Leapmotor Mulai Produksi Lokal B10 dan C10 di Purwakarta

Peta persaingan kendaraan listrik Indonesia kembali berubah. Leapmotor resmi memulai perakitan lokal dua SUV listriknya, B10 dan C10, di fasilitas PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menjadi lebih dari sekadar strategi memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga menegaskan ambisi Leapmotor menjadikan Indonesia bagian penting dari ekspansi kendaraan listrik di kawasan ASEAN.

Perakitan lokal tersebut dilakukan melalui kolaborasi Leapmotor, Stellantis, dan Indomobil Group dengan mengacu pada standar manufaktur global. Dengan pendekatan tersebut, kendaraan yang diproduksi di Indonesia tetap dituntut memenuhi standar kualitas, keamanan, serta konsistensi produksi yang berlaku dalam ekosistem Leapmotor dan Stellantis.

Kehadiran fasilitas lokal juga memberikan keuntungan lain bagi konsumen. Produksi di dalam negeri membuat rantai pasokan kendaraan menjadi lebih fleksibel sekaligus membuka ruang bagi Leapmotor untuk menyesuaikan portofolionya dengan perkembangan pasar Indonesia.

B10 dan C10 menjadi dua model pertama yang mengambil peran tersebut. Keduanya telah diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026 sebagai SUV listrik berbasis baterai dengan karakter berbeda. B10 bermain sebagai SUV listrik yang lebih kompak, sedangkan C10 menawarkan ruang kabin lebih besar untuk kebutuhan keluarga.

Keduanya membawa kombinasi teknologi kendaraan listrik, Level 2 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), serta standar keselamatan yang telah memperoleh rating lima bintang Euro NCAP. Pengembangan karakter berkendaranya juga melibatkan tim engineering Stellantis di Balocco Proving Ground, Italia.

Menariknya, kehadiran produksi lokal berjalan beriringan dengan strategi harga yang cukup agresif. Saat peluncuran di Indonesia, Leapmotor B10 dibanderol Rp499 juta OTR Jakarta, sedangkan C10 dipasarkan mulai Rp618 juta OTR Jakarta. Khusus periode GIIAS 2026, keduanya mendapatkan harga promosi masing-masing Rp449 juta dan Rp598 juta untuk 500 konsumen pertama.

Di balik produksi tersebut berdiri PT National Assemblers Plant 3 yang dikembangkan Indomobil Group untuk menopang kebutuhan kendaraan listrik. Fasilitas ini dirancang dengan pendekatan manufaktur modern, otomasi, serta sistem kontrol kualitas yang memungkinkan proses produksi dilakukan secara presisi.

Kapasitas produksi juga disiapkan untuk berkembang mengikuti permintaan. Pada tahap awal, fasilitas mampu memproduksi hingga lima unit per jam atau sekitar 10.000 kendaraan per tahun. Kapasitas tersebut dapat ditingkatkan hingga 17 unit per jam atau sekitar 34.000 unit per tahun melalui pengembangan fasilitas produksi, termasuk body shop dan paint shop.

Namun, strategi Leapmotor tidak berhenti di pabrik. Indomobil juga memperkuat jaringan dealer, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta teknisi yang mendapatkan pelatihan sesuai standar Leapmotor.

Pendekatan tersebut penting karena persaingan mobil listrik kini tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi. Konsumen juga membutuhkan kepastian mengenai layanan setelah kendaraan dibeli.

Secara global, Leapmotor sendiri tengah mengalami pertumbuhan pesat. Pada Juni 2026, perusahaan mencatat 93.376 pengiriman kendaraan secara global, meningkat 95 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan dimulainya perakitan B10 dan C10 di Purwakarta, Indonesia kini tidak hanya menjadi pasar bagi produk Leapmotor. Tanah Air mulai ditempatkan sebagai bagian dari strategi manufaktur dan ekspansi regional merek tersebut.

Bagi industri otomotif nasional, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa investasi kendaraan listrik mulai bergerak dari sekadar menghadirkan produk impor menuju penguatan kapasitas produksi lokal. Sementara bagi Leapmotor, pabrik, produk, jaringan distribusi, dan layanan purnajual menjadi satu fondasi untuk mengejar target yang lebih besar: membangun kehadiran jangka panjang di Indonesia dan Asia Tenggara.

Coba Langsung Deepal S05 dan Nevo Q05 di GIIAS 2026, Puas!

Angka spesifikasi dan daftar fitur memang bisa menjadi pertimbangan ketika seseorang memilih mobil baru. Namun, untuk mengetahui bagaimana karakter sebuah kendaraan sebenarnya, pengalaman di balik kemudi tetap menjadi bagian yang sulit digantikan.

Hal tersebut yang coba ditawarkan Changan melalui area test drive GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Dua model terbaru mereka, Changan Deepal S05 dan Changan Nevo Q05, dapat langsung dicoba pengunjung untuk merasakan karakter berkendara, kenyamanan kabin hingga teknologi yang ditawarkan.

Menariknya, respons yang muncul tidak hanya datang dari calon konsumen yang penasaran dengan merek Changan. Sejumlah pengunjung memberikan penilaian positif setelah merasakan langsung kedua SUV tersebut.

Salah satunya Kevin Prasetyo yang menjajal Deepal S05. Menurutnya, mobil tersebut memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, sekaligus menawarkan sejumlah detail yang membuatnya berbeda.

“Ini mobil bagus banget. Dari sound system-nya, suaranya, pintu frameless-nya, terus handling-nya bagus. Remnya juga bagus,” ujar Kevin.

Kesan serupa datang dari Dina. Setelah berada di balik kemudi Deepal S05, ia justru menyoroti kombinasi desain dan fitur yang menurutnya menjadi daya tarik utama.

“Mobilnya mewah banget. Mobilnya juga enak. Yang paling saya suka setelah test drive adalah fitur-fiturnya. Buat saya, fitur-fiturnya benar-benar stand out dibanding mobil lain yang pernah saya coba sebelumnya,” ujar Dina.

Apa yang dirasakan pengunjung tersebut memang menjadi bagian dari karakter Deepal S05. SUV ini menggunakan teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) yang menawarkan sensasi berkendara seperti kendaraan listrik, dengan respons akselerasi dan karakter yang senyap.

Teknologi tersebut juga memberikan fleksibilitas ketika mobil digunakan untuk perjalanan lebih jauh. Changan menyebut Deepal S05 mampu memiliki daya jelajah lebih dari 1.100 kilometer.

Kenyamanan kabin menjadi bagian lain yang cukup diperhatikan. Deepal S05 dilengkapi Royal Comfort Seat, sementara akses berbagai fungsi kendaraan dapat dilakukan melalui layar 15,4 inci Sunflower Screen yang dilengkapi voice command berbahasa Indonesia.

Untuk aspek keselamatan, sistem All Around ADAS turut menjadi bagian dari perlengkapan Deepal S05. Namun, bukan hanya Deepal S05 yang mendapatkan respons positif di area test drive. Changan Nevo Q05, yang juga diperkenalkan di GIIAS 2026, mendapat penilaian serupa dari pengunjung.

Valeria, salah satu peserta test drive, mengaku terkesan dengan karakter suspensi dan kenyamanan Nevo Q05.

Feel-nya nyaman banget. Suspensinya juga oke. Dia empuk, jadi nggak kerasa kalau di jalan banyak rintangan,” ujarnya.

