Sistem TetraDrive, Penunjang Kapabilitas Toyota Fortuner 4×4

Nyaris dua dekade, pasar Indonesia diisi oleh salah satu produk Sport Utility Vehicle kebanggaan PT Toyota-Astra Motor (TAM), yakni Fortuner. Mobil ini secara konsisten selalu menjadi pilihan oleh konsumen SUV di Tanah Air. Apalagi kalau bukan karena desain, performa, dan durabilitasnya.

Sebagai model top-of-the-line dari Toyota Fortuner saat ini ialah varian 2.8 GR Sport 4×4 TSS, dengan fitur T Intouch. Toyota Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 TSS merupakan kendaraan all-rounder yang sanggup memberikan tingkat kenyamanan tinggi di jalan perkotaan, namun juga dapat diandalkan di medan off-road.

Untuk varian tersebut, di balik kap depannya terdapat mesin diesel empat silinder 1GD-FTV berkapasitas 2.8 liter, dan disertai perangkat VNT Intercooler. Perpaduan tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 201 hp pada 3.000 sampai 4.000 rpm. Hebatnya lagi, torsi maksimal mencapai 500 Nm, yang tersedia pada rentang 1.600 hingga 2.000 rpm. Transmisi otomatis 6-speed Sport Sequential Switchmatic, bertugas untuk menyalurkan output mesin menuju roda.

Traksi Optimal di Berbagai Kondisi Jalan

Stiker TetraDrive pada bodi samping, menekankan pada kemampuan off-road yang lebih mumpuni. Sebab SUV ini dilengkapi dengan sistem penggerak 4×4, yang memberikan traksi optimal di berbagai kondisi jalan, termasuk medan off-road yang menantang.

Dengan sistem ini memungkinkan distribusi tenaga secara merata ke keempat roda, sehingga meningkatkan kemampuan mobil dalam menaklukkan tanjakan terjal, medan berlumpur atau jalan berbatu.

TetraDrive merupakan sistem 4×4 berjenis part-time. Jadi pengguna bisa memilih sistem 4×2 untuk penggunaan jalan raya atau medan aspal yang mulus, dengan memilih mode 2H. Saat menghadapi permukaan jalan licin, seperti melaju di jalan hambatan saat hujan deras, atau di permukaan gravel, pengemudi bisa langsung memilih mode 4H. Hanya dengan memutar knob yang ada di fascia panel tengah.

Bantuan Downhill Assist Control

Jika ingin melahap medan off-road yang cukup menantang, pengemudi dapat langsung memilih mode 4L. Namun, harus dalam berhenti terlebih dahulu. Guna mengoptimalkan traksi di kondisi medan buruk, tersedia fitur Downhill Assist Control (DAC) dan Differential Lock. Sistem ini sangat ideal bagi pengguna yang sering berpetualang di luar jalan raya, atau di medan buruk sekalipun.

Sistem penggerak TetraDrive memang dirancang oleh Toyota, untuk memberikan kapabilitas yang optimal bagi pemilik Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 TSS. Sehingga SUV ini mampu dibawa ke berbagai kondisi jalan, sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan penggunanya.

Review: Jetour Dashing Inspira

Satu lagi merek asal negeri bambu mengaspal di Indonesia yaitu Jetour. Merek ini memang merupakan spesialis Sport Utility Vehicle (SUV), yang masih satu keluarga dengan Chery. Meski mobil Tiongkok identik dengan teknologi listrik, Jetour masih yakin dengan mobil full ICE. Untuk membuktikan performa Jetour, kami berkesempatan menjajal Jetour Dashing dengan rute Jakarta menuju Bandung.

Ada Dua Model Yang Ditawarkan

Belum lama ini Jetour Dashing belum lama ini mendapatkan penambahan pilihan warna baru, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Ada dua model yang ditawarkan, yaitu Journey dengan harga Rp 403,8 juta, dan Inspira seharga Rp 434,8 juta. Untuk perjalanan yang bertajuk The Dashing Experience ini, pihak Jetour menyediakan varian Inspira.

Secara desain, Dashing tampil cukup agresif di bagian depan. Terdapat lampu DRL LED pada bagian atas, dan lampu utama LED di sisi bawah. Grille berukuran cukup besar dan memberi efek tiga dimensi. Garis bodi yang tinggi, memberikan kesan tangguh dan kekar.

Namun, bagian samping terlihat ramping, berkat penggunaan handle pintu model flushed. Velg menggunakan ukuran 19 inci yang disebut sebagai terbesar di kelasnya. Sedangkan pada bagian belakang, terdapat lampu belakang LED dengan desain inverted Y, serta rear spoiler.

Bagasi Dashing Berkapasitas 486 Liter

Perjalanan dimulai dari dealer Jetour di Kelapa Gading. Impresi pertama kami sebagai penumpang adalah interior yang luas. Baik di posisi depan maupun belakang, ruang kepala maupun ruang kaki masih tergolong lapang, meski desain atapnya merebah. Jok juga memiliki desain yang cukup ergonomis, dan dilapisi bahan kulit sintetis.

Pengemudi dan penumpang punya kemudahan mengatur posisi kursi, sebab keduanya sudah dilengkapi dengan jok elektrik. Pada jok tengah terdapat armrest serta cupholder untuk penumpang baris kedua. Harus membawa barang bawaan yang banyak, Bagasi Dashing memiliki kapasitas 486 liter, yang diklaim terbesar di kelasnya.

Setir Masih Terlalu Ringan

Jetour Dashing diposisikan untuk penggunaan urban dan juga untuk berpergian. Dashing dilengkapi dengan layar infotainment berukuran 10,25 inci, yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay secara wireless. Hal kecil yang cukup membantu adalah wireless fast charging 50W, yang banyak absen di rivalnya.

Ketika mobil mulai mengarah ke jalan tol layang MBZ, interior mobil termasuk cukup kedap dengan suara ban yang cukup minim. Pada jalan tol suspensi independen MacPherson strut di depan, dan multilink di belakang, bisa meredam guncangan dengan baik dan stabil. Sistem kemudi Dashing juga terbukti ringan. Namun, sayangnya pada kecepatan tinggi masih terasa agak ringan.

Sedap Di Putaran Tengah

Sebelum menuju ke Bandung, kami singgah di Summarecon Villagio Outlet, untuk menyelesaikan sebuah tantangan. Seluruh kaca mobil ditutup dan setiap tim harus melakukan parkir dengan sempurna. Hal ini bukan tidak mungkin, lantaran Dashing dilengkapi surround camera 540 derajat, yang merupakan satu-satunya di kelasnya. Lagi-lagi, ada sedikit kekurangannya, yakni sudut kamera yang kurang luas.

Melesat di jalan tol Cipularang, kami berharap banyak dari mesin empat silinder 1.5 liter yang berada di balik kap depan. Dengan bantuan turbocharger, maka output mampu mencapai 154 hp dan torsi 230 Nm. Penyaluran tenaga melalui transmisi DCT 6-speed menuju roda depan juga tergolong halus. Membuat Jetour Dashing terasa nyaman pada putaran menengah dan konstan seperti di jalan tol.

