Citroën Serahkan Ë-C3 Guna Kebutuhan Operasional PT Express Transindo Utama

PT Indomobil National Distributor, selaku agen pemegang merek Citroën di Indonesia, bersama PT Express Transindo Utama, Tbk. resmi melanjutkan kolaborasi dalam penyediaan Citroën Ë-C3, untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan. Kolaborasi ini memasuki fase baru melalui serah terima tahap pertama yang dimulai pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

“Kolaborasi antara Citroën dengan PT Express Transindo Utama, Tbk. menegaskan komitmen kami, dalam menghadirkan solusi mobilitas listrik yang efisien, andal, dan nyaman bagi dunia usaha,” ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Penyerahan Ë-C3 di GJAW menjadi langkah nyata dukungan Citroën terhadap program elektrifikasi pemerintah sekaligus membawa kenyamanan lebih bagi transformasi operasional perusahaan, pengemudi, dan masyarakat. Seremoni penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama yang diumumkan pada awal November 2025 lalu.

Perkuat Modernisasi Proses Bisnis

Melalui kolaborasi ini, Citroën Ë-C3 akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas operasional PT Express Transindo Utama, Tbk. Sejalan dengan upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, dan memperkuat modernisasi proses bisnis. Dengan fokus pemanfaatan yang diarahkan sepenuhnya pada kebutuhan perusahaan.

“Serah terima tahap pertama ini menandai komitmen nyata kamidalam memperkuat efisiensi dan modernisasi operasional perusahaan, melalui pemanfaatan kendaraan listrik,” jelas Johannes B.E. Triatmojo, Direktur Utama PT Express Transindo Utama, Tbk.

Citroën Ë-C3 menawarkan keseimbangan antara efisiensi dan kenyamanan untuk menunjang mobilitas operasional perusahaan. Dengan jarak tempuh hingga 320 km dalam satu kali charging, kendaraan ini memberikan fleksibilitas bagi kebutuhan mobilitas harian. Kualitas suspensi Flying Carpet Ride menghadirkan pengalaman berkendara yang mulus dan stabil. Citroën Ë-C3 menawarkan pemanfaatan energi yang lebih efisien.

Siapkan Layanan Purnajual

Penyerahan tahap pertama ini menjadi langkah penting bagi Citroën Indonesia dan PT Express Transindo Utama, Tbk., dalam memperkuat penerapan mobilitas listrik di lingkungan perusahaan. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang, dan memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional. Sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor bisnis.

Citroën juga memberikan dukungan layanan purnajual yang kuat kepada PT Express Transindo Utama, Tbk. Melalui jaringan servis resmi PT Indomobil National Distributor, yang tersebar di berbagai wilayah. Dukungan ini memastikan setiap unit Citroën Ë-C3 tetap beroperasi secara optimal dalam jangka panjang. Sehingga performa kendaraan terjaga, dan operasional perusahaan dapat berlangsung dengan lebih efisien.

Citroën Indonesia dan PT Express Transindo Utama, Tbk. akan terus memperkuat kerja sama ini. Agar mampu menghadirkan solusi mobilitas listrik yang semakin nyaman, andal, dan berkelanjutan. Terutama bagi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Toyota T-OPT Terus Dapat Respons Positif Dari Pasar Indonesia

Sejak diperkenalkan sekitar satu tahun lalu, T-OPT, brand suku cadang alternatif dari Toyota terus menunjukkan performa gemilang di pasar Indonesia. Kehadirannya terbukti menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan suku cadang berkualitas khas Toyota, dengan harga lebih terjangkau. Apalagi permintaannya meningkat pesat di berbagai wilayah.

Peningkatan permintaan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan pelanggan terhadap T-OPT. Dari sisi retail dan distributor, responsnya sangat positif. Banyak toko menyebut bahwa T-OPT merupakan produk yang sangat laku dan bergerak cepat di pasaran.

“Permintaan pelanggan terhadap brand T-OPT di tahun pertama benar-benar melebihi ekspektasi. Dengan kombinasi kualitas terjamin dan harga yang kompetitif, T-OPT berhasil memenangkan hati pelanggan dan retailer. Produk ini mengisi ruang penting di pasar suku cadang Indonesia,” kata Lim Che Ping, pemilik CV Cipta Sejahtera.

Alternatif Bagi Pelanggan

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah gelaran T-OPT Exhibition di Hotel Oakwood, Jakarta Timur. Dihadiri oleh berbagai pemilik toko dan mitra distribusi, untuk mengenal lebih jauh lini produk ini. Sebagai lini produk yang mengedepankan nilai, Toyota T-OPT hadir untuk memberikan alternatif bagi pelanggan, yang menginginkan keandalan khas Toyota dengan harga lebih fleksibel.

Setiap produk T-OPT melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kesesuaian, ketahanan, dan performa. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di berbagai kondisi. Saat ini, Toyota T-OPT telah memiliki 11 jenis produk mencakup komponen fast moving. Mulai dari kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt yang telah hadir sejak tahun lalu.

Sedangkan line up produk terbaru tahun ini yaitu komponen kopling, mencakup cakram kopling (disc), penutup kopling (cover), dan bearing kopling. Seluruh produk tersebut tersedia untuk model kendaraan Toyota, terutama model dengan volume terbesar mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga model komersial terbaru seperti Toyota Rangga.

Perkuat Jaringan Distribusi

Dengan kompatibilitas yang luas, TOPT menjadi solusi efisien bagi pelanggan yang ingin merawat kendaraan tanpa kompromi akan kualitas.Seiring meningkatnya permintaan, Toyota berkomitmen untuk terus memperluas line-up TOPT serta memperkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Prioritas utama Toyota adalah memastikan produk T-OPT semakin mudah diakses. Kapanpun dan di manapun pelanggan membutuhkannya.

“Setelah bulan lalu memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling. Kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung. Melalui acara seperti T-OPT Exhibition, kami menerima banyak masukan teknis dan operasional yang sangat berguna dalam memperkuat brand ini,” imbuh Agus Setiawan, After Sales Business Division Head PT Toyota-Astra Motor.

“Saat ini, produk T-OPT sudah tersedia di lebih dari 700 toko suku cadang dan bengkel umum di seluruh Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan pelanggan, toko, dan retailer terhadap T-OPT. Bersama-sama, kita menghadirkan pilihan suku cadang yang berkualitas, terjangkau, dan dapat diandalkan,” pungkas Yudhi Kristianto, Presiden Direktur PT TASTI Anugerah Mandiri, authorized dealer suku cadang Toyota di Indonesia.

Inchcape Indonesia Mulai Produksi Mobil Listrik ORA 03

Inchcape GWM Indonesia secara resmi memulai produksi ORA 03 di fasilitas manufaktur Inchcape, pada 24 November 2025. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri otomotif serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Inchcape, GWM, dan Pemerintah Indonesia. Yang bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting, dalam ekosistem kendaraan listrik global.

“Produksi lokal perdana ORA 03 di Indonesia adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendukung transformasi industri otomotif nasional. Inchcape GWM Indonesia hadir untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk dengan standar global, layanan terbaik, dan pengalaman yang sesuai harapan,” kata Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia.

ORA 03 telah mencapai tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 40 persen. Sehingga menunjukkan komitmen kuat terhadap agenda lokalisasi pemerintah, dan memperkuat rantai pasok nasional.

Proses perakitan dilakukan sesuai standar global GWM. Selain proses perakitan yang komprehensif, fasilitas ini dilengkapi teknologi pengujian kualitas canggih, untuk memastikan setiap unit memenuhi standar keselamatan dan performa internasional.

