Karsono Kwee, Taipan Bisnis Otomotif Asia yang Merintis Dari Nol

Eurokars Group menjadi pelaku bisnis otomotif premium yang terkenal di kawasan Asia. Sosok yang berada di balik kesuksesan perusahaan tersebut ialah Karsono Kwee. Sebagai nakhkoda dari perusahaan yang bermarkas di Singapura tersebut, pria kelahiran Surabaya ini memang sudah puluhan tahun berbisnis di Singapura. Tepatnya sudah 40 tahun kiprah Eurokars Group di bisnis otomotif.

Perjalanan bisnisnya dimulai dari Surabaya, hingga menjadi tokoh utama di pasar mobil mewah, merupakan kisah tentang ketajaman bisnis, inovasi, dan dedikasi tanpa lelah. Di usia mudanya, Karsono Kwee, kagum dengan hal-hal terbaik dalam kehidupan. Dunia otomotif juga selalu menghiasi dalam hati dan pikirannya. Ia membayangkan bahwa suatu hari nanti akan memiliki mobil sungguhan sendiri.

Berkat Kegigihan dan Restu Ibu

Ibunya selalu meyakinkan, bahwa ia akan mampu mewujudkannya. Maka, dengan restu ibunya dan ambisi yang tak tergoyahkan, Karsono Kwee memulai perjalanan yang penuh rintangan dan kerja keras. Kemudian ia membangun jaringan perdagangannya di bidang peralatan rumah tangga, elektronik, dan barang konsumsi. Semuanya dari nol. Dengan ketekunan, kecerdasan, dan niat untuk memberikan layanan berkualitas, menjadi dasar pertumbuhan bagi bisnis perdagangannya.

Pada tahun 1970, dengan berbekal SGD 20.000, Karsono Kwee memindahkan operasi perdagangan utamanya ke Singapura. Langkah ini menandai titik awal babak yang besar, dalam perjalanan kewirausahaannya dan kiprahnya di pasar kelas premium. Awal merintis bisnis di Singapura, Karsono Kwee belum menggeluti bidang otomotif. Laju bisnisnya di Singapura menuai sukses, satu per satu cita-citanya digapai. Tentunya dengan memiliki mobil impian, di antaranya ialah Porsche.

Di era 1980an, Karsono Kwee menjadi salah satu konsumen Porsche. Namun keagenan Porsche di Singapura saat itu, sedang mengalami kendala, serta ingin menghentikan bisnisnya. Sehingga berdampak pada layanan purna jual maupun servis. Antusiasme dan semangat Karsono Kwee terhadap sektor otomotif, mengantarnya untuk mengambil langkah berani. Pada tahun 1985, ia bersama tim yang berjumlah 20 orang dan fasilitas terbatas, mengoperasikan bisnis Porsche di Singapura.

Bisnis Berkembang Pesat

Bakat bisnisnya yang cemerlang dan jaringan yang kuat, Porsche merasa yakin dengan langkah Karsono Kwee. Di bawah kepemimpinan yang cerdas, bisnis otomotifnya berkembang pesat. Kesuksesan bersama Porsche menjadi awal dari rencana besarnya. Sesuai dengan pandangan strategis, Karsono Kwee mampu memegang berbagai merek otomotif lain. Bahkan brand yang supermewah.

Di awal tahun 2026 ini, kami tak hanya berkesempatan untuk berjumpa langsung dengan Karsono Kwee di Singapura. Namun juga mengunjungi bentuk manifestasi kesuksesan bisnis Eurokars Group, yakni Eurokars Centre. Fasilitas yang terletak di 11 Kung Chong Road, Singapura, memiliki struktur delapan lantai dengan tiga level basement tambahan.

Bangunan ini tidak hanya sebagai kantor operasional saja, tapi juga terdapat showroom Rolls-Royce dan BMW. Tak ketinggalan terdapat fasilitas workshop untuk Rolls-Royce, McLaren, dan Pagani. Setelah 40 tahun, Karsono Kwee dan Eurokars Group berhasil menjadi ‘pemain’ utama dalam bisnis otomotif di Asia. Khusus di Indonesia, Eurokars Group menangani brand Porsche, Rolls-Royce, BMW, BMW M, BMW Premium Selection, MINI, Ferrari, Maserati, McLaren, Pagani, Bentley, dan tentunya Mazda.

Akhir Tahun Haka Auto Bikin Program Penjualan Spesial Mobil Listrik BYD

Jelang berakhirnya tahun 2025, Haka Auto menghadirkan sebuah penutup manis bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Lewat ATPM Sales Program periode hingga 31 Desember 2025, Haka Auto merangkum beragam keuntungan eksklusif untuk lini kendaraan listrik BYD, mulai dari kemudahan pembiayaan, perlindungan jangka panjang, hingga pengalaman perjalanan yang bernilai lebih.

Bagi Haka Auto, akhir tahun bukan sekadar momentum penjualan, melainkan kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap mobilitas berkelanjutan. Program ini dirancang agar konsumen bisa masuk ke ekosistem kendaraan listrik dengan rasa aman, nyaman, dan perhitungan yang matang.

“Program akhir tahun ini kami susun agar konsumen tidak hanya mendapatkan harga menarik, tetapi juga nilai jangka panjang dari kepemilikan mobil listrik BYD,” papar Bayu Marfiadi, Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor.

Perawatan Berkala Tanpa Biaya

Salah satu daya tarik utama program ini adalah Free Maintenance hingga 4 tahun atau 60 ribu km. Sehingga memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan listrik BYD dalam jangka panjang. Perawatan berkala tanpa biaya ini menjadi bukti bahwa kendaraan listrik bukan hanya ramah lingkungan, namun juga ramah di sisi kepemilikan.

Tak hanya itu, Haka Auto juga menghadirkan Free Insurance hingga dua tahun untuk model-model tertentu. Atau memberikan perlindungan ekstra sejak hari pertama kendaraan digunakan. Bagi konsumen yang ingin melakukan pergantian kendaraan, tersedia pula program trade-in atau trade-up dengan benefit. Membuat proses beralih ke mobil listrik terasa lebih mudah dan rasional.

Haka Auto turut menyematkan sentuhan gaya hidup dalam program ini. Konsumen berkesempatan memperoleh Travel Voucher by Tiket.com senilai Rp 10 juta, sebuah benefit yang merepresentasikan semangat kendaraan listrik dengan perjalanan yang lebih bersih, efisien, dan menyenangkan.

Mencakup Berbagai Model Unggulan

Dari sisi pembiayaan, Haka Auto membuka akses lebih luas melalui program Low Down Payment mulai 10 persen, serta skema kredit dengan bunga ringan untuk model tertentu. Dengan kombinasi ini, kepemilikan mobil listrik BYD tidak lagi terasa jauh, bahkan bagi konsumen yang baru pertama kali masuk ke segmen EV.

Program penjualan ini mencakup berbagai model unggulan BYD.Mulai dari kendaraan keluarga yang fungsional, SUV modern, hingga sedan berperforma tinggi. Setiap model memiliki skema benefit yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter penggunanya.

“Lewat program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk beralih ke kendaraan listrik. Infrastruktur semakin siap, produknya semakin matang, dan dari sisi kepemilikan semakin masuk akal,” tutup Bayu.

Green SM Siap ‘Narik’ dari Stasiun KCIC Halim

Kehadiran kereta cepat telah mengubah cara masyarakat Jakarta bepergian ke Bandung, dengan menawarkan alternatif perjalanan yang lebih cepat, senyap, dan dan efisien. Namun, bagi banyak penumpang, perjalanan tidak berhenti di gerbang stasiun. Mulai 18 Desember 2025, Green SM resmi beroperasi di stasiun KCIC Halim, dengan menghadirkan layanan taksi listrik penuh bagi penumpang yang bepergian dari dan menuju stasiun.

