Lamborghini Temerario, pengganti Huracan akhirnya diperkenalkan.

Lamborghini Temerario: Pengganti Huracan Yang Lebih Brutal

Inilah Lamborghini Temerario, produk terbaru dari pabrikan supercar Italia, yang menggantikan Huracan. Mengandalkan mesin V8 twin turbocharger, sistem hybrid dengan tiga motor listrik, serta punya tenaga 920 hp. Kehadirannya diumumkan semalam (16/08/2024).

Rilis Automobili Lamborghini mengatakan kalau Temerario adalah super sportscar yang mengedepankan performa, kenyamanan, serta kepuasan berkendara. Mobil ini adalah produk kedua yang menggunakan Lamborghini High Performance Electrified Vehicle (HPEV), setelah Revuelto yang fenomenal.

Temerario akan mulai dijual awal 2025.

Lamborghini Temerario juga tidak kalah fenomenal. Sistem hybrid-nya punya tiga motor listrik. Dua dipasang di roda depan, satu dijepit diantara mesin dan transmisi. Ini jadi menarik karena saat dalam mode full EV, Temerario jadi Lamborghini pertama yang berpenggerak roda depan (FWD).

Motor listrik yang terpasang di mesin, menurut Lamborghini adalah yang paling menantang untuk dibuat. Mereka harus menghasilkan satu kesatuan penggerak yang ringkas supaya tidak memakan tempat. Hasilnya, motor listrik disatukan dengan mesin dan transmisi tanpa kopling. Artinya, saat mesin berputar, alat ini mengikuti putaran yang dihasilkan. Keuntungan yang didapat adalah, mengurangi efek turbo lag dan siap melontarkan tambahan torsi sebesar 300 Nm, kapan saja.

Lamborghini Temerario jadi pengguna kedua sistem hybrid high performance Lamborghini.

Sementara mesin V8 twin-turbo dikatakan dibangun dari nol oleh tim Sant ‘Agata, Italia itu. Mampu menghasilkan 800 hp saat menyentuh 9.000-9.750 rpm. Dengan torsi puncak 730 Nm pada putaran 4.000-7.000 rpm. Ini bukan performa yang main-main. Mesinnya yang mampu berputar sampai 10.000 rpm saja sudah ‘mind blowing’. Belum lagi dua turbocharger tersebut bekerja memberikan tekanan hingga 2,6 bar! Akselerasi 0-100 km/jam dituntaskan dalam 2,7 detik, sebelum menyentuh kecepatan puncak 340 km/jam.

Lebih Aerodinamis

Di balik bentuknya, terpasang rangka baru. Tidak seperti Huracan yang mengkombinasikan carbon fiber dan alumunium, Temerario sepenuhnya menggunakan alumunium. Penggunaan bahan metal ini dikatakan menambah kekuatan dan kekakuan, sekaligus menghemat bobot.

Bentuknya seperti yang bisa Anda lihat, sangat Lamborghini dan masih menyisakan aura Huracan. Tapi bersamaan dengan bentuk itu, tim desain Lamborghini juga menerapkan aerodinamika yang mumpuni. Air dam besar di depan, bersinergi dengan peranti aerodinamika lain, termasuk pelek 20 dan 21 inci (depan dan belakang). Hasilnya, diklaim daya tekan yang timbul, 103 persen lebih baik dibanding Huracan Evo.

Interior Lamborghini Temerario lebih lega dibanding Huracan.

Di kabin, tim Lamborghini mengatakan telah sukses membuat mobil super sport dengan kabin yang lega. Ruang kepala meningkat sebesar 33 mm. Sedangkan ruang kaki bertambah hingga 45 mm. Ini dibandingkan Huracan tentunya.

Lamborghini Temerario akan mulai dipasarkan awal tahun 2025, namun harga belum dibunyikan oleh pembuatnya. Kita tunggu saja.

BMW M5 touring akhirnya diperkenalkan

BMW M5 Touring: Mobil Keluarga Dengan Bagasi 1.063 Liter & Mesin 727 HP

Cukup lama dinanti, BMW akhirnya memperkenalkan M5 Touring. Dibekali mesin V8 plus teknologi M Hybrid System yang menghasilkan 727 hp dengan torsi puncak 1.000 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diselesaikan dalam 3,6 detik.

Sebagai mobil touring (station wagon) BMW M5 ini mengedepankan kenyamanan sebuah mobil keluarga untuk dipakai harian. Bonusnya, tenaga badak bisa memuaskan adrenalin. Sementara penggerak listrik mumpuni untuk menjalankan mobil tanpa polusi.

BMW M5 Touring bisa menampung lebih dari 1.000 liter barang abwaan.

Sebagai penerus daya, M Division memberikan transmisi 8-speeed M Steptronic yang akan membagi tenaga ke keempat roda (xDrive). Lengkap dengan Active M Differential.

Selain itu, mereka mengklaim, M5 Touring dibangun dengan fokus mengakomodir karakteristik M Hybrid System. Artinya, chassis di-tuning sedemikian rupa supaya mampu menangani lontaran tenaga dan torsi tadi.

M Hybrid System

Mesin BMW M5 Touring 2025.

BMW M5 Touring mengandalkan mesin V8 4,4 liter dengan imbuhan M TwinPower Turbocharger, yang mengeluarkan 585 hp dengan torsi puncak 750 Nm. Untuk motor listrik, menggunakan penggerak terbaru BMW eDrive bertenaga 197 hp dan momen puntir 280 Nm.

Menurut rilis BMW, torsi tersebut dioptimalkan menjadi 450 Nm di transmisi. Ini bisa dicapai berkat penggunaan tahapan yang disebut pre-gearing stage, sebelum benar-benar disalurkan ke transmisi dan roda. Sebuah metode terbaru yang dipatenkan oleh pabrikan Jerman itu, dan bisa juga ditemukan pada BMW XM.

Kemudian, transisi dari penggerak listrik dan mesin, diklaim sangat halus berkat pengaturan yang telah mereka rancang sedemikian rupa. Ini penting karena angka tenaga dan torsinya bukan main-main. Salah sedikit, perubahan penggerak bisa sangat terasa.

Layaknya M5 terkini, secara default, mode penggeraknya adalah 4WD. Bisa diganti ke 4WD Sport yang pembagian daya akan lebih banyak ke roda belakang. Kalau pemiliknya suka drifting, mobil ini bisa memutus daya ke roda depan, dan menjadikan M5 Touring sebagai mobil gerak roda belakang (RWD).

Bagasi Luas

Bagasi M5 touring

Sekali lagi, karena ini ‘mobil keluarga’, BMW M5 Touring memiliki kemampuan untuk menampung barang di bagasi sebanyak 500 liter. Tentu, bisa diperluas hingga 1.630 liter.

Selain itu, akses buka-tutup bagasi juga dipermudah dengan pintu elektrik. BMW juga membekali dengan kemampuan menarik beban hingga dua ton.

Kelengkapan standarnya termasuk BMW Live Cockpit Professional yang dikendalikan oleh BMW OS 8.5. Sudah memiliki kemampuan koneksi 5G untuk menikmati layanan macam video streaming atau in-car gaming.

