Hyundai N Vision 74

5 Merek Mobil Yang Tiba-tiba Berubah Citra

Merek mobil memang beragam. Beberapa konsisten dengan nama baik berkat produk yang bisa diandalkan. Contohnya Toyota atau Honda. Tapi ada juga yang kepayahan lalu punya produk bagus yang mengubah namanya menjadi lebih bersinar.

Yang apes juga ada. Dari yang dipandang hebat lalu jadi tidak begitu lagi. Di bawah ini adalah merek mobil dengan produknya mengubah pencitraan mereka. Ada yang jadi lebih baik, ada juga yang mengundang pertanyaan, “Kenapa jadi begini, ya?”

Kia

Kia EV6

Dulu, Kia dikenal sebagai pembuat mobil keluarga yang kadang bisa diandalkan, kadang merepotkan. Kami punya pengalaman dengan Kia Rio yang, untungnya, bisa dibilang memuaskan. Produk dan layanan aftersales mereka cukup baik. Meski kualitasnya tidak bagus-bagus amat.

Di pasar global, nama Kia bersinar terang setelah Kia Stinger muncul tahun 2018. Tidak ada yang menyangka kalau sedan ini bisa menempel BMW 5-Series dan Mercedes-Benz E-Class. Di Indonesia, kami suka Kia Seltos yang lengkap fiturnya dan performa yang bisa dibilang baik. Harganya masuk akal pula.

Di era elektrifikasi, Kia EV6 mencengangkan dengan desain dan kemampuan yang hebat. EV6 GT diklaim bisa akselerasai 0-100 hanya dalam 3,8 detik. 

Hyundai

Hyundai N Vision

 

Mungkin karena satu grup usaha dengan Kia, visi dan misinya berbarengan. Hyundai yang pertama masuk ke Indonesia dengan nama Bimantara, sulit untuk menarik perhatian konsumen. Namun saat Hyundai Tucson dengan mesin turbo diesel bertorsi hampir 500 Nm hadir, ceritanya jadi beda.

Kini, mempertahankan kualitas dan performa, merek mobil Hyundai menjelma jadi salah satu raksasa otomotif dunia. Lini produk lengkap. Mobil keluarga ada, mobil mewah pesaing Lexus diwakili oleh deretan Genesis. Mobil kencang pesaing Mercedes-AMG dan BMW M pun ada, disediakan oleh Hyundai N.

Hyundai Ioniq 5 juga tidak sembarangan. Meski kerap didera isu miring di Indonesia, tapi mobil listrik ini laris dimanapun. Apalagi fiturnya tidak disangka-sangka. 

Volvo

Volvo V60 T8 Polestar

Volvo sejak awal dipandang sebagai merek mobil keluarga yang aman, bisa diandalkan dan biasa saja. Kata terakhir itu yang bikin pabrikan Swedia ini pasarnya tidak berkembang. MEski punya penggemar fanatik. Upaya mengubah citra pun ditempuh. Volvo XC90 lahir di awal 2000-an sebagai ‘SUV yang menolak untuk terguling’. Berhasil di pasaran. Tapi lalu tidak ada perubahan berarti.

Hingga Geely ambil alih merek ini pada 2010 lalu. Perubahan arah desain menghasilkan mobil yang modern. Biarpun statusnya mobil keluarga, tapi tidak lagi membosankan. Para engineer di pabrik seperti dilepas tanpa kendali karena mobil yang mereka hasilkan semuanya punya performa hebat.

Contohnya Volvo V60 T8 Polestar di atas. Station wagon itu bisa sprint 0-100 km/jam dalam tempo 4,4 detik! Dan bentuknya sangat menggugah selera.

Mitsubishi

MItsubishi Pajero Sport

Ini merek mobil Jepang yang belakangan ini sangat hati-hati dalam mengeluarkan produk. Dulu, jajarannya lengkap dan menyenangkan. Ingat Mitsubishi Lancer GTI (CB5) yang kencang dan mesinnya biarpun sedang tidak sehat tapi masih bisa lari 140 km/jam? Itu kami alami sendiri. Ada juga Pajero yang juara reli Dakar beberapa kali. Atau yang paling signifikan, keluarga Lancer Evolution yang hebat.

Sekarang, atas nama efisiensi dan saran dari para akuntan, hilang mobil-mobil seperti itu. Hadir Mitsubishi Pajero Sport yang kencang dengan turbodiesel dan kuat, tapi kenyamanannya tidak bisa dibilang terbaik. Atau Mitsubishi Xpander dengan desainnya yang radikal (dulu) dan kenyamanan diatas rivalnya. Akhirnya jadi patokan pabrikan lain untuk bisa mengalahkan. Tapi ya sudah, Xpander dan Pajero Sport seolah hanya jadi alat transportasi saja, tanpa ada sesuatu yang benar-benar menggugah.

Satu-satunya yang bisa dibilang menyenangkan dari pabrikan tiga berlian ini mungkin Mitsubishi Triton dengan kemampuan angkut dan jelajah segala medannya. Itu pun bukan karena mobilnya enak dilihat, tapi memang peruntukan dan performanya pas. Kami merindukan produk Mitsubishi yang benar-benar hebat.

BMW

BMW XM

Saat BMW mengeluarkan Seri-7 E65 dengan desain yang radikal, hampir semua penggemar BMW bertanya-tanya, kenapa bentuknya seperti itu. Kami saat itu mulai merasakan kalau BMW akan berubah total dari pakem desain sebelumnya. Dan memang benar. Makin ke sini makin sulit untuk memahami desain produknya.

Dulu, bentuk BMW terbukti timeless. Lihat saja E30, E36 dan E46 di keluarga Seri-3. Atau E28, E36 dan E39 untuk Seri-5. Tapi sekarang berbeda. Atas nama modernisasi.

Seolah, para desainer di pabrikan Jerman itu dicekoki pakem ‘segalanya harus lebih besar’. Sementara engineer diperintahkan ‘kecilkan semuanya’. Tapi jangan salah, BMW modern masih tetap dikatakan sebagai mobil yang fokus kepada pengendaranya dengan performa dan pengendalian yang jempolan. Sayang, kurang fokus kepada yang melihatnya.

HMMI Dan PLN Mulai Siapkan Pasokan Energi Terbarukan

Bertempat di pabrik HMMI Mobility Innovation Center, hari ini, Jumat (23/12) Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) menandatangani perjanjian untuk mendapatkan Sertifikat Energi Terbarukan (Renewable Energy Certificate / REC), dalam rangka mencapai netralitas karbon dan program RE100 (Energi Terbarukan 100%).

Seremoni penandatanganan perjanjian ini dihadiri langsung oleh Choi Yoon-seok, Presiden Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Zamzami, Manajer PLN UP3 Cikarang. Perjanjian ini bertujuan untuk memberikan REC sebagai bentuk pemenuhan hak kepemilikan atas manfaat lingkungan dari Energi Baru Terbarukan (EBT) yang menghasilkan energi listrik.

Tahun 2021, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia telah memasang 3,2 megawatt (MW) dan telah mengubah sekitar 5% dari total penggunaan energi listriknya menjadi energi terbarukan melalui sistem pembangkit listrik fotovoltaik.

Untuk mencapai RE100 pada tahun 2023, HMMI akan menerapkan REC yang mewakili atribut lingkungan dari pembangkitan energi satu megawatt hour (MWh) yang dihasilkan oleh sumber terbarukan. Hal ini juga mendukung upaya Indonesia untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berkaitan dengan perubahan iklim dan energi terbarukan.