Transportasi antarkota berkembang pesat menjadi semakin bersih dan efisien. Namun di sisi lain, perjalanan awal dan akhir di sekitar transportasi umum masih sangat bergantung pada kendaraan konvensional berbahan bakar bensin. Berdasarkan laporan inventarisasi emisi Jakarta, sektor transportasi menyumbang sekitar 46 persen dari total emisi kota, dengan kendaraan jalan raya sebagai kontributor terbesar, terutama di kawasan perkotaan dengan kepadatan lalu lintas tinggi.

Frekuensi Perjalanan Untuk Keperluan Bisnis

Studi juga menunjukkan bahwa transportasi menghasilkan dua jenis polutan (PM2.5 dan black carbon). Dua polutan ini erat kaitannya dengan emisi kendaraan bermotor. Serta tingkat kemacetan di kawasan dengan aktivitas tinggi, seperti stasiun, kawasan komersial, dan pusat kegiatan perkotaan.

Konektivitas kereta yang semakin cepat mendorong frekuensi perjalanan untuk keperluan bisnis, liburan singkat, maupun perjalanan akhir pekan. Namun, ketika tahap akhir perjalanan, masih bergantung pada kendaraan konvensional di kawasan padat lalu lintas. Sebagian manfaat lingkungan dan kenyamanan yang ditawarkan perjalanan kereta, menjadi tidak sepenuhnya optimal.

Dalam hal ini, meningkatnya kebutuhan akan perjalanan yang lebih bersih dan nyaman, mobilitas listrik mulai memainkan peran nyata di Stasiun KCIC Halim, terminal Jakarta untuk Kereta Cepat Indonesia – China (Whoosh). Layanan ini beroperasi dari area penjemputan khusus di dalam kawasan stasiun, memungkinkan transisi perjalanan yang lebih praktis dan bebas repot.

Tekan Emisi Secara Signifikan

Selain mempertimbangkan faktor lingkungan, faktor operasional turut menentukan efektivitas layanan first-mile dan last-mile. Kendaraan Green SM yang melayani Stasiun Whoosh Halim tidak terdampak kebijakan ganjil-genap Jakarta, sehingga membantu mengurangi ketidakpastian waktu tempuh, terutama pada jam sibuk ketika kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun meningkat.

Kehadiran taksi listrik di Stasiun Whoosh Halim selaras dengan karakter kereta cepat yang sepenuhnya bertenaga listrik. Elektrifikasi kereta mampu menekan emisi secara signifikan dalam perjalanan antarkota. Maka perluasan mobilitas listrik memungkinkan manfaat tersebut berlanjut setelah penumpang meninggalkan stasiun. Dengan demikian, pengalaman perjalanan rendah emisi dapat dirasakan secara lebih menyeluruh, dari awal hingga akhir perjalanan.

“Seiring perjalanan kereta yang semakin cepat dan efisien, perhatian juga perlu diberikan pada pengalaman penumpang setelah turun dari kereta. Melalui kolaborasi Green SM dengan Stasiun Whoosh Halim, kami ingin mendukung perjalanan yang lebih mulus sejak penumpang tiba hingga mencapai tujuan akhir,” kata Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia.

Sistem Tarif yang Transparan

Sedangkan KCIC terus berupaya untuk menunjukkan komitmennya terhadap energi terbarukan dan transportasi hijau melalui beberapa inisiatif. Salah satunya dengan menggandeng Green SM sebagai moda transportasi lanjutan yang ramah lingkungan.

“KCIC memandang pengembangan kereta cepat tidak dapat dipisahkan dari penguatan konektivitas first-mile dan last-mile yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan Green SM ini menjadi bagian dari komitmen KCIC dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang konsisten, ramah lingkungan, dan nyaman. Dari stasiun hingga tujuan akhir penumpang,” imbuh Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC.

Seluruh armada Green SM menggunakan 100 persen mobil listrik VinFast yang menghasilkan nol emisi gas buang. Penggunaan kendaraan listrik VinFast, yang didukung oleh standar kondisi armada yang terjaga. Serta pengelolaan mitra pengemudi yang profesional, menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, bersih, dan konsisten.

Green SM memiliki sistem tarif yang transparan melalui aplikasi, alur layanan yang jelas, dan dapat diprediksi. Sehingga dapat menjadi pilihan mobilitas yang praktis, andal, dan ramah lingkungan untuk kebutuhan perjalanan perkotaan sehari-hari.

Sebagai bagian dari peluncuran layanan di Stasiun Whoosh Halim, Green SM menghadirkan promo diskon 15 persen hingga Rp 50 ribu, untuk perjalanan menuju dan dari stasiun Whoosh Halim. Pengguna baru juga dapat menikmati total potongan hingga Rp 150 ribu, melalui program promo awal. Sebagai upaya mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke transportasi yang nyaman dan ramah lingkungan.

Program Ford Year-End Service Jamin Perjalanan yang Lebih Nyaman

Momen pergantian tahun selalu menjadi waktu yang paling dinanti untuk melepas penat dan berkumpul bersama orang-orang terkasih. Baik itu merencanakan road trip jarak jauh bersama keluarga, maupun sahabat. Di tengah antusiasme menyambut liburan, Ford RMA Indonesia, selaku Agen Pemegang Merek Ford di Indonesia, menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan berkendara harus menjadi prioritas utama.

Memahami pentingnya persiapan kendaraan untuk perjalanan, Ford RMA Indonesia kembali menghadirkan program spesial Ford Year-End Service. Penawaran ini berlangsung mulai dari 8 hingga 31 Desember 2025. Serta tersedia di seluruh jaringan dealer resmi Ford di Indonesia. Program ini merupakan inisiatif nasional, terhadap layanan purna jual dan kepuasan pemilik kendaraan Ford di Tanah Air.

Ford ingin memastikan setiap pelanggannya dapat menikmati liburan dengan tenang. Beragam keuntungan menarik turut ditawarkan. Sebut saja pemeriksaan gratis 30 item kendaraan secara interaktif (Vehicle Health Check), gratis 1 liter oli mesin, dan gratis 1 buah filter oli mesin serta gasket.

Nilai Tambah Signifikan

“Kami mempersembahkan program Ford Year-End Service sebagai bagian dari komitmen kami untuk memberikan nilai tambah yang signifikan,” ujar Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia.

“Kami ingin mengajak lebih banyak lagi pelanggan setia Ford untuk rutin melakukan perawatan berkala, menjaga kinerja, keselamatan, dan kenyamanan kendaraan Ford mereka di dealer resmi. Hal ini sangat penting, terutama bagi mereka yang merencanakan perjalanan liburan akhir tahun,” imbuhnya.

Berlaku Untuk Beragam Model

Program Ford Year-End Service berlaku untuk jajaran kendaraan Ford yang dijual di Indonesia. Termasuk Fiesta, EcoSport, Ford Focus, Escape, Everest, dan Ranger. Untuk mendukung kelancaran program ini, Ford RMA Indonesia telah memastikan kesiapan tim purnajual Ford di seluruh jaringan dealer, agar pelaksanaan program bisa berjalan dengan lancar dan responsif.

“Kami bertekad untuk terus menjadi mitra yang terpercaya dan andal bagi pelanggan setia Ford di seluruh Indonesia. Saya mengajak para pelanggan untuk segera datang ke dealer resmi Ford, dan memanfaatkan layanan Year End Service Program ini. Kami berharap program ini juga bisa mendorong peningkatan kepercayaan dan jumlah penjualan produk Ford terbaru di Indonesia,” tutup Roelof Lamberts.

Mazda Year-End Sale (YES!) Semarakkan Pusat Perbelanjaan di Jabodetabek

Menjelang akhir tahun 2025 dengan komitmen menghadirkan pengalaman premium bagi konsumen, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek sekaligus distributor resmi kendaraan Mazda di Indonesia, menggelar rangkaian Mazda Year-End Sale (YES!). Acara ini digelar serentak di lima pusat perbelanjaan strategis di Jabodetabek, yaitu Pondok Indah Mall 1, Kota Kasablanka, Central Park Mall, Mall Kelapa Gading 3, dan Hampton Square Serpong.

