Hyundai Motors Indonesia Bersiap Hadirkan Ioniq 9

Sejak tahun 2020, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah menjadi pemain kendaraan listrik (EV), sebagai solusi mobilitas bagi masyarakat Indonesia. Hyundai membawa Ioniq Electric dan Kona Electric pada tahun 2020. Disusul oleh Ioniq 5 di tahun 2022 dan Ioniq 6 di tahun 2023. Termasuk all-new Kona Electric, Kona Electric N Line, serta Ioniq 5 N. Besar kemungkinan Ioniq 9 bakal hadir di Tanah Air.

Berbekal komitmennya, Hyundai membangun ekosistem EV yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui investasi strategis, pendirian pabrik battery cell dan battery pack, produksi EV lokal, serta ekspansi jaringan charging station di berbagai area. Rencana membawa Ioniq 9, bukan tanpa alasan. Sebab EV ini memiliki banyak keunggulan, tidak hanya secara produk, namun juga pengalaman berkendara.

Ioniq 9 Segera Dibawa

“Kami menyambut baik antusiasme konsumen Indonesia terhadap lini EV Hyundai selama ini, termasuk Ioniq 9. Kami berencana menghadirkan produk tersebut untuk diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memahami lebih dalam potensi pasar Indonesia dan memperkenalkan inovasi kendaraan listrik terbaru dari Hyundai,” kata Ju Hun Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya mempercepat transisi menuju mobilitas ramah lingkungan. Oleh karena itu, kami tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik inovatif, tetapi juga membangun infrastruktur yang memungkinkan ekosistem EV berkembang secara berkelanjutan,” imbuh Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

Investasi Senilai USD 3 Miliar

Komitmen Hyundai dalam membangun ekosistem EV di Indonesia, tercermin dalam investasi senilai USD 3 miliar. Termasuk pendirian pabrik sel baterai HLI, yang menjadi bagian krusial dalam rantai pasok kendaraan listrik. Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 330 ribu meter persegi, dengan investasi USD 1,1 miliar. Kemampuan produksi sel baterai lithium-ion, mencapai 10 GWh per tahun. Angka ini setara untuk kebutuhan lebih dari 150 ribu unit Battery Electric Vehicle (BEV).

Hyundai juga telah menghadirkan jaringan charging station serta program aftersales yang komprehensif. Saat ini tersedia lebih dari 600 charging station di berbagai lokasi strategis. Selain itu, Hyundai juga telah membuka akses charging station bagi pengguna EV brand lain. Melalui program EV Charging Subscription, dengan aplikasi myHyundai.

Hadirnya Ioniq 9 nanti, diproyeksikan bakal semakin memperkuat posisi Hyundai sebagai pemain utama dalam inovasi kendaraan listrik di Indonesia. Hyundai optimistm bahwa langkah ini akan semakin mendorong transisi menuju mobilitas berkelanjutan, dan mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Gebrakan Hyundai Hadirkan Program EV Charging Subscription

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) konsisten membangun ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif, melalui inovasi berkelanjutan. Salah satu langkah terkini yang dihadirkan adalah program EV Charging Subscription. Tujuannya, untuk memberikan kenyamanan kepemilikan kendaraan listrik bagi semua pengguna EV di Indonesia.

Program EV Charging Subscription yang diluncurkan pertama kali pada November 2024. Memang awalnya hanya tersedia bagi pelanggan Hyundai. Namun kini, program ini diperluas di bulan Februari 2025, untuk semua pemilik kendaraan listrik. Sehingga memberikan akses pengisian daya dengan harga hingga 47 persen lebih hemat.

Terdapat lebih dari 600 charging stations

Dengan keanggotaan ini, pengguna EV dapat mengisi daya kendaraan mereka di lebih dari 600 charging stations. Serta bervariasi dari model slow, standard, fast, dan ultra fast chargers, yang tersebar di berbagai lokasi strategis.

EV Charging Subscription mencakup layanan public charging, emergency mobile charging, serta kemudahan pembayaran melalui aplikasi myHyundai. Hyundai juga menggandeng mitra seperti Voltron, Casion, Buzz, dan Daya Green untuk memastikan jaringan pengisian daya yang luas dan andal bagi pengguna EV.

Hyundai akan terus memperluas SPKLU di berbagai lokasi guna semakin memudahkan pengguna EV mengisi daya kendaraan mereka.

Berikut skema berlangganan EV Charging yang dapat dinikmati oleh pengguna EV di jaringan charging station Hyundai beserta mitra:

Buka jalan bagi elektrifikasi industri

Sebagai pionir elektrifikasi kendaraan di Indonesia, Hyundai telah menghadirkan berbagai model EV inovatif sejak 2020, guna mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Langkah awal Hyundai dalam membangun ekosistem EV di Indonesia, ditandai dengan peluncuran Ioniq Electric dan Kona Electric. Kehadiran keduanya membuka jalan bagi elektrifikasi industri, sekaligus memperkenalkan masyarakat pada era mobilitas ramah lingkungan.

Perjalanan tersebut berlanjut dengan peluncuran Ioniq 5, yakni EV pertama yang diproduksi secara lokal. Disusul dengan kehadiran Ioniq 6 yang menawarkan efisiensi energi dan aerodinamika terbaik di kelasnya. Kedua model ini sukses mentransformasi ekspektasi konsumen terhadap kendaraan listrik.

Sejalan dengan progres signifikan tersebut, Hyundai meluncurkan inisiatif Hyundai EV. Expect More, pada pertengahan 2024, bersamaan dengan kehadiran all-new Kona Electric. Dengan teknologi mutakhir dan jarak tempuh yang jauh, model ini dipersiapkan untuk mengakomodir kebutuhan mobilitas, sekaligus mendorong transisi menuju elektrifikasi di Indonesia.

Peremian charging station hyundai

Pengguna EV Bisa ‘Ngecas’ Pakai Program Berlangganan Hyundai

Untuk mempermudah penggunaan charging station untuk kendaraan listrik (EV), per tanggal 3 Februari 2025, PT Hyundai Motors Indonesia memperluas akses EV charging station, melalui program berlangganan. Bukan hanya bagi pemilik EV Hyundai, tapi juga bagi pemilik EV dari brand lainnya.

Pengguna dapat mengakses aplikasi myHyundai untuk menikmati layanan di lebih dari 296 charging stations. Seperti yang telah diketahui, Hyundai bersama mitranya memiliki dengan 538 titik charging station, baik slow maupun ultra fast charger.