“Oleh karena itu, mulai 1 Januari 2023, 100% listrik di pabrik HMMI akan berasal dari sumber energi terbarukan dan produk kami akan dibuat dengan 100% energi terbarukan.” ungkap Choi Yoon-seok.

HMMI akan hasilkan kendaraan 100% ramah lingkungan

HMMI telah memasang fasilitas tenaga surya untuk pertama kalinya di Indonesia untuk menciptakan sebagian energinya, dan dengan pengaturan tenaga panas bumi, HMMI menyelesaikan rantai nilai produksi ramah lingkungan dari proses produksi hingga produk akhir pada Maret lalu.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) merupakan energi ramah lingkungan yang mengubah panas dari bumi menjadi listrik, dan pabrik HMMI akan menghasilkan kendaraan 100% energi ramah lingkungan dengan menerima daya dari PLTP Kamojang yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

PLTP Kamojang terdiri dari tiga pembangkit listrik dengan kapasitas gabungan 140 MW. Uap yang diproduksi pada kedalaman 500-2000 m digunakan untuk menggerakkan turbin.

Sejak Juli 2021, empat perusahaan Hyundai Motor Group, Hyundai Motor, Kia, Hyundai Mobis, dan Hyundai Wia, telah mengumumkan partisipasi mereka dalam RE100 dan menerima persetujuan akhir dari “Komite RE100 Korea” pada April tahun ini.

RE100 adalah singkatan dari Energi Terbarukan 100%, dan sejak 2014 kampanye ini telah dipromosikan oleh organisasi nirlaba global The Climate Group dan Carbon Disclosure Project (CDP), sebuah lembaga sertifikasi manajemen lingkungan global, dengan tujuan mencakup 100% penggunaan daya perusahaan dengan energi terbarukan pada tahun 2050.

Hyundai Energy Indonesia, Siap Menjadi Pusat EV di ASEAN

Hyundai Motor Group siap mendirikan Hyundai Energy Indonesia, guna memproduksi battery pack secara lokal dan mengamankan stabilitas pasokan untuk mobil Battery Electric Vehicles (BEV) di pasar ASEAN.

Kabarnya, rencana ini akan dimulai pada semester pertama 2023 dan memulai produksi massal pada semester kedua di tahun 2024.

Selain itu, saat pabrik sel baterai dan battery pack mulai beroperasi di 2024, bebas bea pajak ekspor untuk BEV buatan Indonesia ke ASEAN akan mencapai tingkat lokalisasi di Indonesia. Lebih lanjut, memungkinkan juga untuk dapat memperluas pasokan kendaraan listrik Indonesia dan meningkatkan daya saing harga, dengan menyediakan beragam kendaraan listrik kepada konsumen di Indonesia

Saat kendaraan listrik buatan Indonesia disematkan sel baterai dan battery pack yang diproduksi secara lokal, maka subsidi pajak barang mewah HEV akan naik dari enam persen menjadi 10 persen, agar semakin mempercepat pertumbuhan dari pasar kendaraan listrik.

Selain memiliki potensi besar menjadi pemain penting di industri kendaraan listrik global, Indonesia merupakan salah satu negara terdepan dalam sumber daya nikel dan kobalt yang merupakan bahan utama baterai BEV. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semua sumber daya yang dibutuhkan untuk memproduksi BEV sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain penting di era elektrifikasi dunia.

 

Hyundai Resmikan Museum FIFA Di Qatar

Hyundai Motor Company menghadirkan Museum FIFA yang dipersembahkan saat FIFA Fan Festival di Doha, Qatar. Sebagai bagian dari kampanye ‘Goal of the Century’ Piala Dunia FIFA 2022. Pameran spesial dengan tema ‘Goals Create History’ ini, dipersembahkan untuk mengenang momen dan gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA.

Hyundai membangun museum FIFA menggunakan teknik konstruksi tanah dengan teknik rammed earth. Konstruksi memungkinkan bagian luar bangunan kembali ke alam tanpa menghasilkan limbah saat terurai. Hyundai berkolaborasi dengan Architectural Consulting Group Grimshaw, Inggris dan agensi desain Uniplan asal Jerman untuk konstruksi pameran ini.

Interior museum dibangun dari bahan daur ulang. Sementara sisi eksterior bangunan juga diwujudkan dengan kombinasi tiang gawang lapangan sepak bola yang menjadi satu melambangkan solidaritas dan persatuan menuju ‘Goal of the Century’.

Banyak Penampilan Hal Bersejarah

Saat pembukaan museum, trofi pemenang Piala Dunia FIFA 2022 juga dipamerkan secara bersamaan di bagian khusus museum ini. Sedangkan, untuk piala Jules Rimet, trofi Piala Dunia FIFA asli untuk pergelaran antara tahun 1930 dan 1970 juga dipamerkan bagi para pengunjung sepanjang pameran berlangsung.

Para pengunjung juga dapat melihat tampilan ‘Rainbow of Shirts’, kaos ikonik dari 32 tim nasional yang berlaga pada ajang Piala Dunia FIFA. Dengan pameran khusus yang didedikasikan untuk setiap peserta Piala Dunia FIFA sejak 1930. Termasuk memperlihatkan benda yang memiliki ciri khas dari masing-masing tim. Lengkap dengan kisah dari setiap barang tersebut. Selain itu, dilakukan juga pemutaran film ‘The Final’ berdurasi 8 menit.

Hyundai juga menampilkan kaos kampanye Goal of The Century yang bertanda tangan Tim Century, dan interpretasi masing-masing anggotanya mengenai ‘The Greatest Goal’ yang mereka miliki.

Untuk merayakan momen tersebut, Unsoo Kim, Executive Vice President of Hyundai Motor India, Middle East & Africa Strategic Region, dan Jisung Park, anggota Tim Century dan Mantan Kapten Tim Nasional Sepak Bola Korea Selatan, bergabung dalam pembukaan museum. Bersama Direktur Pelaksana Museum FIFA Marco Fazzone serta tiga Duta Museum FIFA terpilih. Yaitu pemenang Piala Dunia FIFA 2006 Italia Gianluca Zambrotta, pemenang Golden Ball Piala Dunia FIFA 2010 Uruguay Diego Forlan. Tidak ketinggalan legenda penjaga gawang Swiss, Pascal Zuberbühler.

Karya Seni Kontemporer

Hyundai juga meresmikan karya seni ‘The Greatest Goal’ oleh seniman kontemporer Italia, Lorenzo Quinn. Karya ini menyerupai bingkai raksasa dengan bentuk dua tangan yang saling berpegangan di bagian atasnya. Bermakna menciptakan ‘Dunia yang bersatu untuk keberlanjutan.’ Karya tersebut berukuran tinggi 7,7 meter dengan lebar 18,25 meter. Ukuran tersebut setara sekitar tiga kali ukuran tiang gawang sepak bola.

Untuk informasi, selama FIFA World Cup 2022 Hyundai menyediakan 616 armada kendaraan. Dari armada tersebut ada 446 kendaraan penumpang. Lebih dari setengahnya (226 unit) adalah model hybrid electric (HEV) dan battery electric (BEV).