Pameran yang berlangsung sepanjang 8 hingga 14 Desember 2025 ini, menghadirkan pendekatan khas Mazda yang berfokus pada desain, kualitas, serta pengalaman berkendara. Pengunjung dapat melihat langsung line-up unggulan Mazda. Termasuk melakukan test drive, dan menikmati beragam program penawaran akhir tahun yang memiliki nilai kepemilikan optimal.

Langkah Strategis Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Sepanjang rangkaian Mazda YES!, Mazda menghadirkan beragam penawaran eksklusif. Mulai dari Sales Deals dengan nominal tertinggi hingga Rp 100 juta. Special Trip Reward to Perth, Australia, khusus pembelian unit Mazda CX-80. Complimentary EV Wall Charger, khusus pembelian unit Mazda CX-80. Complimentary Dashcam Recorder, khusus pembelian unit Mazda CX-30, Mazda CX-8, Mazda CX-60, dan Mazda CX-80. Premium Color Free of Charge, khusus pembelian unit Mazda CX-5 Kuro berwarna Soul Red Crystal Metallic. Privileged Financing Programs (program pembiayaan fleksibel, DP rendah, dan suku bunga kompetitif). Hingga Upgraded 5-Years MyMazda Service.

“Kehadiran Mazda di pusat perbelanjaan merupakan langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Sekaligus memberikan kesempatan untuk mengenal produk Mazda secara lebih dekat,” jelas Viya Arsawireja, Marketing & Communications General Manager PT Eurokars Motor Indonesia.

Momen akhir tahun menjadi kesempatan yang tepat bagi pelanggan untuk memperoleh kemudahan pembelian, layanan purnajual terbaik, merchandise eksklusif, serta reward perjalanan. Program penjualan spesial ini juga berlaku di seluruh dealer resmi Mazda di Indonesia.

Berikan Kenyamanan Dalam Kepemilikan

Mazda juga berkomitmen memberikan kenyamanan dalam kepemilikan kendaraan, untuk jangka waktu yang panjang. Sebab Mazda terus menjaga rasa aman dan nyaman pelanggan melalui layanan purnajual MyMazda Service. Meliputi 5-Years MyMazda Warranty, 3-Years MyMazda Service, Emergency Roadside Assistance (ERA) di area Jabodetabek, hingga Mazda Owners Club Card (MOC). Bahkan untuk model tertentu, tersedia Upgraded 5-Years MyMazda Service hingga 100 ribu km.

“Melalui Mazda Year-End Sale (YES!), kami ingin pengunjung merasakan bagaimana filosofi desain Mazda tercermin dalam setiap detail kendaraan. Mulai dari desain eksterior elegan, ruang kabin human-centric, hingga pengalaman berkendara yang menyenangkan,” pungkas Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia.

Capaian Positif Isuzu di Sektor Logistik Tanah Air

Kendaraan Isuzu telah lama menjadi pilihan utama, bahkan menjadi andalan bagi pelaku usaha sektor logistik. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab produk Isuzu terbukti andal dan tergolong mempunyai tingkat efisiensi tinggi. Hal itulah yang membuat porsi market share Isuzu terus menunjukkan angka positif, bahkan unggul di sejumlah segmen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo) dari Januari hingga Oktober 2025 menunjukkan, bahwa market share Isuzu di segmen kendaraan komersial mencapai 28,6 persen. Tercatat, Elf memiliki market share 23,3 persen, lalu Giga 17,5 persen, disusul Traga yang mendominasi pasar dengan market share 47,2 persen.

Pencapaian positif itu seiring pertumbuhan sektor logistik di Indonesia. Menko Bidang Perekonomian menyebutkan, hingga akhir 2025 sektor transportasi dan pergudangan akan menyumbang sekitar Rp1.500 triliun terhadap PDB Nasional. “Angka itu naik menjadi sekitar 9 persen, dari sebelumnya 8,69 persen pada tahun 2024,” kata Airlangga Hartarto, yang mengutip data Supply Chain Indonesia.

Durabilitas Telah Teruji

Sejumlah pelaku usaha mengaku berupaya maksimal untuk menangkap momentum pertumbuhan sektor logistik. Terutama dalam menambah jumlah armada operasional. Seperti yang diakui Project and Contract Logistic Vice President PT Pos Logistik Indonesia Rahadian Tanjung. Menurutnya, terjadi pertumbuhan signifikan dalam jumlah armada operasionalnya. Bahkan tahun ini, terjadi penambahan 100 persen armadanya sehingga total mencapai lebih dari 500 unit. Termasuk yang disewa dari PT Mobilitas Digital Indonesia (Moda).

“Sebagai perusahaan angkutan, kami mencari kendaraan yang seefisien mungkin, sehingga biaya operasional lebih rendah. Isuzu sangat kompetitif di sini, secara overall rata-rata 35 persen lebih irit,” jelas Rahadian.

Selain konsumsi BBM yang lebih efisien, pengguna Isuzu juga menyukai durabilitas produk yang telah teruji. Terutama terkait kondisi medan di berbagai wilayah, apalagi yang memiliki kontur tanjakan terjal. Selain itu, terdapat dukungan layanan purnajual yang luas di berbagai daerah dan layanan cepat. Hal ini amat membantu para pengguna setia Isuzu, terutama ada teknisi yang datang ke lokasi langsung.

“Karena memang kami menyediakan apa yang diminta konsumen. Selain unitnya efisien, jaringan layanan Isuzu juga luas. Unitnya andal, dan pelayanan purnajualnya bagus. Teknisinya mendatangi ke tempat kerja pelanggan. Jadi pelanggan tidak perlu repot datang ke bengkel,” tukas Andy Dwi Zatmoko, Direktur Operasional PT Moda. Armada yang dimiliki PT Moda ada lebih dari seribu unit, dan 75 persennya ialah produk Isuzu.

Tingkat Lokalisasi Yang Bagus

“Saat ini, Isuzu memiliki 127 outlet, 112 bengkel yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 486 tenaga mekanik stall. Juga ada 175 bengkel mitra Isuzu, dan 161 Tenaga Mekanik Bengkel Isuzu Berjalan (BIB). Ditambah lagi ada 4 Depo Part di Makassar, Palembang, Medan, dan Pontianak, serta lebih dari 2.000 part shop,” papar Rain Erlangga, selaku Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Bahkan Isuzu satu-satunya brand yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), untuk seluruh produk kendaraannya. Baik Giga, Elf, dan Traga. Saat ini, TKDN untuk Isuzu Traga lebih dari 44 persen, sedangkan Elf sebesar 33 persen, dan Giga sebesar lebih dari 35 persen. Sertifikat itu diterima bertahap.

“Dengan adanya tingkat lokalisasi Isuzu bagus, maka biaya lebih kompetitif. Sehingga ketersediaan terhadap kendaraan dan suku cadangnya lebih terjaga,” pungkas Rian.

50 Maxus Mifa 9 Bertugas Jadi Armada GrabExecutive

PT Indomobil Energi Baru, selaku agen pemegang merek Maxus di Indonesia, resmi berkolaborasi dengan Grab Indonesia. Melalui kerjasama ini, Maxus bakal menyerahkan 50 unit Maxus Mifa 9 yang rencananya digunakan sebagai armada layanan eksklusif GrabExecutive. Langkah ini menandai komitmen kedua Perusahaan, dalam menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

GrabExecutive sendiri merupakan layanan first-class terbaru dari GrabCar, yang resmi diluncurkan pada November 2025 silam. Layanan ini menghadirkan standar perjalanan premium yang mengutamakan kenyamanan, ruang kabin yang lebih lega, serta pengalaman berkendara eksklusif, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas modern.