Pengalaman berkendara tersebut juga dirasakan Syarif. Ia menilai posisi duduk dan karakter berkendara Nevo Q05 memberikan pengalaman yang nyaman.

“Saya merasa duduk di Changan Nevo Q05 itu benar-benar enak. Lebih empuk, feel berkendara juga dapat, experience berkendaranya juga dapat, terus fiturnya banyak banget,” kata Syarif.

Di balik kenyamanan tersebut, Nevo Q05 menawarkan dimensi kabin yang menjadi salah satu keunggulannya. Changan menyebut model ini memiliki wheelbase terpanjang di kelasnya, efisiensi pemanfaatan ruang hingga 86,6 persen, serta 27 ruang penyimpanan.

Bagasinya juga dirancang fleksibel untuk mendukung kebutuhan pengguna sehari-hari.

Sementara untuk teknologi, Nevo Q05 dilengkapi Voice Control without Wakeup dengan Bahasa Indonesia, Apple CarPlay, Android Auto serta 25 fungsi Intelligent Driving & Active Safety Assistance.

Pada akhirnya, sesi test drive menjadi kesempatan bagi Changan untuk membiarkan produknya berbicara melalui pengalaman langsung. Deepal S05 menawarkan karakter elektrifikasi melalui teknologi REEV, sementara Nevo Q05 mencoba menarik perhatian lewat kabin lega, kenyamanan dan teknologi pintar.

Keduanya dapat dirasakan langsung pengunjung hingga 9 Agustus 2026 di area test drive GIIAS 2026. Bagi calon konsumen yang masih melihat-lihat SUV baru, pengalaman berada di balik kemudi tentu bisa memberikan gambaran yang jauh lebih nyata dibanding sekadar membaca brosur.

Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE Tampil di GIIAS 2026

Nissan mencoba menawarkan sudut pandang berbeda terhadap SUV elektrifikasi di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tidak hanya menonjolkan teknologi, Nissan juga membawa konsep Family Adventure melalui X-Trail e-POWER with e-4ORCE.

Konsep tersebut terlihat dari display X-Trail yang dipadukan dengan tenda camping di booth Nissan. Pesannya cukup jelas, SUV elektrifikasi tidak harus identik dengan penggunaan di perkotaan. Dengan kombinasi teknologi e-POWER dan sistem penggerak seluruh roda e-4ORCE, X-Trail juga disiapkan untuk menemani perjalanan keluarga yang lebih jauh hingga aktivitas luar ruang.

PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) menghadirkan model ini di GIIAS 2026 yang berlangsung 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang. Kehadiran X-Trail e-POWER with e-4ORCE sekaligus menjadi bagian dari strategi Nissan memperkuat produk elektrifikasinya di pasar Indonesia.

Yang menarik, sistem e-POWER memiliki karakter berbeda dibandingkan hybrid konvensional. Mesin bensin 1,5 liter turbo pada X-Trail tidak digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung. Mesin tersebut berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik yang kemudian digunakan motor listrik sebagai penggerak kendaraan.

Karakter berkendaranya pun dibuat mendekati mobil listrik. X-Trail e-POWER with e-4ORCE menggunakan dua motor listrik, masing-masing berada di bagian depan dan belakang.

Motor listrik depan menghasilkan tenaga 203 PS, sedangkan motor belakang memiliki output 135 PS. Kombinasi tersebut membuat X-Trail mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,2 detik.

Namun, bukan hanya angka performa yang menjadi perhatian. Sistem e-4ORCE menjadi salah satu pembeda utama SUV ini.

Teknologi AWD elektrik tersebut mengatur distribusi tenaga ke roda depan dan belakang secara presisi. Sistem juga dapat mengoptimalkan pengereman pada masing-masing roda untuk membantu menjaga stabilitas kendaraan ketika melewati berbagai kondisi jalan.

Pengemudi dapat memilih lima mode berkendara, yakni Eco, Auto, Sport, Snow dan Off-Road. Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas ketika X-Trail digunakan mulai dari perjalanan dalam kota hingga medan yang membutuhkan traksi lebih baik.

Nissan juga membekali X-Trail dengan e-PEDAL 2.0. Teknologi ini memungkinkan pengemudi mengatur akselerasi sekaligus perlambatan kendaraan melalui pedal akselerator. Karakter tersebut bisa terasa praktis ketika harus menghadapi lalu lintas perkotaan yang sering bergerak dan berhenti.

Sebagai SUV keluarga, kenyamanan kabin juga menjadi perhatian. X-Trail dibekali kursi Anti-Gravity, panoramic sunroof dan Tri-Zone Climate Control.

Sistem hiburan mengandalkan layar digital dengan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Pengisian perangkat juga lebih praktis berkat wireless charging, sementara penumpang belakang mendapatkan port USB-A dan USB-C.

Ruang bagasi mencapai 575 liter. Kursi belakang juga dapat dilipat rata ketika pemilik membutuhkan ruang ekstra untuk membawa perlengkapan perjalanan.

Untuk aspek keselamatan, X-Trail e-POWER with e-4ORCE dilengkapi rangkaian teknologi Nissan Safety Shield. Di antaranya Forward Emergency Braking, Blind Spot Warning, Intelligent Cruise Control, Lane Departure Warning, Rear Cross Traffic Alert dan Hill Descent Control. Tak ketinggalan, Autonomous Emergency Braking siap mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda.

Di Indonesia, X-Trail e-POWER with e-4ORCE dipasarkan dengan harga Rp795 juta OTR Jakarta. Nissan juga memberikan paket kepemilikan berupa gratis biaya perawatan selama empat tahun atau 50.000 km, garansi kendaraan tiga tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai lithium-ion dan komponen e-POWER selama lima tahun atau 100.000 km.

 

Airlangga Hartarto Kepincut JETOUR T2 di GIIAS 2026

Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto ke ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi perhatian tersendiri di booth JETOUR.

Di sela kunjungannya pada Jumat (7/8/2026), Airlangga melihat lebih dekat sejumlah model yang dipamerkan JETOUR. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah JETOUR T2 i-DM, SUV plug-in hybrid terbaru yang baru diperkenalkan untuk pasar Indonesia.

Menariknya, perhatian Airlangga terhadap JETOUR T2 bukan sekadar karena model tersebut menjadi salah satu produk unggulan JETOUR. Ia mengaku sebelumnya pernah melihat SUV ini digunakan sebagai kendaraan resmi dalam penyelenggaraan KTT G20 di Afrika Selatan.

Fakta tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana JETOUR T2 telah mendapatkan tempat di sejumlah pasar internasional.

President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Caroline Ling, menyebut kunjungan Airlangga menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi JETOUR untuk terus membawa produk berstandar global ke Indonesia.

” Kunjungan Bapak Airlangga Hartarto menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi JETOUR untuk terus menghadirkan produk berstandar global bagi konsumen Indonesia,” ujar Caroline.

JETOUR T2 sendiri bukan nama baru di pasar global. Berdasarkan data yang disampaikan JETOUR, model tersebut telah mencatat penjualan kumulatif lebih dari 500.000 unit dalam 33 bulan. Angka tersebut membuatnya menjadi salah satu model SUV dengan pertumbuhan tercepat di pasar internasional.

Penggunaannya juga tidak terbatas pada kendaraan sipil. JETOUR menyebut T2 telah digunakan sebagai kendaraan kepolisian di sejumlah negara, termasuk Angola dan Uni Emirat Arab, serta dipercaya dalam berbagai kegiatan internasional.