“Fasilitas perakitan kami dirancang untuk memenuhi standar global yang ditetapkan GWM, guna memastikan setiap kendaraan ORA mematuhi tolok ukur keselamatan dan performa internasional,” tutur Ingbert Grombach, CEO Assembly Inchcape Indonesia.

ORA 03 menawarkan fitur-fitur unggulan yang menjadikannya pilihan terbaik di kelasnya. Interior premium dengan material soft touch dan memliki tiga pilihan warna, yaitu: Green dengan Grey, Beige dengan Brown, dan Black. Velg alloy 18 inci untuk tampilan sporty dan dinamis. Panoramic sunroof membuat nuansa kabin terasa lebih lapang. Mode e-Pedal untuk berkendara lebih halus dan efisien. Power Back Door untuk akses bagasi yang praktis.

Saat ini, ORA 03 ditawarkan dengan harga Rp 369 juta (OTR Jakarta). Hadirnya ORA 03, diharapkan menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan desain khas, teknologi pintar, dan kenyamanan optimal.

Geliat Suzuki Untuk Pasar Ekspor, Mulai Kirim Fronx dan Satria

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) resmi menandai babak sejarah baru dengan memulai ekspor perdana dua model secara sekaligus, Suzuki Fronx dan Suzuki Satria. Seremoni yang digelar di fasilitas Plant Cikarang pada 18 November 2025 ini, mempertegas posisi Suzuki Indonesia selaku basis produksi serta ekspor kedua model tersebut untuk wilayah Asia Tenggara.

Momen strategis ini penting sebagai pembuktian kapabilitas Suzuki beserta ekosistem rantai pasok pendukung pada kancah industri otomotif nasional maupun global. Langkah maju ini menegaskan peran Indonesia, sebagai salah satu basis produksi strategis Suzuki di Asia Tenggara.

Daya Saing Lebih Andal

“Ekspor perdana Fronx dan Satria adalah bentuk nyata dari kesiapan Indonesia untuk bersaing pada pasar Internasional. Kami memproduksi kendaraan berstandar global serta mampu menyesuaikan dengan regulasi negara tujuan,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Motor – PT Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano.

Komitmen strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah melalui kehadiran Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza. Keterlibatan Pemerintah pada seremoni turut menegaskan sinergi kuat antara regulator dan pelaku industri. Dengan memperkuat ekspor, Suzuki menunjukkan kapabilitas beserta daya saing yang lebih andal ditengah kompetisi merek serta bisnis otomotif dalam negeri.

Suntikan Positif Bagi Devisa

Sebagai kontributor ekspor sektor manufaktur (non-migas), Suzuki memproyeksikan pendapatan dari kedua produknya sanggup memberikan suntikan positif bagi devisa negara. Suzuki yang telah lama membangun industri di Indonesia ini, menargetkan bisa mengapalkan Fronx sejumlah 30 ribu unit, serta Satria sebanyak 150 ribu unit. Angka tersebut dihitung mewakili target volume kumulatif pengiriman ke luar negeri hingga tahun 2027.

Proyeksi kuantitas tersebut juga menempatkan masing-masing produk sebagai model strategis. Menurut kalkulasi internal, Fronx diperkirakan bakal berkontribusi sekitar 30 persen terhadap ekspor mobil Suzuki hingga 2027. Sedangkan Satria diproyeksi mampu mencapai kontribusi lebih kurang 60 persen dari keseluruhan ekspor sepeda motor Suzuki dengan durasi yang sama.

Representasi Kompetensi Industri

Pada tahap awal, kawasan Asia Tenggara akan menjadi destinasi utama ekspor Fronx dan Satria. Suzuki memilih Fronx untuk menjawab tren Sport Utility Vehicle (SUV) global yang saat ini bertumbuh. Sedangkan Satria dapat memenuhi hasrat publik sejumlah negara terhadap sepeda motor dengan performa tinggi.

Suzuki mampu mengupayakan rata-rata kandungan komponen dalam negeri lebih kurang 63 persen untuk Fronx, serta lebih kurang 82 persen bagi Satria. Kondisi tersebut sekaligus menyimpan makna yaitu kesiapan mitra rantai pasok lokal dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Setiap unit yang diirim ke pasar mancanegara adalah representasi kompetensi industri, serta kepercayaan terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia. Kami akan terus memperkuat sekaligus mengamankan posisi sentral Indonesia di panggung otomotif dunia,” pungkas Minoru Amano.

Wuling Bikin Aftersales Skill Contest 2025: ‘Worry Free: Fix it First Time’

Layanan purna jual menjadi salah satu komponen penting bagi laju bisnis sebuah brand otomotif. Sebab kepuasan pelanggan memiliki berpengaruh besar terhadap loyalitas. Hal ini dipandang penting oleh Wuling, oleh karenanya perlu diadakan peningkatan kualitas layanan purna jual. Wuling menggelar Aftersales Skill Contest 2025 pada 8 November 202, di Pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, dan dilanjutkan dengan malam penghargaan di Harper Hall Cikarang.

Kompetisi layanan purna jual ini mengusung tema ‘Worry Free: Fix it First Time’. Mencerminkan semangat Wuling untuk menghadirkan ketenangan dan rasa aman bagi pelanggan, melalui layanan yang berkualitas, cepat, dan penuh kepedulian.

Layanan Purna Jual Yang Terpercaya

“Aftersales memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap Wuling. Dengan semangat ‘Worry Free: Fix It First Time’, kami ingin menegaskan arah Wuling dalam mewujudkan layanan purna jual yang terpercaya, efisien, dan konsisten,” kata Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors.

“Kami percaya, sinergi antara tim manufaktur dan layanan purna jual merupakan kunci dalam memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik,” imbuhnya.

Sebelum memulai kontes babak final dari layanan purna jual ini, ada seremoni penandatanganan komitmen bersama, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui layanan worry free. Untuk menghadirkan pengalaman konsumen yang puas akan produk dan layanan dari Wuling.

Tahun Ini Ada 228 Partisipan

Wuling Aftersales Skill Contest 2025 merupakan ajang tahunan, untuk kompetisi dan pembelajaran bagi tenaga aftersales yang tersebar pada seluruh jaringan diler Wuling di Indonesia. Tahun ini, tercatat ada sebanyak 228 peserta yang berpartisipasi dari berbagai wilayah. Terbagi dalam empat kategori kelas, yaitu Service Advisor, Customer Care Officer, ICE Technician, dan EV Technician.

Kompetisi dimulai sejak Mei 2025, melalui tahap seleksi pra-kualifikasi nasional berbasis sistem pelatihan daring. Peserta kemudian mengikuti dua tahap seleksi nasional yang mencakup ujian teori dan studi kasus teknis. Di tahap ini, 90 peserta dengan nilai tertinggi melaju ke seleksi nasional tahap kedua yang dilakukan secara daring. Dari hasil penilaian tersebut, 60 peserta terbaik terpilih untuk melanjutkan ke tahap Dealer Group Selection.

Pada tahap Dealer Group Selection, setiap diler akan melakukan training camp untuk meningkatkan kompetensi teknis dan pelayanan peserta. Di tahap ini, 30 peserta terbaik akan melaju ke Final Contest yang digelar secara langsung di pabrik Wuling di Cikarang.

Berorientasi Pada Kepuasan Pelanggan

Dalam babak final ini, para finalis diuji melalui simulasi kerja nyata dan role play, mencakup penanganan masalah pelanggan untuk Service Advisor dan Customer Care Officer, wawancara layanan pelanggan, serta uji teknis kendaraan ICE dan EV bagi teknisi.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, Wuling menetapkan 12 pemenang nasional. Terdiri dari tiga pemenang di masing-masing kategori Service Advisor, Customer Care Officer, ICE Technician, dan EV Technician.