“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Grab Indonesia. Sekaligus mengapresiasi kepercayaan yang diberikan untuk menggunakan Maxus Mifa 9, sebagai armada layanan eksklusif GrabExecutive,” ujar Chief Operating Officer PT Indomobil Energi Baru, Yudhy Tan.

Memenuhi Standar Layanan Premium First-Class

Kemitraan ini menjadi salah satu momen penting bagi Maxus di Indonesia. Untuk menghadirkan inovasi kendaraan listrik premium, sekaligus memperluas kehadiran merek di segmen mobilitas premium. Kehadiran kendaraan listrik ini sebagai armada GrabExecutive menegaskan kualitas, kenyamanan, dan keandalan Maxus, untuk memenuhi standar layanan transportasi premium first-class.

Interior Maxus Mifa 9 dirancang dengan ruang yang lega, memberikan keleluasaan gerak, menciptakan suasana perjalanan yang tenang, dan nyaman. Kabin yang hening, kursi ergonomis, serta material berkualitas tinggi, menghadirkan kesan first-class yang selaras dengan kebutuhan layanan GrabExecutive. Demi memberikan perjalanan yang lebih eksklusif bagi para pelanggan.

“Melalui GrabExecutive, kami ingin menjawab kebutuhan konsumen akan layanan transportasi premium yang berkelas serta memberikan ketenangan sejak awal perjalanan. Layanan ini kami hadirkan bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan eksklusivitas. Baik untuk keperluan bisnis maupun perjalanan penting lainnya,” imbuh Halim Wijaya, Director of Grab Indonesia.

Grab Responsif Terhadap Isu Keberlanjutan

GrabExecutive dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, luas, dan personal, menghadirkan kenyamanan yang konsisten bagi pengguna yang mengutamakan eksklusivitas. Melalui standar armada first-class dan profesionalitas pengemudi yang terkurasi, layanan ini menetapkan tolok ukur baru dalam ekosistem GrabCar untuk transportasi kelas atas di Indonesia.

Dari sisi operasional, efisiensi energi kendaraan listrik membantu mengoptimalkan biaya operasional. Sedangkan struktur kendaraan listrik yang minim komponen bergerak, menjadikan biaya perawatan lebih rendah, jika dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Penggunaan Maxus Mifa 9 juga memperkuat komitmen dan dukungan Grab Indonesia, sebagai penyedia layanan transportasi yang responsif terhadap isu keberlanjutan dan peduli lingkungan. Citra positif tersebut menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang Grab, dalam menyediakan layanan transportasi modern dan bertanggung jawab.

Citroën Serahkan Ë-C3 Guna Kebutuhan Operasional PT Express Transindo Utama

PT Indomobil National Distributor, selaku agen pemegang merek Citroën di Indonesia, bersama PT Express Transindo Utama, Tbk. resmi melanjutkan kolaborasi dalam penyediaan Citroën Ë-C3, untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan. Kolaborasi ini memasuki fase baru melalui serah terima tahap pertama yang dimulai pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

“Kolaborasi antara Citroën dengan PT Express Transindo Utama, Tbk. menegaskan komitmen kami, dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik yang efisien, andal, dan nyaman bagi dunia usaha,” ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Penyerahan Ë-C3 di GJAW menjadi langkah nyata dukungan Citroën terhadap program elektrifikasi pemerintah sekaligus membawa kenyamanan lebih bagi transformasi operasional perusahaan, pengemudi, dan masyarakat. Seremoni penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama yang diumumkan pada awal November 2025 lalu.

Perkuat Modernisasi Proses Bisnis

Melalui kolaborasi ini, Citroën Ë-C3 akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas operasional PT Express Transindo Utama, Tbk. Sejalan dengan upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, dan memperkuat modernisasi proses bisnis. Dengan fokus pemanfaatan yang diarahkan sepenuhnya pada kebutuhan perusahaan.

“Serah terima tahap pertama ini menandai komitmen nyata kamidalam memperkuat efisiensi dan modernisasi operasional perusahaan, melalui pemanfaatan kendaraan listrik,” jelas Johannes B.E. Triatmojo, Direktur Utama PT Express Transindo Utama, Tbk.

Citroën Ë-C3 menawarkan keseimbangan antara efisiensi dan kenyamanan untuk menunjang mobilitas operasional perusahaan. Dengan jarak tempuh hingga 320 km dalam satu kali charging, kendaraan ini memberikan fleksibilitas bagi kebutuhan mobilitas harian. Kualitas suspensi Flying Carpet Ride menghadirkan pengalaman berkendara yang mulus dan stabil. Citroën Ë-C3 menawarkan pemanfaatan energi yang lebih efisien.

Siapkan Layanan Purnajual

Penyerahan tahap pertama ini menjadi langkah penting bagi Citroën Indonesia dan PT Express Transindo Utama, Tbk., dalam memperkuat penerapan mobilitas listrik di lingkungan perusahaan. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang, dan memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional. Sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor bisnis.

Citroën juga memberikan dukungan layanan purnajual yang kuat kepada PT Express Transindo Utama, Tbk. Melalui jaringan servis resmi PT Indomobil National Distributor, yang tersebar di berbagai wilayah. Dukungan ini memastikan setiap unit Citroën Ë-C3 tetap beroperasi secara optimal dalam jangka panjang. Sehingga performa kendaraan terjaga, dan operasional perusahaan dapat berlangsung dengan lebih efisien.

Citroën Indonesia dan PT Express Transindo Utama, Tbk. akan terus memperkuat kerja sama ini. Agar mampu menghadirkan solusi mobilitas listrik yang semakin nyaman, andal, dan berkelanjutan. Terutama bagi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Toyota T-OPT Terus Dapat Respons Positif Dari Pasar Indonesia

Sejak diperkenalkan sekitar satu tahun lalu, T-OPT, brand suku cadang alternatif dari Toyota terus menunjukkan performa gemilang di pasar Indonesia. Kehadirannya terbukti menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan suku cadang berkualitas khas Toyota, dengan harga lebih terjangkau. Apalagi permintaannya meningkat pesat di berbagai wilayah.

Peningkatan permintaan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan pelanggan terhadap T-OPT. Dari sisi retail dan distributor, responsnya sangat positif. Banyak toko menyebut bahwa T-OPT merupakan produk yang sangat laku dan bergerak cepat di pasaran.

“Permintaan pelanggan terhadap brand T-OPT di tahun pertama benar-benar melebihi ekspektasi. Dengan kombinasi kualitas terjamin dan harga yang kompetitif, T-OPT berhasil memenangkan hati pelanggan dan retailer. Produk ini mengisi ruang penting di pasar suku cadang Indonesia,” kata Lim Che Ping, pemilik CV Cipta Sejahtera.

Alternatif Bagi Pelanggan

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah gelaran T-OPT Exhibition di Hotel Oakwood, Jakarta Timur. Dihadiri oleh berbagai pemilik toko dan mitra distribusi, untuk mengenal lebih jauh lini produk ini. Sebagai lini produk yang mengedepankan nilai, Toyota T-OPT hadir untuk memberikan alternatif bagi pelanggan, yang menginginkan keandalan khas Toyota dengan harga lebih fleksibel.

Setiap produk T-OPT melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kesesuaian, ketahanan, dan performa. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di berbagai kondisi. Saat ini, Toyota T-OPT telah memiliki 11 jenis produk mencakup komponen fast moving. Mulai dari kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt yang telah hadir sejak tahun lalu.

Sedangkan line up produk terbaru tahun ini yaitu komponen kopling, mencakup cakram kopling (disc), penutup kopling (cover), dan bearing kopling. Seluruh produk tersebut tersedia untuk model kendaraan Toyota, terutama model dengan volume terbesar mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga model komersial terbaru seperti Toyota Rangga.