Pembaharuan program berlangganan

PT Hyundai Motors Indonesia juga meluncurkan pembaharuan dari program EV Charging Subscription. Kini dapat dinikmati oleh pemilik EV Hyundai dan pemilik EV dari merek lainnya. Program berlangganan ini memiliki tiga varian paket, yang mencakup layanan public charging dan emergency mobile charging. Bahkan metode pembayarannya dibuat lebih praktis dan ekonomis.

Perluasan ini menjadi respons atas tingginya minat pelanggan akan program EV Charging Subscription, yang sejak diluncurkan pada November 2024 silam. Konsumen yang berlangganan bisa mengisi daya kendaraan di ratusan charging station Hyundai, dengan harga hingga 47 persen lebih rendah.

“Program EV Charging Subscription menjadi wujud komitmen Hyundai untuk terus memajukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kami pun antusias bisa mengembangkan program EV Charging Subscription agar tak hanya memanjakan pengguna EV Hyundai, tetapi juga bisa dinikmati semua pemilik EV di Indonesia,” kata Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia.

Meningkatkan adopsi EV

Lewat inisiatif ini, Hyundai memungkinkan setiap pengguna EV bisa merasakan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin aman, nyaman, dan menyenangkan dengan harga yang terjangkau.

“Kami harap, perluasan program ini dapat mendorong banyak orang, untuk menikmati mobilitas ramah lingkungan terdepan, dengan biaya yang hemat bersama Hyundai,” imbuh Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

Program EV Charging Subscription dapat diakses melalui aplikasi myHyundai, dengan jaringan charging station yang didukung oleh mitra Hyundai. Sebut saja Voltron, Casion, Buzz, dan Daya Green. Hyundai akan meneruskan ekspansi charging station di seluruh Indonesia, dengan memperluas kolaborasi dengan mitra operator lainnya.

Harga paket langganan yang tercantum akan mendapatkan penyesuaian pada biaya listrik dan biaya layanan lain sesuai peraturan pemerintah di lokasi tertentu.

Untuk menikmati pengalaman terbaik, pelanggan bisa mengaktifkan notifikasi dan tagihan bulanan secara otomatis (recurring payment) di aplikasi myHyundai. Metode pembayaran yang terintegrasi di aplikasi myHyundai, bisa melalui e-wallet, kartu debit, dan kartu kredit.

Hyundai Hadir Untukmu, Inovasi Baru Purnajual Hyundai

Untuk memberikan layanan optimal bagi pelanggan loyalnya, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) meningkatkan inovasi purnajual dengan menghadirkan ‘Hyundai Hadir Untukmu : Hyundai Jaga, Hyundai Jamin’. Layanan ini akan semakin memberi pengalaman kepemilikan kendaraan Hyundai yang worry-free.

Layanan ini sempat diperkenalkan pada International Indonesia Motor Show (IIMS) 2023 silam, namun kini Hyundai Hadir Untukmu dikembangkan dengan menawarkan dua pendekatan, yaitu Hyundai Jaga yang memberikan berbagai layanan untuk menjaga kondisi kendaraan, serta Hyundai Jamin yang menjamin ketenangan pelanggan selama memiliki kendaraan.

Lebih lanjut, Hyundai Jamin, yang sebelumnya dikenal dengan nama Hyundai Owner Assurance Program dan hanya berlaku untuk pengguna Hyundai Stargazer (termasuk Stargazer X) dan Hyundai Creta (termasuk Creta Alpha), maka kini semakin diperluas ke pengguna Ioniq 5, Ioniq 5 Batik,serta Ioniq 6.

“Hyundai konsisten memberikan pengalaman terbaik yang menciptakan peace of mind bagi pelanggan di sepanjang masa kepemilikan kendaraan, termasuk dari kualitas produk dan layanan purnajual terbaik. Maka dari itu, pembaruan layanan purnajual yang telah dirancang sesuai kebutuhan pelanggan ini hadir untuk semakin memaksimalkan kepuasan pelanggan,” kata Christian Abraham Gandawinata, Head of Sales Strategy Department PT Hyundai Motors Indonesia.

HMID telah mempersiapkan berbagai layanan purnajual yang dapat dinikmati pelanggan lewat program Hyundai Jaga. Program tersebut meliputi garansi dasar, gratis biaya jasa perawatan, gratis suku cadang, gratis 24 jam Roadside Assistance, hingga ketersediaan Hyundai Genuine Accessories.

Hyundai Jamin menawarkan sampai berbagai manfaat, meliputi Jamin ganti mobil baru, Jamin harga jual 70 persen, Jamin pelunasan cicilan, Jamin biaya medis konsumen, serta Jamin penggantian biaya ban. Ragam manfaat ini sebelumnya hanya dapat dinikmati oleh pengguna Creta dan Stargazer. Namun, kini cakupannya semakin luas untuk pemilik kendaraan listrik unggulan Hyundai, mulai dari Ioniq 5, Ioniq 5 Batik, dan Ioniq 6.

Hyundai Jadi Mobil Resmi FIFA U-17 World Cup Indonesia

Hari ini, Selasa (7/11), PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi melakukan serah terima 148 unit kendaraan untuk mendukung jalannya ajang turnamen FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023.

Sebanyak 2 unit IONIQ 6, 20 unit IONIQ 5, 46 unit PALISADE, 18 unit STARGAZER dan 37 unit CRETA siap melayani aktifitas para eksekutif dan FIFA officials di Jakarta International Stadium.

FIFA U-17 World Cup merupakan turnamen sepak bola usia muda tingkat dunia yang rutin digelar selama dua tahun sekali sejak 1985 silam.

Tahun ini, untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023. Hal ini sekaligus menandai debut tim Garuda Muda di turnamen tersebut.

FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023 diikuti oleh 24 tim dan akan berlangsung mulai 10 November hingga 2 Desember di empat kota. Kota pertama adalah Jakarta (Jakarta International Stadium), Bandung (Stadion Jalak Harupat), Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo), dan Surakarta (Stadion Manahan).

Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), mengatakan, “Kami bangga bisa menjadi bagian dari ajang FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023. Besar harapan kami bahwa kehadiran IONIQ 6, IONIQ 5, dan model kendaraan lainnya dari Hyundai mampu memastikan kelancaran FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023.”

Hyundai pun telah mengumumkan untuk meneruskan kolaborasinya dengan FIFA hingga 2030 mendatang.

Hyundai Tawarkan Keuntungan Ekstra di GIIAS Semarang 2023

Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2023 dimanfaatkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) untuk menghadirkan beragam pilihan kendaraan terbaru yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen Indonesia. Termasuk kehadiran kendaraan listrik berbasis baterai dengan teknologi terdepan.