Memasuki wilayah kota Bandung, via Lembang, kami merasakan ada hal yang sepatutnya bisa disempurnakan. Sebab pada putaran bawah, respons mesin cukup lambat dan terkadang muncul hentakan ketika turbo mulai beroperasi. Kami menduga komunikasi antara mesin dan transmisi, masih belum ‘akrab’…

Setidaknya perjalanan kami terasa berkesan, berkat adanya panoramic sunroof berukuran 75 inci, yang diklaim terbesar di kelasnya. Dashing dilengkapi fitur safety seperti enam buah airbag, cruise control dan ADAS dengan empat sistem. Cukup disayangkan, tidak ada fitur adaptive cruise control, yang berguna di perjalan jauh.

Dengan harga mulai Rp 400 jutaan, Jetour Dashing menjadi pilihan yang menarik dengan ‘value for money’ yang bagus, terutama dengan jumlah fitur yang didapat.

First Impression: Chery Tiggo Cross

Jelang gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, Chery membawa pemain baru yang siap menggoda penyuka Crossover Sport Utility Vehicle (SUV). Mobil ini menyasar segmen Crossover SUV berukuran ringkas. Dimensi Chery Tiggo Cross ini memang tidak berbeda jauh dengan Chery Tiggo 5X.

Mobil yang juga punya nama Chery Tiggo 4 di beberapa negara lain, mengusung desain yang menarik. Chery sengaja menganut Tiger Philosophy, sebagai DNA khas Chery Tiggo Series. Apalagi Chery yakin bahwa segmen Crossover SUV di Indonesia masih terus tumbuh. Sehingga Tiggo Cross menjadi bagian dari ekspansi Chery di pasar Tanah Air.

Harimau mengaum

Chery Tiggo Cross punya keunikan pada lampu depannya, yang dinamakan Energy Crystal Outline Lamp. Dipadukan dengan tiga garis tegas, dengan sebutan Tiger Claw Lamp. Desain grille seolah menyerupai seekor harimau yang sedang mengaum. Karakter khas sebuah Crossover SUV, hadir melalui adanya overfender di keempat spakbornya. Velg ring 17 inci dibalut dengan ban Atlas A51 SUV berukuran 215/60 R17.

Tiggo Cross memiliki beberapa pilar keunggulan, yang dirancang untuk memikat hati konsumen. Dimulai dari tingkat keselamatan berkendara yang mumpuni. Demi keselamatan penggunanya, Chery memasang sistem ADAS dengan 15 fitur dan enam buah airbag.

Dual Screen beresolusi HD

Masuk ke interior, maka tersedia konektivitas tanpa batas, untuk smartphone penggunanya melalui Apple CarPlay dan Android Auto. Kenyamanan juga menjadi fokus utama, dengan menawarkan kabin terluas di kelasnya. Diperkaya material soft-touch dan desain ergonomis untuk seluruh penumpang.

Chery juga menyematkan Dual Screen 10,25 inci beresolusi HD, electric sunroof, dan kamera 360 derajat beresolusi tinggi, sehingga memastikan visibilitas optimal untuk pengemudi.

Jantung mekanis serupa Tiggo 5X

Chery Tiggo Cross menggunakan mesin 1.5 liter yang halus. Akselerasi responsif hadir berkat penggunaan transmisi CVT. Baik mesin maupun transmisi, memang serupa dengan Chery Tiggo 5X. Namun, ada perbedaan pada mapping program manajemen mesin dan transmisi. Sehingga luapan output terasa lebih halus.

Untuk harganya, CSI baru mengungkapkan pada gelaran IIMS 2025 nanti. Disertai dengan beberapa program benefit untuk konsumen, termasuk garansi mesin yang mencapai satu juta kilometer.

Review: Hyundai Santa Fe Calligraphy 1.6 T-GDi HEV

Hyundai membuat gebrakan baru, melalui kehadiran Santa Fe generasi terbaru. Jika Santa Fe generasi sebelumnya memiliki bentuk yang berotot, maka Santa Fe generasi terbaru malah terlihat semakin maskulin. Bahkan tidak ada aspek yang tersisa dari semua generasi Santa Fe sebelumnya. Agar tak berlama-lama penasaran, kami langsung saja pilih varian Calligraphy yang bermesin hybrid.

Dari depan, area depan Santa Fe tampak agresif karena disertai dengan lampu daytime running (DRL) berpola ‘H’ dan lampu depan LED yang menyorot tajam. Semuanya benar-benar mengusung garis lurus dan terlihat kontras dengan kaca depan yang miring. Bahkan bentuk kap mesinnya saja tampak sangat kokoh.

Secara visual saja, SUV ini pasti menawarkan ruang kabin yang lapang. Memandang Hyundai Santa Fe dari sisi samping, amat jelas bahwa SUV ini sarat akan garus lurus yang tegas. Lekuk fender yang berotot, diisi oleh velg multi-spoke 20 inci berwarna hitam, dan dibalut ban 255/45 R20. Fisiknya yang berukuran besar, memiliki wheelbase sepanjang 2.815 mm.

Assist Handle fungsional

Ada keunikan pada pilar C-nya, yakni tersedia Assist Handle. Sehingga memudahkan pengguna untuk memanjat, untuk mengakses barang-barang yang terpasang di atap. Amat fungsional buat pengguna yang menggunakan roobox atau yang gemar beraktivitas di alam terbuka.

Masuk ke kabin depan, tersedia kursi depan sendiri suportif dan nyaman. Dilengkapi pemanas dan sistem ventilasi, serta penyesuaian elektrik dengan dua pengaturan memori untuk pengemudi. Sehingga mengatur kursi ke posisi yang diinginkan menjadi mudah. Setirnya dilengkapi kontrol untuk audio, telepon, adaptive cruise control, dan untuk scrolling berbagai halaman di panel instrumen.

Seperti yang ada pada Hyundai masa kini, dua layar besar diletakkan berdampingan di dashboard. Panel instrumen ditata dengan baik dan di sampingnya terdapat sistem infotainment layar sentuh 12,3 inci, yang dilengkapi Apple CarPlay dan Android Auto. Asyiknya, tata letaknya tergolong dan mudah dimengerti. Sistem audio juga terdengar mantap, wajar saja karena didukung seperangkat speaker bikinan Bose.

Ruangan sterilisasi beragam barang

Panel kontrol AC, mempunyai kombinasi optimal antara kontrol fisik dan tombol sentuh, sehingga pengoperasinya sangat mudah. ​​Laci dashboard berukuran cukup besar, bahkan ada kompartemen untuk sterilisasi UV-C di atasnya. Pengoperasiannya? Cukup tekan tombol di sebelah layar infotainment, fitur ini dapat digunakan untuk sterilisasi ponsel, dompet, dan lain-lain.

Pada varian Calligraphy, terdapat panoramic sunroof berukuran besar, sehingga memungkinkan penumpang belakang dapat melihat langsung ke arah langit. Tirai pada sunroof tersebut juga dioperasikan secara elektris. Ada dua wireless charger pada konsol tengah, agar daya ponsel pengemudi dan penumpang depan tetap dapat terisi.

Di konsol tengah, terdapat Bilateral Multi-Console. Istilah bilateral ini berarti tutup konsol dapat dibuka dari depan dan belakang. Di baliknya ada laci yang berukuran cukup lapang dan dalam, bisa untuk menyimpan berbagai macam barang. Ventilasi AC tersedia di kedua pilar B, untuk menjaga penumpang baris kedua tetap sejuk. Sedangkan, port USB Type-C berada di sisi belakang setiap kursi depan.