“Aftersales Skill Contest merupakan bentuk nyata komitmen Wuling dalam mengasah kemampuan, dan menanamkan budaya kerja berorientasi pada kepuasan pelanggan. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan ialah cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab,” papar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2018, Aftersales Skill Contest telah menjadi bagian penting dari perjalanan Wuling di Indonesia. Tahun 2025 menandai langkah lanjutan Wuling dalam memperkuat standar pelatihan dan kompetensi layanan purna jual secara nasional.

Mazda EZ-60 Mau Merapat ke Indonesia?

Setiap produsen otomotif selalu ingin menunjukkan teknologi terkini dan menyuguhkannya kepada konsumen. Terkait hal tersebut, teknologi mobilitas yang mendukung aspek ramah lingkungan, masih menjadi menu utama. Mazda tidak ingin tinggal diam, pabrikan asal Jepang ini menggandeng Changan, untuk menciptakan Mazda EZ-60.

Di tengah perjalanan ke Jepang beberapa waktu silam, kami menyempatkan diri untuk mampir ke kantor pusat Mazda di Hiroshima. Di dalam lobby, akhirnya kami menjumpai Mazda EZ-60. Sport Utility Vehicle (SUV) yang melakukan debutnya di Auto Shanghai 2025 ini tentu langsung mengundang rasa penasaran kami.

Tampil Beda

SUV bertenaga listrik ini mengusung konsep desain Soulful + Futuristic x Modern. Perpaduan gaya khas Kodo dari Mazda dengan nuansa futuristik, membuatnya tampil beda dari SUV Mazda lainnya. Jadi, tidak cuma mencomot elemen desain dari mobil konsep Arata, yang dipamerkan di Beijing Auto Show 2024.

Siluet bodinya yang mengalir aerodinamis mengadopsi gaya dari sedan EV Mazda EZ-6. Dengan hambatan gaya aerodinamika yang diminimalisir, efisiensi energi pun mampu meningkat. Karakter khas SUV diperlihatkan melalui tarikan garis tegas dan tajam, dipadukan dengan lekukan di bagian samping hingga belakang.

Platform Modular EPA1

Lampu LED yang tipis dipadu dengan grille trapezoid yang minimalis. Emblem sudah menggunakan logo baru dari Mazda.
Mazda EZ-60 menggunakan platform EPA1 dari Changan. Platform ini juga digunakan pada Deepal SL03 dan S7. Kelebihan dari platform modular EPA1 ini yakni tak sebatas untuk mobil listrik saja. Benar saja, sebab Mazda EZ-60 hadir dalam dua varian, yaitu kendaraan listrik baterai (BEV), dan kendaraan plug-in hybrid (PHEV).

Meski tidak menggunakan mesin pembakaran internal (ICE), SUV EZ-60 ini diklaim masih memberikan rasa berkendara Jinba-Ittai khas setiap kendaraan Mazda. Sehingga penggunanya masih dapat merasakan kenikmatan berkendara optimal, diiringi dengan sejumlah fitur canggih yang tersemat pada kendaraan.

Bisa Jadi Masuk Indonesia

Mazda EZ-60 memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, tinggi 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.902 mm. Bahkan kapasitas bagasinya hingga 1.036 liter, memastikan ruang kabin yang lega dan kemampuan angkut barang yang optimal.

EZ-60 versi BEV menghasilkan tenaga 190 kW (255 hp), didukung baterai LFP berkapasitas 31,7 kWh hasil kolaborasi CATL dan Changan. Sedangkan versi PHEV
memadukan mesin bensin empat silinder 1.5 liter sebagai generator untuk pengisian baterai. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh hingga 160 km dalam mode listrik secara penuh, cocok untuk aktivitas harian di perkotaan.

Apakah pasar Indonesia bakal segera diramaikan oleh kehadiran Mazda EZ-60? Kemungkinan tersebut masih terbuka luas. Potensi pasar tentu ada, namun strategi terdekat dari Mazda Indonesia ialah membawa CX-5 teranyar di tahun depan.

Mazda Mobile Carbon Capture, Menangkap CO2 Pun Jadi Hal Mudah

Seiring dengan gelaran Japan Mobility Show 2025, Mazda tak hanya memamerkan mobil konsep saja. Namun juga memperkenalkan teknologi penangkap karbondioksida (CO2) rancangan mereka, yakni Mazda Mobile Carbon Capture.

Diawali dari diperlihatkannya Mazda Vision X-Coupe, yang ditenagai oleh sistem plug-in hybrid gabungan antara mesin rotary dua rotor dengan motor listrik dan baterai. Dengan tenaga 510 PS (setara 503 hp), kendaraan ini menawarkan jangkauan berkendara sejauh 160 km dalam mode listrik saja. Bahkan mampu mencapai 800 km saat beroperasi dengan mesin.

Pengurangan 90 Persen Total Emisi CO2

Dengan menggabungkan bahan bakar bebas karbon yang berasal dari mikroalga bersama teknologi penangkap CO2 milik Mazda, Mazda Mobile Carbon Capture, maka kendaraan ini berkontribusi dalam mengurangi CO2 pada atmosfer, jika kendaraan semakin sering dikendarai.

Proses produksi biofuel ini membutuhkan energi, dan CO2 dikeluarkan untuk menghasilkan energi ini. Jumlah CO2 yang dihasilkan untuk pembangkitan energi diperkirakan sekitar 10 persen dari yang dikeluarkan selama pembakaran bahan bakar. Dengan demikian, biofuel berkontribusi terhadap pengurangan 90 persen total emisi CO2, dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

Lebih lanjut, emisi CO2 selama produksi biofuel dapat diimbangi, dengan menangkap CO2 yang dilepaskan melalui pembakaran bahan bakar ini. Hal ini memerlukan teknologi dekarbonisasi yang serupa dengan penangkapan udara langsung. Karena gas buang mengandung konsentrasi CO2 hingga 350 kali lebih besar daripada udara. Konsentrasi yang lebih tinggi ini berarti penangkapan CO2 dari gas buang lebih efisien. Juga membutuhkan lebih sedikit energi dan ruang, dibandingkan metode penangkapan lainnya.

Berkomitmen Untuk Hadirkan Kenikmatan Berkendara

Jika lebih dari 10 persen emisi CO2 selama pembakaran biofuel dapat ditangkap, hal ini akan mengimbangi emisi CO2 selama proses produksi. Secara teori, kendaraan yang menggunakan biofuel dapat berkontribusi pada pengurangan CO2 yang lebih besar di atmosfer, jika semakin sering dikendarai. Potensi dekarbonisasi ini merupakan sesuatu yang unik untuk mesin pembakaran internal, dan tidak ditemukan pada BEV.

Masih banyak tantangan di masa depan untuk teknologi semacam ini. Termasuk menemukan cara untuk menyesuaikan suhu gas buang ke tingkat yang lebih baik, sehingga memungkinkan penangkapan CO2 secara lebih efisien. Mengatasi peningkatan bobot kendaraan atau penurunan ruang di dalam kendaraan, yang diakibatkan oleh penggunaan peralatan penangkap CO2.

Kemungkinan penggunaan CO2 meliputi aplikasi yang berkaitan dengan budidaya mikroalga, penggunaan sebagai material untuk membuat bahan bakar elektronik, dan aplikasi penghijauan. Dengan menggabungkan teknologi tersebut, Mazda menyatakan komitmennya untuk menghadirkan kenikmatan berkendara, sekaligus mendukung mobilitas berkelanjutan.

“Mazda memiliki ungkapan ‘kegembiraan berkendara mendorong masa depan yang berkelanjutan’. Kalimat tersebut tidak hanya merepresentasikan semangat fundamental Mazda, tetapi juga inti dari tantangan masa depannya,” kata Masahiro Moro, President & CEO Mazda.