“Setelah rilis di GIIAS 2023, kami kembali menghadirkan solusi mobilitas terbaru, yaitu Hyundai Stargazer X, Ioniq 6, dan Ioniq 5 Bluelink di GIIAS Semarang. Melalui peluncuran ini, kami harap konsumen Tanah Air bisa selalu menikmati pengalaman berkendara aman dan nyaman bersama Hyundai di segala kondisi jalan dan jarak tempuh,” kata Astrid Ariani Wijana, Head of Marketing Department PT Hyundai Motors Indonesia, (18/10/2023).

Di pameran yang diadakan pada 18 hingga 22 Oktober 2023 tersebut, HMID tak hanya menampilkan Hyundai Stargazer X, Hyundai Ioniq 6, dan Hyundai Ioniq 5. Karena Hyundai juga menawarkan berbagai promo dan keuntungan eksklusif yang hanya bisa didapatkan melalui pembelian kendaraan Hyundai selama GIIAS Semarang 2023.

Untuk Hyundai Ioniq 5 (tanpa fitur Hyundai Bluelink), mendapat tambahan gratis dua tahun suku cadang sehingga total suku cadang 3+2 tahun/75 ribu km (khusus trim Prime). Berikutnya untuk Hyundai Palisade, konsumen mendapatkan program gratis suku cadang untuk 2 tahun/30 ribu km (khusus trim Prime).

Pelanggan Hyundai di GIIAS Semarang 2023 juga berkesempatan mendapatkan Door Visor gratis untuk pembelian Hyundai Stargazer varian Prime dan seluruh varian Hyundai Creta. Jangan lewatkan juga kesempatan lucky dip untuk mendapatkan berbagai hadiah total lebih dari Rp 300 juta.

Tak ketinggalan ada program undian berhadiah Paket Wisata ke Korea untuk 50 orang pemenang beruntung yang melakukan pembelian kendaraan Hyundai Stargazer, Stargazer X, dan Creta selama periode bulan Oktober hingga Desember 2023.

Hyundai Ioniq 5 Bluelink

Penjualan Hyundai Diklaim Cerah di Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan performa penjualan ritel mereka yang cukup cerah. Menurut Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID mengatakan hal tersebut dalam sambutannya saat melepas peserta acara test drive Charge. Set. Travel untuk media massa nasional, termasuk Motomobi News.

Fransiscus mengatakan, Hyundai mengalami peningkatan penjualan dari dealer ke konsumen (ritel) sebesar 40 persen di bulan Agustus 2023 lalu. Dari 2.296 unit di bulan Juli, menjadi 3.211 mobil. Pendorong kenaikan tersebut adalah Hyundai Creta dan Stargazer.

Hyundai Stargazer Essential

Khusus MPV Hyundai Stargazer, dikatakan menduduki peringkat kedua di pasar low MPV, di bawah Toyota Avanza, untuk wilayah DKI Jakarta, Tangerang dan Bogor. Sementara di Depok berada di peringkat ketiga. Total, Stargazer menguasai 15,7 persen pangsa pasar di kelasnya, di wilayah Jabodetabek. Angka tersebut adalah pencapaian sejak Januari hingga Agustus tahun ini.

Dominasi Pasar Mewah

Selain mobil kelas menengah, HMID juga menyatakan bahwa mereka mencatatkan prestasi yang mumpuni di kelas mobil diatas Rp 700 juta. Diklaim, mereka menguasai sekitar 31,7 persen. Dicatat sejak Januari hingga Agustus 2023.

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 bertengger di posisi pertama dengan menguasai 18,9 persen. Sementara SUV Palisade berada di urutan ketiga dengan menguasai sekitar sembilan persen pangsa pasar.

Untuk informasi, harga Hyundaia Ioniq 5 2023 saat ini adalah mulai dari Rp 759 juta hingga Rp 870 jutaan (OTR DKI). Sedangkan Palisade dibanderol mulai dari Rp 875 juta hingga Rp 1.147.500.000. Harga tersebut juga OTR wilayah Jakarta. Mohon diperhatikan, harga tersebut dapat berubah kapan saja. 

Hyundai Stargazer Essential

Review Hyundai Stargazer Essential, Utamakan Fitur Dasar MPV

Tidak dapat dipungkiri bahwa segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) masih difavoritkan oleh konsumen Tanah Air, tentunya selain segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Sejumlah pabrikan pun menyasar segmen MPV sebagai penyumbang volume penjualan produknya. Pasar otomotif Indonesia memang telah lama diramaikan oleh produsen mobil asal Jepang, namun kini brand dari Tiongkok dan Korea Selatan ikut gencar menjajakan produk andalannya.

Hyundai pun ingin merasakan manisnya pasar MPV dengan memasarkan Stargazer di tahun 2022 silam. Kami pun masih ingat ucapan Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), saat peluncuran Hyundai Stargazer. “Stargazer menjadi tanda bahwa Hyundai memberikan jawaban bagi gaya hidup masyarakat Indonesia yang gemar bepergian jauh bersama keluarga,” ujarnya.

Pengganti varian Trend

Tak sampai satu tahun setelah debutnya, pihak HMID pun mengoptimalkan Hyundai Stargazer, sekaligus mengganti varian yang dirasa ‘sepi pengunjung’. Pada awalnya Stargazer memiliki varian Active, Trend, Style, dan Prime. Maka pada bulan Juli 2023 silam, hadir varian Essential sebagai pengganti Trend. Bukan hanya menggantikan, tapi juga memiliki penyesuaian fitur yang dirasa lebih penting bagi pengguna kendaraan MPV. Setidaknya itu yang ingin disampaikan oleh HMID…

Pada eksterior, terutama pada grille, bumper dan paduan warna di varian Essential ini terlihat serupa dengan Trend maupun Prime. Termasuk penggunaan Horizon LED DRL dan LED Headlamp yang senada dengan nuansa modern kendaraan ini. Melihat ke bagian sisinya, velg alloy yang digunakan pun identik dengan Stargazer Active versi update, yakni berdiameter 16 inci dan memiliki warna single tone.

Sesuai dengan masukan dari konsumen kepada HMID terkait panel instrumen pada dashboard, maka kini Stargazer mengadopsi desain panel instrumen yang rendah, dengan frame warna hitam, sehingga menyuguhkan visibilitas berkendara lebih baik. Pada varian Essential, panel meter sudah menggunakan layar TFT LCD 4,2 inci full digital yang menampilkan informasi dari sistem kendaraan. Head unit 8 inci yang disematkan juga memiliki konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay.

Fitur Blue Link ditiadakan

Ternyata ada yang kurang dari Stargazer Essential ini, yaitu vanity mirror pada sun visor penumpang depan dan map pocket pada kedua jok baris pertama. Namun setidaknya barang bawaan bisa diletakkan di tempat penyimpanan pada door trim. Kelengkapan lain yang absen ialah fitur Blue Link yang sebelumnya dimiliki oleh varian Trend.