Untuk masuk ke kabin belakang, cukup tekan tombol One-touch Walk-In, maka jok baris kedua pun memberikan akses untuk masuk dan keluar. Jok baris ketiga cukup untuk menampung anak-anak untuk perjalanan jarak jauh, atau untuk orang dewasa untuk perjalanan singkat. Jika perlu ruang bagasi yang besar, cukup lipat jok baris ketiga tersebut. Sehingga ruang bagasi yang awalnya memiliki kapasitas 628 liter, maka menjadi nyaris 2.000 liter.

Tersedia torsi besar

Dimensi Hyundai Santa Fe terbaru ini memang terlihat cukup besar, dengan panjang 4.830 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.720 mm. Meski begitu, tak perlu canggung untuk mengendarainya. Sebeb pengendaliannya cukup supel dan mudah. Kaca spion samping yang besar dan kaca yang luas, memberikan visibilitas yang baik.

Sumber tenaga berasal dari mesin Smartstream 1.6 T-GDi yang dipadu dengan motor listrik 44,2 kW. Output gabungannya sebesar 235 PS dan torsi kombinasi 367 Nm. Karena SUV ini memiliki teknologi hybrid, maka akselerasi terasa mantap dan padat. Wheelbase yang panjang, membuat ayunan bodi terasa oke. Sehingga membuat perjalanan jarak jauh tetap terasa menyenangkan.

Hyundai Santa Fe terbaru dipasarkan dalam empat varian yang menarik. Mulai dari varian Prime 2.5 GDi (Rp 699 juta), Prime 1.6 T-GDi HEV (Rp 786,3 juta), Calligraphy 2.5 GDi (Rp 784,5 juta), dan tentunya Calligraphy 1.6 T-GDi HEV (Rp 869,6 juta).

Review: Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT

Segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kecil di pasar otomotif Indonesia, memang tidak banyak pemainnya. Hingga kini, terhitung ada Nissan Magnite dan Toyota Raize (ditambah Daihatsu Rocky tentunya). Kalau mau ‘dimelarkan’ sedikit, Anda bisa memasukkan Honda WR-V dan Kia Sonet juga. Namun, nampaknya Toyota Raize yang berhasil menjadi pilihan teratas dalam segmen tersebut. Kami pun langsung saja membesut Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT.

Di Jepang, Toyota Raize sudah dipasarkan sejak tahun 2019. Meskipun menggunakan platform serupa dengan Daihatsu Rocky, tapi tetap ada perbedaan tersendiri. Untuk pasar Indonesia, Toyota Raize masuk pertama kali pada tahun 2021. Untuk mengakomodir selera konsumen, Toyota menghadirkan dua varian mesin, yaitu 1.0 liter dengan turbocharger dan 1.2 liter tanpa turbocharger.

Tersemat Aero Kit

Toyota membawa Raize untuk menyasar konsumen yang berjiwa muda, atau keluarga muda yang memerlukan kendaraan SUV praktis di perkotaan. Kesan modern terlihat pada tampilan eksterior, sebut saja Illuminating Headlamp with DRL & Sequential Turn Lamp. Khusus varian 1.0 Turbo GR Sport, terdapat Aero Kit yang tersebar pada sekujur bodi.

Komponen tersebut disematkan pada bumper depan, belakang, dan side skirt. Di bagian depan, terpasang GR Front Grille dengan GR Emblem. GR Side Visor dipasang untuk mereduksi sinar matahari secara langsung. Sedangkan Black Outer Mirror menambah aspek gagah SUV kecil ini. Secara eksklusif, varian 1.0 Turbo GR Sport menggunakan velg 17 inci, yang dibalut ban 205/60 R17.

Kami paham kenapa Toyota memasarkan Raize sebagai kendaraan yang cocok bagi keluarga muda. Salah satu alasannya tentu ialah dimensi. Toyota Raize memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.635 mm. Sedangkan wheelbase pada 2.525 mm, serta ground clearance 200 mm. Ini yang membuat penggunanya merasa ‘pede’, buat diajak berkendara di berbagai kondisi jalan.

Interior mumpuni

Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Toyota Raize memiliki interior dan bagasi yang mumpuni. Pada unit yang kami coba, terdapat Front Soft Pad Armrest untuk menambah kenyamanan saat mengemudi. Panel instrumen didukung TFT MID berukuran 7 inci, sedangkan head unit interaktifnya berukuran 9 inci.

Pada varian 1.0 Turbo GR Sport, tampilan interior tentu bernuansa sporty. Mulai dari GR Push Start Stop Button, Exclusive GR Steering Wheel, GR Floor Mat, Fabric & Leather Combination Seat with GR Headrest, Adaptable Auto A/C, Perceptive Auto Headlight, hingga Paddle Shift. Urusan kepraktisan, Toyota Raize memiliki kapasitas bagasi maksimal hingga 369 liter.

Toyota mengaplikasikan berbagai fitur keselamatan pada Raize. Seperti Anti-lock Braking System, Vehicle Stability Control, Alarm dan Immobilizer, Rear Parking Camera, serta Rear Parking Sensor. Kebetulan unit yang kami ulas kali ini, tidak menggunakan kelengkapan Toyota Safety Sense (TSS). Jadi tidak ada fitur Lane Departure Warning & Prevention, Pedal Misoperation Control, Pre-Collision Warning & Braking, Adaptive Cruise Control, Front Departure Alert, dan Rear Cross Traffic Alert.

Racikan spesial meminimalisir getaran

Nah, urusan mesin tentu menjadi hal yang menarik. Sebab di balik kap depan ada mesin bensin tiga silinder DOHC VVTi 1.0 liter turbocharger, bertenaga 97 hp. Mesin berkode 1KR-VET ini memiliki torsi 140 Nm, yang berlangsung linear dari putaran mesin 2.400 hingga 4.000 rpm. Ada dua pilihan transmisi, yaitu manual 5-speed dan CVT.

Lazimnya, karakter mesin tiga silinder ialah memiliki getaran. Hal ini terjadi karena ada kekosongan langkah pembakaran. Namun, pada mesin ini terasa begitu minim getarannya. Kami usut, ternyata ada racikan spesial pada komponen engine mounting dan engine balancer. Saat melaju, jika pedal gas langsung diinjak dalam, ada sedikit sekali momen turbo lag. Namun, setelah putaran 2.000 rpm, mesin langsung merespons dengan cepat, seiring dengan adanya boost dari turbocharger.

Mesin berkapasitas kecil dengan langkah piston yang panjang, dipadu dengan turbocharger, maka tujuannya tak lain ialah efisiensi bahan bakar, tanpa harus kompromi dengan performa. Efek positif lain untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang baik, tentu dengan penggunaan transmisi CVT. Melaju konstan di kecepatan 100 km/jam, putaran mesin tidak sampai 2.400 rpm. Sedap bukan?

Setelah menelaah seluruh aspek yang ada pada Toyota Raize, kami akhirnya bisa memahami kenapa SUV kecil ini banyak digemari di Tanah Air. Uniknya, malah tipe GR Sport mendominasi angka penjualan sejak pertama kali diluncurkan. Untuk Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT non-TSS dengan aksen Single Tone ini, harganya ialah Rp 287,2 juta (on the road DKI Jakarta).