Kini, karakter T2 dibawa ke level berbeda melalui teknologi elektrifikasi. Di GIIAS 2026, JETOUR memperkenalkan T2 i-DM, SUV Adventure Plug-in Hybrid Electric Vehicle yang menggabungkan kemampuan berkendara di berbagai medan dengan sistem elektrifikasi.

JETOUR T2 i-DM ditawarkan dengan harga Rp688 juta OTR Jakarta. Di balik kap mesinnya terdapat mesin Hybrid Dedicated Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima yang bekerja bersama dua motor listrik, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh dan transmisi 3 Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT).

Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan 224 PS dan torsi maksimal 390 Nm. Dengan kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, JETOUR mengklaim jarak tempuhnya bisa lebih dari 1.200 kilometer.

Untuk sebuah SUV yang membawa embel-embel adventure, kemampuan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama. Apalagi T2 i-DM tidak hanya mengandalkan sistem hybrid, tetapi juga membawa sejumlah perangkat pendukung kenyamanan dan keselamatan.

Baterainya menggunakan CATL LFP dengan sertifikasi IP68. Sementara untuk keselamatan aktif tersedia 15 fitur ADAS Level 2 serta enam airbag.

Masuk ke kabin, JETOUR membekali T2 i-DM dengan layar sentuh berukuran 15,6 inci yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 8155. Panel instrumen digital 10,25 inci, Wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta sistem audio Sony dengan 12 speaker turut menjadi bagian dari perlengkapannya.

Ada pula panoramic sunroof dan fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang membuat mobil ini lebih fleksibel ketika digunakan untuk aktivitas luar ruang.

Kehadiran T2 i-DM menjadi bagian dari strategi JETOUR mengembangkan filosofi Travel+ di Indonesia. Konsep tersebut mencoba menempatkan SUV bukan sekadar sebagai alat transportasi, melainkan sebagai kendaraan yang dapat mengikuti beragam kebutuhan perjalanan dan gaya hidup.

 

maxus mifa 7

Maxus Mifa 7 Jadi Pilihan Menarik MPV Listrik di GIIAS 2026

Maxus Mifa 7 bisa jadi salah satu pilihan menarik MPV listrik di perhelatan GIIAS 2026. Mobil listrik ini hadir dengan desain elegan.

Mengusung desain eksterior yang modern dengan garis bodi yang tegas, Mifa 7 menghadirkan tampilan yang elegan sekaligus futuristik. Memasuki kabin, penumpang akan disambut dengan interior lapang yang dirancang untuk memberikan kenyamanan optimal bagi seluruh anggota keluarga.

Penggunaan NAPPA Leather pada bagian kursinya juga membuat tampilan terlihat mewah. Tidak hanya itu saja, tata letak kabin yang ergonomis, serta ruang yang lega menjadikan setiap perjalanan terasa lebih menyenangkan.

Untuk menunjang pengalaman berkendara, Mifa 7 dilengkapi dengan layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, wireless smartphone connectivity, serta berbagai fitur yang memudahkan pengemudi dalam mengakses informasi dan hiburan selama perjalanan.

“Melalui MIFA 7, MAXUS menghadirkan MPV listrik premium yang memadukan teknologi inovatif, kabin yang luas, serta berbagai fitur yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas bagi seluruh keluarga. Dengan karakter yang dinamis dan fungsional, MIFA 7 menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan maupun gaya. “Kami memahami bahwa keluarga modern membutuhkan kendaraan yang mampu mendukung berbagai aktivitas sehari-hari tanpa mengesampingkan kenyamanan dan keamanan,” ujar Jerry Huang, CEO Maxus Indonesia.

Mifa 7 dibekali baterai berkapasitas 90 kWh dengan jarak tempuh hingga 570 kilometer (NEDC) serta sudah didukung teknologi DC Fast Charging yang mampu mengisi daya baterai dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit.

Fitur Keselamatan Modern

maxus mifa 7

Selain desain eksterior dan interior yang elegan. Mifa 7 juga sudah dilengkapi fitur keselamatan yang cukup lengkap dan modern.

Maxus Mifa 7 dibekali berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), seperti:

  • Adaptive Cruise Control (ACC)
  • Lane Departure Warning (LDW)
  • Lane Keep Assist (LKA)
  • Automatic Emergency Braking (AEB)
  • Blind Spot Detection (BSD), serta 360° Around View Camera, yang membantu memberikan rasa aman dan percaya diri selama berkendara.

Soal harga, saat ini Maxus Mifa 7 dibanderol Rp 750 juta (OTR Jakarta). Tertarik?

spesifikasi leapmotor b10

Intip Spesifikasi Leapmotor B10 di GIIAS 2026

Berikut spesifikasi Leapmotor B10 yang hadir di GIIAS 2026. Mobil SUV listrik ini mencuri perhatian pengunjung yang datang.

Leapmotor B10 dibangun di atas platform LEAP 3.5 yang sudah menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (C2C), yaitu baterai yang terintegrasi langsung ke struktur rangka kendaraan. Teknologi modern tersebut diklaim bisa meningkatkan efisiensi ruang kabin dan juga membuat handling lebih stabil.

Dari sisi jantung pacu, Leapmotor B10 mengadopsi baterai berkapasitas 67,1 kWh yang di atas kertas mampu menempuh jarak hingga sekitar 600 km berdasarkan standar CLTC, atau sekitar 434 km dalam pengujian WLTP.

Selnjutnya,  terdapat motor listrik yang bisa menghasilkan tenaga hingga 215 hp dengan torsi puncak 240 Nm. Untuk akselerasi dari 0-100 Kpj catatan waktunya sekitar 8 detik.

Aspek keselamatan juga sudah ada di Leapmotor B10. Hal itu dibuktikan dengan adanya 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), termasuk kamera 360 derajat, adaptive cruise control, hingga lane centring control. B10 juga telah meraih 5 bintang dari lembaga pengujian Euro NCAP dan ANCAP.

Dari sisi interior, Leapmotor B10 juga tampil simpel, modern dan aman untuk penumpang. Dimana material pelapis jok sudah mengantongi sertifikasi OEKO-TEX. Bahan tersebut materialnya diklaim bebas dari zat berbahaya, anti-bakteri, dan aman bersentuhan dengan kulit bayi.

Mulai Dirakit Lokal

spesifikasi leapmotor b10

Spesifikasi Leapmotor B10 cukup modern di kelasnya. Mobil listrik ini sudah mulai dirakit di Indonesia pada bulan Agustus 2026.

Perakitan dilakukan di PT National Assemblers Plant 3, Purwakarta, Jawa Barat, dengan mengadopsi standar manufaktur global Leapmotor dan Stellantis guna memastikan setiap kendaraan yang diproduksi memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keandalan yang konsisten.

Dimulainya perakitan lokal merupakan langkah penting bagi Leapmotor dalam menghadirkan kendaraan listrik yang semakin dekat dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

Selain meningkatkan fleksibilitas pasokan, kehadiran manufaktur lokal juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia bersama Stellantis dan Indomobil.

Pada tahap awal operasional, Plant 3 memiliki kapasitas produksi hingga lima unit per jam atau sekitar 10.000 unit per tahun. Seiring dengan perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia, fasilitas ini telah dipersiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga tujuh belas unit per jam atau 34.000 unit per tahun, termasuk melalui pengembangan fasilitas body shop dan paint shop.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam mendukung pertumbuhan portfolio produk Leapmotor di Indonesia pada masa mendatang.