Namun, HMID melakukan kompensasi dengan menyebar lebih banyak fitur buat Stargazer Essential. Mulai dari Auto Up/Down & Safety Power Window, Remote Window Control, 2nd Row USB Charging Port, Smart Keyless Entry, Parking Distance Warning, Tire Pressure Monitoring System, dan Outside Rear View Mirror with Electric Folding. Khusus fitur Push Start Button, Smart Key Button, Remote Start Engine hanya tersedia pada varian Essential bertransmisi IVT.

Jok berbahan fabric terbukti lebih sejuk

Jarak sumbu roda 2,780 mm milik Stargazer merupakan terpanjang di kelasnya. Dimensi panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.695 mm. Sedangkan overhang 800 mm untuk bagian depan dan 880 mm untuk belakang, membuat kabin menjadi lapang. Jok varian Essential menggunakan material fabric, memang tidak memberikan kesan elegan, namun kami merasa lebih sejuk ketika diduduki.

Mesin yang digunakan tidak bebeda dengan varian Stargazer lainnya, yakni unit Smartstream G4FIII DOHC 1.5 liter dengan output 113 hp dan torsi maksimal 143,8 Nm. Seperti varian Style dan Prime, Stargazer Essential IVT juga dilengkapi dengan 4 pilihan mode berkendara, yaitu Normal, Eco, Sport, dan Smart. Amat berguna di beragam kondisi berkendara. Fitur tersebut belum ada di beberapa Low MPV lain seperti Toyota Avanza G, Daihatsu Xenia R atau Mitsubishi Xpander Exceed.

Harga Hyundai Stargazer Essential yang ditawarkan pun tergolong menarik, sebab masih berada di bawah Rp 300 juta. Untuk varian Essential M/T berada di Rp 258,8 juta, sedangkan untuk yang bertransmisi IVT ialah Rp 272,5 juta. Hyundai sendiri mengklaim bahwa varian Essential ini lebih murah sekitar Rp 8 juta dibandingkan varian Trend yang dilengserkannya. Bagi konsumen yang ingin menggunakan opsi captain seat di jok baris kedua, cukup tambahkan dana sebesar Rp 1 juta.

Fasilitas EV Charging Station Hyundai Kini Tersedia di Mal Lippo

Dalam membuktikan komitmennya untuk selalu mendukung ekosistem elektrifikasi kendaraan di Tanah Air, hari ini (05/09/2023) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dan PT Lippo Malls Indonesia, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pembangunan charging station untuk kendaraan listrik (EV).

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Hyundai Motorstudio Senayan Park, dan dihadiri oleh Woojune Cha, Direktur Utama PT Hyundai Motors Indonesia, Henry Riadi, Chief Executive Officer PT Lippo Malls Indonesia, dan Danny Crayton, Chief Marketing Officer PT Lippo Malls Indonesia.

Tersedia di 52 mal yang dikelola Lippo Malls Indonesia

Inisiatif untuk menghadirkan Stasiun Pengisian EV Hyundai di 52 mal di bawah naungan Lippo Malls Indonesia semakin menegaskan posisi Hyundai di sektor otomotif Indonesia. Lippo Malls Indonesia saat ini menjadi pengembang dan operator mal terbesar di Indonesia, dengan 70 pusat perbelanjaan di 35 kota di Indonesia.

“Kerjasama dengan PT Lippo Malls Indonesia ini merupakan momentum penting untuk terus memperkuat upaya perusahaan dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Woojune Cha, Direktur Utama PT Hyundai Motors Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan guna memenuhi kebutuhan gaya hidup pelanggan dengan baik. Kami senang dapat menawarkan pengalaman gaya hidup ramah lingkungan, berkat ketersediaan Hyundai EV charging station di mal yang kami kelola,” sambut Henry Riady, Chief Executive Officer PT Lippo Malls Indonesia.

Banyak tipe charger yang disediakan

Hyundai dan Lippo Malls Indonesia akan memperluas perluasan EV Charging Station di jaringan pusat perbelanjaan mal Lippo di berbagai kota. Di antaranya Aceh, Medan, Palembang, Jambi, Yogyakarta, Pekalongan, Kudus, Kediri, Sidoarjo, Jember, Madiun, Palangkaraya, Kendari, Kupang, Manado, Makassar, dan Bali.

Sejumlah lokasi tersebut adalah perluasan jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik dengan menggunakan tipe charger yang bervariasi, mulai dari AC standard charger 22 kW hingga DC fast charger 50 kW.

Kolaborasi ini menjadikan PT Lippo Malls Indonesia sebagai perusahaan retail pertama di Indonesia yang mengoperasikan fasilitas EV fast charging station untuk publik di jaringan pusat perbelanjaan secara nasional. Fasilitas tersebut tersedia bagi seluruh pengguna kendaraan listrik Hyundai dan pemilik EV lain yang kompatibel dengan tipe charger di stasiun pengisian daya terkait.

Hyundai Stargazer X

Hyundai Stargazer X Tak Ragu Libas Rute Menantang

Segmen crossover menjadi salah satu fokus baru bagi Hyundai di Indonesia, sebab PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan Stargazer X di ajang GIIAS 2023. Stargazer X memiliki fitur canggih, teknologi terkini, dan desain terbaru yang menjadikannya kendaraan multifungsi bagi pengguna dalam berbagai kondisi.

Masyarakat Indonesia telah akrab dengan perjalanan jauh dalam menghabiskan waktu bersama keluarga atau menikmati liburan bersama para orang terdekat. Oleh karenanya, solusi mobilitas semakin dibutuhkan konsumen di Tanah Air. Mungkin ini yang membuat HMID menghadirkan Hyundai Stargazer X di Indonesia.

Menempuh rute dengan beragam kondisi jalan

Kami memang telah merasakan Stargazer X ini secara singkat beberapa minggu silam. Namun kini, kami langsung membuktikan performanya dalam rangkaian acara Media Drive Experience: Unleash the X in You with Stargazer X, 28-30 Agustus 2023. Perjalanan bersama puluhan rekan jurnalis otomotif Tanah Air ini menempuh rute dari Yogyakarta menuju Solo dan kembali lagi ke Yogyakarta.

Rute pertama memiliki kondisi jalan yang cukup menantang untuk menguji kemampuan kendaraan, salah satunya tanjakan yang cukup panjang. Hyundai Stargazer X membuktikan pengalaman berkendara yang optimal melalui fitur Drive Mode dengan empat pilihan berkendara (Eco, Comfort, Smart, dan Sport).