Dua Program Unggulan Wuling Masih Ada Hingga Desember 2024

Untuk memberikan kepuasan pelanggan, Wuling masih menyajikan dua program unggulan hingga bulan Desember 2024 ini. Dua program tersebut ialah ‘Worry-Free Bersama Wuling EV’ dan ‘Berani Lebih Bersama Wuling SUV.’ Kedua program ini dihadirkan dalam rangka memastikan kepuasan pelanggan dalam memiliki kendaraan Wuling, baik di segmen kendaraan listrik (EV) maupun SUV.

Program ‘Worry-Free Bersama Wuling EV’ berlaku untuk konsumen yang membeli Wuling EV, yaitu Air ev, BinguoEV dan Cloud EV. Salah satu keunggulan utama dari program unggulan ini adalah garansi seumur hidup untuk komponen inti kendaraan listrik. Termasuk motor listrik, motor control unit, serta baterai. Sehingga pelanggan tidak perlu mengkhawatirkan keandalan komponen utama kendaraan mereka.

Gratis charger 7kW AC

Wuling juga menawarkan program Extensive Free Maintenance. Mencakup biaya jasa dan suku cadang gratis hingga 15,5 tahun atau 155 ribu kilometer. Untuk pengisian daya di rumah, Wuling menyediakan perangkat charging 7kW AC beserta instalasinya secara gratis. Khusus untuk pembeli Air ev, bakal mendapatkan voucher listrik senilai Rp 2 juta. Bagi pembeli BinguoEV dan Cloud EV, Wuling memberikan gratis DC Adapter, yang berfungsi meningkatkan efisiensi dalam pengisian daya kendaraan.

Untuk program ‘Berani Lebih Bersama Wuling SUV’, Wuling ingin memberikan nilai lebih kepada konsumen yang ingin membeli seri Alvez dan seri Almaz. Nilai lebih tersebut berupa gratis biaya perawatan, dan garansi seumur hidup untuk komponen utama hybrid. Selain itu, Wuling memberikan jaminan nilai jual kembali sebesar 70 persen di tahun ketiga kepemilikan. Jaminan ini berlaku mulai bulan ke-25 hingga bulan ke-36 setelah tanggal pembelian awal.

“Baik untuk Program ‘Worry-Free Bersama Wuling EV’ dan ‘Berani Lebih Bersama Wuling SUV’, kami ingin memastikan pengalaman berkendara ramah lingkungan yang bebas dari rasa khawatir bagi pelanggan,” jelas Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors.

Tak ketinggalan, Wuling juga menawarkan gratis biaya jasa perawatan berkala selama delapan tahun atau hingga 100 ribu kilometer. Untuk memastikan keabsahan setiap garansi tersebut, tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku, seperti pelanggan harus memastikan keaslian kendaraan tanpa modifikasi.

Pesanan AIon V hingga 800 unit dalam dua bulan

AION V Goda Penyuka SUV di GJAW 2024

AION Indonesia memperkenalkan model terbaru dari AION Series, yaitu AION V. SUV kedua dari AION ni diperkenalkan untuk pasar Tanah Air, melalui ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024. Beberapa hari sebelum gelaran GJAW 2024, AION memang sempat menggoda kami melaui gambar siluet misterius, walaupun tanpa nama.

“Kami sangat antusias untuk memperkenalkan AION V di kesempatan GJAW 2024 ini. SUV kedua dari AION Series yang kami bawa untuk pasar Indonesia ini, memiliki fitur yang sangat lengkap. Sehingga menjadikannya sebuah kendaraan yang spesial,” kata ujar Andry Ciu, Chief Executive Officer AION Indonesia.

Sosok dinosaurus T-Rex

Desain eksterior AION V terinspirasi dari dinosaurus T-Rex, yang membuat tampilannya mencolok dengan perpaduan kesan tangguh dan modern. Dengan dimensi 4605 x 1854 x 1686 mm, dan jarak sumbu roda 2755 mm, membuat AION V menghadirkan ruang kabin yang lega dan nyaman.

Sistem tenaganya didukung oleh AION Exclusive Electric Platform (AEP), platform EV murni yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik, bukan hasil konversi dari mesin konvensional. Platform ini memberikan banyak keuntungan. Mulai dari ruang kabin lebih luas, bobot kendaraan lebih ringan, dan kapasitas baterai lebih besar.

Teknologi magazine battery

Perpaduan itu mampu menghasilkan jarak tempuh lebih jauh. Keunggulan AEP membuat AION V menjadi kendaraan pertama di kelasnya, yang memiliki jarak tempuh lebih dari 600 km (sesuai pengetesan NEDC).

Keunggulan tersebut dicapai melalui inovasi pada bobot kendaraan, efisiensi penggerak listrik, dan aerodinamika, tanpa perlu menambah ukuran baterai. Teknologi magazine battery generasi baru, juga menjamin keamanan maksimal dengan sistem pemantauan real-time, memastikan perlindungan terus-menerus, dan bebas risiko kebakaran.

Punya kulkas di interiornya

Interior AION V memiliki kursi yang dapat direbahkan menjadi sofa mode, hanya dengan satu sentuhan. Kursi yang pintar ini juga dilengkapi dengan delapan titik pijat yang disematkan pada kursi depan.

Keistimewaan lainnya adalah dengan adanya console tengah yang dibekali teknologi seperti kulkas, yang mampu disesuaikan ke dalam tiga mode. Terdiri dari membekukan, mendinginkan, dan memanaskan. Fitur ini merupakan fitur yang hanya dimiliki oleh AION V, untuk SUV listrik di kelasnya.

Bisa pre-booking di GJAW 2024

AION V hadir dengan pilihan tujuh warna, yaitu Sunset Orange, Galaxy Blue, Wilderness Sand, Sea Fluorescent Gray, Arctic White, Holographic Silver, Night Shadow Black. Sedangkan kombinasi dua warna, ada pilihan Sunset Orange + White Roof dan Galaxy Blue + White Roof. Untuk interior, mendapat tiga pilihan warna, antara lain black beige, black, dan black brown.

Seiring dengan gelaran GJAW 2024, AION Indonesia membuat program pre-booking unit AION V, dengan harga di bawah Rp. 499 juta. Sudah termasuk garansi seumur hidup untuk baterai, sistem elektrik, dan sistem kontrol elektronik, garansi kendaraan selama 8 tahun atau 160 ribu km, dan gratis wall charger 7 kW.

Harga Resmi Chery J6 Dibeberkan di GJAW

Sempat membuat penasaran, akhirnya PT Chery Sales Indonesia resmi mengumumkan peluncuran SUV listrik terbarunya, Chery J6, berikut harga resminya, di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024.

Chery J6 dirancang dengan siluet bodi yang futuristik. Offroad EV ini menyasar konsumen Indonesia yang memiliki jiwa muda, berkelas, dan tinggal di area urban. Warna dan proporsi kendaraan memastikan Chery J6 tampil dengan elemen visual yang modernitas.

Struktur tahan korosi

Chery menggunakan aluminium anti-korosi untuk material chassis J6, memberikan keunggulan pada daya tahan dalam berbagai kondisi cuaca dan jalan di Indonesia. Teknologi yang disematkan pada bodi SUV ini, menjadikan bobot mobil lebih ringan.