BMW M5 Touring akan mulai dipasarkan pada November 2024 yang akan datang. Pasar pertama yang akan menerima adalah Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Swiss dan Kanada. Inilah pangsa pasar yang dianggap paling penting untuk BMW M.

Sementara harganya, belum ada pernyataan resmi. Tapi situs Motor1 mengatakan, di Amerika Serikat, banderolnya mulai dari US $121.000. 

Subaru Indonesia Gelar Program SALF, Apa Itu?

Subaru Indonesia mengadakan program Subaru Active Lifestyle Fair (SALF) yang diadakan langsung di Plaza Subaru Alam Sutera mulai 16 hingga 19 Mei 2024.

Subaru Indonesia SALF

Di kegiatan ini Subaru Indonesia menawarkan unit Subaru ragam model dengan kondisi terbaik. Unit-unit ini merupakan ex-display dan ex-demo Subaru yang hanya digunakan setiap eventnya.

Sebut saja Crosstrek, Outback, Forester, WRX, hingga BR-Z ditawarkan di program Subaru Active Lifestyle Fair 2024. Semuanya, kami perhatikan punya jarak tempuh yang cukup rendah. 

Selain itu, acara SALF ini juga mengajak Anda berkesempatan  menguji teknologi Subaru EyeSight generasi ke-4, mencoba Boxing Engine Punch Contest, dan juga penawaran khusus yang berlaku khusus hanya di empat hari saja.

Ya, ini kami mencoba “mesin tinju”

Jika tertarik, kunjungi langsung Plaza Subaru Alam Sutera, atau IG Subaru Indonesia dan Whatsapp Subaru Indonesia. Stok terbatas dari 16 Mei hingga 19 Mei 2024.

kegiatan SALF diadakan oleh Subaru Indonesia

Arie Christopher, Chief Executive Officer, Subaru Indonesia, mengatakan “Di acara Subaru Active Lifestyle Fair (SALF) ini kami berikan penawaran terbaik dengan pengalaman khas Subaru, yang seru, unik, lengkap dengan sentuhan hospitality Omotenashi khas Jepang.”

Subaru Active Lifestyle Fair

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi acara ini dapat menghubungi WhatsApp resmi subaru Indonesia di +62 851-8688-6060 untuk mendapatkan Invitation. Dan datang mengikuti slot waktu yang tersedia mengingat ketersediaan ruang dan unit yang terbatas.

Motomobi News Karnaval 2024

Motomobi News Karnaval 2024: Puluhan Mobil Terjual Dalam Dua Hari!

Motomobi News Karnaval 2024, acara tahunan dari Motomobi Group kembali berlangsung pada 20-21 April 2024 kemarin. Acara ini merupakan lahan yang dirancang untuk bersilaturahmi para penyuka otomotif dan masyarakat umum, selepas Idul Fitri.

Event yang berlangsung di QBig, Bumi Serpong Damai tersebut diramaikan oleh para Agen Pemegang Merek (APM) mobil seperti Mazda, Honda, Hyundai, Great Wall Motors (GWM). Serta dua merek motor Royal Enfield dan Scomadi.

Motomobi News Karnaval 2024

Selain itu, after market juga hadir melalui penyedia suku cadang fast moving Cakra Motor, Mobile Tech dengan berbagai gadget pelengkap fitur untuk mobil, Thorr (penyedia aplikasi pengendali suara knalpot untuk mobil listrik) dan merchandise Motomobi Goods. Gelaran ini juga didukung oleh radio legendaris, Bens Radio 106,2 FM. 

Kalangan penyuka koleksi model mobil-mobilan dipuaskan dengan hadirnya beberapa penjual diecast. Tidak hanya berjualan, pengunjung juga dihibur dengan balapan Hotwheels yang diramaikan oleh berbagai kalangan usia. Mulai dari anak-anak, hingga orang dewasa.

Selain sarana berjualan, yang lebih penting adalah antusiasme pengunjung yang melihat deretan mobil Eropa lama. 20 mobil dipajang sepanjang selasar QBig. Jelas kalau mobil-mobil tersebut membangkitkan nostalgia.

Mobil Laris

Motomobi News Karnaval 2024 juga diramaikan oleh komunitas Group Otomotif 1990 (GO90’s) yang datang dengan puluhan mobil retro. Baik buatan Jepang ataupun Eropa. Ini juga sukses membuat pengunjung mengeluarkan handphone untuk memotret mobil-mobil menarik.

Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah, jumlah SPK yang mencapai lebih dari 30 unit selama gelaran dua hari. Cukup baik untuk sebuah event kecil yang berlangsung tepat setelah masa libur panjang.

Tahun depan, Motomobi News Karnaval sepertinya akan lebih besar lagi. Beberapa APM yang tidak dapat ikut tahun ini, menyatakan mereka sangat tertarik untuk berpartisipasi.

Jadi, tunggu kehadiran event seru ini tahun depan!

Nissan Luncurkan GT-R T-Spec Takumi & Skyline Edition

Nissan baru saja memperkenalkan GT-R (R35) model tahun 2025 di Jepang. Hanya saja belum ada kabar apakah versi facelift ini bakal masuk ke AS. Sebagai pemanasan, dua model edisi istimewa GT-R dilansir khusus untuk konsumen di Negeri Paman Sam. Namanya GT-R T-Spec Takumi & Skyline Edition 

Dari semua hal yang ada pada Nissan GT-R T-spec, yang paling istimewa dan penting adalah jantungnya. Mesin V6 twin-turbo VR38DETT.

Mengapa begitu istimewa? Karena setiap unit mesin Nissan GT-R T-spec dirakit dan dituning secara handmade oleh satu orang spesialis yang disebut Takumi. Prinsip ‘one man, one engine’ yang sama seperti di AMG.

Bagi yang awam apa itu T-spec, artian sederhananya yakni ‘spek garapan Takumi’.  Mesin yang dirakit oleh para Takumi memiliki tingkat kepresisian dan keseimbangan yang sangat tinggi.

Ada Emblem

Sebagai penanda, mesin racikan para Takumi ini diberi emblem khusus berwarna gold yang berisi nomor mesin dengan tulisan berwarna merah. Bagai stempel jaminan mutu.

Oleh sebab itulah 2024 GT-R T-spec Takumi Edition diluncurkan sebagai bentuk penghargaan terhadap para Takumi.

Nissan GT-R T-spec Takumi dilengkapi rem cakram karbon keramik GT-R Nismo. Fender depan pun dibuat lebih lebar. Selain itu, mobil ini dilengkapi fitur Vehicle Dynamic Control (VDC) yang di racik ulang oleh Nismo.

Pada saat menggunakan R-Mode, VDC akan menyalurkan torsi dan tenaga yang proporsional pada roda tertentu. Gejala understeer maupun oversteer saat melibas tikungan pun dapat dikurangi. 

Eksterior edisi Takumi ini dikemas dengan laburan warna khas Nissan GT-R yakni Midnight Purple.