 

Hyundai ioniq

Hyundai Ioniq 6 Resmi Dipasarkan Di Inggris Raya

Hyundai IONIQ 6 First Edition yang secepat kilat langsung ludes hanya dalam 24 jam sejak pemesanan dibuka pada November 2022 lalu memang sangat fenomenal. Mungkin karena edisi perdana IONIQ 6 yang hanya tersedia sebanyak 2.500 unit untuk negara kawasan Eropa yakni Jerman, Inggris, Prancis, Norwegia, dan Belanda ini, baik tampilan maupun konten yang diusung memang beda dari versi ‘biasa’.

Namun demikian para konsumen di kawasan Eropa tak perlu berkecil hati. Hyundai IONIQ 6 versi reguler kini telah resmi dipasarkan di Inggris dengan dua pilihan trim yakni, Premium dan Ultimate.

Pilih versi RWD atau AWD?

Seluruh variant IONIQ 6 baik Premium maupun Ultimate dibekali baterai 77.4 kWh yang kompatibel dengan sistem pengisian catu daya 800-volt maupun fast charger DC 350 kW. Perihal sistem penggerak, tersedia pilihan RWD maupun AWD.

Untuk versi berpenggerak rear-wheel drive (RWD), IONIQ 6 dibekali penggerak motor listrik tunggal dengan hantaran output daya 225 hp dan torsi maksimum 350 Nm.

Sedangkan untuk versi berpenggerak AWD, dibekali dua motor listrik yang terpasang pada poros roda depan dan belakang. Output daya gabungan kedua motor listrik berada di kisaran angka 320 HP dengan torsi maksimum 605 Nm.

Bedanya, untuk varian trim Premium hanya tersedia dalam opsi penggerak AWD dengan harga jual mulai dari £50.245 atau setara $61.646.

Namun jika menginginkan tampilan yang lebih mewah, pilihannya tentu saja varian Ultimate yang tersedia dalam versi penggerak RWD dengan harga £50.245 (sekira $61.646) atau versi AWD yang banderol harganya di kisaran £53.745 atau setara $65,941.

Meski begitu, konten fitur teknologi berkendara yang dibekalkan pada seluruh variant IONIQ 6 tak terdapat perbedaan. Mulai dari Blind Sport Collision Avoidance Assist, Pedestrian, Cycle & Junction Turning, Highway Drive Assist Level 2, Intelligent Speed Limit Assist, hingga Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist menjadi fitur standar pada varian Ultimate dan Premium baik RWD maupun AWD.

IONIQ 6 Ultimate, konten fitur super lengkap

Ada harga ada rupa, hal ini pun berlaku pada Hyundai IONIQ 6. Bagi para konsumen yang menginginkan paket konten dan fitur super lengkap, variant Ultimate adalah jawabannya.

Dibandingkan dengan varian Premium, kemasan interior pada versi Ultimate jauh lebih mewah. Mukai dari jok kulit berbahan eco-leather, memori setting posisi duduk, sunroof dengan pengoperasian elektrik. Pemanja telinga pun tentu dipercayakan pada sistem audio premium dari Bose dengan 7 speaker dan sebuah subwoofer.

Fitur teknologi berkendara seperti blind spot view monitor, head-up display, surround view monitor, remote smart parking, parking collision avoidance assist menjadi kelengkapan ekstra yang dibekalkan pada varian Ultimate.

Tak hanya itu, terdapat sejumlah fitur lain yang hanya disematkan pada varian Ultimate. Sebut saja mulai dari LED steering wheel lights yang dapat dioperasikan via perintah suara. Bahkan ada suara sambutan “Welcome” dan “Goodbye” dari dalam kabin saat Anda masuk dan keluar dari mobil. Tenang, tak sehoror itu. Oh ya, tersemat pula fitur Active Sound Design, teknologi software yang menghasilkan suara mesin artifisial yang menjadi fitur unik lainnya dan hanya dibekalkan pada varian Ultimate. Sayangnya fitur spion digital masih menjadi konten opsional.

Kedua varian trim tersedia dalam 11 pilihan warna. Untuk varian warna Pearl dan Metallic dikenakan biaya ekstra sebesar £585 ($717). Sementara untuk warna Gravity Gold Matte dan Nocturne Grey Matte, terdapat biaya tambahan sebesar £685 ($840). Hanya warna standar, Byte Blue Pearl yang tidak dikenakan biaya tambahan.

Pemesanan untuk IONIQ 6 telah dibuka mulai saat ini bagi para konsumen di daratan Inggris Raya. Pengiriman perdana kepada para pemesan paling cepat akan dimulai pada kwartal pertama tahun 2023.

Hyundai Palisade AWD_!

Hyundai Palisade AWD, Si Bongsor Yang Menyenangkan Untuk Rute Jarak Jauh

Akhirnya kami berkesempatan untuk bisa mengetes Hyundai Palisade AWD 2022 dengan rute yang agak jauh. Ya, kami mencoba melintasi tol Jawa Tengah dengan tujuan Jakarta-Salatiga-Semarang-Jakarta. Di benak kami ketika ingin berkendara atau berpergian jarak jauh, idealnya menggunakan kendaraan yang nyaman. Tidak lupa kaya akan fitur, punya kabin yang lapang, dan tenaga yang cukup untuk dapat melibas jalan bebas hambatan. Jadi, Hyundai Palisade AWD kami pilih untuk melihat, apakah mobil ini memiliki kemampuan tersebut.

Sport Utility Vehicle (SUV) besar ini sejatinya telah hadir di Indonesia sejak akhir 2020 dan mengalami facelift pada pertengahan tahun 2022. Hyundai Palisade sendiri seakan membuka kelas baru. Karena dia seperti bermain sendiri di segmen SUV bongsor dngan platform monokok. Hyundai Palisade memiliki mesin turbo diesel, dibekali captain seat, panoramic sunroof, Apple CarPlay, fitur ventilated & heated seat, dan lainnya.

Ciri khas SUV ini memang pada bentuknya yang intimidatif, terlihat jelas melalui grille berukuran besar berwarna hitam. Kabin luas disertai konfigurasi kursi yang nyaman, adanya captain seat membuat penumpang baris kedua tidak cepat merasa lelah ketika bepergian jauh. Bagasi yang super besar diperoleh ketika kursi baris ketiga dilipat untuk diisi dengan barang bawaan.

Walaupun dimensinya besar, Hyundai Palisade ternyata menyenangkan saat diajak lari-lari kecil di tol lintas Jawa. Di balik kap depan, ada mesin Smartstream D2.2 CRDi berkapasitas 2.2 liter dengan perabotan variable geometry turbocharger. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga 197 hp dan torsi 440 Nm. Output tadi disalurkan keempat rodanya melalui transmisi otomatis 8 speed ke keempat rodanya. Kenapa keempat roda, karena unit yang kami coba ini ialah varian all-wheel drive (AWD).

Untuk mode traksi, terdapat tiga pilihan yang bisa digunakan sesuai dengan kondisi jalan yang ditempuh, mulai dari Snow, Mud, serta Sand (karena ini AWD). Lebih lanjut, ada mode berkendara Eco, Comfort, Sport, dan Smart.

Fitur-fitur keselamatan juga tidak luput di Hyundai Palisade facelift ini. Ada Forward Collision Assist, Lane Keeping Assist & Lane Following Assist, Blind Spot Collision-Avoidance Warning, Driver Attention Warning dan Rear Cross Traffic Collision-Avoidance Assist. Lalu ada juga High Beam Assist, Blind Spot View Monitor, Surround View Monitor, Safe Exit Assist hingga Smart Cruise Control.