Chery J6 menggunakan alumunium H-Arm Suspensions untuk meningkatkan stabilitas berkendara, bahkan di medan yang tidak rata. Sebagai SUV offroad listrik pertama di Indonesia, Chery J6 juga memberikan fleksibilitas pilihan. Tersedia varian AWD (All-Wheel Drive) berjarak tempuh hingga 418 km, serta varian RWD (Rear-Wheel Drive) berjarak tempuh 426 km.

Chery J6 dilengkapi berbagai fitur premium. Mulai dari Large Panoramic Sunroof, 14 fitur ADAS, 8+X mode berkendara, 12 Infinity Speaker by Harman, kursi pijat, sistem Armor Battery dengan perlindungan IP67, IPX8, IPX9K, termasuk velg 19 inci. Bahkan ada fitur V2L Charger yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan, yang ideal untuk aktivitas outdoor.

Ruang penyimpanan besar

Chery J6 memiliki ruang penyimpanan yang mendukung kebutuhan konsumen. Dengan 36 ruang penyimpanan. Salah satunya dengan kapasitas bagasi fleksibel 450 liter dalam kondisi normal, dan dapat diperluas hingga 1.238 liter, dengan kursi yang dilipat.

Hadir dengan lima pilihan warna, Chery J6 dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 498 juta (varian RWD), dan Rp 558 juta (varian iWD). Tak ketinggalan, Chery juga menghadirkan J6 varian Phantom. Harganya mulai dari Rp 548 juta (varian RWD) dan mulai dari Rp 608 juta (varian iWD).

“Chery J6 hadir sebagai SUV offroad listrik pertama di Indonesia. J6 ini merupakan bukti komitmen Chery untuk menghadirkan kendaraan yang fleksibel, dan memberikan nilai lebih bagi konsumen Indonesia,” tutur Rifkie Setiawan, Head of Brand Department, PT Chery Sales Indonesia.

Khusus selama di GJAW, Chery J6 Phantom ini punya harga spesial. Mulai dari Rp 528 juta untuk (varian RWD), dan Rp 588 juta (varian IWD). PT Chery Sales Indonesia memberikan program menarik untuk 1.000 pembeli pertama J6. Dengan lifetime warranty atau garansi seumur hidup untuk baterai, power motor, dan power motor controller dan 1 tahun tire insurance.

GLB 200 AMG Line, Keluarga Baru SUV Mercedes-Benz

Bertepatan dengan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024, yang berlangsung dari tanggal 22 November hingga 1 Desember 2024 di ICE BSD, Tangerang Selatan, PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia memperkenalkan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line.

Produk baru ini merupakan sebuah compact SUV tujuh penumpang, dengan desain sporty dan kegunaan sehari-hari, sesuai untuk para konsumen urban dan keluarga modern.

Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line menawarkan gabungan antara kenyamanan dan fungsionalitas. Salah satu keunggulannya ialah interior lapang, dengan pilihan kursi baris ketiga yang fleksibel. Sehingga memungkinkan kapasitas hingga tujuh penumpang.

Eksterior GLB tampil sporty dan modern. Grille depan berpola diamond khas Mercedes-Benz berpadu dengan velg twin-spoke 19 inci, menciptakan kesan dinamis. Desain ini tidak hanya estetis, tetapi juga mendukung performa aerodinamis, untuk pengalaman berkendara yang stabil.

GLB 200 AMG Line dilengkapi dengan mesin 1.3 liter turbocharger bertenaga hingga 163 hp, menyuguhkan performa yang mumpuni sekaligus efisien. Lampu Multibeam LED memastikan pencahayaan optimal di berbagai kondisi jalan.

Untuk keselamatan berkendara, disematkan Sports Brake System, Adaptive Highbeam Assist Plus, Active Brake Assist, dan Blind Spot Assist. Semua fitur ini dirancang untuk melindungi pengemudi dan penumpang, mencerminkan komitmen Mercedes-Benz terhadap keselamatan.

Mercedes-Benz mematok harga Rp 1,27 milyar (off-the-road), untuk GLB 200 AMG Line. Selain penampilan SUV ini, pengunjung GJAW dapat mencoba langsung delapan model unggulan Mercedes-Benz melalui sesi test drive, serta menikmati beragam pilihan penawaran eksklusif.

Perawatan Suzuki Grand Vitara Hybrid Mudah dan Relatif Terjangkau

Saat ini sudah terlihat tanda akan memasuki musim penghujan. Oleh sebab itu hindari berkendara di daerah yang terkena banjir. Tapi jika terpaksa melalui daerah yang banjir, jangan lupa untuk melakukan perawatan kendaraan.

Meskipun mobil Suzuki Grand Vitara masuk kategori SUV, jangan memaksakan diri untuk nekat melintasinya. Apalagi jika kedalaman genangan airnya hingga melebihi setengah tinggi roda. Hal tersebut untuk menjaga agar sistem kelistrikan dan perangkat elektronik pada kendaraan tetap aman.

Seperti diketahui, Suzuki Grand Vitara dilengkapi teknologi SHVS (Suzuki Hybrid Vehicle System). Pada sistem hybrid ini ada dua komponen penting yakni motor elektrik hybrid ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai lithium pemasok daya listrik untuk sistem hybrid.

Rendaman air banjir berisiko membuat sistem dan perangkat elektrikal mengalami malfungsi hingga kerusakan serius. Hal ini tentunya mengganggu kinerja kendaraan. Lebih baik mencegah daripada pusing karena harus keluar ongkos banyak untuk biaya perbaikan bukan?

Cek Fungsi Kendaraan

Meskipun mobil sekarang sudah canggih, tetap perlu untuk memanaskan kendaraan Anda secara rutin. Terutama pada pagi hari sebelum mulai berkendara, terlebih lagi jika kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama hingga beberapa hari. Tak perlu terlalu lama, cukup sekira dua menit.

Selain mengecek kapasitas BBM serta temperatur kendaraan yang tertera pada MID (Multi Information Display), pastikan untuk selalu memperhatikan indikator daya baterai. Suzuki Grand Vitara dilengkapi dua jenis baterai yakni baterai Lithium untuk perangkat hybrid dan baterai biasa untuk sistem kelistrikan kendaraan.

Cek juga fungsi lampu utama, lampu rem dan lampu sein. Hal yang terkesan sepele, tapi sebenarnya sangat penting.

Rutin Servis Berkala

Rajin mencuci dan membersihkan area kolong mobil saja tidaklah cukup, terlebih setelah melewati area banjir. Pastikan untuk rutin melakukan perawatan kendaraan Anda secara berkala di bengkel resmi Suzuki.

Servis di bengkel resmi Suzuki ditangani tenaga mekanik bersertifikasi, dengan prosedur pengecekan sebanyak 23 item.

Suzuki menyediakan layanan gratis biaya jasa servis hingga jarak tempuh 50.000 kilometer bagi konsumen yang melakukan pemeriksaan berkala Grand Vitara. Biaya jasa servis baru dikenakan setelah 60.000 hingga 100.000 kilometer dan seterusnya.

Biaya perawatan selama lima tahun atau 100.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dulu) totalnya sekitar Rp 11.084.750. Kurang lebih setara Rp 6.000-an per hari.

Biaya perawatan tersebut sudah termasuk penggantian komponen fast moving dan oli Ecstar. Namun tidak termasuk penggantian suku cadang tambahan, baik berdasarkan kebutuhan atau permintaan konsumen.