“Di bawah misi global bersama untuk mencapai netralitas karbon, Mazda percaya bahwa kegembiraan berkendara dapat menjadi kekuatan untuk perubahan positif bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk memenuhi keinginan mereka yang mencintai mobil, dan ingin terus berkendara selama mungkin,” tutupnya.

Wuling Darion Resmi Diluncurkan, Diproduksi Secara Lokal

Setelah penampilannya beberapa bulan silam, Wuling Darion akhirnya resmi diluncurkan pada 5 November 2025. Jajaran produk terbaru berupa medium Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan pintu geser ini, menandai langkah penting dalam
perjalanan elektrifikasi Wuling di Indonesia. Kehadiran Darion menjadi bukti komitmen Wuling dalam menghadirkan solusi mobilitas modern yang ramah lingkungan, sekaligus relevan dengan kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia.

“Sejak tahun 2017, Wuling telah memproduksi berbagai model kendaraan yang diterima dengan baik oleh masyarakat. Hingga saat ini, lebih dari 80.000 unit MPV telah dipercaya menjadi solusi mobilitas keluarga Indonesia. Kini, kami mempersembahkan Wuling Darion yang dirancang untuk keluarga dan
diproduksi di Indonesia,” ujar Arif Pramadana, Vice President of Wuling Motors.

Dibuat Sesuai Standar Global

Di tengah meningkatnya harga kendaraan dan biaya operasional, Wuling melihat peluang untuk menghadirkan MPV yang lebih modern dan efisien, dengan menghadirkan Darion sebagai MPV
7-seater dengan kabin luas, harga kompetitif di kelasnya, biaya operasional yang lebih hemat. Tentu berkat teknologi elektrifikasi, serta fitur-fitur lengkap yang mendukung kenyamanan keluarga.

Dilandasi komitmen jangka panjang Wuling di Indonesia, Wuling akan
terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan. Oleh karenanya, Darion diproduksi di pabrik Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan standar kualitas global.

Model ini menjadi MPV pertama di Indonesia yang hadir dalam dua pilihan elektrifikasi, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kehadiran dua varian ini menjadi langkah nyata Wuling dalam mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan kendaraan keluarga yang efisien dan ramah lingkungan.

Dua Varian dan Dua Trim

“Wuling Darion dipasarkan dalam pilihan EV dan PHEV. Keduanya terdapat dua trim yakni CE dan EX. Baik CE dan EX
mengusung konsep desain eksterior, interior dan dimensi yang serupa. Kedua trim ini dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas kepada konsumen keluarga atas kebutuhan mobilitas,” jelas Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.

Wuling Darion memiliki dimensi panjang 4.910 mm, tinggi 1.870 mm, lebar 1.770 mm, dan wheelbase 2.910 mm. Kabinnya menawarkan ruang yang lapang dan ergonomis bagi tujuh penumpang. Sistem rem cakram di bagian depan dan belakang, menjamin pengereman yang optimal. Sedangkan suspensi McPherson di depan dan Multi-link Independent di belakang, memberikan kenyamanan optimal di berbagai kondisi jalan.

Tampilan eksterior nampak ‘kekinian’ berkat penggunaan velg 17 inci dipadu ban 215/55 R17. Sistem kemudi Electric Power Steering, memberikan sensasi berkendara yang ringan dan presisi di setiap manuver.

Program Spesial Untuk Pembeli Awal

Untuk Wuling Darion EV, dibekali motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 201 hp dengan torsi puncak 310 Nm yang disalurkan ke roda depan, melalui transmisi Single Reduction. Sumber energinya berasal dari baterai 69,2 kWh Lithium Iron Phosphate, yang mampu menempuh jarak hingga 540 km (CLTC).

Pada Wuling Darion PHEV, mengusung mesin bensin Atkinson Cycle berkapasitas 1.5 liter, dengan output 105 hp dan torsi 130 Nm. Lalu dipadukan dengan motor listrik bertenaga 145 kW (setara 195 hp) dan torsi 230 Nm. Sistem tersebut digandengkan dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), untuk
memberikan penyaluran daya yang halus dan efisien.

Ditenagai baterai 20,5 kWh Lithium Iron Phosphate, Darion PHEV mampu menjelajah hingga 125 km dalam mode listrik murni (CLTC). Sedangkan tangki bahan bakarnya berkapasitas 52 liter.

MPV ini dipasarkan dalam empat pilihan warna eksterior yakni Starry Black, Frosty White, Haze Grey, dan Orchid Purple. Wuling turut menghadirkan program special price bagi 1.500 konsumen awal.

Special Price Wuling Darion (Area Jakarta)
● Darion EV CE : Rp 356 juta
● Darion EV EX : Rp 416 juta
● Darion PHEV CE : Rp 439 juta
● Darion PHEV EX : Rp 489 juta

BAIC Puri Indah, Semakin Dekat Dengan Konsumen Jakarta Barat

PT JIO Distribusi Indonesia, Agen Pemegang Merek (APM) BAIC Indonesia, bersama PT JHL Auto, meresmikan Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto. Dealer ini berlokasi di pinggir jalan tol yg menghubungkan Jakarta dan Tangerang. Area dealer ini bersebelahan dengan shopping mall Puri Indah, yang terletak tepat di Jl. Puri Lkr Luar No. 32 Blok P, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 11610.

Kehadiran dealer ini menjadi bagian dari komitmen BAIC dalam memperluas jaringan layanan. Serta semakin dekat dengan konsumen Jakarta Barat dan sekitarnya. Pembukaan dealer ini memiliki arti strategis dalam memperkuat kehadiran BAIC di wilayah Jakarta dan memperluas jangkauan merek secara nasional.

Dealer BAIC ke-15

“Dengan hadirnya BAIC Puri Indah, sekaligus menjadi dealer ke-15 BAIC di Indonesia. Kami percaya kehadiran BAIC Puri Indah akan semakin mendekatkan brand kami kepada konsumen. Sekaligus memperkuat layanan BAIC di jantung kota Jakarta,” kata Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.

Dikelola oleh PT JHL Auto, Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto hadir sebagai dealer keempat di bawah naungan JHL Auto. Dealer ini beroperasi dengan format 1S (Sales) dengan layanan Accesories Workshop dan menghadirkan fasilitas modern. Termasuk pelayanan profesional yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, dan kepuasan maksimal bagi pelanggan.

Fasilitas Lengkap

Berdiri di atas lahan seluas 810 m² dengan bangunan 1 lantai berukuran 17 x 10 m², dealer ini dilengkapi dengan area display kendaraan hingga tujuh unit. Tak ketinggalan sales area, reception desk, customer lounge, ruang administrasi dan keuangan, meeting room, warehouse, pantry, hingga mushola.

Fasilitas workshop mencakup dua service bay, tool room, dan Accessories room, pada showroom juga dilengkapi dengan display Merchandise dan Accessories yang lengkap. Dealer resmi ini siap melayani konsumen dengan dukungan 15 tenaga sales profesional dan 1 teknisi berpengalaman.

“Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto merupakan dealer keempat kami di bawah naungan JHL Auto. Kami yakin Authorized Dealer BAIC Puri Indah by JHL Auto akan menjadi destinasi terpercaya bagi para pecinta otomotif di Jakarta Barat,” pungkas Johnnathan Salim, Direktur Utama PT JHL Auto.

Mazda Vision X-Compact Representasi Sebagai Teman Dekat di Perjalanan

Event Japan Mobility Show menjadi momen bagi banyak pabrikan untuk memboyong mobil konsepnya. Tahun ini, Mazda tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut dengan membawa Vision X-Coupe dan Vision X-Compact. Nah, yang terakhir ini tampil atraktif di sudut booth Mazda, dalam Japan Mobility Show (JMS) 2025.