Mencoba Suzuki Grand Vitara

Mencoba Suzuki Grand Vitara Facelift di GIIAS 2026

Pada GIIAS 2026 ini kami mencoba Suzuki Grand Vitara facelift. Rasa berkendaranya masih sama, cukup nyaman dan fun to drive.

PT Suzuki Sales Indonesia (SIS) memanfaatkan momentum GIIAS tahun ini dengan membawa Suzuki Grand Vitara facelift. Mobil SUV bermesin mild-hybrid ini tampil dengan aura sporty dan elegan.

Grand Vitara facelift resmi diluncurkan pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 kemarin. Ubahannya memang tidak banyak, namun terlihat lebih fresh.

Pada sisi eksterior, penyegaran Grand Vitara pada ajang GJAW 2025 memperkenalkan warna waru yaitu Pearl Cave Black yang semakin memperkuat kesan premium dan stylish.

Pilihan warna baru tersebut melengkapi varian kelir sebelumnya, seperti Pearl Midnight Black, Pearl Artic White-Pearl Midnight Black, dan Prime Splendid Silver-Pearl Midnight Black. Selain warna, Grand Vitara menyematkan pelek two tone 17 inci dengan desain baru.

Selain desain eksterior, kami juga mencoba menikmati interior Suzuki Grand Vitara facelift. Dan rasanya cukup nyaman.

Bukan tanpa alasan, di kabin interior Suzuki Grand Vitara 2025 sudah ada headunit 10-inch Digital TFT Color Multi-Information Display yang bisa terkoneksi dengan Apple CarPlay dan Android Auto sertam menampilkan kamera 360.

Untuk menunjang kenyamanan pengemudi dan penumpang ada Electronic Parking Brake (EPB) with Hold Function, LED Interior Lamp, dan USB Charger Rear Type C. Pada varian tertinggi, panoramic sunroof membuat kabin terasa lebih lapang.

Mesin Berteknologi SHVS

Mencoba Suzuki Grand Vitara

Mencoba Suzuki Grand Vitara di GIIAS 2026 tentu saja harus menguji jantung pacunya. Grand Vitara masih menggunakan mesin yang sama yaitu K15C Dualjet 1.462 cc dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Di atas kertas, mesin tersebut punya tenaga 103 hp dan torsi 136 Nm pada 4.400 rpm melalui transmisi otomatis 6-percepatan.

Saat pertama kali pedal gas diinjak, sistem Integrated Starter Generator (ISG) membantu memberikan dorongan awal yang terasa lebih halus. Akselerasi dari posisi diam tanpa hentakan signifikan. Karakternya cocok untuk melintasi jalanan ibu kota yang identik dengan kemacetan.

Saat melintasi speedtrap suspensinya mampu meredam dengan baik. Setir terasa ringan saat kecepatan rendah sehingga mudah diajak bermanuver, namun tetap cukup stabil ketika kecepatan ditambah. Kekedapan kabin cukup baik, ini penting untuk menunjang perjalanan terasa lebih nyaman baik bagi pengemudi maupun penumpang.

Saat ini Suzuki Grand Vitara tersedia dalam dua pilihan, yaitu:

Harga tersebut berlaku On The Road (OTR) wilayah Jakarta. Jadi untuk wilayah lain kemungkinan banderolnya berbeda tergantung kebijakan wilayah dan masing-masing delaer.

Maxus Mifa 9 di GIIAS 2026

Aura Mewah Maxus Mifa 9 di GIIAS 2026 Jadi Daya Tarik

Aura mewah Maxus Mifa 9 di GIIAS 2026 jadi daya tarik pengunjung. Desain elegan dan kenyamanan kabin menjadi nilai tersendiri.

Maxus Mifa 9 sendiri merupakan MPV listrik yang menggabungkan desain elegan, teknologi modern, dan kenyamanan kelas premium. Mifa 9 juga menghadirkan pengalaman berkendara yang berkelas tanpa harus tampil berlebihan.

“Partisipasi Maxus di GIIAS 2026 merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan inovasi kendaraan listrik premium bagi pasar Indonesia. Melalui Mifa 9, kami menawarkan sebuah pengalaman berkendara yang menggabungkan desain elegan, teknologi canggih, serta kenyamanan kelas premium,” kata Jerry Huang, Chief Executive Officer (CEO) Maxus Indonesia.

Tampilan Modern dan Elegan

Maxus Mifa 9 di GIIAS 2026

Desain eksterior Maxus Mifa 9 memang memancarkan aura kemewahan. MPV Listrik ini hadir dengan siluet yang modern dan elegan. Garis bodi yang tegas dipadukan dengan lampu LED berdesain futuristis menciptakan karakter premium yang memancarkan kemewahan tanpa harus tampil berlebihan. Maxus Mifa 9 memiliki dimensi 5.270 mm × 2.000 mm × 1.840 mm dan wheelbase sepanjang 3.200 mm.

Kesan eksklusif semakin terasa ketika memasuki kabin yang dirancang layaknya lounge pribadi. Di dalamnya, terdapat premium captain seat pada baris kedua yang dilengkapi dengan fitur pijat (massage), pemanas (heating), ventilasi atau pendingin kursi (ventilation), pengaturan elektrik (electric adjustment), serta leg rest.

Kenyamanan tersebut semakin lengkap dengan hadirnya sistem audio premium JBL yang menghasilkan kualitas suara jernih dan imersif di seluruh kabin. Layar infotainment berukuran besar, panel instrumen digital, serta berbagai fitur konektivitas memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

Mifa 9 juga dibekali berbagai teknologi keselamatan aktif. Serta fitur bantuan berkendara yang dirancang untuk memberikan rasa aman bagi pengemudi maupun seluruh penumpang.

Komitmen tersebut diperkuat dengan raihan rating keselamatan bintang lima dari C-NCAP, Euro NCAP, dan ANCAP, yang semakin menegaskan kualitas sebagai salah satu jajaran MPV listrik premium. Saat ini Maxus Mifa dibanderol Rp 958 juta (OTR Jakarta).

Suzuki XL7 Beta Hybrid Tawarkan Aspek Value for Money

Tepat di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Suzuki memperkenalkan XL7 model terbaru. LMPV tiga baris ini tetap hadir dalam tiga varian, yaitu Alpha Hybrid, Beta Hybrid, dan Zeta. Tak cuma menyuguhkan teknologi mild hybrid saja, tapi juga menawarkan sejumlah fitur modern serta tampilan eksterior yang semakin atraktif.

Biasanya konsumen Tanah Air gemar memilih varian tertinggi dari suatu model kendaraan, atau malah membeli varian bawah untuk menyesuaikan budget. Tapi dengan Suzuki menyediakan varian Beta Hybrid sebagai middle-spec, maka konsumen kendaraan keluarga yang berbekal dana sebesar Rp 300 juta lebih sedikit, tentu punya pilihan baru.

Agar XL7 Beta Hybrid terbaru ini semakin terlihat segar dibanding model sebelumnya, Suzuki telah memberi sentuhan di sejumlah bagian. Karakter SUV tetap dipertahankan pada eksteriornya, namun kini dibalut detail desain yang lebih ‘tenang’. Sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga maupun untuk penunjang aktivitas harian.