Perkuat Jaringan Distribusi

Dengan kompatibilitas yang luas, TOPT menjadi solusi efisien bagi pelanggan yang ingin merawat kendaraan tanpa kompromi akan kualitas.Seiring meningkatnya permintaan, Toyota berkomitmen untuk terus memperluas line-up TOPT serta memperkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Prioritas utama Toyota adalah memastikan produk T-OPT semakin mudah diakses. Kapanpun dan di manapun pelanggan membutuhkannya.

“Setelah bulan lalu memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling. Kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung. Melalui acara seperti T-OPT Exhibition, kami menerima banyak masukan teknis dan operasional yang sangat berguna dalam memperkuat brand ini,” imbuh Agus Setiawan, After Sales Business Division Head PT Toyota-Astra Motor.

“Saat ini, produk T-OPT sudah tersedia di lebih dari 700 toko suku cadang dan bengkel umum di seluruh Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pelanggan, toko, dan retailer terhadap T-OPT. Bersama-sama, kita menghadirkan pilihan suku cadang yang berkualitas, terjangkau, dan dapat diandalkan,” pungkas Yudhi Kristianto, Presiden Direktur PT TASTI Anugerah Mandiri, authorized dealer suku cadang Toyota di Indonesia.

Inchcape Indonesia Mulai Produksi Mobil Listrik ORA 03

Inchcape GWM Indonesia secara resmi memulai produksi ORA 03 di fasilitas manufaktur Inchcape, pada 24 November 2025. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri otomotif serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Inchcape, GWM, dan Pemerintah Indonesia. Yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting, dalam ekosistem kendaraan listrik global.

“Produksi lokal perdana ORA 03 di Indonesia adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendukung transformasi industri otomotif nasional. Inchcape GWM Indonesia hadir untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk dengan standar global, layanan terbaik, dan pengalaman yang sesuai harapan,” kata Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia.

ORA 03 telah mencapai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 40 persen. Sehingga menunjukkan komitmen kuat terhadap agenda lokalisasi pemerintah, dan memperkuat rantai pasok nasional.

Proses perakitan dilakukan sesuai standar global GWM. Selain proses perakitan yang komprehensif, fasilitas ini dilengkapi teknologi pengujian kualitas canggih, untuk memastikan setiap unit memenuhi standar keselamatan dan performa internasional.

“Fasilitas perakitan kami dirancang untuk memenuhi standar global yang ditetapkan GWM, guna memastikan setiap kendaraan ORA mematuhi tolok ukur keselamatan dan performa internasional,” tutur Ingbert Grombach, CEO Assembly Inchcape Indonesia.

ORA 03 menawarkan fitur-fitur unggulan yang menjadikannya pilihan terbaik di kelasnya. Interior premium dengan material soft touch dan memliki tiga pilihan warna, yaitu: Green dengan Grey, Beige dengan Brown, dan Black. Velg alloy 18 inci untuk tampilan sporty dan dinamis. Panoramic sunroof membuat nuansa kabin terasa lebih lapang. Mode e-Pedal untuk berkendara lebih halus dan efisien. Power Back Door untuk akses bagasi yang praktis.

Saat ini, ORA 03 ditawarkan dengan harga Rp 369 juta (OTR Jakarta). Hadirnya ORA 03, diharapkan menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan desain khas, teknologi pintar, dan kenyamanan optimal.

Geliat Suzuki Untuk Pasar Ekspor, Mulai Kirim Fronx dan Satria

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) resmi menandai babak sejarah baru dengan memulai ekspor perdana dua model secara sekaligus, Suzuki Fronx dan Suzuki Satria. Seremoni yang digelar di fasilitas Plant Cikarang pada 18 November 2025 ini, mempertegas posisi Suzuki Indonesia selaku basis produksi serta ekspor kedua model tersebut untuk wilayah Asia Tenggara.

Momen strategis ini penting sebagai pembuktian kapabilitas Suzuki beserta ekosistem rantai pasok pendukung pada kancah industri otomotif nasional maupun global. Langkah maju ini menegaskan peran Indonesia, sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara.

Daya Saing Lebih Andal

“Ekspor perdana Fronx dan Satria adalah bentuk nyata dari kesiapan Indonesia untuk bersaing pada pasar Internasional. Kami memproduksi kendaraan berstandar global serta mampu menyesuaikan dengan regulasi negara tujuan,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Motor – PT Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano.

Komitmen strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui kehadiran Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza. Keterlibatan Pemerintah pada seremoni turut menegaskan sinergi kuat antara regulator dan pelaku industri. Dengan memperkuat ekspor, Suzuki menunjukkan kapabilitas beserta daya saing yang lebih andal ditengah kompetisi merek serta bisnis otomotif dalam negeri.

Suntikan Positif Bagi Devisa

Sebagai kontributor ekspor sektor manufaktur (non-migas), Suzuki memproyeksikan pendapatan dari kedua produknya sanggup memberikan suntikan positif bagi devisa negara. Suzuki yang telah lama membangun industri di Indonesia ini, menargetkan bisa mengapalkan Fronx sejumlah 30 ribu unit, serta Satria sebanyak 150 ribu unit. Angka tersebut dihitung mewakili target volume kumulatif pengiriman ke luar negeri hingga tahun 2027.

Proyeksi kuantitas tersebut juga menempatkan masing-masing produk sebagai model strategis. Menurut kalkulasi internal, Fronx diperkirakan bakal berkontribusi sekitar 30 persen terhadap ekspor mobil Suzuki hingga 2027. Sedangkan Satria diproyeksi mampu mencapai kontribusi lebih kurang 60 persen dari keseluruhan ekspor sepeda motor Suzuki dengan durasi yang sama.

Representasi Kompetensi Industri

Pada tahap awal, kawasan Asia Tenggara akan menjadi destinasi utama ekspor Fronx dan Satria. Suzuki memilih Fronx untuk menjawab tren Sport Utility Vehicle (SUV) global yang saat ini bertumbuh. Sedangkan Satria dapat memenuhi hasrat publik sejumlah negara terhadap sepeda motor dengan performa tinggi.

Suzuki mampu mengupayakan rata-rata kandungan komponen dalam negeri lebih kurang 63 persen untuk Fronx, serta lebih kurang 82 persen bagi Satria. Kondisi tersebut sekaligus menyimpan makna yaitu kesiapan mitra rantai pasok lokal dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Setiap unit yang diirim ke pasar mancanegara adalah representasi kompetensi industri, serta kepercayaan terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia. Kami akan terus memperkuat sekaligus mengamankan posisi sentral Indonesia di panggung otomotif dunia,” pungkas Minoru Amano.

Wuling Bikin Aftersales Skill Contest 2025: ‘Worry Free: Fix it First Time’

Layanan purna jual menjadi salah satu komponen penting bagi laju bisnis sebuah brand otomotif. Sebab kepuasan pelanggan memiliki berpengaruh besar terhadap loyalitas. Hal ini dipandang penting oleh Wuling, oleh karenanya perlu diadakan peningkatan kualitas layanan purna jual. Wuling menggelar Aftersales Skill Contest 2025 pada 8 November 202, di Pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dan dilanjutkan dengan malam penghargaan di Harper Hall Cikarang.

Kompetisi layanan purna jual ini mengusung tema ‘Worry Free: Fix it First Time’. Mencerminkan semangat Wuling untuk menghadirkan ketenangan dan rasa aman bagi pelanggan, melalui layanan yang berkualitas, cepat, dan penuh kepedulian.

Layanan Purna Jual Yang Terpercaya

“Aftersales memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap Wuling. Dengan semangat ‘Worry Free: Fix It First Time’, kami ingin menegaskan arah Wuling dalam mewujudkan layanan purna jual yang terpercaya, efisien, dan konsisten,” kata Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors.

“Kami percaya, sinergi antara tim manufaktur dan layanan purna jual merupakan kunci dalam memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik,” imbuhnya.

Sebelum memulai kontes babak final dari layanan purna jual ini, ada seremoni penandatanganan komitmen bersama, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui layanan worry free. Untuk menghadirkan pengalaman konsumen yang puas akan produk dan layanan dari Wuling.