Diajak ke perbukitan Candirejo

Peran mesin Smartstream G4FIII 1.5 liter DOHC dan transmisi Intelligent Variable Transmission (IVT), memastikan performa maksimal serta efisien. Dengan begitu, Stargazer X dapat memberikan perjalanan yang lancar dan nyaman setiap saat. Hal ini kami buktikan saat menuju kawasan perbukitan di Kawasan Candirejo, Magelang, dengan ketinggian 700 mdpl.

Medan jalanan yang kurang mulus pun dapat dilalui, berkat ketinggian mobil yang berbeda dari Hyundai Stargazer versi Multi-Purpose Vehicle (MPV). Dengan penggunaan velg berukuran 17 inci dan dibalut ban 205/50 R17, maka mobil ini kini memiliki ground clearance setinggi 200 mm. Hyundai Stargazer X pun dapat melaju dengan lebih lincah, mulus, dan stabil di berbagai profil jalanan.

Kami menghadapi variasi karakteri jalanan yang beragam di rute kedua, contohnya saat melewati Waduk Gajah Mungkur dengan jalur menanjak dan menurun. Selain itu, kami menjumpai ruas jalan berbatu, termasuk sejumlah jalan baru dengan membelah bukit menuju pesisir Pantai Selatan.

Usai menikmati pemandangan tepi Pantai Selatan, kami kembali menempuh perjalanan sejauh 73 km menuju Landasan Pacu Depok, sekaligus mengikuti berbagai tantangan seru. Mulai dari Fun Drive Challenge untuk dapat merasakan kemampuan bermanuver, Front Parking Distance Warning Challenge untuk merasakan kemudahan memarkir.

Perjalanan kami selama 3 hari ini dirasa sesuai dalam menggambarkan aktivitas para pengguna kendaraan crossover di Indonesia. Sebab pengguna kendaraan tersebut menawarkan keandalan, keselamatan, dan kenyamanan berkendara, termasuk untuk perjalanan jauh. Sejumlah aspek ini sepertinya direpresentasikan oleh Hyundai Stargazer X.

Hyundai Ioniq 6-GIIAS_1

Impresi Pertama Hyundai Ioniq 6: Karakter Retro Futuristis

Aspek elektrifikasi masih menjadi salah satu menjadi fokus dari Hyundai dalam menciptakan produk. Hyundai tanpa henti ingin memperkenalkan berbagai lini kendaran listrik yang ramah lingkungan, namun tetap nyaman bagi penggunanya. Setelah sukses dengan kehadiran Sport Utility Vehicle (SUV) Hyundai Ioniq 5, tahun ini PT Hyundai Mobil Indonesia menghadirkan Hyundai Ioniq 6.

Sebenarnya Hyundai sudah memberikan ‘sinyal’ mengenai rencana dipasarkannya hadirnya Ioniq 6. Sebab ada satu unit Hyundai Ioniq 6 yang dipamerkan di Hyundai Motorstudio, Senayan Park, Jakarta Pusat, sejak beberapa bulan silam.

Mengacu pada konsep Hyundai Prophecy EV

Hyundai Ioniq 6 merupakan sedan elektrik dengan gaya melandai yang aerodinamis dan elegan. Cikal bakal desain bodi terlihat kuat mengacu pada mobil konsep Hyundai Prophecy EV. Desain streamline dan aerodinamis ini menghasilkan angka coefficient drag yang amat baik, yakni Cd 0,21 saja. Desain retro futuristis juga ditampilkan lampu depan dan lampu belakang dengan menganut gaya parametric pixel.

Sedan EV ini hadir dengan konfigurasi dual motor elektrik bertenaga 239 kW dan torsi sebesar 605 Nm. Dengan kombinasi sepasang motor listrik tersebut, membuat Hyundai Ioniq 6 memiliki sistem penggerak roda all-wheel drive. Dengan penggunaan baterai berkapasitas 77.4 kWh, maka Hyundai mengklaim dengan jarak tempuhnya mencapai 519 km.

Pengisian daya baterainya pun cukup singkat. Untuk mencapai daya 80 persen, jika menggunakan DC ultra-fast charging berkapasitas 350 kW, maka cukup menghabiskan waktu sekitar 18 menit saja. Bahkan mobil ini juga sudah dilengkapi fitur Vehicle to Load (V2L) layaknya pada Hyundai Ioniq 5.

Bisa ditebus dengan harga Rp 1,197 milyar

Interiornya dirancang untuk mengutamakan kenyamanan dan keleluasaan pengguna. Dengan menggunakan platform E-GMP yang telah dikembangkan untuk memberikan kenyamanan maksimal di dalam kendaraan. Interiornya yang lapang tidak terlepas dari wheelbase sepanjang 2.950 mm.

Dimensi secara keseluruhan, ukuran panjangnya ialah 4.855 mm, lebar 1.880 mm, dan tinggi 1.495 mm, serta ground clearance 141 mm yang menawarkan kenyamanan dan kestabilan selama perjalanan. Hyundai Ioniq 6 kini bisa dipesan pada jaringan dealer PT Hyundai Mobil Indonesia dengan 6 pilihan warna, yaitu Gravity Gold Matte, Nocturne Gray Matte, Abyss Black Pearl, Serenity White Pearl, Biophilic Blue Pearl. Hyundai Ioniq 6 dijual dengan harga Rp 1,197 milyar (on-the-road DKI Jakarta).

Komitmen Hyundai Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Hyundai belum lama mendirikan pabrik battery system di wilayah Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini diharapkan akan membantu perusahaan mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ditentukan untuk kendaraan listrik. Lebih lanjut, Hyundai pun telah berkomitmen dalam memusatkan kegiatan produksi kendaraan listriknya di dalam negeri yang diwujudkan dengan memproduksi Ioniq 5 di fasilitas PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.

Lebih lanjut, dengan proses konstruksi pabrik battery system yang akan selesai pada tahun depan, Hyundai akan dapat segera menghadirkan rantai pasok kendaraan listrik yang lengkap. Produksi battery system dan sel baterai akan melengkapi kegiatan manufaktur kendaraan listrik Hyundai di Indonesia yang telah beroperasi sejak Maret 2022.

Turut mendorong elektrifikasi 

Sederet inisiatif dari Hyundai sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mewujudkan peta jalan ekosistem kendaraan listrik, termasuk untuk menjadi pemain kunci di industri kendaraan listrik global. Indonesia sendiri didukung dengan sumber daya melimpah untuk terus mengakselerasi perluasan pasar dan ekosistem kendaraan listrik.