Tidak ketinggalan, Hyundai Palisade facelift ini sudah dilengkapi dengan fitur Bluelink yang terkoneksi dengan smartphone. Dengannya, kita bisa mengetahui kondisi bahan bakar, posisi mobil, menyalakan mobil, menyalakan ac mobil, sampai membuka kunci mobil hanya menggunakan smartphone yang terhubung dengan Bluelink mobil tersebut.

Hyundai Palisade 2022 juga dilengkapi TFT Color Touch Display Audio berukuran  12,3 inci dengan tampilan digital yang dapat mengakses ke gadget Anda melalui Apple Car Play atau Android Auto. Lalu disediakan juga dua port USB-C Charging di tiap baris dan ada juga wireless charging di bagian depan. Tidak ketinggalan, telinga Anda akan sangat dimanja oleh dentuman empuk yang berasal dari Infinity Premium Audio dengan 12 speaker.

Karena ini varian AWD, kami sudah punya menduga bahwa konsumsi bahan bakarnya tidak akan sebaik yang varian 4×2. Benar saja, saat kami menjajal Hyundai Palisade 4×2 pada tahun lalu dengan rute Jakarta-Semarang, kami mendapatkan konsumsi BBM rata-rata di 1 liter untuk 16 kilometer. Sedangkan untuk yang versi AWD, kami mencatat rata-rata 1 liter untuk 12 kilometer. Sebetulnya hal ini tidak terlalu mengganggu, karena dengan sistem penggerak AWD kami merasa yakin membesutnya di kecepatan tinggi.

Panjang bodinya yang nyaris 5 meter, mungkin dirasa tidak terlalu praktis untuk penggunaan dalam kota. Namun, jika Anda gunakan untuk perjalanan jarak jauh, SUV ini seolah memiliki dimensi yang jauh lebih singset. Suka SUV bongsor? Mungkin Hyundai Palisade cocok untuk mengisi garasi Anda.

Fariz ‘Ogut’

Editor: Aldi Prihaditama

Hyundai Creta Replacement Program_1

Hyundai Serahkan Creta Untuk Pelanggan Hyundai Owner Assurance Program

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melalui Hyundai Owner Assurance Program menyerahkan satu unit Hyundai Creta Prime untuk salah satu pelanggannya yang mengalami musibah di bulan Oktober lalu, pada 8 Desember 2022. Adapun kecelakaan yang terjadi di tol Cibubur tersebut mengakibatkan kerusakan hampir keseluruhan kendaraan.

Unit Creta baru dengan varian dan warna yang sama dengan yang dimiliki sebelumnya oleh pelanggan diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen Hyundai Motors Indonesia kepada pemilik kendaraan di salah satu dealer resmi Hyundai yang berlokasi di Cibubur. Pemilik kendaraan mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan Creta yang dimilikinya mengalami kerusakan parah yang kemudian diidentifikasi oleh tim Hyundai memiliki estimasi perbaikan kerusakan hingga lebih dari Rp 375 juta atau 96 persen dari harga kendaraan.

Berdasarkan identifikasi tersebut, pemilik kendaraan berhak untuk melakukan klaim terhadap kendaraannya melalui New Creta Replacement Guarantee yang merupakan bagian dari layanan purna jual melalui Hyundai Owner Assurance Program.

Program New Creta Replacement Guarantee ini memberikan jaminan penggantian mobil baru dengan tipe, warna, dan spesifikasi yang sama jika mobil Hyundai Creta mengalami kerusakan minimal 75 persen. Program ini valid selama satu tahun terhitung sejak tanggal serah terima kendaraan.

New Creta Replacement Guarantee yang ditujukan kepada pelanggan sebagai jaminan berupa penggantian unit baru apabila terjadi hal yang tidak terduga, yang mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan pelanggan. Rasa aman memiliki Hyundai Creta diamini oleh pelanggan yang mengalami insiden, yaitu Mutia Ramadhanti. Ia menyatakan bahwa pada saat kejadian hal yang pertama dilakukan adalah menekan tombol SOS yang terletak di overhead console mobil dekat kursi pengemudi.

Fitur SOS pada Hyundai Creta merupakan salah satu fitur Hyundai Bluelink, yang mengutamakan keselamatan pengguna kendaraan. Dalam keadaan darurat, tombol SOS / Emergency Assistance yang terletak pada overhead console dalam mobil dapat ditekan, dan pelanggan akan segera dihubungi oleh pihak Hyundai Bluelink Call center. Setelah itu pelanggan akan segera dikirimkan bantuan yang dibutuhkan ke lokasi kejadian.

Selain itu, Hyundai menyediakan Owner Assurance Program untuk memberikan rasa tenang bagi para pelanggan, program tersebut berlaku bagi pengguna Hyundai Creta dan Stargazer. Bahkan Hyundai menambahkan dua manfaat jaminan pemilik Stargazer, yakni Payment Protection Program dan juga Customer Protection Program.

Melalui dukungan program ini, Hyundai berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang maksimal demi kenyamanan dan rasa aman bagi para pelanggannya. Hal tersebut terbukti dari adanya penggantian unit ini bahkan pemilik tidak dikenakan biaya apapun.

Hyundai Stargazer tabrakan

ASEAN NCAP Umumkan Hasil Uji Tabrak Hyundai Creta dan Stargazer

ASEAN NCAP (New Car Assessment Program) mengumumkan hasil uji tabrak yang dilakukan terhadap Hyundai Creta dan MPV Hyundai Stargazer. Keduanya adalah SUV dan MPV pertama Hyundai yang melaksanakan pengujian di fasilitas tes ASEAN NCAP. Hasilnya, lima bintang untuk Creta dan empat bintang untuk Stargazer.

Ini hasil yang cukup baik, terutama untuk Hyundai Creta yang meraih bintang maksimal. ASEAN NCAP pun menyatakan pujiannya untuk kedua mobil ini. Untuk informasi, uji tabrak dilakukan dengan kecepatan maksimal 64 km/jam. Meliputi simulasi tabrak frontal dan samping, dengan menggunakan varian Active untuk kedua mobil tersebut.

Hyundai Creta

Hyundai Creta NCAP

Hyundai Creta meraih angka 75,78 poin. Dengan rincian 34.72 points untuk Adult Occupant Protection (AOP, perlindungan untuk penumpang dewasa), 15,56 poin untuk perlindungan penumpang anak-anak (COP), 14,08 untuk kelengkapan fitur bantuan keselamatan. Terakhir, 11,42 untuk perlindungan pengendara motor atau MS (kalau sampai menabrak motor).

Kelengkapan seperti RCCA (Rear Cross Traffic Collision Avoidance) yang memungkinkan mobil mengerem sendiri saat mundur dan mendeteksi ada objek mendekat, jadi nilai lebih yang diapresiasi ASEAN NCAP. Mereka juga mengatakan fitur pendeteksi kehadiran anak kecil (Child Presence Detection) meningkatkan skor keselamatan penumpang anak-anak.

 

Empat Bintang Untuk Stargazer

Sementara itu, low MPV andalan Hyundai meraih satu bintang di bawah Creta. Rinciannya adalah, 31.21 point untuk AOP, 14.48 point untuk COP, 12.04 points untuk fitur keselamatan standar dan 8.75 point untuk MS.

Fitur bantu keselamatan standar Hyundai Stargazer seperti dual airbag di depan, dudukan ISOFIX serta deretan fitur ‘anti bala’ macam lane keeping assist, forward collision warning dan sebagainya, jadi perhatian ASEAN NCAP. Deretan fitur itu dinilai membantu meningkatkan kemampuan perlindungan bagi Hyundai Stargazer.