Tahun Ini Ada 228 Partisipan

Wuling Aftersales Skill Contest 2025 merupakan ajang tahunan, untuk kompetisi dan pembelajaran bagi tenaga aftersales yang tersebar pada seluruh jaringan diler Wuling di Indonesia. Tahun ini, tercatat ada sebanyak 228 peserta yang berpartisipasi dari berbagai wilayah. Terbagi dalam empat kategori kelas, yaitu Service Advisor, Customer Care Officer, ICE Technician, dan EV Technician.

Kompetisi dimulai sejak Mei 2025, melalui tahap seleksi pra-kualifikasi nasional berbasis sistem pelatihan daring. Peserta kemudian mengikuti dua tahap seleksi nasional yang mencakup ujian teori dan studi kasus teknis. Di tahap ini, 90 peserta dengan nilai tertinggi melaju ke seleksi nasional tahap kedua yang dilakukan secara daring. Dari hasil penilaian tersebut, 60 peserta terbaik terpilih untuk melanjutkan ke tahap Dealer Group Selection.

Pada tahap Dealer Group Selection, setiap diler akan melakukan training camp untuk meningkatkan kompetensi teknis dan pelayanan peserta. Di tahap ini, 30 peserta terbaik akan melaju ke Final Contest yang digelar secara langsung di pabrik Wuling di Cikarang.

Berorientasi Pada Kepuasan Pelanggan

Dalam babak final ini, para finalis diuji melalui simulasi kerja nyata dan role play, mencakup penanganan masalah pelanggan untuk Service Advisor dan Customer Care Officer, wawancara layanan pelanggan, serta uji teknis kendaraan ICE dan EV bagi teknisi.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, Wuling menetapkan 12 pemenang nasional. Terdiri dari tiga pemenang di masing-masing kategori Service Advisor, Customer Care Officer, ICE Technician, dan EV Technician.

“Aftersales Skill Contest merupakan bentuk nyata komitmen Wuling dalam mengasah kemampuan, dan menanamkan budaya kerja berorientasi pada kepuasan pelanggan. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan ialah cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab,” papar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2018, Aftersales Skill Contest telah menjadi bagian penting dari perjalanan Wuling di Indonesia. Tahun 2025 menandai langkah lanjutan Wuling dalam memperkuat standar pelatihan dan kompetensi layanan purna jual secara nasional.

Mazda EZ-60 Mau Merapat ke Indonesia?

Setiap produsen otomotif selalu ingin menunjukkan teknologi terkini dan menyuguhkannya kepada konsumen. Terkait hal tersebut, teknologi mobilitas yang mendukung aspek ramah lingkungan, masih menjadi menu utama. Mazda tidak ingin tinggal diam, pabrikan asal Jepang ini menggandeng Changan, untuk menciptakan Mazda EZ-60.

Di tengah perjalanan ke Jepang beberapa waktu silam, kami menyempatkan diri untuk mampir ke kantor pusat Mazda di Hiroshima. Di dalam lobby, akhirnya kami menjumpai Mazda EZ-60. Sport Utility Vehicle (SUV) yang melakukan debutnya di Auto Shanghai 2025 ini tentu langsung mengundang rasa penasaran kami.

Tampil Beda

SUV bertenaga listrik ini mengusung konsep desain Soulful + Futuristic x Modern. Perpaduan gaya khas Kodo dari Mazda dengan nuansa futuristik, membuatnya tampil beda dari SUV Mazda lainnya. Jadi, tidak cuma mencomot elemen desain dari mobil konsep Arata, yang dipamerkan di Beijing Auto Show 2024.

Siluet bodinya yang mengalir aerodinamis mengadopsi gaya dari sedan EV Mazda EZ-6. Dengan hambatan gaya aerodinamika yang diminimalisir, efisiensi energi pun mampu meningkat. Karakter khas SUV diperlihatkan melalui tarikan garis tegas dan tajam, dipadukan dengan lekukan di bagian samping hingga belakang.

Platform Modular EPA1

Lampu LED yang tipis dipadu dengan grille trapezoid yang minimalis. Emblem sudah menggunakan logo baru dari Mazda.
Mazda EZ-60 menggunakan platform EPA1 dari Changan. Platform ini juga digunakan pada Deepal SL03 dan S7. Kelebihan dari platform modular EPA1 ini yakni tak sebatas untuk mobil listrik saja. Benar saja, sebab Mazda EZ-60 hadir dalam dua varian, yaitu kendaraan listrik baterai (BEV), dan kendaraan plug-in hybrid (PHEV).

Meski tidak menggunakan mesin pembakaran internal (ICE), SUV EZ-60 ini diklaim masih memberikan rasa berkendara Jinba-Ittai khas setiap kendaraan Mazda. Sehingga penggunanya masih dapat merasakan kenikmatan berkendara optimal, diiringi dengan sejumlah fitur canggih yang tersemat pada kendaraan.

Bisa Jadi Masuk Indonesia

Mazda EZ-60 memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, tinggi 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.902 mm. Bahkan kapasitas bagasinya hingga 1.036 liter, memastikan ruang kabin yang lega dan kemampuan angkut barang yang optimal.

EZ-60 versi BEV menghasilkan tenaga 190 kW (255 hp), didukung baterai LFP berkapasitas 31,7 kWh hasil kolaborasi CATL dan Changan. Sedangkan versi PHEV
memadukan mesin bensin empat silinder 1.5 liter sebagai generator untuk pengisian baterai. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh hingga 160 km dalam mode listrik secara penuh, cocok untuk aktivitas harian di perkotaan.

Apakah pasar Indonesia bakal segera diramaikan oleh kehadiran Mazda EZ-60? Kemungkinan tersebut masih terbuka luas. Potensi pasar tentu ada, namun strategi terdekat dari Mazda Indonesia ialah membawa CX-5 teranyar di tahun depan.

Mazda Mobile Carbon Capture, Menangkap CO2 Pun Jadi Hal Mudah

Seiring dengan gelaran Japan Mobility Show 2025, Mazda tak hanya memamerkan mobil konsep saja. Namun juga memperkenalkan teknologi penangkap karbondioksida (CO2) rancangan mereka, yakni Mazda Mobile Carbon Capture.

Diawali dari diperlihatkannya Mazda Vision X-Coupe, yang ditenagai oleh sistem plug-in hybrid gabungan antara mesin rotary dua rotor dengan motor listrik dan baterai. Dengan tenaga 510 PS (setara 503 hp), kendaraan ini menawarkan jangkauan berkendara sejauh 160 km dalam mode listrik saja. Bahkan mampu mencapai 800 km saat beroperasi dengan mesin.

Pengurangan 90 Persen Total Emisi CO2

Dengan menggabungkan bahan bakar bebas karbon yang berasal dari mikroalga bersama teknologi penangkap CO2 milik Mazda, Mazda Mobile Carbon Capture, maka kendaraan ini berkontribusi dalam mengurangi CO2 pada atmosfer, jika kendaraan semakin sering dikendarai.

Proses produksi biofuel ini membutuhkan energi, dan CO2 dikeluarkan untuk menghasilkan energi ini. Jumlah CO2 yang dihasilkan untuk pembangkitan energi diperkirakan sekitar 10 persen dari yang dikeluarkan selama pembakaran bahan bakar. Dengan demikian, biofuel berkontribusi terhadap pengurangan 90 persen total emisi CO2, dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

Lebih lanjut, emisi CO2 selama produksi biofuel dapat diimbangi, dengan menangkap CO2 yang dilepaskan melalui pembakaran bahan bakar ini. Hal ini memerlukan teknologi dekarbonisasi yang serupa dengan penangkapan udara langsung. Karena gas buang mengandung konsentrasi CO2 hingga 350 kali lebih besar daripada udara. Konsentrasi yang lebih tinggi ini berarti penangkapan CO2 dari gas buang lebih efisien. Juga membutuhkan lebih sedikit energi dan ruang, dibandingkan metode penangkapan lainnya.