Mobil hatchback berukuran ringkas ini menggambarkan sebuah hot-hatch masa depan, yang menyasar konsumen muda. Atau setidaknya berjiwa muda seperti kami…

Karena harus mengakomodir karakter dinamis, oleh sebab itu dimensinya sedikit lebih pendek dari Mazda 2. Mobil konsep ini punya panjang 3.825 mm, lebar 1.795 mm, dan tinggi 1.470 mm. Sedangkan wheelbase 2.515 mm.

Karena masih berupa mobil konsep, maka Mazda belum membeberkan detail mendalam mengenai Vision X-Compact ini. Setidaknya, perjumpaan di JMS 2025 ini mampu membuat kami mencerna tujuan yang ingin dicapai oleh Mazda di masa depan.

“Vision X-Compact merupakan model dirancang untuk menghadirkan hubungan yang kuat, antara manusia dengan kendaraannya. Hal ini bisa dicapai melalui penerapan teknologi human sensory, yang digabungkan dengan AI mutakhir,” kata Masahiro Moro, President & CEO Mazda Motor Corporation.

“Anggap saja seperti teman dekat. Satu sama lain berinteraksi secara hangat dan akrab. Saling mampu memberi masukan untuk rute maupun tujuan. Sehingga pengemudi merasa nyaman dan tenang selama perjalanan,” imbuhnya.

Seiring perjalanan waktu, selama bertahun-tahun Mazda semakin menguatkan komitmennya. Dalam hal hubungan emosional antara pengemudi dengan kendaraannya. Mazda menuangkannya melalui mobil konsep Vision X-Compact, yang kemungkinan besar nantinya bakal ‘dipoles’ lagi, untuk lahir sebagai produk massal.

All New Mazda CX-5 Siap Hadir di Indonesia Tahun Depan?

Sosok All New Mazda CX-5 memang sudah mulai terlihat sejak bulan Juli 2025 silam. Meski sudah penasaran lagi, kami begitu penasaran dengan wujud aslinya. Harapan tersebut ternyata tuntas saat kami melesat ke Jepang, di penghujung bulan Oktober ini. Mazda CX-5 generasi ketiga ini akhirnya melakukan debutnya di Japan Mobility Show 2025.

Kehadiran All New Mazda CX-5 begitu dinantikan oleh banyak orang. Di pasar global, Mazda CX-5 tetap punya fans tersendiri. Sejak muncul pertama kali pada tahun 2011, Sport Utility Vehicle (SUV) medium ini telah terjual lebih dari 4,5 juta unit di berbagai negara, tak terkecuali di pasar Indonesia.

Jika secara sekilas melihat mobil ini, maka terkesan serupa dengan CX-5 generasi sebelumnya. Namun anggapan itu tidak tepat, sebab dimensinya lebih besar. Ubahan tampilan yang paling terlihat adalah pada area depan. Grille khas Mazda pada CX-5, kini berukuran sedikit lebih lebar dari sebelumnya. Dengan aksen krom tipis pada frame, sehingga terlihat lebih kokoh. Headlamp LED model baru dirancang lebih meruncing dan bersudut tajam.

Dimensi Semakin Besar

Bumper depan pun kini ukurannya lebih besar dan makin menonjol ke depan. Lubang air intake pada bumper depan pun kini ukurannya sedikit lebih besar dan bentuknya mengalami ubahan.

Pada bagian samping pun lekuk bodi makin aerodinamis dan seolah mengalir dari depan hingga buritan. Fender depan dan pinggul nampak lebih kekar. Jika dilihat dari samping, terlihat jelas bahwa bagian bodi bagian depan, lalu bagian atap mulai pilar A hingga bodi belakang, benar-benar rancangan baru.

Bagian buritan pun mengalami ubahan cukup banyak. Logo pada bagian belakang kini digantikan tulisan MAZDA di pintu bagasi. Dimensi All New Mazda CX-5 bertambah bongsor. Panjangnya 4.690 mm, lebar 1.860 mm dan tinggi 1.695 mm. Panjang bodi kini bertambah 114 mm dari model sebelumnya. Bodi pun kini lebih lebar 15 mm.

Masuk dan Keluar Bebas Kendala

Untuk memudahkan akses muat barang di bagasi, pintu belakang pun mengalami revisi teknis. Bukaan pintu belakang kini lebih lebar. Kursi belakang pun kini dapat dilipat dengan konfigurasi 40:20:40. Kapasitas bagasi kini bertambah 61 liter, sehingga menjadi 583 liter.

Tak hanya sebatas pada eksterior, kemasan interior pun diracik ulang. Kabin CX-5 kini punya ruang kaki dan batas kepala yang lebih lapang. Bukaan pintu kabin pun kini lebih lebar. Hasilnya akses masuk dan keluar penumpang juga makin leluasa.

Pada dashboard terdapat layar head unit yang kini lebih besar. Dari semula berukuran 10.3-inci menjadi 12.9-inci, bahkan tersedia opsi layar 15.6-inci. Sistem multimedia terpadu pada CX-5 kini dilengkapi software Google. Beragam aplikasi seperti Google Maps, maupun Google Play jadi fitur standard.

Masih Setia Dengan Unit Skyactiv G

Di balik kemudi terpampang layar instrumen digital 10.25 inci. Yang mengejutkan adalah sejumlah tombol fisik pada dashboard kini dihilangkan. Seluruh kendali fitur audah terintegrasi pada sistem infotaintment. Jadi pengoperasian fitur harus dilakukan via layar sentuh.

All New Mazda CX-5 ternyata masih menggunakan mesin Skyactiv G berkapasitas 2.5 liter tanpa turbo yang dipadukan dengan sistem mild hybrid M Hybrid. Mesin ini juga digunakan pada CX-5 sama seperti pada Mazda 3 dan CX-30, hanya saja konsumsi BBM diklaim lebih irit. Output tenaga mencapai 187 hp dan torsi puncak 251 Nm.

Jika sempat ada dugaan bahwa mobil ini bakal mengusung mesin Skyactiv Z, nampaknya kurang sasaran. Karena pihak Mazda masih terus menyempurnakan mesin tersebut, hingga siap diaplikasi pada tahun 2027. Bukan tidak mungkin, nantinya CX-5 akan menjadi produk Mazda yang menggunakan mesin Skyactiv Z di masa depan. Kapan masuk pasar Tanah Air? Rasa-rasanya baru mulai tersedia pada tahun 2026 nanti.

Indonesia Diecast Expo 2025 Usung Semangat Komunitas dan Kolektor Diecast

Pameran diecast dan miniature terbesar tahunan Indonesia Diecast Expo 2025 (IDEXII), hadir kembali dengan tema ‘Back to The Days’. Acara ini akan berlangsung di Hall 10, ICE BSD, Tangerang, pada tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025.

Penyelenggaraan IDE yang menjadi pionir dan acuan pameran diecast di dalam dan luar negeri tahun ini, mau menghadirkan nuansa nostalgia dan inovasi baru. “Kami ingin mengajak komunitas, kolektor, dan penggemar diecast kembali menikmati keindahan masa lalu,” tutur penyelenggara Indonesia Diecast Expo (IDE), Markus Gunawan.

Ruang Kreativitas dan Edukasi

Hadirnya IDEXII 2025 sekaligus memperlihatkan bagaimana perkembangan industri diecast Indonesia kini menarik perhatian global. “Kami susun agar tidak hanya menjadi pameran dagang, tetapi juga ruang kreativitas, edukasi, dan pengalaman komunitas dan kolektor sejati,” imbuhnya.