Lebih lanjut, pemerintah juga berencana untuk mempertahankan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 0 persen untuk BEV buatan Indonesia begitu ekosistem kendaraan listrik telah lengkap. Di sisi lain, nantinya akan ada peningkatan PPnBM untuk hybrid electric vehicle (HEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

“Hyundai akan terus memperkuat komitmennya untuk mendorong elektrifikasi di industri otomotif Indonesia secara berkelanjutan, termasuk melanjutkan dukungan penuh kami terhadap pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan mematuhi berbagai regulasi dan kebijakan yang diterapkan,” ungkap Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, beberapa saat silam.

Sudah siap lebih dari 200 titik charging station

Oleh karenanya, Hyundai, berbekal ekosistem yang semakin komprehensif, akan terus memperkuat fokusnya dalam menghadirkan lini BEV terdepan yang dapat memberikan manfaat lebih bagi konsumen. Dalam memajukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hyundai Motors Indonesia menyediakan jaringan charging station di lebih dari 200 titik di Indonesia.

Hyundai juga telah meluncurkan Ultra Fast Charging Station tercepat di Indonesia yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta. Ke depan, Hyundai Motors Indonesia akan terus memperluas jaringan charging station ke lebih banyak wilayah untuk mempermudah pengisian daya kendaraan listrik bagi pengguna.

Hyundai Ngegas Pasokan Ioniq 5 Hingga Seribu Unit per Bulan

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan rencana peningkatan pasokan Ioniq 5 menjadi hingga 1.000 unit per bulannya. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi waktu inden, sehingga konsumen yang melakukan pemesanan bisa mendapatkan unit pesanannya lebih cepat.

“Dalam beberapa waktu terakhir, Ioniq 5 menjadi produk Hyundai yang mendapat animo tinggi dari konsumen. Maka dari itu, untuk menjawab permintaan pasar dengan lebih baik, HMID akan menyuplai lebih banyak unit Ioniq 5. HMID pun mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaan dan respons luar biasa. Hal ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan penyediaan produk dan layanan kami,” kata Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia.

HMID siap dukung kebijakan pemerintah

Peningkatan pasokan Ioniq 5 menjadi bagian dari kesiapan dalam mendukung kebijakan pemerintah mengenai pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan listrik. HMID juga berkomitmen untuk mendukung skema insentif pajak dari pemerintah, konsumen akan mendapat keringanan PPN dari yang sebelumnya 11 persen menjadi 1 persen. Dengan kata lain, konsumen bisa mendapatkan insentif sebesar Rp 60–70 jutaan di setiap pembelian Ioniq 5.

Untuk berkontribusi nyata dalam memajukan ekosistem EV di Tanah Air, salah satunya dilakukan dengan melakukan perluasan jaringan charging station. Jaringan charging station tersebut sudah menjangkau lebih dari 200 titik di seluruh Indonesia.

Ekspansi jaringan Charging Station

HMID pun telah meluncurkan fasilitas Ultra Fast Charging Station tercepat pertama di Indonesia yang berlokasi di Plaza Indonesia, Jakarta. Ke depan, Hyundai juga berencana untuk mengekspansi jaringan Charging Station yang lebih luas ke seluruh Indonesia.

Peran aktif Hyundai dalam mendorong pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia juga dilakukan dengan memfokuskan kegiatan produksinya di Tanah Air. Saat ini, Hyundai memproduksi kendaraan listrik Ioniq 5 secara lokal di pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Hyundai juga akan menghadirkan pabrik battery cell dan battery pack di Tanah Air, kedua fasilitas tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 2024 mendatang.

Program Hyundai siaga temani mudikmu Beri Ketenangan Bagi Pelanggan

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelenggarakan program Hyundai siaga temani mudikmu guna memberikan layanan berkualitas demi kenyamanan dan keamanan lebih bagi pemudik dalam melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. Program ini akan diselenggarakan dari tanggal 19 April 2023 hingga 1 Mei 2023 di berbagai titik, dengan menghadirkan layanan Hyundai Service Point 24 jam, Layanan darurat 24 jam, dan Hyundai Bengkel Siaga.

Pelanggan Hyundai tetap tenang dan nyaman saat mudik

“Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi perlu semakin ekstra dalam memastikan kondisi kendaraan mereka demi pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman hingga sampai di tujuan,” kata Woojune Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, kemarin (11/04/2023).

“Program Hyundai siaga temani mudikmu hadir untuk memberi ketenangan bagi masyarakat dengan layanan yang lengkap, berkualitas, dan dapat diandalkan,” imbuh Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

Disiapkan Hyundai Service Point dan Bengkel Siaga Hyundai

Hyundai memperluas layanan dengan menghadirkan Hyundai Service Point di 4 titik strategis di sepanjang jalur mudik. Adapun Hyundai Service Point hadir 24 jam di Rest Area Cikampek KM 57, Rest Area Palikanci KM 207A, dan SPBU Utama Raya Situbondo, serta Hyundai Service Point di Rest Area Brebes KM 260B.

Ada 26 Bengkel Siaga Hyundai juga tetap beroperasi normal selama libur lebaran di wilayah Jawa, Sumatera, dan Bali yang siap siaga membantu pemudik. Khusus tanggal 22 dan 23 April 2023, bengkel siaga Hyundai buka mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB.

Pemudik tetap dapat melanjutkan perjalanan mudik dengan layanan Hyundai Take Me Home di Pulau Jawa dengan fasilitas unit dan supir yang disediakan Hyundai, jika mobilnya harus dibawa ke bengkel. Untuk mendapatkan layanan darurat, pelanggan dapat menghubungi Hyundai Call Center di 0 800 1 878 878 (24 jam dan bebas pulsa).

Hyundai SmartSense, Optimalkan Kenyamanan Berkendara

Teknologi kendaraan terkini terasa makin canggih. Salah satunya yang sering kita dengar adalah teknologi Advanced Driver Assistance System atau yang dikenal dengan ADAS. Saat ini beberapa brand besar otomotif pun tengah mengandalkan fitur berkendara super aman ini ke setiap lini kendaraannya. Salah satunya adalah Hyundai. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menghadirkan teknologi ADAS dengan nama Hyundai SmartSense.

Fitur ini memanfaatkan radar dan sensor yang tertanam di sekitar bodi kendaraan. Hyundai SmartSense diciptakan tidak hanya untuk memprioritaskan keselamatan pengemudi, namun juga keselamatan individu di sekitarnya.