Tak hanya melayani perawatan kendaraan berkala di bengkel resmi, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga punya layanan servis darurat yakni Halo Suzuki. Para pemilik mobil Suzuki bisa memanfaatkan layanan telpon hotline bebas pulsa di nomor 0800-1100-800, siaga 24 jam. Jadi tak perlu khawatir bila mengalami masalah pada kendaraan, kapanpun dan dimanapun.

Bea Pajak Relatif Terjangkau

Selain biaya perawatan, yang kerap jadi perhitungan para konsumen sebelum membeli sebuah mobil adalah besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Nah, besaran pajak untuk Grand Vitara tipe GL dan GX ternyata sedikit berbeda.

Suzuki Grand Vitara tipe GL besaran pajaknya sebesar Rp 5.712.000, sedangkan tipe GX sebesar Rp 6.111.000 per tahun. Dengan demikian, hitung-hitung dana yang harus disisihkan untuk pajak tahunan sekira Rp 15.000-16.000-an per hari.

Di luar ongkos parkir dan bensin serta tol, biaya yang harus dikeluarkan untuk sebuah Suzuki Grand Vitara tidak terlampau mahal dan masih relatif terjangkau.

Peluang Besar Citroën Basalt di Segmen Unik

Berkunjung ke Stellantis Design Center, di Vélizy-Villacoublay, Prancis, memang selalu penuh dengan kejutan. Kali ini, Citroën secara khusus memperlihatkan sosok terbaru yang (mungkin saja) bakal masuk ke pasar otomotif Indonesia. Ya, kami melihat langsung Citroën Basalt, sebuah produk yang memiliki tampilan menarik. Sebab bergaya Crossover Sport Utility Vehicle (SUV), namun dengan desain bodi coupe.

Nama Basalt sendiri berasal dari nama jenis batuan vulkanik. Pemilihan nama ini mungkin menggambarkan karakter sebuah SUV yang kokoh. Namun, sebenarnya Citroën sudah pernah menggunakan nama yang serupa, yakni Basalte, pada tahun 1978. Kala itu nama Basalte disematkan pada salah satu varian terbatas dari Citroën GS.

Citroën Basalt menggabungkan aspek kedinamisan ala mobil coupe, dengan keunggulan sebuah Crossover SUV, ditambah kelapangan mobil lima pintu. Citroën Basalt dikembangkan oleh tim yang memiliki banyak ide, dan didukung dengan sejumlah bahasa desain dari C3 serta C3 Aircross.

Siluet bodi khas coupe terlihat jelas dari bagian atap, sejak pilar B menuju ke buritan. Citroën yakin bahwa mobil ini memperlihatkan karakter modern dan terlihat menarik. Meskipun dalam posisi diam. Pada saat yang sama, aspek ketangguhan disuguhkan melalui ground clearance yang agak tinggi, sekaligus dengan sumbu roda yang lebar.

Sebagai model baru di jajaran produk Citroën, Basalt menjadi model ketiga yang menjadi bagian dari program C-Cubed. Yang mana program ini dikembangkan secara khusus, untuk mendongkrak angka penjualan kendaraan Citroën di sejumlah negara. Sebut saja Brazil, Argentina, India, dan tentu saja Indonesia. Ya, jadi ada peluang besar bagi Basalt untuk segera mengaspal di Tanah Air. Apalagi di Indonesia, sepertinya Citroën Basalt belum punya rival yang berwujud serupa.

Sayang sekali, mengenai spesifikasi lengkap Citroën Basalt yang bakal masuk ke Indonesia, belum diungkapkan. Kami menduga, mungkin nanti mesinnya akan serupa dengan C3 Aircross. Untuk sektor suspensi, kemungkinan ada perbedaan dengan saudara kandungnya. Mengingat kedua bobot kendaraan memang saling berbeda.

GWM Serahkan Tank 300 HEV Buat 100 Konsumen Awal

GWM Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi GWM Tank 300 HEV pada 28 September 2024. Seperti yang telah diketahui, bahwa SUV tersebut sudah diperkenalkan sejak bulan Juli lalu, dengan harga estimasi. Bersamaan dengan seremonial penyerahan unit untuk 100 konsumen pertama, harga yang ditawarkan adalah Rp 828.888.888,- (on the road Jakarta).

Dengan harga resmi yang lebih kompetitif, GWM Tank 300 HEV diharapkan menjadi angin segar bagi industri otomotif Tanah Air. GWM Indonesia sendiri optimis bahwa model ini bisa menjadi unggulan di kategori SUV, pada pasar otomotif dalam negeri. Seremonial serah terima ini merupakan wujud apresiasi GWM terhadap antusiasme konsumen.

”Hari ini merupakan momen berbahagia dimana konsumen kami di Indonesia akhirnya bisa mengaspal bersama GWM Tank 300 HEV dan langsung merasakan ketangguhan luar biasa serta kenyamanan premium,” ungkap Lisa Wijaya, Sales & Network Director GWM Indonesia.

Harga resmi GWM Tank 300 HEV yang lebih kompetitif dari estimasi awal, menunjukkan visi GWM untuk menjangkau cakupan konsumen lebih luas, yang menginginkan kendaraan premium. Kombinasi antara desain gagah, performa off-road, serta fitur-fitur canggih, membuat GWM Tank 300 HEV sebagai pilihan yang menarik bagi penyuka SUV.

“GWM Tank terlahir dan menjadi brand high-end off-road, yang menciptakan tren baru sekaligus menjadi pencapaian penting bagi inovasi GWM. Tujuan GWM Tank adalah mempersembahkan pengalaman mobilitas, yang melebihi ekspektasi konsumen global,” tambah Zhao Lichao, Regional General Manager of GWM International.

Selain itu, GWM Indonesia akan menghadirkan Tank Studio pada akhir tahun 2024. Tank Studio akan menjadi hub bagi konsumen otomotif Indonesia untuk merasakan pengalaman premium dari lini GWM Tank. Tak hanya berfungsi sebagai showroom, tetapi juga untuk pusat komunitas bagi para pemilik GWM Tank.

“Dengan proaktif mendengarkan masukan dan harapan pelanggan, GWM Indonesia berupaya untuk terus menyempurnakan produk dan layanan. Tidak hanya untuk lini GWM Tank, tetapi juga untuk seluruh sub-brand yang kami bawa ke Indonesia,” pungkas Lisa.

The New Kia Sonet Lakukan Debut di GIIAS Bandung 2024

PT Kreta Indo Artha (KIA) meluncurkan produk Kia terbarunya di GIIAS Bandung 2024, yakni The New Kia Sonet. Sport Utility Vehicle (SUV) subkompak ini hadir dalam dua varian, yaitu Ultimate dan Premiere. Keduanya memiliki desain fisik yang semakin dinamis.

“Secara istimewa, kami meluncurkan produk terbaru kami di GIIAS Bandung 2024, The New Kia Sonet. Kami berharap The New Kia Sonet dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV yang stylish,” kata Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha.

Tampilan fisik yang agresif

Bagian depannya memiliki New Tiger Nose Grille dan New LED Headlamp. Ditambah lagi DRL Star Map Lamp dan LED Fog Lamp. Mengimbangi tampilan agresifnya, disematkan velg New Diamond Cutting Alloy berukuran 16 inci. Untuk bagian belakang, terdapat New Rear Skid Plate Bumper serta New Rear Lamp with Star Map LED Design. Khusus untuk varian Ultimate, dilengkapi dengan New Rear Spoiler dan Rear Fog Lamp.