Berkomitmen Untuk Hadirkan Kenikmatan Berkendara

Jika lebih dari 10 persen emisi CO2 selama pembakaran biofuel dapat ditangkap, hal ini akan mengimbangi emisi CO2 selama proses produksi. Secara teori, kendaraan yang menggunakan biofuel dapat berkontribusi pada pengurangan CO2 yang lebih besar di atmosfer, jika semakin sering dikendarai. Potensi dekarbonisasi ini merupakan sesuatu yang unik untuk mesin pembakaran internal, dan tidak ditemukan pada BEV.

Masih banyak tantangan di masa depan untuk teknologi semacam ini. Termasuk menemukan cara untuk menyesuaikan suhu gas buang ke tingkat yang lebih baik, sehingga memungkinkan penangkapan CO2 secara lebih efisien. Mengatasi peningkatan bobot kendaraan atau penurunan ruang di dalam kendaraan, yang diakibatkan oleh penggunaan peralatan penangkap CO2.

Kemungkinan penggunaan CO2 meliputi aplikasi yang berkaitan dengan budidaya mikroalga, penggunaan sebagai material untuk membuat bahan bakar elektronik, dan aplikasi penghijauan. Dengan menggabungkan teknologi tersebut, Mazda menyatakan komitmennya untuk menghadirkan kenikmatan berkendara, sekaligus mendukung mobilitas berkelanjutan.

“Mazda memiliki ungkapan ‘kegembiraan berkendara mendorong masa depan yang berkelanjutan’. Kalimat tersebut tidak hanya merepresentasikan semangat fundamental Mazda, tetapi juga inti dari tantangan masa depannya,” kata Masahiro Moro, President & CEO Mazda.

“Di bawah misi global bersama untuk mencapai netralitas karbon, Mazda percaya bahwa kegembiraan berkendara dapat menjadi kekuatan untuk perubahan positif bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk memenuhi keinginan mereka yang mencintai mobil, dan ingin terus berkendara selama mungkin,” tutupnya.

Wuling Darion Resmi Diluncurkan, Diproduksi Secara Lokal

Setelah penampilannya beberapa bulan silam, Wuling Darion akhirnya resmi diluncurkan pada 5 November 2025. Jajaran produk terbaru berupa medium Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan pintu geser ini, menandai langkah penting dalam
perjalanan elektrifikasi Wuling di Indonesia. Kehadiran Darion menjadi bukti komitmen Wuling dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang ramah lingkungan, sekaligus relevan dengan kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia.

“Sejak tahun 2017, Wuling telah memproduksi berbagai model kendaraan yang diterima dengan baik oleh masyarakat. Hingga saat ini, lebih dari 80.000 unit MPV telah dipercaya menjadi solusi mobilitas keluarga Indonesia. Kini, kami mempersembahkan Wuling Darion yang dirancang untuk keluarga dan
diproduksi di Indonesia,” ujar Arif Pramadana, Vice President of Wuling Motors.

Dibuat Sesuai Standar Global

Di tengah meningkatnya harga kendaraan dan biaya operasional, Wuling melihat peluang untuk menghadirkan MPV yang lebih modern dan efisien, dengan menghadirkan Darion sebagai MPV
7-seater dengan kabin luas, harga kompetitif di kelasnya, biaya operasional yang lebih hemat. Tentu berkat teknologi elektrifikasi, serta fitur-fitur lengkap yang mendukung kenyamanan keluarga.

Dilandasi komitmen jangka panjang Wuling di Indonesia, Wuling akan
terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan. Oleh karenanya, Darion diproduksi di pabrik Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan standar kualitas global.

Model ini menjadi MPV pertama di Indonesia yang hadir dalam dua pilihan elektrifikasi, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kehadiran dua varian ini menjadi langkah nyata Wuling dalam mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan kendaraan keluarga yang efisien dan ramah lingkungan.

Dua Varian dan Dua Trim

“Wuling Darion dipasarkan dalam pilihan EV dan PHEV. Keduanya terdapat dua trim yakni CE dan EX. Baik CE dan EX
mengusung konsep desain eksterior, interior dan dimensi yang serupa. Kedua trim ini dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas kepada konsumen keluarga atas kebutuhan mobilitas,” jelas Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.

Wuling Darion memiliki dimensi panjang 4.910 mm, tinggi 1.870 mm, lebar 1.770 mm, dan wheelbase 2.910 mm. Kabinnya menawarkan ruang yang lapang dan ergonomis bagi tujuh penumpang. Sistem rem cakram di bagian depan dan belakang, menjamin pengereman yang optimal. Sedangkan suspensi McPherson di depan dan Multi-link Independent di belakang, memberikan kenyamanan optimal di berbagai kondisi jalan.

Tampilan eksterior nampak ‘kekinian’ berkat penggunaan velg 17 inci dipadu ban 215/55 R17. Sistem kemudi Electric Power Steering, memberikan sensasi berkendara yang ringan dan presisi di setiap manuver.

Program Spesial Untuk Pembeli Awal

Untuk Wuling Darion EV, dibekali motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi puncak 310 Nm yang disalurkan ke roda depan, melalui transmisi Single Reduction. Sumber energinya berasal dari baterai 69,2 kWh Lithium Iron Phosphate, yang mampu menempuh jarak hingga 540 km (CLTC).

Pada Wuling Darion PHEV, mengusung mesin bensin Atkinson Cycle berkapasitas 1.5 liter, dengan output 105 hp dan torsi 130 Nm. Lalu dipadukan dengan motor listrik bertenaga 145 kW (setara 195 hp) dan torsi 230 Nm. Sistem tersebut digandengkan dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), untuk
memberikan penyaluran daya yang halus dan efisien.

Ditenagai baterai 20,5 kWh Lithium Iron Phosphate, Darion PHEV mampu menjelajah hingga 125 km dalam mode listrik murni (CLTC). Sedangkan tangki bahan bakarnya berkapasitas 52 liter.

MPV ini dipasarkan dalam empat pilihan warna eksterior yakni Starry Black, Frosty White, Haze Grey, dan Orchid Purple. Wuling turut menghadirkan program special price bagi 1.500 konsumen awal.

Special Price Wuling Darion (Area Jakarta)
● Darion EV CE : Rp 356 juta
● Darion EV EX : Rp 416 juta
● Darion PHEV CE : Rp 439 juta
● Darion PHEV EX : Rp 489 juta

BAIC Puri Indah, Semakin Dekat Dengan Konsumen Jakarta Barat

PT JIO Distribusi Indonesia, Agen Pemegang Merek (APM) BAIC Indonesia, bersama PT JHL Auto, meresmikan Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto. Dealer ini berlokasi di pinggir jalan tol yg menghubungkan Jakarta dan Tangerang. Area dealer ini bersebelahan dengan shopping mall Puri Indah, yang terletak tepat di Jl. Puri Lkr Luar No. 32 Blok P, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 11610.

Kehadiran dealer ini menjadi bagian dari komitmen BAIC dalam memperluas jaringan layanan. Serta semakin dekat dengan konsumen Jakarta Barat dan sekitarnya. Pembukaan dealer ini memiliki arti strategis dalam memperkuat kehadiran BAIC di wilayah Jakarta dan memperluas jangkauan merek secara nasional.

Dealer BAIC ke-15

“Dengan hadirnya BAIC Puri Indah, sekaligus menjadi dealer ke-15 BAIC di Indonesia. Kami percaya kehadiran BAIC Puri Indah akan semakin mendekatkan brand kami kepada konsumen. Sekaligus memperkuat layanan BAIC di jantung kota Jakarta,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.