Teknologi Hyundai SmartSense diciptakan sebagai sebuah sistem driver assistant yang siap membantu meningkatkan aspek keselamatan dalam berkendara serta menciptakan perilaku sadar berkendara yang aman. Di samping memberikan sinyal peringatan, fitur ini juga memberikan bantuan kepada pengemudi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Terdapat delapan fitur Hyundai SmartSense yang akan membantu pengemudi dalam berkendara secara aman dan nyaman, di antaranya:

Surround View Monitor (SVM) dan Blind-Spot View Monitor (BVM)

Kedua fitur ini membantu pengemudi melihat area sekeliling dengan menampilkan titik buta pengemudi melalui layar monitor dan panel cluster. SVM menggunakan kamera yang dipasang di seluruh sisi kendaraan untuk memberikan tampilan 360 derajat dari sekitar kendaraan pada layar monitor, untuk memudahkan pengemudi saat memarkir kendaraan atau mengemudi di ruang terbatas. Selanjutnya, BVM memanfaatkan kamera untuk memberikan tampilan pada bagian belakang dan samping kendaraan ketika hendak berpindah jalur.

Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA)

Parkir paralel menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi, terutama para pemula. Fitur BCA tentu memberikan rasa tenang kepada pengemudi saat hendak keluar dari parkir parallel. Selain memberikan pantauan titik buta, sistem juga akan memberikan peringatan saat terdeteksi adanya mobil lain yang melintas, serta melakukan pengereman secara otomatis jika diperlukan.

Forward-Collision-Avoidance Assist (FCA)

Fitur ini memiliki fungsi yang dapat membantu menghentikan kendaraan secara otomatis dalam situasi tertentu saat sistem mendeteksi risiko tabrakan dengan kendaraan yang ada di depan melalui kamera depan dan sensor radar.

Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA)

Jika FCA berfokus pada sektor keselamatan yang datang dari depan, maka RCCA sebaliknya. Fitur ini diciptakan untuk mendeteksi ketika ada objek lain di belakang mobil. Biasanya RCCA diperlukan saat mobil dalam kondisi bergerak mundur, saat keluar parkir atau dari area yang tidak terlihat, sehingga tidak perlu khawatir akan menabrak sebuah objek.

Driver Attention Warning (DAW)

Berkendara dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan rasa lelah dan kantuk. Fitur ini memberikan peringatan ketika tanda-tanda kelalaian pengemudi terdeteksi dan menyarankan pengemudi untuk istirahat jika diperlukan.

Safe Exit Assist (SEA)

SEA berfungsi mendeteksi dan memberikan peringatan ketika ada objek yang melintas dari sisi belakang saat penumpang sedang membuka pintu. Fitur ini hadir untuk meminimalisir kecelakaan yang dapat terjadi akibat kecerobohan penumpang saat keluar dari mobil

Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA)

Kedua fitur ini diciptakan untuk membantu kendaraan agar tetap berada di jalurnya melalui informasi secara visual dan audio serta dukungan koreksi pada kemudi. Kedua fitur ini diharapkan dapat membantu mengurangi kecelakaan akibat pengemudi keluar jalur atau mengalami kelelahan saat berkendara jarak jauh.

Smart Cruise Control with Stop & Go Function (SCC w/ S&G)

Fitur ini memungkinkan mobil untuk mempertahankan jarak yang ditentukan dari kendaraan depan dan secara otomatis menyesuaikan kecepatan ke batas yang telah ditentukan. Fitur ini juga membantu mengurangi kelelahan pengemudi selama perjalanan jarak jauh dan dapat membantu mengurangi resiko kecelakaan, serta memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara di jalan tol atau jalan bebas hambatan.

Itulah delapan fitur penting yang siap digunakan untuk kenyamanana berkendara. Meski begitu, perlu diingat bahwa semua fitur yang disebutkan di atas pada dasarnya diciptakan untuk membantu berkendara dalam kondisi yang aman, bukan memungkinkan kendaraan untuk menjalankan fungsi self-driving.

Usahakan pula untuk mengatur kecepatan dalam berkendara. Berkendara dalam kecepatan yang tinggi meningkatkan risiko terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan lupa untuk selalu mengenakan sabuk pengaman dan jangan menggunakan ponsel saat berkendara. Selamat berkendara!

Komitmen Hyundai Hadirkan Program After Sales di IIMS 2023

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) meluncurkan program Hyundai Genuine Parts Availability 24 Hours Guarantee or Free kepada seluruh pelanggan Hyundai di Tanah Air saat event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Jakarta. Program tersebut merupakan komitmen Hyundai untuk menjamin ketersediaan suku cadang di seluruh jaringan dealer di Indonesia bagi seluruh pelanggan setianya.

Program ini memberikan jaminan 111 macam Hyundai Genuine Parts yang terbagi ke dalam 10 kelompok suku cadang fast moving spare part untuk ragam jenis kendaraan Hyundai yang meliputi Stargazer, Creta, Palisade, Staria, Santa Fe, Ioniq 5, Ioniq Electric, dan Kona Electric.

Ada 111 macam suku cadang

HMID menjamin pelanggan yang melakukan perbaikan kendaraan berkenaan dengan 111 macam tersebut, akan mendapatkan spare part dalam waktu maksimal 1×24 jam. HMID pun memastikan, jika spare part tersebut tidak tersedia dalam kurun waktu maksimal 24 jam, maka pelanggan berhak mendapatkannya secara gratis.

Terdapat banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli kendaraan. Salah satu di antaranya yaitu jaminan ketersediaan dan kemudahan untuk mendapatkan spare part kendaraan, kapanpun, dan dimanapun. Kehadiran program Hyundai Genuine Parts Availability 24 Hours Guarantee or Free merupakan wujud respon HMID dalam mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pelanggan terhadap jaminan ketersediaan spare part.

Berikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan

Meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pelanggan yang lebih komprehensif bagi seluruh pelanggan Hyundai merupakan fokus utama yang terus dibangun pada tahun ini. Program Hyundai Genuine Parts Availability 24 Hours Guarantee or Free ini dihadirkan bagi seluruh pelanggan di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman berkendara yang worry-free dan nyaman.

“Kehadiran Hyundai Hadir Untukmu yang menaungi Hyundai Owner Assurance Program dan beragam layanan after sales dari Hyundai merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan maksimal dan pengalaman terbaik bagi pelanggan di Indonesia di sepanjang masa kepemilikan kendaraan mereka,” jelas Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.

“Program ini dikembangkan secara matang oleh Hyundai, di mana melalui Dealer Management System (DMS) yang kami miliki terdapat modul inventory yang mampu memantau serta mengestimasi permintaan spare part, yang memudahkan dealer dalam mengontrol posisi inventory stoknya guna memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap ketersediaan spare part,” papar Tony Hadiyanto, Head of Parts Department PT Hyundai Motors Indonesia.

Tersedia di 126 jaringan dealer Tanah Air

Program Hyundai Genuine Parts Availability 24 Hours Guarantee or Free sudah tersedia dan dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan Hyundai di Tanah Air melalui seluruh jaringan dealer resmi Hyundai. Hingga saat ini, jaringan dealer Hyundai telah mencapai 126 dealer di seluruh Indonesia, dengan tujuan untuk mengoptimalkan kepuasan pelanggan atas kebutuhan layanan after sales Hyundai yang mencakup ketersediaan spare part.