Pengemudi dan penumpang disuguhi in-car entertainment system, yang didukung Apple Car Play dan Android Auto. Termasuk BOSE Premium Sound System with 7-speakers. Untuk varian Premiere, menggunakan melalui head unit LCD 8 inci. Sedangkan varian Ultimate menggunakan head unit LCD 10,25 inci.

Berkendara pun semakin nyaman dengan fitur Front Ventilated Seats pada bangku baris pertama, dan pengaturan elektrik untuk kursi pengemudi pada varian Ultimate. Tak ketinggalan New Air Vent Design with Black High Gloss, New Center Panel Design, Wireless Charging, dan USB-C Charging Port.

Punya fitur ADAS komplit

Aspek keselamatan berkendara, didukung dengan enam airbag, Parking Distance Warning, ABS, ESC, hingga Hill Hold Control. Untuk varian Ultimate, terdapat Rear Disc Brake dan fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur ADAS sendiri terdiri dari Forward Collision Avoidance Assist, Lane Keeping Assist, Lane Following Assist, Driver Attention Warning, dan High Beam Assist.

The New Kia Sonet tersedia dalam pilihan warna yang beragam. Untuk pilihan single tone color, ada Aurora Black Pearl, Glacier White Pearl, Gravity Gray, Intense Red, Pewter Olive, dan Sparkling Silver. Lalu untuk dual tone color, ada Aurora Black Pearl + Glacier White Pearl, dan Aurora Black Pearl + Intense Red.

“Kami berharap The New Kia Sonet ini dapat disambut dengan hangat oleh masyarakat, khususnya warga Bandung dan sekitarnya,” tutup Utama Kovara, Head of Sales PT Kreta Indo Artha.

New Toyota Fortuner 2024 Resmi Diluncurkan

Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan New Toyota Fortuner 2024 hari ini (06/09/2024). Perubahannya sebagian besar bersifat kosmetis, tapi ada satu perubahan signifikan yang kami suka. 

Fortuner 2024 hadir dalam sembilan varian dengan mengandalkan mesin empat silinder turbo diesel 2,8 liter atau mesin bensin 2,7 liter. Banyak? Memang. Deretannya bisa Anda lihat di paling bawah. 

Yang paling menarik adalah varian Toyota Fortuner 2.8 GR-S berpenggerak Tetra Drive (4WD).  Meski mesinnya sama seperti sebelumnya yaitu 2,8 liter, tapi kaki-kakinya diperbaiki supaya bisa menjejak lebih meyakinkan. 

Di bagian eksterior, Fortuner dibekali grille baru yang melebar ke bawah. Terlihat lebih sederhana, tapi sekaligus lebih galak. Menariknya, antara varian 4×4 GR-S dengan yang di bawahnya (VRZ, VRS, dan G), punya lampu yang berbeda. 

Versi VRZ cs diberikan lampu yang sama seperti sebelumnya dengan single proyektor dan DRL yang melebar. Sementara GR-S punya dua proyektor dengan DRL model kuku macan. 

Mengikuti grille, bumper depan dan belakang juga diberikan perubahan. Tapi, lampu belakang masih sama seperti sebelumnya. Modelnya masih dapat diterima oleh konsumen.

Pelek 18 inci jadi andalan untuk semua lini. Namun khusus GR-S, desainnya berbeda. 

Fitur Lebih Komplit

Bagian interiornya juga sedikit berubah. Layar monitor 9-inci tersedia di hampir semua varian. Dan sudah dilengkapi T-Intouch. 

Hiburan penumpang belakang didukung oleh kehadiran layar monitor ukuran 11,6 inci. Monitor ini sekarang bisa dikendalikan terpisah dari head unit depan. Mirip seperti yang digunakan oleh Innova Zenix. 

Dan yang lebih penting, Fortuner sekarang sudah menggunakan Toyota Safety Sense (TSS). Isinya mulai dari Lane Keeping Alert hingga Adaptive Cruise Control. 

Haval Jolion 2024

First Impression GWM Haval Jolion, Semua Terasa Pas

Great Wall Motor (GWM) Indonesia secara resmi meluncurkan Haval Jolion HEV di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 lalu. Model ini juga mengukuhkan strategi GWM dalam menyuguhkan kendaraan yang rendah emisi di Indonesia.

Selain memiliki teknologi yang modern dan desain yang segar, Haval Jolion juga menjadi produk GWM pertama yang dirakit secara lokal melalui fasilitas perakitan Inchcape, di Wanaherang, Jawa Barat.

Saudara dekat Haval H6 ini cukup menggoda untuk dijajal. Meskipun belum bisa berlama-lama mencobanya, paling tidak kami sudah tidak terlalu penasaran lagi dengan Haval Jolion. Secara sekilas, desain fisiknya memang masih serupa dengan H6 HEV.

Interior Tak Berlebihan

Interior Haval Jolion 2024

Namun, jika disimak lebih teliti, perbedaan signifikan terdapat pada dimensinya. Haval Jolion memiliki panjang 4.472 mm, lebar 1.841 mm, dan tinggi 1.626 mm. Urusan lampu, memang atraktif. Untuk depan, lampunya bergaya T-Shaped Dagger Axe LED, dan disertai dengan grille Star Matrix. Sedangkan lampu belakangnya bergaya Boomerang LED.

Masuk ke interiornya, memang bukan yang kelas premium papan atas, namun jauh dari kesan cukupan. Bahkan kami merasa nyaman-nyaman saja. Memang ada bagian yang menggunakan material lembut, tapi ada juga bagian yang memakai plastik keras.

Buat kami yang punya tinggi tubuh di 170 cm, posisi mengemudi tergolong ergonomis. Lingkar kemudinya juga cukup oke saat digenggam. Tersedia layar sentuh berukuran 10,25 inci yang intuitif, untuk menampilkan beragam informasi maupun pengaturan personalisasi berkendara.

Waktu kami uji jalan, ternyata rasa suspensinya memang mumpuni. Apalagi menjajalnya dengan sejumlah penumpang lain. Hasilnya, guncangan tidak terlalu heboh saat menghajar gundukan maupun polisi tidur. Manuver pun terasa mudah, sebab bobot setirnya tergolong luwes. Entah bagaimana rasanya kalau dikendarai sendiri.

Suspensi Mumpuni

Haval Jolion akan jadi bintang GIIAS 2024

Salah satu hal yang diutamakan dalam mobil bertipe SUV ialah suspensinya yang nyaman. GWM berhasil merancang mobil ini dengan suspensi empuk ketika melewati area gundukan atau polisi tidur.

Ketika melewati berbagai rintangan seperti tanjakan, suspensinya bekerja dengan baik sehingga pengemudi maupun penumpang masih merasakan kenyamanan.

Sementara itu, bantingan setirnya juga cukup nyaman dan tidak terlalu ringan sehingga pengemudi dapat dengan mudah merasakan rasa berkendara dengan sangat baik ketika berbelok atau bermanuver.

Seperti lazimnya mobil hybrid, Haval Jolion HEV dapat melaju di mode EV ketika di kisaran kecepatan 20-40 km/jam. Namun, saat kami ketika berada di atas kecepatan 40 km/jam, maka mesin bensin 1.5 liter di balik kap depannya mulai beraksi, dan memberikan respons yang mantap.