Karakter Tetap Dipertahankan

Bagian depannya menggunakan grille berukuran besar, dengan pola horizontal beraksen satin silver, sehingga menghasilkan kesan premium. Bumper depan dengan desain baru, dilengkapi garis tegas dan skid plate bernuansa silver. Untuk mendongkrak pencahayaan saat berkendara, terdapat sepasang LED foglamp. Sedangkan headlamp menggunakan LED yang seolah menyatu dengan grille.

Bagian sisi kendaraan memang tidak banyak berbeda dengan XL7 model sebelumnya. Namun karakter khasnya tetap dipertahankan. Sudah menjadi ciri khas dari setiap Suzuki XL7 ialah adanya overfender yang lebih menonjol, layaknya pada kendaraan SUV. Setiap ruang fender diisi oleh velg Polished Alloy Multi-Spoke ring 16 yang dibalut ban Dunlop Enasave EC300+ berukuran 195/60 R16.

Penyegaran pada bagian belakangnya terpusat pada kombinasi lampu belakang yang diberi sentuhan black accent. Sedangkan bumper belakang tetap mempertahankan skid plate berkelir silver. Kesan sporty semakin mencuat berkat adanya rear spoiler dengan high mount stop lamp.

Interior Dengan Warna Atraktif

Masuk ke dalam kabin, Suzuki juga memberi sentuhan pada desain interior. Kombinasi warna yang atraktif dipadu dengan material soft-touch, utamanya pada bagian dashboard hingga doortrim. Headunit touchscreen berukuran 9 inci menjadi pusat informasi kendaraan dan hiburan selama perjalanan. Tersedia konektivitas smartphone, USB port, Bluetooth, monitor kamera parkir, dan sebagainya. 

Untuk panel instrumen, terdapat kombinasi tampilan analog dengan Multi Information Display (MID) digital, untuk memantau kondisi kendaraan. Kenyamanan pengemudi dan penumpang, ditunjang oleh sistem AC dengan digital touch-panel, ditambah fitur Auto Climate Control with Heater.

Suzuki masih mengandalkan unit K15B 1.5 liter DOHC VVT, yang dipadu dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mesin bensin empat silinder tersebut mampu menelurkan 105 PS pada 6.000 rpm, dan torsi puncak 138 Nm di 4.400 rpm.

Tidak Mengesampingkan Aspek Keselamatan

Teknologi SHVS tersebut memakai ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai Lithium-Ion Battery 10 Ah. Teknologi ini bertugas sebagai sistem mild hybrid, yang berfungsi membantu mesin bensin pada kondisi tertentu. Tak ketinggalan juga ada fitur Engine Auto Stop.

Sebuah mobil hybrid tak hanya mengedepankan efisiensi bahan bakar saja. Sebab Suzuki XL7 Beta Hybrid tidak mengesampingkan aspek keselamatan berkendara. Oleh karenanya, terdapat ABS dengan EBD, Rear Parking Sensor, Electronic Stability Programme (ESP), Seatbelt Reminder, Hill Hold Control (pada transmisi otomatis), hingga Dual SRS Airbag.

Untuk pasar Jakarta, Suzuki XL7 Hybrid Beta dengan transmisi manual 5-speed, dijual dengan harga Rp 301,9 juta. Sedangkan yang bertransmisi otomatis 4-speed dibanderol seharga Rp 312,9 juta. Anda berminat?

LEPAS E4 EV Usung 18 ADAS, Jarak Tempuh 600 Km dan Fitur Lengkap

Mobil listrik kini tak lagi hanya dinilai dari kemampuan melaju dalam sekali pengisian daya. Faktor keselamatan, teknologi pendukung pengemudi, hingga kenyamanan selama berkendara menjadi pertimbangan utama calon konsumen. Karenanya, LEPAS Indonesia menghadirkan LEPAS E4 EV sebagai SUV listrik yang menggabungkan semua teknologi cerdas dalam satu paket.

Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, LEPAS E4 EV menjadi salah satu model yang menarik perhatian. Selain menawarkan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC, SUV listrik ini juga dibekali beragam fitur keselamatan layaknya kendaraan di segmen premium.

Salah satu daya tarik utamanya adalah kehadiran 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Teknologi ini dirancang untuk membantu pengemudi tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan dan membantu perpindahan jalur.

Fitur keselamatan tersebut dipadukan dengan 540° Surround View Camera yang memberikan tampilan menyeluruh di sekitar kendaraan. Sistem ini sangat membantu ketika parkir di ruang sempit atau melakukan manuver di area yang memiliki banyak titik buta.

LEPAS juga membekali E4 EV dengan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memantau tekanan angin ban secara real time. Informasi ini penting untuk menjaga stabilitas kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi energi selama perjalanan.

Perlindungan penumpang menjadi perhatian lain yang tidak kalah penting. LEPAS E4 EV telah dilengkapi enam airbags serta dikembangkan mengacu pada standar keselamatan NCAP. Kehadiran Electric Parking Brake (EPB) makin menambah kenyamanan saat berkendara.

Keunggulan lain yang menjadi nilai jual adalah sistem Battery Protection dengan sertifikasi IP68/IPX9K. Standar tersebut menunjukkan baterai terlindungi dari hempasan debu dan air, hingga kondisi cuaca ekstrem maupun jalan yang tergenang. Bahkan, LEPAS mengklaim E4 EV mampu melewati genangan air dengan kedalaman hingga 525 mm.

Dari sisi performa, SUV listrik ini mengusung baterai berkapasitas 67 kWh yang mampu menempuh perjalanan lebih dari 600 km (CLTC) dalam sekali pengisian daya. Kapasitas tersebut membuat E4 EV cocok digunakan untuk mobilitas harian hingga perjalanan antarkota.

Kenyamanan kabin juga mendapat perhatian melalui hadirnya PM0.3 Air Filter sehingga kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi penggunanya.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, mengatakan bahwa keselamatan merupakan bagian penting dari pengalaman berkendara yang ingin dihadirkan LEPAS. Menurutnya, berbagai teknologi pada E4 EV dirancang untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan diri bagi penggunanya.

Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung LEPAS E4 EV di Hall 9 sekaligus mengikuti sesi test drive. Mengusung semangat “Drive Your Elegance”, LEPAS E4 EV menawarkan kombinasi desain modern, teknologi kendaraan listrik, dan fitur keselamatan lengkap sebagai solusi mobilitas masa kini.

panduan tes drive mobil Suzuki di GIIAS 2026

Panduan Test Drive Mobil Suzuki di GIIAS 2026

Berikut panduan tes drive mobil Suzuki di GIIAS 2026. Salah satu syarat mutlaknya adalah harus punya SIM mobil dan KTP.

Test drive menjadi salah satu langkah yang penting dilakukan saat membeli mobil. Langkah ini membantu untuk lebih yakin terkait model mobil yang diinginkan.

Area test drive di GIIAS 2026 dibagi menjadi tiga, yakni area test drive A terletak di loading dock hall 1 sampai hall 3A. Sementara ada juga area test drive B di loading dock convention hall & loading dock hall 5 sampai hall 10.

Untuk mengikuti test drive Anda harus mempersiapkan SIM A dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku sebagai syarat melakukan pendaftaran.