Sangat kontras dengan velg forged 20-inci berkelir gold lansiran RAYS. Kemasan interior didominasi nuansa hijau pekat Mori Green.

Nissan GT-R Skyline Edition

Model istimewa yang kedua lebih kental dengan gaya khas GT-R di era sebelum R35. Mungkin lebih tepatnya adalah edisi nostalgia GT-R.

Sekujur bodi dilabur dengan nuansa warna biru metalik Bayside Blue. Sedangkan lapisan kulit pada interior tampil dengan warna Sora Blue.

Bayside Blue adalah warna ikonik Skyline GT-R R32 – R34. Jumlah produksi GT-R GF-BNR34 hanya 11.600 unit. Tak sebanyak R33 yang jumlahnya 16.700 unit, bahkan R32 yang produksinya mencapai 44.000 unit.

Nissan sempat membangkitkan lagi nostalgia warna ini di tahun 2019 pada GT-R 50th Anniversary Edition model tahun 2020.

Tunggu Beberapa Bulan Lagi…

Saat ini belum diungkap secara resmi berapa jumlah unit yang akan tersedia dan label harganya. Hanya dikatakan bahwa kedua GT-R model istimewa ini akan mulai beredar di AS dalam beberapa bulan mendatang.

Sebagai gambaran, untuk R35 model Premium di AS dibanderol seharga $121.090 (Rp 1,89 miliar) dan T-spec label harganya mulai dari $141.090 (Rp 2,2 miliar).

Sedangkan untuk varian NISMO label harganya mulai dari $221.090 (Rp 3,46 miliar).

 

SUV Dominasi Peraih Predikat IIHS Top Safety Pick+ 2024

Keselamatan berkendara jadi salah satu perhatian utama para konsumen dunia, termasuk Amerika Serikat. Lulus uji benturan jadi salah satu syarat mutlak agar produk kendaraan bisa dipasarkan di negara tersebut. Setiap tahunnya ada dua kategori predikat yang diberikan oleh IIHS. Top Safety Pick dan Top Safety Pick+.

Agar bisa masuk kualifikasi dari keduanya, harus memperoleh penilaian “Good” dalam uji benturan. Demikian pula dengan hasil uji tabrak dan pencegahan tabrakan terhadap pejalan kaki.

Ketatnya penilaian dan pengujian yang dilakukan membuat pickup truck jarang ada yang berhasil predikat tersebut. Terlebih untuk pickup truck berukuran besar. Satu-satunya pickup truck besar yang berhasil meraih predikat Top Safety Pick+ hanya RAM 1500 model tahun 2019.

Pengujuan IIHS Top Safety Pick untuk Rivian

Contoh lainnya, Toyota Tundra dan Rivian R1T setiap tahun selalu mencoba agar bisa meraih label Top Safety Pick+, tapi tak pernah berhasil. Bahkan tahun ini hanya berhasil meraih predikat Top Safety Pick. 

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) merupakan salah satu organisasi independen di AS yang sangat kredibel dan ketat dalam melakukan uji keselamatan berkendara.

 

Hyundai Group Dominasi 

Hyundai Motor Group tahun ini sukses mendominasi dengan menggondol 6 penghargaan paling bergengsi tersebut yang disumbang oleh mobil lansiran Genesis, Kia, dan Hyundai.

Lima model mobil Mazda tahun ini juga masuk daftar Top Safety Pick+ 2024. Sebuah prestasi luar biasa. Kemudian. empat model mobil dari Honda Motors (Honda dan Acura) masuk dalam daftar Top Safety Pick+.

Yang menarik, jumlah SUV makin banyak. Mobil ini memang edang merajai pasar otomotif AS. Tahun ini hanya empat pickup truck dan mobil kelas medium yang berhasil masuk Top Safety Pick. Hal tersebut merupakan imbas dari kriteria penilaian dan pengujian yang kian ketat. Termasuk keselamatan penumpang baris bangku kedua saat ini jadi perhatian utama dalam penilaian uji benturan.

Hal tersebut diharapkan bisa menjadi perhatian bagi seluruh produsen otomotif dunia, termasuk di Indonesia.

IIHS Top Safety Pick+ Award winners

Small cars

  • Acura Integra
  • Mazda 3 hatchback
  • Mazda 3 sedan
  • Toyota Prius

Midsize cars

  • Honda Accord
  • Hyundai Ioniq 6

Large luxury car

  • Genesis Electrified G80

Small SUVs

  • Genesis GV60

Midsized SUVs

  • Ford Explorer
  • Kia Telluride
  • Mazda CX-90
  • Nissan Pathfinder (pasca November 2023)
  • Subaru Ascent

Midsize luxury SUVs

  • Acura MDX
  • BMW X3
  • Genesis GV80 (pasca Agustus 2023)
  • Mercedes-Benz GLE Class
  • Tesla Model Y
  • Honda HR-V
  • Hyundai Kona
  • Mazda CX-30
  • Mazda CX-50 (produksi pasca Agustus 2023)

 

Mesin NR

Deretan Mesin ‘Panjang Umur’ Andalan Mobil Biasa di Indonesia

Kalau Anda punya mobil mainstream yang kerap terlihat di jalan raya, kemungkinan besar penggerak yang terpasang adalah mesin-mesin panjang umur yang sebetulnya layak disebut legendaris. Tidak seheboh seri mesin JZ dari Toyota, 4G Mitsubishi atau K-series Honda yang punya performa memang. 

Irit, onderdil banyak, mudah dirawat dan mudah digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Tidak jarang, mudah juga dimodifikasi. Dan paling penting, bisa diandalkan  Mesin-mesin di bawah ini kemungkinan besar menyumbangkan banyak hal positif di kehidupan Anda.

Toyota NR Engine

Mesin NR Toyota Rush

Mesin NR hadir di Indonesia sejak 2013 digunakan oleh Toyota Etios Valco. Kalau Anda ingat, di Indonesia, NR menggantikan keluarga mesin NZ yang terpasang di Vios (gen.1 dan Gen 2). Setelah Etios, NR dengan kemampuan Dual VVT-i kemudian diandalkan untuk Vios generasi ketiga (menjelang akhir masa produksi), Vios generasi keempat, Keluarga Avanza/Veloz/Xenia, Sienta, C-HR, Yaris Cross, termasuk versi HEV. 

Variannya beragam, mulai dari 1NR-VE  berkapasitas 1,3 liter yang terpasang di Avanza, 2NR-VE di Veloz, Yaris, Yaris Cross. Varian ini juga punya yang diimbuhi teknologi hybrid, bernama 2NR-VXE yang bisa ditemukan di Yaris Cross HEV. Lalu ada 3NR-VE. Inilah yang jadi pelopor mesin NR di Indonesia tadi. Terpasang di Etios Valco, lalu belakangan dipasang di Calya dan Agya 

Honda L15 Engine

Honda L15

Ini mungkin mesin yang paling banyak penggunanya di keluarga Honda. Di Indonesia, Honda Jazz i-DSI (2004) adalah yang pertama menggunakan penggerak ini, diikuti City. Tepatnya tipe L15A1 (i-DSI) dan A2 (VTEC). Kemudian dilanjutkan L15A7 di Jazz generasi kedua dan juga Freed.