Hyundai i20 N WRC

Hyundai Akan Bergabung di Balap F1?

Ini sebetulnya bukan berita baru. Kabar Hyundai akan masuk F1 sudah ada sejak 2006 lalu. Tapi tidak pernah kejadian dan beritanya menghilang. Mereka malah meramaikan kejuaraan rally dunia (WRC/World Rally Championship) dengan Hyundai i20 N. Tapi kemudian spekulasi Hyundai-F1 kembali berputar, setelah Cyril Abiteboul merapat untuk memimpin tim rally Hyundai.

Siapa? Cyril Abiteboul adalah orang yang berada di balik kesuksesan Renault F1 team, yang sekarang jadi Alpine. Pria Perancis ini memimpin tim Renault F1 dengan gayanya yang blak-blakan. Sebelum Renault, ia juga memagang tampuk pimpinan Caterham F1 Team.

Cyril Abiteboul

Memang Renault tidak pernah juara dunia F1 belakangan ini. Mereka jaya di era 80-90an. Tapi tim ini jadi penantang serius regu papan atas. Saat berganti nama jadi Alpine (yang masih satu group dengan Renault) Abiteboul mengundurkan diri.

Lebih Dari WRC

Kini, Hyundai memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan manajerial Abiteboul untuk membawa Hyundai menjuarai WRC. Tim Korea Selatan ini sempat jadi juara di musim 2019 dan 2020. Dua tahun belakangan, mereka kerap dijegal oleh Toyota dan berharap kehadiran Cyril bisa mengubah performa tim.

Hyundai F1 by Hongworks Design

Foto: Hongworks Design

 

Tapi kehadiran Cyril Abiteboul, oleh media dan pengamat otomotif dilihat lebih dari itu. Pertama, Hyundai Motorsport berniat mengembangkan sayap untuk turun di kelas hypersport Le Mans 24 Hour. Kedua, Hyundai dikabarkan tertarik dengan program pengembangan mesin balap F1. Pencetusnya adalah regulasi mesin balap 2026 yang lebih sederhana dan ‘murah’. Regulasi ini juga yang membuat Audi mengumumkan kehadirannya di F1 mulai 2026 nanti.

Ketertarikan Hyundai di dua cabang olah raga roda empat itu cukup beralasan. Mereka punya dasar yang kuat karena sudah sukses di WRC dan beberapa balapan GT. Abiteboul yang paham apa itu mesin balap, akan menjadi modal untuk mengembangkan program adu kebut Hyundai.

Pertanyaan berikutnya adalah, apakah bisa Hyundai mengembangkan mesin F1 hanya dalam waktu tiga tahun? Entahlah, itu tergantung sumber daya masing-masing. Menurut The Race, paling cepat 2027 Hyundai Motorsport akan punya mesin F1. Ingat itu baru mesin. Pembentukan tim lain lagi ceritanya.

Kenapa Hyundai Perlu F1?

Seperti dikatakan tadi, mobil pacu Hyundai memang sedang jaya belakangan ini. Apalagi mereka juga punya divisi khusus mobil kencang, Hyundai N yang produknya memang jempolan di jalan raya.

Hyundai i30 N Safety car

Belakangan ini, popularitas balap F1 makin melebar ke Amerika Serikat dan Asia. Manajemen Formula One dan federasi otomotif dunia sekarang ini tengah membidik Korea Selatan untuk jadi lokasi balap di masa mendatang. Stefano Domenicali, bahkan sudah membuka pembicaraan dengan para politisi di Korea Selatan untuk membahas hal tersebut.

Tentu, Hyundai sebagai pabrikan lokal paling besar tidak mau ketinggalan gerbong. Balapan kelas dunia di Seoul, ada tim lokal dengan mesin buatan sendiri. Bayangkan saja seperti bangganya orang Korea Selatan nanti.

 

Hyundai Kirim Bantuan Donasi Untuk Korban Gempa Cianjur

PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memberikan donasi kepada para korban Gempa di Cianjur pada Senin (21/11). Donasi ini  diberikan langsung kepada Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat di salah satu Posko Peduli Gempa Cianjur, SMKN 2 Cilaku pada Jumat (25/11) oleh Yoon Seok Choi, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

Program donasi “Bangkit dan Pulih, Hyundai Selalu Bersama Indonesia” ini dijalankan oleh HMMI dan HMID untuk menolong masyarakat terdampak setelah gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 telah menelan ratusan korban jiwa, ribuan orang luka-luka dan ribuan bangunan roboh serta rusak. Dampak bencana juga dirasakan langsung oleh 10 karyawan dealer di Cianjur yang tempat tinggalnya rusak akibat bencana tersebut.

Adapun donasi yang disiapkan melalui HMMI dan HMID untuk para korban gempa sebesar Rp 2 miliar. HMMI menyumbangkan 100 tenda pengungsian, 500 paket sembako, termasuk mie instan, juga selimut untuk para korban. Selain itu, untuk mempercepat pemulihan korban gempa, HMMI juga mendonasikan uang tunai dengan total IDR 500 juta.

HMID juga menyumbangkan beberapa barang seperti obat-obatan, fasilitas kebersihan, popok, kebutuhan sanitasi, dan peminjaman kendaraan Hyundai. Unit kendaraan yang dikerahkan adalah STARGAZER, IONIQ 5, dan H-1. STARGAZER akan mendukung pengangkutan personel medis dan logistik pemerintah ke berbagai lokasi yang terkena dampak. Sedangkan untuk H-1 Hyundai Mobile Service akan difungsikan sebagai sumber pembangkit listrik bagi pemerintah daerah.

Selain H-1, IONIQ 5, akan mendukung kebutuhan listrik di area terdampak melalui teknologi V2L. Fitur ini dapat memasok daya listrik AC hingga 3,6 kW, yang melebihi standar daya listrik domestik rumah tangga. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap mitranya, Hyundai memberikan bantuan dana sebesar 10 juta rupiah untuk 10 karyawan dealer yang terdampak gempa.

Sementara untuk kendaraan yang rusak akibat gempa, Hyundai memberikan dan memfasilitasi potongan biaya perbaikan sebesar diskon 20 persen, hingga 10 juta rupiah per unit, serta layanan derek gratis.

Commemorative Exhibition Untuk Genesis Electrified G80

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) gelar commemorative exhibition kendaraan resmi eks G20 Summit dari Hyundai, mulai Rabu, (23/11) di Ashta District 8, SCBD. Menghadirkan mobil super langka, Genesis Electrified G80 Special Edition Long-Wheelbase. Dipajang juga Genesis Electrified G80 Regular Model Standard-Wheelbase, dan Hyundai IONIQ 5.

Anda berkesempatan untuk melihat langsung tampilan eksterior dan interior dari kendaraan resmi varian Genesis Electrified G80 Special Edition Long-Wheelbase. Mobil ini didesain khusus dan diproduksi secara eksklusif untuk pertama kalinya di Korea Selatan, untuk KTT G20 di Bali. Lengkap dengan logo G20 pada pilarnya. Meski belum pernah dipertontonkan secara langsung ke publik.

Hyundai juga menghadirkan Electrified G80 Regular Model Standard-Wheelbase yang memang sudah tersedia secara global. Selain itu, Hyundai IONIQ 5 yang digunakan untuk G20 Summit dan diproduksi di Indonesia juga ditampilkan sepanjang pameran.