Kami akan melakukan review lebih dalam lagi untuk Haval Jolion. Tunggu update selanjutnya. 

Neta X

NETA X Siap Berlaga Di Pasar Mobil Listrik Indonesia

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 resmi dibuka hari ini (17/7/2024). Event ini dibuka untuk umum mulai 18-28 Juli 2024. Di segmen mobil listrik kini kedatangan satu konstestan baru, Neta X.

Tak hanya sekadar diperkenalkan, tapi sudah resmi dipasarkan di Indonesia oleh NETA Auto Indonesia. “Acara GIIAS 2024 kali ini menjadi momen yang tepat bagi kami NETA Indonesia, untuk memboyong NETA X ke pasar otomotif Indonesia,” papar Jerry Huang, Managing Director of NETA Auto Indonesia.

Mobil Harian Keluarga

Dengan genrenya sebagai sebuah SUV crossover, EV ini cocok digunakan sebagai kendaraan harian. Terutama sebagai mobil penunjang aktivitas keluarga.

Bodinya yang sepintas terlihat bongsor ternyata sesuai dengan dimensinya yang cukup besar, yakni 4.619 mm x 1.860 mm dengan tinggi 1.628 mm. Kabinnya yang lapang mampu memuat 5 penumpang dewasa. 

Beragam fitur canggih dibekalkan pada Neta X. Mulai dari smart driving ADAS, DC Charge untuk efisiensi pengisian daya, serta Vehicle to Load (V2L).

Daya Jelajah Cukup Jauh

Sebagai penggerak, mobil listrik Neta X dibekali dengan motor listrik berdaya 120 kW atau setara 160 hp. Sedangkan torsi maksimumnya sebesar 210 Nm.

Sebagai pasokan daya listrik, tersedia baterai berkapasitas 63.56 kWh. Dalam kondisi daya terisi penuh, Neta X diklaim mampu menempuh jarak hingga sejauh 480 km. Soal pengisian ulang daya baterai, Neta telah menjalin kerjasama dengan PLN untuk kembangkan infrastruktur EV.

Tersedia beragam warna pilihan eksterior, yaitu Glacier Blue, Jet Black, Sky Grey, dan Pearl White.

PT NETA Auto Indonesia sudah membuka pemesanan untuk Neta X dengan harga mulai dari Rp 460 juta sampai dengan Rp 490 juta.

GWM Tank 300 Sengaja Pakai Gaya Unik dan Desain Retro

Setelah Tank 500, GWM memperkenalkan Tank 300 untuk pasar Indonesia, di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Sport Utility Vehicle (SUV) hybrid ini sepertinya terinspirasi dari desain klasik tahun 1970an dan 1980an. Meski begitu, GWM Tank 300 telah dilengkapi dengan teknologi modern dan fitur yang canggih. 

Tank 300 memiliki perpaduan desain dari elemen retro dan modern, terlihat dari grill depan dan lampu bulat. Desainnya menampilkan elemen bergaris tegas, agak berbeda dengan Tank 500 yang sudah dijual terlebih dahulu di Indonesia. Dimensi SUV ini mencakup panjang 4.760 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.903 mm, dan jarak sumbu roda 2.750 mm.

Tank 300 menggunakan chassis ladder frame, dengan ground clearance minimum sekitar 224 mm. Sehingga memungkinkannya untuk melibas genangan air sedalam 700 mm dan melewati sudut tanjakan hingga 70 derajat. Posisi bumper depan yang cukup tinggi, memungkinkan adanya approach angle sebesar 33 derajat. 

Di bagian belakang, pintu bagasi dengan bukaan samping ke arah kanan, disertai dengan pegangan ban cadangan. Lagi-lagi GWM ingin menyampaikan kesan sebuah SUV yang tangguh. Uniknya, GWM Tank 300 punya interior yang menyuguhkan aspek kenyamanan dan kesan elegan. Bagaimana tidak, joknya saja dibalut bahan kulit asli Nappa.

GWM Tank 300 menggunakan mesin bensin empat silinder 2.0 liter turbocharger, yang menghasilkan 342 hp dan 648 Nm. Dilengkapi dengan motor listrik dan baterai berukuran besar, yakni 37,11 kWh terbuat dari baterai ternary-lithium.

Penyalur daya ialah transmisi otomatis 9-speed. Ketika baterai dalam kondisi penuh, mobil ini dapat berjalan tanpa mesin pembakaran internal menyala sampai jarak 105 km. Keren!

Ada empat pilihan warna yang dapat konsumen GWM pilih untuk Tank 300 ini. Lalu harganya? Kemungkinan besar Anda harus berpisah dengan saldo rekening sebesar nyaris Rp 834 juta.

Lama Dinanti, The New Kia Seltos Melantai di GIIAS 2024

The New Kia Seltos menjadi salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) ringkas yang dinantikan di pasar otomotif Tanah Air selama beberapa waktu terakhir. Kini, melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, PT Kreta Indo Artha langsung membawa dua varian dari The New Kia Seltos, serta langsung dapat dipesan oleh publik.

Dua varian The New Kia Seltos tersebut yaitu Premiere 1.5 dan Premiere 1.5 Turbo. “Sejak pertama kali hadir di Indonesia pada 2020, Seltos telah menjadi pionir compact SUV dengan fitur yang berlimpah, dan pakai mesin turbocharger,” bangga Ario Soerjo, Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha.

Desain moncong yang baru

Menengok eksteriornya, The New Kia Seltos mengadopsi desain New Tiger Nose Grille, headlamp LED model Star Map Lighting. Sedangkan urusan sepatunya, menggunakan velg 17 inci yang dibalut ban….

Masuk ke sektor kabin, kesan premium begitu kentara. Karena tersedia Panoramic Sunroof yang menghadirkan kesan lapang ketika dibuka. Sentuhan ubahan juga merambah interior melalui penggunaan Panoramic Wide Display. Terdiri dari layar instrument full digital berukuran 10,25 inci, dengan layar infotainment yang juga berukuran 10,25 inci.

Khusus varian 1.5 Turbo, tersebar aneka fitur keselamatan ADAS. Mulai dari Smart Cruise Control with Auto Stop and Go, Forward Collision Avoidance Assist with Junction Turning, Lane Keeping Assist, Lane Following Assist, Blind Spot Collision Avoidance Assist, Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist, High Beam Assist, Safe Exit Warning, hingga Driver Attention Warning.

Torsi mesin turbo sampai 253 Nm

Untuk varian mesin 1.5 Turbo, didukung unit Smartstream G 1.5 T-GDI 1,5 liter, bertenaga 157,7 hp dan torsi 253 Nm. Output dilanjutkan menuju roda melalui transmisi dual clutch 7- speed. Lalu, varian Premiere 1.5 menggunakan mesin Smartstream G 1.5 NA, berkapasitas 1,5 liter yang bertenaga 113,3 hp, dengan torsi 144 Nm. Untuk transmisinya menggunakan unit IVT dengan 8 ‘virtual gears’.

Tersedia lima opsi warna, yaitu Aurora Black Pearl, Gravity Gray, Sparkling Silver, Glacier White Pearl, dan Pewter Olive. Anda berminat? Maka siapkan uang sebanyak Rp 425 juta untuk varian Premiere 1.5, sedangkan Rp 525 juta untuk varian Premiere 1.5 Turbo.