pada tampilan eksterior Rhino Edition sebagai pembeda dari Jimny model reguler.

Body berkelir Pure Pearl White dihiasi decal aksen garis warna Merah-Hitam dan Abu-abu pada bagian kap mesin serta bagian sisi body. Selain logo khusus bergambar Badak, tersemat pula tulisan ‘Real Offroader’.

Tak hanya decal khusus.  Pada body belakang tersemat emblem khusus Rhino. Cover ban serep pun tampil dengan gambar Badak.

Grille yang disematkan pun berbeda dari model Jimny biasa. Rhino Edition tampil dengan grille model klasik khas Jimny SJ. Aksesoris lainnya meliputi batok spion chrome, mud flaps warna merah dengan tulisan ‘Jimny’, deflektor angin serta pelindung gardan depan dan belakang.

Sejarah Lahirnya Rhino Edition

Pada awal era ’80an, importir asal Inggris yang memasok Suzuki Jimny awalnya memperoleh sebuah Jimny SJ generasi kedua dengan plastik cover ban serep berlogo Badak. Logo tersebut merupakan edisi promo Suzuki dalam event Birmingham Motor Show 1982.

Karena dianggap keren, logo ini pun diadopsi dan didesain ulang yang kemudian dijadikan sebagai decal stiker untuk ajang promosi Suzuki Jimny SJ.

Badak menggambarkan sosok hewan yang tangguh dan kuat. Sangat cocok untuk melambangkan Jimny yang memang terkenal tangguh di segala medan off-road.

Paket Jimny Rhino Kit

Jika tak bisa mendapatkan satu dari 30 unit Jimny Rhino Edition, tak perlu berkecil hati. Naza Eastern Motors menyediakan paket upgrade Jimny Rhino Kit bagi para pemilik Jimny yang ingin tampil dengan gaya ala Rhino Edition.

Paket upgrade Jimny Rhino Kit ini dibanderol seharga 15,000 Ringgit Malaysia atau setara Rp 48,6 jutaan. Pemasangan kit ini hanya tersedia di dealer Naza Eastern Motors yang berlokasi di Petaling Jaya, KL.

Kelengkapan paket kit upgrade ini sama seperti yang terdapat pada mobil Jimny Rhino Edition. Mulai dari decal, cover ban serep, headlamp LED, satu set velg alloy 15-inci, head unit layar digital 7-inci dengan fitur Apple CarPlay dan sepasang speaker stereo.

Fitur tambahan lainnya yakni sistem A/C otomatis, sepasang airbag, ABS, brake assist, stability control, hill start assist and hill descent control.

Soal spek mesin, tak ada perbedaan antara Rhino Edition dan Jimny varian standar. Tetap menggunakan mesin 4-silinder 1.5 liter VVT berkode K15B bertenaga  100 hp yang diraih pada 6.000 rpm dengan torsi 130 Nm yang dicapai pada 4.000 rpm.

Penyaluran daya menggunakan transmisi automatic 4-speed plus penggerak four-wheel drive dengan gigi rendah. Apakah di Indonesia bakal muncul Suzuki Jimny edisi sejenis?