Selama test drive di GIIAS 2026 Anda akan didampingi oleh profesional dari Suzuki. Sehingga Anda akan mendapatkan panduan berkendara, penjelasan fitur, sampai konsultasi produk. Suzuki sendiri membawa 8 lini mobil unggulan dalam test drive, yaitu:

  • Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro
  • Suzuki XL7 New Alpha Hybrid
  • Suzuki Fronx
  • Suzuki e-VITARA
  • Suzuki All New Ertiga
  • Suzuki Grand Vitara
  • Suzuki Jimny 5-Door
  • Suzuki Jimny 3-Door.

Enaknya melakukan test drive Suzuki di GIIAS 2026 adalah Anda berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik, mulai dari logam mulia seberat 5 dan 10  gram, merchandise eksklusif, sampai grand prize berupa satu unit sepeda motor Suzuki GSX-R150.

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Test Drive di GIIAS 2026

panduan tes drive mobil Suzuki di GIIAS 2026

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda mau test drive mobil Suzuki di GIIAS 2026.

Pertama adalah posisi berkendara harus nyaman. Pastikan posisi duduk, kaki, kursi, hingga setir sesuai dengan postur tubuh Anda. Kemudian hindari langsung menstarter mobil. Tunggu pada posisi ON lebih dulu dan perhatikan nyala lampu indikator.

Jika lampu sudah mati, maka Anda bisa melakukan starter mobil. Namun jika ada lampu indikator yang tidak mau mati, umumnya terdapat masalah pada mobil.

Perhatikan juga suara mesin. Buka kaca jendela pengemudi dan dengarkan suara mesin dengan seksama. Pastikan suaranya normal dan tidak ada bunyi aneh.

Saat mobil sudah berjalan, Anda bisa memperhatikan saat mobil mulai berjalan, berbelok ringan, berhenti, atau harus menghadapi kondisi stop and go. Dengan memperhatikan aspek tersebut Anda bisa merasakan apakah mobil tersebut sesuai dengan yang dibutuhkan. Oh ya, jangan lupa coba semua fitur yang ada di mobil. Pastikan semua berfungsi dengan normal.

harga daihatsu terios special edition

Segini Harga Daihatsu Terios Special Edition di GIIAS 2026

Harga Daihatsu Terios Special Edition di GIIAS 2026 masih tergolong ramah di kantong, yaitu Rp 264.350.000 (OTR DKI Jakarta).

Terios Special Edition diproduksi secara terbatas hanya 20 unit selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Kehadiran model ini menjadi kesempatan istimewa bagi pelanggan yang menginginkan SUV dengan karakter eksklusif, namun tetap menawarkan kenyamanan, keandalan, dan fungsionalitas khas Daihatsu.

Dari sisi eksterior, tampilan Terios Special Edition semakin sporty melalui pilihan warna two-tone dengan atap bodi mobil berwarna hitam, desain side sticker baru, logo emblem D berwarna dark chrome, serta alloy wheel berwarna black gloss. Sentuhan black door handle dan black outer mirror cover semakin memperkuat kesan karakter yang tangguh.

Memasuki area interior, nuansa kabin tampil lebih elegan melalui sentuhan warna silver pada ornamen center cluster dan kisi-kisi AC samping.

Kesan premium semakin kuat berkat aksen black metallic pada bezel serta cover transmisi, yang dipadukan dengan chrome inside door handle. Ditambah, penyematan fitur kenyamanan dan keamanan seperti rear camera untuk memudahkan pengguna manuver mundur dan parkir.

“Melalui Terios Special Edition, kami ingin menghadirkan pilihan yang lebih eksklusif bagi pelanggan yang menginginkan SUV dengan tampilan semakin sporty dan berbeda. Model ini tetap mempertahankan seluruh keunggulan Terios yang telah dikenal masyarakat, sekaligus menghadirkan penyegaran visual yang memberikan karakter lebih kuat,” ujar Rokky Irvayandi, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor.

Pertahankan Mesin 1.500 cc 2NR-VE

harga daihatsu terios special edition

Harga Daihatsu Terios Special Edition di GIIAS 2026 di bawah Rp 300 juta. Selain penyegaran pada sisi desain, Terios Special Edition tetap mempertahankan performa yang menjadi andalan.

Model ini dibekali mesin bensin 1.500 cc 2NR-VE Dual VVT-i yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 104 PS dengan torsi maksimum 136 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis 4-percepatan yang memberikan performa responsif sekaligus efisien untuk berbagai kebutuhan mobilitas.

Sebagai tambahan informasi, Daihatsu Terios Special Edition dikembangkan dari varian Terios 1.5 X A/T, model ini menawarkan sentuhan desain yang lebih sporty dan eksklusif bagi pelanggan yang ingin tampil berbeda, tanpa mengubah karakter tangguh yang telah menjadi ciri khas Terios.

MAXUS Hadirkan Konsep 'A Quiet Luxury'

MAXUS Hadirkan Konsep ‘A Quiet Luxury’ di GIIAS 2026

MAXUS Hadirkan Konsep ‘A Quiet Luxury’ di GIIAS 2026 melalui jajaran premium electric MPV, Yaitu Mifa 7 dan Mifa 9.

Melalui kehadirannya di GIIAS 2026, MAXUS memperlihatkan bagaimana setiap model dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang beragam dengan karakter yang berbeda. Menghadirkan dua lini unggulannya yaitu, MIFA 7 dan MIFA 9 menjadi representasi utama konsep A Quiet Luxury untuk menghadirkan premium electric MPV yang memadukan efisiensi kendaraan listrik dengan kenyamanan untuk berbagai kebutuhan pelanggan.

“Perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen juga semakin berkembang. Efisiensi tetap menjadi pertimbangan utama, namun di segmen premium kami melihat adanya kebutuhan akan kendaraan yang mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, lebih tenang, dan lebih berkualitas. Melalui konsep ‘A Quiet Luxury’, kami ingin memperlihatkan bagaimana kendaraan listrik premium dapat menjawab kebutuhan tersebut tanpa menghilangkan keunggulan utama kendaraan listrik itu sendiri,” ujar Jerry Huang, CEO MAXUS Indonesia.

Mifa 7 dan Mifa 9 Jadi Daya Tarik Pengunjung

MAXUS Hadirkan Konsep 'A Quiet Luxury'

Konsep elegan dan mewah terlihat dari desain booth dan juga line up yang dihadirkan oleh MAXUS Indonesia. Dua senjata andalan, Mifa 7 dan Mifa 9 menjadi daya tarik pengunjung.

Bagi keluarga modern maupun profesional dengan mobilitas tinggi, MAXUS MIFA 7 menawarkan keseimbangan antara kepraktisan dan kenyamanan.

Kabin yang lapang, konfigurasi tempat duduk yang fleksibel, serta jarak tempuh hingga 570 kilometer (NEDC) memberikan keleluasaan dalam mendukung aktivitas harian maupun perjalanan antarkota, sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap nyaman bagi seluruh penumpang.

Di sisi lain, MAXUS MIFA 9 hadir sebagai flagship premium electric MPV yang dirancang bagi pelanggan yang mengutamakan kenyamanan tanpa kompromi.

Ruang kabin yang luas, sentuhan premium di setiap detail, serta jarak tempuh hingga 520 kilometer (NEDC) menjadikan MIFA 9 pilihan ideal bagi keluarga maupun kebutuhan mobilitas eksekutif yang menginginkan kualitas perjalanan pada level yang lebih tinggi.

Oh ya, untuk memberikan rasa tenang kepada pelanggan, MAXUS memberikan garansi kendaraan dan baterai, layanan towing 24 jam untuk bantuan darurat, hingga jaringan layanan resmi yang terus diperkuat melalui kolaborasinya bersama Indomobil Group.