Pada IDEXII 2025, pengunjung dapat menjumpai ratusan booth dari merek-merek diecast internasional dan lokal. Dengan produk edisi eksklusif yang hanya bisa dibeli di acara ini, termasuk perwakilan dari sejumlah komunitas diecast di Indonesia. Hadir juga dari para distributor, di antaranya MAP, Kidz Station, Toys Kingdom, Emway, Hobby Forever dan Multi Toys.

Untuk pertama kali diadakan Welcome Dinner IDE, yang tahun ini bekerjasama dengan IDD. Dengan merilis event car Morris Mini yang berkolaborasi dengan pelukis kenamaan Indonesia, Bapak (Alm) S.Sudjojono. Dimana event car ini juga disertai replika lukisan termahal di Asia Tenggara, yakni karya beliau yang menggambarkan perjuangan dan kemenangan pasukan Pangeran Diponegoro melawan Belanda.

Banyak Produk Eksklusif

Diharapkan Welcome Dinner ini akan menjadi tradisi ditahun-tahun mendatang, dan dapat potensi untuk berkolaborasi dengan brand-brand diecast lainnya. Selain itu, brand diecast lain mengeluarkan produk spesial yang ada hanya di IDE, sebut saja brand IDD menampilkan Mini Marginal, Tomica yang merilis Hyogo Toyota GR86 dan Skyline GT-R 1999 JGTC R34 Test Car, Tarmac Works dengan RWB 997 Tsubasa, Pop Race menghadirkan Top Secret GT300 Supra dan Pandem Civic EG Sharkmouth.

Sedangkan Kyosho membawa Mazda 787B Winner 1991, BM Creation dengan ekslusif Toyota Fortuner GR serta diecast limited dari brand lainnya. Banyak brand-brand diecast baru yang hadir menjadi indikator pasar diecast yang terus berkembang di Indonesia.

Pada IDEXII juga akan menghadirkan kompetisi fun race IDE yang disupport oleh Hot Wheels, kompetisi custom diecast dan diorama yang didukung oleh Diton spray paint, serta Photo & Reels Competition dengan hadiah menarik.

Tersedia Pula Aktivitas Otomotif

Sebagai irisan industri diecast, IDE kali ini juga akan menyajikan aktivitas otomotif. Di antaranya aksi Taxi Drift oleh Garasi Drift yang didukung oleh Pop Race. Serta kegiatan sunmori dari komunitas mobil Morris Mini dan RWB Jakarta.

Penyelenggara berharap IDEXII tak hanya menjadi pameran terbesar, tetapi juga menjadi momentum untuk terus berkembang. Sehingga menjadi identitas nasional yang memiliki nilai ekonomi, dan mempunyai daya saing global di industri mainan miniatur. Tentunya juga tetap menjadi ajang internasional, yang memperkuat posisi Indonesia di kancah kolektor diecast global.

Performa Tempuh Geely Starray EM-i Bisa Lebih dari 1.000 Kilometer

Geely Auto Indonesia sukses membuktikan efisiensi dan performa perjalanan jauh Starray EM-i di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Geely dalam memastikan kendaraan listrik hybrid, yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter pengendara di Tanah Air.

Starray EM-i telah menempuh beragam rute dan kondisi jalan. Mulai dari jalan tol yang padat, jalur pegunungan yang menantang, hingga lalu lintas perkotaan. Dengan total jarak lebih dari 1.000 kilometer, termasuk perjalanan antar kota. Melalui perjalanan ini, sistem EM-i Super Hybrid dengan efisiensi termal mesin hingga 46,5 persen, mampu menghadirkan efisiensi bahan bakar tinggi. Tanpa kompromi dengan aspek kenyamanan dan performa berkendara di berbagai situasi.

“Seluruh rangkaian perjalanan membuktikan Starray EM-i tetap menghadirkan kenyamanan dan efisiensi yang optimal. Pengalaman selama perjalanan jarak jauh ini, semakin menegaskan kesiapan teknologi PHEV kami. Membuat setiap perjalanan tetap praktis dan tanpa cemas akan jarak tempuh,” papar Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia.

Catat Efisiensi 80,7 km/liter

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dan kembali ke Jakarta, Geely Starray EM-i berhasil mencatat jarak tempuh 1.017 km. Prestasi ini dicapai hanya dengan satu kali pengisian bahan bakar penuh, dan satu kali pengisian daya. Hasil ini menunjukkan efisiensi dan kemampuan daya jelajah dari sistem PHEV Geely.

Selain itu, Starray EM-i juga menjalani rute Jakarta-Bandung-Jakarta, yang mewakili kondisi lalu lintas harian di kawasan perkotaan. Dalam perjalanan yang meliputi kemacetan dalam kota, tanjakan menuju Lembang, serta jalur tol antar kota, SUV ini mencatatkan efisiensi hingga 80,7 km/liter. Hasil tersebut tentu dipengaruhi oleh beragam kondisi jalanan. Angka tadi menunjukkan bagaimana mode EV (Pure Mode) dan Hybrid bekerja secara adaptif, memanfaatkan tenaga listrik untuk efisiensi optimal di kecepatan rendah, dan menggabungkan mesin bensin untuk performa maksimal.

Dari sisi performa, Geely Starray EM-i memadukan mesin bensin 1.5 liter dan motor listrik, untuk menghasilkan efisiensi terbaik di kelasnya. Didukung oleh baterai 18,4 kWh yang mampu menempuh jarak listrik murni hingga 105 km, serta tangki bahan bakar berkapasitas 51 liter.

Perpindahan Tenaga Yang Halus

Teknologi EM-i Super Hybrid memadukan motor listrik dan mesin bensin secara tepat, memungkinkan perpindahan tenaga yang halus dan responsif. Dengan menggunakan platform GEA, Starray EM-i memberikan stabilitas, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan di berbagai situasi jalan.

Pilihan PHEV ini diklaim sangat relevan untuk pasar Indonesia, menawarkan efisiensi maksimal serta fleksibilitas penggunaan. Dengan tiga mode berkendara, Pure, Hybrid, dan Power, membuat Starray EM-i mampu menyesuaikan kebutuhan perjalanan konsumen, dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Dealer Jeep Hadir di Gading Serpong, Bukti Komitmen Indomobil Group

PT Indomobil National Distributor, Agen Pemegang Merek (APM) Jeep di Indonesia, kembali memperluas jaringan layanan resminya dengan membuka dealer Jeep Gading Serpong. Pembukaan ini menjadi kelanjutan dari peresmian dealer Jeep, yang sebelumnya di Medan dan berbagai kota lainnya.

Langkah ini menandai komitmen Indomobil Group, untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan Jeep yang lebih dekat dan nyaman di berbagai wilayah Indonesia. Dealer Jeep Gading Serpong menjadi bagian dari Stellantis Brand House dan berada di bawah naungan PT Indomobil Trada Nasional. Tempat ini menjadi dealer ketujuh Jeep di bawah naungan Indomobil.

Siap Layani Seluruh Tipe Jeep

“Pertumbuhan jaringan dealer resmi, merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam membangun ekosistem merek global di bawah Indomobil Group. Kami percaya, kehadiran deler di Gading Serpong dengan fasilitas lengkap, akan semakin memperkuat posisi Jeep di pasar otomotif Indonesia,” jelas Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor.

Bersama dealer ini, Jeep menghadirkan layanan Sales, Service, dan Spare Parts (3S) yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Mulai dari pembelian kendaraan, hingga perawatan purnajual. Didukung oleh teknisi bersertifikat dan ketersediaan suku cadang asli, dealer ini melayani seluruh tipe Jeep, dari model baru hingga generasi lama.