44 Unit Versi Genesis Electrified G80 LWB

Sebanyak 44 unit Genesis Electrified G80 Special Edition Long-Wheelbase digunakan sebagai kendaraan Kepala Negara, sedangkan 87 unit Genesis Electrified G80 Standard-Wheelbase dan 262 unit Hyundai IONIQ 5 yang digunakan untuk kendaraan bagi pasangan dari Kepala Negara, rombongan delegasi, protokol, keamanan, dan tim penyelamat.

Sedan limo mewah ini mengandalkan baterai lithium-ion berkapasitas 87.2 kWh, tenaga maksimal sebesar 365 HP. Dinamo penggerak terpasang di as roda depan dan belakang. Kendaraan listrik mewah ini dapat mencapai kecepatan maksimal 225 km/jam dengan jarak tempuh hingga 500 km dalam sekali pengisian.

G80 limusin memiliki panjang keseluruhan 5.222 mm dengan wheelbase sepanjang 3.227 mm, dan lebar keseluruhan 1.925 mm. Ciri khas unik dari sedan bongsor ini terdapat pada ukuran eksteriornya yang lebih panjang, dengan penambahan panjang jarak antar sumbu roda hingga 217 mm. Dari luar, Anda bisa melihat pilar B yang lebih tebal. 

Pelatihan Mobil Listrik Untuk Aparat

Selain menyediakan berbagai lini mobil listriknya sebagai kendaraan resmi G20 Summit, Hyundai juga mengadakan G20 Driver Training pada bulan September (21/9) berlokasi di Hyundai Training Academy, untuk memperkenalkan teknologi dan juga memberikan pelatihan yang komprehensif bagi Paspampres dan TNI yang bertugas saat perhelatan G20 Summit.

Lebih lanjut, dukungan Hyundai juga dilakukan melalui kehadiran Hyundai Service booth, sebagai fasilitas pengecekan dan perbaikan untuk kendaraan listrik resmi dari Hyundai yang digunakan oleh para kepala negara dan delegasi dari G20 Summit 2022. Hyundai menyediakan 28 teknisi bersertifikasi, 10 Hyundai Mobile Service, 10 Hyundai Mobile Charging, dan 2 mobil towing, yang selalu standby 24 jam selama persiapan dan pada saat berjalannya acara.

Hyundai Dan Adaro Kuatkan Pasokan Aluminium Untuk Material Produksi

Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia, Tbk.(AMI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk  pengamanan ketersediaan aluminium untuk manufaktur mobil. Kedua belah pihak membangun sistem kerja sama komprehensif terkait produksi dan ketersediaan aluminum oleh AMI melalui anak perusahaannya PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).

Upacara penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada perhelatan B20 summit di Bali Nusa Dua Convention Center, Indonesia, dihadiri oleh Jaehoon Chang, President and CEO Hyundai Motor Company dan Garibaldi Thohir, President Commissioner of PT Adaro Minerals Indonesia, Tbk.

Tahun ini, B20 Summit mengangkat tema ‘Advancing Innovative, Inclusive and Collaborative Growth’ dalam mendukung tema G20 ‘Recover Together, Recover Stronger’. Kolaborasi antara Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia, Tbk. menandai komitmen masing-masing perusahaan untuk mempercepat transisi menuju energi berkelanjutan, terutama terkait karbon netral.

Aluminium hijau Indonesia diklasifikasikan sebagai aluminium rendah karbon menggunakan pembangkit listrik tenaga air, dan diharapkan dapat menyediakan aluminium yang memenuhi kebijakan carbon neutralization milik HMC di tengah meningkatnya permintaan aluminium di produsen mobil global.

Bagian dari kerja sama dalam MoU ini antara lain produksi dan ketersediaan aluminium yang diproduksi oleh KAI dan Hyundai Motor berhak membeli aluminium produksi KAI sejak tahap awal, kemudian negosiasi pertama pembelian aluminium karbon rendah produksi KAI mendatang (volume offtake belum ditentukan pada kisaran sekitar 50,000 TPA hingga 100,000 TPA).

Perluas bidang kerjasama untuk masa depan kendaraan ramah lingkungan

Christian Ariano Rachmat, Presiden Direktur PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, mengatakan, “Kerja sama ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap pengolahan hilir mineral Indonesia di kawasan industri hijau terbesar di dunia yang berlokasi di Kalimantan Utara. Kami dan Hyundai Motor Company yang memiliki rekam jejak, pengalaman, dan teknologi mutakhir pada kendaraan listrik, berharap dapat mencapai Commercial Operation Date (COD) pada kuartal pertama tahun 2025 dan memproduksi aluminium 500.000 TPA di tahap awal.”

Berdasarkan kerjasama dalam produksi mobil, sel baterai, dan aluminium di Indonesia, Hyundai Motor Company akan terus memperluas bidang kerjasama untuk mengamankan kepemimpinan masa depan mobil ramah lingkungan di Indonesia.

Hyundai Continue _1

Hyundai Continue Dipaparkan Dalam Asia Pacific Media Forum 2022

Kampanye global Hyundai Continue menunjukkan komitmen terhadap masa depan yang berkelanjutan.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menghadirkan kampanye global terbaru, Hyundai Continue, dalam acara Asia Pacific Media Forum (APMF) pada 20-21 Oktober 2022, di Bali Nusa Dua Convention Center. Kampanye ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap masa depan yang berkelanjutan dengan fokus kepada Earth, Mobility, dan Hope.

Hyundai Continue merupakan sebuah proyek menyeluruh yang mencakup seluruh aktivitas CSV (Creating Shared Value) global dari perusahaan. Hyundai juga menampilkan video promosi ‘Continue – Journey of PET’ yang menggambarkan perjalanan upcycling dari polusi sampah plastik di laut, juga menyediakan booth sustainability dengan bahan yang terbuat dari teknologi daur ulang yang ramah lingkungan.

“Kami senang dan merasa terhormat dapat mendukung perhelatan Asia Pacific Media Forum (APMF) 2022. Hyundai mengambil peran aktif dalam mendukung visi mobilitas bersih dan masa depan yang berkelanjutan melalui kampanye global kami, Hyundai Continue, sebuah komitmen teguh dari Hyundai menuju masa depan yang berkelanjutan,” kata Makmur, selaku Chief Operating Officer of PT Hyundai Motors Indonesia.

Ada tiga fokus utama di bawah Hyundai Continue yang meliputi Earth, Mobility, dan Hope. Hyundai telah menerapkan berbagai inisiatif menuju sustainability di Indonesia, di antaranya mempercepat mobilitas masa depan Indonesia dengan mengembangkan ekosistem mobil listrik serta mengedukasi dan menerapkan kegiatan berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan gaya hidup keberlanjutan di masa depan.

Booth Hyundai yang terbuat dari bahan ramah lingkungan

“Hyundai juga bangga menjadi bagian dari KTT G20, dengan menyediakan produk mobil listrik unggulan kami sebagai kendaraan resmi delegasi G20. Hal ini merupakan wujud dari komitmen kami dalam mengakselerasi era elektrifikasi di Indonesia,” imbuh Makmur.

Di acara APMF tersebut, Hyundai menampilkan area booth yang terdiri dari sampah plastik dan gabah padi yang didukung oleh teknologi daur ulang. Selain itu, terdapat juga dropbox sampah plastik, informasi proses daur ulang sampah plastik, serta video komitmen Hyundai terhadap sustainability.