Karoseri kendaraan Hino

Karoseri Kendaraan Hino Kini Sudah Berstandar Digital

Karoseri kendaraan Hino kini sudah berstandar digital. Yaitu penerapan Digital Pre Delivery Inspection (Digital PDI), dimana sistem inspeksi kendaraan berbasis digital yang menggantikan proses pencatatan manual.

Melalui sistem ini, seluruh hasil inspeksi terdokumentasi secara digital, tersimpan berbasis cloud, serta menggunakan checklist yang selalu diperbarui mengikuti perkembangan teknologi kendaraan Hino. Dengan demikian, proses pengendalian kualitas menjadi lebih transparan, konsisten, dan mudah dipantau oleh Hino maupun mitra karoseri.

“Pelanggan mempercayakan bisnisnya kepada Hino. Karena itu, kami harus memastikan setiap kendaraan yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas dan keselamatan. Melalui digitalisasi proses inspeksi dan standarisasi bersama karoseri, kami ingin memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa setiap kendaraan Hino telah melalui proses yang terukur, terdokumentasi, dan sesuai standar,” ujar Heri Komala, Bodymaker Department Head HMSI.

Standarisasi Karoseri Menjamin Kualitas Kendaraan

Karoseri kendaraan Hino

Hino terus memperkuat Bodymaker Standardization Program yang mengacu pada Body Mounting Manual (BMM) Hino, yaitu pedoman teknis pembangunan bodi kendaraan agar sesuai dengan spesifikasi chassis Hino. Standar ini mengatur proses pemasangan bodi, distribusi beban, hingga aspek keselamatan sehingga setiap kendaraan memiliki kualitas yang konsisten dan sesuai peruntukannya.

Melalui pembinaan, audit, dan sertifikasi kepada mitra karoseri, Hino memastikan setiap kendaraan yang diterima pelanggan dibangun sesuai standar. Dengan demikian, pelanggan memperoleh kendaraan yang lebih aman, andal, memiliki daya tahan yang optimal, serta mendukung produktivitas operasional dalam jangka panjang.

“Body Mounting Manual menjadi acuan kami bersama mitra karoseri untuk memastikan setiap kendaraan dibangun sesuai standar Hino. Dengan kualitas yang terjaga secara konsisten, pelanggan dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih aman, andal, dan produktif,” tutup Dody Pramono, Truck & Bus Bodymaker HMSI.

MMKSI Siapkan Promo GIIAS 2026, Banyak Untungnya!

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan Mitsubishi Motors. Selain menghadirkan jajaran model terbaru, MMKSI juga menyiapkan beragam program penjualan dan layanan purna jual yang menawarkan nilai tambah selama pameran berlangsung.

Mengusung tema “Life’s Adventure: Elevating Every Experience”, MMKSI ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih mudah, nyaman, sekaligus menguntungkan sejak proses pembelian hingga layanan purna jual.

Director of Sales & Marketing PT MMKSI, Yoshio Igarashi, mengatakan GIIAS menjadi momentum penting untuk semakin mendekatkan Mitsubishi Motors kepada masyarakat Indonesia melalui produk, program penjualan, dan layanan yang kompetitif.

“Kami ingin memberikan nilai tambah melalui berbagai program penjualan dan layanan purna jual yang dirancang agar pelanggan dapat memiliki kendaraan Mitsubishi Motors dengan lebih mudah, nyaman, dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Salah satu program yang paling menarik adalah penawaran pembiayaan dengan uang muka ringan mulai 10 persen, bunga 0 persen, serta tenor hingga enam tahun untuk sejumlah model. Konsumen juga dapat menikmati program trade-in, cashback, hingga paket pembiayaan khusus yang disesuaikan dengan masing-masing tipe kendaraan.

Bagi calon pembeli Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, MMKSI menawarkan Lucky Dip dengan hadiah hingga Rp10 juta, DP mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tiga tahun, serta Paket Hemat satu tahun.

Sementara itu, New Xforce, termasuk varian New Xforce HEV, mendapatkan harga peluncuran spesial, pilihan program Smart Cash berbunga 0 persen hingga dua tahun, skema balloon payment, DP ringan, serta Paket Hemat satu tahun.

Untuk model terbaru Mitsubishi Destinator, konsumen berkesempatan memperoleh Lucky Dip hingga Rp10 juta sekaligus kesempatan mendapatkan aksesori eksklusif E-Mirror with DVR. Selain itu tersedia pilihan pembiayaan mulai dari DP ringan 10 persen, bunga rendah, hingga bunga 0 persen selama dua tahun.

Adapun Pajero Sport juga memperoleh berbagai keuntungan berupa Lucky Dip hingga Rp10 juta, DP mulai 15 persen, bunga 0 persen selama satu tahun, serta paket pembiayaan berbunga rendah.

Tak hanya menghadirkan promo pembelian kendaraan, MMKSI juga memberikan berbagai penawaran menarik di sektor purna jual. Pemilik New Xforce dapat menikmati potongan harga aksesori resmi hingga 25 persen, sedangkan pengguna Destinator, Pajero Sport, serta Xpander memperoleh diskon aksesori berkisar antara 15 hingga 20 persen, tergantung paket yang dipilih.

MMKSI juga menghadirkan program Mitsubishi Customer Journey, yaitu aktivitas interaktif di booth yang mengajak pengunjung mengenal lebih dekat layanan aftersales Mitsubishi Motors. Peserta dapat mengumpulkan poin dari berbagai misi yang tersedia dan menukarkannya dengan hadiah menarik di akhir periode GIIAS.

Sebagai pelengkap, tersedia pula promo Tiga Berlian Protection (TBP) berupa potongan premi asuransi minimal Rp500 ribu untuk seluruh model Mitsubishi Motors selama pameran berlangsung.

Melalui kombinasi promo pembelian, kemudahan pembiayaan, layanan purna jual, hingga perlindungan kendaraan, MMKSI berupaya menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih lengkap sekaligus memperkuat daya tarik lini kendaraan Mitsubishi Motors di GIIAS 2026.

satu tahun suzuki fronx

Satu Tahun Suzuki Fronx Hadir di Indonesia, Tetap jadi Andalan

Tak terasa sudah satu tahun Suzuki Fronx mengaspal di Indonesia. Meski begitu, nyatanya mobil ini masih diminati konsumen dari berbagai wilayah.

Di GIIAS 2026 Suzuki Fronx SGX menjadi salah satu line up andalan Suzuki Indonesia. Sekali lagi, meski sudah berumur satu tahun, terlihat mobil ini masih menjadi magnet para pengunjung.

Suzuki Fronx SGX menggunakan mesin K15C 1.5 liter yang dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Di atas kertas, jantung pacu itu bisa menghasilkan tenaga 103 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 138 Nm di 4.400 rpm melalui transmisi otomatis 6-speed yang responsif.

Fronx SGX mudah menghadapi kepadatan lalu lintas kota Jakarta dan juga hemat bahan bakar, kelebihan yang jadi faktor utama banyak konsumen masih memilihnya. Suzuki Fronx memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm dan tinggi 1.550 mm.

Selanjutnya, untuk jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.520 mm dan jarak terendah ke tanah (ground clearance) 170 mm.