Jeep Gading Serpong berdiri di atas lahan seluas 2.962 m² dengan luas bangunan 9.283 m². Dealer ini menjadi pusat layanan yang modern, nyaman, dan representatif, utamanya bagi para pelanggan Jeep di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Dealer Jeep Gading Serpong menyediakan layanan perawatan berkala, perbaikan mobil, dan penggantian suku cadang asli Jeep, dalam area workshop seluas 1.742 m² dengan dedicated service bay.

Hadirkan Jeep Lounge

Sebagai bagian dari peningkatan pengalaman pelanggan, Jeep Gading Serpong juga menghadirkan Jeep Lounge. Berupa area eksklusif bagi pelanggan dan komunitas Jeep untuk bersantai, berdiskusi, dan menikmati suasana khas brand Jeep. Lounge ini dirancang sebagai ruang interaksi yang nyaman dan inspiratif, sekaligus mencerminkan gaya hidup premium.

Jeep Gading Serpong berlokasi di Jl. Gading Serpong Boulevard No.22, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang. Beroperasi dari Senin hingga Jumat, pukul 08.30-16.30 WIB, dan Sabtu, pukul 08.30 – 15.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran servis, layanan, serta fasilitas dealer, pelanggan dapat menghubungi nomor 14023 atau mengunjungi laman resmi Jeep-id.com.

MaxDecal Bawa Nissan GT-R Kolaborasi SekuyaEVOS Ikut IMX 2025

Industri aftermarket otomotif kembali disuguhkan terobosan memukau. MaxDecal, pelopor sticker kendaraan, tak hanya memamerkan produk unggulan di IMX 2025, namun juga membawa karya seni inovatif melalui kolaborasi dengan SekuyaEVOS, pada sebuah Nissan GT-R (R35).

Pada gelaran modifikasi otomotif dan lifestyle, yang berlangsung 10-12 Oktober 2025 di ICE BSD City ini, MaxDecal menggabungkan dunia anime, gaming, dan budaya otomotif, menjadi satu identitas visual yang atraktif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dunia otomotif tidak hanya tentang performa, tetapi juga tentang identitas, gaya, dan ekspresi,” ujar Nofian Hendra, Project Director & RnD MaxDecal. Dirinya berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi generasi muda, untuk terus mengekspresikan diri dan berkreasi, serta membawa antusiasme positif, dalam menciptakan karya yang dapat melampaui batas-batas industri.

Starla dan Roar

Kolaborasi ini menghadirkan dua ikon utama. Yang pertama ialah Starla, karakter dari dunia Sekuya yang melambangkan harapan dan impian. Selanjutnya Roar, karakter EVOS yang digambarkan sebagai harimau kecil penuh keberanian. Keduanya menjadi jembatan visual yang menghubungkan berbagai karakter dalam satu kanvas otomotif.

Karya spektakuler MaxDecal berkolaborasi dengan SekuyaEVOS di IMX 2025 ini mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF). “Saya ingin mengucapkan apresiasi untuk MaxDecal. Jangan lelah berjuang. Terus menginspirasi dan mendorong pertumbuhan industri kreatif di kancah nasional dan internasional,” ucap Irene Umar, Wakil Menteri EKRAF.

Puncak dari kolaborasi ini tersaji pada diperkenalkannya Nissan GT-R (R35), dibalut decal canggih, guna menerjemahkan visi kreatif paling kompleks sekalipun. MaxDecal mengaplikasikan 9600 Series Printable (9600 MCP 01) pada bodi ‘Godzilla’ ini. Dipadukan dengan laminasi FOG60 untuk memberikan tampilan akhir yang lebih glossy, membuat setiap detail desain ampak hidup di bodi mobil.

Kanvas Pribadi

“Kami melihat tren modifikasi bukan hanya tentang penampilan semata. Tetapi ini adalah sebuah kanvas di mana setiap pemilik mobil bisa bercerita tentang dirinya, jiwanya, dan visinya,” jelas Nofian Hendra.

Di IMX 2025, MaxDecal menghadirkan Paint Protection Film (PPF) dan 9600 Series yang memiliki keunggulan dapat dicetak. Selain itu, MaxDecal akan meluncurkan produk terbarunya: PPF G20 Max, G18 Max, dan S18, serta G10 Series. Keempat produk ini telah menggunakan teknologi canggih untuk memberikan perlindungan optimal dan ketahanan terbaik bagi kendaraan.

Bridgestone Indonesia Berkomitmen Berikan Produk dan Layanan Terbaik

Di tengah dinamika ekonomi nasional yang menuntut ketangguhan dan adaptasi, Bridgestone Indonesia terus berupaya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, melalui inovasi teknologi, guna menghasilkan layanan terbaik. Termasuk sejumlah inisiatif sosial yang sejalan dengan misi global Bridgestone, yakni Serving Society with Superior Quality.

Sehingga Bridgestone Indonesia terus memperkuat komitmennya, untuk menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan. Sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap keberlanjutan dan keselamatan dalam setiap aspek bisnis.

“Kami memahami bahwa perubahan ekonomi dan sosial saat ini sangat cepat. Kami terus berupaya menjaga layanan terbaik dan memastikan setiap langkah bisnis memberikan nilai bagi pelanggan dan masyarakat. Fokus Bridgestone tidak pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi pada penciptaan nilai jangka panjang melalui efisiensi, tanggung jawab sosial, dan inovasi berkelanjutan,” papar Mukiat Sutikno, President Director Bridgestone Indonesia, kemarin (8/8/2025).

Punya 400 Jaringan TOMO

Tahun 2025 menjadi periode yang menuntut ketahanan dan fleksibilitas bisnis. Bridgestone terus melihat peluang untuk bertumbuh dengan mengutamakan kualitas, keselamatan, dan kepuasan pelanggan. Saat ini Bridgestone Indonesia memiliki jaringan sebanyak 400 Toko Model (TOMO), didukung oleh 1.500 toko ban umum.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang menuju mobilitas berkelanjutan, Bridgestone Indonesia memperkenalkan penerapan teknologi ENLITEN. Sebuah platform teknologi desain ban untuk menghasilkan produk yang berkontribusi positif terhadap lingkungan. Sekaligus memiliki core capability yang unggul untuk meningkatkan performa.

Teknologi ini memungkinkan ban memiliki rolling resistance lebih rendah, bobot lebih ringan, serta efisiensi bahan bakar dan energi lebih tinggi. Wujud nyata penerapan teknologi ini Adalah pada ban Bridgestone Turanza 6 dan Bridgestone ECOPIA EP300.

Perkuat Lini Ban Niaga

“Inovasi selalu berfokus pada performa dan keselamatan Dengan pengembangan yang berlandaskan pada tiga pilar utama. Berupa performance, safety, dan sustainability,” jelas Anindito Ajireswara, Head of Marketing Planning Bridgestone Indonesia.

Bridgestone Indonesia juga memperkuat lini ban niaga, dengan menghadirkan ban Bridgestone M858 (7.50 R16). Dikembangkan untuk memberikan ketahanan maksimal terhadap beban berat, dan kondisi jalan yang menantang. Tanpa harus kompromi dengan efisiensi operasional. Komitmen Bridgestone dalam mendukung pelanggan niaga, diwujudkan lewat jaringan 26 titik Bridgestone Truck Tire Center (BTTC), dan 8 (Delapan) titik Bridgestone Fleet Point (BFP) di seluruh Indonesia.

Guna mewujudkan mobilitas yang berkelanjutan, Bridgestone Indonesia secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui berbagai aktivitas CSR yang kami jalankan, sebanyak 12.500 jiwa dari total 45 kegiatan telah merasakan dampak positif,” tukas Delfania Matasik, CSR & Sustainability Associate Lead Bridgestone Indonesia.