Dikelola oleh PT JHL Auto, Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto hadir sebagai dealer keempat di bawah naungan JHL Auto. Dealer ini beroperasi dengan format 1S (Sales) dengan layanan Accesories Workshop dan menghadirkan fasilitas modern. Termasuk pelayanan profesional yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, dan kepuasan maksimal bagi pelanggan.

Fasilitas Lengkap

Berdiri di atas lahan seluas 810 m² dengan bangunan 1 lantai berukuran 17 x 10 m², dealer ini dilengkapi dengan area display kendaraan hingga tujuh unit. Tak ketinggalan sales area, reception desk, customer lounge, ruang administrasi dan keuangan, meeting room, warehouse, pantry, hingga mushola.

Fasilitas workshop mencakup dua service bay, tool room, dan Accessories room, pada showroom juga dilengkapi dengan display Merchandise dan Accessories yang lengkap. Dealer resmi ini siap melayani konsumen dengan dukungan 15 tenaga sales profesional dan 1 teknisi berpengalaman.

“Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto merupakan dealer keempat kami di bawah naungan JHL Auto. Kami yakin Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto akan menjadi destinasi terpercaya bagi para pecinta otomotif di Jakarta Barat,” pungkas Johnnathan Salim, Direktur Utama PT JHL Auto.

Mazda Vision X-Compact Representasi Sebagai Teman Dekat di Perjalanan

Event Japan Mobility Show menjadi momen bagi banyak pabrikan untuk memboyong mobil konsepnya. Tahun ini, Mazda tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut dengan membawa Vision X-Coupe dan Vision X-Compact. Nah, yang terakhir ini tampil atraktif di sudut booth Mazda, dalam Japan Mobility Show (JMS) 2025.

Mobil hatchback berukuran ringkas ini menggambarkan sebuah hot-hatch masa depan, yang menyasar konsumen muda. Atau setidaknya berjiwa muda seperti kami…

Karena harus mengakomodir karakter dinamis, oleh sebab itu dimensinya sedikit lebih pendek dari Mazda 2. Mobil konsep ini punya panjang 3.825 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.470 mm. Sedangkan wheelbase 2.515 mm.

Karena masih berupa mobil konsep, maka Mazda belum membeberkan detail mendalam mengenai Vision X-Compact ini. Setidaknya, perjumpaan di JMS 2025 ini mampu membuat kami mencerna tujuan yang ingin dicapai oleh Mazda di masa depan.

“Vision X-Compact merupakan model dirancang untuk menghadirkan hubungan yang kuat, antara manusia dengan kendaraannya. Hal ini bisa dicapai melalui penerapan teknologi human sensory, yang digabungkan dengan AI mutakhir,” kata Masahiro Moro, President & CEO Mazda Motor Corporation.

“Anggap saja seperti teman dekat. Satu sama lain berinteraksi secara hangat dan akrab. Saling mampu memberi masukan untuk rute maupun tujuan. Sehingga pengemudi merasa nyaman dan tenang selama perjalanan,” imbuhnya.

Seiring perjalanan waktu, selama bertahun-tahun Mazda semakin menguatkan komitmennya. Dalam hal hubungan emosional antara pengemudi dengan kendaraannya. Mazda menuangkannya melalui mobil konsep Vision X-Compact, yang kemungkinan besar nantinya bakal ‘dipoles’ lagi, untuk lahir sebagai produk massal.

All New Mazda CX-5 Siap Hadir di Indonesia Tahun Depan?

Sosok All New Mazda CX-5 memang sudah mulai terlihat sejak bulan Juli 2025 silam. Meski sudah penasaran lagi, kami begitu penasaran dengan wujud aslinya. Harapan tersebut ternyata tuntas saat kami melesat ke Jepang, di penghujung bulan Oktober ini. Mazda CX-5 generasi ketiga ini akhirnya melakukan debutnya di Japan Mobility Show 2025.

Kehadiran All New Mazda CX-5 begitu dinantikan oleh banyak orang. Di pasar global, Mazda CX-5 tetap punya fans tersendiri. Sejak muncul pertama kali pada tahun 2011, Sport Utility Vehicle (SUV) medium ini telah terjual lebih dari 4,5 juta unit di berbagai negara, tak terkecuali di pasar Indonesia.

Jika secara sekilas melihat mobil ini, maka terkesan serupa dengan CX-5 generasi sebelumnya. Namun anggapan itu tidak tepat, sebab dimensinya lebih besar. Ubahan tampilan yang paling terlihat adalah pada area depan. Grille khas Mazda pada CX-5, kini berukuran sedikit lebih lebar dari sebelumnya. Dengan aksen krom tipis pada frame, sehingga terlihat lebih kokoh. Headlamp LED model baru dirancang lebih meruncing dan bersudut tajam.

Dimensi Semakin Besar

Bumper depan pun kini ukurannya lebih besar dan makin menonjol ke depan. Lubang air intake pada bumper depan pun kini ukurannya sedikit lebih besar dan bentuknya mengalami ubahan.

Pada bagian samping pun lekuk bodi makin aerodinamis dan seolah mengalir dari depan hingga buritan. Fender depan dan pinggul nampak lebih kekar. Jika dilihat dari samping, terlihat jelas bahwa bagian bodi bagian depan, lalu bagian atap mulai pilar A hingga bodi belakang, benar-benar rancangan baru.

Bagian buritan pun mengalami ubahan cukup banyak. Logo pada bagian belakang kini digantikan tulisan MAZDA di pintu bagasi. Dimensi All New Mazda CX-5 bertambah bongsor. Panjangnya 4.690 mm, lebar 1.860 mm dan tinggi 1.695 mm. Panjang bodi kini bertambah 114 mm dari model sebelumnya. Bodi pun kini lebih lebar 15 mm.

Masuk dan Keluar Bebas Kendala

Untuk memudahkan akses muat barang di bagasi, pintu belakang pun mengalami revisi teknis. Bukaan pintu belakang kini lebih lebar. Kursi belakang pun kini dapat dilipat dengan konfigurasi 40:20:40. Kapasitas bagasi kini bertambah 61 liter, sehingga menjadi 583 liter.

Tak hanya sebatas pada eksterior, kemasan interior pun diracik ulang. Kabin CX-5 kini punya ruang kaki dan batas kepala yang lebih lapang. Bukaan pintu kabin pun kini lebih lebar. Hasilnya akses masuk dan keluar penumpang juga makin leluasa.

Pada dashboard terdapat layar head unit yang kini lebih besar. Dari semula berukuran 10.3-inci menjadi 12.9-inci, bahkan tersedia opsi layar 15.6-inci. Sistem multimedia terpadu pada CX-5 kini dilengkapi software Google. Beragam aplikasi seperti Google Maps, maupun Google Play jadi fitur standard.

Masih Setia Dengan Unit Skyactiv G

Di balik kemudi terpampang layar instrumen digital 10.25 inci. Yang mengejutkan adalah sejumlah tombol fisik pada dashboard kini dihilangkan. Seluruh kendali fitur audah terintegrasi pada sistem infotaintment. Jadi pengoperasian fitur harus dilakukan via layar sentuh.

All New Mazda CX-5 ternyata masih menggunakan mesin Skyactiv G berkapasitas 2.5 liter tanpa turbo yang dipadukan dengan sistem mild hybrid M Hybrid. Mesin ini juga digunakan pada CX-5 sama seperti pada Mazda 3 dan CX-30, hanya saja konsumsi BBM diklaim lebih irit. Output tenaga mencapai 187 hp dan torsi puncak 251 Nm.

Jika sempat ada dugaan bahwa mobil ini bakal mengusung mesin Skyactiv Z, nampaknya kurang sasaran. Karena pihak Mazda masih terus menyempurnakan mesin tersebut, hingga siap diaplikasi pada tahun 2027. Bukan tidak mungkin, nantinya CX-5 akan menjadi produk Mazda yang menggunakan mesin Skyactiv Z di masa depan. Kapan masuk pasar Tanah Air? Rasa-rasanya baru mulai tersedia pada tahun 2026 nanti.