Hyundai mengambil komitmen kuat terhadap mobilitas dan gaya hidup berkelanjutan dengan visinya Progress for Humanity, di mana Hyundai percaya bahwa nilai kemanusiaan akan memperkuat relasi dalam menghubungkan setiap orang menuju mobilitas masa depan dunia yang lebih baik.

Hotel Hyundai

Daya Listrik Dari Ioniq 5 Hidupkan Penginapan Untuk Berlibur

Hyundai Ioniq 5 demo kemampuan V2L dengan menyediakan daya untuk penginapan. Sepertinya seru

Anda mungkin tak akan percaya jika sebuah mobil listrik dapat memasok daya listrik untuk sebuah rumah penginapan. Namun dengan adanya teknologi vehicle-to-load (V2L) Hyundai Ioniq 5, ceritanya jadi lain.

Kemampuan dari teknologi V2L tersebut pun didemonstrasikan  Hyundai dengan menjadikan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 sebagai pemasok energi listrik pada sebuah rumah penginapan.

Berlokasi di daerah pedesaan di Essex, Inggris yang memang minim pasokan daya listrik, rumah penginapan dadakan (dan temporer) tersebut dibuka untuk umum oleh Hyundai selama 14 malam mulai 19 Oktober hingga 5 November 2022 mendatang. Tak hanya menikmati alam pedesaan yang indah, para pengunjung dapat melihat secara langsung penginapan pertama di dunia yang sumber energi listriknya dipasok dari sebuah mobil!

Energi listrik berarus DC dari Ioniq 5 dikonversi melalui inverter menjadi energi listrik AC bertegangan 250V dengan pasokan daya maksimum hingga 3.6kW. Energi listrik tersebut disalurkan dari soket power outlet yang terpasang pada Ioniq 5 ke soket inlet sumber daya listrik penginapan via sebuah adaptor khusus. Tak hanya terdapat pada Ioniq 5, teknologi V2L telah digunakan pada model mobil lainnya yakni Kia EV6 dan Kia Niro. Nantinya, teknologi ini juga akan dibekalkan pada Ioniq 6.

Selain di Inggris, Hyundai juga telah memperkenalkan teknologi V2L yang terdapat pada Ioniq 5 di Australia. Namun belum diketahui, apa yang akan dihidupi oleh listrik Ioniq 5 ini.

Hyundai Ioniq 5

Ioniq 5 adalah hatchback lebar berpenggerak listrik pertama yang dirakit di Indonesia. Memanfaatkan platform khusus mobil listrik buatan Hyundai -Kia bernama E-GMP. Pembuatnya menjanjikan kenyamanan sebuah mobil premium dengan kabin yang lega dan digabungkan dengan kehalusan sebuah penggerak listrik. 

Penggerak listriknya menghasilkan tenaga setara 215 hp dengan torsi 350 Nm. Tersedia dalam dua varian, Ioniq 5 Long Range dengan jarak tempuh 481 km (tipe Prime) dan 451 km untuk Signature. Satunya lagi adalah Standard Range dengan jarak tempuh 384 km untuk tipe Prime dan Signature. 

Kalau Anda tertarik, harga Hyundai Ioniq 5 ada di bawah ini

IONIQ 5 Prime Standard Range  Rp. 748.000.000
IONIQ 5 Prime Long Range  Rp. 789.000.000
IONIQ 5 Signature Standard Range  Rp. 809.000.000
IONIQ 5 Signature Long Range  Rp. 859.000.000

 

Hyundai Grandeur Baru Diperkenalkan Dengan Tampilan Futuristik

Hyundai Grandeur mungkin bukan mobil populer, meski sempat juga dijual resmi di Indonesia. Tapi pembuatnya masih merasa yakin kalau sedan ini punya potensi, makanya kemarin (19/10/2022) mereka memperkenalkan generasi terbaru yang bentuknya futuristis.

Muka Hyundai Grandeur mengusung bahasa desain Hyundai terkini. Bisa dilihat dari garis LED yang menyambung dari kiri ke kanan di depan. Di bawahnya, grill lebar dan mengotak dan lebar seolah menyatu dengan lampu utama. Ini mengingatkan kami pada muka Hyundai Staria.

Dari samping, pendekatan desain Grandeur lebih condong kepada coupe empat pintu. Atapnya meninggi di dari kaca depan, dan melandai setelah melewati pilar B. Desain jendel agak unik karena ketambahan kaca segitiga besar yang membelah pilar C. Memberikan kesan seolah mobil ini punya empat pilar. Kaca segitiga itu sebetulnya punya nilai sentimentil. Grandeur pertama, yang tidak lain adalah Mitsubishi Debonair ganti logo, punya kaca macam begini.

Yang agak sulit dipahami adalah bentuk bagasi. Hyundai membuat spoiler bagasi sebagai bagian yang terintegrasi, ini seperti mengganggu flow garis desain yang sudah anggun dari depan hingga belakang. Tapi lampu di bagian ini memang keren. Hanya berbentuk garis yang melintang dari ujung kiri ke kanan, seperti mengimbangi deretan LED di depan. Hebat sekali.

Bagaimana dengan interior? Hyundai Grandeur diposisikan dengan kasta tinggi di keluarga mobil Korea Selatan ini. Makanya tidak perlu heran kalau kabin dijejali dengan beragam kemewahan. Bahkan, menurut Hyundai kualitasnya sekarang meningkat dibanding sebelumnya. Merefleksikan misi mereka yang sedang mencoba untuk naik kelas sebagai pembuat mobil premium.

Desain lingkar kemudi terinspirasi dari Grandeur generasi pertama. Instrument cluster digital terkoneksi dengan layar infotainment. Kualitas tinggi terlihat dari penggunaan trim kayu asli di beberapa bagian. Sebagai pelengkap untuk menunjukan ini mobil modern, ada imbuhan aksen alumunium di dashboard.

Hyundai belum merilis info soal kemampuan sedan mewah ini. Namun kami perkirakan akan ada penggerak V6 di balik moncongnya, sekaligus opsi PHEV. Bukan tidak mungkin juga tersedia versi EV seperti yang ada pada Genesis G80.

Pabrik Hyundai

HMMI Jaga Kualitas Produknya Lewat Program In-Depth Level R&D

PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mengadakan pelatihan In-Depth Level R&D kepada enam pemasok komponen otomotif lokal, sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Supplier R&D Improvement Program yang telah dilakukan sejak tahun 2021.

Setelah melalui Basic Level pada tahun 2021 dan Advance Level pada awal tahun 2022, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia melanjutkan pelatihan In-Depth Level yang dimulai pada bulan September dan akan berakhir pada bulan Oktober 2022 di Hyundai Mobility Innovation Center, Cikarang.

Pelatihan In-Depth Level R&D ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasok (supplier) dalam merancang komponen otomotif dan memvalidasi pengujian suku cadang mobil. Dengan menggunakan metode reverse engineering. Nantinya, diharapkan mereka bisa melakukan rancang bangun hingga melakukan validasi secara mandiri.

Peserta Dari Berbagai Daerah

Peserta Indonesia Supplier R&D Improvement Program berasal dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Cirebon, dan Surabaya. Setiap tahapan pendidikan R&D Improvement Program mencakup penilaian terhadap potensi pemasok. 

Khusus di tahap In-Depth Level, Hyundai melakukan proses seleksi yang menyeluruh seperti kunjungan ke pemasok dan melakukan penilaian pada tim R&D mereka. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa para peserta memiliki komitmen yang tinggi untuk mengikuti program tersebut.