Melalui berbagai langkah nyata, Bridgestone Indonesia terus menegaskan perannya sebagai mitra mobilitas terpercaya bagi masyarakat. Lebih dari sekadar penyedia ban, Bridgestone berkomitmen untuk menjaga setiap perjalanan tetap aman dan efisien, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan serta komunitas sekitar.

BYD Bawa Technology Roadshow di UNDIP dan ITB

PT BYD Motor Indonesia (BYD), menyapa generasi muda melalui rangkaian Technology Roadshow di universitas unggulan di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Melalui inisiatif ini, BYD menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan transisi menuju mobilitas berkelanjutan, sekaligus membuka ruang dialog dan edukasi bagi para mahasiswa. Tak sekadar menghadirkan portofolio New Energy Vehicle (NEV) dan solusi energi hijau, BYD secara khusus juga menempatkan transfer pengetahuan sebagai elemen penting, untuk membangun kesadaran dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan energi.

Rangkaian kegiatan ini diawali di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, pada 26 September 2025, bertempat di Engineering Hall, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc., lantai 5. Selanjutnya, BYD melanjutkan perjalanan edukatif ini ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada 3 Oktober 2025, berlokasi di Center for Research and Community Services ITB.

Kehadiran BYD di kedua kampus ini menekankan inisiatif perusahaan, untuk memperluas jangkauan edukasi mobilitas berkelanjutan di lingkungan akademik. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang Perusahaan, dalam membangun kesadaran dan keterlibatan generasi muda. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi. Guna menumbuhkan semangat menjadi bagian dari transformasi, menuju ekosistem energi hijau dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Akses Pengetahuan Mobilitas Masa Depan

“Melalui inisiatif Technology Roadshow, kami ingin membawa semangat tersebut lebih dekat kepada generasi muda. Dengan membuka akses pengetahuan mengenai mobilitas masa depan, di universitas-universitas unggulan di Indonesia. Harapan kami, mahasiswa dapat memperoleh perspektif yang lebih luas. Sehingga dapat berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.

Melalui tema Future Mobility & Innovation Showcase, program ini hadir dengan berbagai agenda utama yang dikemas secara interaktif. Untuk memperluas wawasan, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa. Dalam pelaksanaan kegiatan ini di UNDIP, acara ini diikuti oleh dekanat Fakultas Teknik bersama perwakilan berbagai program studi lintas disiplin.

“Kami berharap acara ini bisa menjadi langkah awal dari sinergi antara Fakultas Teknik dengan dunia industri, salah satunya BYD di bidang teknologi dan inovasi,” kata Wakil Dekan Sumber Daya Fakultas Teknik UNDIP, Prof. Dr. Ir. Purnawan Adi Wicaksono, S.T., M.T.

Buka Ruang Inovasi Bagi Generasi Muda

Selanjutnya dalam pelaksanaannya di ITB, kolaborasi dilakukan bersama Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB. Serta didukung oleh National Center for Sustainable Transportation Technology (NCSTT). Lembagai ini sebagai pusat riset unggulan ITB yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi untuk sistem transportasi berkelanjutan.

“Kami bersyukur atas kesempatan luar biasa untuk menyambut Technology Roadshow BYD di kampus kami. Teknologi kendaraan listrik tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, seperti emisi, polusi, dan perubahan iklim, tetapi juga membuka ruang inovasi bagi generasi muda Indonesia,” ujar Wakil Dekan Sumber Daya FTMD ITB, Rianto Adhy Sasongko, S.T., M.Sc., Ph.D.

Pabrik VinFast, Bentuk Strategi Buat Jadi Pemain Besar di Segmen BEV

Kesempatan untuk mengunjungi suatu pabrik kendaraan, tidak ingin kami lewatkan. Apalagi jika pabrik tersebut mengusung teknologi canggih, dan mampu memproduksi banyak unit dalam jumlah yang banyak, dalam waktu singkat. Seperti pabrik kendaraan yang baru saja kami kunjungi, yakni milik VinFast di Hai Phong, Vietnam.

Di kawasan manufaktur tersebut, lahir beragam produk VinFast. Mulai dari mobil listrik, skuter listrik, hingga bis listrik. Tak hanya itu, dalam kawasan seluas 335 hektar itu juga terdapat kantor operasional, pusat riset dan pengembangan, area industri pendukung, proving ground, serta pusat pelatihan.

Terapkan Prinsip Teknologi 4.0

Khusus untuk area produksi kendaraan roda empat, diresmikan pada 14 Juni 2019. Di pabrik VinFast ini telah menerapkan prinsip teknologi Industri 4.0, sehingga seluruh peralatan dan jalur produksi terhubung melalui sensor berbasis cloud atau internet nirkabel. Tujuannya untuk memastikan pengendalian dapat dilakukan secara tepat dan presisi.

Sistem tersebut juga memungkinkan efisiensi operasional tinggi di seluruh lini produksi. Sehingga mesin, peralatan, produk, pekerja, teknisi, dan manajer dapat berinteraksi secara berkelanjutan, untuk pemantauan dan penyesuaian secara otomatis.

Semua informasi yang dihasilkan selama proses produksi, terus diperbarui, disimpan, dan dianalisis. Data ini berfungsi sebagai masukan penting untuk divisi riset dan pengembangan. Sehingga memungkinkan VinFast mengembangkan lini produk generasi mendatang, dengan desain, material, dan proses produksi baru. Utamanya, selaras dengan tuntutan konsumen yang selalu dinamis.

Selama ini, VinFast telah berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan Eropa terkemuka. Khususnya dari Jerman, yang berspesialisasi dalam desain, pemasangan mesin, dan peralatan otomotif. Baik sistem pengumpulan dan manajemen data, sistem perencanaan bisnis, sistem manajemen siklus hidup produk, serta sistem kontrol produksi, diupayakan membentuk dasar implementasi Industri 4.0 dari VinFast. Dengan menerapkan solusi yang disediakan oleh Siemens dan SAP.

Punya Otomatisasi Tingkat Tinggi

Bengkel bodi VinFast, dilengkapi juga dengan sekitar 1.200 robot. Bengkel bodi ini mengintegrasikan aplikasi Industri 4.0 dalam berbagai aspek. Seperti pemantauan peralatan, optimalisasi proses, manajemen preventif, dan perawatan prediktif. Semuanya untuk memastikan produktivitas, fleksibilitas, dan kualitas produk yang dihasilkan.

Tidak hanya bodi mobil saja yang dibuat secara mandiri oleh VinFast, namun juga sistem penggerak kendaraan. Bengkel motor listriknya memiliki otomatisasi tingkat tinggi. Menggabungkan fleksibilitas operasional, dengan desain ergonomis untuk meningkatkan keselamatan pekerja.

Proses produksi dirancang untuk menjamin jaminan kualitas yang komprehensif. Verifikasi kualitas independen dilakukan melalui pengujian akhir lini produksi. Untuk memastikan bahwa semua parameter keamanan kelistrikan, kebocoran, suhu, NVH, dan kinerja keseluruhan motor Listrik, sudah memenuhi standar industri maupun spesifikasi teknis.

VinFast juga mempunyai bengkel baterai, dilengkapi dengan lini produksi modern, memiliki tingkat otomatisasi hingga 80 persen. Seluruh prosedur manajemen produk, sudah mematuhi standar keselamatan yang ketat (UL2580), tolok ukur kualitas (ISO 9001), kriteria kinerja (ISO 12405), dan persyaratan keandalan (ISO 19453). Termasuk memenuhi standar keselamatan yang ketat, di antaranya SAE J2464 (AS), ECE R100 (Eropa), UN38.3, ISO 60529, dan ISO 20653.