Selanjutnya, lahir L15 dengan berbagai penambahan kemampuan. Penggunanya tidak lagi hanya yang lahir dengan platform Jazz (City, HR-V, Freed) tapi meluas hingga WR-V, CR-V, Accord dan Civic. Tentunya dengan imbuhan turbocharger untuk mendongkrak performa. Selain turbo, beberapa varian L15 juga dirancang untuk bisa mengkonsumsi BBM alternatif. 

Nissan HR Engine

Keluarga mesin HR terdiri dari dua format. Satu dengan tiga silinder, satunya empat silinder. Anda mungkin familiar dengan mesin ini saat digunakan oleh Nissan Livina dan Grand Livina saat pertama muncul di Indonesia tahun 2007-an. HR15DE yang diandalkan waktu itu. Kemudian, keluar varian lain dari mesin mobil harian ini. 

HR20 berkapasitas 2,0 liter dipasang di Serena, X-Trail. Kemudian datang Evalia dengan HR15DE serupa Livina. Sayang, Livina terbaru yang menggunakan platform Xpander tidak lagi menggunakan mesin ini. Yang menarik, versi tiga silinder juga bertebaran di Indonesia. Jadi penggerak keluarga Datsun Go, Nissan March hingga sekarang Nissan Kicks. Uniknya, di Kicks jantung mekanis ini hanya jadi genset untuk mengisi baterai. Terakhir Magnite menggunakan HRA0DET, tiga silinder dengan imbuhan turbo. 

Suzuki K-series Engine

Mesin K buatan Suzuki sebetulnya produk lama. Mesin ini muncul pertama di tahun 1994. Formatnya tiga silinder dan empat silinder. Di Indonesia, versi K10 tiga silinder bisa ditemukan di Suzuki Karimun Wagon R, S-Presso atau di Suzuki Celerio. Tergantung di mobil mana, berbagai imbuhan dipasangkan. Mulai dari turbocharger hingga sistem hybrid ringan (SHVS). 

Versi empat silinder, ada banyak. Yang menarik, versi K12B digunakan oleh Esemka Bima. Mesin K12M diandalkan oleh Suzuki Ignis. Naik ke K14, digunakan oleh Suzuki Ertiga dan kembarannya, Mazda VX-1. Lalu, yang paling canggih adalah K15. Ini mesin yang dipakai oleh Suzuki Carry, Ertiga terbaru, XL7, Vitara baru, Suzuki Jimny, Baleno.  

Mitsubishi 4A Engine

Mesin 4A juga bukan barang baru. Hadir pertama di Mitsubishi Colt (hatchback) tahun 2004 lalu berkembang. Salah satu yang populer di Indonesia adalah 4A91. Mesin yang bloknya berbahan alloy ini dipopulerkan di Indonesia oleh Mitsubishi Xpander. Seiring berjalannya waktu, penggerak 1,5 liter DOHC ini dipakai juga oleh Nissan Grand Livina. Menyusul kemudian Xforce. 

Tidak banyak? Mungkin. Tapi di luar sana, terutama di Cina, 4A91 dipakai oleh berbagai produsen setempat mulai dari BAIC, Sonova, Zotye dan sebagainya. Bahkan pabrikan Eropa, Smart menggunakan 4A91 untuk ForFour. Yang menarik, Xpander hybrid yang meluncur di Thailand beberapa waktu lalu, tetap menggunakan keluarga 4A. Tepatnya 4A92. Pertama kalinya ada sistem hybrid di keluarga mesin ini.  

 

 

 

Acura Integra Type S

Acura Integra Type S Raih Penghargaan Bergengsi di AS

Acura Integra Type S raih penghargaan bergengsi 2024 Road & Track Performance Car Of The Year Award untuk kategori harga dibawah US$100.000. Acura Integra Type S mampu mengungguli mobil coupe rear wheel drive yang memiliki harga yang lebih mahal.

Sebelumnya Acura Integra Type S menerima penghargaan 2023 North American Car of the YearTM serta 2024 Car and Driver 10Best Cars. Selain itu, ini merupakan penghargaan kedua kalinya untuk Acura setelah berhasil meraih penghargaan yang sama pada 2017 lalu.

Acura kencang ini menggendong mesin sebesar 320 hp berpadu transmisi manual. Sejak kembalinya ke lini Acura tahun 2023, model ini menjadi model terlaris di segmen premium sport compact dan menguasai hampir 40 persen penjualan di kelasnya. Penjualan model ini melampaui 2.000 unit selama 15 bulan hingga Desember 2023. Dan berkontribusi sekitar 10 persen dari penjualan kumulatif sejak pertama kali didistribusikan pada bulan Juni 2023.

Dinilai di Sirkuit

Kriteria kendaraan yang terpilih dari Road & Track Performance Car of the Year merupakan kendaraan yang dijual / diproduksi massal pada tahun 2024. Kendaraan yang dipilih tersebut kemudian diujikan selama empat hari di jalan raya dan sirkuit balap. Pengujian di sirkuit balap dilaksanakan di Thunderhill Raceway di Willows, California dan berlangsung selama dua hari. Kemudian kendaraan akan diujikan untuk menjelajahi jalan di Napa Valley di California Utara.

Mobil ini diproduksi secara eksklusif di pabrik Marysville di Marysville, Ohio, bersama model Acura TLX dan TLX Type S. Mesinnya K20C yang diproduksi di pabrik mesin Anna di Ohio. Tempat ini juga memproduksi mesin V6 turbo. Yang menjadi tenaga penggerak dari Acura TLX Type S dan MDX Type S.

Kini, lini Acura yaitu Integra dan TLX, dan tiga mobil SUV yaitu RDX, MDX, dan ZDX dengan tenaga listrik. Semua kendaraan Acura dijual dan dibuat di Amerika Serikat serta menggunakan suku cadang domestik dan global.

 

Motoplex 4 Brand Makasar

Motoplex 4 Brands Piaggio Group Mulai Beroperasi di Makassar

PT Piaggio Indonesia memperluas dan meningkatkan dealer Motoplex 4 Brands di Makassar, dari sebelumnya Motoplex 2 Brands. Motoplex Makassar ini hadir berkat kerjasama Piaggio Indonesia dan PT Anugerah Aspac Pratama.

Dengan pembukaan dealer tersebut, penjualan dan layanan purna jual merek yang berada di bawah naungan Piaggio Group kini tersedia di sembilan kota di Indonesia. Adapun merek motornya adalah Piaggio, Vespa, Aprilia, dan Moto Guzzi.

Kota Makassar dipilih karena letaknya strategis sekaligus memiliki status sebagai ibukota Sulawesi Selatan. Wilayah ini juga berkembang dengan hadirnya destinasi-destinasi wisata mempesona.