Hyundai Mobility Innovation Center dilengkapi dengan MS Lab dengan total 64 perlengkapan evaluasi pengujian dan Engine Durability Test Lab. Salah satu fungsinya adalah untuk mengevaluasi mesin gamma II yang diproduksi oleh HMMI. Dengan total 13 perlengkapan untuk melakukan pengujian hingga 300 jam.

Fungsi utama ruangan ini adalah untuk mengembangkan produk-produk suku cadang yang sesuai untuk Asia Tenggara. Serta membantu perusahaan lokal dalam mengembangkan verifikasi suku cadang. Hyundai Mobility Innovation Center juga menyediakan ruangan Lab EV/Kolaborasi untuk mendukung Industri EV (Electric Vehicle, kendaraan listrik) di Indonesia dengan menggandeng perguruan tinggi & perusahaan otomotif Indonesia.

Yoon Seok Choi, President Director of PT Hyundai Manufacturing Indonesia, mengatakan, “Hyundai tidak hanya menyediakan produk dan layanan inovatif untuk Indonesia, tetapi kami juga memberdayakan mitra pemasok lokal dengan berbagi pengetahuan yang dibutuhkan.”

Ditambahkan juga, “Kami sangat berkomitmen menjalankan program ini agar para pemasok lokal dapat mengembangkan kemampuan riset dan pengembangan mereka serta berpartisipasi dalam tahap pengembangan awal pembuatan mobil, juga mengembangkan bisnisnya tidak hanya di sektor manufaktur tetapi juga di sektor desain komponen otomotif,” tutup Yoon Seok Choi.

Hyundai Ioniq 6

Mengenal Hyundai Ioniq 6, Fastback Fenomenal Yang Dinantikan

Hyundai Ioniq 6 laris dipesan puluhan ribu unit. Mencetak rekor baru dalam penjualan Hyundai EV. 

Hyundai IONIQ 6 menjadi salah satu mobil yang kerap diperbincangkan serta diulas oleh berbagai media otomotif global selama beberapa bulan belakangan ini. Desainnya memikat. Lebih menawarkan perpaduan antara Porsche Taycan, Audi TT RS serta VW Beetle. Bahkan 24 jam setelah peluncurannya, IONIQ 6 diklaim berhasil membukukan pemesanan sebanyak 37.446 unit. Melampaui rekor IONIQ 5 (23.760 unit) dan Kia EV6 (21.000 unit). Luar biasa!

Platform E-GMP (juga digunakan pada Kia EV6 dan Genesis GV60) jadi basis Hyundai Ioniq 6. Menggunakan cukup banyak fitur terkini dari saudara satu platformnya itu. Contohnya adalah teknologi baterai Lithium Long Range berdaya 77,43 kWh yang diadopsi dari IONIQ 5. Diklaim mampu membuat mobil ini menjelajah hingga lebih dari 610 km. Tentunya dengan kapasitas daya baterai terisi penuh.

Sistem motor listrik yang digunakan pada mobil ini pun diadopsi dari Ioniq 5, namun dengan sejumlah penyesuaian. Setidaknya, IONIQ 6 akan ditawarkan dalam dua varian yakni penggerak listrik tunggal di roda belakang (RWD) dan motor listrik ganda yang menjadikannya mobil AWD.

Sistem Charging IONIQ 6

Yang sedikit membedakan dari IONIQ 5 ada pada sistem pengisian ulang baterai yang dilengkapi kemampuan multi-charge. Hyundai IONIQ 6 dapat melakukan pengisian ulang daya baterai menggunakan fast charger CCS berarus listrik DC dengan daya hingga 350 kW. Pengisian cepat ini bekerja pada tegangan listrik 400 maupun 800 volt. Pengisian kapasitas daya baterai dari 10 hingga 80 persen hanya butuh waktu 18 menit. Cukup cepat.

Sementara dari sisi fitur berkendara, mobil ini akan mengusung variasi fitur yang tak jauh berbeda dengan IONIQ 5. Mulai dari fitur infotaintment berlayar digital 12.3-inci yang dilengkapi koneksi Apple CarPlay maupun Android Auto hingga teknologi sistem keselamatan berkendara seperti Highway Driving Assist 2, Remote Smart Parking 2. Dan yang paling keren adalah fitur mirror camera yang dapat merekam foto maupun video.

Untuk pasar domestik Korea Selatan, IONIQ 6 akan mulai diproduksi paling cepat di penghujung tahun ini. Sementara untuk harga jual pasar AS memang belum diumumkan secara resmi, namun diperkirakan tak akan terpaut jauh dari IONIQ 5 yang label harganya mulai dari $40.000-an (off-the road).

Tentunya harga jual maupun fitur yang dibekalkan akan bervariasi antara pasar domestik Korea Selatan maupun spek pasar global, termasuk Amerika Serikat. Untuk pasar domestik Korea Selatan sendiri, mobil ini dibanderol mulai dari 52 juta Won atau setara Rp 575 juta.

Bagaimana dengan para pecinta IONIQ di Indonesia? Siap merogoh kocek lebih dalam untuk meminangnya?

 

 

 

 

Hyundai Driver Training

Hyundai G20 Driver Training, Untuk Paspampres dan TNI

Hyundai G20 Driver Training digelar untuk yang akan mengemudikan mobil listrik untuk para pembesar negara. 

Untuk mendukung pertemuan G20 Summit di Nusa Dua, Bali pada 15-16 November 2022 mendatang, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelenggarakan sesi pelatihan G20 Driver Training untuk para personil bertugas untuk mengemudikan lini produk mobil listrik Hyundai.

Kegiatan selama lima hari ini digelar mulai 19 – 23 September 2022 dan dilaksanakan di Hyundai Training Academy, Cikarang. Tujuannya adalah untuk mengenalkan fungsi kendaraan dan pengalaman berkendara di kendaraan resmi G20 yaitu, Genesis Electrified G80, IONIQ 5 dan Hyundai IONIQ Electric yang akan dikendarai tim Paspampres yang diperbantukan oleh tim gabungan Paspampres, Sekretariat Negara dan TNI.

Hyundai Training Academy berdiri diatas area seluas 1,134m2, memiliki tujuh area ruang pelatihan dan memiliki kapasitas harian mencapai 168 orang/hari. Hyundai Training Academy saat ini memiliki 3 Sales Coach & 5 Technical Trainer dan 1 Non-Technical Trainer. HTA juga menyediakan para pelatih bersertifikat untuk teknologi kendaraan mobil listrik.

Materi Pelatihan

Peserta akan mendapatkan materi dan praktik langsung berupa pengetahuan produk. Baik dari fitur hingga beragam fungsi teknologi terbaru dari unit yang akan digunakan selama acara. Peserta juga akan diberikan pelatihan mengenai pencegahan insiden darurat yang terjadi pada mobil dan bagaimana cara mengatasinya.

Nantinya, para peserta terbagi menjadi delapan batch. Mereka akan menggunakan sembilan unit EV antara lain, tiga unit Genesis Electrified G80, tiga unit Hyundai IONIQ 5 dan tiga unit IONIQ Electric selama pelatihan.

Lebih lanjut terkait gelaran G20 Summit, Hyundai akan mendukung penuh perhelatan tersebut melalui lebih dari 450 unit kendaraan listrik akan digunakan selama acara, terdiri dari Genesis Electrified G80, Hyundai IONIQ 5, dan IONIQ Electric.

Rizky Vox