Menyandang status sebagai varian tertinggi di keluarga Fronx, mobil keluarga ini dilengkapi Suzuki Safety Support (SSS) yang mencakup:

  • Head-Up Display (HUD) di atas dashboard untuk memantau informasi berkendara.
  • Kamera 360 derajat (360° View Camera) untuk memudahkan manuver parkir.
  • Perangkat Suzuki Safety Support khusus tipe SGX meliputi Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist (LKA), serta Dual Sensor Brake Support II (DSBS II).
  • Perlindungan standar 6 airbags, ABS, EBD, Brake Assist, dan Hill Hold Control, serta fitur modern lain.

satu tahun Suzuki Fronx

Kabin interiornya juga nyaman, tata letak headunit, dashboard serta AC tertata rapi dan mudah dijangkau oleh pengemudi maupun penumpang depan. Dan untuk mendukung sektor hiburan, headunit 9 inci dari Fronx sudah terintegrasi Apple CarPlay dan Android Auto.

Kemudian untuk memudahkan pengemudi saat melewati jalan sempit atau di parkiran, Fronx menyediakan fitur kamera 360.  Dan untuk kenyamanan penumpang, ada juga wireless charger di bagian depan dan colokan USB dan type C untuk penumpang baris kedua.

Terjual Lebih Dari 14 Ribu Dalam 1 Tahun

satu tahun Suzuki Fronx

Sejak dari awal peluncuran di bulan Juni 2025 hingga bulan Mei 2026, penjualan Suzuki Fronx sudah tembus lebih dari 14 ribu unit. Hal ini membuktikan bahwasanya kombinasi desain, efisiensi bahan bakar, kenyamanan dan fitur keselamatan serta harga yang masih masuk akal akan mudah diterima pasar.

Oh ya, Suzuki Fronx yang diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang sudah ekspor ke enam negara dengan lebih dari 6.000 unit CB. Tak hanya itu saja, ada pula lebih dari 4.000 unit CKD dikirim untuk kebutuhan perakitan di luar negeri.

Isuzu dorong industri kreatif

First Impression Isuzu Traga AC, Nyetir Jadi Adem

Di GIIAS 2026 kami mendapat kesempatan first impression Isuzu Traga AC. Yang jelas, kabin jadi dingin dan mengemudi makin nyaman.

Isuzu Traga AC merupakan varian baru untuk menjawab kebutuhan kendaraan komersil yang nyaman saat dikendarai. Selain AC, mobil pikap ini juga sudah dilengkapi sistem audio single din yang mendukung konektivitas Bluetooth, USB, dan AUX-in.

Isuzu Traga mengadopsi mesin diesel 4JA1 berkapasitas 2.499 cc, di atas kertas Traga punya tenaga 80 PS serta torsi 191,2 Nm. luas bak 4,52 meter persegi dengan kemampuan angkut hingga 1,5 ton.

Mobil pikap ini memiliki panjang 4.520 mm, lebar 1.705 mm, dan tinggi 1.985 mm dengan radius putar kecil hanya 4,5 meter sehingga cukup nyaman bermanuver di area perkotaan maupun jalan sempit.

Mengemudi Lebih Nyaman

First impression Isuzu Traga AC

 

First impression Isuzu Traga AC di GIIAS 2026 memang tidak lama. Kami hanya mencoba mobil pikap ini di area test drive dengan waktu yang cukup singkat karena bergantian dengan awak media lain.

Pertama duduk di kursi pengemudi, joknya empuk. Posisi duduk memberikan visibilitas yang luas ke depan sehingga memudahkan memantau kondisi sekitar kendaraan. Kemudian posisi setir juga cukup nyaman, dan yang paling menarik adalah sudah adanya AC dan audio single din.

Saat mesin dinyalakan, suara mesin hampir tidak terdengar dari dalam kabin. Dalam artian, suara mesin dieselnya halus. Selanjutnya kopling juga enteng saat diinjak, perpindahan persneling juga mudah dilakukan.

Saat melaju, output tenaganya disalurkan secara halus dengan torsi yang cukup kuat sejak putaran bawah, alhasil mobil terasa mudah diajak berakselerasi meski membawa muatan barang.

Saat melakukan putar balik (U turn), Isuzu Traga mudah melewatinya. Radius putar dari mobil ini cukup memuaskan. Suspensi layaknya kendaraan niaga. Saat melewati permukaan jalan yang tidak rata di lintasan uji, bantingan terasa cukup baik untuk ukuran pikap ringan.

Kia Bawa The all-new Seltos, Suguhkan Standar Baru SUV Global di Indonesia

Melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Kia Sales Indonesia secara resmi mengumumkan harga The all-new Seltos. Selama beberapa waktu terakhir, Sport Utility Vehicle andalan Kia ini telah diperkenalkan secara bertahap, guna memukau masyarakat Indonesia. Kehadirannya di GIIAS 2026 menjadi penanda dimulainya pemasaran resmi The all-new Seltos di Indonesia.

Di pasar global, Seltos terus menjadi salah satu model dengan kontribusi penjualan terbesar bagi Kia. Untuk bulan Juni 2026 saja, lebih dari 35 ribu unit Seltos berhasil terjual di pasar global. Sedangkan sepanjang paruh pertama tahun 2026, penjualannya telah lebih dari 177 ribu unit.

Desain Lebih Berkarakter

Kedua prestasi tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap Kia Seltos. Sehingga Kia Sales Indonesia yakin untuk menghadirkan The all-new Seltos secara resmi kepada konsumen Tanah Air. The all-new Seltos bukan hanya tampil dengan desain yang berkarakter, tetapi juga menghadirkan peningkatan pada aspek kenyamanan, teknologi, performa, dan keselamatan.

Dengan menerapkan filosofi desain Opposites United dan World Class Design, The all-new Seltos tampil dengan identitas baru Kia yang lebih modern dan berkarakter. Mulai dari desain Digital Tiger Face, Star Map Signature Lighting, proporsi bodi yang lebih kokoh, hingga streamline flush door handles.

Semakin Senyap dan Nyaman

Interior The all-new Seltos menghadirkan Panoramic Dual Display, yang mengintegrasikan panel instrumen digital dan sistem infotainment dalam satu tampilan. Untuk kenyamanan berkendara, disematkan Auto Climate Control, Leather Seat with Electric Seat, Ventilated Front Seats, BOSE Premium Sound System dan Wireless Charging.

Performa The all-new Seltos didukung mesin Smartstream 1.5 liter yang dipadukan dengan Intelligent Variable Transmission (IVT). Kombinasi tersebut menghasilkan karakter berkendara yang halus, dan efisien untuk berbagai kondisi jalan. Pengalaman berkendara semakin didukung Drive Mode Select dengan pilihan Eco, Normal, dan Sport. Kia juga melakukan penyempurnaan terkait Noise, Vibration, Harshness (NVH), yang membuat kabin terasa lebih senyap dan nyaman.

Supaya mendukung keselamatan, disematkan ADAS Level 2, Blind Spot View Monitor, Surround View Monitor, dan enam airbag. Untuk pilihan warna, mulai dari Aurora Black Pearl, Gravity Gray, Ivory Silver Gloss, Glacier White Pearl, serta dua warna baru Morning Haze dan Magma Red.

The all-new Seltos resmi dipasarkan di Indonesia dalam tiga pilihan varian dengan harga OTR Jakarta, yaitu:
GT Line : Rp 469,000,000
Prestige⁺ ADAS : Rp 417,000,000
Trendy : Rp 359,000,000