Piaggio Group Makassar

“Pengembangan Motoplex di Makassar memperkuat akses mobilitas premium di seluruh Indonesia,” ujar Marco Noto La Diega, Managing Director dan CEO PT Piaggio Indonesia. Ia juga mengaku senang dengan peningkatan minat terhadap gaya hidup otomotif premium di wilayah penting di Indonesia

Dealer Motoplex 4 Brand terletak di Jl. Sultan Alauddin No. 78A, Mangasa, Tamalate, Makassar. Menyajikan konsep ritel premium, juga mengeksplorasi rangkaian produk terbaik dari beragam merek Piaggio Group mulai dari skuter hingga motor besar. Tentunya, sudah dilengkapi dengan fasilitas 3S (sales, sparepart and service) yang lengkap.

Selain sebagai penjual dan pelayanan pemeliharaan motor, lokasi Motoplex 4 Brands ini juga bisa menjadi titik kumpul bagi penggemar motor asal Italia. Di sini, mereka dapat saling mengenal melalui kegiatan menarik, seperti sesi sharing dan riding bersama.

 

Motor listrik Yadea

Insentif Motor Listrik Lambat Terserap, Tahun Ini Bagaimana?

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengabarkan bahwa subsidi untuk penjualan kendaraan roda dua berpenggerak listrik (insentif motor listrik) baru menyentuh Rp 78 miliar, atau setara 11.532 unit motor. Ini masih jauh di bawah target pemerintah yang mencanangkan 200 ribu. Dengan anggaran Rp 1,4 triliun, mulai April 2023.

“Bagi konsumen mobil dan motor listrik, salah satu yang penting kan baterai. Baterainya harus bisa memiliki durasi yang lama, yang panjang, baterainya harus bisa mudah di-charge. Charge-nya juga kalau untuk mobil harus cepat, kalau charge 3-4 jam itu dianggap lama maka sekarang teknologi akan bisa membuat charge mobil lebih cepat. Jadi baterai itu menjadi kunci terhadap keberhasilan program mobil dan motor listrik,” kata Agus Gumiwang, seperti dikutip dari Antara.

Ia mengakui, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pembuat motor listrik, untuk melakukan standarisasi baterai kendaraan listrik. Ini juga demi membentuk tingkat persaingan yang lebih adil.

Sementara dari sisi Kementrian Perindustrian, penyerapan anggaran yang lebih lambat dari perkiraan menjadi beban tersendiri. “Karena penyerapannya tidak sesuai, bahkan jauh dari apa yang sudah disiapkan yaitu 200 ribu unit motor listrik, itu menjadi beban kita dalam konteks kita tidak berhasil men-deliver atau memberikan penyerapan anggaran yang tinggi,” kata Agus.

Namun di luar itu, dikatakan anggaran di luar soal program insentif dan bantuan, dikatakan telah terserap hingga 99 persen. “Tapi ketika anggaran itu di-blend dengan anggaran insentif, nah itu bawa dampak yang kemudian menurunkan penyerapan anggaran kita cukup dalam. Mungkin sekitar 77-80 persen,” tambahnya.

Untuk tahun 2024 ini, Kemenperin mendapatkan alokasi anggaran program insentif untuk 50.000 unit motor listrik. Setara Rp 350 milyar. Untuk tahun ini, Menteri Perindustrian menegaskan optimis akan mencapai target. ALasannya, tahun 2023 lalu, insentif dimulai di bulan April. Tahun ini, program dimulai dari Januari, “Saya kira bisa (capai kuota insentif motor listrik),” tutupnya.

Neta Auto Indonesia

Tidak Mau Kalah, Neta Indonesia Tebar Garansi Seumur Hidup

Di sela-sela sesi pengujian jarak jauh Neta V, Neta Auto Indonesia membuka sebuah informasi yang mengejutkan. Mengejutkan tapi harus dilakukan: Mereka memberikan garansi seumur hidup. Tetnunya untuk produk mereka dan jumlahnya dibaatasi.

Neta mengatakan lifetime warranty ini berlaku hanya untuk 2.024 konsumen baru. Kami katakan bukan langkah yang mengejutkan karena Wuling sudah memberlakukan hal yang sama untuk pesaing terdekat Neta V, Wuling Binguo. Tentu, ini akan jadi daya tarik tersendiri untuk konsumen. Meski ada beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku.

Diantaranya, garansi ini berlaku untuk mobil pribadi bukan taksi atau armada (fleet) perusahaan. Untuk itu, ada aturan mobil tidak digunakan lebih dari 30.000 km per tahun. Tujuannya, untuk menegaskan kalau mobil ini digunakan sebagai sarana transportasi pribadi, bukan taksi online. Untuk informasi, rata-rata penggunaan mobil pribadi selama setahun adalah 20.000-25.000 km.

Kemudian, garansi ini berlaku untuk kepemilikan pertama, sesuai dengan nama yang tertera di BPKB dan STNK. Serta tentunya selalu melakukan perawatan di bengkel resmi Neta.

Insentif Listrik

Selain garansi, Neta Auto juga mengumumkan mereka akan memberikan listrik gratis untuk pengisian ulang. Jumlahnya 1.000 kW senilai Rp 2.500.000.

Nilai ini akan langsung dimasukan ke dalam aplikasi PLN, dan untuk mengklaim Anda harus melakukan isi ulang di SPKLU milik PLN. Dan ya, saat ini ada SPKLU yang non-PLN di beberapa lokasi.

Neta memberikan insentif biaya pengisian ulang betarai ini secara terbatas. Raditio Hutomo, After Sales Director Neta Auto Indonesia menegaskan, promosi ini hanya berlaku untuk 1.000 konsumen baru.

Saat ini, Neta Auto Indonesia memasarkan satu model yaitu hatchback V. Mobil ini memiliki baterai dengan kapasitas 40,7 kWh dengan jarak tempuh yang diklaim 401 km. Dijual dengan harga Rp 379 jutaan (OTR Jakarta). 

Review XFORCE Sepanjang Joglosemar, Seperti Apa Rasanya?

Kami sambut dengan antusias saat undangan media test drive dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) untuk review Mitsubishi XFORCE datang ke meja redaksi kami.

Event media test drive bertajuk “XFORCE Infinite Xcitement – Media Adventure 2023“ yang berlangsung pada 10 – 12 Desember 2023 ini mengeksplor kawasan Joglosemar dengan jarak jelajah sekitar 700 km.

Sesuai karakter mobil yang diciptakan untuk beragam kondisi jalan. Kami menjajal potensi dan kemampuan XFORCE secara maksimal. Mulai dari jalan perkotaan hingga rute berliku dengan panorama pedesaan dan pegunungan.

“Kami mengajak awak media dari berbagai genre untuk mencoba langsung kemampuan XFORCE. Masukan dan pengalaman yang mereka rasakan saat mengendarai compact SUV ini memiliki makna yang sangat penting bagi kami,” papar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Day 1: Rute Semarang-Solo

Petualangan kami pada hari pertama di batch terakhir ini dimulai dari Semarang menuju kota Solo. Perjalanan dari Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah yang berjuluk Kota Atlas ini cukup menyenangkan.