Hyundai menjamin ketersediaan spare part di Indonesia yang didukung oleh fasilitas Hyundai Parts Center seluas 1,2 Ha yang berlokasi di Deltamas, Cikarang, yang mampu menyimpan lebih dari 30.000 macam. Terdapat 111 items Hyundai Genuine Parts yang terbagi ke dalam 10 kelompok fast moving spare part yang meliputi filter oli, filter udara, filter bahan bakar, filter kabin, busi, bohlam lampu, sekring, kampas rem, belt mesin, dan wiper blade.

Bahkan ada jaminan pemberian spare part gratis kepada pelanggan apabila dealer Hyundai tidak dapat menyediakan spare part dalam waktu maksimal 1×24 jam sejak ditandatanganinya Repair Order oleh pelanggan.

Hyundai Creta Replacement Program_1

Hyundai Serahkan Creta Untuk Pelanggan Hyundai Owner Assurance Program

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) melalui Hyundai Owner Assurance Program menyerahkan satu unit Hyundai Creta Prime untuk salah satu pelanggannya yang mengalami musibah di bulan Oktober lalu, pada 8 Desember 2022. Adapun kecelakaan yang terjadi di tol Cibubur tersebut mengakibatkan kerusakan hampir keseluruhan kendaraan.

Unit Creta baru dengan varian dan warna yang sama dengan yang dimiliki sebelumnya oleh pelanggan diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen Hyundai Motors Indonesia kepada pemilik kendaraan di salah satu dealer resmi Hyundai yang berlokasi di Cibubur. Pemilik kendaraan mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan Creta yang dimilikinya mengalami kerusakan parah yang kemudian diidentifikasi oleh tim Hyundai memiliki estimasi perbaikan kerusakan hingga lebih dari Rp 375 juta atau 96 persen dari harga kendaraan.

Berdasarkan identifikasi tersebut, pemilik kendaraan berhak untuk melakukan klaim terhadap kendaraannya melalui New Creta Replacement Guarantee yang merupakan bagian dari layanan purna jual melalui Hyundai Owner Assurance Program.

Program New Creta Replacement Guarantee ini memberikan jaminan penggantian mobil baru dengan tipe, warna, dan spesifikasi yang sama jika mobil Hyundai Creta mengalami kerusakan minimal 75 persen. Program ini valid selama satu tahun terhitung sejak tanggal serah terima kendaraan.

New Creta Replacement Guarantee yang ditujukan kepada pelanggan sebagai jaminan berupa penggantian unit baru apabila terjadi hal yang tidak terduga, yang mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan pelanggan. Rasa aman memiliki Hyundai Creta diamini oleh pelanggan yang mengalami insiden, yaitu Mutia Ramadhanti. Ia menyatakan bahwa pada saat kejadian hal yang pertama dilakukan adalah menekan tombol SOS yang terletak di overhead console mobil dekat kursi pengemudi.

Fitur SOS pada Hyundai Creta merupakan salah satu fitur Hyundai Bluelink, yang mengutamakan keselamatan pengguna kendaraan. Dalam keadaan darurat, tombol SOS / Emergency Assistance yang terletak pada overhead console dalam mobil dapat ditekan, dan pelanggan akan segera dihubungi oleh pihak Hyundai Bluelink Call center. Setelah itu pelanggan akan segera dikirimkan bantuan yang dibutuhkan ke lokasi kejadian.

Selain itu, Hyundai menyediakan Owner Assurance Program untuk memberikan rasa tenang bagi para pelanggan, program tersebut berlaku bagi pengguna Hyundai Creta dan Stargazer. Bahkan Hyundai menambahkan dua manfaat jaminan pemilik Stargazer, yakni Payment Protection Program dan juga Customer Protection Program.

Melalui dukungan program ini, Hyundai berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang maksimal demi kenyamanan dan rasa aman bagi para pelanggannya. Hal tersebut terbukti dari adanya penggantian unit ini bahkan pemilik tidak dikenakan biaya apapun.

Bukan Stargazer, Ini Mobil Hyundai Paling Laku di Indonesia

Memasuki penghujung tahun 2022 ini, mobil Hyundai mengalami peningkatan penjualan pada periode Januari – Oktober 2022. Terbukti dari total retail sales sebanyak 24.253 unit. Tak main-main, pencapaian ini ternyata meningkat lebih dari sepuluh kali lipat jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. 

Hyundai Creta

Pertumbuhan angka penjualan retail mobil Hyundai Januari – Oktober 2022 justru didominasi oleh Hyundai Creta. SUV ini terjual hampir 14.000 unit. Creta tercatat sebagai produk yang paling diminati selama periode Januari – September 2022 di wilayah DKI Jakarta, Bali, dan Maluku. Terbagi menjadi 46.5 persen untuk wilayah DKI Jakarta juga Bali, serta 50 persen untuk wilayah Maluku.

Hyundai Stargazer

Tak hanya Creta, Hyundai Stargazer diklaim memberikan kontribusi penjualan terbanyak kedua dengan penjualan hampir 6.000 unit. Hyundai Palisade menempati posisi ketiga dengan total retail sales lebih dari 1.600 unit. Terakhir, Hyundai Ioniq 5 berhasil meraup angka retail sales lebih dari 1,400 unit sepanjang periode penjualan bulan Januari – Oktober 2022.

Ioniq 5

Bangga dengan pencapaian positif Hyundai, Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, “Kami sangat senang dan bangga dengan hasil pencatatan penjualan selama periode Januari – Oktober 2022 yang meningkat secara signifikan.”

Ia juga menegaskan, “Capaian ini tentunya tak lepas dari kehadiran produk Hyundai buatan Indonesia. hal tersebut menandakan bahwa produk kami diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Indonesia.”

Makmur juga menjanjikan kalau capaian ini akan terus memotivasi dan memperkuat komitmen Hyundai untuk terus menghadirkan produk dengan inovasi dan teknologi terbaik hingga layanan purna jual. 

Peningkatan penjualan ini juga didukung oleh perluasan jaringan dealer Hyundai sejak akhir 2021 hingga November 2022. Dengan penambahan 21 dealer baru di seluruh Indonesia.

Total ada 121 dealer Hyundai yang tersebar sebanyak 46 dealer di Jabodetabek dan Banten. 42 dealer di Jawa dan Bali, 17 dealer di Sumatera, 5 dealer di Kalimantan. Lalu 9 dealer di Sulawesi, 1 dealer di Maluku dan 1 dealer di Papua.