Selama perjalanan hari pertama ini para peserta dapat merasakan secara maksimal kenyamanan serta utilitas fitur yang ada pada XFORCE.

Tak hanya kabinnya saja yang lapang, kami merasa ruang kargonya juga mampu memuat barang bawaan kami yang lumayan banyak. Bahkan pada kabin XFORCE ternyata memiliki cukup banyak kompartemen penyimpanan.

Soal sistem infotaintment, XFORCE dibekali konten fitur yang tak kalah dibanding kompetitornya. Mulai dari head unit dengan layar 12.3-inci pada dashboard. Ukurannya lumayan besar.

Fitur pemanja perjalanan terutama bagi para gadget mania juga lumayan lengkap. Koneksi smartphone dengan sistem audio merupakan salah satu fitur unggulan. Fitur yang satu ini akan kami ulas nanti.

Selama perjalanan di hari pertama ini, peserta diajak untuk melewati jalan tol Semarang – Solo yang pemandangannya tak kalah keren dibandingkan di Eropa. 

Di sinilah kami dapat leluasa menjajal performa dan handling kemudi. Fitur Cruise Control bekerja sempurna. Bahkan kami menikmati aksi salip menyalip dan susul-susulan di jalan tol untuk mencicipi stabilitas berkendara. Handling kemudi cukup stabil pada kecepatan tinggi.

Yamaha Punya Andil

Soal sistem tata suara, kualitas yang disuguhkan oleh Dynamics Sound Yamaha Premium pada XFORCE patut diacungi jempol. Kami memutar lagu kesukaan masing-masing dengan genre dan ritme musik berbeda. Kami penasaran seperti apa output yang dihasilkan oleh empat mode suara yang ada yakni Signature, Powerful, Lively, dan Relaxing.

Sistem audio lansiran Yamaha ini juga dilengkapi fitur Speed Compensated Volume dengan 5 level pengaturan. Output suara yang tersalurkan via 8 speaker dapat disesuaikan dengan kecepatan berkendara dan kondisi jalanan. Kabin pun cukup kedap dan suara bising gesekan ban dengan permukaan cor beton ruas jalan tol tak merembes ke kabin.

Uji Fitur Keselamatan

Saat mulai masuk kota Solo, kondisi lalu lintas cukup ramai. Di sinilah kami bisa mencoba fitur keselamatan berkendara yang ada seperti Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, dan Auto Light Control. Saytu hal yang menarik perhatian kami, sistem pengereman cukup meyakinkan. Pengereman terasa halus dan tidak menyentak.

review xforce motomobi news

Secara keseluruhan, review di hari pertama ini XFORCE sukses membuat kami tertarik, meski ada saja kekurangannya. 

Review Neta V

Review Neta V: Seberapa Irit Mobil Ini Untuk Perjalanan Luar Kota?

Neta Indonesia mengundang kami untuk melakukan perjalanan untuk melakukan review Neta V ke Semarang. Tentunya, karena ini mobil listrik compact, yang sebetulnya lebih cocok untuk perkotaan, konsumsi baterai jadi fokus kami saat menjalani rute luar kota.

Berangkat dari Neta Arista di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, menempuh rute sejauh 432 km melalui jalan tol. Dengan baterai 99 persen, pemberhentian pertama adalah rest area km 228. Salah satu tempat istirahat yang menyediakan fasilitas SPKLU di jalur tol trans Jawa. Kenapa harus rest area ini? Bukannya banyak SPKLU sebelum dan sesudah km 228?

Betul. Pertimbangannya adalah rasa aman. Begini, menurut Neta, V memiliki jarak tempuh maksimal 401 km berdasarkan metode pengujian CLTC (China Light Duty vehicle Test Cycle). Pada kenyataanya, kami menemukan beberapa mobil listrik yang melewati klaim CLTC tersebut. Meski kebanyakan memang tidak sampai di angka yang disebutkan.

Lalu, dengan menempuh 234,2 km dari dealer Neta Tebet tersebut, berjalan di kecepatan 65-90 km/jam. MID menunjukan sisa jarak tempuh sejauh 165 km. Cukup mengejutkan karena artinya, kalau ‘dibablaskan’ tanpa isi ulang baterai, mobil ini akan berjalan sampai 399 km (jarak yang sudah ditempuh ditambah sisa jarak tersedia). Untuk informasi, sisa tingkat keterisian baterai di km 228 adalah 45 persen.

Konsumsi Baterai Neta V

mobli listrik Neta V

Pengisian ulang pun dilakukan dari 45 persen hingga keterisian baterai mencapai 94 persen (kurang lebih 38,2 kWh).  Kalau menurut resi SPKLU, daya yang masuk ke baterai adalah 24 kWh. Mobil ini memiliki kapasitas baterai yang bisa digunakan sebesar 40,7 kWh. Dengan begitu, kami memutuskan untuk langsung menuju kota Semarang tanpa berhenti lagi.

Dengan rentang kecepatan yang kurang lebih sama seperti sebelumnya, Neta V mencatatkan konsumsi listrik sebesar 10,1 kWh/100 km. Atau 9,9 km/kWh. Irit. 

Kalau berjalan dengan kecepatan lebih dari itu, seperti yang rekan kami lakukan dengan berjalan 100 km/jam, mereka mencatatkan  Konsumsi listrik sebesar 14,1 kWh/100 km. Tidak heran, pengisian sebanyak dua kali terpaksa dilakukan di rest area km 130 dan km 379 menjelang gerbang tol Kali Kangkung. Menurut pengakuannya, di tempat terakhir itu, sisa baterai tujuh persen. 

Lalu berapa biayanya? Pengisian di SPKLU, menggunakan aplikasi ChargeIN untuk mengaktifkan stasiun pengisian, memiliki biaya yang sedikit lebih mahal dibanding isi ulang menggunakan listrik rumah tangga. Anda akan dikenakan biaya Rp 2.705 per kWh, termasuk biaya penggunaan aplikasi. 

Neta V SPKLU

Irit? Dengan menerapkan parameter berkendara seperti di atas, konsumsinya sangat irit. Kami sukses mendekati angka klaim pengujian CLTC. Dengan berkendara di kecepatan normal di jalan tol pun, masih masuk akal. Tapi harap diingat, hasil ini tidak mengikat karena pasti akan berbeda-beda, Tergantung gaya berkendara, kondisi cuaca, kepadatan lalu lintas dan faktor lainnya. 

 

Toyota Supra GT4 Iron Man, Bikin Tony Stark Tersenyum Puas

Di antara pameran otomotif yang ada di Jerman, nama Essen Motor Show mungkin tak terlalu populer. Justru ini adalah hajatannya para tuner dan modifikator otomotif serta pecinta mobil sport di Jerman. Salah satu karya modifikasi yang dipamerkan adalah Toyota Supra GT4 “Iron Man” hasil garapan Toyota Jerman.

Info resmi yang diberikan seputar mobil modifikasi yang satu ini memang tak terlalu lengkap. Namun dari tampilannya, detail ubahannya cukup bisa bercerita.

Basis model yang digunakan sebagai bahan modifikasi pun ternyata bukan Toyota Supra biasa. Tapi sebuah edisi khusus yakni Supra GT4 100th Edition Tribute. Mobil edisi terbatas ini dibuat sebagai momen perayaan unit produksi ke-100 dari mobil balap Toyota Supra GT4. Harganya pun tidak murah. Mobil ini di Jerman label harganya €68.900 atau sekitar Rp 1,1 milyar (off-the road)!

Iron Man Luar Dalam

Nah, sekujur bodi mobil dikemas dengan grafis livery tokoh superhero Iron Man. Tak hanya tampil dengan gimmick grafis pada bodi. Sejumlah ubahan pun dilakukan pada eksterior.

Sirip splitter pada bemper depan, kaca spion serat karbon dan sayap spoiler berbahan serat karbon adalah sekilas ubahan yang terlihat. Bilah pelek alloy 19-inci lansiran Protrack berkelir Gold terlihat kontras dengan kaliper rem berkelir hitam.

Tampilan ala street custom nan gaul rasanya kurang greget jika sektor kaki-kaki tak mendapat sentuhan. Ya, suspensi standar diganti versi balap plus satu set damper yang beban redamannya bisa disetel. Ketinggian ayunan suspensi pun diturunkan sekitar 35 mm. Bodi jadi terlihat ceper dan pelek bisa masuk dengan pas di rongga fender.

Tampilan interior mobil ini sepintas hampir sama seperti Supra GT4 100th Edition Tribute. Namun ternyata terdapat sedikit perbedaan. Pedal standar diimbuhi cover pedal lansiran AC Schnitzer. Jok sport warna hitam beraksen jahitan benang yang kontras serasi dengan nuansa serat karbon pada panel interior. Emblem khusus pun disematkan sebagai penanda.

Tak dijelaskan apakah sektor mesin turut mendapat sentuhan atau tidak. Standarnya, mobil ini dibekali mesin 6-silinder 3.0-liter turbo racikan Toyota Gazoo Racing. Output tenaga sebesar 335 hp dan torsi maksimum 500 Nm diteruskan ke roda via transmisi manual 6-speed.

Hanya butuh 4,6 detik untuk melesat hingga 100 km/jam. Dan ternyata Supra GT4 Iron Man ini dibekali sistem exhaust lansiran Milltek. Raungan mesin di setiap perpindahan gigi dijamin membuat hati Tony Stark bergelora hingga mencapai top speed 250 km/jam.

 

 

Peugeot 208 Rallye, Bangkitkan Nostalgia Peugeot 205 Rallye Ikonik

Meluncurkan mobil edisi khusus kerap dilakukan pabrikan otomotif untuk mendongkrak angka penjualan. Hal tersebut ternyata juga dilakukan Garages-Hotz SA, salah satu agen distributor dan jaringan dealer mobil Peugeot di Swiss. Mereka memoles Peugoet 208. 

Peugeot 208 Rallye

Mobil edisi khusus yang digagas oleh Garages-Hotz SA adalah Peugeot 208 Rallye. Inspirasinya berasal dari livery model lawas Peugeot 205 dan 106 Rallye. Peugeot 208 Rallye ini dibuat untuk memperingati 40 tahun lahirnya mobil rally Peugeot 205 Turbo 16 Group B era ’80an yang legendaris.

Versi APM Regional

Mobil ini bukanlah model edisi khusus versi “tak resmi” yang pertama. Pada tahun 2012 silam sebuah distributor Peugeot di Le Mans, Perancis pernah melansir Peugeot 208 edisi Le Mans. Hmm… kami jadi teringat pada Peugeot 405 Mi16 Le Mans yang pernah beredar di Indonesia pada era ’90an. Hanya saja yang satu ini versi resmi dari pabrikan.

Terkadang mobil edisi khusus versi APM regional seperti ini justru jadi incaran kolektor. Karena benar-benar ‘limited edition’ alias populasinya sangat terbatas dan tak ada di kawasan atau negara lain.

Nah, yang digunakan sebagai basis versi Rallye dari Swiss ini adalah Peugeot 208 gen-2 model tahun 2023 pra-facelift.

modifikasi peugeot 208

Bedanya, versi asli dari Peugeot 205 dan 106 Rallye adalah hatchback 3-pintu. Sedangkan Peugeot 208 Rallye adalah hatchback 5-pintu. Meski beda versi jumlah pintunya, tapi tetap keren bukan?

Eksterior Dan Interior Ala Rallye

Seperti versi Rallye yang asli, Peugeot 208 Rallye ini hanya tersedia dalam warna putih. Pelek 16-inci stainless steel model rally yang digunakan pun dilabur dengan warna putih. Sama seperti versi Rallye yang asli. Ekstensi fender dan bemper sewarna bodi kian menambah kesan sporty.

nostalgia peugoet 205 lewat 208 rallye

Agar tampilan eksterior kian klop dengan versi Rallye yang asli, decal sticker pun disematkan pada sejumlah area bodi. Pada grille dan bodi tersemat decal stripping warna-warni khas Rallye.

Di kaca depan tersemat sticker Peugeot Talbot Sport dan Rallye warna-warni dengan desain persis seperti versi aslinya. Pada pilar-C tersemat label “208 Rallye” sebagai penanda edisi khusus.

Jika pada Peugeot 208 versi facelift telah menggunakan lampu depan LED, pada versi Rallye ini pakai lampu Halogen. Ya, persis versi Rallye aslinya yang saat itu belum lahir lampu LED.

Pada area interior sedikit dikemas dengan gaya sport. Dasboard dan panel pintu dihiasi aksen serat karbon. Tulisan “Peugeot” berwarna merah pada setir nampak serasi dengan jok berbahan kain warna abu-abu muda beraksen jahitan benang warna merah.

Spek Mesin tetap Standar

Isi di balik bonnetnya masih standard. Tak ada sentuhan ubahan pada mesin 3-silinder 1.2-liter PureTech turbo yang diusung. Output tenaganya tetap 100 hp dengan torsi maksimum 205 Nm. Mesin berpenggerak roda depan (FWD) ini dibekali transmisi manual 6-speed.

Untuk ukuran zaman sekarang, performa hatchback ini memang tak terlalu greget. Namun dibandingkan versi Peugeot 205 Rallye yang asli, performa keduanya nyaris sama.

Hanya saja karena tak ada diet bobot, maka Peugeot 208 Rallye ini 372 kg lebih berat dari 205 Rallye. Bahkan sistem suspensi mobil ini masih standar alias tak ada ubahan sama sekali. Andaikan setting mesin dan suspensinya diracik ulang, karakter sport ala Rallye bakal kian kental.

Mobil ini dibanderol seharga 24.500 Swiss Franc atau sekitar Rp 429,6 jutaan. Pemesanan dilakukan secara daring melalui situs resmi jaringan dealer Garages-Hotz SA dan hanya tersedia di Swiss.

Bagi para konsumen atau pemilik Peugeot 208 di luar Swiss tak perlu berkecil hati. Tampilan mobil ini bisa menjadi inspirasi modifikasi. Tinggal pasang decal sticker “Rallye” pada bodi dan ganti pelek standar dengan model rally berkelir putih. Anda pun siap bernostalgia…

 

Delivery Neta V

Neta V Mulai Pindah Tangan Ke Konsumen

Neta Auto Indonesia, perusahaan mobil litrik asal Tiongkok yang memulai debutnya di GIIAS 2023 lalu, memenuhi janjinya. Mereka resmi melakukan proses delivery kepada para pemesan Neta V. Meskipun sebetulnya delivery sudah mereka mulai pada awal November, tapi seremoni penyerahan berlangsung pada 25 dan 27 November kemarin di Jakarta. Acara penyerahan dilakukan di dua dealer berbeda.

Penyerahan pertama pada 25 November berlansung di diler Neta Arista yang berada di Tebet. Dilanjutkan dua hari kemudian di Neta Kelapa Gading. Zhang Yong, CEO dan Co-founder Neta Auto bersama Jason Ding, Managing Director Neta Indonesia menyerahkan secara simbolis 15 unit Neta V kepada konsumen. Sejauh ini, 250 unit Neta V telah dipesan, sejak pertama kali diperkenalkan.

Delivery Neta V

Zhang mengatakan, “Kami sangat senang dapat bertemu dan menyerahkan langsung unit NETA V kepada para konsumen kami. Momen ini tidak hanya sebatas penyerahan unit, tetapi juga menjadi kesempatan bagi NETA untuk mengenal langsung para konsumen yang hadir. Mendengarkan aspirasi mereka dan memotivasi kami untuk terus mengembangkan kendaraan listrik yang canggih dan inovatif.”

Selain itu Zhang juga menegaskan kalau acara ini adalah bentuk rasa terima kasih kepada Indonesia yang telah mendukung kehadiran mereka. Neta menganggap Indonesia adalah pasar yang penting di kawasan ASEAN.

Pengembangan Dealer

Bukan cuma fokus mencari produk yang pas, Neta Auto Indonesia mengklaim mereka juga fokus mengembangkan dealer di Indonesia. Targetnya, ada pembukaan 10 dealer baru di Indonesia, hingga penutupan 2023 ini.

Selain itu, mereka juga sudah menegaskan akan merakit produknya di Bekasi, memanfaatkan fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang dulu pernah merakit Hyundai. Ini langkah strategis yang semestinya, akan memudahkan Neta dan konsumen, serta tentunya jadi hal positif untuk perkembangan industri otomotif Indonesia. Rencananya, mulai kuartal kedua 2024, Anda akan bisa melihat produk Neta rakitan lokal.

Saat ini, Neta V yang merupakan hatchback berpenggerak listrik, dijual mulai dari Rp 379 juta (OTR DKI).  Di balik badannya tersemat motor listrik berkekuatan 93,6 hp. Lebih besar dari yang digunakan oleh Wuling BinguoEV. Baterainya memiliki kapasitas 40,7 kWh, yang memberikan jarak tempuh hingga 401 km (berdasarkan metode uji CLTC). 

Wuling BinguoEV

SPK Wuling BinguoEV Capai 1.000 Unit Dalam Seminggu

Wuling BinguoEV memang baru 11 hari saja diperkenalkan. Tapi Wuling Indonesia mengklaim mereka sudah mengantongi jumlah pemesanan (SPK) hingga 1.000 unit. Angka itu diraih hanya dalam waktu satu minggu sejak BinguoEV diperlihatkan di Tangerang (16/11) lalu.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari konsumen terhadap kendaraan listrik kedua Wuling di Indonesia, BinguoEV,” ujar Dian Asmahani selaku Brand & Marketing Director Wuling Motors. Menurutnya, antusiasme yang tinggi dari konsumen menunjukkan respon positif terhadap kendaraan ramah lingkungan. Sekaligus menjadi bukti nyata kalau pasar mobil listrik di Tanah Air semakin berkembang.

Wuling baru

“Pencapaian angka pemesanan ini tidak hanya mencerminkan daya tarik dari BinguoEV yang ikonik, tetapi juga penanda bila kini konsumen semakin menyadari pentingnya solusi mobilitas berkelanjutan,” kata Dian.

Tentunya, jumlah pesanan tersebut juga didorong oleh adanya paket promosi Electric Icon Priority Pack bagi seribu pemesan pertama Wuling BiguoEV versi 410 km. Kesuksesan tersebut membuat Wuling menambah kuota Electric Icon Priority Pack gelombang kedua. “Melihat permintaan yang terus meningkat, kami hari ini mengumumkan akan memberikan Electric Icon Priority Pack untuk 1.000 pemesan BinguoEV berikutnya,” kata Dian Asmahani. Menurutnya, ini merupakan langkah untuk mengapresiasi pelanggan.

Wuling BinguoEV adalah mobil listrik kedua yang dipasarkan Wuling di Indonesia. Mobil ini dibekali dengan penggerak listrik bertenaga setara 67 hp. Menurut situs resmi Wuling, BinguoEV tersedia dalam dua varian yaitu 333 km dan 410 km, mengacu pada jarak tempuh maksimalnya. Untuk harga, belum ada informasinya. Tapi diperkirakan antara Rp 300-400 jutaan.

Gebyar Keselamatan, Kampanye Mendorong Toleransi Berkendara

Direktorat Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas (Ditkamsel) Korlantas Polri kembali menggelar kampanye Gebyar Keselamatan 2023. Setelah digelar di ISD Pusdiklantas, Serpong, Tangerang, program ini berlanjut di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, (25/11) lalu.

Gebyar Keselamatan bertema Sehati, Safety, Presisi ini dihadiri oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi didampingi Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Ery Nursatari.

Gebyar keselamatan

Turut hadir, Kepala Sub Direktorat Manajemen Operasional dan Rekayasa (Subdit Jemenopsrek) Korlantas Polri Kombes Pol Indra Jafar. Serta Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Affandi, serta para anggota komunitas otomotif, terutama roda dua.

Perlunya Etika

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri, menegaskan hal penting. Bahwa tidak cukup hanya terampil pada saat berkendara, namun juga dibutuhkan etika berlalu lintas yang baik dan benar. Hal tersebut berujung pada keselamatan berkendara. “(Dengan) adanya kepedulian, empati dan toleransi saat berkendara setidaknya dapat mengurangi faktor-faktor pelanggaran ataupun kecelakaan,” ujarnya. 

Sama seperti sebelumnya, kegiatan ini diisi dengan penyematan pin kepada perwakilan komunitas, pembacaan ikrar pelopor keselamatan, Coaching clinic keselamatan berkendara dan Demo safety riding.

Rencananya, kampanye Gebyar Keselamatan ini masih akan terus berlanjut hingga 18 Desember 2023 mendatang. Yang menarik, Anda pun masih bisa mengikuti foto kontes Safety Riding dengan mention ke instagram @gebyarkeselamatan. Semoga saja kampanye mulia ini bisa berkontribusi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.